SEJARAH TERBENTUKNYA PERADILAN NEGERI DI INDONESIA*) PADA MASA PENJAJAHAN BELANDA DAN JEPANG OLEH : GALUH BULKIS*) Pendahuluan

Pengadilan adalah sebuah forum publik, resmi, di mana kekuasaan publik ditetapkan oleh otoritas hukum untuk menyelesaikan perselisihan dan pencarian keadilan dalam hal sipil, buruh, administratif, dan kriminal di bawah hukum. Dalam negara dengan sistem common law, pengadilan merupakan cara utama untuk penyelesaian perselisihan, dan umumnya dimengerti bahwa semua orang memiliki hak untuk membawa klaimnya ke pengadilan. Dan juga, pihak tertuduh kejahatan memiliki hak untuk meminta perlindungan di pengadilan. Masa sebelum pemerintahan Hindia-Belanda Pada masa sebelum pemerintahan Hindia-belanda di Indonesia, tata hukum di Indonesia mendapatkan pengaruh dari hukum agama yaitu Hindu dan Islam serta hukum adat. Pengaruh agama Hindu tersebut dapat dilihat pada sistem peradilannya dimana dibedakan antara perkara Pradata dan perkara Padu. Perkara Pradata adalah perkara yang menjadi urusan peradilan raja yang diadili oleh raja sendiri yaitu perkara yang membahayakan mahkota, kemanan dan ketertiban negara, hukum Pradata ini bersumber dari hukum Hindu dimana Raja adalah pusat kekuasaan sedangkan perkara Padu adalah perkara mengenai kepentingan rakyat perseorangan, perkara ini diadili oleh pejabat negara yang disebut jaksa. Masa pemerintahan Hindia-Belanda Pada tahun 1602 Belanda mendirikan suatu perserikatan dagang untuk Timur-jauh yang dinamakan VOC (De Vereenigde Oost-Indische Compagnie) dengan tujuannya untuk berniaga, maka melalui VOC tersebut Belanda masuk ke Indonesia. Jan Pieterszoon Coen pada tanggal 30 Mei 1619 berhasil membuat Sultan Banten menyerahkan daerahnya kepada Kompeni. Pada tanggal 26 Maret 1620

1

Sejak tahun 1684 VOC banyak mengalami kemunduran ditambah dengan adanya pergeseran politik Eropa yang mengakibatkan berubahnya situasi politik di Belanda. Masa kembalinya pemerintahan Hindia-Belanda Berakhirnya peperangan di Eropa mengakibatkan daerah jajahan Belanda yang dikuasai Inggris akan dikembalikan kepada Belanda (Conventie London 1814).dibuat resolusi yang mengangkat seorang Baljuw sebagai opsir justisi dan kepala kepolisian lalu pada tanggal 24 Juni 1620 dibentuk suatu mejelis pengadilan di bawah pimpinan Baljauw yang dinamakan College van Schepennen disebut schepenbank untuk mengadili segala penduduk kota bangsa apapun kecuali pegawai dan serdadu Kompeni yang akan diadili oleh Ordinaris luyden van den gerechte in het Casteel yang pada 1626 diubah menjadi Ordinaris Raad van Justisie binnen het casteel Batavia. Pada masa ini Pemerintah Hindia-Belanda berusaha untuk mengadakan peraturan-peraturan di lapangan peradilan sampai pada akhirnya pada 1 Mei 1848 ditetapkan Reglement tentang susunan pengadilan dan kebijaksanaan kehakiman 1848 (R.O). disebut sebagai Raad van Justisie. Regenschapgerecht 2 . dalam R. Districtsgerecht Mengadili perkara perdata dengan orang Indonesia asli sebagai tergugat dengan nilai harga di bawah f20-. Herman Willem Daendels sebagai Gubernur Jenderal yang menetapkan charter untuk daerah jajahan di Asia dimana dalam Pasal 86 charter tersebut berisi bahwa susunan pengadilan untuk bangsa Bumiputera akan tetap berdasarkan hukum serta adat mereka. hal tersebut mengakibatkan dihentikannya VOC dan pada tahun 1806 Belanda menjadi kerajaan di bawah Raja Lodewijk Napoleon yang kemudian mengangkat Mr. 2.O ada perbedaan keberlakuan pengadilan antara bangsa Indonesia dengan golongan bangsa Eropa diama dalam Pasal 1 RO disebutkan ada 6 macam pengadilan: 1.

Mengadili dalam tingkat pertama dan terahir dengan tidak membedakan bangsa apapun yang menjadi terdakwa.Mengadili perkara perdata untuk orang Indonesia asli dengan nilai harga f. Badan pengadilan yang pertama adalah pengadilan yang yurisdiksinya berkompeten mengadili orang-orang pribumi. Landraad Merupakan pengadilan sehari-hari biasa untuk orang Indonesia asli dan dengan pengecualian perkara-perkara perdata dari orang-orang Tionghoa – orang-orang yang dipersamakan hukumnya dengan bangsa Indonesia. 3 . juga di dalam perkara-perkara dimana mereka ditarik perkara oleh orang-orang Eropa atau Tionghoa selain itu landraad juga berfungsi sebagai pengadilan banding untuk perkara yang diputuskan oleh regenschapgerecht sepanjang dimungkinkan banding. 4. rechtbank van omgang diubah pada 1901 menjadi residentiegerecht dan pada 1914 menjadi landgerecht. Semarang dan Surabaya untuk semua bangsa sesuai dengan ketentuan.50 dan sebagai pengadilan banding untuk keputusan-keputusan districtsgerecht.20-f. 6. 5. Raad van Justitie juga berfungsi sebagai pengadilan tingkat banding. Hooggerechtshof Merupakan pengadilan tingkat tertinggi dan berada di Jakarta untuk mengawasi jalannya peradilan di seluruh Indonesia. 3. Sedangkan tiga peradilan berikutnya adalah lembaga pengadilan yang berwenang memeriksa dan memutus perkaraperkara untuk golongan penduduk Eropa. raad van justisie Terdapat di Jakarta. Sedangkan Hooggerechtshof juga bertindak sebagai pengadilan Kasasi untuk orang-orang pribumi yang diadili oleh Landraad.

Perubahan Yang terjadi sepanjang bentuk-bentuk pengadilan. yaitu pengadilan politerol dan rechtbanken van omgang. yang diadakan dalam tahun 1901 membawa penghapusan duabuah pengadilan. R. dalam tahun 1914 dibentuk suatu pengadilan baru.Di samping ke enam pengadilan tersebut. b. 6) Hoogerechtshof. di dalam tahun 1941.O. sejak dikeluarkannya telah mengalami beberapa perubahan paling akhir. adalah sebagai berikut : 1. Pengadilan sipil 1) Districtsgerecht. masih ada suatu bentuk pengadilan lagi yang tidak disebutkan dalam pasal 1 R. sebelum pecah peperangan di pacific. 5) Raad van justitie.O.O. Selain itu. 3) Landraad. yaitu Landgerecht. bangunan-bangunan pengadilan yang berdasar kepada R. Dengan demikian. Pengadilan yang disebut terakhir menjadi residentiegerecht. sampai kepada saat pecahnya perang Pacific. Untuk bangsa Indonesia : a. 4) Landgerecht. yang dilaksanakan oleh residen. 2) Regentschapsgercht. 3) Landraad. 2) Regentschapsgerecht. tetapi juga diatur dalam reglemen itu yakni pengadilan politierol (pasal 108-111). 4) Raad van justitie. 4 . 1848 yang mengatur tentang lambaga pengadilan ini. Pengadilan Kriminal 1) Districtsgerecht..

Susunan kehakiman atas dasar Reglemen 1927 buat seberang adalah sebagai berikut : 1. 3) Landraad.susunan peradilan yang berlaku di daerah-daerah luar jawa dan Madura diatur di dalam S. Untuk bangsa Eropa : a. manado) atau daerah-daerah (sumatera barat. Sementara itu.2. 2) Magistraatsgerecht. Untuk singkatnya reglemen ini disebut dengan "Reglemen 1927". 2777. 1927 N0. Pengadilan kriminal 1) Landgerecht 2) Raad van justitie (strajkamer) 3) Hoogerechtshof (strafkamer). yang menggantikan berbagai macam reglemen sebelumnya. biliton. 5 . Pcngadilan sipil 1) Residentiegerecht 2) Rand nan justitie (burger kamer) 3) Hooggerechtshof (burgelnke kamer)7 b. ulusungai). banjarmasin. Untuk bangsa Indonesia: ` a. Pengadilan sipil 1) Districtsgerecht atau districtsraad (bangka.

1 yang menyatakan bahwa segala 6 . medan. pengadilan swapraja. ujung padang). Masa pemerintahan Jepang Masa pemerintahan Jepang di Indonesia dimulai pada 8 Maret 1942 dengan menyerahnya Jendral Ter Poorten. Pengadilan kriminil Districtsgerecht atau districtsraad perkara perdata di antara orang— orang Islam. Peradilan Agama. Gunritukaigi. Perkara-perkara diselesaikan oleh Pangreh Raja. maka di Indonesia dilakukan peradilan atas nama raja. Dan sejak Pemerintah Pendudukan jepang menjalankan kekuasaannya di Indonesia peradilan dilakukan oIeh Gunpokaigu. 5) Hooggerechtshof (di jakarta). b. Keadaan semacam itu berlangung sampai bulan Mei 1942. Pengadilan ASH itu ada dua macam. apabila sesuai dengan kehendak hokum adat. diakui dan dibiarkan berlakunya pengadiIanpengadilan asli. Lembaga pengadilan kembali mengalami perubahan ketika Indonesia diduduki oIeh jepang. yaitu : 1. Adapun dasar berlakunya pengadilan adat ditentukan dalam Pasal 130 Indische Staatsregeling. untuk sementara Jepang mengeluarkan Undangundang Balatentara Jepang tanggal 8 Maret No.4) Raad van justitie (di padang. 2. Peradilan Swapraja dan Peradilan Adat. Ini berarti bahwa disamping pengadilan-pengadilan oleh negara. diadili oleh hukum agama. Gunsei Hooin. Pengadilan adat di sebagian daerah yang langsung ada dibawah pemerintahan Hindia-Belanda. sepanjang tidak ditentukan Iain di dalam undang-undang. Pada waktu Balatentara jepang datang di Indonesia. maka pengadilanpengadilan Hindia-Belanda ditutup. yang menentukan bahwa di mana-mana sepanjang rakyat Indonesia tidak dibiarkan mempunyai peradilan sendiri.

14 tentang Peraturan Pengadilan Pemerintah Balatentara Dai-Nippon.undang-undang dan peraturan-peraturan dari pemerintah Hindia-Belanda dulu terus berlaku sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan-peraturan Balatentara Jepang. Keizai Hooin Pengadilan kepolisian. merupakan lanjutan dari Hooggerechtshof. dimana dengan UU ini didirikan pengadilan-pengadilan yang sebenarnya merupakan lanjutan dari pengadilan–pengadilan yang sudah ada: 1. merupakan lanjutan dari regenschapsgerecht.ui. Ken Hooin Pengadilan kabupaten. Tihoo Hooin Pengadilan Negeri. Saikoo Hooin Mahkamah Agung.2 ditetapkan bahwa Tihoo Hooin merupakan pengadilan buat segala golongan penduduk. Sumber Rujukan : 1. Gun Hoon Pengadilan Kawedanan. 4. Kooto Hooin Pengadilan Tinggi. Masa pemerintahan Jepang ini menghapuskan dualisme di dalam peradilan dengan Osamu Seirei 1944 No. merupakan lanjutan dari Raad van Justisie. diakses 02 Mei 2012. merupakan lanjutan dari Lanraad.latifah/2009/09/30/sejarah-terbentuknyapengadilan-negeri-di-indonesia-sebelum-terbentuknya-uu-no-14-tahun1970-tentang-pokok-pokok-kekuasaan-kehakiman/.id/disriani. Untuk proses peradilan Jepang menetapkan UU 1942 No. dengan menggunakan hukum acara HIR. 5. 2. http://staff.ac. merupakan lanjutan dati Landgerecht. 6. 3. merupakan lanjutan dari districtsgerecht. 7 .blog.

http://www. Mahasiswa STAI Rasyidiah Khalidiyah Amuntai – Jurusan Syariah Semester IV Tahun Akademik 2011-2012 8 . **).2. diakses 02 Mei 2012.wikipedia.com. Disusun dalam rangka melaksanakan tugas perkuliahan pada mata kuliah Peradilan di Indonesia. *).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful