BAB I PENDAHULUAN I.

1 Latar Belakang Perkembanga Teknologi Informasi yang semakin pesat memberikan manfaat dan kemudaratan tersendiri, tergantung dari bagaimana kita menggunakannya. Teknologi Informasi memberikan Harapan-Harapan Baru bagi siapa saja dengan adanya kemudahan dan kepraktisan yang ditawarkan. Namun, tanpa kita sadar Teknologi informasi juga memberikan ancaman bagi siapa saja penggunanya. Dengan semakin pesatnya perkembangan Teknologi menjadi media yang sangat ampun dalam melakukan Westernisasi. Westernisasi sendiri merupakan ancama terhadap Identitas Bangsa Indonesia. Identitas nasional secara terminologis adalah suatu ciri yang dimiliki oleh suatu bangsa yang secara filosofis membedakan bangsa tersebut dengan bangsa yang lain.Berdasarkan pengertian yang demikian ini maka setiap bangsa didunia ini akan memiliki identitas sendiri-sendiri sesuai dengan keunikan,sifat,ciri-ciri serta karakter dari bangsa tersebut.Berdasarkan hakikat pengertian identitas nasional sebagaimana di jelaskan di atas maka identitas nasional suatu Bangsa tidak dapat di pisahkan dengan jati diri suatu bangsa atau lebih populer disebut dengan kepribadian suatu bangsa. Bangsa pada hakikatnya adalah sekelompok besar manusia yang mempunyai persamaan nasib dalam proses sejarahnya,sehingga mempunyai persamaan watak atau karakter yang kuat untuk bersatu dan hidup bersama serta mendiami suatu wilayah tertentu sebagai suatu kesatuan nasional. Ketika membahas Identitas Suatu bangsa, yang menjadi sudut pandang kita adalah kultur masyarakat dalam suatu Negara. Kultur inilah yang membangun nilai-nilai, keunikan, sifat, ciri, serta karakter dari bangsa tersebut. Identitas suatu bangsa merupakan sebuah investasi bagi sebuah peradaban dan suatu bangsa.

1   

Masyarakat Desa mungkin dampaknya masih belum bisa dirasakan sebesar masyarakat yang ada di perkotaan. nilai nilai barat yang sangat kental dengan Nilai nilai kebebasan sangat mudah masuk ke masyarakat kita. Namun. namun bukan berarti hal itu tidak akan terjadi di masyarakat pedesaan.Sehingga. Sehingga. Karena Cepat atau lambat pengaruh westernisasi pasti akan merambat seperti virus virus yang akan menggerogoti sendi sendi nilai kebudayaan di wilayah pedesaan sekalipun. Hal ini dapat kita lihat dengan semakin berkembanganya teknologi informasi dan berbagai macam produk barat yang mulai banyak menjamur. dalam benak masyarakat kita segala produk barat dan segala sesuatu yang berhubungan dengan dunia barat dipandang lebih maju. dan prestisius tersendiri di kalangan Masyarakat kita yang sering kita istilahkan sebagai Westernisasi. dengan sangat mudahnya akan menjadi jalur untuk masuknya paham paham. Meskipun. mulai dari teknologi TV. secara tidak langsung. Meskipun dampak tersebut belum terlihat signifikan. dan nilai nilai barat. masuknya budaya budaya barat ke masyarakat bangsa Indonesia. Selain itu. Seiring kemajuan zaman dimana budaya dan nilai nilai berkembang dalam era Globalisasi. namun untuk saat ini kita mungkin sedikit merasakan dampak masuknya nilai nilai dan budaya barat yang tidak hanya di wilayah perkotaan tetapi juga wilayah pedesaan. Belakangan kita tahu Indonesia sebagai Negara berkembang tentunya tidak terlepas dari hegemoni Negara Negara barat. dikarenakan budaya budaya barat lebih menawarkan sesuatu yang lebih instan. jaringan internet yang semakin mudah diakses. sehingga menjadi tren tersendiri yang pada akhirnya menjadi style. Produk produk barat pun kini juga mulai melekat di masyarakat kita. praktis. banyak dinamika yang terjadi yang tidak menutup kemungkinan akan adanya pergesaran pergeseran kultur yang juga memberi efek pada perkembangan suatu negara. Sehingga. 2    . kultur. gaya hidup. yang kemudian akan berkembang menjadi Pola dan gaya hidup Masyarakat Pedesaan. dan berbagai macam kemudahan yang dipandang lebih modern.Sangat Penting bagi suatu bangsa untuk mempertahankan identitas dan kultur yang menjadi kebanggaan bangsanya. handphone.

Tentunya hal tersebut merupakan ujian sekaligus ancaman bagi kita sebagai bangsa Indonesia yang memiliki jati diri dan identitas sebagai bangsa Indonesia yang mandiri dan berdaulat.3 Tujuan I. Oleh karena itu. serta bahayanya bagi pemeluk ajaran Islam. I. Tujuan bagi pembaca Makalah ini di buat untuk membahas mengenai dampak dari westernisasi. Yogyakarta pada tanggal 26 Januari sampai dengan 5 februari 2012. Seperti apa westernisasi di Indonesia? c. Perlu kita cermati kembali Hal hal yang sekiranya dapat merusak nilai nilai kebangsaan. 3    . Tujuan bagi Penulis Disusun sebagai pra-syarat menjadi peserta Intermediate Training (LK 2) HMI Cab. mengingat peranan Masyarakat yang cukup penting didalam Negara kesatuan kita ini.2 Rumusan masalah a. utamanya yang berkenaan dengan Kultur Ke-Timuran Kita.1.2. Dengan makalah ini diharapkan dapat memberikan pandangan bagi pembaca dalam menyikapi peristiwa-peristiwa yang faktual yang terjadi di bangsa indonesia yang menurut penulis sangat berkaitan dengan makalah ini. I. Apakah ancaman Westernisasi? b.3. Bagaimanakan Bangsa Indonesia menghadapi Westernisasi? I.3.

Olehnya. Apalagi menguasai Iptek tanpa Spirit Ilahia.1. PERKEMBANGAN SAINS DAN WESTERNISASI. Islam Menyindir manusia Agar Bertafakur. namun sudat pandanglah kitalah yang membuatnya berbeda-beda. bukan kembali pada zaman unta dan kuda sebagai alat Transportasi. Islam Sebagai tuntutan bagi manusia untuk mencapai keselamatan di Dunia dan diakhirat memandang bahwa manusia adalah khalifah fil Ardh Berdasarkan tujuan penciptaan Manusia [Al-Quran 6:165]. Ilmu berasal dari asal kata ‘Ilm yang berarti Tahu. sesunguhnya Akal menjadi Alat bagi manusia untuk mendekatkandiri kepada Sang Khalik. dan berfikir. Ilmu itu satu. Islam selalu mendorong akan perkembangan pemikiran dan penguasaan Iptek sebagai sarana untuk mendekatkan diri pada Sang Khalik.1.BAB II PEMBAHASAN II.1 Persepsi Islam terhadap Perkembangan Sains Dalam Islam. Artinya dalah Khazanah pemikiran Islam tidak ada pendikotomian antara Ilmu dan pengetahuan. Islam tidak mengajarkan untuk masa bodoh terhadap perkembangan teknologi. Adapun teknologi adalah terapan atau aplikasi dari ilmu yg dapat ditunjukkan 4    . Islam tidak mengajarkan Sekulerisasi seperti pandangan Barat. II. Islam Mengajarkan Untuk terus melakukan perubahan-perubahan dan membangun peradaban yang terbaik. Ilmu adalah sumber teknologi yang mampu memberikan kemungkinan munculnya berbagai penemuan rekayasa dan ide-ide. Ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan dua sosok yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Untuk itu manusia dibekali dengan Akal sebagai sumber Iptek.

Tetapi sangat disayangkan bahwa kemajuan-kemajuan itu tidak sempat ditindaklanjuti dgn sebaik-baiknya sehingga tanpa sadar umat Islam akhirnya melepaskan kepeloporannya. Sehingga tidak mengherankan jika abad ke-7 M telah banyak lahir pemikir Islam yg tangguh produktif dan inovatif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Semua itu sebagaimana diajarkan oleh Islam tidak ada yg hukumnya haram kecuali jika terdapat nash atau dalil yg tegas dan pasti mengharamkannya. Kepeloporan dan keunggulan umat Islam dalam bidang ilmu pengetahuan sudah dimulai pada abad itu. Sebagai umat Islam kita harus menyadari bahwa dasar-dasar filosofis untuk mengembangkan ilmu dan teknologi itu bisa dikaji dan digali dalam Alquran sebab kitab suci ini banyak mengupas keteranganketerangan mengenai ilmu pengetahuan dan teknologi. Bukanlah Alquran sendiri telah menegaskan bahwa agama Islam bukanlah agma yg sempit? Allah SWT telah berfirman yg artinya “Di sekali-kali tidak menjadikan kamu dalam agama suatu kesempitan. Adapun peradaban modern yg begitu luas memasyarakatkan produkproduk teknologi canggih seperti televisi. Demikian pula ajaran Islam. Dalam pandangan Islam menurut hukum asalnya segala sesuatu itu adalah mubah termasuk segala apa yg disajikan oleh berbagai peradaban baik yg lama ataupun yg baru.dalam hasil nyata yang lebih canggih dan dapat mendorong manusia utk berkembang lebih maju lagi.”. tidak akan bertentangan degan teori-teori pemikiran modern yg teratur dan lurus dan analisa-analisa yang teliti dan obyekitf.” Dari keterangan itu jelas sekali bahwa manusia dituntut untuk berbuat sesuatu degan sarana teknologi. Sebagai contoh adalah firman Allah SWT dalam surat Al-Anbiya ayat 80 yg artinya “Telah kami ajarkan kepada Daud membuat baju besi utk kamu guna memelihara diri dalam peperanganmu. Benar bahwa agama Islam tidak menghambat kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi juga tidak anti terhadap barang-barang produk teknologi baik di zaman lampau di masa sekarang maupun di waktu-waktu yg akan datang. alat-alat komunikasi dan barang-barang mewah lainnya serta menawarkan aneka jenis hiburan bagi tiap orang tua muda 5    .

dan Sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu.atau anak-anak yg tentunya alat-alat itu tidak bertanggung jawab atas apa yang diakibatkannya. Westernisasi merupakan sebuah arus besar yang mempunyai jangkauan politik. 6    . (Q. telah jelas di Sebutkan : Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Kemudian kaum Muslimin dijadikan tawanan budaya yang meniru secara total peradaban Barat. Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk Allah Itulah petunjuk (yang benar)". sosial. Al-Baqarah (2): 120) Berbagai daya upaya terus diusahakan untuk menghancurkan Agama Islam diakibatkan kedengkian dan kebencian mereka terhadapnya. Tetapi di atas pundak manusialah terletak semua tanggung jawab itu. terutama kaum Muslimin. Sebab adanya berbagai media informasi dan alat-alat canggih yang dimiliki dunia saat ini dapat berbuat apa saja kiranya faktor manusianyalah yg menentukan opersionalnya. dengan gaya Barat.S.2 Westernisasi dan Ancamannya Sebagaimana dalam Al-Quran. Dengan cara menggusur kepribadian Muslim yang merdeka dan karakteristiknya yang unik.1. II. kultural dan teknologi. Tetapi dapat pula mendatangkan dosa dan malapetaka manakala manusia menggunakannya untuk mengumbar hawa nafsu dan kesenangan semata. Arus ini bertujuan mewarnai kehidupan bangsa-bangsa. Maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu. Adakalanya menjadi manfaat yaitu manakala manusia menggunakan dgn baik dan tepat. Salah satu upaya itu ialah dengan Westernisasi.

b. moral dan keyakinan. dan keyakinan secara menyeluruh. pemahaman. Komunisme. Mengadopsi paham dikotomi agama dari negara (sistem sekuler) sebagaimana telah dipraktekkan di Eropa setelah kebebasannya dari cengkeraman dominasi gereja dan tokoh-tokoh agama kristen. Fanatis buta terhadap peradaban Barat materealistis yang merambah aspek sosial. mereka ambil sisi terburuk dari Eropa dan melupakan sisi baik berupa kemajuan Barat dalam ilmu pengetahuan dan tekhnologi. bahwa mereka berusaha melenyapkan sisa-siasa kejayaan tersebut dengan melakukan penanaman keragu-raguan. Kolonialisme. sejarah. Salah satu tujuannya ialah untuk menghancurkan kesatuan kaum muslimin sehingga mudah untuk ditundukkan. memisahkan umat Islam dengan sejarah masa lampau dan kejayaan mereka. sebagaimana diketahui penyebabnya adalah kontradiksi paham yang dianut pemuka agama kristen dengan munculnya kebangkitan pengetahuan di Eropa sedangkan Islam tidak mengenal kontradiksi antara agama dan negara. bahkan taqlid buta ini melebihi taqlidnya peradaban Barat terhadap kebangkitan Eropa dalam ilmu pengetahuan. Orientalisme. semuanya bersatu mendukung gerakan westernisasi. menyebarkan syubhat seputar masalah agama.Proses westernisasi (pembaratan) di dunia Islam terkait dengan dua fakta penting: a. Zionisme dan para propagandis pluralisme. 7    . Ini mengakibatkan terhapusnya karakter sosok muslim sejati dari dalam jiwa mayoritas umat Islam. alam pemikiran. Gerakan ini secara mendasar telah melakukan upaya pengubahan berbagai pemahaman Islam di dunia. Pola hidup mereka berubah laksana potret tiruan falsafah hidup (world view) masyarakat Eropa yang materealis. Dan tidak pernah terbayangkan dalam Islam adanya dikotomi agama dari negara. Free Mansory dengan seluruh cabang-cabangnya. bahasa.

budaya. yaitu membaratkan dunia Islam agar kepribadian Islam yang unik terhapus dari muka bumi ini. Sekularisme dan sebagainya. 8    . Sosialisme. Yakni membohongi sejarah dengan banyak menceritakan peristiwa-peristiwa yang dapat memunculkan kontradiksi di antara umat Islam dengan riwayat-riwayat yang sulit dibuktikan kebenarannya. 2. Seperti muncunlnya gerakan Ingkar Sunnah yang meragukan ontentitas hadits Rasulullah Saw serta usaha para orientalis Barat yang juga meragukan kebenaran Al-Quran dengan berbagai macam alasan yang secara sepintas tampak logis. dalam buku Al-Mu’ashirah fii Ithaaril Ashaalah yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan judul Islam dan Dunia Kontemporer menyebutkan beberapa upaya yang dilakukan dalam gerakan westernisasi untuk menghancurkan Islam. 4. Penulis merumuskannya sebagai berikut: 1. Marxisme. Menebarkan pemikiran-pemikiran syubhat yang menjadikan umat Islam ragu-ragu terhadap kebenaran Islam dan sumbernya (Al-Quran dan Sunnah). serta peninggalan sejarah pemikiran Islam dari dalam diri umat Islam sehingga umat Islam akan mudah menerima pemikiran-pemikiran yang diberikan Barat seperti pahan Demokrasi. hadits. Mereka bersatu untuk mencapai tujuan bersama. Mengosongkan nilai-nilai Al-Qur’an. Menulis kembali sejarah Islam dengan pena-pena beracun.2.1 Usaha-Usaha Westernisasi Anwar Jundi.Westernisasi pada hakikatnya merupakan perwujudan dari konspirasi Kristen-Zionis-Kolonialis terhadap Islam. 3. Liberalisme. Menghidupkan kembali pemikiran-pemikiran ekstrim yang pernah timbul seperti paham mendewakan akal di atas wahyu (mirip dengan paham mu’tazilah). II.

Paham ini sangat mengutamakan kebebasan individu di atas segalanya. II. 9    . Menghujat pribadi-pribadi dalam sejarah pemikiran Islam. Memasukkan hasil pemikiran para orientalis ke dalam pemikiran Islam.5. Ini adalah pemikiran terpenting yang disebarluaskan di kalangan umat Islam masa kini untuk menjauhkan kaum muslimin dari agamanya. ilmuwan dan para pemikir Islam.2. Seperti penghujatan terhadap para sahabat. Liberalisme tidak dapat menerima ajaran dogmatisme (Refuse Dogatism). 7. 8. Liberalisme Liberalisme berkaitan dengan kata Libertas (bahasa latin) yang artinya kebebasan.2 Beberapa Paham yang Dimunculkan oleh Gerakan Westernisasi 1. ekonomi dan keagamaan. kebenaran itu adalah berubah. Menginterpretasikan sejarah secara materialistik dan menutup-nutupi peninggalan Islam yang asli. Memasukkan cara hidup Barat secara halus kepada umat Islam dengan menguasai berbagai media massa. dan Liberalisme mencakup banyak aliran yang berbeda artinya di bidang politik. 6. baik media cetak maupun audiovisual. Maksudnya ialah oleh orang-orang Barat berusaha untuk menyembunyikan peninggalan kaum muslimin dan menonjolkan penemuan-penemuan non-muslim. yang berpangkal tolak pada kebebasan orang-perorangan terhadap kekuasaan apapun. Hal ini disebabkan karena pandangan filsafat dari John Locke (1632 – 1704) yang menyatakan bahwa semua pengetahuan itu didasarkan pada pengalaman. Ditilik dari sejarahnya. Dalam pandangan ini. paham liberalisme muncul dari masyarakat Barat yang berusaha membebaskan diri dari kekangan doktrin-doktrin Gereja pada abad Pertengahan.

umat Islam mundur dikarenakan meninggalkan ajaran agamanya. Sekularisme Sekularisme adalah sebuah gerakan yang menyeru kepada kehidupan duniawi tanpa campur tangan agama. ruang lingkup agama hanya terbatas dalam masalah aqidah dan ibadah saja. (QS. masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan. dari segi politik. Tidak ada kebenaran yang mutlak dalam paham ini. Adapun Islam tidak dapat membenarkan paham tersebut.S. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu. Padahal telah jelas berdasarkan pengalaman sejarah. Jadi. Islam adalah agama yang begitu lengkap mengatur kehidupan manusia dan menjamin hak-hak perseorang dan sosial. ekonomi. Al-Baqarah (2): 208). [Q. Allah berfirman dalam Al-Quran yang artinya: Hai orangorang yang beriman. bahkan moral. 33: 36] 2. ekonomi. 10    . maka timbullah kekacauan hampir di segala bidang. Sejarah membuktikan bahwa kejayaan dan kemajuan yang dialami oleh umat Islam terjadi ketika umat Islam mempraktekkan ajaran agamanya di dalam semua bidang kehidupan. Semuanya tidak statis dan dapat berubah. sosial dan budaya. Islam adalah agama yang totalitas.Orang-orang yang mengikuti paham liberalisme cenderung mengikuti hawa nafsu semata. Ketika aturan agama mulai dilanggar. dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. yaitu agama yang mencakup dalam segala aspek kehidupan. Paham ini menyerukan agar segala aspek dalam bidang kehidupan yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dipisahkan dari agama. Agama tidak boleh campur tangan terhadap masalah-masalah politik.

Baik agama Islam. karena dalam kepercayaan agama baik Islam. 11    . Dalam teori ini misalnya dikatakan bahwa manusia berevolusi dari kera. maupun kristen menolak teori tersebut. yahudi.s. Darwinisme Darwinisme adalah sebuah gerakan pemikiran yang dinisbatkan kepada seorang pemikir Inggris Charles Darwin yang telah menyebarkan bukunya berjudul The Origin pada tahun 1859. Adnan Oktar. Harun Yahya membongkar kebohongan teori Darwin dan para pengikut fanatiknya serta membungkam seluruh pendapat mereka melalui hasil penyelidikan dan penelitian yang dilakukannya secara mendalam.3. yang lebih dikenal dengan nama pena Harun Yahya. Dalam buku ini ia melontarkan teori tentang proses perkembangan dan pertumbuhan yang telah menggoncang nilainilai agama dan meninggalkan pengaruh negatif terhadap pemikiran manusia. Seorang ilmuwan muslim Turki. Teori evolusi Darwin menyatakan bahwa semua makhluk hidup berasal dari satu sel dari dalam air yang kemudian berkembang dan berubah bentuk secara bertahap untuk dapat bertahan hidup sehingga menjelma menjadi makhluk yang kita kenali sekarang ini. Salah satunya berjudul New Research Demolishes Evolution (Keruntuhan Teori Evolusi). yahudi maupun kristen manusia itu diciptakan langsung dari tanah dan manusia pertama ialah Nabi Adam a. telah menerbitkan banyak buku yang membantah teori Darwin disertai dengan bukti-bukti yang Ilmiah baik dari segi sains maupun agama. dan mereka melakukan berbagai propaganda di seluruh dunia agar teori Darwin dapat diterima. Kebanyakan pengikut darwinisme adalah orang-orang yang atheis (tidak punya agama/Tuhan). Mereka juga berhasil memasukkan teori ini ke dalam kurikulum sekolah negara-negara muslim.

Tidak jarang pula kaum materialis menafikkan akan adanya Tuhan. dengan mengesampingkan segala sesuatu yang mengatasi alam indra. malah hidupnya tersiksa dan menderita. orang-orang yang hidupnya berorientasi kepada materi disebut sebagai materialis. pangkat dan kedudukan yang tinggi dan sebagainya. Liberalisme dan sekulerisme tampak jelas dalam materialisme. kedudukan. orang yang menganut paham ini akan menjadikan pengumpulan harta benda sebagai tujuan hidupnya.   12    . Sementara itu. yakni Allah Ta’ala. segala sesuatu yang tampak. Padahal. Lupa. karena mengajarkan semua standar kesuksesan hidup di dunia selalu diukur dengan materi dan berbagai standar palsu lainnya. bahwa di atas segala kesuksesan di dunia ini adalah kesuksesan di Akhirat kelak.dsb). Paham ini memisahkan agama dan keduniawian harta benda. Kesuksesan hanya sebatas dalam pencapaian keduniaan berupa pangkat. Dalam paham ini agama dikesampingkan dikarenakan menghalangi manusia untuk mencapai kebendaan secara mutlak. dalam kenyataan hidup ini tidak sedikit yang memiliki materi berlimpah. khususnya umat Islam. harga diri. Materialisme adalah pandangan hidup yang mencari dasar segala sesuatu yang termasuk kehidupan manusia di dalam alam kebendaan semata-mata. Materi dapat dipahami sebagai bahan. Materialisme adalah virus yang merusak kehidupan umat manusia. status sosial.uang. kesombongan pada Tuhan Pencipta. Orang-orang ini adalah para pengusung paham (ajaran) materialisme atau juga orang yang mementingkan kebendaan semata (harta. Materialisme Kata materialisme terdiri dari kata materi dan isme.4. benda. tanah air. status sosial dan harta. seperti jabatan.

maka sungguh ia telah beruntung. Dan sudah maklum bahwa terdapat perbedaan yang sangat fundamental antara Islam dengan pola hidup dan paradigma Barat. kebudayaan Eropa diserap dan diadopsi tapi lebih menonjol pada sisi-sisi negatif.” (Q. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu.S. Ibnu Khaldun berkata dalam muqaddimahnya: pecundang itu selalu tergila-gila mengikuti musuhnya dalam etika pergaulan. Ali Imran (3) : 185) 5. gaya dsb). fanatis semacam ini tidak terjadi pada fisik dan tampilan luar tapi lebih pada ilmu dan nilai-nilai positif. arus reformasi mengikuti Fanatis (penyakit ikut-ikutan) tidak keseluruhannya negatif. sudah semenjak lama sebagian masyarakat Mesir selaku “pihak lemah” terpengaruh dengan masyarakat Eropa “pihak kuat”. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan. Dalam istilah seorang orientalis bernama Gibb menggambarkan fase-fase sulit umat Islam tersebut: Indikasi paling jelas kemunduran dunia Islam pada abad 20 bukan karena mereka 13    . semua mereka lakukan atas dan nama modernitas. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam syurga. Fanatisme Sebab utama kebangkitan Eropa dan kemunduran negeri Islam adalah sikap mental pendiskreditan dan peremehan agama.“Mereka hanya mengetahui yang lahir (saja) dari kehidupan dunia. Ar-Rum (30): 7) Paham ini Jelas menolak menolak Keberadaan Hari Pembalasan (Ma’ad) Sebagaimana yang Ajaran Islam yakini dalam Firman Allah dalam surat Ali Imran ayat 185 : “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. sedang mereka tentang (kehidupan) Akhirat adalah lalai”. seragam.S. (Q. kemajuan. zaman. perkembangan.

bahwa modernisasi yang di tawarkan adalah “Rasionalisasi” . sebab ada kaitannya dengan “atheisme”.1 Pandangan Pemikiran Nurcholish Madjid Tentang Modernisasi. Zaman modern sekarang . yang mengatakan: “Kita sepenuhnya berpendapat bahwa modernisasi ialah rasionalisasi yang di topang oleh dimensi-dimensi moral. sehingga modern dalam pengertian inilah yang di terima oleh Nurcholish Madjid. Sebab modernisasi yang berasal dari kata “modern” adalah mengisyaratkan adanya suatu penilaian tertentu yang cenderung positif. karena awal munculnya ada peran central teknikalisme serta bentuk kemasyarakatan yang terkait dengan teknikalisme itu sendiri. Akan tetapi kita juga sepenuhnya menolak pengertian yang menyatakan bahwa modernisasi adalah westernisasi. Nurcholish Madjid memandang. sebab westernisasi merupakan suatu total ‘way of life’. menurut Nurcholish Madjid akan lebih tepat jika di sebut sebagai “zaman teknik” (technical age). dimana faktor paling menonjol adalah sekularisme dengan segala percabangannya. 14    . II. Adapun ide modernisasi yang dikembangkan adalah lebih di letakkan di atas dasar materialisme. Selanjutnya ia menjelaskan. Dimana inti jawabannya tercakup dalam kesimpulan sikapnya. mengapa Nurcholish Madjid menolak “Sekularisme”.3. Dan atheisme adalah puncak sekularisme. dengan berpijak pada prinsip iman kepada Tuhan. Dengan modernisasi.mengadopsi lifestyle Barat tapi karena dorongan keinginan yang kuat untuk meniru Barat. dan sekularisme itulah yang sebenarnya sebagai sumber segala imoralitas. Dimana wujud keterkaiatan tersebut adalah akibat dorongan besar terjadinya Revolusi industri (teknologis) di Inggris dan Revolusi Sosial-Politik di Perancis. bukan westernisasi. ia berusaha untuk memberi “jawaban Islam” terhadap masalahmasalah modern yang tengah dihadapi sekarang ini.

Pandangan Nurcholish diatas. ia berusaha menafsirkan ideologi modernisasi itu bertolak dari ajaran Islam. bukan seperti modernisasi yang di kembangkan Barat. pandangan itu adalah merupakan cerminan pandangan Muslim idealis. agar mampu memberi respon positif terhadap proses modernisasi. Bila di simak secara seksama berbagai tulisan Nurcholish Madjid tentang ide modernisasi. Gagasan Nurcholish Madjid tentang makna modernisasi yang “Rasionalisasi”. artinya. Dimana ia menganjurkan adanya pembaharuan pemahaman Islam agar tidak dijadikan doktrin tanpa pengembangan. adalah lebih ditunjukkan sebagai kritik kepada diri umat Islam itu sendiri. Namun tetap bertolak kepada faktor iman. sesungguhnya bermaksud memberi landasan secara teologis. oleh seorang sarjana Muslim Malaysia. 15    . terutama bagi golongan intelektual. pada dasarnya di maksudkan untuk menolak bentuk-bentuk tradisionalisme dan sektarianisme. menilai bahwa. yang mengangkat tesis doktornya mengenai gerakan pembaharuan Islam di Indonesia. karena diletakkan di atas dasar faham materialisme dan sekularisme.

Fanatis buta terhadap peradaban Barat materealistis yang merambah aspek sosial. Dan tidak pernah terbayangkan dalam Islam adanya dikotomi agama dari negara. kultural dan teknologi.B A B III PENUTUP III. sosial. Ini mengakibatkan terhapusnya karakter sosok muslim sejati dari dalam jiwa mayoritas umat Islam. dengan gaya Barat. Arus ini bertujuan mewarnai kehidupan bangsa-bangsa. terutama kaum Muslimin. Kemudian kaum Muslimin dijadikan tawanan budaya yang meniru secara total peradaban Barat. 16    .1 Kesimpulan Westernisasi merupakan sebuah arus besar yang mempunyai jangkauan politik. Mengadopsi paham dikotomi agama dari negara (sistem sekuler) sebagaimana telah dipraktekkan di Eropa setelah kebebasannya dari cengkeraman dominasi gereja dan tokoh-tokoh agama kristen. mereka ambil sisi terburuk dari Eropa dan melupakan sisi baik berupa kemajuan Barat dalam ilmu pengetahuan dan tekhnologi. Pola hidup mereka berubah laksana potret tiruan falsafah hidup (world view) masyarakat Eropa yang materealis. b. Dengan cara menggusur kepribadian Muslim yang merdeka dan karakteristiknya yang unik. Proses westernisasi (pembaratan) di dunia Islam terkait dengan dua fakta penting: a. bahkan taqlid buta ini melebihi taqlidnya peradaban Barat terhadap kebangkitan Eropa dalam ilmu pengetahuan. moral dan keyakinan. sebagaimana diketahui penyebabnya adalah kontradiksi paham yang dianut pemuka agama kristen dengan munculnya kebangkitan pengetahuan di Eropa sedangkan Islam tidak mengenal kontradiksi antara agama dan negara.

Aqidah yang kokoh dan benar akan membawa kaum muslimin menjalani aturan syari’at Islam dengan mantap dan sempurna. bukan seperti modernisasi yang di kembangkan Barat. sesungguhnya bermaksud memberi landasan secara teologis. maka kondisi yang pernah terjadi pada masa-masa kejayaan Islam tidak mustahil akan kembali terulang. Paham-paham yang disebarkan dalam upaya westernisasi ini benar-benar merusak tatanan atau sistem kehidupan dalam masyarakat Islam. Tiga dimensi itu ialah Aqidah. Pandangan Islam sendiri terhadap westernisasi ialah betapa berbahayanya upaya-upaya yang dilakukan Barat untuk mewujudkan westernisasi di dunia Islam. artinya. Jika aturan syari’at telah dijalankan. Sekularisme. Syari’at. Bila di simak secara seksama berbagai tulisan Nurcholish Madjid tentang ide modernisasi.Paham-paham yang dumunculkan Gerakan Westernisasi seperti Liberalisme. dan Fanatisme. Pandangan Modernisasi Nurcholish Madjid merupakan gerakan penolakan paham kebarat-baratan dan pernyataan 17    . Namun tetap bertolak kepada faktor iman. ia berusaha menafsirkan ideologi modernisasi itu bertolak dari ajaran Islam. dan Akhlak. dikarenakan aqidah dan syari’at Islam selalu menunjukkan kebenaran dan kebaikan. Aqidah dan syari’at membentuk watak atau prilaku yang mulia. Kondisi umat Islam pada saat ini Mengupayakan untuk kembali kepada tiga dimensi ajaran pokok Islam adalah solusi utama dalam memerangi pemikiran Barat. terutama bagi golongan intelektual. Materialisme. agar mampu memberi respon positif terhadap proses modernisasi. Pandangan Nurcholish Madjid terhadap Modernisme merupakan kritik terhadap pemeluk ajaran Islam yang saat ini kehilangan identitas dan lebih menganut paham kebarat-baratan (westernisasi). Darwinisme.

18    .2. III. Namun. Akan menjadikan kita orang khalifatullah yang membumikan Sifat-sifat Ilahia dimuka Bumi. dengan kembali kepada tiga dimensi pokok Ajaran Islam merupakan Tameng paling Kuat untuk setiap Muslim dalam membentengi diri dari serangan-serangan gerakan westernisasi.1 Saran. sudah seharusnya kita memahami Hakikat Ajaran islam secara Kaffah dan berekplorasi dengan apa yang kita miliki untuk selalu menuju kepada kesempurnaan. media dan metode yang digunakan perlahan-lahan menjadi Virus yang perlahan-lahan merontokkan Hakikat Islam dan menyandingkannya dengan Paham Kebarat-baratan yang materialis. Westernisasi merupakan bahaya dan tantangan tersendiri bagi ajaran Islam.sikap akan perubahan sebagaimana hakikat Manusia untuk selalu bergerak menuju kepada ‘Kesempurnaan’. Sebagai Seorang Muslim. maka adalah kewajiban bagi setiap pemeluknya untuk terus mengkaji dan mendalami dan menjadikan sebagai pengangan Hidup yang mengatur segala urusan (dunia dan akhirat). Ajaran Islam Bukanlah Dokrin yang mati dan statis. Penulis yakin dengan kita memahami dan memaknai Ajaran Islam secara utuh dan menyeluruh.

com/2009/03/westernisasi_13. Website/Blog : http://samuderailmufortuna. Salah Kaprah Dalam Beragama Islam.htm http://rizkian. Sinergi Persadatama Foundation. Drs. Yogyakarta: Ombak. Sinergi Persadatama Foundation. September 2008.masbied. 25 Prinsip Islam Moderat. dan Demokrasi Liberal. 2003.com/2011/03/06/pengaruh-westernisasi-terhadapmasyarakat-pedesaan/ http://www.html http://blog. Hashemi Nader.re. Ahmad Fuad. Supriyono Iman.wordpress. Dkk. Mei 2010. Amir P.com/2010/02/20/nurcholish-madjid-modernisasisekularisasi-dan-desakralisasi/ 19    . Pemuda di Persimpangan Jalan. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. Yusuf. Solichin.or.H. Surabaya: PADMA Press. Ali. Sekularisme. 2010. Demokrasi Lokal: Perubahan dan Kesinambungan Nilai-Nilai Budaya Politik Lokal. April 2007. Zuhro R. Juli 2004. 2010. Jakarta: Pusat konsultasi Syari’ah. 2009. ISLAM. Yayasan Inovasi Kaltim Bekerja sama dengan Pustaka Timur.blogspot. Qaradhawi Dr.Jakarta: Pustaka Al-Kautsar. Islam AKTUAL. Jakarta: Pustaka Firdaus. Siti. Al-ittihad al-Alamiy li Ulama al-Muslimin.DAFTAR PUSTAKA Rahmat Jalaluddin. Sekular Ekstrim.id/persepsi-islam-terhadap-perkembangan-sains-danteknologi. Surabaya: SNF Consulting. Filsafat Islam. 2000 Mustofa Agus. HMI Candradimuka Mahasiswa . Anda Jago kandang atau Kelas Dunia?. Desember 2010. Bandung: PT Mizan Pustaka. Al-Ahwani Dr.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful