BAB I PENDAHULUAN I.

1 Latar Belakang Perkembanga Teknologi Informasi yang semakin pesat memberikan manfaat dan kemudaratan tersendiri, tergantung dari bagaimana kita menggunakannya. Teknologi Informasi memberikan Harapan-Harapan Baru bagi siapa saja dengan adanya kemudahan dan kepraktisan yang ditawarkan. Namun, tanpa kita sadar Teknologi informasi juga memberikan ancaman bagi siapa saja penggunanya. Dengan semakin pesatnya perkembangan Teknologi menjadi media yang sangat ampun dalam melakukan Westernisasi. Westernisasi sendiri merupakan ancama terhadap Identitas Bangsa Indonesia. Identitas nasional secara terminologis adalah suatu ciri yang dimiliki oleh suatu bangsa yang secara filosofis membedakan bangsa tersebut dengan bangsa yang lain.Berdasarkan pengertian yang demikian ini maka setiap bangsa didunia ini akan memiliki identitas sendiri-sendiri sesuai dengan keunikan,sifat,ciri-ciri serta karakter dari bangsa tersebut.Berdasarkan hakikat pengertian identitas nasional sebagaimana di jelaskan di atas maka identitas nasional suatu Bangsa tidak dapat di pisahkan dengan jati diri suatu bangsa atau lebih populer disebut dengan kepribadian suatu bangsa. Bangsa pada hakikatnya adalah sekelompok besar manusia yang mempunyai persamaan nasib dalam proses sejarahnya,sehingga mempunyai persamaan watak atau karakter yang kuat untuk bersatu dan hidup bersama serta mendiami suatu wilayah tertentu sebagai suatu kesatuan nasional. Ketika membahas Identitas Suatu bangsa, yang menjadi sudut pandang kita adalah kultur masyarakat dalam suatu Negara. Kultur inilah yang membangun nilai-nilai, keunikan, sifat, ciri, serta karakter dari bangsa tersebut. Identitas suatu bangsa merupakan sebuah investasi bagi sebuah peradaban dan suatu bangsa.

1   

namun untuk saat ini kita mungkin sedikit merasakan dampak masuknya nilai nilai dan budaya barat yang tidak hanya di wilayah perkotaan tetapi juga wilayah pedesaan. banyak dinamika yang terjadi yang tidak menutup kemungkinan akan adanya pergesaran pergeseran kultur yang juga memberi efek pada perkembangan suatu negara. namun bukan berarti hal itu tidak akan terjadi di masyarakat pedesaan. yang kemudian akan berkembang menjadi Pola dan gaya hidup Masyarakat Pedesaan. kultur. dikarenakan budaya budaya barat lebih menawarkan sesuatu yang lebih instan. handphone. Masyarakat Desa mungkin dampaknya masih belum bisa dirasakan sebesar masyarakat yang ada di perkotaan. mulai dari teknologi TV. sehingga menjadi tren tersendiri yang pada akhirnya menjadi style. Karena Cepat atau lambat pengaruh westernisasi pasti akan merambat seperti virus virus yang akan menggerogoti sendi sendi nilai kebudayaan di wilayah pedesaan sekalipun. Sehingga. Selain itu. dan prestisius tersendiri di kalangan Masyarakat kita yang sering kita istilahkan sebagai Westernisasi. 2    . Meskipun. Belakangan kita tahu Indonesia sebagai Negara berkembang tentunya tidak terlepas dari hegemoni Negara Negara barat.Sangat Penting bagi suatu bangsa untuk mempertahankan identitas dan kultur yang menjadi kebanggaan bangsanya. dan nilai nilai barat. Seiring kemajuan zaman dimana budaya dan nilai nilai berkembang dalam era Globalisasi. jaringan internet yang semakin mudah diakses. secara tidak langsung. dan berbagai macam kemudahan yang dipandang lebih modern. nilai nilai barat yang sangat kental dengan Nilai nilai kebebasan sangat mudah masuk ke masyarakat kita.Sehingga. Sehingga. Meskipun dampak tersebut belum terlihat signifikan. praktis. Produk produk barat pun kini juga mulai melekat di masyarakat kita. gaya hidup. dalam benak masyarakat kita segala produk barat dan segala sesuatu yang berhubungan dengan dunia barat dipandang lebih maju. Hal ini dapat kita lihat dengan semakin berkembanganya teknologi informasi dan berbagai macam produk barat yang mulai banyak menjamur. dengan sangat mudahnya akan menjadi jalur untuk masuknya paham paham. masuknya budaya budaya barat ke masyarakat bangsa Indonesia. Namun.

3    .2. Dengan makalah ini diharapkan dapat memberikan pandangan bagi pembaca dalam menyikapi peristiwa-peristiwa yang faktual yang terjadi di bangsa indonesia yang menurut penulis sangat berkaitan dengan makalah ini.3. Oleh karena itu.Tentunya hal tersebut merupakan ujian sekaligus ancaman bagi kita sebagai bangsa Indonesia yang memiliki jati diri dan identitas sebagai bangsa Indonesia yang mandiri dan berdaulat. serta bahayanya bagi pemeluk ajaran Islam.3. Tujuan bagi Penulis Disusun sebagai pra-syarat menjadi peserta Intermediate Training (LK 2) HMI Cab.1. Yogyakarta pada tanggal 26 Januari sampai dengan 5 februari 2012.2 Rumusan masalah a. I. Tujuan bagi pembaca Makalah ini di buat untuk membahas mengenai dampak dari westernisasi. mengingat peranan Masyarakat yang cukup penting didalam Negara kesatuan kita ini. Perlu kita cermati kembali Hal hal yang sekiranya dapat merusak nilai nilai kebangsaan. Apakah ancaman Westernisasi? b. utamanya yang berkenaan dengan Kultur Ke-Timuran Kita. Seperti apa westernisasi di Indonesia? c. Bagaimanakan Bangsa Indonesia menghadapi Westernisasi? I. I.3 Tujuan I.

1. Islam Mengajarkan Untuk terus melakukan perubahan-perubahan dan membangun peradaban yang terbaik. Islam tidak mengajarkan Sekulerisasi seperti pandangan Barat. Ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan dua sosok yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Adapun teknologi adalah terapan atau aplikasi dari ilmu yg dapat ditunjukkan 4    .1 Persepsi Islam terhadap Perkembangan Sains Dalam Islam.1. Islam Sebagai tuntutan bagi manusia untuk mencapai keselamatan di Dunia dan diakhirat memandang bahwa manusia adalah khalifah fil Ardh Berdasarkan tujuan penciptaan Manusia [Al-Quran 6:165]. dan berfikir. PERKEMBANGAN SAINS DAN WESTERNISASI. bukan kembali pada zaman unta dan kuda sebagai alat Transportasi. Ilmu berasal dari asal kata ‘Ilm yang berarti Tahu. namun sudat pandanglah kitalah yang membuatnya berbeda-beda. Islam selalu mendorong akan perkembangan pemikiran dan penguasaan Iptek sebagai sarana untuk mendekatkan diri pada Sang Khalik. sesunguhnya Akal menjadi Alat bagi manusia untuk mendekatkandiri kepada Sang Khalik. Ilmu adalah sumber teknologi yang mampu memberikan kemungkinan munculnya berbagai penemuan rekayasa dan ide-ide. Artinya dalah Khazanah pemikiran Islam tidak ada pendikotomian antara Ilmu dan pengetahuan. Untuk itu manusia dibekali dengan Akal sebagai sumber Iptek.BAB II PEMBAHASAN II. Islam Menyindir manusia Agar Bertafakur. Apalagi menguasai Iptek tanpa Spirit Ilahia. Islam tidak mengajarkan untuk masa bodoh terhadap perkembangan teknologi. Olehnya. II. Ilmu itu satu.

Demikian pula ajaran Islam. Sebagai umat Islam kita harus menyadari bahwa dasar-dasar filosofis untuk mengembangkan ilmu dan teknologi itu bisa dikaji dan digali dalam Alquran sebab kitab suci ini banyak mengupas keteranganketerangan mengenai ilmu pengetahuan dan teknologi. tidak akan bertentangan degan teori-teori pemikiran modern yg teratur dan lurus dan analisa-analisa yang teliti dan obyekitf. Bukanlah Alquran sendiri telah menegaskan bahwa agama Islam bukanlah agma yg sempit? Allah SWT telah berfirman yg artinya “Di sekali-kali tidak menjadikan kamu dalam agama suatu kesempitan.dalam hasil nyata yang lebih canggih dan dapat mendorong manusia utk berkembang lebih maju lagi. Tetapi sangat disayangkan bahwa kemajuan-kemajuan itu tidak sempat ditindaklanjuti dgn sebaik-baiknya sehingga tanpa sadar umat Islam akhirnya melepaskan kepeloporannya. Adapun peradaban modern yg begitu luas memasyarakatkan produkproduk teknologi canggih seperti televisi. Kepeloporan dan keunggulan umat Islam dalam bidang ilmu pengetahuan sudah dimulai pada abad itu. Dalam pandangan Islam menurut hukum asalnya segala sesuatu itu adalah mubah termasuk segala apa yg disajikan oleh berbagai peradaban baik yg lama ataupun yg baru. Benar bahwa agama Islam tidak menghambat kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi juga tidak anti terhadap barang-barang produk teknologi baik di zaman lampau di masa sekarang maupun di waktu-waktu yg akan datang. Sehingga tidak mengherankan jika abad ke-7 M telah banyak lahir pemikir Islam yg tangguh produktif dan inovatif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sebagai contoh adalah firman Allah SWT dalam surat Al-Anbiya ayat 80 yg artinya “Telah kami ajarkan kepada Daud membuat baju besi utk kamu guna memelihara diri dalam peperanganmu. alat-alat komunikasi dan barang-barang mewah lainnya serta menawarkan aneka jenis hiburan bagi tiap orang tua muda 5    . Semua itu sebagaimana diajarkan oleh Islam tidak ada yg hukumnya haram kecuali jika terdapat nash atau dalil yg tegas dan pasti mengharamkannya.”.” Dari keterangan itu jelas sekali bahwa manusia dituntut untuk berbuat sesuatu degan sarana teknologi.

6    . terutama kaum Muslimin. Arus ini bertujuan mewarnai kehidupan bangsa-bangsa. Tetapi dapat pula mendatangkan dosa dan malapetaka manakala manusia menggunakannya untuk mengumbar hawa nafsu dan kesenangan semata. (Q. Maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.S. kultural dan teknologi. dengan gaya Barat. telah jelas di Sebutkan : Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. sosial. dan Sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu. Dengan cara menggusur kepribadian Muslim yang merdeka dan karakteristiknya yang unik. Tetapi di atas pundak manusialah terletak semua tanggung jawab itu. Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk Allah Itulah petunjuk (yang benar)". Westernisasi merupakan sebuah arus besar yang mempunyai jangkauan politik. Salah satu upaya itu ialah dengan Westernisasi. II. Al-Baqarah (2): 120) Berbagai daya upaya terus diusahakan untuk menghancurkan Agama Islam diakibatkan kedengkian dan kebencian mereka terhadapnya. Kemudian kaum Muslimin dijadikan tawanan budaya yang meniru secara total peradaban Barat. Adakalanya menjadi manfaat yaitu manakala manusia menggunakan dgn baik dan tepat. Sebab adanya berbagai media informasi dan alat-alat canggih yang dimiliki dunia saat ini dapat berbuat apa saja kiranya faktor manusianyalah yg menentukan opersionalnya.2 Westernisasi dan Ancamannya Sebagaimana dalam Al-Quran.atau anak-anak yg tentunya alat-alat itu tidak bertanggung jawab atas apa yang diakibatkannya.1.

bahkan taqlid buta ini melebihi taqlidnya peradaban Barat terhadap kebangkitan Eropa dalam ilmu pengetahuan. alam pemikiran. semuanya bersatu mendukung gerakan westernisasi. Kolonialisme. pemahaman. sebagaimana diketahui penyebabnya adalah kontradiksi paham yang dianut pemuka agama kristen dengan munculnya kebangkitan pengetahuan di Eropa sedangkan Islam tidak mengenal kontradiksi antara agama dan negara. menyebarkan syubhat seputar masalah agama. Orientalisme.Proses westernisasi (pembaratan) di dunia Islam terkait dengan dua fakta penting: a. Ini mengakibatkan terhapusnya karakter sosok muslim sejati dari dalam jiwa mayoritas umat Islam. Pola hidup mereka berubah laksana potret tiruan falsafah hidup (world view) masyarakat Eropa yang materealis. bahasa. dan keyakinan secara menyeluruh. memisahkan umat Islam dengan sejarah masa lampau dan kejayaan mereka. Salah satu tujuannya ialah untuk menghancurkan kesatuan kaum muslimin sehingga mudah untuk ditundukkan. Komunisme. Fanatis buta terhadap peradaban Barat materealistis yang merambah aspek sosial. Zionisme dan para propagandis pluralisme. Free Mansory dengan seluruh cabang-cabangnya. mereka ambil sisi terburuk dari Eropa dan melupakan sisi baik berupa kemajuan Barat dalam ilmu pengetahuan dan tekhnologi. 7    . Gerakan ini secara mendasar telah melakukan upaya pengubahan berbagai pemahaman Islam di dunia. Mengadopsi paham dikotomi agama dari negara (sistem sekuler) sebagaimana telah dipraktekkan di Eropa setelah kebebasannya dari cengkeraman dominasi gereja dan tokoh-tokoh agama kristen. b. Dan tidak pernah terbayangkan dalam Islam adanya dikotomi agama dari negara. sejarah. bahwa mereka berusaha melenyapkan sisa-siasa kejayaan tersebut dengan melakukan penanaman keragu-raguan. moral dan keyakinan.

Mengosongkan nilai-nilai Al-Qur’an. dalam buku Al-Mu’ashirah fii Ithaaril Ashaalah yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan judul Islam dan Dunia Kontemporer menyebutkan beberapa upaya yang dilakukan dalam gerakan westernisasi untuk menghancurkan Islam. 4. hadits.Westernisasi pada hakikatnya merupakan perwujudan dari konspirasi Kristen-Zionis-Kolonialis terhadap Islam. Mereka bersatu untuk mencapai tujuan bersama. Marxisme. 8    . Seperti muncunlnya gerakan Ingkar Sunnah yang meragukan ontentitas hadits Rasulullah Saw serta usaha para orientalis Barat yang juga meragukan kebenaran Al-Quran dengan berbagai macam alasan yang secara sepintas tampak logis. Sekularisme dan sebagainya. Menghidupkan kembali pemikiran-pemikiran ekstrim yang pernah timbul seperti paham mendewakan akal di atas wahyu (mirip dengan paham mu’tazilah). 3. 2. budaya.2. Liberalisme. Menebarkan pemikiran-pemikiran syubhat yang menjadikan umat Islam ragu-ragu terhadap kebenaran Islam dan sumbernya (Al-Quran dan Sunnah). Penulis merumuskannya sebagai berikut: 1.1 Usaha-Usaha Westernisasi Anwar Jundi. serta peninggalan sejarah pemikiran Islam dari dalam diri umat Islam sehingga umat Islam akan mudah menerima pemikiran-pemikiran yang diberikan Barat seperti pahan Demokrasi. Menulis kembali sejarah Islam dengan pena-pena beracun. Yakni membohongi sejarah dengan banyak menceritakan peristiwa-peristiwa yang dapat memunculkan kontradiksi di antara umat Islam dengan riwayat-riwayat yang sulit dibuktikan kebenarannya. yaitu membaratkan dunia Islam agar kepribadian Islam yang unik terhapus dari muka bumi ini. II. Sosialisme.

paham liberalisme muncul dari masyarakat Barat yang berusaha membebaskan diri dari kekangan doktrin-doktrin Gereja pada abad Pertengahan. ekonomi dan keagamaan. yang berpangkal tolak pada kebebasan orang-perorangan terhadap kekuasaan apapun. 6. 8. Menginterpretasikan sejarah secara materialistik dan menutup-nutupi peninggalan Islam yang asli. 9    .2. Paham ini sangat mengutamakan kebebasan individu di atas segalanya.2 Beberapa Paham yang Dimunculkan oleh Gerakan Westernisasi 1. Maksudnya ialah oleh orang-orang Barat berusaha untuk menyembunyikan peninggalan kaum muslimin dan menonjolkan penemuan-penemuan non-muslim. Ditilik dari sejarahnya. baik media cetak maupun audiovisual. ilmuwan dan para pemikir Islam. Liberalisme tidak dapat menerima ajaran dogmatisme (Refuse Dogatism).5. Ini adalah pemikiran terpenting yang disebarluaskan di kalangan umat Islam masa kini untuk menjauhkan kaum muslimin dari agamanya. Memasukkan cara hidup Barat secara halus kepada umat Islam dengan menguasai berbagai media massa. Memasukkan hasil pemikiran para orientalis ke dalam pemikiran Islam. dan Liberalisme mencakup banyak aliran yang berbeda artinya di bidang politik. Dalam pandangan ini. II. kebenaran itu adalah berubah. Menghujat pribadi-pribadi dalam sejarah pemikiran Islam. 7. Liberalisme Liberalisme berkaitan dengan kata Libertas (bahasa latin) yang artinya kebebasan. Hal ini disebabkan karena pandangan filsafat dari John Locke (1632 – 1704) yang menyatakan bahwa semua pengetahuan itu didasarkan pada pengalaman. Seperti penghujatan terhadap para sahabat.

Al-Baqarah (2): 208). bahkan moral. 33: 36] 2. Agama tidak boleh campur tangan terhadap masalah-masalah politik. Ketika aturan agama mulai dilanggar. ruang lingkup agama hanya terbatas dalam masalah aqidah dan ibadah saja. Tidak ada kebenaran yang mutlak dalam paham ini. maka timbullah kekacauan hampir di segala bidang. ekonomi. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu. ekonomi. Semuanya tidak statis dan dapat berubah. Jadi. Islam adalah agama yang totalitas. dari segi politik. masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan. (QS. umat Islam mundur dikarenakan meninggalkan ajaran agamanya. [Q. sosial dan budaya. Allah berfirman dalam Al-Quran yang artinya: Hai orangorang yang beriman.Orang-orang yang mengikuti paham liberalisme cenderung mengikuti hawa nafsu semata. Paham ini menyerukan agar segala aspek dalam bidang kehidupan yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dipisahkan dari agama. dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. 10    . Adapun Islam tidak dapat membenarkan paham tersebut. Sekularisme Sekularisme adalah sebuah gerakan yang menyeru kepada kehidupan duniawi tanpa campur tangan agama.S. Padahal telah jelas berdasarkan pengalaman sejarah. yaitu agama yang mencakup dalam segala aspek kehidupan. Sejarah membuktikan bahwa kejayaan dan kemajuan yang dialami oleh umat Islam terjadi ketika umat Islam mempraktekkan ajaran agamanya di dalam semua bidang kehidupan. Islam adalah agama yang begitu lengkap mengatur kehidupan manusia dan menjamin hak-hak perseorang dan sosial.

telah menerbitkan banyak buku yang membantah teori Darwin disertai dengan bukti-bukti yang Ilmiah baik dari segi sains maupun agama. Harun Yahya membongkar kebohongan teori Darwin dan para pengikut fanatiknya serta membungkam seluruh pendapat mereka melalui hasil penyelidikan dan penelitian yang dilakukannya secara mendalam.s. dan mereka melakukan berbagai propaganda di seluruh dunia agar teori Darwin dapat diterima. yahudi. Kebanyakan pengikut darwinisme adalah orang-orang yang atheis (tidak punya agama/Tuhan). Baik agama Islam. Adnan Oktar. Darwinisme Darwinisme adalah sebuah gerakan pemikiran yang dinisbatkan kepada seorang pemikir Inggris Charles Darwin yang telah menyebarkan bukunya berjudul The Origin pada tahun 1859. maupun kristen menolak teori tersebut. karena dalam kepercayaan agama baik Islam. Mereka juga berhasil memasukkan teori ini ke dalam kurikulum sekolah negara-negara muslim. Teori evolusi Darwin menyatakan bahwa semua makhluk hidup berasal dari satu sel dari dalam air yang kemudian berkembang dan berubah bentuk secara bertahap untuk dapat bertahan hidup sehingga menjelma menjadi makhluk yang kita kenali sekarang ini.3. Salah satunya berjudul New Research Demolishes Evolution (Keruntuhan Teori Evolusi). yang lebih dikenal dengan nama pena Harun Yahya. Dalam teori ini misalnya dikatakan bahwa manusia berevolusi dari kera. Dalam buku ini ia melontarkan teori tentang proses perkembangan dan pertumbuhan yang telah menggoncang nilainilai agama dan meninggalkan pengaruh negatif terhadap pemikiran manusia. yahudi maupun kristen manusia itu diciptakan langsung dari tanah dan manusia pertama ialah Nabi Adam a. 11    . Seorang ilmuwan muslim Turki.

harga diri. pangkat dan kedudukan yang tinggi dan sebagainya. dalam kenyataan hidup ini tidak sedikit yang memiliki materi berlimpah. status sosial. benda. Materialisme Kata materialisme terdiri dari kata materi dan isme. Padahal. khususnya umat Islam. orang-orang yang hidupnya berorientasi kepada materi disebut sebagai materialis. malah hidupnya tersiksa dan menderita. bahwa di atas segala kesuksesan di dunia ini adalah kesuksesan di Akhirat kelak. Tidak jarang pula kaum materialis menafikkan akan adanya Tuhan. Liberalisme dan sekulerisme tampak jelas dalam materialisme. Orang-orang ini adalah para pengusung paham (ajaran) materialisme atau juga orang yang mementingkan kebendaan semata (harta. orang yang menganut paham ini akan menjadikan pengumpulan harta benda sebagai tujuan hidupnya.dsb). segala sesuatu yang tampak. kedudukan. Paham ini memisahkan agama dan keduniawian harta benda.   12    . kesombongan pada Tuhan Pencipta.4. Materialisme adalah virus yang merusak kehidupan umat manusia. seperti jabatan. status sosial dan harta. Materi dapat dipahami sebagai bahan.uang. Kesuksesan hanya sebatas dalam pencapaian keduniaan berupa pangkat. Sementara itu. Lupa. yakni Allah Ta’ala. karena mengajarkan semua standar kesuksesan hidup di dunia selalu diukur dengan materi dan berbagai standar palsu lainnya. tanah air. Materialisme adalah pandangan hidup yang mencari dasar segala sesuatu yang termasuk kehidupan manusia di dalam alam kebendaan semata-mata. Dalam paham ini agama dikesampingkan dikarenakan menghalangi manusia untuk mencapai kebendaan secara mutlak. dengan mengesampingkan segala sesuatu yang mengatasi alam indra.

sudah semenjak lama sebagian masyarakat Mesir selaku “pihak lemah” terpengaruh dengan masyarakat Eropa “pihak kuat”. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam syurga. kebudayaan Eropa diserap dan diadopsi tapi lebih menonjol pada sisi-sisi negatif. gaya dsb). Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan. kemajuan. Ali Imran (3) : 185) 5. semua mereka lakukan atas dan nama modernitas. Ar-Rum (30): 7) Paham ini Jelas menolak menolak Keberadaan Hari Pembalasan (Ma’ad) Sebagaimana yang Ajaran Islam yakini dalam Firman Allah dalam surat Ali Imran ayat 185 : “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. seragam. sedang mereka tentang (kehidupan) Akhirat adalah lalai”.” (Q.“Mereka hanya mengetahui yang lahir (saja) dari kehidupan dunia. fanatis semacam ini tidak terjadi pada fisik dan tampilan luar tapi lebih pada ilmu dan nilai-nilai positif. zaman. Dalam istilah seorang orientalis bernama Gibb menggambarkan fase-fase sulit umat Islam tersebut: Indikasi paling jelas kemunduran dunia Islam pada abad 20 bukan karena mereka 13    . Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. arus reformasi mengikuti Fanatis (penyakit ikut-ikutan) tidak keseluruhannya negatif. (Q. perkembangan. Ibnu Khaldun berkata dalam muqaddimahnya: pecundang itu selalu tergila-gila mengikuti musuhnya dalam etika pergaulan.S. Fanatisme Sebab utama kebangkitan Eropa dan kemunduran negeri Islam adalah sikap mental pendiskreditan dan peremehan agama. maka sungguh ia telah beruntung. Dan sudah maklum bahwa terdapat perbedaan yang sangat fundamental antara Islam dengan pola hidup dan paradigma Barat.S.

3. dengan berpijak pada prinsip iman kepada Tuhan. karena awal munculnya ada peran central teknikalisme serta bentuk kemasyarakatan yang terkait dengan teknikalisme itu sendiri. dimana faktor paling menonjol adalah sekularisme dengan segala percabangannya.mengadopsi lifestyle Barat tapi karena dorongan keinginan yang kuat untuk meniru Barat. 14    . yang mengatakan: “Kita sepenuhnya berpendapat bahwa modernisasi ialah rasionalisasi yang di topang oleh dimensi-dimensi moral. II. Dan atheisme adalah puncak sekularisme. Akan tetapi kita juga sepenuhnya menolak pengertian yang menyatakan bahwa modernisasi adalah westernisasi. Dimana wujud keterkaiatan tersebut adalah akibat dorongan besar terjadinya Revolusi industri (teknologis) di Inggris dan Revolusi Sosial-Politik di Perancis.1 Pandangan Pemikiran Nurcholish Madjid Tentang Modernisasi. menurut Nurcholish Madjid akan lebih tepat jika di sebut sebagai “zaman teknik” (technical age). mengapa Nurcholish Madjid menolak “Sekularisme”. sebab ada kaitannya dengan “atheisme”. sebab westernisasi merupakan suatu total ‘way of life’. Selanjutnya ia menjelaskan. Dengan modernisasi. sehingga modern dalam pengertian inilah yang di terima oleh Nurcholish Madjid. Adapun ide modernisasi yang dikembangkan adalah lebih di letakkan di atas dasar materialisme. bahwa modernisasi yang di tawarkan adalah “Rasionalisasi” . Sebab modernisasi yang berasal dari kata “modern” adalah mengisyaratkan adanya suatu penilaian tertentu yang cenderung positif. Nurcholish Madjid memandang. bukan westernisasi. Zaman modern sekarang . ia berusaha untuk memberi “jawaban Islam” terhadap masalahmasalah modern yang tengah dihadapi sekarang ini. dan sekularisme itulah yang sebenarnya sebagai sumber segala imoralitas. Dimana inti jawabannya tercakup dalam kesimpulan sikapnya.

terutama bagi golongan intelektual. bukan seperti modernisasi yang di kembangkan Barat. ia berusaha menafsirkan ideologi modernisasi itu bertolak dari ajaran Islam. oleh seorang sarjana Muslim Malaysia. pada dasarnya di maksudkan untuk menolak bentuk-bentuk tradisionalisme dan sektarianisme. sesungguhnya bermaksud memberi landasan secara teologis. yang mengangkat tesis doktornya mengenai gerakan pembaharuan Islam di Indonesia. Dimana ia menganjurkan adanya pembaharuan pemahaman Islam agar tidak dijadikan doktrin tanpa pengembangan. Namun tetap bertolak kepada faktor iman. Gagasan Nurcholish Madjid tentang makna modernisasi yang “Rasionalisasi”.Pandangan Nurcholish diatas. agar mampu memberi respon positif terhadap proses modernisasi. adalah lebih ditunjukkan sebagai kritik kepada diri umat Islam itu sendiri. menilai bahwa. Bila di simak secara seksama berbagai tulisan Nurcholish Madjid tentang ide modernisasi. pandangan itu adalah merupakan cerminan pandangan Muslim idealis. karena diletakkan di atas dasar faham materialisme dan sekularisme. artinya. 15    .

Mengadopsi paham dikotomi agama dari negara (sistem sekuler) sebagaimana telah dipraktekkan di Eropa setelah kebebasannya dari cengkeraman dominasi gereja dan tokoh-tokoh agama kristen. Kemudian kaum Muslimin dijadikan tawanan budaya yang meniru secara total peradaban Barat. terutama kaum Muslimin. mereka ambil sisi terburuk dari Eropa dan melupakan sisi baik berupa kemajuan Barat dalam ilmu pengetahuan dan tekhnologi. Fanatis buta terhadap peradaban Barat materealistis yang merambah aspek sosial. Arus ini bertujuan mewarnai kehidupan bangsa-bangsa. dengan gaya Barat. 16    .1 Kesimpulan Westernisasi merupakan sebuah arus besar yang mempunyai jangkauan politik. moral dan keyakinan. Pola hidup mereka berubah laksana potret tiruan falsafah hidup (world view) masyarakat Eropa yang materealis. sebagaimana diketahui penyebabnya adalah kontradiksi paham yang dianut pemuka agama kristen dengan munculnya kebangkitan pengetahuan di Eropa sedangkan Islam tidak mengenal kontradiksi antara agama dan negara. Ini mengakibatkan terhapusnya karakter sosok muslim sejati dari dalam jiwa mayoritas umat Islam. Proses westernisasi (pembaratan) di dunia Islam terkait dengan dua fakta penting: a.B A B III PENUTUP III. b. Dengan cara menggusur kepribadian Muslim yang merdeka dan karakteristiknya yang unik. bahkan taqlid buta ini melebihi taqlidnya peradaban Barat terhadap kebangkitan Eropa dalam ilmu pengetahuan. Dan tidak pernah terbayangkan dalam Islam adanya dikotomi agama dari negara. sosial. kultural dan teknologi.

Aqidah yang kokoh dan benar akan membawa kaum muslimin menjalani aturan syari’at Islam dengan mantap dan sempurna. Jika aturan syari’at telah dijalankan. Bila di simak secara seksama berbagai tulisan Nurcholish Madjid tentang ide modernisasi. maka kondisi yang pernah terjadi pada masa-masa kejayaan Islam tidak mustahil akan kembali terulang. bukan seperti modernisasi yang di kembangkan Barat. dikarenakan aqidah dan syari’at Islam selalu menunjukkan kebenaran dan kebaikan. Pandangan Modernisasi Nurcholish Madjid merupakan gerakan penolakan paham kebarat-baratan dan pernyataan 17    . sesungguhnya bermaksud memberi landasan secara teologis. Aqidah dan syari’at membentuk watak atau prilaku yang mulia.Paham-paham yang dumunculkan Gerakan Westernisasi seperti Liberalisme. Pandangan Nurcholish Madjid terhadap Modernisme merupakan kritik terhadap pemeluk ajaran Islam yang saat ini kehilangan identitas dan lebih menganut paham kebarat-baratan (westernisasi). Materialisme. Kondisi umat Islam pada saat ini Mengupayakan untuk kembali kepada tiga dimensi ajaran pokok Islam adalah solusi utama dalam memerangi pemikiran Barat. Darwinisme. Syari’at. artinya. Paham-paham yang disebarkan dalam upaya westernisasi ini benar-benar merusak tatanan atau sistem kehidupan dalam masyarakat Islam. dan Akhlak. Namun tetap bertolak kepada faktor iman. Sekularisme. Tiga dimensi itu ialah Aqidah. Pandangan Islam sendiri terhadap westernisasi ialah betapa berbahayanya upaya-upaya yang dilakukan Barat untuk mewujudkan westernisasi di dunia Islam. terutama bagi golongan intelektual. agar mampu memberi respon positif terhadap proses modernisasi. ia berusaha menafsirkan ideologi modernisasi itu bertolak dari ajaran Islam. dan Fanatisme.

III. Westernisasi merupakan bahaya dan tantangan tersendiri bagi ajaran Islam. maka adalah kewajiban bagi setiap pemeluknya untuk terus mengkaji dan mendalami dan menjadikan sebagai pengangan Hidup yang mengatur segala urusan (dunia dan akhirat). media dan metode yang digunakan perlahan-lahan menjadi Virus yang perlahan-lahan merontokkan Hakikat Islam dan menyandingkannya dengan Paham Kebarat-baratan yang materialis. dengan kembali kepada tiga dimensi pokok Ajaran Islam merupakan Tameng paling Kuat untuk setiap Muslim dalam membentengi diri dari serangan-serangan gerakan westernisasi.2. Sebagai Seorang Muslim. Penulis yakin dengan kita memahami dan memaknai Ajaran Islam secara utuh dan menyeluruh.sikap akan perubahan sebagaimana hakikat Manusia untuk selalu bergerak menuju kepada ‘Kesempurnaan’. Ajaran Islam Bukanlah Dokrin yang mati dan statis. sudah seharusnya kita memahami Hakikat Ajaran islam secara Kaffah dan berekplorasi dengan apa yang kita miliki untuk selalu menuju kepada kesempurnaan. Namun. 18    . Akan menjadikan kita orang khalifatullah yang membumikan Sifat-sifat Ilahia dimuka Bumi.1 Saran.

Anda Jago kandang atau Kelas Dunia?. Yusuf. 2010. Yayasan Inovasi Kaltim Bekerja sama dengan Pustaka Timur. Dkk. Salah Kaprah Dalam Beragama Islam. Hashemi Nader.H.DAFTAR PUSTAKA Rahmat Jalaluddin. Jakarta: Pusat konsultasi Syari’ah.or. Website/Blog : http://samuderailmufortuna. Islam AKTUAL.com/2011/03/06/pengaruh-westernisasi-terhadapmasyarakat-pedesaan/ http://www. Sinergi Persadatama Foundation. Demokrasi Lokal: Perubahan dan Kesinambungan Nilai-Nilai Budaya Politik Lokal. Bandung: PT Mizan Pustaka. September 2008. 2003. Juli 2004. 25 Prinsip Islam Moderat. Al-Ahwani Dr. Siti. Desember 2010. Amir P. 2000 Mustofa Agus.htm http://rizkian. Sinergi Persadatama Foundation.Jakarta: Pustaka Al-Kautsar. Solichin. 2009. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. Supriyono Iman.masbied. Mei 2010. dan Demokrasi Liberal.id/persepsi-islam-terhadap-perkembangan-sains-danteknologi. Jakarta: Pustaka Firdaus.com/2010/02/20/nurcholish-madjid-modernisasisekularisasi-dan-desakralisasi/ 19    .re. Surabaya: PADMA Press. Sekular Ekstrim. Sekularisme. 2010. Pemuda di Persimpangan Jalan. Surabaya: SNF Consulting. Drs. HMI Candradimuka Mahasiswa .wordpress. Qaradhawi Dr. April 2007. Yogyakarta: Ombak. Zuhro R.com/2009/03/westernisasi_13.blogspot. Al-ittihad al-Alamiy li Ulama al-Muslimin. ISLAM. Ahmad Fuad. Ali.html http://blog. Filsafat Islam.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful