kepala negara dan perwakilan dari 189 negara Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang mulai dijalankan pada

September 2000, berupa delapan butir tujuan untuk dicapai pada tahun 2015. Targetnya adalah tercapai kesejahteraan rakyat dan pembangunan masyarakat pada 2015. Target ini merupakan tantangan utama dalam pembangunan di seluruh dunia yang terurai dalam Deklarasi Milenium, dan diadopsi oleh 189 negara serta ditandatangani oleh 147 kepala pemerintahan dan kepala negara pada saat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Milenium di New York pada bulan September 2000 tersebut. Pemerintah Indonesia turut menghadiri Pertemuan Puncak Milenium di New York tersebut dan menandatangani Deklarasi Milenium itu. Deklarasi berisi komitmen negara masing-masing dan komunitas internasional untuk mencapai 8 buah sasaran pembangunan dalam Milenium ini (MDGs), sebagai satu paket tujuan yang terukur untuk pembangunan dan pengentasan kemiskinan. Penandatanganan deklarasi ini merupakan komitmen dari pemimpin-pemimpin dunia untuk mengurangi lebih dari separuh orang-orang yang menderita akibat kelaparan, menjamin semua anak untuk menyelesaikan pendidikan dasarnya, mengentaskan kesenjangan jender pada semua tingkat pendidikan, mengurangi kematian anak balita hingga 2/3 , dan mengurangi hingga separuh jumlah orang yang tidak memiliki akses air bersih pada tahun 2015. Sasaran MDGs Deklarasi Millennium PBB yang ditandatangani pada September 2000 menyetujui agar semua negara: 1. Memberantas kemiskinan dan kelaparan  Pendapatan populasi dunia sehari $1.  Menurunkan angka kemiskinan. 2. Mencapai pendidikan untuk semua  Setiap penduduk dunia mendapatkan pendidikan dasar. 3. Mendorong kesetaraan jender dan pemberdayaan perempuan  Target 2005 dan 2015: Mengurangi perbedaan dan diskriminasi gender dalam pendidikan dasar dan menengah terutama untuk tahun 2005 dan untuk semua tingkatan pada tahun 2015. 4. Menurunkan angka kematian anak  Target untuk 2015 adalah mengurangi dua per tiga tingkat kematian anak-anak usia di bawah 5 tahun. 5. Meningkatkan kesehatan ibu  Target untuk 2015 adalah Mengurangi dua per tiga rasio kematian ibu dalam proses melahirkan. 6. Memerangi HIV/AIDS, malaria dan penyakit menular lainnya  Target untuk 2015 adalah menghentikan dan memulai pencegahan penyebaran HIV/AIDS, malaria dan penyakit berat lainnya. 7. Memastikan kelestarian lingkungan hidup  Mengintegrasikan prinsip-prinsip pembangunan yang berkelanjutan dalam kebijakan setiap negara dan program serta mengurangi hilangnya sumber daya lingkungan.  Pada tahun 2015 mendatang diharapkan mengurangi setengah dari jumlah orang yang tidak memiliki akses air minum yang sehat.  Pada tahun 2020 mendatang diharapkan dapat mencapai pengembangan yang signifikan dalam kehidupan untuk sedikitnya 100 juta orang yang tinggal di daerah kumuh. 8. Mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan

Millennium Development Goals (MDGs) adalah Deklarasi Milenium hasil kesepakatan

Millennium Development Goals (MDGs)

 Mengembangkan lebih jauh lagi perdagangan terbuka dan sistem keuangan yang berdasarkan aturan, dapat diterka dan tidak ada diskriminasi. Termasuk komitmen terhadap pemerintahan yang baik, pembangungan dan pengurangan tingkat kemiskinan secara nasional dan internasional.  Membantu kebutuhan-kebutuhan khusus negara-negara kurang berkembang, dan kebutuhan khusus dari negara-negara terpencil dan kepulauan-kepulauan kecil. Ini termasuk pembebasan-tarif dan -kuota untuk ekspor mereka; meningkatkan pembebasan hutang untuk negara miskin yang berhutang besar; pembatalan hutang bilateral resmi; dan menambah bantuan pembangunan resmi untuk negara yang berkomitmen untuk mengurangi kemiskinan.  Secara komprehensif mengusahakan persetujuan mengenai masalah utang negara-negara berkembang.  Menghadapi secara komprehensif dengan negara berkembang dengan masalah hutang melalui pertimbangan nasional dan internasional untuk membuat hutang lebih dapat ditanggung dalam jangka panjang.  Mengembangkan usaha produktif yang layak dijalankan untuk kaum muda.  Dalam kerja sama dengan pihak "pharmaceutical", menyediakan akses obat penting yang terjangkau dalam negara berkembang  Dalam kerjasama dengan pihak swasta, membangun adanya penyerapan keuntungan dari teknologi-teknologi baru, terutama teknologi informasi dan komunikasi. MDGs di Indonesia Indonesia, sebagai salah satu negara dari 189 negara anggota PBB yang turut menandatangani kesepakatan Milenium Development Goals (MDGs) yang dicanangkan PBB di awal era perubahan abad 20 ke abad 21, didalam implementasi komitmennya, dilaksanakan dengan penciptaan program pembangunan yang tercantum pada Rencana PembangunanJangka Menengah ( RPJM ), sebagai satu paket pembangunan yang terukur guna memenuhi hasil kesepakatan yang akan dicapai pada kurun waktu tahun 2000 hingga akhir tahun 2015. Sejatinya, ”Millennium Development Goals 2015” dengan penetapan 18 target (sasaran) dan 48 indikator sebagai alat ukur kinerja masing-masing rencana aksi, yang terangkum dalam 8 (delapan) hasil kesepakatan pada setiap tujuan MDGs yang akan dicapai sampai dengan tahun 2015, menjadi referensi penting bagi pembangunan di Indonesia dalam kerangka praktis namun berbobot untuk mengukur pembangunan yang diupayakan. Mengacu pada rasio pencapaian target MDGs 2015 secara kuantitatif dan terjadwal dalam penanggulangan dimensi kemiskinan, penyediaan infrastruktur dasar, promosi persamaan gender, pendidikan, dan lingkungan berkelanjutan yang juga merupakan upaya pemenuhan hak asasi manusia, Pemerintah Indonesia dengan komitmen yang tinggi untuk mencapai sasaran sasaran tersebut, walaupun mengalami banyak kendala terus melakukan kreatifitas program dengan akselerasi pencapaian yang dilandasi semangat kebersamaan seluruh pemangku kepentingan nasional. Menyadari peran strategis Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, terkait dengan strategi Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat yang memiliki daya dukung luas dengan menggali spirit dalam makna yang dapat mempercepat terwujudnya sasaran dan target Indonesia MDGs 2015, memerlukan sebuah medium yang komprehensif yaitu dalam bentuk ”Pameran & Forum” untuk menjabarkan upaya pemerintah dengan inventarisasi situasi pembangunan yang terkait dengan pencapaian sasaran, pengukuran, dan menganalisa kemajuan seiring dengan upaya menjadikan pencapaian-pencapaian ini

menjadi kenyataan, sekaligus mengidentifikasi dan meninjau kembali kebijakan-kebijakan dan program-program pemerintah yang dibutuhkan untuk memenuhi sasaran-sasaran Indonesia MDGs 2015. Di Indonesia sendiri, melalui program pencapaian MDGs, SBY menginstruksikan penjabaran butir-butir tujuan di atas menjadi target-target yang lebih praktis dan derivatif. Berdasarkan situs resminya, MDGs sendiri oleh Indonesia diterjemahkan sebagai beberapa tujuan dan upaya pembangunan manusia, sekaligus sebagai usaha penanggulangan kemiskinan ekstrem. Boleh dikatakan, presiden kita, SBY hingga saat ini tergolong salah satu dari beberapa kepala negara yang cukup aktif mewakili Indonesia dalam beberapa acara manifestasi internasional. Hingga periode kedua pemerintahannya ini SBY berulang kali ke luar negeri dan menghadiri pertemuan baik secara bilateral dengan beberapa kepala negara, maupun secara konferensional seperti pada beberapa konferensi isu perubahan iklim dan pemulihan ekonomi. Saat ini boleh dikatakan pula bahwa Indonesia menjadi salah satu negara yang “diperhitungkan” dalam forum diskusi internasional. MDGs ini sendiri saat ini sudah memiliki sistem koordinasi sendiri yang oleh pemerintah Indonesia diupayakan agar bisa efektif dalam pencapaiannya. Saat ini pemerintahan SBY sudah memasuki periode ke-2. MDGs nampaknya perlu disosialisikan lebih luas ke masyarakat dengan dengan interpretasi dan pembahasan yang lebih sederhana. SBY selaku pemegang tongkat koordinasi penyelenggaraan pemerintahan serta penyalur program-program dunia untuk masyarakatnya memang dituntut untuk selalu terbuka dan solutif. Dengan serangkaian tim kerja serta koordinator kabinet pastilah tidak begitu susah untuk membuat masyarakat mengetahui program-program pemerintah yang paling baik, apalagi memang hanya menyangkut kesejahteraan masyarakat. MDGs saat ini memang belum begitu populer di tahah air, masih banyak masyarakat yang belum paham bahkan menyebut istilahnya saja sudah susah payah. Maka sekali lagi, adalah tugas pemerintah yang membahasakannya agar lebih “merakyat”. Sosialisasi program dunia untuk masyarakat Indonesia bisa juga menjadi media pembangunan hubungan baik antara pemerintah dan masyarakat yang saat ini sangat rentan terhadap isu-isu diferensial dan cenderung menimbulkan reaksi represif. Beberapa isu yang terjadi belakangan ini semakin menguatkan adanya indikasi bahwa hubungan pemerintah dengan rakyat semakin renggang dan tegang. Di saat seperti inilah masyarakat membutuhkan kedewasaan pemerintah yang bisa menjadi panutan. Karena pada hakikatnya, hampir tidak ada rakyat yang anti terhadap pemerintahnya sendiri. Bagaimanapun, program Millenium Development Goals (MDGs) ini sangat cocok merepresentasikan masalah-masalah yang dialami Indonesia. Adalah betul bahwa melalui MDGs negara-negara lain juga saat ini berjuang menyelesaikan masalah-masalah yang sama, dengan caranya masing-masing. Maka, memasuki tahun kedua dalam periode kedua pemerintahannya, SBY memang sepatutnya berpikir keras guna memposisikan diri dan pemerintahannya di antara masyarakat dalam menghadapi tantangan-tantangan ke depan ini. Target penyelesaian krisis pada tahun 2015 yang dicanangkan pemerintah tentunya didukung penuh oleh segenap masyarakat. Karena itulah, implementasi dan penyelesaian misi-misinyalah yang harus disiasati pemerintah agar jauh dari konflik dan selalu bisa diterima masyarakat. Dalam kondisi sudah lumayan dipandang dunia seperti ini, Indonesia bawjib membuktikan sesuatu, paling tidak memperlihatkan kemajuan-kemajuan MDGs pada 2015. Sasaran MDGs di Indonesia

Menanggapi pendapat tentang kemungkinan Indonesia gagal mencapai tujuan MDGs apabila beban mengatasi kemiskinan dan mencapai tujuan pencapaian MDG di tahun 2015 serta beban pembayaran utang diambil dari APBN di tahun 2009-2015. termasuk masyarakat madani. mulai dari tahap perencanaan seperti yang tercantum pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) hingga pelaksanaannya. baru menurun drastis (2016) menjadi Rp66. Namun. Program-program MDGs seperti pendidikan. beban pembayaran utang Indonesia terbesar akan terjadi pada tahun 2009-2015 dengan jumlah berkisar dari Rp97.54 triliun (2015) rentang waktu yang sama untuk pencapaian MDGs. lingkungan hidup. Pencapaian MDGs di Indonesia akan dijadikan dasar untuk perjanjian kerjasama dan implementasinya di masa depan. Laporan ini menunjukkan bahwa Indonesia berada dalam jalur untuk mencapai tujuan tersebut. dan lembaga donor. per 31 Agustus 2008. dan pemberdayaan perempuan membutuhkan biaya yang cukup besar. Kini MDGs telah menjadi referensi penting pembangunan di Indonesia. Hasil kesepakatan yang didapat adalah untuk negara maju menyisihkan sekitar 0. sebagian utang bisa dikonversi untuk bantu itu. namun pemerintah memiliki komitmen untuk mencapai sasaran-sasaran ini dan dibutuhkan kerja keras serta kerjasama dengan seluruh pihak. Menurut Direktur Eksekutif International NGO Forum on Indonesian Development (INFID) Don K Marut Pemerintah Indonesia perlu menggalang solidaritas negara-negara Selatan untuk mendesak negara-negara Utara meningkatkan bantuan pembangunan bukan utang. Pada tahun 2010 hingga 2012 pemerintah dapat mengajukan renegosiasi utang. kelaparan. kesetaraan gender. mengukur.Setiap negara yang berkomitmen dan menandatangani perjanjian diharapkan membuat laporan MDGs. Hal ini termasuk kampanye untuk perjanjian tukar guling hutang untuk negara berkembang sejalan dengan Deklarasi Jakarta mengenai MDGs di daerah Asia dan Pasifik. Merujuk data Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Departemen Keuangan. pencapaiannya lintas provinsi tidak seimbang. [3] [4] Kontroversi MDGs di Indonesia Upaya Pemerintah Indonesia merealisasikan Sasaran Pembangunan Milenium pada tahun 2015 akan sulit karena pada saat yang sama pemerintah juga harus menanggung beban pembayaran utang yang sangat besar. sekaligus mengidenifikasi dan meninjau kembali kebijakan-kebijakan dan program-program pemerintah yang dibutuhkan untuk memenuhi sasaran-sasaran ini. dan menganalisa kemajuan seiring dengan upaya menjadikan pencapaian-pencapaian ini menjadi kenyataan. kesehatan.70 triliun. pihak swasta. Indonesia akan gagal mencapai tujuan MDGs. kemiskinan. tanpa syarat dan berkualitas minimal 0. tanpa upaya negosiasi pengurangan jumlah pembayaran utang Luar Negeri. Dengan tujuan utama mengurangi jumlah orang dengan pendapatan dibawah upah minimum regional antara tahun 1990 dan 2015. Walaupun mengalamai kendala.7 persen dan menolak ODA (official development assistance) yang tidak bermanfaat untuk Indonesia [5].7 persen dari . Laporan Sasaran Pembangunan Milenium ini menjabarkan upaya awal pemerintah untuk menginventarisasi situasi pembangunan manusia yang terkait dengan pencapaian sasaran MDGs. Beberapa negara maju telah berjanji dalam konsesus pembiayaan (monetary consensus) untuk memberikan bantuan. Sekretaris Utama Menneg PPN/Kepala Bappenas Syahrial Loetan berpendapat apabila bisa dibuktikan MDGs tidak tercapai di 2015. Jumlah pembayaran utang Indonesia.7 triliun (2009) hingga Rp81. Pemerintah Indonesia melaksanakannya dibawah koordinasi Bappenas dibantu dengan Kelompok Kerja PBB dan telah menyelesaikan laporan MDGs pertamanya yang ditulis dalam bahasa Indonesia dan kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris untuk menunjukkan rasa kepemilikan pemerintah Indonesia atas laporan tersebut.

000 kelahiran hidup. Selain itu ditegaskannya sektor pendidikan juga merupakan akar dari seluruh program yang harus dicapai dalam MDG‟s 2015 karena tanpa kemajuan pendidikan maka kemajuan dalam program lain akan sulit diwujudkan. Ivan Ahda juga berharap tercapai atau tidaknya target MDG‟s 2015. termasuk melalui upaya memberantas korupsi. “Kalau misalnya mau tercapai 2015 artinya pemerintah harus melakukan lompatan yang menurut saya tidak usah menunggu pemimpin baru.mdgs. Iris Gera | Jakarta        More Sharing Services Foto: Iris Gera Masalah sanitasi dan kurangnya akses terhadap air bersih di kota-kota besar di Indonesia. lambat lah ya. Kepada VoA di Jakarta hari Kamis (9/2). serta masih sulitnya akses pendidikan dan kesehatan di daerah-daerah maka Indonesia akan sulit mencapai target MDG 2015.org/wiki/Sasaran_Pembangunan_Milenium http://muda. “Menurut pandangan saya ketinggalan kereta dan perlu perhatian sangat khusus dan kerja keras kita semua kalau kita ingin mencapai sasaran MDGs kita pada tahun 2015.kompasiana. padahal menurut target MDGs 2015 angka tersebut harus mampu turun menjadi sekitar 102 orang per 100. yayasan yang sangat peduli dengan program-program pencapaian MDG 2015 yaitu Ivan Ahda. Bahkan ia mengingatkan tindak pidana korupsi yang masih marak terjadi di Indonesia merupakan akar persoalan yang sangat berdampak negatif terhadap upaya pencapaian target MDG‟s 2015. tidak usah kemudian nunggu Pemilu segala macam. perlu usaha keras bagi Indonesia untuk mencapai target MDG 2015. Sumber http://id." ungkap Ivan Ahda. ada apa yang itu semuanya berpengaruh kepada pencapaian MDGs.000 kelahiran hidup.7 persen. sesederhana itu saja. ketiga sasaran yang ketinggalan itu adalah angka kematian ibu melahirkan. pertama adalah masalah laju dia di sana tapi laju ini masih lama.” Kementerian Kesehatan RI mencatat hingga 2011 di Indonesia angka kematian ibu saat melahirkan sebesar 228 orang per 100.000 kelahiran hidup. penanggulangan HIV/Aids.com/2010/07/29/sby-indonesia-dan-mdgs/ http://www. Kementerian Kesehatan juga mencatat hingga 2011 penderita penyakit HIV/Aids sekitar 200 ribu orang dan dinilai pemerintah jumlah tersebut masih sangat mengkhawatirkan. hanya sekitar 5-6 negara yang memenuhi sebagian besar ada di Skandinavia atau Belanda yang sudah sampai 0. akses air minum dan sanitasi dasar yang layak. yang kedua udah lajunya lambat kebanyakan kerikil atau batu lagi. kita udah on the track nih sebenarnya. Hal senada juga disampaikan Koordinator Yayasan Forum Indonesia Muda. Budiono mengatakan. Namun konsensus ini belum dipenuhi banyak negara.persadamulticendekia. Pemerintah Indonesia menyadari masih tertinggal dalam mencapai target yang ditetapkan dalam Tujuan Pembangunan Milenium atau Millennium Development Goals (MDG) tahun 2015. ada korupsi. “Tapi dalam concern kita tercapai atau tidaknya MDGs sebenarnya bukan patokan bahwa kita berhenti berjuang atau apa.” kata Ivan selanjutnya. Sebelumnya Wakil Presiden. pemerintah dan masyarakat harus tetap memiliki semangat meningkatkan kerjasama untuk perbaikan bangsa ke depannya nanti. Boediono berpendapat ada tiga hal yang masih tertinggal sehingga Indonesia akan sulit mencapai target MDG‟s 2015.com/ erita RSS Kamis.wikipedia. dan batunya itu datang dari mereka sendiri. kita sih masih optimis. Sementara angka kematian bayi usia nol hingga 11 bulan di Indonesia sebesar 34 orang per 1.000 kelahiran hidup. Kalau orang udah on the track ada dua kemungkinan. 09 Februari 2012 Indonesia Masih Tertinggal untuk Capai Target Pembangunan Milenium 2015 Koordinator Yayasan Forum Indonesia Muda.com/program-kegiatan/lumbung-masyarakat-mandiri-baitul-mal/157-wapres-anugerahkan-penghargaan-indonesia-mdg-award .desainovasi. http://www.GDP mereka untuk membantu negara miskin atau negara yang pencapaiannya masih di bawah. Ivan Ahda berpendapat walaupun jika dilihat kondisi saat ini di Indonesia seperti masih tingginya angka kemiskinan. namun ditambahkannya pemerintah dan masyarakat harus tetap optimistis dapat tercapai meski harus didukung melalui kemauan politik pemerintah dan didukung berbagai program pro rakyat. masih jauh dari target yang ingin dicapai dalam MDGs 2015 (foto: dok). Ivan Ahda mengatakan. padahal target MDGs 2015 harus mampu turun menjadi 23 orang per 1. melemahkan perjuangan kita. kalaupun kemudian kita melihat banyak hambatan ke arah sana bukan melemahkan usaha kita.

Para inspirator akan menjadi duta yang diharapkan dapat menyebarluaskan semangat pencapaian tujuan-tujuan MDGs di wilayah masing-masing. tampak dari partisipasi aktif berbagai pihak dan pelaku pembangunan dalam mempromosikan keberhasilan program pembangunannya melalui Indonesia Millennium Development Goals Awards 2011 (IMA 2011). Indonesia Country Director World Food Programme (WFP) Coco Ushiyama. KAS/LI-10 . 28 sektor swasta. Program-program pembangunan yang didaftarkan meliputi sejumlah pencapaian MDGs di bidang nutrisi. 01 DESEMBER 2011 21:11 WIB Penganugerahan MDG Awards 2011 BERITA TERKAIT  tidak ada berita yang terkait LENSAINDONESIA. Pada 31 Januari 2012 IMA 2011 akan menggelar festival nasional MDGs dan pameran yang menampilkan berbagai program pemangku kepentingan MDGs. yang kali ini bertema “Beraksi untuk Negeri”. IMA 2011 juga menggelar serangkaian kegiatan seperti seminar inspiratif yang bertujuan menemukan 10 inspirator yang akan disebut sebagai “Pencerah Nusantara”. 31 Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan 20 organisasi pemuda yang mengajukan program unggulannya untuk berkompetisi meraih penghargaan. Panitia program masih menyediakan waktu sampai tanggal 15 Desember 2011 kepada kabupaten/kota dari seluruh Indonesia dan pihak-pihak lainnya. penyelenggaraan IMA tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Direktur Pemberitaan Metro TV Suryopratomo. Sejumlah dewan juri terdiri dari sejumlah tokoh yang berkompeten di bidangnya. Sementara. dampak dan hasil program serta keberlanjutan. Ketua Yayasan Inovasi Pemerintah Daerah (YIPD) Dr Erna Witoelar. sekaligus sebagai Ketua Dewan Juri Indonesia MDG Awards 2011 Prof Dr dr Nila Moeloek SpM. Wakil Menteri Pertanian dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Dr Rusman Heriawan. Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN) Dr Nafsiah Mboi SpA MPH. “Proses penjurian demikian selektif dan komprehensif. “Kami sangat berbahagia menyaksikan animo dan optimisme berbagai pihak dalam menyukseskan pencapaian tujuan-tujuan MDGs melalui program penghargaan IMA 2011.” ujarnya.” lanjutnya. Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementrian Kesehatan (Kemenkes) Prof dr Tjandra Yoga Aditama SpP (K) MARS DTM&H DTCE.” ujar utusan khusus Presiden SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) untuk MDGs. “Sampai hari ini tercatat 75 kabupaten/kota. namun dewan juri juga akan melakukan kunjungan ke lokasi pembangunan yang dipromosikan oleh peserta kompetisi.COM: Gairah berbagai pemangku kepentingan di Indonesia dalam mempercepat perwujudan Millennium Development Goals (MDG) yang mendekati tenggang waktunya di tahun 2015. Salah satunya.Promosikan Pembangunan Lewat Indonesia Millenium Development 75 Kabupaten Promosikan Pembangunan Daerah Lewat MDG Awards KAMIS. Redaktur Senior Kompas Dr Ninok Leksono. pengembangan dan pembelajaran program. sedikitnya 145 partisipan tercatat telah mendaftarkan program suksesnya dalam ajang penghargaan tahunan ini. Kepala Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI) Dr Sonny Harry B Harmadi dan Prof Dr Fasli Jalal. seperti Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi. Ketua Panitia IMA 2011 sekaligus asisten utusan khusus Presiden SBY. Tidak hanya dilakukan secara online. Seluruh peserta akan berkompetisi memperebutkan 16 versi penghargaan dalam kategori umum dan sejumlah kategori khusus. kesehatan ibu dan anak. untuk mendaftarkan program suksesnya dan menjadi inspirasi bagi para pelaku pembangunan lainnya. semakin meningkat. “Penilaian meliputi kualitas penyusunan program. Hal ini untuk menyaksikan langsung dan mencocokan dengan prestasi pembangunan yang dipresentasikan. Sejak diluncurkan secara resmi tanggal 12 Oktober 2011 lalu. pengelolaan program. Selain didukung dengan teknologi informasi untuk menjangkau publik yang lebih luas serta untuk mempermudah proses pendaftaran dan penjurian. akses ke air minum yang layak dan sanitasi dasar serta HIV/AIDS dan penyakit menular lainnya. Kami sangat optimis dan gembira dengan tingkat partisipasi ini.” jelas Diah S Saminarsih. Sebelum sampai pada puncak acara malam penganugerahan IMA 2011 pada tanggal 1 Februari 2012 mendatang di Jakarta dan akan ditayangkan di Metro TV.

melalui program pencapaian MDGs. presiden kita. Indonesia. headline protonomi . Namun. Presiden kita. MDGs sendiri oleh Indonesia diterjemahkan sebagai beberapa tujuan dan upaya pembangunan manusia. proOTONOMI . dan MDGs OPINI | 29 July 2010 | 23:00 Dibaca: 4177 Komentar: 2 Nihil Millenium Development Goals (MDGs) saat ini merupakan salah satu isu dunia yang praktisnya berupa delapan tujuan utama pekerjaan rumah (pe-er) bersama seluruh negara dan masyarakat dunia. apakah MDGs itu sendiri saat ini sudah berhasil disosialisasikan dengan baik oleh SBY melalui pemerintahannya kepada seluruh masyarakat di Indonesia? Secara singkat. HEADLINE UTAMA . SBY hingga saat ini tergolong salah satu dari beberapa kepala negara yang cukup aktif mewakili Indonesia dalam beberapa acara manifestasi internasional. MDGs berupa delapan butir tujuan bersama yang mencakup pencapaian tujuan dalam beberapa bidang kehidupan. Hingga periode kedua pemerintahannya ini SBY berulang kali ke luar negeri dan menghadiri pertemuan baik secara . termasuk Indonesia yang harus direalisasikan sesuai target waktu yang disepakati.Editor: Rudi Rubrik : Headline Jatimraya . Boleh dikatakan. jatimraya . SBY menginstruksikan penjabaran butir-butir tujuan di atas menjadi target-target yang lebih praktis dan derivatif. Berdasarkan situs resminya.         Tujuan ke-1: Mengentaskan Kemiskinan dan Kelaparan Tujuan ke-2: Mencapai Pendidikan Dasar untuk Semua Tujuan ke-3: Mendukung Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan Tujuan ke-4: Mengurangi Tingkat Kematian Anak Tujuan ke-5: Meningkatkan Kesehatan Ibu Tujuan ke-6: Memerangi HIV/AIDS dan Penyakit Menular Lainnya Tujuan ke-7: Memastikan Kelestarian Lingkungan Tujuan ke-8: Mengembangkan Kemitraan dalam Pembangunan Di Indonesia sendiri. sekaligus sebagai usaha penanggulangan kemiskinan ekstrem. Susilo Bambang Yudhoyono membawa Indonesia ke atas meja bersama 188 negara di dunia saat MDGs ini dirumuskan melalui Deklarasi Millenium pada tahun 2000 silam. Terkini SBY.

MDGs ini sendiri saat ini sudah memiliki sistem koordinasi sendiri yang oleh pemerintah Indonesia diupayakan agar bisa efektif dalam pencapaiannya. kesenjangan sosial semakin bertambah. diuraikan dari tujuan pertama MDGs. Saat ini boleh dikatakan pula bahwa Indonesia menjadi salah satu negara yang “diperhitungkan” dalam forum diskusi internasional. maupun secara konferensional seperti pada beberapa konferensi isu perubahan iklim dan pemulihan ekonomi. mau tidak mau menjadi pengalih perhatian pemerintah dan kalangan masyarakat dalam negeri dari hal-hal yang tak kalah penting dan esensial seperi realisasi MDGs. Selain itu. mengurangi jumlah masyarakat penderita kelaparan hingga setengahnya. Dari kacamata penulis sendiri nampak hal-hal yang berupa kekhawatiran bahwa saat ini pemerintah sudah cenderung reaktif hanya pada isu-isu jangka pendek yang bergulir di masyarakat. yang tergolong daerah dengan tingkat kemiskinan rendah di Indonesia saja masih susah payah memperbaiki kemiskinan di Kab. Hal ini memang tidak bisa dipungkiri bahwa godaan pemerintahan yang dialami oleh SBY berisiko menjadi batu sandungan jalannya pemerintahan yang seharusnya lebih mengedepankan misi dan target-target pemerintahan yang lebih masuk akal dan realistis. . maka tidaklah berlebihan jika dinilai bahwa hingga saat ini belum ada hasil sama sekali yang dirasakan. Beberapa waktu yang lalu timbul diskusi kecil di beberapa kalangan aktivis dalam negeri yang menyinggung sikap SBY yang dianggap terlalu “cengeng” dan tidak esensial karena sangat mudah menanggapi kritikan kecil semacam pemberitaan media massa sedangkan sudah jarang membahas kiat praktis dalam merealisasikan program pembangunan jangka panjang yang disusun oleh pemerintahannya sendiri. Bagaimana tidak. Sekelumit contoh menurut uraian target MDGs Indonesia yang sebagian besar ditargetkan sudah tercapai pada tahun 2015. baik itu menyentil pemerintah ataupun yang tidak.bilateral dengan beberapa kepala negara. jika dilihat dari kacamata Orang Indonesia dalam perspektif MASYARAKAT. Namun. Indonesia menargetkan mengentaskan kemiskinan minimal 50% dari seluruh masyarakat miskin di Indonesia. Sayangnya. sekelumit masalah dalam negeri yang beberapa di antaranya tergolong krisis dan bersifat alot dalam penyelesaiannya. SBY pastilah sudah sering meluncurkan instruksi-instruksi kepada para pembantunya untuk merealisasikan dua poin ini. Yogyakarta misalnya.

adalah tugas pemerintah yang membahasakannya agar lebih “merakyat”. Saat ini SBY masih setia dengan prgoram KB. program “warisan” penyelenggaraan kesehatan dari pemerintahan sebelumnya. Maka sekali lagi. Beberapa isu yang terjadi belakangan ini semakin menguatkan adanya indikasi bahwa hubungan pemerintah dengan rakyat semakin renggang dan tegang. masih banyak masyarakat yang belum paham bahkan menyebut istilahnya saja sudah susah payah. yakni masih di atas 25% (data tahun 2005). SBY selaku pemegang tongkat koordinasi penyelenggaraan pemerintahan serta penyalur program-program dunia untuk masyarakatnya memang dituntut untuk selalu terbuka dan solutif. angka kematian Ibu di Indonesia menurun hanya sekitar 120. Dalam sepuluh tahun terakhir. Di saat seperti inilah masyarakat . MDGs saat ini memang belum begitu populer di tahah air. yaitu 1 dari 65. Sosialisasi program dunia untuk masyarakat Indonesia bisa juga menjadi media pembangunan hubungan baik antara pemerintah dan masyarakat yang saat ini sangat rentan terhadap isu-isu diferensial dan cenderung menimbulkan reaksi represif. Dengan serangkaian tim kerja serta koordinator kabinet pastilah tidak begitu susah untuk membuat masyarakat mengetahui program-program pemerintah yang paling baik. Hingga saat ini pun belum begitu banyak dirasakan inovasi dan sosialisasi pencapaian tujuan KB sehingga tingkat kelahiran pun masih tergolong tinggi. jadi butuh upaya besar jika target 2015 ditekankan pada semakin rendahnya angka kematian Ibu ini. Saat ini pemerintahan SBY sudah memasuki periode ke-2. Masyarakat selalu ingin tahi “MAU DIBAWA KEMANA KAMI INI. Tingkat kematian Ibu karena proses melahirkan di Indonesia oleh WHO dikategorikan masih tinggi. Masyarakat tentunya tidak ingin programprogram hebat dunia semacam ini hanya menjadi bola manis politik yang pada akhirnya hanya menjadikan pemerintahan “keren”. namun bisa menjadi cikal bakal terwujudnya masyarakat yang memiliki pandangan lebih terbuka pada arah pemerintahan saat ini.Gunungkidul yang sangat kontras dengan kabupatan-kabupaten di sekitarnya. MDGs nampaknya perlu disosialisikan lebih luas ke masyarakat dengan dengan interpretasi dan pembahasan yang lebih sederhana. apalagi memang hanya menyangkut kesejahteraan masyarakat. Hal lain adalah program peningkatan kesehatan ibu. DAN DENGAN KENDARAAN APA?”.

Maka. Tags: rakyat.membutuhkan kedewasaan pemerintah yang bisa menjadi panutan. SBY memang sepatutnya berpikir keras guna memposisikan diri dan pemerintahannya di antara masyarakat dalam menghadapi tantangantantangan ke depan ini. Dalam kondisi sudah lumayan dipandang dunia seperti ini. 15 Desember 2011 | 20:25 WIB      More Sharing Services Share on facebook Share on print . implementasi dan penyelesaian misi-misinyalah yang harus disiasati pemerintah agar jauh dari konflik dan selalu bisa diterima masyarakat. memasuki tahun kedua dalam periode kedua pemerintahannya. Indonesia bawjib membuktikan sesuatu. Target penyelesaian krisis pada tahun 2015 yang dicanangkan pemerintah tentunya didukung penuh oleh segenap masyarakat. Karena pada hakikatnya. dengan caranya masingmasing. [ditulis untuk SBY dan segenap rakyat Indonesia yang percaya pada tujuan perbaikan] Lebih jelas. TARGET MDGs bisa diklik di sini. program Millenium Development Goals (MDGs) ini sangat cocok merepresentasikan masalah-masalah yang dialami Indonesia. pembangunan. Adalah betul bahwa melalui MDGs negara-negara lain juga saat ini berjuang menyelesaikan masalah-masalah yang sama. paling tidak memperlihatkan kemajuan-kemajuan MDGs pada 2015. sby    o o o Laporkan Tanggapi Beri Nilai BPS: Pemerintah Agar Fokus Ke Target MDG Oleh Ana Noviani Kamis. Karena itulah. hampir tidak ada rakyat yang anti terhadap pemerintahnya sendiri. Bagaimanapun.

semua program pengentasan kemiskinan dikaji dan dikoordinasikan dengan lebih optimal. memeratakan akses pendidikan.49%. melestarikan lingkungan hidup. Selain itu. Nila Moeloek utusan khusus MDGs di Indonesia juga menyoroti pentingnya kerja sama dan koordinasi pemerintah dan civil society untuk mencapai target-target MDGs. Selain soal kemiskinan.000 kelahiran hidup pada 2015. pemerintah menargetkan tingkat kemiskinan sekitar 11. Pemerintah. MDGs menargetkan AKI hanya 102 per 100. Menurutnya." ungkap Happy dalam acara Sosialisasi IPM dan MDGs. Rudy menekankan pentingnya efektivitas program-program pengentasan kemiskinan. tingkat kemiskinan di level 12. Pemerintah ingin meng-cover bukan hanya masyarakat miskin. "Pada 2011. tapi juga rumah tangga hampir miskin dan rumah tangga yang rentan kemiskinan. Menurutnya. program pengentasan kemiskinan akan didasarkan pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN 2012-2014) yang mencakup empat cluster penganggulangan kemiskinan. Berita Terkait      Angka Kematian Ibu Masih Jadi Persoalan Bangsa Ini SBY Minta Belanja Dana Hibah US$600 Juta Tepat Sasaran Pemerintah Janji Buka 3. sebagian target MDGs diproyeksikan dapat tercapai (on-track). Koordinasi di pemerintah daerah dan kementerian/lembaga terkait juga perlu dioptimalkan. Dalam APBN-P 2011. di bidang kemiskinan. (Bsi)    More Sharing Services Share on facebook Share on print . terutama target MDGs yang menyangkut tingkat kemiskinan dan kelaparan. sedangkan pada 2014. Namun.9 Juta Lapangan Kerja 2012 Beras Untuk Rakyat Miskin Bandung Disalurkan Lagi KABAR MAKASSAR: Ekonomi Sulsel Tumbuh 8% Pada 2012 JAKARTA: Badan Pusat Statistik mengingatkan pemerintah untuk fokus pada upaya pencapaian target-target Millenium Development Goals (MDGs) 2015. hari ini. serta mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan. seperti Jamkesmas. Direktur Penanggulangan Kemiskinan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Bappenas Rudy Soeprihadi Prawiradinata mengaku optimistis tingkat kemiskinan dapat tercapai. Jampersal. Upaya pemerintah harus lebih gencar. "PPLS itu mencakup 40% dari rumah tangga terbawah.000 kelahiran hidup sejak 2007. menurunkan angka kematian ibu dan anak. BPS juga menyoroti target Angka Kematian Ibu (AKI) yang cenderung stagnan di tingkat 228 per 100. PNPM. serta kesehatan masyarakat. diperlukan pengawasan dan evaluasi yang intensif agar program-program pengentasan kemiskinan dapat berjalan dengan efektif.49%." Sebelumnya. Happy juga menilai pengendalikan penyebaran HIV/AIDS dan kasus penyakit menular lainnya. beasiswa miskin. serta komitmen mengintegrasikan prinsip pembangunan 'hijau' sebagai tantangan MDGs yang butuh upaya ekstra dari pemerintah dan semua lapisan masyarakat.5%." tutur Rudy. padahal tahun ini tingkat kemiskinan masih berada di tingkat 12. Padahal. lanjutnya. juga sudah menyiapkan Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) sebagai unifikasi data yang akan menjadi database untuk implementasi program-program penganggulangan kemiskinan. sehingga pengentasan kemiskinan dapat tercapai. Jamkesda. "Perlu keseriusan dari kementerian/lembaga terkait agar pembangunan dan pertumbuhan ekonomi dapat berkesinambungan dan berdampak pada semua lapisan masyarakat." kata Rudy. hari ini. Namun.5-12. KUR dan bantuan sosial lainnya." katanya ketika dihubungi Bisnis. terutama memaksimalkan kinerja tim koordinasi pengentasan kemiskinan daerah (TKPKD) di tingkat provinsi dan kabupaten karena semua program eksekusinya di daerah. Happy Hardjo mengungkapkan berdasarkan potret BPS.55% pada 2015. mendorong kesetaraan gender. Direktur Statistik Kesejahteraan Rakyat BPS S. "Seperti raskin itu perlu perbaikan dari sisi distribusi ke berbagai titik bagi di daerah. tingkat kemiskinan diperkirakan 8-10% secara nasional. Karena tahun ini kan sudah dibentuk Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). yakni memberantas kemiskinan. raskin. MDGs menargetkan persentase penduduk miskin menggunakan garis kemiskinan nasional di level 7. Pertanyaannya apakah program-program sudah mengarah ke sana. "Kalau melihat tingkat kemiskinan kami optimistis dapat tercapai.

Bali itu. pertahanan maritim dan antipembajakan. . penyelesaian konflik. Nusa Dua. Dalam pertemuan yang berlangsung selama satu jam di Bali International Convention Center (BICC). Nusa Dua: Para pemimpin negara anggota Perhimpunan Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) dalam pertemuan puncak dengan Perserikatan Bangsa Bangsa membahas bantuan PBB kepada ASEAN untuk mencapai tujuan pembangunan milenium atau Millenium Development Goals (MDG). Masalah lain yang dibahas dalam pertemuan ASEAN-PBB adalah krisis keuangan dunia serta berbagai persoalan lain yang mengemuka di tingkat kawasan dan global. Sabtu (19/11) pagi.com. serta persiapan dan pelaksanaan rencana strategis ASEAN tentang manajemen bencana periode 2011-2015. Pertemuan para kepala negara dan kepala pemerintahan ASEAN dengan Sekjen PBB Ban Ki-Moon diharapkan mengadopsi pernyataan bersama tentang kerja sama paripurna antara ASEAN dan PBB.Discuss: BPS: Pemerintah agar fokus ke target MDG ASEAN-PBB Bahas Bantuan untuk Capai MDG Anri Syaiful Artikel Terkait      Ketika Obama Berbisik di Jamuan Makan Malam SBY: Penghargaan Ini Milik Masyarakat Indonesia SBY Menerima Penghargaan dari PBB Kemacetan Parah Mengiringi KTT ASEAN Jamuan Makan Malam Tutup Hari Kedua KTT 19/11/2011 09:41 Liputan6. para kepala negara dan kepala pemerintahan anggota ASEAN dalam pertemuan dengan Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon diagendakan membicarakan peningkatan kerja sama ASEAN dengan PBB dalam berbagai bidang. para pemimpin negara anggota ASEAN dan PBB juga beragam persoalan mulai dari kerja sama melalui pertukaran praktik terbaik dan pembangunan kapasitas untuk menegakkan hak asasi manusia. Dalam siaran pers Direktorat Jenderal Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri.

3.Selain dengan ASEAN. Dari 8 indikator MDG (Millennium Development Goal). Dr. Si ibu terbiasa ditolong oleh dukun atau ibunya sendiri. Sulit sekali menurunkan. 4. Target MDG yang Paling Sulit Dicapai Merry Wahyuningsih . yang paling sulit untuk dicapai adalah menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI). Memberantas kemiskinan dan kelaparan Mencapai pendidikan untuk semua Mendorong kesetaraan jender dan pemberdayaan perempuan Menurunkan angka kematian anak Meningkatkan kesehatan ibu Memerangi HIV/AIDS. dr Endang Rahayu Sedyaningsih. 3. Menurut Menkes. di beberapa tempat tidak ada pelayanan kesehatan. malaria dan penyakit menular lainnya Memastikan kelestarian lingkungan hidup Mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan "Diantaranya semua indikator MDG. 7. Yogyakarta. Menteri Kesehatan menyatakan menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) adalah yang paling sulit dicapai. 2. 3. yaitu: 1. yaitu: 1. 2. tidak hanya di Indonesia tetapi juga hampir seluruh negara di dunia. Masalah geografis dan sosial budaya masih menjadi kendala besar. baik itu kendala geografis maupun sosial budaya. Itu semua harus kita atasi. "Jadi ada berbagai kendala.(ANS/Ant) Jumat. 8. Tidak adanya akses pelayanan kesehatan." ujar Menteri Kesehatan.PH disela-sela acara the 6th Asia Pacific Conference on Sexual and Reproductive Health and Right 2011 di Grha Sabha Pramana UGM. MPH. Terlalu tua saat hamil Terlalu muda saat hamil Terlalu banyak atau sering hamil Terlalu kerap atau dekat jarak kehamilannya Selain itu. Jumat (21/10/2011). maka PBB pada Sabtu ini juga dijadwalkan menggelar pertemuan bilateral dengan delegasi Indonesia yang dipimpin oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Ada 8 indikator MDG (Millennium Development Goal) yang ditetapkan PBB. masih ada kendala demografi dan sosial budaya yang menjadi masalah besar. . 4. Yang sekarang kita upayakan adalah melibatkan peranan suami dan memperkenalkan Jampersal (Jaminan Persalinan). 6. ada beberapa masalah yang menjadi penyebab tingginya angka kematian ibu di Indonesia. antara lain: 1. 2.detikHealth (Foto: thinkstock) Jakarta. Ada akses pelayanan kesehatan namun terlalu jauh untuk dijangkau Ada akses pelayanan kesehatan dan dekat jaraknya namun ibu tersebut tidak terbiasa ke bidan. 5." jelas Menkes. 21/10/2011 10:58 WIB Tekan Angka Kematian Ibu.

Yos Usen Aman. 3. 2. Sedangkan untuk angka kematian ibu harus mencapai angka 102/100. Sonny Harry B Harmadi. ketika dalam sebuah FGD berama PPLKB dan Petugas kese hatan. Salah satu aspek penting dalam program Indonesia MDG Awards yaitu dengan membangun suatu sistem insentif dan disinsentif atau rewards and punishment untuk memotivasi para pemangku kepentingan yang telah bekerja keras menjalankan upaya pencepatan target-target MDGs tersebut. Indonesia MDG Awards 2011 adalah satu program dengan tujuan membangkitkan semangat para pemangku kepentingan baik dari Pemerintah kabupaten/kota maupun sektor swasta (LSM) dan para pemuda di seluruh Indonesia dalam bentuk penghargaan atau apresisasi bagi kesuksesan mereka dalam melakukan praktek cerdas sesuai dengan 8 target pencapaian Millennium Development Goals (MDG). Indonesia Country Director World Food Programme (WFP) Coco Ushiyama. dr. Yos Usen Aman dalam menerjemahkan Program Revolusi KIA yang dicanangkan pemerintah NTT. Ninok Leksono. Direktur Pemberitaan Metro TV Suryopratomo. Erna Witoelar. Ketiga lembaga itu adalah Yayasan Kesehatan untuk Semua (YKS) dengan Programnya Manajemen Sarana Transportasi zero breakdown motorcycle untuk Pelayanan Kesehatan di pedesaan. Pada 31 Januari 2012 IMA 2011 akan menggelar festival nasional MDGs dan pameran yang menampilkan berbagai program pemangku kepentingan MDGs.Target dari MDGs tahun 2015 untuk angka kematian bayi harus mencapai 23/1. Dewan juri dalam event ini terdiri dari sejumlah tokoh penting yang terkait erat dengan upaya-upaya MDGs dan berkompeten di bidangnya seperti Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Gamawan Fauzi. program ini diharapkan agar semua pemangku kepentingan dapat terhindar dari praktek-praktek yang tidak sejalan dengan pencapaian MDGs. yang didampingi bidan Theresia Palang Keda dan Bidan Joria Parmin merupakan sebuah gerakan moral dengan memanfaatkan teknologi sederhana berupa Hand Phone (HP) dalam memantau perkembangan ibu hamil. selain didukung dengan teknologi informasi untuk menjangkau publik yang lebih luas. Meski inisiatif untuk mengembangkan program ini berbeda secara kelembagaan namun kedua program ini saling mendukung untuk memperbaiki kondisi kesehatan ibu/anak di Flores Timur terutama dalam menenkan angka kematian ibu/anak.000 kelahiran hidup.11:43 Program manajemen sarana transportasi (MST) Zero Breakdown Motorcycle untuk pelayanan kesehatan di pedesaan yang dikembangkan Yayasan Kesehatan untuk Semua (YKS) dan Program 2H2 Center dinominasikan dalam seleksi penerimaan Indonesia MDG Awards (IMA) tahun 2011. Latar belakang lahirnya kedua program ini juga sama yakni bertitik tolak dari keprihatinan terhadap kesehatan ibu/anak. 4. 3. IMA 2011 juga menggelar serangkaian kegiatan seperti seminar inspiratif yang bertujuan menemukan 1 0 inspirator yang akan disebut sebagai „Pencerah Nusantara‟. Semua data tentang ibu hamil masuk dalam data base dinas kesehatan dan dipantau Dinkes dengan melibatkan semua pihak di kecamatan dan desa. (*). Ketua Yayasan Inovasi Pemerintah Daerah (YIPD) Dr. karena provinsi ini memiliki jumlah penduduk yang besar. Untuk angka kematian bayi provinsi yang paling banyak menyumbang adalah: 1. MARS. Kendati YKS dan Dinkes berasal dari satu daerah dan sama-sama masuk nominasi dengan kategori yang sama yakni kesehatan ibu anak namun menurut Martin kedua lembaga ini tidak perlu merasa untuk bersaing karena Dinkes mendaftara pada peserta kabupaten/kota sedangkan YKS mendaftar pada sektor swasta (LSM). Jawa Barat Jawa Tengah Jawa Timur Sumatera Utara Banten Untuk penyumbang angka kematian ibu yang paling banyak adalah: 1. 4. Rusman Heriawan. DTM&H. Redaktur Senior Kompas Dr. Dari sinilah lahir program MST zero breakdown motorcycle untuk membuka akses bagi masyarakat untuk mendapatan pelayanan kesehatan. dan Prof. Dalam diskusi itu terungkap salah satu penyebab tingginya angka kematian ibu/anak adalah terlambat tolong. Hal ini terjadi karena minimnya sarana transportasi umum maupun yang dimiliki para petugas kesehatan di pedesaan. Dr. Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia Prof. Jawa Barat Jawa Tengah Jawa Timur Sumatera Utara NTT Program MST dan 2H2 MASUK NOMINASI MDG Award SUBMITTED BY MISAN ON THU. Manuain yang juga staf khusus Presiden RI untuk hubungan regional dan global saat meninjau kedua program itu secara langsung di Larantuka. Lebih dari itu. Untuk diketahui. Tjandra Yoga Aditama SpP(K). Sabtu 21 Januari lalu. Sementara program 2H2 center “diarsiteki” oleh dr. sama-sama mendaftar untuk kategori kesehatan ibu dan anak. Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN) Dr. Wakil Menteri Pertanian dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Dr. Kepala Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Dr. Penyelenggaraan IMA tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. 26/01/2012 . Nafsiah Mboi SpA. MPH. DTCE. Di NTT ada tiga lembaga yang keluar sebagai nominasi dalam ajang penghargaan Indonesia MDG Awards. Program MST zero breakdown motorcycle untuk pelayanan kesehatan di pedesaan lahir sejak Juni 2002 . Program ini menurut dr. Lima provinsi menyumbang hampir 50 persen dari total angka kematian ibu dan bayi. Baik program MST zero breakdown motorcycle untuk pelayanan kesehatan di pedesaan yang diusung YKS maupun program 2H2 center y ang diusung Dinkes Flores Timur. (Penulis adalah aktivis LSM tinggal di Larantuka) Penulis: Mansetus Balawala .000 kelahiran hidup. Para inspirator akan menjadi duta yang diharapkan dapat menyebarluaskan semangat pencapaian tujuan-tujuan MDGs di wilayah masing-masing. Demikian disampaikan Martin Firdaus Siringoringo dan Gordon B. Dinkes Flore s Timur dengan program 2H2 Center dan SMAK Yohanes Paulus II Maumere. serta untuk mempermudah proses pendaftaran dan penjurian. Kabupaten Sikka yang mendaftar untuk kategori program HIV/AIDS. Fas li Jalal. 5. sebelum sampai pada puncak acara malam penganugerahan IMA 2011 pada tanggal 1 Februari 2012 mendatang di Jakarta dan akan ditayangkan di Metro TV. 5. Martin dan Gordon menjelaskan jumlah lembaga yang mendaftar untuk mengikuti penghargaan ini sebanyak 240 lebih dan yang masuk nominasi 120 lebih. 2. Dalam pertemuan dengan YKS dan tim 2H2 Center Dinkes Flores Timur.

MDG menempatkan pembangunan manusia sebagai fokus utama pembangunan memiliki tenggat waktu dan kemajuan yang terukur. keamanan. malaria dan penyakit menular lainnya   Menghentikan dan mengurangi laju penyebaran HIV/AIDS Menghentikan dan mengurangi laju penyebaran malaria serta penyakit menular utama lainnya g.  Mengurangi dua pertiga dari anka tingkat kematian anak di bawah usia lima tahun Meningkatkan kesehatan ibu Mengurangi tiga perempat dari angka tingkat kematian ibu f. hal ini sebagai wujud realisasi pertemuan beberapa anggota PBB pada sekitar bulan September 2000. kemudian negara-negara anggota PBB kemudian mengadopsi tujuan pembangunan milenium (millenium developments goals). Deklarasi ini menghimpun kesepakatan para pemimpin dunia yang tidak pernah ada sebelumnya untuk menangani isu perdamaian. Dalam kesepakatannya. Memerangi HIV/AIDS. Menurunkan angka kematian balita  e. 2011 HARAPAN BARU DENGAN MILLENIUM DEVELOPMENT GOALS (MDGs) Pengertian MDGs Harapan baru pada tahun 2015 tercapai perubahan siginifikan di bidang kesehatan. Memberantas kemiskinan dan kelaparan  Mengurangi sampai setengah jumlah penduduk yang hidup dengan penghasilan kurang dari satu dollar perhari  Mengurangi sampai setengah jumlah penduduk yang kelaparan b. Menjamin kelestarian fungsi lingkungan hidup . Mewujudkan pendidikan dasar bagi semua  Menjamin agar semua anak perempuan dan laki-laki menyelesaikan jenjang pendidikan dasar c. Adapun Tujuan / Sasaran MDGs a. Inti dari Millennium Declaration ini mengandung 8 item. dan menghasilkan sebuah deklarasi. Setiap tujuan memiliki satu atau beberapa target beserta indikatornya.HARAPAN 2015 DENGAN MILLENIUM DEVELOPMENT GOALS (MDGs) Posted on Februari 14. dan di semua tingkat pendidikan pada tahun 2015 d. yang kemudian 8 point ini dikenal dengan Millennium Development Goals (MDGs). Mendorong kesetaraan jender dan pemberdayaan perempuan  Menghapus ketidaksetaraan jender dalam jenjang pendidikan dasar dan menengah pada tahun 2005. dimana hasil deklarasi ini diharapakan dan ditargetkan bisa terwujud sampai dengan tahun 2015 . dengan diikuti sebanyak 189 negara mengadakan perkumpulan dan pertemuan. hak asasi dan kebebasan fundamental dalam satu paket. pembangunan.

2011 by bambangsutomo Uji kompetensi merupakan kewajiban bagi seluruh tenaga kesehatan di Indonesia. sehingga jelaslah kewajiban ini harus dilaksanakan. dapat diandalkan dan tidak diskriminatif. maka yang bersangkutan akan diberikan sertifikat kompetensi. Untuk menyatakan dan menunjukan seorang tenaga kesehatan sudah mengikuti uji kompetensi dan dinyatakan lulus. Sehingga dengan uji kompetensi ini tenaga kesehatan akan diukur 3 aspek. Pasal 1. ketrampilan. ketrampilan. hal ini ditegaskan dalam Permenkes No. Semoga bermanfaat (by : bambang Sutomo. pembangunan dan pemberantasan kemiskinan – baik secara nasional maupun internasional  menangani kebutuhan khusus negara-negara yang kurang berkembang. Melihat batasan ini maka sangatlah jelas yang dimasud dalam kategori tenaga kesehatan. yang menjelaskan bahwa ketentuan registrasi tenaga kesehatan dalam peraturan ini tidak berlaku bagi tenaga medis dan tenaga kefarmasian. dn pemberian bantuan pembangunan yang lebih besar untuk negara-negara yang berkomitmen untuk mengurangi kemiskinan c) menangani kebutuhan khusus negara-negara yang terkurung daratan dan negara-negara kepulauan kecil yang sedang berkembang. Mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan  mengembangkan lebih lanjut sistem perdagangan dan keuangan terbuka yang berdasar aturan. kewajiban ini telah diatur dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 161/MENKES/PER/I/2010 Tentang Registrasi Tenaga Kesehatan. 161/MENKES/PER/I/2010.161/MENKES/PER/I/2010 Oleh . Pasal 1. 161/MENKES/PER/I/2010 Pasal 32. Pengertian Tenaga kesehatan Dalam Permenkes No. dari Profesi perawat gigi) Tulisan ini merupakan kelanjutan penulisan saya sebelumnya berjudul : Uji Kompetensi Tenaga Kesehatan sesuai Permenkes No. sebelumnya tenaga kesehatan dimaksud wajib melakukan uji kompetensi. bambang sutomo (MTKP Jawa Tengah. Hal ini sesuai Permenkes No. 1.161/PERMENKES/PER/I/2010 (UJI KOMPETENSI TENAGA KESEHATAN OLEH MTKP) yang di Posted on Februari 21. Mengintegrasikan prinsip pembangunan berkelanjutan ke dalam kebijakan dan program-program di tingkat nasional serta mengurangi perusakan sumber daya alam  Mengurangi sampai setengah jumlah penduduk yang tidak memiliki akses kepada air bersih yang layak minum  Berhasil meningkatkan kehidupan setidaknya 100 juta penghuni kawasan kumuh pada tahun 2020 h.. telah dijelaskan bahwa yang dimaksud tenaga kesehatan adalah setiap orang yang mengabdikan diri dalam bidang kesehatan serta memiliki pengetahuan dan atau ketrampilan melalui pendidikan di bidang kesehatan yang untuk jenis tertentu memerlukan kewenangna untuk melakukan upaya kesehatan. dan sikap tenaga kesehatan sesuai dengan standar profesi. Mencakup pemberian bebas tarif dan bebas kuota untuk ekspor mereka. Adapun metode uji yang akan digunakan oleh MTKP tidak menggunakan metode uji OSCA atau OSCE. Pengertian mengenai iji kompetensi sebagaimana dijelaskan dalam Permenkes No. . dan sikap. yaitu pengetahuan. Sertifikat kompetensi adalah surat tanda pengakuan terhadap kompetensi seorang tenaga kesehatan untuk dapat menjalankan praktik dan atau pekerjaan profesinya diseluruh Indonesia setelah lulus uji kompetensi. 2. Namun dalm pelaksanaan uji terdapat pengecualian 2 kategori tenaga yaitu tenaga medis (dokter dan dokter gigi). Uji Kompetensi Sebelum tenaga kesehatan di register sebagai tenaga kesehatan. keringanan pembayaran hutang bagi negara-negara miskin yang terjerat hutang. serta tenaga kefarmasian tidak berkewajiban melakukan melakukan registrasi tenaga kesehatan. tetapi telah disepakati oleh MTKI dengan menggunakan MCQ. 161/MENKES/PER/I/2010. health promotion)…. Metode ini digunakan untuk tahap awal dan akan di lakukan untuk lulusan institusi pendidikan tenaga kesehatan yang lulus tahun 2011 yang akan dilakukan sekitar bulan September. butir 3 : Uji kompetensi adalah suatu proses untuk mengukur pengetahuan. Suka Penyesuaian Uji Kompetensi BERDASAR Permenkes No. pembatalan hutang bilateral. Termasuk komitmen melaksanakan tata pemerintahan yang baik.

Sertifikat kompetensi tetap berlaku sampai masa berlakuknya habis. 161/MENKES/PER/I/2010. (4). Seseorang tenaga kesehatan yang sudah di ter-registrasi kemudian akan diberikan Surat tanda registrasi (STR). Registrasi tenaga kesehatan Tenaga kesehatan yang sudah melakukan uji kompetensi. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi selaku registrar menandatangani STR atas nama MTKI dan STR berlaku secara nasional di seluruh wilayah indonesia 4. SIF. Seseorang yang sudah terregistrasi mempunyai kewenangan untuk melakukan pelayanan kesehatan di seluruh wilayah Indonesia. tenaga kesehatan yang telah mendapatkan bukti tertulis pemberian kewenangan untuk menjalankan pelayanan kesehatan di seluruh Indonesia dinyatakan telah memiliki STR sampai dengan masa berlakunya habis. registrasi dan izin kerja refraksionis optisien. SIP.SIPG. Sertifikat kompetensi yang sudah ada dan masih berlaku bisa langsung untuk mengajukan STR. 161/MENKES/PER/I/2010. Dan tentunya setelah habis diwajibkan mengikuti proses registrasi yang diawali dengan uji kompetensi.SIPG. Dengan berluknya Permenkes No. SIB bagi bidan. SIPG bagi perawat gigi. apakah masih kompeten atau tidak kompeten.DAN SIOT. bukti tertulis untuk menjalankan kewenangan sebagai tenaga kesehatan tersebut tetap berlaku . Surat tanda registrasi. Pasal 10. tenaga kesehatan harus mengajukan permohonan kepada ketua MTKI melalui MTKP .Bukti registrasi lama berlaku sampai masa berlakuknya habis. registrasi dan praktek bidan. (3). Sertifikat kompetensi disahkan oleh ketua MTKP.SIRO. Perlakuan bagi tenaga kesehatan yang sudah melakukan uji kompetensi dan registrasi Sebelum diberlakukannya Permenkes No. ini sudah ada beberapa daerah yang melakukan uji kompetensi bagi tenaga kesehatan diwilayahnya. Tenaga kesehatan harus segera mengajukan permohonan memperoleh STR. 3.DAN SIOT). 161/MENKES/PER/I/2010 (tidak perlu lagi mengurus SIB. registrasi dan izin praktek fisio terapis. 2). SIP. Peraturan sebelumnya yang mengatur mengenai pelaporan dan registrasi. Registrasi adalah pencatatan resmi terhadap tenaga kesehatan yang telah memiliki sertifikat kompetensi dan telah mempunyai kualifikasi tertentu lainnya. Hal ini sesuai Permenkes No. Sertifikat kompetensi yang masih berlaku langsung bisa digunakan untuk mendapatkan STR (Surat tanda registrasi). 5. dinyatakan sudah memiliki STR sampai berlakunya habis. selanjutnya disingkat STR adalah bukti tertulis yang diberikan oleh pemerintah kepada tenaga kesehatan yang diregistrasi setelah memiliki sertifikat kompetensi. dan terbentuknya MTKI dan MTKP maka perlu dilakukan penyesuaian penyesuaian sebagai berikut : 1). Hal ini sebagaimana diatur dalam Permenkes No. Pasal 10 (4). Hal ini datur dalam Permenkes No. Hal ini sesuai dengan Permenkes No. Dengan melihat pasal 30. sudah ada peraturan yang mengatur mengenai registrasi tnaga kesehatan seperti SIB. Tenaga kesehatan yang telah lulus uji kompetensi diberikan sertifikat kompetensi. 161/MENKES/PER/I/2010 Pasal 30 ayat (3) yang menyatakan bahwa tenaga kesehatan yang telah memiliki sertifikat kompetensi yang diperoleh sebelum terbentuknya MTKI dan MTKP berdasarkan peraturan ini. 161/MENKES/PER/I/2010. dan tenaga kesehatan dimaksud sudah dianggap mempunyai Surat Tanda Registrasi. yang berbunyi : sertifikat kompetensi sebagaimana ayat (2) berlaku 5 (lima) tahun dan dapat dilakukan uji kompetensi kembali setelah habis masa berlakuknya. Untuk memperoleh STR. sangatlah jelas bahwa dengan dimilikinya bukti tertulis tersebut . 161/MENKES/PER/I/2010. maka sertifikat uji kompetensi dianggap syah dan berlaku dan bisa digunakan sampai masa berlakuknya habis. Penyesuaian dengan peraturan sebelumnya mengenai kewajiban registrasi . Peraturan sebelumnya yang mengatur (registrasi dan praktik perawat. ayat (1) yang berbunyi . untuk selanjutnya diharapkan mengajukan permohonan kepada MTKI untuk melakukan registrasi tenaga kesehatan . dan belum memiliki bukti tertulis pemberian kewenangan dinyatakan telah memiliki sertifikat kompetensi berdasarkan peraturan ini.161/MENKES/PER/I/2010. SIR bagi radiographer. apabila MTKI dan MTKP telah terbentuk. registrasi dan izin kerja radiographer. ayat (1). maka langsung bisa mengajukan STR berdasarkan Permenkes No. Registrasi akan dilakukan oleh MTKI dengan diberikan nomer registrasi. Maka dengan adanya peraturan ini maka : 1). maka dengan dikeluarkannya Permenkes No. Sebelum terbit Permenkes 161/MENKES/PER/I/2010. MTKI melakukan registrasi secara nasional dan memberikan nomor registrasi peserta kepada kepala dinas kesehatan provinsi melalui MTKP .SIRO. SIF. Pasal 30 ayat (4). 161/MENKES/PER/I/2010. SITW. Bagi yang sudah memiliki sertifikat uji kompetensi. yang menyatakan bahwa berdasarkan sertifikat kompetensi sebagaimana dimaksud pada ayat (3). 161/MENKES/PER/I/2010.SIR. dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.SIR. SITW.serta diakui secara hokum untuk menjalankan praktik dan atau pekerjaan profesinya. sebagaimana diatur dalam pasal 10 ayat (2) Sertifikat Kompetensi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan oleh ketua MTKP Srtifikat kompetensi tdidak berlaku seumur hidup. . Hal ini seperti diatur dalam pasal 30 ayat 1 yang menjelaskan bahwa . registrasi dan praktik terapis wicara. sesorang tenaga kesehatan akan dilakukan uji kompetensi lagi setelah 5 tahun. Hal ini sesuai dengan Pasal 31 ayat (2) yang menyatakan bahwa ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak berlaku apabila MTKI dan MTKP telah terbentuk. 2). Pasal 12 . registrasi dan izin kerja perawat gigi. registrasi dan izin kerja okupasi terapis) dinyatak dicabut dan tidak berlaku. yang menyatakan bahwa tenaga kesehatan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dapat mengajukan permohonan Registrasi berdasarkan Peraturan ini. hal ini sesuai pasal 10 ayat (3). dan lainnya. jadi dia tidak mempunyai kewajiban untuk ikut uji kompetensi sepanjang bukti kewenangan tersebut masih berlaku. Ketentuan ini bisa juga diartikan bahwa seseorang yang sudah uji kompetensi dan memiliki sertifikat kompetensi dan belum mendapatkan atau belum mempunyai registrasi berdasarkan peraturan sebelumnya seperti SIP bagi perawat.

yaitu adanya Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 028/MENKES/PER/I/2011 Tentang Klinik. hal ini sesuai dengan pasal 31 ayat (3) yang menyatakan MTKP yang telah terbentuk pada saat peraturan ini berlaku. dalam sebuah penelitian setelah kita melakukan pengolahan data. Analisis Data Merupakan langkah yang amat penting. Apabila dijumpai ada jawaban yang belum lengkap. Dalam langkah ini peneliti diharapkan bisa membaca dan memaknai hasil pengolahan dari data yang kita miliki. sampai dengan ditulisnya makalah ini. 3. karena semua yang mengatur registrasi dan uji kompetensi sudah diatur dengan Permenkes No. 161/MENKES/PER/I/2010 berlaku. apakah semua sudah terisi. harus menyesuaikan diri dengan ketentuan dalam peraturan ini. registrasi dan izin praktek fisio terapis. registrasi dan izin kerja radiographer. Kewajiban adanya SIK juga diatur lebih lanjut sesudah Permenkes No. Editing data Tahap ini adalah pengecekan dan perbaikan instrument penelitian. Untuk itu sangatlah diperlukan kecermatan sebagai langkah-langkah konkrit atas data yang kita peroleh . sedangkan yang berhubungan dengan Surat Izin Kerja (SIK) tetap berlaku . Dalam tahap ini peneliti diharapkan bisa melakukan analisis sebagai jawaban dari tujuan penelitian. yaitu mengubah data yang berbentuk huruf menjadi angka. SIK tetap berlaku Namun perlu diingat yang dicabut adalah yang berhubungan dengan pelaporan dan registrasi. ketidaklengkapan. registrasi dan praktik terapis wicara. 3). tetapi sebenarnya kalau kita bisa menginterprestasikan angka-angka tersebut akan sangat menarik dan bermakna. Pasal 34 yang menyatakan bahwa pada saat peraturan ini berlaku maka kepmen yang mengatur tentang registrasi dan praktik perawat. Entry data Data-data yang sudah diberi atau dirubah dengan kode angka. Posted in Tenaga Kesehatan | Tinggalkan komentar BANTU CEPAT OLAH DATA Posted on April 5. bila perlu dilakukan pengambilan data ulang. Seperti apa yang dijelaskan dalam Permenkes No. pemilihan jenis analisis juga kita sesuaikan dengan tujuan penelitian. Dengan tulisan ini diharapkan dapat manambah wawasan bagi kita serta memberi pencerahan bagi semuanya. maka untuk selanjutnya akan dimasukan kedalam software komputer 4. dan sebagainya kemudian apabila terjadi kesalahan akan dilakukan pembetulan. sehingga untuk pelaksanaan ataupun realisasi sesuai peraturan menteri tersebut sudah tidak ada masalah. 2. pembuatan kesimpulan. sedangkan MTKP sudah disyahkan dengan SK oleh BPPSDMK pada bulan April 2011. kemudian akan dilakukan pengecekan untuk menghindari kesalahan-kesalahan kode. 161/MENKES/PER/I/2010 muncul. Sepanjang yang mengatur pelaporan dan registrasi. MTKI sudah dibentuk dan dilantik pada tanggal 16 Februari 2011. khususnya untuk jenis penelitian kuantitatif tidak akan terlepas dengan proses pengolahan data. Pengolahan data Adapun tahap-tahapan dalam pengolahan data adalah : 1.2). Penyesuaian bagi MTKP yang dibentuk sebelum Permenkes No. Coding data Setelah semua instrument diedit. Bagi beberapa daerah yang sudah mempunyai MTKP yang dibentuk sebelum berlakuknya Permenkes No. Tahapan ini sangatlah menentukan dalam merumuskan hasil penelitian. apabila MTKI dan MTKP telah terbentuk. untuk selanjutnya akan dilakukan pemberian kode. 161/MENKES/PER/I/2010 berlaku. apakah tulisannya atau isiannya jelas. Kesalahan yang sering terjadi adalah adanya interprestasi yang kurang tepat. Data hasil penelitian tidaklah sekedar angka yang tak bermakna. dalam artian tidak lagi melakukan kegiatan semenjak Permenkes No. registrasi dan izin kerja perawat gigi. dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. bahwa dalam Pasal 18 ayat (2) dijelaskan bahwa setiap tenaga kesehatan lain yang bekerja di klinik harus mempunyai Surat Izin sebagai tanda registrasi/Surat Tanda Registrasi dan Surat Izin Kerja (SIK) atau Surat Izin Praktik Apoteker (SIPA) sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Pembersihan data Setelah semua data dimasukan dalam software. Artinya seorang tenaga kesehatan tetap berkewajiban mengurus izin kerja. maka untuk segera menyesuaikan diri. 161/MENKES/PER/I/2010. untuk realisasi pelaksanaannya akan segera ditindak lanjuti oleh MTKI dengan MTKP di tiap-tiap Provinsi. Analisis deskriptif . registrasi dan praktek bidan. 1. 161/MENKES/PER/I/2010. apakah jawabannya konsisten dengan pertanyaan. 2011 Solusi Tepat Cepat dan Akurat Membantu Olah Data Dalam proses penelitian. registrasi dan izin kerja refraksionis optisien. tentunya kita semua berkewajiban untuk menjalankan peraturan ini demi terciptanya pelayanan yang bermutu. 161/MENKES/PER/I/2010. registrasi dan izin kerja okupasi terapis. Sebagai tenaga kesehatan yang bekerja di Indonesia. serta sebagai dasar pembuatan rekomendasi hasil penelitian.

untuk order bisa via email . dalam uji hubungan juga perlu diperhatiakan sifat data dan jenis data. dan multivariat.bambangsutomo20@yahoo. isi mdgs. visi indonesia sehat 2015. maximal. selain bisa dilakukan dengan membaca hasil output olah data dengan sofware. mis SPSS. dengan accunt :mas bam’s. prosentase. modus. serta ketanggapan sangatlah diperlukan dalam melakukan analisis. isi mdgs 2015. Uji statistik untuk studi komparatif ada beberapa mulai dari t-test (paired. regresi logistik. Analisis Uji Komparatif Untuk penelitian dengan tujuan membandingkan atau membedakan bisa digunakan uji komparatif.Untuk analisis secara diskriptip dapat dilihat dari nilai mean. makalah tentang mdgs. biavariat. dideklarasikan Konperensi Tingkat Tinggi Milenium oleh 189 negara anggota Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di New York pada bulan September 2000. minimal. non parametrik). 4. Millennium Development Goals.id. one way anaova. arti millenium development goals. 2. pengertian mdgs 2015. serta arah hubungan yang terjadi. indonesia sehat 2015. makalah mdgs. partial corelation. baik regresi sedrhana ataupun regresi ganda. Uji korelasi juga banyak ragamnya mulai dari contingency coeficient. pemilihan jenis uji komparatif disesuaikan dengan jenis data yang kita miliki (parametrik. standar deviasi. Kecermatan. bisa juga dengan in box melalui accunt facebook. Kesalahan yang sering terjadi adalah otuput dari SPSS tidak kita manfaatkan secara maksimal untuk menjawab tujuan penelitian. mdgs indonesia 2015. varians. kirim data dalam bentuk format exell. serta melakukan dengan cepat dan akurat. multiple corelation.co. isi dari mdgs. kolmogorv smirnov. pearson product moment. pengertian mdg. jenis uji yang kita gunakan bisa berupa regresi linear. adalah sebuah paradigma pembangunan global. pola hubungan yang ada. wilcoxson. pengertian mdgs adalah. kendall tau. Penggunaannya juga dengan memperhatikan jenis data dan sifat data. dalam analisis ini digunakan uji korelasi. Banyaknya variabel juga menentukan jenis uji apa yang akan kita gunakan. visi mdgs. (A/Ris/55/2 United Nations Millennium Development Goals). Definisi mdgs. Proses analisis bisa dilakukan dengan melakukan perhitungan manual dengan rumus-rumus statistik. mdgs 2015 indonesia. pengertian millenium development goals. makalah millenium development goals. isi millenium development goals. latar belakang mdgs. pengertian dari mdgs MDGs Millennium Development Goals Millennium Development Goals (MDGs) atau dalam bahasa Indonesia diterjemahkan menjadi Tujuan Pembangunan Milenium. kami akan membantu menentukan solusi yang tepat. Analisis Uji regresi Dilakukan untuk melihat apakah ada pengaruh variabel independent terhadap variabel dependent. spearman rank correlation. mdgs 2015. independent). Dasar hukum dikeluarkannya deklarasi MDGs adalah Resolusi Majelis Umum Perserikatan Bangsa Bangsa Nomor 55/2 Tangga 18 September 2000. Team kami akan berusaha membantu semaksimal mungkin bagi para peneliti pemula untuk melakukan pengolahan dan analisis data mulai dari analsis univariat. Kepercayaan dan kepuasan anda merupakan penghargaan berharga bagi kam Kata Kunci: MDGS 2015. median. two way anova dll. terdistribusi normal atau tidak. millenium development goals 2015. pengertian mdgs. Analisis dilakukan dengan melihat kecenderungan pola data yang kita miliki. kejelian. Artikel Mdgs. millenium development goals 2015 indonesia. 3. Dengan analisis ini kita dapat melihat besaranya pengaruh satu variabel dependent kepada variabel dependent. . Analisis Uji Korelasi Analisis ini digunakan untuk melihat hubungan yang terjadi. Untuk analisis uji pengaruh bisa dilakukan dengan uji regresi. mann whitney. Sifat data.

Menanggulangi Kemiskinan dan Kelaparan. Meningkatkan Kesehatan Ibu. Indikator global tersebut bersifat fleksibel bagi setiap negara.Semua negara yang hadir dalam pertemuan tersebut berkomitment untuk mengintegrasikan MDGs sebagai bagian dari program pembangunan nasional dalam upaya menangani penyelesaian terkait dengan isu-isu yang sangat mendasar tentang pemenuhan hak asasi dan kebebasan manusia. keamanan. 4. 3. dan Pemberdayaan Perempuan. Deklarasi ini merupakan kesepakatan anggota PBB mengenai sebuah paket arah pembangunan global yang dirumuskan dalam beberapa tujuan yaitu: 1. dan pembangunan. Meskipun secara glonal ditetapkan 48 indikator namun implementasinya tergantung pada setiap negara disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan dan ketersediaan data yang digunakan untuk mengatur tingkat kemajuannya. 7. Memastikan Kelestarian Lingkungan Hidup. Negera-negara berkembang berkewajiban untuk melaksanakannya. Setiap tujuan menetapkan satu atau lebih target serta masing-asing sejumlah indikator yang akan diukur tingkat pencapaiannya atau kemajuannya pada tenggat waktu hingga tahun 2015. Secara global ditetapkan 18 target dan 48 indikator. perdamaian. Deklarasi MDGs merupakan hasil perjuangan dan kesepakatan bersama antara negara-negara berkembang dan maju. 8. Malaria dan Penyakit Menular Lainnya. 2. Menurunkan Angka Kematian Anak. dan Membangun Kemitraan Global untuk Pembangunan. 6. Mendorong Kesetaraan Gender. Mencapai Pendidikan Dasar untuk semua. Memerangi HIV/AIDs. 5. termasuk salah satunya Indonesia dimana kegiatan MDGs di Indonesia mencakup pelaksanaan .

yang direpresentasikan oleh 3 dimensi. INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA 1 Sejak 1990. Secara lebih sederhana tentang IPM dapat dilihat pada tabel dibawah ini : Dimensi Indikator Indeks Dimensi Umur panjang dan sehat Angka harapan hidup . IPM merupakan indeks yang mengukur pencapaian keseluruhan suatu negara. Indeks pendidikan : Terdidik (diukur dari tingkat kemampuan baca tulis orang dewasa dan tingkat pendaftaran di sekolah dasar. 2. yaitu: umur panjang dan sehat. Indeks kesehatan : Panjang umur dan menjalani hidup sehat (diukur dari usia harapan hidup). Indeks daya beli : Memiliki standar hidup yang layak (diukur dari paritas daya beli/ PPP. Penjelasan Singkat Mengenai IPM dan MDGs I. 3. Indeks Pembangunan Manusia -IPM (Human Development Index HDI) mengartikan definisi kesejahteraan secara lebih luas dari sekedar pendapatan domestik bruto (PDB). penghasilan). lanjutan dan tinggi) dan…. pengetahuan dan kualitas hidup yang layak HDI memberikan suatu ukuran gabungan tiga dimensi tentang pembangunan manusia: 1. Lampiran 1.kegiatan monitoring MDGs. Sedangkan negara-negara maju berkewajiban mendukung dan memberikan bantuan terhadap upaya keberhasilan setiap tujuan dan target MDGs.

untuk penghitungan IPM dapat dirumuskan sebagai berikut : IPM = 1/3 (Indeks X1 + Indeks X2 + Indeks X3) a.pd saat lahir (e0) Indeks harapan hidup Æ Indeks X1 Pengetahuan 1.3) Indeks X(i. dimana X(i.2 Dari tabel diatas.X(i-min))/ (X(i-max).j) = (X(i.j) = Indikator ke-i dari daerah j X(i-min) = Nilai minimum dari Xi X(i-max) = Nilai maksimum dari Xi . Rata-rata lama sekolah (MYS) Indeks pendidikan Æ Indeks X2 Kehidupan yang layak Pengeluaran per kapita riil yang disesuaikan (PPP Rupiah) Indeks pendapatan Æ Indeks X3 IPM 1 Sumber dari Biro Pusat Statistik Dari tabel diatas. untuk penghitungan IPM dapat dirumuskan sebaga LI. Angka melek huruf (AMH) 2.2. Proses Penghitungan Indeks Xi (i=1.j).X(i-min)).

q3. AMH • Menggunakan paket program mortpack (Metode Trussel dengan model West).3) Indeks X(i.2 Dari tabel diatas. Proses Penghitungan Indeks Xi (i=1. AMH Æ % angka melek huruf 2. ALH 2. AMH • Menggunakan paket program mortpack (Metode Trussel dengan model West). pilihan pada q2.1. MYS Æ rata-rata lamanya sekolah Penghitungan MYS. AMH Æ % angka melek huruf 2. Tujuan dan Target dalam MDGs . q3.X(i-min))/ (X(i-max). pilihan pada q2.j) = Indikator ke-i dari daerah j X(i-min) = Nilai minimum dari Xi X(i-max) = Nilai maksimum dari Xi Indeks X1 = Indeks lamanya hidup Proses penghitungan e0 • Sumber data:Susenas 2005-Kor • Penghitungan dilakukan berdasarkan 2 data dasar: 1. q5 Indeks X2 = Indeks Pendidikan • Sumber data: Susenas 2005-Kor • Terdiri dari dua komponen: 1.X(i-min)). ALH 2. melalui tahun konversi yang ditinjau dari pendidikan tertinggi yang ditamatkan seperti tabel dibawah ini : MILLENNIUM DEVELOPMENT GOALS (MDGs) 2 II.Indeks X1 = Indeks lamanya hidup Proses penghitungan e0 • Sumber data:Susenas 2005-Kor • Penghitungan dilakukan berdasarkan 2 data dasar: 1.2. q5 Indeks X2 = Indeks Pendidikan • Sumber data: Susenas 2005-Kor • Terdiri dari dua komponen: 1. melalui tahun konversi yang ditinjau dari pendidikan tertinggi yang ditamatkan seperti tabel dibawah ini : Pendidikan tertinggi yang ditamatkan Tahun Konvers LI.j). MYS Æ rata-rata lamanya sekolah Penghitungan MYS. untuk penghitungan IPM dapat dirumuskan sebagai berikut : IPM = 1/3 (Indeks X1 + Indeks X2 + Indeks X3) a.j) = (X(i. dimana X(i.

laki-laki dan perempuan. antara tahun 1990 dan 2015 5 Tujuan 5: Meningkatkan Kesehatan Ibu Target 6: Menurunkan angka kematian ibu antara tahun 1990-2015 sebesar tiga –perempatnya 6 Tujuan 6: Memerangi HIV/AIDS. semua anak. di manapun. dapat menyelesaikan sekolah dasar (primary schooling) 3 Tujuan 3: Mendorong Kesetaraan Gender dan Target 4: Menghilangkan ketimpangan gender di tingkat pendidikan dasar dan lanjutan pada tahun 2 Bahan presentasi Deputi Penanggulangan Kemiskinan Bappenas Pemberdayaan Perempuan 2005 dan di semua jenjang pendidikan tidak lebih dari tahun 2015 4 Tujuan 4: Menurunkan Angka Kematian Anak Target 5: Menurunkan angka kematian Balita sebesar dua pertiganya. Malaria dan Penyakit Menular Lainnya .1 Tujuan 1: Menanggulangi Kemiskinan dan Kelaparan Target 1: Menurunkan proporsi penduduk yang tingkat pendapatannya di bawah USD 1/hari menjadi setengahnya antara 1990-2015 Target 2 : Menurunkan proporsi penduduk yang menderita kelaparan menjadi setengahnya antara tahun 1990-2015 2 Tujuan 2: Mencapai Pendidikan Dasar untuk Semua Target 3: Menjamin bahwa sampai dengan tahun 2015.

investasi.2 7.4 10. Menyusun prioritas utama Pemerintah melalui MDG‟s RPJM 2009 MDGs 2015 Indikator/Sasaran (%) 2002 Target Target Kemiskinan Populasi dengan pendapatan di bawah US$ 1 per hari 35.6 RPJM 2009 MDGs 2015 Indikator/Sasaran (%) 2002 Target Target . dukungan teknologi.Target 7: Mengendalikan penyebaran HIV/AIDS dan mulai menurunnya jumlah kasus baru pada tahun2015 Target 8 : Mengendalikan penyakit malaria dan mulai menurunnya jumlah kasus malaria dan penyakit lainnya pada tahun 2015 7 Tujuan 7: Memastikan Kelestarian Lingkungan Hidup Target 9: Memadukan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan dengan kebijakan dan program nasional serta mengembalikan sumber daya lingkungan yang hilang Target 10 :Penurunan sebesar separu.5 Kesehatan LI.2 8.3 Persentase jumlah orang miskin 18. pengembangan kapasitas.2. pembangunan infrastruktur seperti transportasi. proposisi penduduk tanpa akses terhadap sumber air minimum yang aman dan berkelanjutan serta fasilitas sanitasi dasar pada 2015 Taeget : 11: Mencapai perbaikan yang berarti dalam kehidupan penduduk miskin di pemukiman kumuh pada tahun 2020 8 Tujuan 8: Membangun Kemitraan Global untuk Pembangunan Target 12 : Kemitraan dan kerjasama regional untuk pencapaian MGD antara lain di bidang perdagangan. ICT dann environmental sustainability II.

4.000 kelahiran hidup) 60 26 (<1 kematian) 33 Tingkat kematian akibat proses melahirkan (per 100. (A/Ris/55/2 United Nations Millennium Development Goals).000 kelahiran hidup) 307 226 105 Edukasi Tingkat netto keterlibatan dalam pendidikan dasar 92. Dasar hukum dikeluarkannya deklarasi MDGs adalah Resolusi Majelis Umum Perserikatan Bangsa Bangsa Nomor 55/2 Tangga 18 September 2000. 5. dideklarasikan Konperensi Tingkat Tinggi Milenium oleh 189 negara anggota Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di New York pada bulan September 2000. Semua negara yang hadir dalam pertemuan tersebut berkomitment untuk mengintegrasikan MDGs sebagai bagian dari program pembangunan nasional dalam upaya menangani penyelesaian terkait dengan isu-isu yang sangat mendasar tentang pemenuhan hak asasi dan kebebasan manusia. 98.7 99. dan Pemberdayaan Perempuan. 2. Malaria dan Penyakit Menular Lainnya.7 100 Air dan Sanitasi Persentase populasi dengan akses terhadap perbaikan kualitas air 78 8 Pembangunan Pedesaan Pertumbuhan sektor pertanian 3. Meningkatkan Kesehatan Ibu. Menanggulangi Kemiskinan dan Kelaparan.5 MDGs Millennium Development Goals Millennium Development Goals (MDGs) atau dalam bahasa Indonesia diterjemahkan menjadi Tujuan Pembangunan Milenium. perdamaian. 6. keamanan. dan pembangunan.Tingkat kematian Balita (per 1. Mencapai Pendidikan Dasar untuk semua. Menurunkan Angka Kematian Anak.5 98 Tingkat melek huruf pada usia 15-24 . Mendorong Kesetaraan Gender. Deklarasi ini merupakan kesepakatan anggota PBB mengenai sebuah paket arah pembangunan global yang dirumuskan dalam beberapa tujuan yaitu: 1.6 100 Tingkat netto dan gross pada pendidikan tingkat menengah pertama 79. Memerangi HIV/AIDs. . adalah sebuah paradigma pembangunan global. 3.

– Dalam MGDs yang telah disepakati para pimpinan dunia. Setiap tujuan menetapkan satu atau lebih target serta masing-asing sejumlah indikator yang akan diukur tingkat pencapaiannya atau kemajuannya pada tenggat waktu hingga tahun 2015. Namun bagaimana penggunaan indiktornya (terutama definisi dan konsepnya) belum dijelaskan pada postingan tersebut. dinyatakan sebagai angka per 1000 kelahiran hidup. Negera-negara berkembang berkewajiban untuk melaksanakannya. ada 8 tujuan (GOALs) yang ingin dicapai diantara tahun 1999-2015. Indikator global tersebut bersifat fleksibel bagi setiap negara. Secara global ditetapkan 18 target dan 48 indikator. Membangun Kemitraan Global untuk Pembangunan. Mengingat kegiatan registrasi penduduk d i Indonesia belum sempurna sumber data ini belum dapat dipakai untuk menghitung AKABA. Meskipun secara glonal ditetapkan 48 indikator namun implementasinya tergantung pada setiap negara disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan dan ketersediaan data yang digunakan untuk mengatur tingkat kemajuannya. Targetnya selama tahun 1990 – 2105 setidaknya dapat menjadi pedoman untuk daerah lain dalam menurunkan angka kematian balita sebesar dua per tiganya.   Indiktor lokal untuk memonitoring pencapaian target keempat yaitu pemantauan terhadap pencapaian target MDGs untuk tingkat lokal kabupaten/kota dan kecamatan yang dapat dilakukan dengan indikator proksi tertentu. AKABA kerap dipakai untuk mengidentifikasi kesulitan ekonomi penduduk. Untuk mencapai 8 tujuan MDGs ini harus jelas definisi dan konsep indikator yang akan digunakan. berikut penulis memposting indika tor pencapaian MDGs untuk menurunkan angka kematian anak. Deklarasi MDGs merupakan hasil perjuangan dan kesepakatan bersama antara negara-negara berkembang dan maju.com%2F2011%2F02%2F14%2Fisi-milleniumdevelopment-goals-mdgs%2F&ei=3DdWT5WZEeTiQf14sHrCA&usg=AFQjCNFTeTdXpT-jfsfJysetwfJSLS3KeQ Indikator MDGs ke Empat : Menurunkan Kematian Anak SEPTEMBER 4. Sebagai gantinya AKABA dihitung berdasarkan estimasi tidak langsung dari berbagai survei. file:///C:/url?sa=t&rct=j&q=&source=web&cd=1&ved=0CB8QFjAA&url=http%3A%2F%2 Fdentalsemarang. 2009 5 KOMENTAR Polewali Mandar Sulawesi Barat @arali2008. dan 8. Berikut penjelasan kedua(Indikator global dan lokal) indiktor tersebut INDIKATOR GLOBAL ATAU NASIONAL UNTUK MEMONITORING PENURUNAN ANGKA KEMAATIAN ANAK Angka Kematian Balita (AKABA) AKABA adalah jumlah anak yang dilahirkan pada tahun tertentu dan meninggal sebelum mencapai usia 5 tahun. antara 71 – 140 sedang dan <20 rendah. pada postingan sebelumnya penulis telah memaparkanpencapaian MDGs untuk penurunan kematian anak di Polewali Mandar.wordpress.7. ekonomi dan lingkungan anak-anak bertempat tinggal termasuk pemeliharaan kesehatannya. Nilai normatif Akaba > 140 sangat tinggi. Definisi Operasional Kematian Balita dapat diurakan sebagai Kematian yang terjadi pada balita sebelum usia lima tahun Rumusnya . Indikator ini terkait langsung dengan target kelangsungan hidup anak dan merefleksikan kondisi sosial. angka kematian bayi dan proporsi campak pada bayi yang telah mencapai usia 1 tahun. termasuk salah satunya Indonesia dimana kegiatan MDGs di Indonesia mencakup pelaksanaan kegiatan monitoring MDGs. Memastikan Kelestarian Lingkungan Hidup. Sedangkan negara-negara maju berkewajiban mendukung dan memberikan bantuan terhadap upaya keberhasilan setiap tujuan dan target MDGs. Untuk mencapai target ini ada dua indikator dibuat yaitu Indikator global atau nasional untuk memonitoring pencapaian Target ke empat yaitu angka kematian balita.

Hal ini karena rancangan sampel diperuntukkan untuk menggambarkan angka kematian anak dan bayi tingkat Kabupaten dan atau tingkat propinsi. Imunisasi adalah unsur penting untuk mengurangi kematian balita. AKB cenderung lebih menggambarkan kesehatan reproduksi dari pada Akaba. pemantauan pertumbuhan menggunakan data SKDN. Indikator ini merupakan suatu ukuran cakupan dan kualitas sistem pemeliharaan kesehatan anak di suatu wilayah. ekonomi dan lingkungan anak-anak bertempat tinggal termasuk pemeliharaan kesehatannya. cakupan kunjungan bayi. Berikut ini adalah definisi operasional.Sumber datanya dapat melalui Survey dan atau Catatan data kematian balita yang meninggal di sarana kesehatan Angka Kematian Bayi (AKB) AKB adalah banyaknya bayi yang meninggal sebelum mencapai usia 1 tahun AKB per 1000 kelahiran hidup pada tahun yang sama. Rumusnya Sumber datanya dapat melalui survei atau catatan data kematian bayi yang meninggal di sarana kesehatan Proporsi imunisasi campak (PIC) pada anak yang berusia 1 tahun PIC adalah perbandingan antara banyaknya anak berumur 1 tahun yang telah menerima paling sedikit satu kali imunisasi campak terhadap jumlah anak berumur 1 tahun. dan dinyatakan dalam persentase. & LB3 KIA) dan atau Program Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota (PWS Gizi. rumus dan sumber data indikator tersebut. maka untuk menggambarkan angka kematian anak dan angka kematian bayi digambarkan dengan indikator program yang dilaksanakan dalam upaya menurunkan angka kematian balita dan angka kematian bayi. PWS Gizi) Pemantauan Pertumbuhan menggunakan data SKDN   SKDN adalah singkatan dari pengertian kata-katanya yaitu S adalah Seluruh balita yang ada di wilayah kerja K adalah jumlah balita yang terdaftar dan memiliki KMS atau buku KIA . persentase pemberian vitamin A. dan lebih besar dari 70 tergolong mudah untuk diturunkan. Sehubungan dengan hal tersebut. Kemudian Kematian Bayi yaitu Kematian yang terjadi pada bayi sebelum mencapai usia satu tahun. Meskipun target program terkait khusus dengan kematian balita. antara lain persentase BBLR. Persentase Bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Definisi Operasionalnya yaitu Bayi dengan BBLR adalah keadaan bayi lahir dengan berat badan (BB) < 2500 gram yang ditimbang pada saat lahir atau hari ke 7 setelah lahir Rumusnya Perlu diingat BBLR sebagai masalah kesehatan masyarakat apabila prevalensi ≥ 5 % Sumber data dapat diperoleh Catatan Program Gizi di Puskesmas (PWS Gizi. Rumusnya Sumber datanya dapat diperoleh melalui Catatan Program Imunisasi di Puskesmas atau Form LB3 dan atau Program Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota INDIKATOR LOKAL UNTUK MEMONITORING KEMAJUAN KABUPATEN DAN KECAMATAN Angka kematian anak dan angka kematian bayi untuk tingkat Kecamatan tidak tepat jika diperoleh dari survey yang berskala nasional. AKB relevan dipakai untuk memonitor pencapaian target program karena mewakili komponen penting pada kematian balita. antara 40-70 tergolong sedang namun sulit untuk diturunkan. Nilai normatif AKB kurang dari 40 sangat sulit diupayakan penurunannya (hard rock). SIRS/RB) Presentase Balita dengan BGM (Bawah Garis Merah) Definisi Operasionalnya yaitu Balita dengan BGM (Bawah Garis Merah) adalah Balita dengan berat badan menurut umur (BB/U) berada pada dan di bawah garis merah pada KMS Rumusnya Sumber datanya berupa Catatan Program Gizi di Puskesmas (LB3 Gizi) dan atau Program Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota (LB3 Gizi. Indikator ini terkait langsung dengan target kelangsungan hidup anak dan merefleksikan kondisi sosial. Definisi operasional dari angka kematian bayi terdahulu harus diketahui yaitu pengertian dari “Lahir Mati” yaitu Kelahiran seorang bayi dari kandungan yang berumur paling sedikit 28 minggu tanpa menunjukkan tanda-tanda kehidupan. cakupan pemberian ASI eklusif.

2 kali (neonatus) di satu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu. perawat yang memiliki kompetensi klinis kesehatan. paling sedikit 2 kali di satu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu. Bali dimana Presiden dan jajaran kabinetnya duduk bersama dengan para Gubernur dan jajaran daerah yang terdiri dari Ketua DPRD. Kunjungan Neonatus adalah kunjungan neonatus (umur 1-28 hari) untuk memperoleh pelayanan kesehatan sesuai dengan standar oleh dokter.. bidan. Rumusnya Menggugat Indonesia lewat MDGs OPINI | 29 May 2010 | 16:34 Dibaca: 204 Komentar: 5 1 dari 1 Kompasianer menilai Menarik <!--[if gte mso 9]> Normal 0 <![endif]--> Seperti biasa penulis sebagai ciptaan Tuhan menghaturkan permintaan maaf jika dalam penulisan ini membuat pembaca atau pengunjung tersinggung atau terpojokkan tetapi apa yang penulis tulis di bawah ini adalah murni pendapat pribadi. paling sedikit 4 kali (bayi). Kepala Penanaman Modal dari Sabang sampai Merauke dari Mianggas sampai Rote dalam membahas masalah-masalah daerah yang juga menjadi masalah nasional salah satunya adalah program pemerintah yang terkait dalam hal MDGs. <!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--> Ada yang menarik dalam rapat kerja nasional yang berlangsung di Istana Tampak Siring. <!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--> .  D adalah jumlah seluruh balita yang Ditimbang N adalah balita yang Naik berat badannya sesuai dengan garis pertumbuhan Rumusnya Catatan: Presentase N/D merupakan indikator keberhasilan program Sumber datanya dapat diperoleh Catatan Program Gizi di Puskesmas (LB3 Gizi) dan atau Program Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota (LB3 Gizi/ PWS Gizi) Cakupan Kunjungan Bayi Definisi Operasional yaitu Kunjungan Bayi adalah kunjungan bayi (umur 1-12 bulan) termasuk neonatus (umur 1-28 hari) untuk memperoleh pelayanan kesehatan sesuai dengan standar oleh dokter. bidan. perawat yang memiliki kompetensi klin is kesehatan.

Kesetaraan Gender. tujuan itu sendiri berjumlah tujuh tujuan (Goals) yang harus harus di lakukan oleh setiap negara yaitu. mari kita bahas satu persatu 7 tujuan dari MDGs dengan hasil konkrit dari pemerintah. dan anda juga akan bertanya kenapa harus 2015 ? karena berdasarkan hitungan kalkulasi PBB 15 tahun adalah waktu yang sangat pas untuk negara dalam memperbaiki masalah-masalah yang terjadi di dunia ini dan kalaupun lewat dari tahun yang disepakati bersama. Angka Kematian ibu Hamil dan melahirkan. PBB selaku penyelenggara tidak akan dan bisa menuntut kepada negara atau yang menandata tangani Janji Bersama itu tetapi rakyatnya lah yang akan menuntut kepada negara karena hak-haknya sebagai warga negara tidak pernah diberikan oleh negara. yaitu pertama Pengentasan Pe/Ke miskinan dan kelaparan apakah sampai tulisan ini dibuat sudah ada rakyat kecil yang mampu beli dan masak beras ? ternyata tidak ! ini terbukti dimana kita selalu disuguhkan oleh media tentang kehidupan rakyat miskin dan kecil yang selalu tidak bisa mendapatkan akses untuk membeli beras karena harganya yang sangat-sangat mahal dan lagi kalaupun mendapatkan dari pemerintah yaitu Beras Miskin-Raskin itupun tidak sesuai dengan logika dimana beras yang mereka dapat itu beras yang bau apek atau tidak layak dikonsumsi walaupun pemerintah mengatakan beras itu masih layak untuk di masak dan dikonsumsi. ternyata masih banyak sekolah-sekolah yang bangunannya sangat memprihatinkan kalau boleh membandingkan sekolah di pedalaman dengan bangunan Pos Polisi Bunderan HI atau kandang ayam bekisar para pejabat MASIH LEBIH BAGUS Pos Polisi Bunderan HI dan juga kandang ayam bekisar para pejabat. Pendidikan. berapa kali juara umum olimpiade tetapi bangunan fisik sekolah tidak seprestasi muridnya benar tidak ?! <!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--> . HIV-AIDS. Lingkungan Hidup dan Kemitraan Global. tetapi tetap saja banyak pejabat yang marah ketika para guru mengatakan bahwa sekolah kami tidak lebih bagus daripada kandang ayam tetapi tetap saja TIDAK ADA NURANI daripada para pejabat ini untuk tanggap darurat terhadap kondisi gedung sekolah ini apalah arti prestasi dunia meraih ratusan medali emas. bagaiamana kabarnya ? apakah sudah dijalankan dengan membuahkan hasil dan membuat staff PBB khusus MDGs di New York atau di Jakarta tersenyum puas ? ternyata tidak. Pengentasan Pe/Ke miskinan dan kelaparan.Mungkin diantara para pembaca dan pengunjung blog ini bingung dengan mengeritkan dahi dan bertanya apakah MDGs itu ? MDGs adalah Millenium Development Goals atau bahasa kerennya adalah Tujuan Pembangunan Millenium dimana pada tahun 2000 semua kepala negara di dunia di 5 benua ini menandatangi sebuah pernyataan sikap atau janji bersama dimana setiap negara sebisa mungkin atau HARUS BISA menekan angka-angka dalam hal tujuan pembangunan ini hingga tahun 2015. soal Pendidikan ada berapa kali media massa terutama koran baik yang beroplah nasional atau daerah yang mengangkat masalah pendidikan terutama dalam hal bangunan fisik dari sekolah. <!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--> Itulah sekilas tentang MDGs. Anak-Anak. lalu pertanyaan kita kalau Indonesia pada tahun 2000 ikut menandatangani kesepakatan bersama dengan seluruh dunia. pertanyaannya apakah beras yang bau apek dan warnanya tidak seperti beras pada umumnya SUDAH PERNAH di konsumsi oleh pejabat daerah mulai dari Kepala Bulog hingga Gubernur beserta keluarga ? <!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--> Kedua.

Lingkungan Hidup adakah pemerintah memperhatikan nasib hutan kita yang sudah sangat memprihatinkan atau pernahkah pemerintah menegur dengan sangat keras bahkan menutup pabrik- . <!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--> Kelima. seperti tidak adanya lahan kosong untuk tempat bermain atau tidak ada acara yang khusus benar-benar menceritakan tentang dunia anak-anak kalaupun ada hanya segelintir saja. HIV-AIDS pertanyaannya adalah SUDAHkah Pemerintah dan masyarakat memberi perhatian kepada para penderita HIV-AIDS ? jawabnya BELUM karena apa ? karena HIV-AIDS bagi masyarakat adalah AIB PALING HINA atau KUTUKAN dari Tuhan karena perilaku mereka ini terbukti dimana tidak pedulinya warga dan rumah sakit ketika menerima warga atau pasien yang menderita HIV-AIDS untuk mendapatkan perawatan. Kesetaraan Gender memang negara kita boleh dibilang sudah bisa menerapkan kesetaraan gender tetapi masih lebih banyak kasus-kasus yang tidak setara gender seperti berapa banyak kasus KDRT yang korbannya adalah wanita. dimana pemerintah hanya diam seribu bahasa karena tidak bisa melindungi bahkan membiarkan aksi-aksi yang dilakukan oleh beberapa ormas yang mengusir para peserta. berapa banyak wanita yang mengalami kekerasan seksual ketika mereka bekerja di Luar Negeri tanpa ada proses hukum bagi pelaku dan juga perlindungan daripada negara ketika tertimpa musibah ? <!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--> Keempat. atau pemerintah melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tidak menjamin ketersediaan obat ARV obat khusus HIV-AIDS karena berdasarkan informasi yang beredar dikalangan mereka bahwa obat khusus ini sangat jarang ditemui karena persediaannya sedikit bahkan ada yang kadarluarsa dan itupun harganya sangat mahal. soal anak-anak pertanyaan penulis adalah berapa banyak anak Indonesia khususnya yang ada di Kota-kota besar ketika jam sekolah atau jam istirahat berada di perempatan-perempatan lampu merah kemudian. soal Angka Kematian Ibu Hamil dan Melahirkan yang sangat tinggi di karenakan minimnya akses informasi dan perawatan khususnya bagi yang kurang mampu. berapa banyak anak-anak yang Haknya di rampas oleh orangtua bahkan oleh negara. selain itu juga banyak faktor yang mempengaruhi Angka Kematian Ibu Hamil dan Melahirkan misalnya soal asupan gizi yang sangat kurang bagi Ibu Hamil khususnya yang kurang mampu yang akibatnya banyak Ibu yang meninggal saat meninggal atau anaknya menderita kelainan pada sebuah penyakita karena kurangnya asupan gizi ketika sedang mengandung.Ketiga. selain itu juga Pemerintah juga tidak memfasilitasi kegiatan acara yang justru sebenarnya bisa memberikan arahan tentang HIV-AIDS yang terkait dengan program MDGs seperti kasus acara yang ada di Surabaya beberapa waktu lalu. <!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--> Keenam. <!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--> Ketujuh.

saat membuka Sosialisasi Rencana Aksi Daerah Millenium Development . MDGs telah menyepakati delapan tujuan.Si. sementara negara dibelahan dunia lain banyak pemimpin negara. <!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--> Semoga dengan waktu sisa 5 tahun ini kiranya pemerintah bisa merealisasikan proyek yang dibentuk oleh PBB dan berlaku di seluruh dunia kepada masyarakat. bukankah pemerintah dalam pembukaan UUD wajib memberikan hak bagi rakyatnya ? INGAT !!! JANJI ADALAH HUTANG DAN YANG NAMANYA HUTANG HARUS DILUNASI !!! <!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--> 14th floor 230410 07:55 <!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--> Rhesza Pendapat Pribadi Dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat dunia. kalau seperti ini percuma saja negara ini ikut menandatangani bersama 192 negara ketika tahun 2000 selain 7 tujuan ini pemerintah juga sepertinya tidak peduli dan turut serta dalam acara yang berkaitan dengan MDGs seperti konser BANGKIT BERAKSI yang setiap tanggal 16-18 Oktober setiap tahun di gelar dimana tidak ada satupun pemimpin negara ini baik pusat maupun daerah entah itu Menteri. M. demikian disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi. berdemo tentang keberadaan perusahaan-perusahaan yang mencemarkan lingkungan di Indonesia tetapi tidak ada tanggapan sama sekali dari beberapa instansi pemerintah seperti Kementerian Kehutanan dan Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia. <!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--> Jadi menurut penulis bukan hanya tiga tujuan (Goals) saja dari tujuan pembangunan millenium-MDGs yang TIDAK MAMPU direalisasikan Republik Indonesia sampai pada tahun 2015 tetapi 7 Goals itu juga sampai sekarang tidak ada bukti realisasinya. Walikota. anggota Dewan bahkan Presiden sama sekali ikut berpartisipasi. Jum’at (30/12/2011).. Sahrasaddin.pabrik yang mencemarkan lingkungan dengan membuang limbah pabrik ke aliran sungai yang menjadi urat nadi warga setempat ? jawabnya TIDAK ADA padahal sudah banyak LSM-LSM yang memberikan perhatian terhadap lingkungan mengkritik. anggota dewan ikut perpartisipasi bahkan ikut berjuang bersama-bersama dalam menjalankan MDGs ini. padahal negara kita dijuluki oleh dunia sebagai paru-parunya dunia. yang mampu memberi keteduhan bagi dunia lewat jutaan hektar hutan namum sekarang paru-paru itu ibarat penyakit kanker sedang sekarat bahkan sudah tinggal menunggu waktunya untuk diangkat. Ir.

Dijelaskan Sekda. meminta Kabupaten/Kota dapat membuat matrik program dan kegiatan untuk percepatan pencapaian target MDGs dan dijadikan lampiran RAD-MDGs provisni masing-masing. Jamkesprov. dokumen RAD-MDGs akan dinilai dalam implementasinya oleh pemerintah pusat. peta jalan (roadmeap) nasional percepatan pencapaian MDGs dan laporan pencapaian MDGs Indonesia. Kegiatan-kegiatan tersebut juga sebagai perepatan pencapaian MDGs. Delapan kesepakatan dimaksud terdiri dari . Sertifikasi tanah gratis untuk keluarga miskin. Selain itu disampaikan Sekda. memberantas kemiskinan dan kelaparan ekstrem. 1.” ujar Sekda. 2. saat peluncuran RADMDGs Provisni dan Pedoman Definisi Operasional MDGs di Jakarta. sehingga akan berpengaruh pada besaran dana dekonsentrasi yang akan diberikan pusat kepada daerah. 3 tahun 2010 tentang Program Pembangunan Berkelanjutan. Wakil Menteri Bappenas Prof. Dr. guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat dunia. malaria serta penyakit lainnya. “Untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Develompent) Persatuan Bangsa Bangsa dalam pertemuan yang diikuti 189 anggotanya telah menyepakati delapan tujuan. Provinsi Jambi sangat konsen dalam menangani kemiskinan. sebagai bantuan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat miskin dan tidak mampu yang tidak termasuk dalam kepesertaan jamkesmas dan jamkesmasda kab/ko. Upaya percepatan pencapaian target MDGs yang menjadi prioritas pembangunan memerlukan sinergi kebijakan perencanaan pembangunan baik di tingkat nasional. Selanjutnya ujar Sekda. Patut disyukuri. 3. RAD-MDGs ini akan menjadi acuan dalam perencanaan pembangunan kedepan. bertempat di ruang Mayang Mengurai Kantor Bappeda Provinsi Jambi. Dalam hal ini diamanatkan kepad daerah untuk membuat RAD-MDGs dan RAD Pangan dan Gizi (RAD-PG) dengan mengacu kepada Rencana Aksi Nasional (RAN) MDGs. telah dituangkan dalam Instruksi Presiden No. dan promote global partnership for development. Untuk itu. angtara lain . beberapa hari yang lalu (27 Desember 2011). mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. di Indonesia untuk percepatan pencapaian target MDGs dimaksud. menurunkan angka kematian anak. Nila F. saat ini Provinsi Jambi sudah menyelesaikan penyusunan RAD-MDGs Provinsi Jambi tahun 2010-2015. dengan harapan masyarakat miskin yang telah memiliki sertifikat rumah akan memiliki akses ke bank untuk membuka usaha.Goals (RAD-MDGs) Provinsi Jambi tahun 2010-2015. sehingga diharapkan dengan rumah yang layak dan sehat masyarakat dapat lebih sehat dan produktif. memastikan kelestarian lingkungan. yang benar-benar membutuhkan pelayanan kesehatan di . meningkatkan kesehatan ibu. mewujudkan pendidikan dasar untuk semua. untuk itulah melalui program satum milyar satu kecamatan (SAMISAKE) Pemerintah Provinsi Jambi akan menuntaskan keluarga sangat miskin yang ada pada 131 kecamatan yang telah diindentifikasi “by name by addres”. Moeloek. memerangi hiv dan aids. provisni maupun kabupaten/kota. Melaksanakan Bedah Rumah terhadap rumah tangga miskin. tambah Sekda.

untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap sanitasi. menjamin semua anak untuk menyelesaikan pendidikan dasarnya. Beasiswa bagi keluarga miskin sebagai upaya meningkatkan akses terhadap pendidikan berkualitas bagi masyarakat miskin untuk mencegah siswa putus sekolah akibat ketidakmampuan orang tua dari segi ekonomi. bahkan di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provisni Jambi tahun 2010-2015. Para pemimpin dunia berkomitmen untuk mengurangi separuh lebih jumlah orang-orang yang menderita kemiskinan dan kelaparan.rumah sakit frujukan di tingkat provinsi dan pusat. disamping juga telah membuat gerakan penanaman satu milyar pohon. Pemberian bantuan biaya pendidikan bagi keluarga tidak mampu tersebut diberikan mulai dari tingkat sekolah dasar.25 Mt Cp2 selama lima tahun yaitu 53 persen dari lahan gambut dan 36 persen dari kehutanan. dan mengurangi hingga separuh jumlah orang yang tidak memiliki akses air bersih pada tahun 2015.32 tahun 2011 tentang Bantuan Sosial. jelas Sekda. termasuk Indonesia. telah menargetkan untuk penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 69 Mt CO2 hingga tahun 2030 atau 17. pemerintah Provinsi Jambi akan membuat gerakan program kali bersih. . Deklarasi MDGs ini diadopsi oleh 189 negara dan telah ditandatangani oleh 147 kepala pemerintahan dan kepala negara. Untuk tahun 2012 program SAMISAKE ini uangnya akan didaerahkan. 4. (*) Sumber: Kabar Indonesia MDGs Merupakan Referensi Penting bagi Pembangunan di Indonesia SASARAN Pembangunan Millennium (Millennium Development Goals/MDGs) adalah delapan tujuan yang diupayakan dicapai pada 2015 dan merupakan tantangan utama pembangunan diseluruh dunia. Di samping program diatas. mengentaskan kesenjangan gender pada semua tingkat pendidikan. hingga perguruan tinggi. Deklarasi MDGs merupakan komitmen negara-negara dan komunitas internasional untuk mencapai sasaran pembangunan Millennium sekarang ini sebagai satu paket tujuan yang terukur dalam pembangunan dan pengentasan kemiskinan. pada saat KTT Millennium di New York pada bulan September 2000. mengurangi kematian anak balita hingga 2/3 . Pemerintah Indonesia telah membuat laporan pertama pencapaian MDGs tersebut dibawah koordinasi Bappenas dan dibantu oleh Kelompok Kerja PBB. Selanjutnya untuk meningkatkan rasio kawasan tertutup pohon pada tahun 2015. Setiap negara yang berkomitmen dan menandatangani Deklarasi Millennium ini diharapkan membuat laporan mengenai pencapaian MDGs ini. sesuai amanat Permendagri No.

7 triliun (2009) hingga Rp 81. Merujuk pada data Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan. namun pemerintah memiliki komitmen untuk mencapai sasaran-sasaran ini. hanya saja pencapaiannya tidak seimbang antara satu provinsi dengan provinsi lainnya. Jumlah pembayaran utang Indonesia. mulai dari tahap perencanaan seperti yang tercantum pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) hingga pelaksanaannya. kesehatan. [] . Jadi tanpa upaya negosiasi pengurangan jumlah pembayaran utang luar negeri.54 triliun (2015). dan laporan yang disampaikan oleh Indonesia menunjukkan bahwa Indonesia berada dalam jalur untuk mencapai tujuan tersebut. termasuk masyarakat madani. tampaknya Indonesia akan sulit mencapai tujuan MDGs ini. karena pada saat yang sama pemerintah juga harus menanggung beban pembayaran utang yang sangat besar. Dan tampaknya upaya Pemerintah Indonesia untuk merealisasikan MDGs pada 2015 tersebut akan cukup sulit. Tujuan utama MDGs adalah mengurangi jumlah orang dengan pendapatan dibawah upah minimum regional antara tahun 1990 dan 2015. dan itu merupakan rentang waktu yang sama untuk pencapaian MDGs. per 31 Agustus 2008. Program-program MDGs di bidang pendidikan. Sekarang ini MDGs merupakan referensi penting bagi pembangunan di Indonesia. baru menurun drastis pada 2016.Laporan tersebut menjabarkan upaya awal pemerintah untuk menginventarisasi situasi pembangunan manusia terkait dengan pencapaian sasaran MDGs. kelaparan. pihak swasta. Walaupun mengalamai kendala. lingkungan hidup. dan menganalisa kemajuan seiring dengan upaya menjadikan pencapaian-pencapaian ini menjadi kenyataan. untuk itu dibutuhkan kerja keras serta kerjasama dengan seluruh pihak. kesetaraan gender.7 % dan menolak ODA (Official Development Assistance) yang tidak bermanfaat bagi Indonesia. yaitu sekitar Rp 66. sekaligus mengidenifikasi dan meninjau kembali kebijakan-kebijakan dan program-program pemerintah yang dibutuhkan untuk memenuhi sasaran-sasaran dimaksud. dan pemberdayaan perempuan itu membutuhkan biaya yang cukup besar. kemiskinan.7 triliun. dan lembaga donor. Pencapaian MDGs di Indonesia sekarang ini akan dijadikan dasar bagi perjanjian kerjasama dan implementasinya di masa depan. beban pembayaran utang Indonesia terbesar akan terjadi pada tahun 2009-2015 dengan jumlah berkisar antara Rp 97. Hal ini termasuk kampanye perjanjian tukar guling hutang untuk negara berkembang sejalan dengan Deklarasi Jakarta mengenai MDGs di kawasan Asia Pasifik. Karena itu Pemerintah Indonesia perlu menggalang solidaritas negara-negara Selatan guna mendesak negara-negara Utara untuk meningkatkan bantuan pembangunan (bukan utang) tanpa syarat dan berkualitas minimal 0. mengukur.

Tabloid Diplomasi Promote your Page too Langganan Update Masukan Email Anda: tabloiddiplomasi/N en_US My Stats Subscribe Alexa Random Article   Presiden RI : Indonesia Semakin Diperhitungkan Menlu RI : Indonesia Bagian dari Solusi .

by 2015. malaria and other diseases. Goal 5 improve maternal health and in particular reduce the maternal mortality ratio by three-quarters by 2015. Pregnant adolescents run a disproportionate risk of dying in or after childbirth. Kemudian saya bertemu dengan MDG ini. Knowledge and negotiating skills help them to protect themselves. ada 5 goals dari gerakan ini yaitu (maap masih dalam bentuk bahasa inggris) 1. 5. Goal 1 eradicate extreme poverty and hunger. Goal 6 combat HIV/AIDS. 2. better able to thrive and survive. skills and . Improving the education. Better care of pregnant adolescents and their newborns will result in healthier babies. sebuah program dan gebrakan yang sengaja disetup oleh UNDP. MDG apa itu?? Saya baru saja membrowse sebuah publikasi dari UNDP ketika sedang mencari bahan untuk pekerjaan kantor. Goal 3 promote gender equality and empower women. and have little power to influence their own futures or those of their children.tabloiddiplomasi.   Menlu RI : Perwakilan RI Harus Menggerakkan Mesin Diplomasi Secara Total RI – US Interfaith Cooperation RI – US Interfaith Dialogue Template Modified © www. Goal 2 achieve universal primary education. sometimes before she finishes primary school. Goal 4 reduce child mortality. Many adolescents do not choose to become pregnant. 4. 6. Adolescent girls who have sex with older sexually experienced men have a higher risk of contracting HIV. Better support for pregnant adolescents will also impact on four other goals: 3.org All rights reserved. and in particular to reduce the under-five mortality rate by two-thirds. Apa sih sebenarnya MDG itu? Pengertian MDG itu adalah Millennium Development Goals. Pregnancy often brings a girl’s education to an end.

2009 at 11:06 am and is filed under Uncategorized.prospects of pregnant adolescents enables them to earn income. You can follow any responses to this entry through the RSS 2. kenapa negara lain lebih memikirkan nasib negara berkembang seperti kita ini?mana usaha kita untuk memakmurkan bangsa kita sendiri. prevent further unwanted pregnancies and to provide for their families. sampai disini dulu ya nanti dilanjut lagi… terpikirnya seperti ini. Pendidikan Dasar Sembilan Tahun dan Target MDGs 18 Oktober 2010 3 Komentar 1 Vote .0 feed. You can leave a response. or trackback from your own site. kok kelihatannya ga terlalu perduli ya… This entry was posted on Wednesday. October 21st.

Oleh : Berry Devanda Pada tahun 2005 189 negara yang sebagian besar diwakili oleh Kepala Pemerintahan mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Milenium Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Agenda utama pertemuan tersebut adalah membahas persoalan kemiskinan yang sangat parah yang masih membebani di banyak negara. KTT tersebut menghasilkan Deklarasi Milenium yang kemudian dikenal dengan Tujuan Pembangunan Milenium atau Millennium Development Goals (MDGs). MDGs dirumuskan dengan tujuan pemenuhan hak-hak setiap umat manusia dengan pendekatan yang bersifat inklusif. Oleh karena itu MDGs dapat diterima oleh negara-negara anggota PBB dan bertanggung jawab untuk memenuhi setiap tujuan tersebut. MDGs memiliki delapan tujuan dan masing-masing tujuan terdiri dari target-target yang memiliki batas pencapaian minimum yang harus dicapai Indonesia pada 2015. Hal ini bertujuan untuk mempermudah proses evaluasi masing-masing target oleh setiap negara.

Delapan tujuan MDGs tersebut adalah pengentasan kemiskinan ekstrim dan kelaparan, pemerataan pendidikan dasar, mendukung adanya persamaan jender dan pemberdayaan perempuan, mengurangi tingkat kematian anak, meningkatkan kesehatan ibu, perlawanan terhadap HIV/AIDS, malaria, dan penyakit lainnya, menjamin daya dukung lingkungan hidup, mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan. MDGs menjadi acuan pembangunan negara-negara anggota PBB termasuk Indonesia. MDGs dijadikan referensi dalam pembangunan Indonesia mulai dari tahap perencanaan sampai tahap pelaksanaan. Dari delapan tujuan MDGs tersebut tanpa melemahkan arti tujuan yang lain tujuan kedua pemerataan pendidikan dasar merupakan hal yang sangat penting. Karena, tercapainya tujuan kedua tentang pemerataan pendidikan dasar tersebut akan mengakselerasi pencapaian tujuh tujuan lainnya. Pendidikan akan membentuk pola pikir masyarakat menjadi lebih baik, meningkatkan pengetahuan wanita tentang pentingnya kesehatan ibu hamil, meningkatkan pengetahuan manusia tentang HIV/AIDS, meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya arti lingkungan yang sehat dan membuat kaum perempuan menjadi terpelajar dan berkeinginan untuk ikut berperan serta dalam tatanan kehidupan. Di samping itu pendidikan akan membuat manusia sadar membutuhkan kerja sama dengan manusia (negara) lain. Pendidikan juga akan meningkatkan harkat dan martabat manusia sehingga terlepas dari kemiskinan dan kelaparan. Tujuan kedua MDGS tentang pemerataan pendidikan dasar menargetkan pada tahun 2015 semua anak Indonesia, baik laki-laki maupun prempuan, akan dapat menyelesaikan pendidikan dasar, tidak ada lagi yang putus sekolah. Untuk mencapai tujuan tersebut pemerintah harus bekerja sama dengan seluruh masyarakat Indonesia berusaha agar tahun 2015 tidak ada lagi anak-anak Indonesia yang tidak mendapatkan pendidikan dasar.

Pemerintah Indonesia sebenarnya sudah lama mencanangkan program pemerataan pendidikan. Program Wajib Belajar (Wajar) 9 tahun adalah salah satu bentuk usaha pemerintah Indonesia dalam mewujudkan pemerataan pendidikan bagi seluruh warga negara sebagaimana yang diamanatkan oleh UUD 1945. Program wajib belajar 9 tahun pada awalnya merupakan lanjutan dari program wajib belajar pendidikan dasar 6 tahun (SD) pada tahun 1984. Kemudian pada tahun 1994 direvisi lagi menjadi program wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun (SD dan SLTP). Hal ini berarti anakanak usia 7 sampai 15 tahun diwajibkan untuk mengikuti dan mendapatkan pendidikan dasar SD dan SLTP. Program Wajar 9 Tahun tersebut menjadi kekuatan bangsa Indonesia untuk mewujudkan tujuan MDGs. Namun, angka anak putus sekolah setiap tahun mengalami peningkatan cukup signifikan. Berdasarkan data BKKBN dari 1,7 juta jiwa pada 1996 menjadi 11,7 juta jiwa pada 2009 lalu. Angka tersebut didominasi anak-anak usia 7-15 tahun yang rata-rata tidak dapat memenuhi kewajibannya melanjutkan pendidikan dasar sembilan tahun. Data tersebut menunjukkan terdapat jalan terjal untuk memenuhi target MDGs tentang pemerataan pendidikan dasar. Dengan sisa waktu 5 tahun lagi (saat ini tahun 2010) pekerjaan ini akan menjadi berat jika tidak disikapi oleh segenap stake holder yang berkaitan dengan pencapaian program ini. Untuk itu perlu disusun upaya-upaya yang dapat dilakukan agar target pencapaian tersebut dapat terlaksana tepat waktu. Upaya-upaya tersebut dapat diurai dari apa saja penyebab yang membuat angka anak putus sekolah semakin tinggi. Salah satu penyebab tingginya angka putus sekolah adalah tempat tinggal yang jauh dari fasilitas pendidikan. Anak-anak miskin dari pedesaan umumnya memiliki kesulitan untuk mendapat pendidikan dasar terutama anak-anak yang berusia 13-15 tahun. Setelah menamatkan Sekolah Dasar (SD) mereka dihadapkan pada pilihan berhenti sekolah karena jarak yang jauh atau membantu orang tua mencari nafkah. Menurut data yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan Nasional pada tahun 2009 sedikitnya terdapat 483 ribu anak usia SD tidak lagi meneruskan pendidikan. Di antara angka tersebut ada yang berhenti sebelum kelas 6 dan tidak melanjutkan ke tingkat SMP. Salah satu cara untuk meredam tingginya angka putus sekolah dari tahun ke tahun adalah dengan pembangunan SLTP satu atap. Sebuah sekolah di mana SD dan SLTP memakai satu gedung sekolah. Cara ini akan menghemat biaya operasional dan dapat menjangkau daerah-daerah terpencil. Sekolah seperti ini sudah berjalan beberapa tahun terakhir. Namun, perlu ditingkatkan jumlah dan kualitas SDM pengelolanya.

Anak-anak yang sudah terlanjur putus sekolah harus segera diatasi dengan program paket A. Hanya saja jumlah anak yang bisa ditampung pada program paket A hanya 200 ribu orang anak. Dari 200 ribu daya tampung tersebut hanya mampu diisi oleh 100 ribu orang anak saja. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor. Di antaranya adalah medan yang ditempuh oleh guru pendamping atau Tutor Paket A cukup berat. Pekerjaan menyisir anak-anak putus sekolah sampai ke pedalaman merupakan pekerjaan yang tidak mudah. Belum lagi membujuk mereka agar mau mengikuti program penyetaraan pendidikan tersebut. Untuk itu perlu kerja sama pemerintah daerah agar pencapaian pemerataan pendidikan ini dapat terlaksana dengan baik. Pemerintah daerah harus menyisir sampai ke daerah pelosok, mendata, dan mengajak anak-anak putus sekolah untuk kembali mengenyam pendidikan melalui program penyetaraan. Demikian juga dengan program penyetaraan pendidikan untuk tingkat SLTP, Paket B. Pemanfaatan kearifan lokal juga sangat diperlukan untuk membantu pencapaian target ini. Perlu dirangsang kembali semangat gotong royong masyarakat untuk membangun pendidikan, khususnya gedung sekolah dan sarana pendukung lainnya. Di samping itu laju pertumbuhan penduduk yang sangat cepat harus disikapi dengan pembangunan infrastruktur pendidikan yang seimbang. Seluruh elemen bangsa harus ikut membantu pekerjaan berat tersebut termasuk pihak swasta. Di antaranya meningkatkan peran serta swasta untuk membantu pembangunan pendidikan terutama di daerah terpencil. Setiap perusahaan diwajibkan menyisihkan laba usahanya dalam bentuk Corporate Social Responsibility (CSR). Salah satu bentuk program yang dapat dilakukan adalah membantu terselenggaranya pendidikan terutama di daerah terpencil. Misalnya dengan memberikan insentif tambahan untuk guru-guru yang mengajar di daerah terpencil. Di samping itu pemberian bea siswa untuk anak-anak kurang mampu juga akan sangat membantu pencapaian target MDGs tentang pemerataan pendidikan dasar. Jika pekerjaan ini sudah dipikul bersama oleh semua anak bangsa program pencapaian pemerataan pendidikan yang menjadi target MDGs pada tahun 2015 akan terasa lebih ringan. Dengan harapan rasa tanggung jawab bersama ini akan mempercepat pemenuhan target tersebut untuk Indonesia yang lebih baik. Sumber : Detik.com
ADVERTISEMENT

1. Date: Monday, 16 January 2012 08:00

Access civilization is still far behind so that the achievement of MDGs 2015 in the most remote hamlets in the mountainous areas are still far behind. 2008). teknologi. technology and other resources in the concept of community empowerment. Your Synergy inspire us "young intellectuals" as .redrop expedition session 1. Akses peradaban masih jauh tertinggal sehingga pencapaian target MDGs 2015 pada dusun paling jauh di daerah pegunungan masih jauh tertinggal. Zona yang sarat gunung api dan sering dilanda gempa bumi (National Geographic Indonesia. Indonesia and the 245 million citizens live in the west end of the belt fire. 2008). 2010. pengetahuan. knowledge. Progam "Expedition of mountains in Indonesia through MDGs 2015" merupakan rangkaian program dalam koridor MDGs 2015 di dusun-dusun pegunungan Indonesia melalui transformasi ide. Volcano-ridden zones and are often hit by earthquakes (National Geographic Indonesia. Sinergi Anda memberi inspirasi kami "intelektual muda" sebagai motor penggerak pemberdayaan masyarakat melalui strategi pengembangan kemandirian komunitas dusun pegunungan . dan sumber daya lainnya dalam konsep pemberdayaan masyarakat.wmv Indonesia dan ke-245 juta warganya hidup di ujung barat sabuk api. "Expedition of mountains in Indonesia MDGs through 2015 " is a series of program in the corridor of the MDGs in 2015 in the mountain hamlets of Indonesia through the transformation of ideas.

com Seperti halnya Mamang Adin. kecamatan Cijambe. kabupaten Subang.500.bisnis. 10 December 2011 21:31 3 ratings Time: 15:19 More in Travel & Events Kampoeng BNI(1) KLIK Web. kini punya kesibukan baru. Team Re-Drop From: redemptiondrop Views: 293 2. sebagian warga desa Banjaran. setelah Didi Supriyadi.000. peternak ini tidak sekadar sebagai pekerja.Di daerah yang mereka namai Kampung BNI.a driving force for community empowerment through community self-reliance development strategy. 37 tahun. kini menjadi peternak sapi. November 2007. Warga yang sebelumnya bekerja sebagai buruh serabutan dengan upah harian rata-rata Rp17. tapi juga pemilik sapi yang akan memperoleh bagian keuntungan dari penjualan ternak setelah dipelihara selama 5-6 bulan. Pendapatan mereka pun meningkat menjadi rata-rata Rp. Kampoeng BNI(1) Date: Saturday. membuka daerah pembibitan sapi perah. web. Kampung BNI ini berdiri pada areal milik Didi Supriyadi seluas . 25.

seperti Kabupaten Sumedang dan Provinsi Jambi rata-rata 200 ekor sd 300 ekor.6 hektare di dataran tinggi Awul. di mana Didi bertindak sebagai penjamin (avalis) dan 'bapak angkat' yang menyediakan jasa pembinaan. pesanan juga datang dari Pemprov Jabar dan sejumlah pemerintah daerah lain. Pengusaha lulusan SPMA Cikole ini juga bertindak sebagai menjamin pemasaran. 10 December 2011 03:34 2 ratings Time: 00:32 More in Education . Sebelumnya.18. Dia membuka areal ini untuk warga yang akan beternak sapi bibit di bawah bendera PT Simpang Jaya Dua.000 ekor per tahun pada Mei 2007... Ikhwal kemitraan ini ketika Simpang Jaya Dua mendapatkan order pasokan sapi bunting jenis Frissian Holstein (FH) dari salah satu perusahaan swasta sebanyak 1. Kampoeng BNI (2) Date: Saturday. From: agusramadas Views: 16488 3. sedangkan permodalan para peternak diperoleh dari pinjaman lunak Kemitraan BNI. di daerah selatan Subang. "Manajemen peternakan kami .

web. di daerah selatan Subang..000. Date: Wednesday. seperti Kabupaten Sumedang dan Provinsi Jambi rata-rata 200 ekor sd 300 ekor.HP: 081919646555. Sebelumnya. Kampung BNI ini berdiri pada areal milik Didi Supriyadi seluas 18.. 37 tahun. Pendapatan mereka pun meningkat menjadi rata-rata Rp. setelah Didi Supriyadi. tapi juga pemilik sapi yang akan memperoleh bagian keuntungan dari penjualan ternak setelah dipelihara selama 5-6 bulan. Info: 031-81639991 . Pengusaha lulusan SPMA Cikole ini juga bertindak sebagai menjamin pemasaran. kini punya kesibukan baru. sebagian warga desa Banjaran. kabupaten Subang. 25. di mana Didi bertindak sebagai penjamin (avalis) dan 'bapak angkat' yang menyediakan jasa pembinaan. kecamatan Cijambe. "Manajemen peternakan kami . peternak ini tidak sekadar sebagai pekerja.Kampoeng BNI (2) KLIK Web. From: agusramadas Views: 10436 1 ratings Time: 01:21 More in Education 4.bisnis.6 hektare di dataran tinggi Awul.Di daerah yang mereka namai Kampung BNI. membuka daerah pembibitan sapi perah. Ikhwal kemitraan ini ketika Simpang Jaya Dua mendapatkan order pasokan sapi bunting jenis Frissian Holstein (FH) dari salah satu perusahaan swasta sebanyak 1.500.000 ekor per tahun pada Mei 2007. November 2007. 30 November 2011 09:35 . kini menjadi peternak sapi. Kursus Fotografi & Pelatihan Wira Usaha. Dia membuka areal ini untuk warga yang akan beternak sapi bibit di bawah bendera PT Simpang Jaya Dua. pesanan juga datang dari Pemprov Jabar dan sejumlah pemerintah daerah lain. sedangkan permodalan para peternak diperoleh dari pinjaman lunak Kemitraan BNI.com Seperti halnya Mamang Adin. Warga yang sebelumnya bekerja sebagai buruh serabutan dengan upah harian rata-rata Rp17.

3 hari Rp. Dalam waktu singkat anda akan dapat menguasai Teknik & Praktek Food Hari Pertama : DasarPhotography dengan baik..2 hari Rp. Kursus Cara Membuat Tepung Mocaf Tiruan Tepung Terigu. Apabila diambil : 1 hari Rp. Pelatihan Sablon. Pengertian . Flexi: 03181639992. Pelatihan Membatik. Info: 031-81639991 . 500.HP: 081919646555. HP: 0817321024.000.Menata Komposisi MenataRange) Hari Hari Ketiga : Praktek Bersama Cahaya . Kursus Ketrampilan untuk UKM.Teknik HDR (High Dynamic Hari Kedua : Teori Dasar Food Fotografi .Kursus Fotografi & Pelatihan Wira Usaha. 200..000. Materi yang diajarkan : Fotografi : . Raya Tenggilis no. 350. Tristar mengajarkan anda Teknik Fotografi.000.HP: 081919646555.000. Bina Usaha Mandiri. FOOD PHOTOGRAPHY : Kursus & Pelatihan Fotografi di bidang Produk Makanan. brosur & iklan. untuk aplikasi buku menu. Kursus Lilin Hias & Fiber Glass. Kursus Meukis d Kaca. Surabaya. Telp: 031 8433224-25. khususnya untuk foto foto produk makanan.Teknik Macro . Informasi & Pendaftaran: Tristar Culinary Institute. Pelatihan Fotografi.. Raya Jemursari 234 Surabaya. Info: 031-81639991 .Teknik Dasar . Kampus Baru: Jln.Minimum Peserta : 5 orang.Tips and Trik Food Fotografi Keempat : Praktek Sendiri-sendiri Biaya Kursus : Rp.Komposisi . Jln.untuk 4 Hari.. Sekolah Kuliner & Akademi Perhotelan. Seni mengabadikan makanan dalam bentuk gambar dengan menggunakan teknik-teknik fotografi. Pelatihan Video Editing. 68. 600.

0 ratings Time: 02:11 More in Entertainment PRAKATA 5. . From: videotristar Views: 1493 5.Prakata 6...7.6.dan Tujuan PNPM Mandiri PNPM Mandiri adalah program nasional penanggulangan kemiskinan terutama yang berbasis .

Hasil Kegiatan tersebut akan diterbitkandalam bentuk tersendiri. maka memotret capaian dantantangan yang dihadapi oleh pemerintah kabupaten/kota menjadi sangat penting. dimana potretcapaian MDGs pada wilayah kabupaten/kota dapat menjadi cermin dari sebuah kesimpulan atas capaianprovinsi dan nasional.Lepas dari Laporan Pemerintah tersebut. misalnya dengan menampilkan konteks wilayah. 10. Jika data nasional merupakan kumpulandata provinsi. tetapi juga menyangkut komitmen terutama alokasi anggaran dan bentuk pelayanan. sementara dua daerah didasarkan pada hasil kajiankemiskinan partisipati dan data sekunder. Tiga daerah penulisan Laporan ini mendasarkan pada hasil-hasil rangkaianKegiatan MDGs yang diselenggarakan oleh GAPRI. sementara data provinsi merupakan akumulasi kabupaten/kota. Potret tersebut bukanhanya dari angka. atau Lembagalain.8.namun laporan itu masih kurang berwarna dan belum berani mengusulkan langkah strategis bagaimanamencapai target baik dari sisi kebijakan. Capaian MDGs Indonesia. angka yang baik disebabkan oleh tingginya partisipasi warga dengan mengorbankankebutuhan dasar rumah tangganya. GAPRI ingin mengawali sesuatu yang baru. namun lebih ditujukan untuk membuka hati dan mata bahwa konteks kabupaten/kota belum tentutercermin dalam Laporan yang selama ini dibuat. Sintesis ini juga bukan bermaksud menandingi Laporan Pemerintah. Sintesis Laporan ini bukan hasil dari rangkaian kegiatan MDGsyang diselenggarakan oleh GAPRI dan INFID pada 14 Provinsi. bisa lebih baik atau justru sebaliknya.Itulah yang ingin ditampilkan GAPRI dalam Sintesis Laporan yang ditulis berdasarkan Laporan CapaianMDGs di lima kabupaten/kota. 9. Dengan .Sebab bisa jadi. anggaran maupun pengelolaannya. Bahwa. apa yang dicapai oleh provinsi maupun nasional belum tentu sesuai dengankondisi kabupaten/kota. Ada beberapa kemajuan.

Jakarta. Untuk setiap tujuan atau lebih dari satu target yang telah disetujui. menggunakan tahun 1990 sebagai titik awal. kepada Sam Jethwa ( 11. Siswan. sebab masih banyak pekerjaan rumah yang mesti diselesaikan. r) dan AgungWiyono 13. Desember 2007Dwi AstutiKetua 15. hidup sebagaimana manusia sesungguhnya. saya mengucapkan terimakasih kepada Sugeng Bahagijo yang telahmenyusun Sintesis ini. Programme Manage 12.Semoga Sintesis laporan ini memberi man aat bagi upaya pencapaian target MDGs. khususnya dalammemastikan kualitas hidup yang bermartabat. <: Previous Page > : Next Page >I : Last Page More on the MDGs: + UNDP MDGs + Millennium Summit . Juga kepada teman-teman penulis kabupaten/kota. terutama untuk tahun 2015. Hery dan Yana yang telah meluangkan waktu di tengah kesibukan lembaga masing-masing. teman-teman yang masih bekerja dan yang telah meninggalkan Ox am GB dalamprogram ini. 1. (Project O cer). Steering Committee 16.Akhirnya. Tentu sajaSintesis ini tidak akan selesai tanpa kalian semua. Rasa bangga dan salut juga disampaikan kepada mitra jaringan.Mul. Gerakan Antipemiskinan Rakyat Indonesia (GAPRI) I< : First Page SUMBER-SUMBER Tujuan Pembangunan Milenium Tantangan Global : tujuan dan target Tujuan pembangunan milenium merupakan agenda serius untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan tingkat kehidupan yang disetujui oleh para pemimpin dunia pada Millennium Summit (pertemuan tingkat tinggi Millenium) pada bulan September 2000. 14. Ucapan terimakasih juga disampaikan kepada Ox am GByang telah mendukung GAPRI selama 3 tahun ini. Menghapuskan tingkat kemiskinan dan kelaparan yang parah Target untuk 2015: Setengah proporsi dari jumlah orang sedunia hidup dengan kurang dari satu dollar sehari dan mengalami kelaparan. capaian agregat bukanlah hal yangselesai. serta pihak-pihak lain yangtidak dapat disebutkan satu-per satu. atas nama GAPRI. kepada saudara Yola.demikian.

dan Afrika Selatan. Sebagai contoh India. Dua per tiga dari jumlah yang mengalami buta huruf adalah perempuan. Mengembangkan kesetaraan jender dan memberdayakan perempuan Target 2005 dan 2015: Mengurangi perbedaan dan diskriminasi jender dalam pendidikan dasar dan menengah terutama untuk tahun 2005 dan untuk semua tingkatan pada tahun 2015. Mengurangi tingkat kematian anak Target 2015 : Mengurangi dua per tiga tingkat kematian anak-anak usia di bawah 5 tahun Setiap tahunnya hampir 11 juta anak-anak meninggal dunia sebelum usia 5 tahun. Pencapaian Pendidikan Dasar secara Universal. tetapi target masih dalam proses pencapaian. dan tingkat pekerja perempuan berkisar antara dua per tiga dari laki-laki. seharusnya sudah mencapai 95 persen anak-anak yang masuk sekolah pada tahun 2005 mendatang. dan Karibia. terutama dari penyakit yang tidak tertangani. 3. dan bagian-bagian dari Eropa dan Asia Tengah mengalami kegagalan dari target kemiskinan. Proporsi perempuan yang duduk di parlemen terus bertambah mencapai angka kira-kira satu per tiga di Argentina. Target 2015: Memastikan bahwa setiap anak laki dan perempuan mendapatkan dan menyelesaikan tahap pendidikan dasar. Sebanyak 113 juta anak-anak tidak masuk sekolah. 2. 4. Amerika Latin. namun angka tersebut turun dari 15 juta .Lebih dari satu miliar orang masih hidup kurang dari satu dollar per hari: sub-Gurun Sahara Afrika. Mozambik.

resiko kematian dalam proses melahirkan adalah satu dalam 48 namun sebenarnya semua negara telah memiliki program keselamatan kelahiran pada masa sekarang. Negara-negara seperti Brazil.pada tahun 1980. 7. Senegal. Menjamin berlanjutnya pembangunan lingkungan Target: o Mengintegrasikan prinsip-prinsip pembangunan yang berkelanjutan dalam kebijakan setiap negara dan program serta mengurangi hilangnya sumber daya lingkungan o Pada tahun 2015 mendatang diharapkan mengurangi setengah dari jumlah orang yang tidak memiliki akses air minum yang sehat o Pada tahun 2020 mendatang diharapkan dapat mencapai pengembangan yang signifikan dalam kehidupan untuk sedikitnya 100 juta orang yang tinggal di daerah kumuh . 6. malaria. 5. Perlawanan terhadap HIV/AIDS. dan penyakit lainnya Target 2015: Menghentikan dan memulai pencegahan penyebaran HIV/AIDS dan gejala malaria dan penyakit berat lainnya. termasuk 5 juta yang baru terinfeksi pada tahun 2001. Meningkatkan Kesehatan Ibu Target 2015: Mengurangi dua per tiga rasio kematian ibu dalam proses melahirkan Di bagian dunia berkembang. 40 juta orang di dunia terjangkit HIV. Thailand. dan Uganda telah memperlihatkan bahwa penyebaran HIV dapat ditekan.

Lebih dari satu milliar orang kekurangan akses untuk air minum sehat dan lebih dari dua milliar orang kekurangan tingkat sanitasi. o Secara komprehensif mengusahakan persetujuan mengenai masalah utang negaranegara berkembang. terutama teknologi informasi dan komunikasi. Selama tahun 1990 an. Komitmen bantuan keuangan yang disetujui apada pertengahan tahun 2002 dapat diartikan dalam jumlah tambahan sebesar 12 juta milliar pertahunnya hingga tahun 2006 Volunteerism . o Membantu kebutuhan-kebutuhan khusus negara-negara tertinggal. 8. o Mengembangkan usaha produktif yang baik dijalankan untuk kaum muda o Dalam kerjasama dengan pihak swasta. membangun adanya penyerapan keuntungan dari teknologi-teknologi baru. Banyak negara-negara brkembang menghabiskan lebih banyak anggaran untuk pengadaan utang daripada untuk kebutuhan jasa sosial. hampir satu milliar orang memperoleh akses untuk air minum sehat dan jumlah yang sama untuk akses ssnitasi. Mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan Target : o Mengembangkan lebih jauh lagi perdagangan terbuka dan sistem keuangan yang melibatkan komitmen terhadap pengaturan manajemen yang jujur dan bersih. pembangungan dan pengurangan tingkat kemiskinan secara nasional dan internasional. dan kebutuhan khusus dari negara-negara terpencil dan kepulauan-kepulauan kecil.

Anda dapat memberikan bantuan berupa penambahan pranala dalam. Target ini merupakan tantangan utama dalam pembangunan di seluruh dunia yang terurai dalam Deklarasi . Susun header artikel ini sesuai dengan pedoman tata letak.Sasaran Pembangunan Milenium Dari Wikipedia bahasa Indonesia. Untuk keterangan lebih lanjut. Bila dirasa perlu. istilah geografi umum. atau dengan merapikan tata letak dari artikel ini. Tambahkan kotak info bila jenis artikel memungkinkan. Hapus tag/templat ini. klik [tampilkan] di bagian kanan. Targetnya adalah tercapai kesejahteraan rakyat dan pembangunan masyarakat pada 2015. Mohon jangan memasang pranala pada kata yang sudah diketahui secara umum oleh para pembaca. buatlah pautan ke artikel wiki lainnya dengan cara menambahkan "[[" dan "]]" pada kata yang bersangkutan (lihat WP:LINK untuk keterangan lebih lanjut). Sasaran Pembangunan Milenium dalam lambang Sasaran Pembangunan Milenium (bahasa Inggris : Millennium Development Goals atau disingkat dalam bahasa Inggris MDGs) adalah Deklarasi Milenium hasil kesepakatan kepala negara dan perwakilan dari 189 negara Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang mulai dijalankan pada September 2000. ensiklopedia bebas (Dialihkan dari MDGs) Langsung ke: navigasi. Buat atau kembangkan bagian pembuka dari artikel ini. cari Artikel ini perlu diwikifikasi agar memenuhi standar kualitas Wikipedia. berupa delapan butir tujuan untuk dicapai pada tahun 2015. Tambahkan pranala wiki. dan perkakas sehari-hari. Sunting bagian pembuka. seperti profesi. Mengganti markah HTML dengan markah wiki bila dimungkinkan.

Daftar isi [sembunyikan] 1 Sasaran o 1. . dan mengurangi hingga separuh jumlah orang yang tidak memiliki akses air bersih pada tahun 2015. [1] Pemerintah Indonesia turut menghadiri Pertemuan Puncak Milenium di New York tersebut dan menandatangani Deklarasi Milenium itu.4 Menurunkan angka kematian anak o 1.1 Memberantas kemiskinan dan kelaparan o 1.Milenium. mengurangi kematian anak balita hingga 2/3 . Menurunkan angka kemiskinan.8 Mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan 2 Sasaran Pembangunan Milenium Indonesia 3 Kontroversi 4 Lihat pula 5 Referensi 6 Pranala luar [sunting] Sasaran Deklarasi Millennium PBB yang ditandatangani pada September 2000 menyetujui agar semua negara: [sunting] Memberantas kemiskinan dan kelaparan Pendapatan populasi dunia sehari $1. malaria dan penyakit menular lainnya o 1.6 Memerangi HIV/AIDS. [2] Penandatanganan deklarasi ini merupakan komitmen dari pemimpin-pemimpin dunia untuk mengurangi lebih dari separuh orang-orang yang menderita akibat kelaparan. menjamin semua anak untuk menyelesaikan pendidikan dasarnya.7 Memastikan kelestarian lingkungan hidup o 1. sebagai satu paket tujuan yang terukur untuk pembangunan dan pengentasan kemiskinan.2 Mencapai pendidikan untuk semua o 1.5 Meningkatkan kesehatan ibu o 1. dan diadopsi oleh 189 negara serta ditandatangani oleh 147 kepala pemerintahan dan kepala negara pada saat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Milenium di New York pada bulan September 2000 tersebut.3 Mendorong kesetaraan jender dan pemberdayaan perempuan o 1. mengentaskan kesenjangan jender pada semua tingkat pendidikan. Deklarasi berisi komitmen negara masing-masing dan komunitas internasional untuk mencapai 8 buah sasaran pembangunan dalam Milenium ini (MDG).

Pada tahun 2015 mendatang diharapkan mengurangi setengah dari jumlah orang yang tidak memiliki akses air minum yang sehat. dan menambah bantuan pembangunan resmi untuk negara yang berkomitmen untuk mengurangi kemiskinan. [sunting] Mendorong kesetaraan jender dan pemberdayaan perempuan Target 2005 dan 2015: Mengurangi perbedaan dan diskriminasi gender dalam pendidikan dasar dan menengah terutama untuk tahun 2005 dan untuk semua tingkatan pada tahun 2015. [sunting] Menurunkan angka kematian anak Target untuk 2015 adalah mengurangi dua per tiga tingkat kematian anak-anak usia di bawah 5 tahun. pembangungan dan pengurangan tingkat kemiskinan secara nasional dan internasional. [sunting] Memerangi HIV/AIDS. meningkatkan pembebasan hutang untuk negara miskin yang berhutang besar.[sunting] Mencapai pendidikan untuk semua Setiap penduduk dunia mendapatkan pendidikan dasar. Secara komprehensif mengusahakan persetujuan mengenai masalah utang negara-negara berkembang. pembatalan hutang bilateral resmi. . [sunting] Meningkatkan kesehatan ibu Target untuk 2015 adalah Mengurangi dua per tiga rasio kematian ibu dalam proses melahirkan. dan kebutuhan khusus dari negara-negara terpencil dan kepulauan-kepulauan kecil. malaria dan penyakit berat lainnya. Pada tahun 2020 mendatang diharapkan dapat mencapai pengembangan yang signifikan dalam kehidupan untuk sedikitnya 100 juta orang yang tinggal di daerah kumuh. [sunting] Memastikan kelestarian lingkungan hidup Mengintegrasikan prinsip-prinsip pembangunan yang berkelanjutan dalam kebijakan setiap negara dan program serta mengurangi hilangnya sumber daya lingkungan. dapat diterka dan tidak ada diskriminasi. [sunting] Mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan Mengembangkan lebih jauh lagi perdagangan terbuka dan sistem keuangan yang berdasarkan aturan. Membantu kebutuhan-kebutuhan khusus negara-negara kurang berkembang. malaria dan penyakit menular lainnya Target untuk 2015 adalah menghentikan dan memulai pencegahan penyebaran HIV/AIDS. Termasuk komitmen terhadap pemerintahan yang baik. Ini termasuk pembebasantarif dan -kuota untuk ekspor mereka.

Program-program MDGs seperti pendidikan. mengukur. pihak swasta. Merujuk data Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Departemen Keuangan. kesehatan. termasuk masyarakat madani. mulai dari tahap perencanaan seperti yang tercantum pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) hingga pelaksanaannya.Menghadapi secara komprehensif dengan negara berkembang dengan masalah hutang melalui pertimbangan nasional dan internasional untuk membuat hutang lebih dapat ditanggung dalam jangka panjang. Laporan ini menunjukkan bahwa Indonesia berada dalam jalur untuk mencapai tujuan tersebut. Dalam kerja sama dengan pihak "pharmaceutical". Hal ini termasuk kampanye untuk perjanjian tukar guling hutang untuk negara berkembang sejalan dengan Deklarasi Jakarta mengenai MDGs di daerah Asia dan Pasifik. kelaparan. pencapaiannya lintas provinsi tidak seimbang. dan pemberdayaan perempuan membutuhkan biaya yang cukup besar.54 triliun . beban pembayaran utang Indonesia terbesar akan terjadi pada tahun 2009-2015 dengan jumlah berkisar dari Rp97. namun pemerintah memiliki komitmen untuk mencapai sasaran-sasaran ini dan dibutuhkan kerja keras serta kerjasama dengan seluruh pihak. membangun adanya penyerapan keuntungan dari teknologi-teknologi baru. Laporan Sasaran Pembangunan Milenium ini menjabarkan upaya awal pemerintah untuk menginventarisasi situasi pembangunan manusia yang terkait dengan pencapaian sasaran MDGs. terutama teknologi informasi dan komunikasi. menyediakan akses obat penting yang terjangkau dalam negara berkembang Dalam kerjasama dengan pihak swasta. lingkungan hidup. kemiskinan. Pencapaian MDGs di Indonesia akan dijadikan dasar untuk perjanjian kerjasama dan implementasinya di masa depan. Dengan tujuan utama mengurangi jumlah orang dengan pendapatan dibawah upah minimum regional antara tahun 1990 dan 2015. Walaupun mengalamai kendala. kesetaraan gender. dan menganalisa kemajuan seiring dengan upaya menjadikan pencapaian-pencapaian ini menjadi kenyataan. per 31 Agustus 2008. sekaligus mengidenifikasi dan meninjau kembali kebijakan-kebijakan dan program-program pemerintah yang dibutuhkan untuk memenuhi sasaran-sasaran ini. [3] [4] [sunting] Kontroversi Upaya Pemerintah Indonesia merealisasikan Sasaran Pembangunan Milenium pada tahun 2015 akan sulit karena pada saat yang sama pemerintah juga harus menanggung beban pembayaran utang yang sangat besar. [sunting] Sasaran Pembangunan Milenium Indonesia Setiap negara yang berkomitmen dan menandatangani perjanjian diharapkan membuat laporan MDGs. Mengembangkan usaha produktif yang layak dijalankan untuk kaum muda. Pemerintah Indonesia melaksanakannya dibawah koordinasi Bappenas dibantu dengan Kelompok Kerja PBB dan telah menyelesaikan laporan MDG pertamanya yang ditulis dalam bahasa Indonesia dan kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris untuk menunjukkan rasa kepemilikan pemerintah Indonesia atas laporan tersebut. dan lembaga donor.7 triliun (2009) hingga Rp81.[2] Kini MDGs telah menjadi referensi penting pembangunan di Indonesia. Namun.

Hasil kesepakatan yang didapat adalah untuk negara maju menyisihkan sekitar 0. tanpa upaya negosiasi pengurangan jumlah pembayaran utang Luar Negeri.developmentgoals. ^ (Inggris) Indonesia Progress Report on the Millenium Development Goals. 2004 4.7 persen. Jumlah pembayaran utang Indonesia. [6] [sunting] Lihat pula KTT PBB 2005 [sunting] Referensi 1.org/millenniumgoals (Indonesia) UNDP Indonesia (Indonesia) Teks Tujuan Pembangunan Milenium (Inggris) www.70 triliun. ^ (Inggris) Badan PBB untuk Program Pembangunan: Informasi Dasar Sasaran Pembangunan Milenium 2. ^ Kompas:Pemerintah Akan Renegosiasi Utang Untuk Capai Target MDGs [sunting] Pranala luar (Indonesia) (Inggris) Program Bank Dunia di Indonesia (Inggris) www. tanpa syarat dan berkualitas minimal 0. ^ Okezone: Pencapaian Target MDGs Terkendala Beban Utang 6. ^ a b (Inggris) Situs PBB untuk Sasaran Pembangunan Milenium 3.org (Inggris) UN Millennium Project (2002-2005) .7 persen dan menolak ODA (official development assistance) yang tidak bermanfaat untuk Indonesia [5]. Menurut Direktur Eksekutif International NGO Forum on Indonesian Development (INFID) Don K Marut Pemerintah Indonesia perlu menggalang solidaritas negara-negara Selatan untuk mendesak negara-negara Utara meningkatkan bantuan pembangunan bukan utang.first8. Menanggapi pendapat tentang kemungkinan Indonesia gagal mencapai tujuan MDGs apabila beban mengatasi kemiskinan dan mencapai tujuan pencapaian MDG di tahun 2015 serta beban pembayaran utang diambil dari APBN di tahun 2009-2015.un. Pada tahun 2010 hingga 2012 pemerintah dapat mengajukan renegosiasi utang. sebagian utang bisa dikonversi untuk bantu itu. Beberapa negara maju telah berjanji dalam konsesus pembiayaan (monetary consensus) untuk memberikan bantuan. Namun konsensus ini belum dipenuhi banyak negara. ^ Situs Bappenas Laporan Millenium Development Goals (MDG) Indonesia 5. hanya sekitar 5-6 negara yang memenuhi sebagian besar ada di Skandinavia atau Belanda yang sudah sampai 0.7 persen dari GDP mereka untuk membantu negara miskin atau negara yang pencapaiannya masih di bawah. Indonesia akan gagal mencapai tujuan MDGs.org (Inggris) www.(2015) rentang waktu yang sama untuk pencapaian MDGs. baru menurun drastis (2016) menjadi Rp66. Sekretaris Utama Menneg PPN/Kepala Bappenas Syahrial Loetan berpendapat apabila bisa dibuktikan MDGs tidak tercapai di 2015.

org/w/index.php?title=Sasaran_Pembangunan_Milenium&oldid=4817662" Kategori: Perserikatan Bangsa-Bangsa Kategori tersembunyi: Artikel yang perlu diwikifisasi Akun Masuk log / buat akun Ruang nama Halaman Pembicaraan Varian Halaman Baca Sunting Versi terdahulu Tindakan Pencarian Cari Istimew a:Pencari Navigasi Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman sembarang Komunitas Warung Kopi Portal komunitas Bantuan .(Inggris) The Millennium Initiative Diperoleh dari "http://id.wikipedia.

Wikipedia Tentang Wikipedia Pancapilar Kebijakan Menyumbang Cetak/ekspor Buat buku Unduh versi PDF Versi cetak Peralatan Pranala balik Perubahan terkait Halaman istimewa Pranala permanen Kutip halaman ini Bahasa lain ‫ال عرب ية‬ Bamanankan Català Česky Dansk Deutsch Ελληνικά English Esperanto Español Eesti ‫ف ار سی‬ Suomi Français Íslenska Italiano 日本語 Basa Jawa 한국어 Latviešu Македонски Bahasa Melayu Nederlands Norsk (nynorsk) .

” katanya. “kita memberikan pengakuan atas prestasi dan dedikasi yang diberikan dengan ikhlas tersentuh. Dalam Indonesia MDG Awards 2011 ini. . Hi Leaders! Di bulan Februari ini. Bertempat di Balai Kartini. mahasiswa dan masyarakat. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya.Norsk (bokmål) Polski Português Русский Slovenščina Српски / Srpski Svenska தமிழ் ไทย Tagalog Türkçe Tiếng Việt 中文 Halaman ini terakhir diubah pada 01. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons. 10 Oktober 2011. Wapres mengapresiasi inisiatif seluruh komponen bangsa untuk mencapai delapan sasaran pembangunan milenium tersebut. dari dunia usaha. Indonesian Future Leaders (IFL) sukses meraih penghargaan dari Indonesia MDG (Millenium Development Goals) Awards atau IMA 2011 dengan tema “Beraksi Untuk Negeri”. serta kesempatan untuk berpartisipasi dalam lokakarya nasional yang diselenggarakan sebagai suatu rangkaian Indonesia MDG Awards 2011. Program-program IFL yang berkaitan dengan MDGs dan menjadi pertimbangan juri dalam memberikan peghargaan tersebut adalah “I Speak for MDGs” dan “School of Volunteers” yang sukses diselenggarakan pada 2010 ll lalu.04. ketentuan tambahan mungkin berlaku. penghargaan ini dihadiri oleh Wakil Presiden Boediono untuk menganugerahkan penghargaan khusus Indonesia MDG Award kepada para penerima penghargaan. IFL menerima simbolisasi dari penghargaan program Indonesia MDG Awards 2011 berupa sebuah trofi dan piagam. IFL mendapatkan penghargaan khusus kategori organisasi kepemudaan.

Kota Payakumbuh.Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi. IFL diwakili oleh Dian Aditya Ning Lestari selaku co-founder dan Wakil Presiden IFL. selaku Manager Divisi Komunikasi dan Kerjasama IFL sekaligus Direktur Program “I Speak for MDGs. Selain IFL. karena dinilai telah melakukan inovasi dan mengalokasikan anggaran yang berpihak pada pencapaian target sasaran pembangunan milenium (MDG) dengan memastikan keberlangsungan program jangka panjang. PT Indika Energy Tbk serta Raden Muhammad Rais dari Nusa Tenggara Barat juga memenangkan penghargaan khusus dalam Indonesia MDG Award 2011. Kabupaten Flores Timur.” . Aisyah Muhammadiyah. Dalam acara malam penganugerahan tersebut. serta Jessica Angkasa.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful