kepala negara dan perwakilan dari 189 negara Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang mulai dijalankan pada

September 2000, berupa delapan butir tujuan untuk dicapai pada tahun 2015. Targetnya adalah tercapai kesejahteraan rakyat dan pembangunan masyarakat pada 2015. Target ini merupakan tantangan utama dalam pembangunan di seluruh dunia yang terurai dalam Deklarasi Milenium, dan diadopsi oleh 189 negara serta ditandatangani oleh 147 kepala pemerintahan dan kepala negara pada saat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Milenium di New York pada bulan September 2000 tersebut. Pemerintah Indonesia turut menghadiri Pertemuan Puncak Milenium di New York tersebut dan menandatangani Deklarasi Milenium itu. Deklarasi berisi komitmen negara masing-masing dan komunitas internasional untuk mencapai 8 buah sasaran pembangunan dalam Milenium ini (MDGs), sebagai satu paket tujuan yang terukur untuk pembangunan dan pengentasan kemiskinan. Penandatanganan deklarasi ini merupakan komitmen dari pemimpin-pemimpin dunia untuk mengurangi lebih dari separuh orang-orang yang menderita akibat kelaparan, menjamin semua anak untuk menyelesaikan pendidikan dasarnya, mengentaskan kesenjangan jender pada semua tingkat pendidikan, mengurangi kematian anak balita hingga 2/3 , dan mengurangi hingga separuh jumlah orang yang tidak memiliki akses air bersih pada tahun 2015. Sasaran MDGs Deklarasi Millennium PBB yang ditandatangani pada September 2000 menyetujui agar semua negara: 1. Memberantas kemiskinan dan kelaparan  Pendapatan populasi dunia sehari $1.  Menurunkan angka kemiskinan. 2. Mencapai pendidikan untuk semua  Setiap penduduk dunia mendapatkan pendidikan dasar. 3. Mendorong kesetaraan jender dan pemberdayaan perempuan  Target 2005 dan 2015: Mengurangi perbedaan dan diskriminasi gender dalam pendidikan dasar dan menengah terutama untuk tahun 2005 dan untuk semua tingkatan pada tahun 2015. 4. Menurunkan angka kematian anak  Target untuk 2015 adalah mengurangi dua per tiga tingkat kematian anak-anak usia di bawah 5 tahun. 5. Meningkatkan kesehatan ibu  Target untuk 2015 adalah Mengurangi dua per tiga rasio kematian ibu dalam proses melahirkan. 6. Memerangi HIV/AIDS, malaria dan penyakit menular lainnya  Target untuk 2015 adalah menghentikan dan memulai pencegahan penyebaran HIV/AIDS, malaria dan penyakit berat lainnya. 7. Memastikan kelestarian lingkungan hidup  Mengintegrasikan prinsip-prinsip pembangunan yang berkelanjutan dalam kebijakan setiap negara dan program serta mengurangi hilangnya sumber daya lingkungan.  Pada tahun 2015 mendatang diharapkan mengurangi setengah dari jumlah orang yang tidak memiliki akses air minum yang sehat.  Pada tahun 2020 mendatang diharapkan dapat mencapai pengembangan yang signifikan dalam kehidupan untuk sedikitnya 100 juta orang yang tinggal di daerah kumuh. 8. Mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan

Millennium Development Goals (MDGs) adalah Deklarasi Milenium hasil kesepakatan

Millennium Development Goals (MDGs)

 Mengembangkan lebih jauh lagi perdagangan terbuka dan sistem keuangan yang berdasarkan aturan, dapat diterka dan tidak ada diskriminasi. Termasuk komitmen terhadap pemerintahan yang baik, pembangungan dan pengurangan tingkat kemiskinan secara nasional dan internasional.  Membantu kebutuhan-kebutuhan khusus negara-negara kurang berkembang, dan kebutuhan khusus dari negara-negara terpencil dan kepulauan-kepulauan kecil. Ini termasuk pembebasan-tarif dan -kuota untuk ekspor mereka; meningkatkan pembebasan hutang untuk negara miskin yang berhutang besar; pembatalan hutang bilateral resmi; dan menambah bantuan pembangunan resmi untuk negara yang berkomitmen untuk mengurangi kemiskinan.  Secara komprehensif mengusahakan persetujuan mengenai masalah utang negara-negara berkembang.  Menghadapi secara komprehensif dengan negara berkembang dengan masalah hutang melalui pertimbangan nasional dan internasional untuk membuat hutang lebih dapat ditanggung dalam jangka panjang.  Mengembangkan usaha produktif yang layak dijalankan untuk kaum muda.  Dalam kerja sama dengan pihak "pharmaceutical", menyediakan akses obat penting yang terjangkau dalam negara berkembang  Dalam kerjasama dengan pihak swasta, membangun adanya penyerapan keuntungan dari teknologi-teknologi baru, terutama teknologi informasi dan komunikasi. MDGs di Indonesia Indonesia, sebagai salah satu negara dari 189 negara anggota PBB yang turut menandatangani kesepakatan Milenium Development Goals (MDGs) yang dicanangkan PBB di awal era perubahan abad 20 ke abad 21, didalam implementasi komitmennya, dilaksanakan dengan penciptaan program pembangunan yang tercantum pada Rencana PembangunanJangka Menengah ( RPJM ), sebagai satu paket pembangunan yang terukur guna memenuhi hasil kesepakatan yang akan dicapai pada kurun waktu tahun 2000 hingga akhir tahun 2015. Sejatinya, ”Millennium Development Goals 2015” dengan penetapan 18 target (sasaran) dan 48 indikator sebagai alat ukur kinerja masing-masing rencana aksi, yang terangkum dalam 8 (delapan) hasil kesepakatan pada setiap tujuan MDGs yang akan dicapai sampai dengan tahun 2015, menjadi referensi penting bagi pembangunan di Indonesia dalam kerangka praktis namun berbobot untuk mengukur pembangunan yang diupayakan. Mengacu pada rasio pencapaian target MDGs 2015 secara kuantitatif dan terjadwal dalam penanggulangan dimensi kemiskinan, penyediaan infrastruktur dasar, promosi persamaan gender, pendidikan, dan lingkungan berkelanjutan yang juga merupakan upaya pemenuhan hak asasi manusia, Pemerintah Indonesia dengan komitmen yang tinggi untuk mencapai sasaran sasaran tersebut, walaupun mengalami banyak kendala terus melakukan kreatifitas program dengan akselerasi pencapaian yang dilandasi semangat kebersamaan seluruh pemangku kepentingan nasional. Menyadari peran strategis Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, terkait dengan strategi Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat yang memiliki daya dukung luas dengan menggali spirit dalam makna yang dapat mempercepat terwujudnya sasaran dan target Indonesia MDGs 2015, memerlukan sebuah medium yang komprehensif yaitu dalam bentuk ”Pameran & Forum” untuk menjabarkan upaya pemerintah dengan inventarisasi situasi pembangunan yang terkait dengan pencapaian sasaran, pengukuran, dan menganalisa kemajuan seiring dengan upaya menjadikan pencapaian-pencapaian ini

menjadi kenyataan, sekaligus mengidentifikasi dan meninjau kembali kebijakan-kebijakan dan program-program pemerintah yang dibutuhkan untuk memenuhi sasaran-sasaran Indonesia MDGs 2015. Di Indonesia sendiri, melalui program pencapaian MDGs, SBY menginstruksikan penjabaran butir-butir tujuan di atas menjadi target-target yang lebih praktis dan derivatif. Berdasarkan situs resminya, MDGs sendiri oleh Indonesia diterjemahkan sebagai beberapa tujuan dan upaya pembangunan manusia, sekaligus sebagai usaha penanggulangan kemiskinan ekstrem. Boleh dikatakan, presiden kita, SBY hingga saat ini tergolong salah satu dari beberapa kepala negara yang cukup aktif mewakili Indonesia dalam beberapa acara manifestasi internasional. Hingga periode kedua pemerintahannya ini SBY berulang kali ke luar negeri dan menghadiri pertemuan baik secara bilateral dengan beberapa kepala negara, maupun secara konferensional seperti pada beberapa konferensi isu perubahan iklim dan pemulihan ekonomi. Saat ini boleh dikatakan pula bahwa Indonesia menjadi salah satu negara yang “diperhitungkan” dalam forum diskusi internasional. MDGs ini sendiri saat ini sudah memiliki sistem koordinasi sendiri yang oleh pemerintah Indonesia diupayakan agar bisa efektif dalam pencapaiannya. Saat ini pemerintahan SBY sudah memasuki periode ke-2. MDGs nampaknya perlu disosialisikan lebih luas ke masyarakat dengan dengan interpretasi dan pembahasan yang lebih sederhana. SBY selaku pemegang tongkat koordinasi penyelenggaraan pemerintahan serta penyalur program-program dunia untuk masyarakatnya memang dituntut untuk selalu terbuka dan solutif. Dengan serangkaian tim kerja serta koordinator kabinet pastilah tidak begitu susah untuk membuat masyarakat mengetahui program-program pemerintah yang paling baik, apalagi memang hanya menyangkut kesejahteraan masyarakat. MDGs saat ini memang belum begitu populer di tahah air, masih banyak masyarakat yang belum paham bahkan menyebut istilahnya saja sudah susah payah. Maka sekali lagi, adalah tugas pemerintah yang membahasakannya agar lebih “merakyat”. Sosialisasi program dunia untuk masyarakat Indonesia bisa juga menjadi media pembangunan hubungan baik antara pemerintah dan masyarakat yang saat ini sangat rentan terhadap isu-isu diferensial dan cenderung menimbulkan reaksi represif. Beberapa isu yang terjadi belakangan ini semakin menguatkan adanya indikasi bahwa hubungan pemerintah dengan rakyat semakin renggang dan tegang. Di saat seperti inilah masyarakat membutuhkan kedewasaan pemerintah yang bisa menjadi panutan. Karena pada hakikatnya, hampir tidak ada rakyat yang anti terhadap pemerintahnya sendiri. Bagaimanapun, program Millenium Development Goals (MDGs) ini sangat cocok merepresentasikan masalah-masalah yang dialami Indonesia. Adalah betul bahwa melalui MDGs negara-negara lain juga saat ini berjuang menyelesaikan masalah-masalah yang sama, dengan caranya masing-masing. Maka, memasuki tahun kedua dalam periode kedua pemerintahannya, SBY memang sepatutnya berpikir keras guna memposisikan diri dan pemerintahannya di antara masyarakat dalam menghadapi tantangan-tantangan ke depan ini. Target penyelesaian krisis pada tahun 2015 yang dicanangkan pemerintah tentunya didukung penuh oleh segenap masyarakat. Karena itulah, implementasi dan penyelesaian misi-misinyalah yang harus disiasati pemerintah agar jauh dari konflik dan selalu bisa diterima masyarakat. Dalam kondisi sudah lumayan dipandang dunia seperti ini, Indonesia bawjib membuktikan sesuatu, paling tidak memperlihatkan kemajuan-kemajuan MDGs pada 2015. Sasaran MDGs di Indonesia

dan lembaga donor. [3] [4] Kontroversi MDGs di Indonesia Upaya Pemerintah Indonesia merealisasikan Sasaran Pembangunan Milenium pada tahun 2015 akan sulit karena pada saat yang sama pemerintah juga harus menanggung beban pembayaran utang yang sangat besar. termasuk masyarakat madani.7 persen dan menolak ODA (official development assistance) yang tidak bermanfaat untuk Indonesia [5]. Namun. kelaparan. tanpa upaya negosiasi pengurangan jumlah pembayaran utang Luar Negeri.54 triliun (2015) rentang waktu yang sama untuk pencapaian MDGs. mulai dari tahap perencanaan seperti yang tercantum pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) hingga pelaksanaannya. lingkungan hidup. mengukur. baru menurun drastis (2016) menjadi Rp66. Hasil kesepakatan yang didapat adalah untuk negara maju menyisihkan sekitar 0. Dengan tujuan utama mengurangi jumlah orang dengan pendapatan dibawah upah minimum regional antara tahun 1990 dan 2015.70 triliun. Merujuk data Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Departemen Keuangan.7 triliun (2009) hingga Rp81. sebagian utang bisa dikonversi untuk bantu itu. Program-program MDGs seperti pendidikan. beban pembayaran utang Indonesia terbesar akan terjadi pada tahun 2009-2015 dengan jumlah berkisar dari Rp97. dan menganalisa kemajuan seiring dengan upaya menjadikan pencapaian-pencapaian ini menjadi kenyataan. Kini MDGs telah menjadi referensi penting pembangunan di Indonesia. Pencapaian MDGs di Indonesia akan dijadikan dasar untuk perjanjian kerjasama dan implementasinya di masa depan. dan pemberdayaan perempuan membutuhkan biaya yang cukup besar. kesehatan. Beberapa negara maju telah berjanji dalam konsesus pembiayaan (monetary consensus) untuk memberikan bantuan. kemiskinan. kesetaraan gender. pihak swasta. Indonesia akan gagal mencapai tujuan MDGs. Sekretaris Utama Menneg PPN/Kepala Bappenas Syahrial Loetan berpendapat apabila bisa dibuktikan MDGs tidak tercapai di 2015. Jumlah pembayaran utang Indonesia. Walaupun mengalamai kendala. pencapaiannya lintas provinsi tidak seimbang. sekaligus mengidenifikasi dan meninjau kembali kebijakan-kebijakan dan program-program pemerintah yang dibutuhkan untuk memenuhi sasaran-sasaran ini.Setiap negara yang berkomitmen dan menandatangani perjanjian diharapkan membuat laporan MDGs. per 31 Agustus 2008. Pemerintah Indonesia melaksanakannya dibawah koordinasi Bappenas dibantu dengan Kelompok Kerja PBB dan telah menyelesaikan laporan MDGs pertamanya yang ditulis dalam bahasa Indonesia dan kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris untuk menunjukkan rasa kepemilikan pemerintah Indonesia atas laporan tersebut.7 persen dari . namun pemerintah memiliki komitmen untuk mencapai sasaran-sasaran ini dan dibutuhkan kerja keras serta kerjasama dengan seluruh pihak. Pada tahun 2010 hingga 2012 pemerintah dapat mengajukan renegosiasi utang. Laporan ini menunjukkan bahwa Indonesia berada dalam jalur untuk mencapai tujuan tersebut. Menurut Direktur Eksekutif International NGO Forum on Indonesian Development (INFID) Don K Marut Pemerintah Indonesia perlu menggalang solidaritas negara-negara Selatan untuk mendesak negara-negara Utara meningkatkan bantuan pembangunan bukan utang. Hal ini termasuk kampanye untuk perjanjian tukar guling hutang untuk negara berkembang sejalan dengan Deklarasi Jakarta mengenai MDGs di daerah Asia dan Pasifik. tanpa syarat dan berkualitas minimal 0. Menanggapi pendapat tentang kemungkinan Indonesia gagal mencapai tujuan MDGs apabila beban mengatasi kemiskinan dan mencapai tujuan pencapaian MDG di tahun 2015 serta beban pembayaran utang diambil dari APBN di tahun 2009-2015. Laporan Sasaran Pembangunan Milenium ini menjabarkan upaya awal pemerintah untuk menginventarisasi situasi pembangunan manusia yang terkait dengan pencapaian sasaran MDGs.

” kata Ivan selanjutnya.com/program-kegiatan/lumbung-masyarakat-mandiri-baitul-mal/157-wapres-anugerahkan-penghargaan-indonesia-mdg-award . pemerintah dan masyarakat harus tetap memiliki semangat meningkatkan kerjasama untuk perbaikan bangsa ke depannya nanti. penanggulangan HIV/Aids.000 kelahiran hidup. hanya sekitar 5-6 negara yang memenuhi sebagian besar ada di Skandinavia atau Belanda yang sudah sampai 0. tidak usah kemudian nunggu Pemilu segala macam. http://www.wikipedia. serta masih sulitnya akses pendidikan dan kesehatan di daerah-daerah maka Indonesia akan sulit mencapai target MDG 2015. perlu usaha keras bagi Indonesia untuk mencapai target MDG 2015.000 kelahiran hidup.persadamulticendekia. namun ditambahkannya pemerintah dan masyarakat harus tetap optimistis dapat tercapai meski harus didukung melalui kemauan politik pemerintah dan didukung berbagai program pro rakyat. yayasan yang sangat peduli dengan program-program pencapaian MDG 2015 yaitu Ivan Ahda. Ivan Ahda juga berharap tercapai atau tidaknya target MDG‟s 2015. Hal senada juga disampaikan Koordinator Yayasan Forum Indonesia Muda.com/2010/07/29/sby-indonesia-dan-mdgs/ http://www.” Kementerian Kesehatan RI mencatat hingga 2011 di Indonesia angka kematian ibu saat melahirkan sebesar 228 orang per 100. “Tapi dalam concern kita tercapai atau tidaknya MDGs sebenarnya bukan patokan bahwa kita berhenti berjuang atau apa. kita sih masih optimis. Bahkan ia mengingatkan tindak pidana korupsi yang masih marak terjadi di Indonesia merupakan akar persoalan yang sangat berdampak negatif terhadap upaya pencapaian target MDG‟s 2015. kita udah on the track nih sebenarnya. Sumber http://id.000 kelahiran hidup. Sementara angka kematian bayi usia nol hingga 11 bulan di Indonesia sebesar 34 orang per 1.desainovasi. padahal menurut target MDGs 2015 angka tersebut harus mampu turun menjadi sekitar 102 orang per 100. ketiga sasaran yang ketinggalan itu adalah angka kematian ibu melahirkan.org/wiki/Sasaran_Pembangunan_Milenium http://muda.kompasiana. Selain itu ditegaskannya sektor pendidikan juga merupakan akar dari seluruh program yang harus dicapai dalam MDG‟s 2015 karena tanpa kemajuan pendidikan maka kemajuan dalam program lain akan sulit diwujudkan. ada korupsi." ungkap Ivan Ahda. pertama adalah masalah laju dia di sana tapi laju ini masih lama. ada apa yang itu semuanya berpengaruh kepada pencapaian MDGs. Sebelumnya Wakil Presiden. Ivan Ahda mengatakan. masih jauh dari target yang ingin dicapai dalam MDGs 2015 (foto: dok).com/ erita RSS Kamis. sesederhana itu saja. Budiono mengatakan. “Menurut pandangan saya ketinggalan kereta dan perlu perhatian sangat khusus dan kerja keras kita semua kalau kita ingin mencapai sasaran MDGs kita pada tahun 2015. kalaupun kemudian kita melihat banyak hambatan ke arah sana bukan melemahkan usaha kita. yang kedua udah lajunya lambat kebanyakan kerikil atau batu lagi. Boediono berpendapat ada tiga hal yang masih tertinggal sehingga Indonesia akan sulit mencapai target MDG‟s 2015.7 persen. Kementerian Kesehatan juga mencatat hingga 2011 penderita penyakit HIV/Aids sekitar 200 ribu orang dan dinilai pemerintah jumlah tersebut masih sangat mengkhawatirkan. dan batunya itu datang dari mereka sendiri.GDP mereka untuk membantu negara miskin atau negara yang pencapaiannya masih di bawah. lambat lah ya. 09 Februari 2012 Indonesia Masih Tertinggal untuk Capai Target Pembangunan Milenium 2015 Koordinator Yayasan Forum Indonesia Muda. termasuk melalui upaya memberantas korupsi. Pemerintah Indonesia menyadari masih tertinggal dalam mencapai target yang ditetapkan dalam Tujuan Pembangunan Milenium atau Millennium Development Goals (MDG) tahun 2015. “Kalau misalnya mau tercapai 2015 artinya pemerintah harus melakukan lompatan yang menurut saya tidak usah menunggu pemimpin baru. padahal target MDGs 2015 harus mampu turun menjadi 23 orang per 1. Namun konsensus ini belum dipenuhi banyak negara. Ivan Ahda berpendapat walaupun jika dilihat kondisi saat ini di Indonesia seperti masih tingginya angka kemiskinan. Iris Gera | Jakarta        More Sharing Services Foto: Iris Gera Masalah sanitasi dan kurangnya akses terhadap air bersih di kota-kota besar di Indonesia. Kalau orang udah on the track ada dua kemungkinan.mdgs. akses air minum dan sanitasi dasar yang layak. Kepada VoA di Jakarta hari Kamis (9/2).000 kelahiran hidup. melemahkan perjuangan kita.

Para inspirator akan menjadi duta yang diharapkan dapat menyebarluaskan semangat pencapaian tujuan-tujuan MDGs di wilayah masing-masing. Direktur Pemberitaan Metro TV Suryopratomo. Ketua Yayasan Inovasi Pemerintah Daerah (YIPD) Dr Erna Witoelar. Hal ini untuk menyaksikan langsung dan mencocokan dengan prestasi pembangunan yang dipresentasikan. 31 Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan 20 organisasi pemuda yang mengajukan program unggulannya untuk berkompetisi meraih penghargaan. semakin meningkat. sekaligus sebagai Ketua Dewan Juri Indonesia MDG Awards 2011 Prof Dr dr Nila Moeloek SpM. “Proses penjurian demikian selektif dan komprehensif. Sejak diluncurkan secara resmi tanggal 12 Oktober 2011 lalu. Wakil Menteri Pertanian dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Dr Rusman Heriawan. namun dewan juri juga akan melakukan kunjungan ke lokasi pembangunan yang dipromosikan oleh peserta kompetisi.Promosikan Pembangunan Lewat Indonesia Millenium Development 75 Kabupaten Promosikan Pembangunan Daerah Lewat MDG Awards KAMIS. Sebelum sampai pada puncak acara malam penganugerahan IMA 2011 pada tanggal 1 Februari 2012 mendatang di Jakarta dan akan ditayangkan di Metro TV. Sementara. kesehatan ibu dan anak. 28 sektor swasta. 01 DESEMBER 2011 21:11 WIB Penganugerahan MDG Awards 2011 BERITA TERKAIT  tidak ada berita yang terkait LENSAINDONESIA. “Kami sangat berbahagia menyaksikan animo dan optimisme berbagai pihak dalam menyukseskan pencapaian tujuan-tujuan MDGs melalui program penghargaan IMA 2011. yang kali ini bertema “Beraksi untuk Negeri”. penyelenggaraan IMA tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. “Sampai hari ini tercatat 75 kabupaten/kota. Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN) Dr Nafsiah Mboi SpA MPH.COM: Gairah berbagai pemangku kepentingan di Indonesia dalam mempercepat perwujudan Millennium Development Goals (MDG) yang mendekati tenggang waktunya di tahun 2015. KAS/LI-10 . Sejumlah dewan juri terdiri dari sejumlah tokoh yang berkompeten di bidangnya.” ujar utusan khusus Presiden SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) untuk MDGs. Pada 31 Januari 2012 IMA 2011 akan menggelar festival nasional MDGs dan pameran yang menampilkan berbagai program pemangku kepentingan MDGs. Program-program pembangunan yang didaftarkan meliputi sejumlah pencapaian MDGs di bidang nutrisi. Selain didukung dengan teknologi informasi untuk menjangkau publik yang lebih luas serta untuk mempermudah proses pendaftaran dan penjurian. Panitia program masih menyediakan waktu sampai tanggal 15 Desember 2011 kepada kabupaten/kota dari seluruh Indonesia dan pihak-pihak lainnya. Redaktur Senior Kompas Dr Ninok Leksono. pengelolaan program. Salah satunya. Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementrian Kesehatan (Kemenkes) Prof dr Tjandra Yoga Aditama SpP (K) MARS DTM&H DTCE. Kami sangat optimis dan gembira dengan tingkat partisipasi ini. Tidak hanya dilakukan secara online. seperti Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi.” jelas Diah S Saminarsih. untuk mendaftarkan program suksesnya dan menjadi inspirasi bagi para pelaku pembangunan lainnya. akses ke air minum yang layak dan sanitasi dasar serta HIV/AIDS dan penyakit menular lainnya. Ketua Panitia IMA 2011 sekaligus asisten utusan khusus Presiden SBY.” lanjutnya. “Penilaian meliputi kualitas penyusunan program. IMA 2011 juga menggelar serangkaian kegiatan seperti seminar inspiratif yang bertujuan menemukan 10 inspirator yang akan disebut sebagai “Pencerah Nusantara”.” ujarnya. Indonesia Country Director World Food Programme (WFP) Coco Ushiyama. Seluruh peserta akan berkompetisi memperebutkan 16 versi penghargaan dalam kategori umum dan sejumlah kategori khusus. pengembangan dan pembelajaran program. dampak dan hasil program serta keberlanjutan. sedikitnya 145 partisipan tercatat telah mendaftarkan program suksesnya dalam ajang penghargaan tahunan ini. tampak dari partisipasi aktif berbagai pihak dan pelaku pembangunan dalam mempromosikan keberhasilan program pembangunannya melalui Indonesia Millennium Development Goals Awards 2011 (IMA 2011). Kepala Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI) Dr Sonny Harry B Harmadi dan Prof Dr Fasli Jalal.

dan MDGs OPINI | 29 July 2010 | 23:00 Dibaca: 4177 Komentar: 2 Nihil Millenium Development Goals (MDGs) saat ini merupakan salah satu isu dunia yang praktisnya berupa delapan tujuan utama pekerjaan rumah (pe-er) bersama seluruh negara dan masyarakat dunia. Presiden kita.         Tujuan ke-1: Mengentaskan Kemiskinan dan Kelaparan Tujuan ke-2: Mencapai Pendidikan Dasar untuk Semua Tujuan ke-3: Mendukung Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan Tujuan ke-4: Mengurangi Tingkat Kematian Anak Tujuan ke-5: Meningkatkan Kesehatan Ibu Tujuan ke-6: Memerangi HIV/AIDS dan Penyakit Menular Lainnya Tujuan ke-7: Memastikan Kelestarian Lingkungan Tujuan ke-8: Mengembangkan Kemitraan dalam Pembangunan Di Indonesia sendiri.Editor: Rudi Rubrik : Headline Jatimraya . Berdasarkan situs resminya. termasuk Indonesia yang harus direalisasikan sesuai target waktu yang disepakati. apakah MDGs itu sendiri saat ini sudah berhasil disosialisasikan dengan baik oleh SBY melalui pemerintahannya kepada seluruh masyarakat di Indonesia? Secara singkat. sekaligus sebagai usaha penanggulangan kemiskinan ekstrem. Hingga periode kedua pemerintahannya ini SBY berulang kali ke luar negeri dan menghadiri pertemuan baik secara . proOTONOMI . Boleh dikatakan. MDGs berupa delapan butir tujuan bersama yang mencakup pencapaian tujuan dalam beberapa bidang kehidupan. headline protonomi . melalui program pencapaian MDGs. Namun. Indonesia. jatimraya . SBY menginstruksikan penjabaran butir-butir tujuan di atas menjadi target-target yang lebih praktis dan derivatif. Terkini SBY. Susilo Bambang Yudhoyono membawa Indonesia ke atas meja bersama 188 negara di dunia saat MDGs ini dirumuskan melalui Deklarasi Millenium pada tahun 2000 silam. HEADLINE UTAMA . presiden kita. MDGs sendiri oleh Indonesia diterjemahkan sebagai beberapa tujuan dan upaya pembangunan manusia. SBY hingga saat ini tergolong salah satu dari beberapa kepala negara yang cukup aktif mewakili Indonesia dalam beberapa acara manifestasi internasional.

Yogyakarta misalnya. Bagaimana tidak. mau tidak mau menjadi pengalih perhatian pemerintah dan kalangan masyarakat dalam negeri dari hal-hal yang tak kalah penting dan esensial seperi realisasi MDGs. diuraikan dari tujuan pertama MDGs. baik itu menyentil pemerintah ataupun yang tidak. . kesenjangan sosial semakin bertambah. MDGs ini sendiri saat ini sudah memiliki sistem koordinasi sendiri yang oleh pemerintah Indonesia diupayakan agar bisa efektif dalam pencapaiannya. Indonesia menargetkan mengentaskan kemiskinan minimal 50% dari seluruh masyarakat miskin di Indonesia. mengurangi jumlah masyarakat penderita kelaparan hingga setengahnya. Saat ini boleh dikatakan pula bahwa Indonesia menjadi salah satu negara yang “diperhitungkan” dalam forum diskusi internasional. Sayangnya. Namun. yang tergolong daerah dengan tingkat kemiskinan rendah di Indonesia saja masih susah payah memperbaiki kemiskinan di Kab. maupun secara konferensional seperti pada beberapa konferensi isu perubahan iklim dan pemulihan ekonomi. Dari kacamata penulis sendiri nampak hal-hal yang berupa kekhawatiran bahwa saat ini pemerintah sudah cenderung reaktif hanya pada isu-isu jangka pendek yang bergulir di masyarakat. maka tidaklah berlebihan jika dinilai bahwa hingga saat ini belum ada hasil sama sekali yang dirasakan. SBY pastilah sudah sering meluncurkan instruksi-instruksi kepada para pembantunya untuk merealisasikan dua poin ini. Selain itu. Sekelumit contoh menurut uraian target MDGs Indonesia yang sebagian besar ditargetkan sudah tercapai pada tahun 2015. sekelumit masalah dalam negeri yang beberapa di antaranya tergolong krisis dan bersifat alot dalam penyelesaiannya. jika dilihat dari kacamata Orang Indonesia dalam perspektif MASYARAKAT.bilateral dengan beberapa kepala negara. Hal ini memang tidak bisa dipungkiri bahwa godaan pemerintahan yang dialami oleh SBY berisiko menjadi batu sandungan jalannya pemerintahan yang seharusnya lebih mengedepankan misi dan target-target pemerintahan yang lebih masuk akal dan realistis. Beberapa waktu yang lalu timbul diskusi kecil di beberapa kalangan aktivis dalam negeri yang menyinggung sikap SBY yang dianggap terlalu “cengeng” dan tidak esensial karena sangat mudah menanggapi kritikan kecil semacam pemberitaan media massa sedangkan sudah jarang membahas kiat praktis dalam merealisasikan program pembangunan jangka panjang yang disusun oleh pemerintahannya sendiri.

jadi butuh upaya besar jika target 2015 ditekankan pada semakin rendahnya angka kematian Ibu ini. Masyarakat tentunya tidak ingin programprogram hebat dunia semacam ini hanya menjadi bola manis politik yang pada akhirnya hanya menjadikan pemerintahan “keren”. Sosialisasi program dunia untuk masyarakat Indonesia bisa juga menjadi media pembangunan hubungan baik antara pemerintah dan masyarakat yang saat ini sangat rentan terhadap isu-isu diferensial dan cenderung menimbulkan reaksi represif. Masyarakat selalu ingin tahi “MAU DIBAWA KEMANA KAMI INI. masih banyak masyarakat yang belum paham bahkan menyebut istilahnya saja sudah susah payah. Dalam sepuluh tahun terakhir. MDGs nampaknya perlu disosialisikan lebih luas ke masyarakat dengan dengan interpretasi dan pembahasan yang lebih sederhana. MDGs saat ini memang belum begitu populer di tahah air. Saat ini SBY masih setia dengan prgoram KB. Beberapa isu yang terjadi belakangan ini semakin menguatkan adanya indikasi bahwa hubungan pemerintah dengan rakyat semakin renggang dan tegang.Gunungkidul yang sangat kontras dengan kabupatan-kabupaten di sekitarnya. Saat ini pemerintahan SBY sudah memasuki periode ke-2. program “warisan” penyelenggaraan kesehatan dari pemerintahan sebelumnya. angka kematian Ibu di Indonesia menurun hanya sekitar 120. DAN DENGAN KENDARAAN APA?”. apalagi memang hanya menyangkut kesejahteraan masyarakat. Di saat seperti inilah masyarakat . yakni masih di atas 25% (data tahun 2005). yaitu 1 dari 65. namun bisa menjadi cikal bakal terwujudnya masyarakat yang memiliki pandangan lebih terbuka pada arah pemerintahan saat ini. Hal lain adalah program peningkatan kesehatan ibu. Maka sekali lagi. Tingkat kematian Ibu karena proses melahirkan di Indonesia oleh WHO dikategorikan masih tinggi. Dengan serangkaian tim kerja serta koordinator kabinet pastilah tidak begitu susah untuk membuat masyarakat mengetahui program-program pemerintah yang paling baik. SBY selaku pemegang tongkat koordinasi penyelenggaraan pemerintahan serta penyalur program-program dunia untuk masyarakatnya memang dituntut untuk selalu terbuka dan solutif. Hingga saat ini pun belum begitu banyak dirasakan inovasi dan sosialisasi pencapaian tujuan KB sehingga tingkat kelahiran pun masih tergolong tinggi. adalah tugas pemerintah yang membahasakannya agar lebih “merakyat”.

Dalam kondisi sudah lumayan dipandang dunia seperti ini. Target penyelesaian krisis pada tahun 2015 yang dicanangkan pemerintah tentunya didukung penuh oleh segenap masyarakat. Tags: rakyat. paling tidak memperlihatkan kemajuan-kemajuan MDGs pada 2015. hampir tidak ada rakyat yang anti terhadap pemerintahnya sendiri. TARGET MDGs bisa diklik di sini.membutuhkan kedewasaan pemerintah yang bisa menjadi panutan. 15 Desember 2011 | 20:25 WIB      More Sharing Services Share on facebook Share on print . Karena itulah. pembangunan. memasuki tahun kedua dalam periode kedua pemerintahannya. Indonesia bawjib membuktikan sesuatu. SBY memang sepatutnya berpikir keras guna memposisikan diri dan pemerintahannya di antara masyarakat dalam menghadapi tantangantantangan ke depan ini. Bagaimanapun. dengan caranya masingmasing. [ditulis untuk SBY dan segenap rakyat Indonesia yang percaya pada tujuan perbaikan] Lebih jelas. program Millenium Development Goals (MDGs) ini sangat cocok merepresentasikan masalah-masalah yang dialami Indonesia. implementasi dan penyelesaian misi-misinyalah yang harus disiasati pemerintah agar jauh dari konflik dan selalu bisa diterima masyarakat. sby    o o o Laporkan Tanggapi Beri Nilai BPS: Pemerintah Agar Fokus Ke Target MDG Oleh Ana Noviani Kamis. Karena pada hakikatnya. Adalah betul bahwa melalui MDGs negara-negara lain juga saat ini berjuang menyelesaikan masalah-masalah yang sama. Maka.

"Pada 2011. Upaya pemerintah harus lebih gencar.49%. pemerintah menargetkan tingkat kemiskinan sekitar 11. Nila Moeloek utusan khusus MDGs di Indonesia juga menyoroti pentingnya kerja sama dan koordinasi pemerintah dan civil society untuk mencapai target-target MDGs. Karena tahun ini kan sudah dibentuk Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). tingkat kemiskinan di level 12. "Perlu keseriusan dari kementerian/lembaga terkait agar pembangunan dan pertumbuhan ekonomi dapat berkesinambungan dan berdampak pada semua lapisan masyarakat. melestarikan lingkungan hidup.000 kelahiran hidup pada 2015. raskin. PNPM. hari ini. mendorong kesetaraan gender. tingkat kemiskinan diperkirakan 8-10% secara nasional." ungkap Happy dalam acara Sosialisasi IPM dan MDGs. semua program pengentasan kemiskinan dikaji dan dikoordinasikan dengan lebih optimal. serta mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan. Berita Terkait      Angka Kematian Ibu Masih Jadi Persoalan Bangsa Ini SBY Minta Belanja Dana Hibah US$600 Juta Tepat Sasaran Pemerintah Janji Buka 3. sehingga pengentasan kemiskinan dapat tercapai. yakni memberantas kemiskinan. Padahal. Dalam APBN-P 2011. "Kalau melihat tingkat kemiskinan kami optimistis dapat tercapai.000 kelahiran hidup sejak 2007. menurunkan angka kematian ibu dan anak. Namun. Jampersal.49%. Pemerintah.9 Juta Lapangan Kerja 2012 Beras Untuk Rakyat Miskin Bandung Disalurkan Lagi KABAR MAKASSAR: Ekonomi Sulsel Tumbuh 8% Pada 2012 JAKARTA: Badan Pusat Statistik mengingatkan pemerintah untuk fokus pada upaya pencapaian target-target Millenium Development Goals (MDGs) 2015. Direktur Statistik Kesejahteraan Rakyat BPS S. MDGs menargetkan AKI hanya 102 per 100.5-12." katanya ketika dihubungi Bisnis. Happy Hardjo mengungkapkan berdasarkan potret BPS. di bidang kemiskinan. diperlukan pengawasan dan evaluasi yang intensif agar program-program pengentasan kemiskinan dapat berjalan dengan efektif. padahal tahun ini tingkat kemiskinan masih berada di tingkat 12. Menurutnya. Jamkesda. sedangkan pada 2014." kata Rudy. "PPLS itu mencakup 40% dari rumah tangga terbawah. memeratakan akses pendidikan. Selain itu. serta komitmen mengintegrasikan prinsip pembangunan 'hijau' sebagai tantangan MDGs yang butuh upaya ekstra dari pemerintah dan semua lapisan masyarakat. Direktur Penanggulangan Kemiskinan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Bappenas Rudy Soeprihadi Prawiradinata mengaku optimistis tingkat kemiskinan dapat tercapai. sebagian target MDGs diproyeksikan dapat tercapai (on-track). Selain soal kemiskinan. BPS juga menyoroti target Angka Kematian Ibu (AKI) yang cenderung stagnan di tingkat 228 per 100. Pertanyaannya apakah program-program sudah mengarah ke sana.5%. KUR dan bantuan sosial lainnya. juga sudah menyiapkan Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) sebagai unifikasi data yang akan menjadi database untuk implementasi program-program penganggulangan kemiskinan. Rudy menekankan pentingnya efektivitas program-program pengentasan kemiskinan. MDGs menargetkan persentase penduduk miskin menggunakan garis kemiskinan nasional di level 7. lanjutnya. Menurutnya. terutama target MDGs yang menyangkut tingkat kemiskinan dan kelaparan. seperti Jamkesmas. "Seperti raskin itu perlu perbaikan dari sisi distribusi ke berbagai titik bagi di daerah. Happy juga menilai pengendalikan penyebaran HIV/AIDS dan kasus penyakit menular lainnya." tutur Rudy.55% pada 2015. (Bsi)    More Sharing Services Share on facebook Share on print . tapi juga rumah tangga hampir miskin dan rumah tangga yang rentan kemiskinan. Pemerintah ingin meng-cover bukan hanya masyarakat miskin. program pengentasan kemiskinan akan didasarkan pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN 2012-2014) yang mencakup empat cluster penganggulangan kemiskinan. hari ini. beasiswa miskin. serta kesehatan masyarakat. Koordinasi di pemerintah daerah dan kementerian/lembaga terkait juga perlu dioptimalkan. terutama memaksimalkan kinerja tim koordinasi pengentasan kemiskinan daerah (TKPKD) di tingkat provinsi dan kabupaten karena semua program eksekusinya di daerah. Namun." Sebelumnya.

pertahanan maritim dan antipembajakan.Discuss: BPS: Pemerintah agar fokus ke target MDG ASEAN-PBB Bahas Bantuan untuk Capai MDG Anri Syaiful Artikel Terkait      Ketika Obama Berbisik di Jamuan Makan Malam SBY: Penghargaan Ini Milik Masyarakat Indonesia SBY Menerima Penghargaan dari PBB Kemacetan Parah Mengiringi KTT ASEAN Jamuan Makan Malam Tutup Hari Kedua KTT 19/11/2011 09:41 Liputan6. Bali itu. Dalam siaran pers Direktorat Jenderal Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri. penyelesaian konflik. Pertemuan para kepala negara dan kepala pemerintahan ASEAN dengan Sekjen PBB Ban Ki-Moon diharapkan mengadopsi pernyataan bersama tentang kerja sama paripurna antara ASEAN dan PBB.com. Nusa Dua: Para pemimpin negara anggota Perhimpunan Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) dalam pertemuan puncak dengan Perserikatan Bangsa Bangsa membahas bantuan PBB kepada ASEAN untuk mencapai tujuan pembangunan milenium atau Millenium Development Goals (MDG). Sabtu (19/11) pagi. Masalah lain yang dibahas dalam pertemuan ASEAN-PBB adalah krisis keuangan dunia serta berbagai persoalan lain yang mengemuka di tingkat kawasan dan global. para kepala negara dan kepala pemerintahan anggota ASEAN dalam pertemuan dengan Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon diagendakan membicarakan peningkatan kerja sama ASEAN dengan PBB dalam berbagai bidang. serta persiapan dan pelaksanaan rencana strategis ASEAN tentang manajemen bencana periode 2011-2015. Dalam pertemuan yang berlangsung selama satu jam di Bali International Convention Center (BICC). para pemimpin negara anggota ASEAN dan PBB juga beragam persoalan mulai dari kerja sama melalui pertukaran praktik terbaik dan pembangunan kapasitas untuk menegakkan hak asasi manusia. Nusa Dua. .

yang paling sulit untuk dicapai adalah menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI). 3. . Masalah geografis dan sosial budaya masih menjadi kendala besar. Yogyakarta. Si ibu terbiasa ditolong oleh dukun atau ibunya sendiri.detikHealth (Foto: thinkstock) Jakarta.(ANS/Ant) Jumat. 5. 4. Tidak adanya akses pelayanan kesehatan. maka PBB pada Sabtu ini juga dijadwalkan menggelar pertemuan bilateral dengan delegasi Indonesia yang dipimpin oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. MPH. Dr. 2. dr Endang Rahayu Sedyaningsih. Jumat (21/10/2011). Itu semua harus kita atasi. 3. 3. masih ada kendala demografi dan sosial budaya yang menjadi masalah besar. yaitu: 1. 2. Sulit sekali menurunkan. tidak hanya di Indonesia tetapi juga hampir seluruh negara di dunia. 8. 6. "Jadi ada berbagai kendala." jelas Menkes. yaitu: 1. Target MDG yang Paling Sulit Dicapai Merry Wahyuningsih ." ujar Menteri Kesehatan. Yang sekarang kita upayakan adalah melibatkan peranan suami dan memperkenalkan Jampersal (Jaminan Persalinan). Menteri Kesehatan menyatakan menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) adalah yang paling sulit dicapai. Ada akses pelayanan kesehatan namun terlalu jauh untuk dijangkau Ada akses pelayanan kesehatan dan dekat jaraknya namun ibu tersebut tidak terbiasa ke bidan. malaria dan penyakit menular lainnya Memastikan kelestarian lingkungan hidup Mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan "Diantaranya semua indikator MDG. ada beberapa masalah yang menjadi penyebab tingginya angka kematian ibu di Indonesia. Menurut Menkes. 21/10/2011 10:58 WIB Tekan Angka Kematian Ibu. di beberapa tempat tidak ada pelayanan kesehatan.PH disela-sela acara the 6th Asia Pacific Conference on Sexual and Reproductive Health and Right 2011 di Grha Sabha Pramana UGM. Terlalu tua saat hamil Terlalu muda saat hamil Terlalu banyak atau sering hamil Terlalu kerap atau dekat jarak kehamilannya Selain itu. antara lain: 1. 4. 7. Dari 8 indikator MDG (Millennium Development Goal). Ada 8 indikator MDG (Millennium Development Goal) yang ditetapkan PBB.Selain dengan ASEAN. 2. baik itu kendala geografis maupun sosial budaya. Memberantas kemiskinan dan kelaparan Mencapai pendidikan untuk semua Mendorong kesetaraan jender dan pemberdayaan perempuan Menurunkan angka kematian anak Meningkatkan kesehatan ibu Memerangi HIV/AIDS.

Meski inisiatif untuk mengembangkan program ini berbeda secara kelembagaan namun kedua program ini saling mendukung untuk memperbaiki kondisi kesehatan ibu/anak di Flores Timur terutama dalam menenkan angka kematian ibu/anak. Tjandra Yoga Aditama SpP(K). sebelum sampai pada puncak acara malam penganugerahan IMA 2011 pada tanggal 1 Februari 2012 mendatang di Jakarta dan akan ditayangkan di Metro TV. ketika dalam sebuah FGD berama PPLKB dan Petugas kese hatan. Pada 31 Januari 2012 IMA 2011 akan menggelar festival nasional MDGs dan pameran yang menampilkan berbagai program pemangku kepentingan MDGs. Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN) Dr. karena provinsi ini memiliki jumlah penduduk yang besar. Indonesia MDG Awards 2011 adalah satu program dengan tujuan membangkitkan semangat para pemangku kepentingan baik dari Pemerintah kabupaten/kota maupun sektor swasta (LSM) dan para pemuda di seluruh Indonesia dalam bentuk penghargaan atau apresisasi bagi kesuksesan mereka dalam melakukan praktek cerdas sesuai dengan 8 target pencapaian Millennium Development Goals (MDG). (*). Sonny Harry B Harmadi. DTM&H. Rusman Heriawan. MARS.11:43 Program manajemen sarana transportasi (MST) Zero Breakdown Motorcycle untuk pelayanan kesehatan di pedesaan yang dikembangkan Yayasan Kesehatan untuk Semua (YKS) dan Program 2H2 Center dinominasikan dalam seleksi penerimaan Indonesia MDG Awards (IMA) tahun 2011. Kendati YKS dan Dinkes berasal dari satu daerah dan sama-sama masuk nominasi dengan kategori yang sama yakni kesehatan ibu anak namun menurut Martin kedua lembaga ini tidak perlu merasa untuk bersaing karena Dinkes mendaftara pada peserta kabupaten/kota sedangkan YKS mendaftar pada sektor swasta (LSM). Direktur Pemberitaan Metro TV Suryopratomo. 5. Wakil Menteri Pertanian dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Dr. Kabupaten Sikka yang mendaftar untuk kategori program HIV/AIDS. program ini diharapkan agar semua pemangku kepentingan dapat terhindar dari praktek-praktek yang tidak sejalan dengan pencapaian MDGs. yang didampingi bidan Theresia Palang Keda dan Bidan Joria Parmin merupakan sebuah gerakan moral dengan memanfaatkan teknologi sederhana berupa Hand Phone (HP) dalam memantau perkembangan ibu hamil. Ninok Leksono. Dinkes Flore s Timur dengan program 2H2 Center dan SMAK Yohanes Paulus II Maumere. Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia Prof. 3. Nafsiah Mboi SpA. dr. dan Prof. Untuk angka kematian bayi provinsi yang paling banyak menyumbang adalah: 1. Martin dan Gordon menjelaskan jumlah lembaga yang mendaftar untuk mengikuti penghargaan ini sebanyak 240 lebih dan yang masuk nominasi 120 lebih. Dewan juri dalam event ini terdiri dari sejumlah tokoh penting yang terkait erat dengan upaya-upaya MDGs dan berkompeten di bidangnya seperti Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Gamawan Fauzi.000 kelahiran hidup.Target dari MDGs tahun 2015 untuk angka kematian bayi harus mencapai 23/1. 4. Salah satu aspek penting dalam program Indonesia MDG Awards yaitu dengan membangun suatu sistem insentif dan disinsentif atau rewards and punishment untuk memotivasi para pemangku kepentingan yang telah bekerja keras menjalankan upaya pencepatan target-target MDGs tersebut. Penyelenggaraan IMA tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Manuain yang juga staf khusus Presiden RI untuk hubungan regional dan global saat meninjau kedua program itu secara langsung di Larantuka. 2. 2. Lebih dari itu. Baik program MST zero breakdown motorcycle untuk pelayanan kesehatan di pedesaan yang diusung YKS maupun program 2H2 center y ang diusung Dinkes Flores Timur. Erna Witoelar. Redaktur Senior Kompas Dr. Di NTT ada tiga lembaga yang keluar sebagai nominasi dalam ajang penghargaan Indonesia MDG Awards. 3. Lima provinsi menyumbang hampir 50 persen dari total angka kematian ibu dan bayi. Program MST zero breakdown motorcycle untuk pelayanan kesehatan di pedesaan lahir sejak Juni 2002 . Fas li Jalal. Jawa Barat Jawa Tengah Jawa Timur Sumatera Utara Banten Untuk penyumbang angka kematian ibu yang paling banyak adalah: 1. Dr. (Penulis adalah aktivis LSM tinggal di Larantuka) Penulis: Mansetus Balawala . DTCE. Dalam pertemuan dengan YKS dan tim 2H2 Center Dinkes Flores Timur. Dalam diskusi itu terungkap salah satu penyebab tingginya angka kematian ibu/anak adalah terlambat tolong. selain didukung dengan teknologi informasi untuk menjangkau publik yang lebih luas. Dari sinilah lahir program MST zero breakdown motorcycle untuk membuka akses bagi masyarakat untuk mendapatan pelayanan kesehatan. Sabtu 21 Januari lalu. Semua data tentang ibu hamil masuk dalam data base dinas kesehatan dan dipantau Dinkes dengan melibatkan semua pihak di kecamatan dan desa. IMA 2011 juga menggelar serangkaian kegiatan seperti seminar inspiratif yang bertujuan menemukan 1 0 inspirator yang akan disebut sebagai „Pencerah Nusantara‟. MPH. Para inspirator akan menjadi duta yang diharapkan dapat menyebarluaskan semangat pencapaian tujuan-tujuan MDGs di wilayah masing-masing. Kepala Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Dr. Demikian disampaikan Martin Firdaus Siringoringo dan Gordon B. Ketiga lembaga itu adalah Yayasan Kesehatan untuk Semua (YKS) dengan Programnya Manajemen Sarana Transportasi zero breakdown motorcycle untuk Pelayanan Kesehatan di pedesaan. Ketua Yayasan Inovasi Pemerintah Daerah (YIPD) Dr. Indonesia Country Director World Food Programme (WFP) Coco Ushiyama. Untuk diketahui. Latar belakang lahirnya kedua program ini juga sama yakni bertitik tolak dari keprihatinan terhadap kesehatan ibu/anak. Program ini menurut dr. 26/01/2012 . sama-sama mendaftar untuk kategori kesehatan ibu dan anak. Yos Usen Aman dalam menerjemahkan Program Revolusi KIA yang dicanangkan pemerintah NTT. Sedangkan untuk angka kematian ibu harus mencapai angka 102/100. serta untuk mempermudah proses pendaftaran dan penjurian. Sementara program 2H2 center “diarsiteki” oleh dr. Hal ini terjadi karena minimnya sarana transportasi umum maupun yang dimiliki para petugas kesehatan di pedesaan. 4. Jawa Barat Jawa Tengah Jawa Timur Sumatera Utara NTT Program MST dan 2H2 MASUK NOMINASI MDG Award SUBMITTED BY MISAN ON THU.000 kelahiran hidup. 5. Yos Usen Aman.

Dalam kesepakatannya. Memberantas kemiskinan dan kelaparan  Mengurangi sampai setengah jumlah penduduk yang hidup dengan penghasilan kurang dari satu dollar perhari  Mengurangi sampai setengah jumlah penduduk yang kelaparan b.HARAPAN 2015 DENGAN MILLENIUM DEVELOPMENT GOALS (MDGs) Posted on Februari 14. yang kemudian 8 point ini dikenal dengan Millennium Development Goals (MDGs). hal ini sebagai wujud realisasi pertemuan beberapa anggota PBB pada sekitar bulan September 2000. malaria dan penyakit menular lainnya   Menghentikan dan mengurangi laju penyebaran HIV/AIDS Menghentikan dan mengurangi laju penyebaran malaria serta penyakit menular utama lainnya g. Memerangi HIV/AIDS. Inti dari Millennium Declaration ini mengandung 8 item. Menurunkan angka kematian balita  e. dan menghasilkan sebuah deklarasi. dimana hasil deklarasi ini diharapakan dan ditargetkan bisa terwujud sampai dengan tahun 2015 . Setiap tujuan memiliki satu atau beberapa target beserta indikatornya. keamanan. dan di semua tingkat pendidikan pada tahun 2015 d. Adapun Tujuan / Sasaran MDGs a. MDG menempatkan pembangunan manusia sebagai fokus utama pembangunan memiliki tenggat waktu dan kemajuan yang terukur. hak asasi dan kebebasan fundamental dalam satu paket. Deklarasi ini menghimpun kesepakatan para pemimpin dunia yang tidak pernah ada sebelumnya untuk menangani isu perdamaian. kemudian negara-negara anggota PBB kemudian mengadopsi tujuan pembangunan milenium (millenium developments goals). pembangunan.  Mengurangi dua pertiga dari anka tingkat kematian anak di bawah usia lima tahun Meningkatkan kesehatan ibu Mengurangi tiga perempat dari angka tingkat kematian ibu f. 2011 HARAPAN BARU DENGAN MILLENIUM DEVELOPMENT GOALS (MDGs) Pengertian MDGs Harapan baru pada tahun 2015 tercapai perubahan siginifikan di bidang kesehatan. dengan diikuti sebanyak 189 negara mengadakan perkumpulan dan pertemuan. Menjamin kelestarian fungsi lingkungan hidup . Mewujudkan pendidikan dasar bagi semua  Menjamin agar semua anak perempuan dan laki-laki menyelesaikan jenjang pendidikan dasar c. Mendorong kesetaraan jender dan pemberdayaan perempuan  Menghapus ketidaksetaraan jender dalam jenjang pendidikan dasar dan menengah pada tahun 2005.

.161/MENKES/PER/I/2010 Oleh . kewajiban ini telah diatur dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 161/MENKES/PER/I/2010 Tentang Registrasi Tenaga Kesehatan. ketrampilan. Mencakup pemberian bebas tarif dan bebas kuota untuk ekspor mereka. yaitu pengetahuan. dapat diandalkan dan tidak diskriminatif. 161/MENKES/PER/I/2010. Suka Penyesuaian Uji Kompetensi BERDASAR Permenkes No. Adapun metode uji yang akan digunakan oleh MTKP tidak menggunakan metode uji OSCA atau OSCE. Sehingga dengan uji kompetensi ini tenaga kesehatan akan diukur 3 aspek. sebelumnya tenaga kesehatan dimaksud wajib melakukan uji kompetensi. health promotion)…. Uji Kompetensi Sebelum tenaga kesehatan di register sebagai tenaga kesehatan. Metode ini digunakan untuk tahap awal dan akan di lakukan untuk lulusan institusi pendidikan tenaga kesehatan yang lulus tahun 2011 yang akan dilakukan sekitar bulan September. butir 3 : Uji kompetensi adalah suatu proses untuk mengukur pengetahuan. dan sikap. sehingga jelaslah kewajiban ini harus dilaksanakan.. Namun dalm pelaksanaan uji terdapat pengecualian 2 kategori tenaga yaitu tenaga medis (dokter dan dokter gigi). Pengertian mengenai iji kompetensi sebagaimana dijelaskan dalam Permenkes No. Untuk menyatakan dan menunjukan seorang tenaga kesehatan sudah mengikuti uji kompetensi dan dinyatakan lulus. dan sikap tenaga kesehatan sesuai dengan standar profesi. ketrampilan. pembatalan hutang bilateral. Mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan  mengembangkan lebih lanjut sistem perdagangan dan keuangan terbuka yang berdasar aturan. Pasal 1. keringanan pembayaran hutang bagi negara-negara miskin yang terjerat hutang. serta tenaga kefarmasian tidak berkewajiban melakukan melakukan registrasi tenaga kesehatan.161/PERMENKES/PER/I/2010 (UJI KOMPETENSI TENAGA KESEHATAN OLEH MTKP) yang di Posted on Februari 21. 2011 by bambangsutomo Uji kompetensi merupakan kewajiban bagi seluruh tenaga kesehatan di Indonesia. hal ini ditegaskan dalam Permenkes No. dari Profesi perawat gigi) Tulisan ini merupakan kelanjutan penulisan saya sebelumnya berjudul : Uji Kompetensi Tenaga Kesehatan sesuai Permenkes No. 2. Melihat batasan ini maka sangatlah jelas yang dimasud dalam kategori tenaga kesehatan. Termasuk komitmen melaksanakan tata pemerintahan yang baik. pembangunan dan pemberantasan kemiskinan – baik secara nasional maupun internasional  menangani kebutuhan khusus negara-negara yang kurang berkembang. 161/MENKES/PER/I/2010. Pasal 1. tetapi telah disepakati oleh MTKI dengan menggunakan MCQ. Mengintegrasikan prinsip pembangunan berkelanjutan ke dalam kebijakan dan program-program di tingkat nasional serta mengurangi perusakan sumber daya alam  Mengurangi sampai setengah jumlah penduduk yang tidak memiliki akses kepada air bersih yang layak minum  Berhasil meningkatkan kehidupan setidaknya 100 juta penghuni kawasan kumuh pada tahun 2020 h. dn pemberian bantuan pembangunan yang lebih besar untuk negara-negara yang berkomitmen untuk mengurangi kemiskinan c) menangani kebutuhan khusus negara-negara yang terkurung daratan dan negara-negara kepulauan kecil yang sedang berkembang. 1. maka yang bersangkutan akan diberikan sertifikat kompetensi. Hal ini sesuai Permenkes No. Pengertian Tenaga kesehatan Dalam Permenkes No. bambang sutomo (MTKP Jawa Tengah. Semoga bermanfaat (by : bambang Sutomo. Sertifikat kompetensi adalah surat tanda pengakuan terhadap kompetensi seorang tenaga kesehatan untuk dapat menjalankan praktik dan atau pekerjaan profesinya diseluruh Indonesia setelah lulus uji kompetensi. telah dijelaskan bahwa yang dimaksud tenaga kesehatan adalah setiap orang yang mengabdikan diri dalam bidang kesehatan serta memiliki pengetahuan dan atau ketrampilan melalui pendidikan di bidang kesehatan yang untuk jenis tertentu memerlukan kewenangna untuk melakukan upaya kesehatan. yang menjelaskan bahwa ketentuan registrasi tenaga kesehatan dalam peraturan ini tidak berlaku bagi tenaga medis dan tenaga kefarmasian. 161/MENKES/PER/I/2010 Pasal 32.

ini sudah ada beberapa daerah yang melakukan uji kompetensi bagi tenaga kesehatan diwilayahnya. registrasi dan izin kerja okupasi terapis) dinyatak dicabut dan tidak berlaku. Hal ini seperti diatur dalam pasal 30 ayat 1 yang menjelaskan bahwa .SIPG. Untuk memperoleh STR. Maka dengan adanya peraturan ini maka : 1). Ketentuan ini bisa juga diartikan bahwa seseorang yang sudah uji kompetensi dan memiliki sertifikat kompetensi dan belum mendapatkan atau belum mempunyai registrasi berdasarkan peraturan sebelumnya seperti SIP bagi perawat.SIR. SIP. SIF. registrasi dan praktik terapis wicara. (4). SIF. (3). jadi dia tidak mempunyai kewajiban untuk ikut uji kompetensi sepanjang bukti kewenangan tersebut masih berlaku. Pasal 10 (4). dinyatakan sudah memiliki STR sampai berlakunya habis. dan lainnya.Sertifikat kompetensi tetap berlaku sampai masa berlakuknya habis. Perlakuan bagi tenaga kesehatan yang sudah melakukan uji kompetensi dan registrasi Sebelum diberlakukannya Permenkes No. sesorang tenaga kesehatan akan dilakukan uji kompetensi lagi setelah 5 tahun. 161/MENKES/PER/I/2010. .serta diakui secara hokum untuk menjalankan praktik dan atau pekerjaan profesinya. selanjutnya disingkat STR adalah bukti tertulis yang diberikan oleh pemerintah kepada tenaga kesehatan yang diregistrasi setelah memiliki sertifikat kompetensi. Bagi yang sudah memiliki sertifikat uji kompetensi. dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. Hal ini sesuai Permenkes No.SIRO. apabila MTKI dan MTKP telah terbentuk. 161/MENKES/PER/I/2010. dan terbentuknya MTKI dan MTKP maka perlu dilakukan penyesuaian penyesuaian sebagai berikut : 1).DAN SIOT). Tenaga kesehatan yang telah lulus uji kompetensi diberikan sertifikat kompetensi. registrasi dan praktek bidan.161/MENKES/PER/I/2010. 161/MENKES/PER/I/2010 (tidak perlu lagi mengurus SIB. SIB bagi bidan. 5. apakah masih kompeten atau tidak kompeten. bukti tertulis untuk menjalankan kewenangan sebagai tenaga kesehatan tersebut tetap berlaku . Sertifikat kompetensi disahkan oleh ketua MTKP. SIR bagi radiographer. Registrasi tenaga kesehatan Tenaga kesehatan yang sudah melakukan uji kompetensi. Dengan melihat pasal 30. Pasal 10. registrasi dan izin kerja refraksionis optisien. Hal ini datur dalam Permenkes No. sangatlah jelas bahwa dengan dimilikinya bukti tertulis tersebut . tenaga kesehatan yang telah mendapatkan bukti tertulis pemberian kewenangan untuk menjalankan pelayanan kesehatan di seluruh Indonesia dinyatakan telah memiliki STR sampai dengan masa berlakunya habis. 161/MENKES/PER/I/2010 Pasal 30 ayat (3) yang menyatakan bahwa tenaga kesehatan yang telah memiliki sertifikat kompetensi yang diperoleh sebelum terbentuknya MTKI dan MTKP berdasarkan peraturan ini. Peraturan sebelumnya yang mengatur (registrasi dan praktik perawat. Surat tanda registrasi. dan tenaga kesehatan dimaksud sudah dianggap mempunyai Surat Tanda Registrasi. sudah ada peraturan yang mengatur mengenai registrasi tnaga kesehatan seperti SIB. dan belum memiliki bukti tertulis pemberian kewenangan dinyatakan telah memiliki sertifikat kompetensi berdasarkan peraturan ini. Dengan berluknya Permenkes No. 161/MENKES/PER/I/2010. SITW. registrasi dan izin kerja radiographer. yang menyatakan bahwa tenaga kesehatan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dapat mengajukan permohonan Registrasi berdasarkan Peraturan ini. Hal ini sesuai dengan Permenkes No. Sertifikat kompetensi yang masih berlaku langsung bisa digunakan untuk mendapatkan STR (Surat tanda registrasi). Seseorang tenaga kesehatan yang sudah di ter-registrasi kemudian akan diberikan Surat tanda registrasi (STR). maka dengan dikeluarkannya Permenkes No. Hal ini sesuai dengan Pasal 31 ayat (2) yang menyatakan bahwa ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak berlaku apabila MTKI dan MTKP telah terbentuk. maka langsung bisa mengajukan STR berdasarkan Permenkes No. 2). 161/MENKES/PER/I/2010. SITW.Bukti registrasi lama berlaku sampai masa berlakuknya habis. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi selaku registrar menandatangani STR atas nama MTKI dan STR berlaku secara nasional di seluruh wilayah indonesia 4.SIPG. maka sertifikat uji kompetensi dianggap syah dan berlaku dan bisa digunakan sampai masa berlakuknya habis. Sertifikat kompetensi yang sudah ada dan masih berlaku bisa langsung untuk mengajukan STR. 161/MENKES/PER/I/2010. Pasal 30 ayat (4).SIR. 161/MENKES/PER/I/2010. 2). hal ini sesuai pasal 10 ayat (3). sebagaimana diatur dalam pasal 10 ayat (2) Sertifikat Kompetensi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan oleh ketua MTKP Srtifikat kompetensi tdidak berlaku seumur hidup. SIPG bagi perawat gigi.SIRO. yang menyatakan bahwa berdasarkan sertifikat kompetensi sebagaimana dimaksud pada ayat (3). Seseorang yang sudah terregistrasi mempunyai kewenangan untuk melakukan pelayanan kesehatan di seluruh wilayah Indonesia. untuk selanjutnya diharapkan mengajukan permohonan kepada MTKI untuk melakukan registrasi tenaga kesehatan . Registrasi akan dilakukan oleh MTKI dengan diberikan nomer registrasi. Dan tentunya setelah habis diwajibkan mengikuti proses registrasi yang diawali dengan uji kompetensi. registrasi dan izin kerja perawat gigi. Registrasi adalah pencatatan resmi terhadap tenaga kesehatan yang telah memiliki sertifikat kompetensi dan telah mempunyai kualifikasi tertentu lainnya. MTKI melakukan registrasi secara nasional dan memberikan nomor registrasi peserta kepada kepala dinas kesehatan provinsi melalui MTKP . Sebelum terbit Permenkes 161/MENKES/PER/I/2010.DAN SIOT. SIP. Hal ini sebagaimana diatur dalam Permenkes No. registrasi dan izin praktek fisio terapis. tenaga kesehatan harus mengajukan permohonan kepada ketua MTKI melalui MTKP . Tenaga kesehatan harus segera mengajukan permohonan memperoleh STR. ayat (1). 3. Pasal 12 . ayat (1) yang berbunyi . yang berbunyi : sertifikat kompetensi sebagaimana ayat (2) berlaku 5 (lima) tahun dan dapat dilakukan uji kompetensi kembali setelah habis masa berlakuknya. Peraturan sebelumnya yang mengatur mengenai pelaporan dan registrasi. Penyesuaian dengan peraturan sebelumnya mengenai kewajiban registrasi .

registrasi dan praktik terapis wicara. sedangkan MTKP sudah disyahkan dengan SK oleh BPPSDMK pada bulan April 2011. Pasal 34 yang menyatakan bahwa pada saat peraturan ini berlaku maka kepmen yang mengatur tentang registrasi dan praktik perawat. registrasi dan izin praktek fisio terapis. Apabila dijumpai ada jawaban yang belum lengkap. 2011 Solusi Tepat Cepat dan Akurat Membantu Olah Data Dalam proses penelitian. maka untuk segera menyesuaikan diri. tentunya kita semua berkewajiban untuk menjalankan peraturan ini demi terciptanya pelayanan yang bermutu. yaitu mengubah data yang berbentuk huruf menjadi angka. sampai dengan ditulisnya makalah ini. sedangkan yang berhubungan dengan Surat Izin Kerja (SIK) tetap berlaku . pemilihan jenis analisis juga kita sesuaikan dengan tujuan penelitian. karena semua yang mengatur registrasi dan uji kompetensi sudah diatur dengan Permenkes No. Pembersihan data Setelah semua data dimasukan dalam software. untuk realisasi pelaksanaannya akan segera ditindak lanjuti oleh MTKI dengan MTKP di tiap-tiap Provinsi. 161/MENKES/PER/I/2010. apakah tulisannya atau isiannya jelas. SIK tetap berlaku Namun perlu diingat yang dicabut adalah yang berhubungan dengan pelaporan dan registrasi. 161/MENKES/PER/I/2010. Analisis deskriptif . 161/MENKES/PER/I/2010 berlaku. dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. untuk selanjutnya akan dilakukan pemberian kode. ketidaklengkapan. harus menyesuaikan diri dengan ketentuan dalam peraturan ini. Sebagai tenaga kesehatan yang bekerja di Indonesia. 3. registrasi dan praktek bidan. Analisis Data Merupakan langkah yang amat penting. yaitu adanya Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 028/MENKES/PER/I/2011 Tentang Klinik. Untuk itu sangatlah diperlukan kecermatan sebagai langkah-langkah konkrit atas data yang kita peroleh . registrasi dan izin kerja refraksionis optisien. dalam sebuah penelitian setelah kita melakukan pengolahan data. apakah jawabannya konsisten dengan pertanyaan. Editing data Tahap ini adalah pengecekan dan perbaikan instrument penelitian. kemudian akan dilakukan pengecekan untuk menghindari kesalahan-kesalahan kode. Kesalahan yang sering terjadi adalah adanya interprestasi yang kurang tepat. serta sebagai dasar pembuatan rekomendasi hasil penelitian. Sepanjang yang mengatur pelaporan dan registrasi. Entry data Data-data yang sudah diberi atau dirubah dengan kode angka. dalam artian tidak lagi melakukan kegiatan semenjak Permenkes No. 2. bila perlu dilakukan pengambilan data ulang. 161/MENKES/PER/I/2010. Pengolahan data Adapun tahap-tahapan dalam pengolahan data adalah : 1. Seperti apa yang dijelaskan dalam Permenkes No. apabila MTKI dan MTKP telah terbentuk. Tahapan ini sangatlah menentukan dalam merumuskan hasil penelitian. Artinya seorang tenaga kesehatan tetap berkewajiban mengurus izin kerja. sehingga untuk pelaksanaan ataupun realisasi sesuai peraturan menteri tersebut sudah tidak ada masalah. Posted in Tenaga Kesehatan | Tinggalkan komentar BANTU CEPAT OLAH DATA Posted on April 5. Dalam langkah ini peneliti diharapkan bisa membaca dan memaknai hasil pengolahan dari data yang kita miliki. 1. Data hasil penelitian tidaklah sekedar angka yang tak bermakna. Dalam tahap ini peneliti diharapkan bisa melakukan analisis sebagai jawaban dari tujuan penelitian. registrasi dan izin kerja radiographer. hal ini sesuai dengan pasal 31 ayat (3) yang menyatakan MTKP yang telah terbentuk pada saat peraturan ini berlaku. Coding data Setelah semua instrument diedit. Penyesuaian bagi MTKP yang dibentuk sebelum Permenkes No.2). maka untuk selanjutnya akan dimasukan kedalam software komputer 4. registrasi dan izin kerja perawat gigi. registrasi dan izin kerja okupasi terapis. khususnya untuk jenis penelitian kuantitatif tidak akan terlepas dengan proses pengolahan data. Bagi beberapa daerah yang sudah mempunyai MTKP yang dibentuk sebelum berlakuknya Permenkes No. pembuatan kesimpulan. Kewajiban adanya SIK juga diatur lebih lanjut sesudah Permenkes No. apakah semua sudah terisi. dan sebagainya kemudian apabila terjadi kesalahan akan dilakukan pembetulan. MTKI sudah dibentuk dan dilantik pada tanggal 16 Februari 2011. Dengan tulisan ini diharapkan dapat manambah wawasan bagi kita serta memberi pencerahan bagi semuanya. 161/MENKES/PER/I/2010 berlaku. 3). bahwa dalam Pasal 18 ayat (2) dijelaskan bahwa setiap tenaga kesehatan lain yang bekerja di klinik harus mempunyai Surat Izin sebagai tanda registrasi/Surat Tanda Registrasi dan Surat Izin Kerja (SIK) atau Surat Izin Praktik Apoteker (SIPA) sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. tetapi sebenarnya kalau kita bisa menginterprestasikan angka-angka tersebut akan sangat menarik dan bermakna. 161/MENKES/PER/I/2010 muncul.

baik regresi sedrhana ataupun regresi ganda. pengertian mdgs adalah. adalah sebuah paradigma pembangunan global. two way anova dll. terdistribusi normal atau tidak. pengertian millenium development goals. Definisi mdgs. serta ketanggapan sangatlah diperlukan dalam melakukan analisis. (A/Ris/55/2 United Nations Millennium Development Goals). Kecermatan. mdgs 2015. one way anaova. Kepercayaan dan kepuasan anda merupakan penghargaan berharga bagi kam Kata Kunci: MDGS 2015. isi dari mdgs.co. partial corelation. varians. regresi logistik. pengertian mdgs 2015. minimal. Kesalahan yang sering terjadi adalah otuput dari SPSS tidak kita manfaatkan secara maksimal untuk menjawab tujuan penelitian. serta arah hubungan yang terjadi. spearman rank correlation. Artikel Mdgs. Analisis Uji Komparatif Untuk penelitian dengan tujuan membandingkan atau membedakan bisa digunakan uji komparatif. mis SPSS. Untuk analisis uji pengaruh bisa dilakukan dengan uji regresi. dengan accunt :mas bam’s. mann whitney. kendall tau. maximal. Analisis dilakukan dengan melihat kecenderungan pola data yang kita miliki. isi mdgs. non parametrik). pola hubungan yang ada. wilcoxson. Dengan analisis ini kita dapat melihat besaranya pengaruh satu variabel dependent kepada variabel dependent. mdgs 2015 indonesia. dalam analisis ini digunakan uji korelasi. isi mdgs 2015. Penggunaannya juga dengan memperhatikan jenis data dan sifat data. Uji statistik untuk studi komparatif ada beberapa mulai dari t-test (paired. makalah tentang mdgs. isi millenium development goals. millenium development goals 2015 indonesia. Millennium Development Goals. selain bisa dilakukan dengan membaca hasil output olah data dengan sofware. latar belakang mdgs. serta melakukan dengan cepat dan akurat. pearson product moment. indonesia sehat 2015. pengertian mdg. multiple corelation. dan multivariat. Team kami akan berusaha membantu semaksimal mungkin bagi para peneliti pemula untuk melakukan pengolahan dan analisis data mulai dari analsis univariat. kirim data dalam bentuk format exell. arti millenium development goals. makalah millenium development goals. pengertian mdgs. untuk order bisa via email .id. Uji korelasi juga banyak ragamnya mulai dari contingency coeficient. dideklarasikan Konperensi Tingkat Tinggi Milenium oleh 189 negara anggota Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di New York pada bulan September 2000. Dasar hukum dikeluarkannya deklarasi MDGs adalah Resolusi Majelis Umum Perserikatan Bangsa Bangsa Nomor 55/2 Tangga 18 September 2000. biavariat. Sifat data. Banyaknya variabel juga menentukan jenis uji apa yang akan kita gunakan.bambangsutomo20@yahoo. standar deviasi. bisa juga dengan in box melalui accunt facebook. 4. kolmogorv smirnov. 3.Untuk analisis secara diskriptip dapat dilihat dari nilai mean. pengertian dari mdgs MDGs Millennium Development Goals Millennium Development Goals (MDGs) atau dalam bahasa Indonesia diterjemahkan menjadi Tujuan Pembangunan Milenium. dalam uji hubungan juga perlu diperhatiakan sifat data dan jenis data. . visi mdgs. pemilihan jenis uji komparatif disesuaikan dengan jenis data yang kita miliki (parametrik. kami akan membantu menentukan solusi yang tepat. 2. prosentase. mdgs indonesia 2015. median. Analisis Uji regresi Dilakukan untuk melihat apakah ada pengaruh variabel independent terhadap variabel dependent. makalah mdgs. jenis uji yang kita gunakan bisa berupa regresi linear. Analisis Uji Korelasi Analisis ini digunakan untuk melihat hubungan yang terjadi. visi indonesia sehat 2015. millenium development goals 2015. independent). kejelian. modus. Proses analisis bisa dilakukan dengan melakukan perhitungan manual dengan rumus-rumus statistik.

Menanggulangi Kemiskinan dan Kelaparan. 5. 4. 2. Setiap tujuan menetapkan satu atau lebih target serta masing-asing sejumlah indikator yang akan diukur tingkat pencapaiannya atau kemajuannya pada tenggat waktu hingga tahun 2015. 6. Secara global ditetapkan 18 target dan 48 indikator. Mencapai Pendidikan Dasar untuk semua. Meskipun secara glonal ditetapkan 48 indikator namun implementasinya tergantung pada setiap negara disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan dan ketersediaan data yang digunakan untuk mengatur tingkat kemajuannya. Menurunkan Angka Kematian Anak. dan Pemberdayaan Perempuan. Memastikan Kelestarian Lingkungan Hidup. 3. Memerangi HIV/AIDs.Semua negara yang hadir dalam pertemuan tersebut berkomitment untuk mengintegrasikan MDGs sebagai bagian dari program pembangunan nasional dalam upaya menangani penyelesaian terkait dengan isu-isu yang sangat mendasar tentang pemenuhan hak asasi dan kebebasan manusia. Deklarasi MDGs merupakan hasil perjuangan dan kesepakatan bersama antara negara-negara berkembang dan maju. Mendorong Kesetaraan Gender. 8. Indikator global tersebut bersifat fleksibel bagi setiap negara. Deklarasi ini merupakan kesepakatan anggota PBB mengenai sebuah paket arah pembangunan global yang dirumuskan dalam beberapa tujuan yaitu: 1. keamanan. Negera-negara berkembang berkewajiban untuk melaksanakannya. 7. Meningkatkan Kesehatan Ibu. termasuk salah satunya Indonesia dimana kegiatan MDGs di Indonesia mencakup pelaksanaan . dan pembangunan. dan Membangun Kemitraan Global untuk Pembangunan. perdamaian. Malaria dan Penyakit Menular Lainnya.

IPM merupakan indeks yang mengukur pencapaian keseluruhan suatu negara. INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA 1 Sejak 1990. Indeks kesehatan : Panjang umur dan menjalani hidup sehat (diukur dari usia harapan hidup). Penjelasan Singkat Mengenai IPM dan MDGs I. Lampiran 1. Indeks daya beli : Memiliki standar hidup yang layak (diukur dari paritas daya beli/ PPP. 2. Sedangkan negara-negara maju berkewajiban mendukung dan memberikan bantuan terhadap upaya keberhasilan setiap tujuan dan target MDGs. yang direpresentasikan oleh 3 dimensi. Indeks Pembangunan Manusia -IPM (Human Development Index HDI) mengartikan definisi kesejahteraan secara lebih luas dari sekedar pendapatan domestik bruto (PDB). yaitu: umur panjang dan sehat. penghasilan). pengetahuan dan kualitas hidup yang layak HDI memberikan suatu ukuran gabungan tiga dimensi tentang pembangunan manusia: 1. Secara lebih sederhana tentang IPM dapat dilihat pada tabel dibawah ini : Dimensi Indikator Indeks Dimensi Umur panjang dan sehat Angka harapan hidup . lanjutan dan tinggi) dan…. 3. Indeks pendidikan : Terdidik (diukur dari tingkat kemampuan baca tulis orang dewasa dan tingkat pendaftaran di sekolah dasar.kegiatan monitoring MDGs.

2. Proses Penghitungan Indeks Xi (i=1.2 Dari tabel diatas. dimana X(i.X(i-min)).3) Indeks X(i. untuk penghitungan IPM dapat dirumuskan sebagai berikut : IPM = 1/3 (Indeks X1 + Indeks X2 + Indeks X3) a. untuk penghitungan IPM dapat dirumuskan sebaga LI.j) = Indikator ke-i dari daerah j X(i-min) = Nilai minimum dari Xi X(i-max) = Nilai maksimum dari Xi . Angka melek huruf (AMH) 2.X(i-min))/ (X(i-max).j) = (X(i.pd saat lahir (e0) Indeks harapan hidup Æ Indeks X1 Pengetahuan 1. Rata-rata lama sekolah (MYS) Indeks pendidikan Æ Indeks X2 Kehidupan yang layak Pengeluaran per kapita riil yang disesuaikan (PPP Rupiah) Indeks pendapatan Æ Indeks X3 IPM 1 Sumber dari Biro Pusat Statistik Dari tabel diatas.j).

2 Dari tabel diatas. MYS Æ rata-rata lamanya sekolah Penghitungan MYS. Tujuan dan Target dalam MDGs . pilihan pada q2. q5 Indeks X2 = Indeks Pendidikan • Sumber data: Susenas 2005-Kor • Terdiri dari dua komponen: 1.j) = Indikator ke-i dari daerah j X(i-min) = Nilai minimum dari Xi X(i-max) = Nilai maksimum dari Xi Indeks X1 = Indeks lamanya hidup Proses penghitungan e0 • Sumber data:Susenas 2005-Kor • Penghitungan dilakukan berdasarkan 2 data dasar: 1. ALH 2.X(i-min))/ (X(i-max).3) Indeks X(i. melalui tahun konversi yang ditinjau dari pendidikan tertinggi yang ditamatkan seperti tabel dibawah ini : Pendidikan tertinggi yang ditamatkan Tahun Konvers LI. untuk penghitungan IPM dapat dirumuskan sebagai berikut : IPM = 1/3 (Indeks X1 + Indeks X2 + Indeks X3) a. MYS Æ rata-rata lamanya sekolah Penghitungan MYS. dimana X(i. q3. q3. AMH • Menggunakan paket program mortpack (Metode Trussel dengan model West). ALH 2.Indeks X1 = Indeks lamanya hidup Proses penghitungan e0 • Sumber data:Susenas 2005-Kor • Penghitungan dilakukan berdasarkan 2 data dasar: 1. melalui tahun konversi yang ditinjau dari pendidikan tertinggi yang ditamatkan seperti tabel dibawah ini : MILLENNIUM DEVELOPMENT GOALS (MDGs) 2 II. pilihan pada q2. q5 Indeks X2 = Indeks Pendidikan • Sumber data: Susenas 2005-Kor • Terdiri dari dua komponen: 1. AMH Æ % angka melek huruf 2.X(i-min)). Proses Penghitungan Indeks Xi (i=1.j) = (X(i.j). AMH • Menggunakan paket program mortpack (Metode Trussel dengan model West).1.2. AMH Æ % angka melek huruf 2.

semua anak. laki-laki dan perempuan. di manapun. Malaria dan Penyakit Menular Lainnya .1 Tujuan 1: Menanggulangi Kemiskinan dan Kelaparan Target 1: Menurunkan proporsi penduduk yang tingkat pendapatannya di bawah USD 1/hari menjadi setengahnya antara 1990-2015 Target 2 : Menurunkan proporsi penduduk yang menderita kelaparan menjadi setengahnya antara tahun 1990-2015 2 Tujuan 2: Mencapai Pendidikan Dasar untuk Semua Target 3: Menjamin bahwa sampai dengan tahun 2015. antara tahun 1990 dan 2015 5 Tujuan 5: Meningkatkan Kesehatan Ibu Target 6: Menurunkan angka kematian ibu antara tahun 1990-2015 sebesar tiga –perempatnya 6 Tujuan 6: Memerangi HIV/AIDS. dapat menyelesaikan sekolah dasar (primary schooling) 3 Tujuan 3: Mendorong Kesetaraan Gender dan Target 4: Menghilangkan ketimpangan gender di tingkat pendidikan dasar dan lanjutan pada tahun 2 Bahan presentasi Deputi Penanggulangan Kemiskinan Bappenas Pemberdayaan Perempuan 2005 dan di semua jenjang pendidikan tidak lebih dari tahun 2015 4 Tujuan 4: Menurunkan Angka Kematian Anak Target 5: Menurunkan angka kematian Balita sebesar dua pertiganya.

6 RPJM 2009 MDGs 2015 Indikator/Sasaran (%) 2002 Target Target . proposisi penduduk tanpa akses terhadap sumber air minimum yang aman dan berkelanjutan serta fasilitas sanitasi dasar pada 2015 Taeget : 11: Mencapai perbaikan yang berarti dalam kehidupan penduduk miskin di pemukiman kumuh pada tahun 2020 8 Tujuan 8: Membangun Kemitraan Global untuk Pembangunan Target 12 : Kemitraan dan kerjasama regional untuk pencapaian MGD antara lain di bidang perdagangan. pembangunan infrastruktur seperti transportasi. ICT dann environmental sustainability II.4 10. investasi. pengembangan kapasitas. dukungan teknologi.2 7. Menyusun prioritas utama Pemerintah melalui MDG‟s RPJM 2009 MDGs 2015 Indikator/Sasaran (%) 2002 Target Target Kemiskinan Populasi dengan pendapatan di bawah US$ 1 per hari 35.Target 7: Mengendalikan penyebaran HIV/AIDS dan mulai menurunnya jumlah kasus baru pada tahun2015 Target 8 : Mengendalikan penyakit malaria dan mulai menurunnya jumlah kasus malaria dan penyakit lainnya pada tahun 2015 7 Tujuan 7: Memastikan Kelestarian Lingkungan Hidup Target 9: Memadukan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan dengan kebijakan dan program nasional serta mengembalikan sumber daya lingkungan yang hilang Target 10 :Penurunan sebesar separu.2.3 Persentase jumlah orang miskin 18.5 Kesehatan LI.2 8.

. adalah sebuah paradigma pembangunan global. 5. Semua negara yang hadir dalam pertemuan tersebut berkomitment untuk mengintegrasikan MDGs sebagai bagian dari program pembangunan nasional dalam upaya menangani penyelesaian terkait dengan isu-isu yang sangat mendasar tentang pemenuhan hak asasi dan kebebasan manusia. keamanan.7 99. Mendorong Kesetaraan Gender. Deklarasi ini merupakan kesepakatan anggota PBB mengenai sebuah paket arah pembangunan global yang dirumuskan dalam beberapa tujuan yaitu: 1. dan pembangunan.Tingkat kematian Balita (per 1. Menurunkan Angka Kematian Anak. (A/Ris/55/2 United Nations Millennium Development Goals). 4. 3.5 98 Tingkat melek huruf pada usia 15-24 . Dasar hukum dikeluarkannya deklarasi MDGs adalah Resolusi Majelis Umum Perserikatan Bangsa Bangsa Nomor 55/2 Tangga 18 September 2000. perdamaian.5 MDGs Millennium Development Goals Millennium Development Goals (MDGs) atau dalam bahasa Indonesia diterjemahkan menjadi Tujuan Pembangunan Milenium.6 100 Tingkat netto dan gross pada pendidikan tingkat menengah pertama 79.000 kelahiran hidup) 307 226 105 Edukasi Tingkat netto keterlibatan dalam pendidikan dasar 92. Mencapai Pendidikan Dasar untuk semua.7 100 Air dan Sanitasi Persentase populasi dengan akses terhadap perbaikan kualitas air 78 8 Pembangunan Pedesaan Pertumbuhan sektor pertanian 3. 2. Memerangi HIV/AIDs. Malaria dan Penyakit Menular Lainnya. 98. Meningkatkan Kesehatan Ibu.000 kelahiran hidup) 60 26 (<1 kematian) 33 Tingkat kematian akibat proses melahirkan (per 100. dan Pemberdayaan Perempuan. 6. dideklarasikan Konperensi Tingkat Tinggi Milenium oleh 189 negara anggota Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di New York pada bulan September 2000. Menanggulangi Kemiskinan dan Kelaparan.

Meskipun secara glonal ditetapkan 48 indikator namun implementasinya tergantung pada setiap negara disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan dan ketersediaan data yang digunakan untuk mengatur tingkat kemajuannya. Deklarasi MDGs merupakan hasil perjuangan dan kesepakatan bersama antara negara-negara berkembang dan maju. Targetnya selama tahun 1990 – 2105 setidaknya dapat menjadi pedoman untuk daerah lain dalam menurunkan angka kematian balita sebesar dua per tiganya. Membangun Kemitraan Global untuk Pembangunan. dinyatakan sebagai angka per 1000 kelahiran hidup. Indikator global tersebut bersifat fleksibel bagi setiap negara. 2009 5 KOMENTAR Polewali Mandar Sulawesi Barat @arali2008.– Dalam MGDs yang telah disepakati para pimpinan dunia.wordpress.com%2F2011%2F02%2F14%2Fisi-milleniumdevelopment-goals-mdgs%2F&ei=3DdWT5WZEeTiQf14sHrCA&usg=AFQjCNFTeTdXpT-jfsfJysetwfJSLS3KeQ Indikator MDGs ke Empat : Menurunkan Kematian Anak SEPTEMBER 4. berikut penulis memposting indika tor pencapaian MDGs untuk menurunkan angka kematian anak. Sedangkan negara-negara maju berkewajiban mendukung dan memberikan bantuan terhadap upaya keberhasilan setiap tujuan dan target MDGs. Mengingat kegiatan registrasi penduduk d i Indonesia belum sempurna sumber data ini belum dapat dipakai untuk menghitung AKABA. angka kematian bayi dan proporsi campak pada bayi yang telah mencapai usia 1 tahun. Negera-negara berkembang berkewajiban untuk melaksanakannya. Nilai normatif Akaba > 140 sangat tinggi. Secara global ditetapkan 18 target dan 48 indikator. ada 8 tujuan (GOALs) yang ingin dicapai diantara tahun 1999-2015. pada postingan sebelumnya penulis telah memaparkanpencapaian MDGs untuk penurunan kematian anak di Polewali Mandar. dan 8. file:///C:/url?sa=t&rct=j&q=&source=web&cd=1&ved=0CB8QFjAA&url=http%3A%2F%2 Fdentalsemarang. Setiap tujuan menetapkan satu atau lebih target serta masing-asing sejumlah indikator yang akan diukur tingkat pencapaiannya atau kemajuannya pada tenggat waktu hingga tahun 2015. AKABA kerap dipakai untuk mengidentifikasi kesulitan ekonomi penduduk. Namun bagaimana penggunaan indiktornya (terutama definisi dan konsepnya) belum dijelaskan pada postingan tersebut. Sebagai gantinya AKABA dihitung berdasarkan estimasi tidak langsung dari berbagai survei. Untuk mencapai target ini ada dua indikator dibuat yaitu Indikator global atau nasional untuk memonitoring pencapaian Target ke empat yaitu angka kematian balita. Memastikan Kelestarian Lingkungan Hidup. antara 71 – 140 sedang dan <20 rendah. Indikator ini terkait langsung dengan target kelangsungan hidup anak dan merefleksikan kondisi sosial. Berikut penjelasan kedua(Indikator global dan lokal) indiktor tersebut INDIKATOR GLOBAL ATAU NASIONAL UNTUK MEMONITORING PENURUNAN ANGKA KEMAATIAN ANAK Angka Kematian Balita (AKABA) AKABA adalah jumlah anak yang dilahirkan pada tahun tertentu dan meninggal sebelum mencapai usia 5 tahun. termasuk salah satunya Indonesia dimana kegiatan MDGs di Indonesia mencakup pelaksanaan kegiatan monitoring MDGs. Definisi Operasional Kematian Balita dapat diurakan sebagai Kematian yang terjadi pada balita sebelum usia lima tahun Rumusnya . Untuk mencapai 8 tujuan MDGs ini harus jelas definisi dan konsep indikator yang akan digunakan.   Indiktor lokal untuk memonitoring pencapaian target keempat yaitu pemantauan terhadap pencapaian target MDGs untuk tingkat lokal kabupaten/kota dan kecamatan yang dapat dilakukan dengan indikator proksi tertentu.7. ekonomi dan lingkungan anak-anak bertempat tinggal termasuk pemeliharaan kesehatannya.

& LB3 KIA) dan atau Program Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota (PWS Gizi. AKB cenderung lebih menggambarkan kesehatan reproduksi dari pada Akaba. pemantauan pertumbuhan menggunakan data SKDN. ekonomi dan lingkungan anak-anak bertempat tinggal termasuk pemeliharaan kesehatannya. Rumusnya Sumber datanya dapat melalui survei atau catatan data kematian bayi yang meninggal di sarana kesehatan Proporsi imunisasi campak (PIC) pada anak yang berusia 1 tahun PIC adalah perbandingan antara banyaknya anak berumur 1 tahun yang telah menerima paling sedikit satu kali imunisasi campak terhadap jumlah anak berumur 1 tahun. Indikator ini merupakan suatu ukuran cakupan dan kualitas sistem pemeliharaan kesehatan anak di suatu wilayah. Definisi operasional dari angka kematian bayi terdahulu harus diketahui yaitu pengertian dari “Lahir Mati” yaitu Kelahiran seorang bayi dari kandungan yang berumur paling sedikit 28 minggu tanpa menunjukkan tanda-tanda kehidupan. dan dinyatakan dalam persentase. Hal ini karena rancangan sampel diperuntukkan untuk menggambarkan angka kematian anak dan bayi tingkat Kabupaten dan atau tingkat propinsi. Meskipun target program terkait khusus dengan kematian balita. PWS Gizi) Pemantauan Pertumbuhan menggunakan data SKDN   SKDN adalah singkatan dari pengertian kata-katanya yaitu S adalah Seluruh balita yang ada di wilayah kerja K adalah jumlah balita yang terdaftar dan memiliki KMS atau buku KIA .Sumber datanya dapat melalui Survey dan atau Catatan data kematian balita yang meninggal di sarana kesehatan Angka Kematian Bayi (AKB) AKB adalah banyaknya bayi yang meninggal sebelum mencapai usia 1 tahun AKB per 1000 kelahiran hidup pada tahun yang sama. cakupan kunjungan bayi. Nilai normatif AKB kurang dari 40 sangat sulit diupayakan penurunannya (hard rock). AKB relevan dipakai untuk memonitor pencapaian target program karena mewakili komponen penting pada kematian balita. dan lebih besar dari 70 tergolong mudah untuk diturunkan. persentase pemberian vitamin A. Berikut ini adalah definisi operasional. Sehubungan dengan hal tersebut. antara lain persentase BBLR. SIRS/RB) Presentase Balita dengan BGM (Bawah Garis Merah) Definisi Operasionalnya yaitu Balita dengan BGM (Bawah Garis Merah) adalah Balita dengan berat badan menurut umur (BB/U) berada pada dan di bawah garis merah pada KMS Rumusnya Sumber datanya berupa Catatan Program Gizi di Puskesmas (LB3 Gizi) dan atau Program Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota (LB3 Gizi. Persentase Bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Definisi Operasionalnya yaitu Bayi dengan BBLR adalah keadaan bayi lahir dengan berat badan (BB) < 2500 gram yang ditimbang pada saat lahir atau hari ke 7 setelah lahir Rumusnya Perlu diingat BBLR sebagai masalah kesehatan masyarakat apabila prevalensi ≥ 5 % Sumber data dapat diperoleh Catatan Program Gizi di Puskesmas (PWS Gizi. Kemudian Kematian Bayi yaitu Kematian yang terjadi pada bayi sebelum mencapai usia satu tahun. cakupan pemberian ASI eklusif. maka untuk menggambarkan angka kematian anak dan angka kematian bayi digambarkan dengan indikator program yang dilaksanakan dalam upaya menurunkan angka kematian balita dan angka kematian bayi. antara 40-70 tergolong sedang namun sulit untuk diturunkan. Rumusnya Sumber datanya dapat diperoleh melalui Catatan Program Imunisasi di Puskesmas atau Form LB3 dan atau Program Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota INDIKATOR LOKAL UNTUK MEMONITORING KEMAJUAN KABUPATEN DAN KECAMATAN Angka kematian anak dan angka kematian bayi untuk tingkat Kecamatan tidak tepat jika diperoleh dari survey yang berskala nasional. Indikator ini terkait langsung dengan target kelangsungan hidup anak dan merefleksikan kondisi sosial. Imunisasi adalah unsur penting untuk mengurangi kematian balita. rumus dan sumber data indikator tersebut.

<!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--> .  D adalah jumlah seluruh balita yang Ditimbang N adalah balita yang Naik berat badannya sesuai dengan garis pertumbuhan Rumusnya Catatan: Presentase N/D merupakan indikator keberhasilan program Sumber datanya dapat diperoleh Catatan Program Gizi di Puskesmas (LB3 Gizi) dan atau Program Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota (LB3 Gizi/ PWS Gizi) Cakupan Kunjungan Bayi Definisi Operasional yaitu Kunjungan Bayi adalah kunjungan bayi (umur 1-12 bulan) termasuk neonatus (umur 1-28 hari) untuk memperoleh pelayanan kesehatan sesuai dengan standar oleh dokter. Kunjungan Neonatus adalah kunjungan neonatus (umur 1-28 hari) untuk memperoleh pelayanan kesehatan sesuai dengan standar oleh dokter. 2 kali (neonatus) di satu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu. Kepala Penanaman Modal dari Sabang sampai Merauke dari Mianggas sampai Rote dalam membahas masalah-masalah daerah yang juga menjadi masalah nasional salah satunya adalah program pemerintah yang terkait dalam hal MDGs. perawat yang memiliki kompetensi klinis kesehatan. perawat yang memiliki kompetensi klin is kesehatan. bidan. Bali dimana Presiden dan jajaran kabinetnya duduk bersama dengan para Gubernur dan jajaran daerah yang terdiri dari Ketua DPRD. paling sedikit 4 kali (bayi). paling sedikit 2 kali di satu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu.. bidan. Rumusnya Menggugat Indonesia lewat MDGs OPINI | 29 May 2010 | 16:34 Dibaca: 204 Komentar: 5 1 dari 1 Kompasianer menilai Menarik <!--[if gte mso 9]> Normal 0 <![endif]--> Seperti biasa penulis sebagai ciptaan Tuhan menghaturkan permintaan maaf jika dalam penulisan ini membuat pembaca atau pengunjung tersinggung atau terpojokkan tetapi apa yang penulis tulis di bawah ini adalah murni pendapat pribadi. <!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--> Ada yang menarik dalam rapat kerja nasional yang berlangsung di Istana Tampak Siring.

Kesetaraan Gender. tujuan itu sendiri berjumlah tujuh tujuan (Goals) yang harus harus di lakukan oleh setiap negara yaitu. Pengentasan Pe/Ke miskinan dan kelaparan. dan anda juga akan bertanya kenapa harus 2015 ? karena berdasarkan hitungan kalkulasi PBB 15 tahun adalah waktu yang sangat pas untuk negara dalam memperbaiki masalah-masalah yang terjadi di dunia ini dan kalaupun lewat dari tahun yang disepakati bersama. yaitu pertama Pengentasan Pe/Ke miskinan dan kelaparan apakah sampai tulisan ini dibuat sudah ada rakyat kecil yang mampu beli dan masak beras ? ternyata tidak ! ini terbukti dimana kita selalu disuguhkan oleh media tentang kehidupan rakyat miskin dan kecil yang selalu tidak bisa mendapatkan akses untuk membeli beras karena harganya yang sangat-sangat mahal dan lagi kalaupun mendapatkan dari pemerintah yaitu Beras Miskin-Raskin itupun tidak sesuai dengan logika dimana beras yang mereka dapat itu beras yang bau apek atau tidak layak dikonsumsi walaupun pemerintah mengatakan beras itu masih layak untuk di masak dan dikonsumsi. mari kita bahas satu persatu 7 tujuan dari MDGs dengan hasil konkrit dari pemerintah. Pendidikan. <!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--> Itulah sekilas tentang MDGs. lalu pertanyaan kita kalau Indonesia pada tahun 2000 ikut menandatangani kesepakatan bersama dengan seluruh dunia. Angka Kematian ibu Hamil dan melahirkan. HIV-AIDS. berapa kali juara umum olimpiade tetapi bangunan fisik sekolah tidak seprestasi muridnya benar tidak ?! <!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--> . PBB selaku penyelenggara tidak akan dan bisa menuntut kepada negara atau yang menandata tangani Janji Bersama itu tetapi rakyatnya lah yang akan menuntut kepada negara karena hak-haknya sebagai warga negara tidak pernah diberikan oleh negara. soal Pendidikan ada berapa kali media massa terutama koran baik yang beroplah nasional atau daerah yang mengangkat masalah pendidikan terutama dalam hal bangunan fisik dari sekolah. tetapi tetap saja banyak pejabat yang marah ketika para guru mengatakan bahwa sekolah kami tidak lebih bagus daripada kandang ayam tetapi tetap saja TIDAK ADA NURANI daripada para pejabat ini untuk tanggap darurat terhadap kondisi gedung sekolah ini apalah arti prestasi dunia meraih ratusan medali emas.Mungkin diantara para pembaca dan pengunjung blog ini bingung dengan mengeritkan dahi dan bertanya apakah MDGs itu ? MDGs adalah Millenium Development Goals atau bahasa kerennya adalah Tujuan Pembangunan Millenium dimana pada tahun 2000 semua kepala negara di dunia di 5 benua ini menandatangi sebuah pernyataan sikap atau janji bersama dimana setiap negara sebisa mungkin atau HARUS BISA menekan angka-angka dalam hal tujuan pembangunan ini hingga tahun 2015. bagaiamana kabarnya ? apakah sudah dijalankan dengan membuahkan hasil dan membuat staff PBB khusus MDGs di New York atau di Jakarta tersenyum puas ? ternyata tidak. ternyata masih banyak sekolah-sekolah yang bangunannya sangat memprihatinkan kalau boleh membandingkan sekolah di pedalaman dengan bangunan Pos Polisi Bunderan HI atau kandang ayam bekisar para pejabat MASIH LEBIH BAGUS Pos Polisi Bunderan HI dan juga kandang ayam bekisar para pejabat. Lingkungan Hidup dan Kemitraan Global. Anak-Anak. pertanyaannya apakah beras yang bau apek dan warnanya tidak seperti beras pada umumnya SUDAH PERNAH di konsumsi oleh pejabat daerah mulai dari Kepala Bulog hingga Gubernur beserta keluarga ? <!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--> Kedua.

HIV-AIDS pertanyaannya adalah SUDAHkah Pemerintah dan masyarakat memberi perhatian kepada para penderita HIV-AIDS ? jawabnya BELUM karena apa ? karena HIV-AIDS bagi masyarakat adalah AIB PALING HINA atau KUTUKAN dari Tuhan karena perilaku mereka ini terbukti dimana tidak pedulinya warga dan rumah sakit ketika menerima warga atau pasien yang menderita HIV-AIDS untuk mendapatkan perawatan.Ketiga. selain itu juga banyak faktor yang mempengaruhi Angka Kematian Ibu Hamil dan Melahirkan misalnya soal asupan gizi yang sangat kurang bagi Ibu Hamil khususnya yang kurang mampu yang akibatnya banyak Ibu yang meninggal saat meninggal atau anaknya menderita kelainan pada sebuah penyakita karena kurangnya asupan gizi ketika sedang mengandung. atau pemerintah melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tidak menjamin ketersediaan obat ARV obat khusus HIV-AIDS karena berdasarkan informasi yang beredar dikalangan mereka bahwa obat khusus ini sangat jarang ditemui karena persediaannya sedikit bahkan ada yang kadarluarsa dan itupun harganya sangat mahal. soal anak-anak pertanyaan penulis adalah berapa banyak anak Indonesia khususnya yang ada di Kota-kota besar ketika jam sekolah atau jam istirahat berada di perempatan-perempatan lampu merah kemudian. <!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--> Keenam. <!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--> Kelima. seperti tidak adanya lahan kosong untuk tempat bermain atau tidak ada acara yang khusus benar-benar menceritakan tentang dunia anak-anak kalaupun ada hanya segelintir saja. Lingkungan Hidup adakah pemerintah memperhatikan nasib hutan kita yang sudah sangat memprihatinkan atau pernahkah pemerintah menegur dengan sangat keras bahkan menutup pabrik- . selain itu juga Pemerintah juga tidak memfasilitasi kegiatan acara yang justru sebenarnya bisa memberikan arahan tentang HIV-AIDS yang terkait dengan program MDGs seperti kasus acara yang ada di Surabaya beberapa waktu lalu. berapa banyak anak-anak yang Haknya di rampas oleh orangtua bahkan oleh negara. <!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--> Ketujuh. berapa banyak wanita yang mengalami kekerasan seksual ketika mereka bekerja di Luar Negeri tanpa ada proses hukum bagi pelaku dan juga perlindungan daripada negara ketika tertimpa musibah ? <!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--> Keempat. soal Angka Kematian Ibu Hamil dan Melahirkan yang sangat tinggi di karenakan minimnya akses informasi dan perawatan khususnya bagi yang kurang mampu. Kesetaraan Gender memang negara kita boleh dibilang sudah bisa menerapkan kesetaraan gender tetapi masih lebih banyak kasus-kasus yang tidak setara gender seperti berapa banyak kasus KDRT yang korbannya adalah wanita. dimana pemerintah hanya diam seribu bahasa karena tidak bisa melindungi bahkan membiarkan aksi-aksi yang dilakukan oleh beberapa ormas yang mengusir para peserta.

pabrik yang mencemarkan lingkungan dengan membuang limbah pabrik ke aliran sungai yang menjadi urat nadi warga setempat ? jawabnya TIDAK ADA padahal sudah banyak LSM-LSM yang memberikan perhatian terhadap lingkungan mengkritik. Jum’at (30/12/2011). saat membuka Sosialisasi Rencana Aksi Daerah Millenium Development . demikian disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi. berdemo tentang keberadaan perusahaan-perusahaan yang mencemarkan lingkungan di Indonesia tetapi tidak ada tanggapan sama sekali dari beberapa instansi pemerintah seperti Kementerian Kehutanan dan Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia. sementara negara dibelahan dunia lain banyak pemimpin negara. bukankah pemerintah dalam pembukaan UUD wajib memberikan hak bagi rakyatnya ? INGAT !!! JANJI ADALAH HUTANG DAN YANG NAMANYA HUTANG HARUS DILUNASI !!! <!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--> 14th floor 230410 07:55 <!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--> Rhesza Pendapat Pribadi Dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat dunia. yang mampu memberi keteduhan bagi dunia lewat jutaan hektar hutan namum sekarang paru-paru itu ibarat penyakit kanker sedang sekarat bahkan sudah tinggal menunggu waktunya untuk diangkat. Sahrasaddin. Walikota. anggota dewan ikut perpartisipasi bahkan ikut berjuang bersama-bersama dalam menjalankan MDGs ini. Ir. M. padahal negara kita dijuluki oleh dunia sebagai paru-parunya dunia.. <!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--> Jadi menurut penulis bukan hanya tiga tujuan (Goals) saja dari tujuan pembangunan millenium-MDGs yang TIDAK MAMPU direalisasikan Republik Indonesia sampai pada tahun 2015 tetapi 7 Goals itu juga sampai sekarang tidak ada bukti realisasinya. MDGs telah menyepakati delapan tujuan. anggota Dewan bahkan Presiden sama sekali ikut berpartisipasi. <!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--> Semoga dengan waktu sisa 5 tahun ini kiranya pemerintah bisa merealisasikan proyek yang dibentuk oleh PBB dan berlaku di seluruh dunia kepada masyarakat. kalau seperti ini percuma saja negara ini ikut menandatangani bersama 192 negara ketika tahun 2000 selain 7 tujuan ini pemerintah juga sepertinya tidak peduli dan turut serta dalam acara yang berkaitan dengan MDGs seperti konser BANGKIT BERAKSI yang setiap tanggal 16-18 Oktober setiap tahun di gelar dimana tidak ada satupun pemimpin negara ini baik pusat maupun daerah entah itu Menteri.Si.

di Indonesia untuk percepatan pencapaian target MDGs dimaksud. Untuk itu. tambah Sekda. mewujudkan pendidikan dasar untuk semua. provisni maupun kabupaten/kota. untuk itulah melalui program satum milyar satu kecamatan (SAMISAKE) Pemerintah Provinsi Jambi akan menuntaskan keluarga sangat miskin yang ada pada 131 kecamatan yang telah diindentifikasi “by name by addres”. meminta Kabupaten/Kota dapat membuat matrik program dan kegiatan untuk percepatan pencapaian target MDGs dan dijadikan lampiran RAD-MDGs provisni masing-masing. mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. memerangi hiv dan aids. Kegiatan-kegiatan tersebut juga sebagai perepatan pencapaian MDGs. Upaya percepatan pencapaian target MDGs yang menjadi prioritas pembangunan memerlukan sinergi kebijakan perencanaan pembangunan baik di tingkat nasional. telah dituangkan dalam Instruksi Presiden No. Delapan kesepakatan dimaksud terdiri dari . meningkatkan kesehatan ibu. malaria serta penyakit lainnya. Sertifikasi tanah gratis untuk keluarga miskin. Dijelaskan Sekda. sehingga akan berpengaruh pada besaran dana dekonsentrasi yang akan diberikan pusat kepada daerah. angtara lain . memberantas kemiskinan dan kelaparan ekstrem. 3 tahun 2010 tentang Program Pembangunan Berkelanjutan. Provinsi Jambi sangat konsen dalam menangani kemiskinan.” ujar Sekda. Jamkesprov. RAD-MDGs ini akan menjadi acuan dalam perencanaan pembangunan kedepan. Selain itu disampaikan Sekda. “Untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Develompent) Persatuan Bangsa Bangsa dalam pertemuan yang diikuti 189 anggotanya telah menyepakati delapan tujuan. Melaksanakan Bedah Rumah terhadap rumah tangga miskin. dokumen RAD-MDGs akan dinilai dalam implementasinya oleh pemerintah pusat. Wakil Menteri Bappenas Prof. peta jalan (roadmeap) nasional percepatan pencapaian MDGs dan laporan pencapaian MDGs Indonesia. bertempat di ruang Mayang Mengurai Kantor Bappeda Provinsi Jambi. 2. Selanjutnya ujar Sekda. dan promote global partnership for development. 3. saat ini Provinsi Jambi sudah menyelesaikan penyusunan RAD-MDGs Provinsi Jambi tahun 2010-2015. 1. Dr.Goals (RAD-MDGs) Provinsi Jambi tahun 2010-2015. memastikan kelestarian lingkungan. Moeloek. menurunkan angka kematian anak. sehingga diharapkan dengan rumah yang layak dan sehat masyarakat dapat lebih sehat dan produktif. saat peluncuran RADMDGs Provisni dan Pedoman Definisi Operasional MDGs di Jakarta. beberapa hari yang lalu (27 Desember 2011). Dalam hal ini diamanatkan kepad daerah untuk membuat RAD-MDGs dan RAD Pangan dan Gizi (RAD-PG) dengan mengacu kepada Rencana Aksi Nasional (RAN) MDGs. Nila F. dengan harapan masyarakat miskin yang telah memiliki sertifikat rumah akan memiliki akses ke bank untuk membuka usaha. sebagai bantuan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat miskin dan tidak mampu yang tidak termasuk dalam kepesertaan jamkesmas dan jamkesmasda kab/ko. Patut disyukuri. yang benar-benar membutuhkan pelayanan kesehatan di . guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat dunia.

disamping juga telah membuat gerakan penanaman satu milyar pohon. telah menargetkan untuk penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 69 Mt CO2 hingga tahun 2030 atau 17. Di samping program diatas. Setiap negara yang berkomitmen dan menandatangani Deklarasi Millennium ini diharapkan membuat laporan mengenai pencapaian MDGs ini. pemerintah Provinsi Jambi akan membuat gerakan program kali bersih. . 4. Untuk tahun 2012 program SAMISAKE ini uangnya akan didaerahkan. Deklarasi MDGs merupakan komitmen negara-negara dan komunitas internasional untuk mencapai sasaran pembangunan Millennium sekarang ini sebagai satu paket tujuan yang terukur dalam pembangunan dan pengentasan kemiskinan. jelas Sekda. bahkan di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provisni Jambi tahun 2010-2015. (*) Sumber: Kabar Indonesia MDGs Merupakan Referensi Penting bagi Pembangunan di Indonesia SASARAN Pembangunan Millennium (Millennium Development Goals/MDGs) adalah delapan tujuan yang diupayakan dicapai pada 2015 dan merupakan tantangan utama pembangunan diseluruh dunia. pada saat KTT Millennium di New York pada bulan September 2000. untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap sanitasi. mengentaskan kesenjangan gender pada semua tingkat pendidikan. sesuai amanat Permendagri No.25 Mt Cp2 selama lima tahun yaitu 53 persen dari lahan gambut dan 36 persen dari kehutanan. Beasiswa bagi keluarga miskin sebagai upaya meningkatkan akses terhadap pendidikan berkualitas bagi masyarakat miskin untuk mencegah siswa putus sekolah akibat ketidakmampuan orang tua dari segi ekonomi.32 tahun 2011 tentang Bantuan Sosial. mengurangi kematian anak balita hingga 2/3 . Pemberian bantuan biaya pendidikan bagi keluarga tidak mampu tersebut diberikan mulai dari tingkat sekolah dasar. Para pemimpin dunia berkomitmen untuk mengurangi separuh lebih jumlah orang-orang yang menderita kemiskinan dan kelaparan. Selanjutnya untuk meningkatkan rasio kawasan tertutup pohon pada tahun 2015. termasuk Indonesia. menjamin semua anak untuk menyelesaikan pendidikan dasarnya. Pemerintah Indonesia telah membuat laporan pertama pencapaian MDGs tersebut dibawah koordinasi Bappenas dan dibantu oleh Kelompok Kerja PBB. Deklarasi MDGs ini diadopsi oleh 189 negara dan telah ditandatangani oleh 147 kepala pemerintahan dan kepala negara. hingga perguruan tinggi.rumah sakit frujukan di tingkat provinsi dan pusat. dan mengurangi hingga separuh jumlah orang yang tidak memiliki akses air bersih pada tahun 2015.

kesetaraan gender. dan laporan yang disampaikan oleh Indonesia menunjukkan bahwa Indonesia berada dalam jalur untuk mencapai tujuan tersebut. kesehatan. mengukur. Dan tampaknya upaya Pemerintah Indonesia untuk merealisasikan MDGs pada 2015 tersebut akan cukup sulit.7 triliun. namun pemerintah memiliki komitmen untuk mencapai sasaran-sasaran ini. karena pada saat yang sama pemerintah juga harus menanggung beban pembayaran utang yang sangat besar. dan pemberdayaan perempuan itu membutuhkan biaya yang cukup besar. Hal ini termasuk kampanye perjanjian tukar guling hutang untuk negara berkembang sejalan dengan Deklarasi Jakarta mengenai MDGs di kawasan Asia Pasifik. dan menganalisa kemajuan seiring dengan upaya menjadikan pencapaian-pencapaian ini menjadi kenyataan.7 triliun (2009) hingga Rp 81. baru menurun drastis pada 2016.Laporan tersebut menjabarkan upaya awal pemerintah untuk menginventarisasi situasi pembangunan manusia terkait dengan pencapaian sasaran MDGs. Jadi tanpa upaya negosiasi pengurangan jumlah pembayaran utang luar negeri. dan itu merupakan rentang waktu yang sama untuk pencapaian MDGs. tampaknya Indonesia akan sulit mencapai tujuan MDGs ini. [] . termasuk masyarakat madani. mulai dari tahap perencanaan seperti yang tercantum pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) hingga pelaksanaannya. Walaupun mengalamai kendala. sekaligus mengidenifikasi dan meninjau kembali kebijakan-kebijakan dan program-program pemerintah yang dibutuhkan untuk memenuhi sasaran-sasaran dimaksud. per 31 Agustus 2008. Merujuk pada data Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan. Jumlah pembayaran utang Indonesia. beban pembayaran utang Indonesia terbesar akan terjadi pada tahun 2009-2015 dengan jumlah berkisar antara Rp 97. dan lembaga donor. kelaparan. lingkungan hidup. Program-program MDGs di bidang pendidikan. untuk itu dibutuhkan kerja keras serta kerjasama dengan seluruh pihak.7 % dan menolak ODA (Official Development Assistance) yang tidak bermanfaat bagi Indonesia. kemiskinan. Pencapaian MDGs di Indonesia sekarang ini akan dijadikan dasar bagi perjanjian kerjasama dan implementasinya di masa depan. Karena itu Pemerintah Indonesia perlu menggalang solidaritas negara-negara Selatan guna mendesak negara-negara Utara untuk meningkatkan bantuan pembangunan (bukan utang) tanpa syarat dan berkualitas minimal 0. pihak swasta. Tujuan utama MDGs adalah mengurangi jumlah orang dengan pendapatan dibawah upah minimum regional antara tahun 1990 dan 2015. hanya saja pencapaiannya tidak seimbang antara satu provinsi dengan provinsi lainnya. Sekarang ini MDGs merupakan referensi penting bagi pembangunan di Indonesia. yaitu sekitar Rp 66.54 triliun (2015).

Tabloid Diplomasi Promote your Page too Langganan Update Masukan Email Anda: tabloiddiplomasi/N en_US My Stats Subscribe Alexa Random Article   Presiden RI : Indonesia Semakin Diperhitungkan Menlu RI : Indonesia Bagian dari Solusi .

Pregnant adolescents run a disproportionate risk of dying in or after childbirth. Better support for pregnant adolescents will also impact on four other goals: 3. Apa sih sebenarnya MDG itu? Pengertian MDG itu adalah Millennium Development Goals. Better care of pregnant adolescents and their newborns will result in healthier babies. Many adolescents do not choose to become pregnant. Pregnancy often brings a girl’s education to an end. Goal 5 improve maternal health and in particular reduce the maternal mortality ratio by three-quarters by 2015. and have little power to influence their own futures or those of their children. skills and . 6. 4. better able to thrive and survive. Knowledge and negotiating skills help them to protect themselves. Improving the education. sometimes before she finishes primary school. MDG apa itu?? Saya baru saja membrowse sebuah publikasi dari UNDP ketika sedang mencari bahan untuk pekerjaan kantor.org All rights reserved. 5.   Menlu RI : Perwakilan RI Harus Menggerakkan Mesin Diplomasi Secara Total RI – US Interfaith Cooperation RI – US Interfaith Dialogue Template Modified © www. Goal 1 eradicate extreme poverty and hunger. Kemudian saya bertemu dengan MDG ini. Adolescent girls who have sex with older sexually experienced men have a higher risk of contracting HIV. Goal 3 promote gender equality and empower women. by 2015. and in particular to reduce the under-five mortality rate by two-thirds. 2. ada 5 goals dari gerakan ini yaitu (maap masih dalam bentuk bahasa inggris) 1. Goal 4 reduce child mortality. malaria and other diseases. sebuah program dan gebrakan yang sengaja disetup oleh UNDP. Goal 6 combat HIV/AIDS.tabloiddiplomasi. Goal 2 achieve universal primary education.

Pendidikan Dasar Sembilan Tahun dan Target MDGs 18 Oktober 2010 3 Komentar 1 Vote . sampai disini dulu ya nanti dilanjut lagi… terpikirnya seperti ini. October 21st. prevent further unwanted pregnancies and to provide for their families. 2009 at 11:06 am and is filed under Uncategorized.0 feed. kok kelihatannya ga terlalu perduli ya… This entry was posted on Wednesday. You can leave a response. or trackback from your own site. You can follow any responses to this entry through the RSS 2. kenapa negara lain lebih memikirkan nasib negara berkembang seperti kita ini?mana usaha kita untuk memakmurkan bangsa kita sendiri.prospects of pregnant adolescents enables them to earn income.

Oleh : Berry Devanda Pada tahun 2005 189 negara yang sebagian besar diwakili oleh Kepala Pemerintahan mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Milenium Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Agenda utama pertemuan tersebut adalah membahas persoalan kemiskinan yang sangat parah yang masih membebani di banyak negara. KTT tersebut menghasilkan Deklarasi Milenium yang kemudian dikenal dengan Tujuan Pembangunan Milenium atau Millennium Development Goals (MDGs). MDGs dirumuskan dengan tujuan pemenuhan hak-hak setiap umat manusia dengan pendekatan yang bersifat inklusif. Oleh karena itu MDGs dapat diterima oleh negara-negara anggota PBB dan bertanggung jawab untuk memenuhi setiap tujuan tersebut. MDGs memiliki delapan tujuan dan masing-masing tujuan terdiri dari target-target yang memiliki batas pencapaian minimum yang harus dicapai Indonesia pada 2015. Hal ini bertujuan untuk mempermudah proses evaluasi masing-masing target oleh setiap negara.

Delapan tujuan MDGs tersebut adalah pengentasan kemiskinan ekstrim dan kelaparan, pemerataan pendidikan dasar, mendukung adanya persamaan jender dan pemberdayaan perempuan, mengurangi tingkat kematian anak, meningkatkan kesehatan ibu, perlawanan terhadap HIV/AIDS, malaria, dan penyakit lainnya, menjamin daya dukung lingkungan hidup, mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan. MDGs menjadi acuan pembangunan negara-negara anggota PBB termasuk Indonesia. MDGs dijadikan referensi dalam pembangunan Indonesia mulai dari tahap perencanaan sampai tahap pelaksanaan. Dari delapan tujuan MDGs tersebut tanpa melemahkan arti tujuan yang lain tujuan kedua pemerataan pendidikan dasar merupakan hal yang sangat penting. Karena, tercapainya tujuan kedua tentang pemerataan pendidikan dasar tersebut akan mengakselerasi pencapaian tujuh tujuan lainnya. Pendidikan akan membentuk pola pikir masyarakat menjadi lebih baik, meningkatkan pengetahuan wanita tentang pentingnya kesehatan ibu hamil, meningkatkan pengetahuan manusia tentang HIV/AIDS, meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya arti lingkungan yang sehat dan membuat kaum perempuan menjadi terpelajar dan berkeinginan untuk ikut berperan serta dalam tatanan kehidupan. Di samping itu pendidikan akan membuat manusia sadar membutuhkan kerja sama dengan manusia (negara) lain. Pendidikan juga akan meningkatkan harkat dan martabat manusia sehingga terlepas dari kemiskinan dan kelaparan. Tujuan kedua MDGS tentang pemerataan pendidikan dasar menargetkan pada tahun 2015 semua anak Indonesia, baik laki-laki maupun prempuan, akan dapat menyelesaikan pendidikan dasar, tidak ada lagi yang putus sekolah. Untuk mencapai tujuan tersebut pemerintah harus bekerja sama dengan seluruh masyarakat Indonesia berusaha agar tahun 2015 tidak ada lagi anak-anak Indonesia yang tidak mendapatkan pendidikan dasar.

Pemerintah Indonesia sebenarnya sudah lama mencanangkan program pemerataan pendidikan. Program Wajib Belajar (Wajar) 9 tahun adalah salah satu bentuk usaha pemerintah Indonesia dalam mewujudkan pemerataan pendidikan bagi seluruh warga negara sebagaimana yang diamanatkan oleh UUD 1945. Program wajib belajar 9 tahun pada awalnya merupakan lanjutan dari program wajib belajar pendidikan dasar 6 tahun (SD) pada tahun 1984. Kemudian pada tahun 1994 direvisi lagi menjadi program wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun (SD dan SLTP). Hal ini berarti anakanak usia 7 sampai 15 tahun diwajibkan untuk mengikuti dan mendapatkan pendidikan dasar SD dan SLTP. Program Wajar 9 Tahun tersebut menjadi kekuatan bangsa Indonesia untuk mewujudkan tujuan MDGs. Namun, angka anak putus sekolah setiap tahun mengalami peningkatan cukup signifikan. Berdasarkan data BKKBN dari 1,7 juta jiwa pada 1996 menjadi 11,7 juta jiwa pada 2009 lalu. Angka tersebut didominasi anak-anak usia 7-15 tahun yang rata-rata tidak dapat memenuhi kewajibannya melanjutkan pendidikan dasar sembilan tahun. Data tersebut menunjukkan terdapat jalan terjal untuk memenuhi target MDGs tentang pemerataan pendidikan dasar. Dengan sisa waktu 5 tahun lagi (saat ini tahun 2010) pekerjaan ini akan menjadi berat jika tidak disikapi oleh segenap stake holder yang berkaitan dengan pencapaian program ini. Untuk itu perlu disusun upaya-upaya yang dapat dilakukan agar target pencapaian tersebut dapat terlaksana tepat waktu. Upaya-upaya tersebut dapat diurai dari apa saja penyebab yang membuat angka anak putus sekolah semakin tinggi. Salah satu penyebab tingginya angka putus sekolah adalah tempat tinggal yang jauh dari fasilitas pendidikan. Anak-anak miskin dari pedesaan umumnya memiliki kesulitan untuk mendapat pendidikan dasar terutama anak-anak yang berusia 13-15 tahun. Setelah menamatkan Sekolah Dasar (SD) mereka dihadapkan pada pilihan berhenti sekolah karena jarak yang jauh atau membantu orang tua mencari nafkah. Menurut data yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan Nasional pada tahun 2009 sedikitnya terdapat 483 ribu anak usia SD tidak lagi meneruskan pendidikan. Di antara angka tersebut ada yang berhenti sebelum kelas 6 dan tidak melanjutkan ke tingkat SMP. Salah satu cara untuk meredam tingginya angka putus sekolah dari tahun ke tahun adalah dengan pembangunan SLTP satu atap. Sebuah sekolah di mana SD dan SLTP memakai satu gedung sekolah. Cara ini akan menghemat biaya operasional dan dapat menjangkau daerah-daerah terpencil. Sekolah seperti ini sudah berjalan beberapa tahun terakhir. Namun, perlu ditingkatkan jumlah dan kualitas SDM pengelolanya.

Anak-anak yang sudah terlanjur putus sekolah harus segera diatasi dengan program paket A. Hanya saja jumlah anak yang bisa ditampung pada program paket A hanya 200 ribu orang anak. Dari 200 ribu daya tampung tersebut hanya mampu diisi oleh 100 ribu orang anak saja. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor. Di antaranya adalah medan yang ditempuh oleh guru pendamping atau Tutor Paket A cukup berat. Pekerjaan menyisir anak-anak putus sekolah sampai ke pedalaman merupakan pekerjaan yang tidak mudah. Belum lagi membujuk mereka agar mau mengikuti program penyetaraan pendidikan tersebut. Untuk itu perlu kerja sama pemerintah daerah agar pencapaian pemerataan pendidikan ini dapat terlaksana dengan baik. Pemerintah daerah harus menyisir sampai ke daerah pelosok, mendata, dan mengajak anak-anak putus sekolah untuk kembali mengenyam pendidikan melalui program penyetaraan. Demikian juga dengan program penyetaraan pendidikan untuk tingkat SLTP, Paket B. Pemanfaatan kearifan lokal juga sangat diperlukan untuk membantu pencapaian target ini. Perlu dirangsang kembali semangat gotong royong masyarakat untuk membangun pendidikan, khususnya gedung sekolah dan sarana pendukung lainnya. Di samping itu laju pertumbuhan penduduk yang sangat cepat harus disikapi dengan pembangunan infrastruktur pendidikan yang seimbang. Seluruh elemen bangsa harus ikut membantu pekerjaan berat tersebut termasuk pihak swasta. Di antaranya meningkatkan peran serta swasta untuk membantu pembangunan pendidikan terutama di daerah terpencil. Setiap perusahaan diwajibkan menyisihkan laba usahanya dalam bentuk Corporate Social Responsibility (CSR). Salah satu bentuk program yang dapat dilakukan adalah membantu terselenggaranya pendidikan terutama di daerah terpencil. Misalnya dengan memberikan insentif tambahan untuk guru-guru yang mengajar di daerah terpencil. Di samping itu pemberian bea siswa untuk anak-anak kurang mampu juga akan sangat membantu pencapaian target MDGs tentang pemerataan pendidikan dasar. Jika pekerjaan ini sudah dipikul bersama oleh semua anak bangsa program pencapaian pemerataan pendidikan yang menjadi target MDGs pada tahun 2015 akan terasa lebih ringan. Dengan harapan rasa tanggung jawab bersama ini akan mempercepat pemenuhan target tersebut untuk Indonesia yang lebih baik. Sumber : Detik.com
ADVERTISEMENT

1. Date: Monday, 16 January 2012 08:00

2008). Indonesia and the 245 million citizens live in the west end of the belt fire. technology and other resources in the concept of community empowerment. Access civilization is still far behind so that the achievement of MDGs 2015 in the most remote hamlets in the mountainous areas are still far behind. 2008). Zona yang sarat gunung api dan sering dilanda gempa bumi (National Geographic Indonesia. Sinergi Anda memberi inspirasi kami "intelektual muda" sebagai motor penggerak pemberdayaan masyarakat melalui strategi pengembangan kemandirian komunitas dusun pegunungan . teknologi.redrop expedition session 1. Akses peradaban masih jauh tertinggal sehingga pencapaian target MDGs 2015 pada dusun paling jauh di daerah pegunungan masih jauh tertinggal. "Expedition of mountains in Indonesia MDGs through 2015 " is a series of program in the corridor of the MDGs in 2015 in the mountain hamlets of Indonesia through the transformation of ideas. 2010.wmv Indonesia dan ke-245 juta warganya hidup di ujung barat sabuk api. Your Synergy inspire us "young intellectuals" as . Volcano-ridden zones and are often hit by earthquakes (National Geographic Indonesia. pengetahuan. knowledge. dan sumber daya lainnya dalam konsep pemberdayaan masyarakat. Progam "Expedition of mountains in Indonesia through MDGs 2015" merupakan rangkaian program dalam koridor MDGs 2015 di dusun-dusun pegunungan Indonesia melalui transformasi ide.

25. Warga yang sebelumnya bekerja sebagai buruh serabutan dengan upah harian rata-rata Rp17. Kampung BNI ini berdiri pada areal milik Didi Supriyadi seluas . Pendapatan mereka pun meningkat menjadi rata-rata Rp. 37 tahun. kecamatan Cijambe. web. 10 December 2011 21:31 3 ratings Time: 15:19 More in Travel & Events Kampoeng BNI(1) KLIK Web.a driving force for community empowerment through community self-reliance development strategy. membuka daerah pembibitan sapi perah. Kampoeng BNI(1) Date: Saturday. kini punya kesibukan baru.Di daerah yang mereka namai Kampung BNI. November 2007. kini menjadi peternak sapi. Team Re-Drop From: redemptiondrop Views: 293 2. tapi juga pemilik sapi yang akan memperoleh bagian keuntungan dari penjualan ternak setelah dipelihara selama 5-6 bulan. sebagian warga desa Banjaran. peternak ini tidak sekadar sebagai pekerja.000. kabupaten Subang.500. setelah Didi Supriyadi.com Seperti halnya Mamang Adin.bisnis.

10 December 2011 03:34 2 ratings Time: 00:32 More in Education . "Manajemen peternakan kami . seperti Kabupaten Sumedang dan Provinsi Jambi rata-rata 200 ekor sd 300 ekor. pesanan juga datang dari Pemprov Jabar dan sejumlah pemerintah daerah lain. Dia membuka areal ini untuk warga yang akan beternak sapi bibit di bawah bendera PT Simpang Jaya Dua. di daerah selatan Subang.18. Kampoeng BNI (2) Date: Saturday. di mana Didi bertindak sebagai penjamin (avalis) dan 'bapak angkat' yang menyediakan jasa pembinaan. Pengusaha lulusan SPMA Cikole ini juga bertindak sebagai menjamin pemasaran...6 hektare di dataran tinggi Awul. sedangkan permodalan para peternak diperoleh dari pinjaman lunak Kemitraan BNI. From: agusramadas Views: 16488 3.000 ekor per tahun pada Mei 2007. Ikhwal kemitraan ini ketika Simpang Jaya Dua mendapatkan order pasokan sapi bunting jenis Frissian Holstein (FH) dari salah satu perusahaan swasta sebanyak 1. Sebelumnya.

Date: Wednesday. 30 November 2011 09:35 .HP: 081919646555. kini menjadi peternak sapi. seperti Kabupaten Sumedang dan Provinsi Jambi rata-rata 200 ekor sd 300 ekor. tapi juga pemilik sapi yang akan memperoleh bagian keuntungan dari penjualan ternak setelah dipelihara selama 5-6 bulan. November 2007. Warga yang sebelumnya bekerja sebagai buruh serabutan dengan upah harian rata-rata Rp17. 37 tahun. peternak ini tidak sekadar sebagai pekerja.6 hektare di dataran tinggi Awul.Kampoeng BNI (2) KLIK Web. kini punya kesibukan baru.bisnis. di daerah selatan Subang. Info: 031-81639991 .Di daerah yang mereka namai Kampung BNI. From: agusramadas Views: 10436 1 ratings Time: 01:21 More in Education 4. pesanan juga datang dari Pemprov Jabar dan sejumlah pemerintah daerah lain. Pendapatan mereka pun meningkat menjadi rata-rata Rp. Pengusaha lulusan SPMA Cikole ini juga bertindak sebagai menjamin pemasaran. Ikhwal kemitraan ini ketika Simpang Jaya Dua mendapatkan order pasokan sapi bunting jenis Frissian Holstein (FH) dari salah satu perusahaan swasta sebanyak 1.com Seperti halnya Mamang Adin. web. Dia membuka areal ini untuk warga yang akan beternak sapi bibit di bawah bendera PT Simpang Jaya Dua. sebagian warga desa Banjaran. di mana Didi bertindak sebagai penjamin (avalis) dan 'bapak angkat' yang menyediakan jasa pembinaan.. Kampung BNI ini berdiri pada areal milik Didi Supriyadi seluas 18.000 ekor per tahun pada Mei 2007. Sebelumnya.500. kabupaten Subang. setelah Didi Supriyadi. Kursus Fotografi & Pelatihan Wira Usaha.000.. "Manajemen peternakan kami . kecamatan Cijambe. sedangkan permodalan para peternak diperoleh dari pinjaman lunak Kemitraan BNI. 25. membuka daerah pembibitan sapi perah.

Kursus Lilin Hias & Fiber Glass.2 hari Rp.000.Minimum Peserta : 5 orang..HP: 081919646555.000. Dalam waktu singkat anda akan dapat menguasai Teknik & Praktek Food Hari Pertama : DasarPhotography dengan baik. 68. Info: 031-81639991 .3 hari Rp. Pelatihan Video Editing. Tristar mengajarkan anda Teknik Fotografi.. Informasi & Pendaftaran: Tristar Culinary Institute. Apabila diambil : 1 hari Rp. Pengertian .Menata Komposisi MenataRange) Hari Hari Ketiga : Praktek Bersama Cahaya .Teknik Dasar . Materi yang diajarkan : Fotografi : . Raya Jemursari 234 Surabaya. khususnya untuk foto foto produk makanan. Pelatihan Fotografi.Teknik Macro . Flexi: 03181639992. untuk aplikasi buku menu. brosur & iklan. Kursus Ketrampilan untuk UKM.. Raya Tenggilis no. 200. Seni mengabadikan makanan dalam bentuk gambar dengan menggunakan teknik-teknik fotografi. Kursus Meukis d Kaca. Pelatihan Sablon. Kampus Baru: Jln. HP: 0817321024.Kursus Fotografi & Pelatihan Wira Usaha. FOOD PHOTOGRAPHY : Kursus & Pelatihan Fotografi di bidang Produk Makanan..000. Sekolah Kuliner & Akademi Perhotelan. Kursus Cara Membuat Tepung Mocaf Tiruan Tepung Terigu. Telp: 031 8433224-25.HP: 081919646555. 600. 350. Surabaya. 500. Pelatihan Membatik.Teknik HDR (High Dynamic Hari Kedua : Teori Dasar Food Fotografi . Bina Usaha Mandiri.Tips and Trik Food Fotografi Keempat : Praktek Sendiri-sendiri Biaya Kursus : Rp.Komposisi .000.untuk 4 Hari. Jln. Info: 031-81639991 .

. 0 ratings Time: 02:11 More in Entertainment PRAKATA 5.. . From: videotristar Views: 1493 5.dan Tujuan PNPM Mandiri PNPM Mandiri adalah program nasional penanggulangan kemiskinan terutama yang berbasis .6.Prakata 6.7.

Itulah yang ingin ditampilkan GAPRI dalam Sintesis Laporan yang ditulis berdasarkan Laporan CapaianMDGs di lima kabupaten/kota. sementara dua daerah didasarkan pada hasil kajiankemiskinan partisipati dan data sekunder. Jika data nasional merupakan kumpulandata provinsi. anggaran maupun pengelolaannya. Ada beberapa kemajuan. GAPRI ingin mengawali sesuatu yang baru. Sintesis ini juga bukan bermaksud menandingi Laporan Pemerintah.namun laporan itu masih kurang berwarna dan belum berani mengusulkan langkah strategis bagaimanamencapai target baik dari sisi kebijakan. apa yang dicapai oleh provinsi maupun nasional belum tentu sesuai dengankondisi kabupaten/kota. Hasil Kegiatan tersebut akan diterbitkandalam bentuk tersendiri. Tiga daerah penulisan Laporan ini mendasarkan pada hasil-hasil rangkaianKegiatan MDGs yang diselenggarakan oleh GAPRI. Bahwa. Sintesis Laporan ini bukan hasil dari rangkaian kegiatan MDGsyang diselenggarakan oleh GAPRI dan INFID pada 14 Provinsi. tetapi juga menyangkut komitmen terutama alokasi anggaran dan bentuk pelayanan.Lepas dari Laporan Pemerintah tersebut. namun lebih ditujukan untuk membuka hati dan mata bahwa konteks kabupaten/kota belum tentutercermin dalam Laporan yang selama ini dibuat. Potret tersebut bukanhanya dari angka.Sebab bisa jadi. atau Lembagalain. Capaian MDGs Indonesia. bisa lebih baik atau justru sebaliknya. dimana potretcapaian MDGs pada wilayah kabupaten/kota dapat menjadi cermin dari sebuah kesimpulan atas capaianprovinsi dan nasional. 10.8. maka memotret capaian dantantangan yang dihadapi oleh pemerintah kabupaten/kota menjadi sangat penting. angka yang baik disebabkan oleh tingginya partisipasi warga dengan mengorbankankebutuhan dasar rumah tangganya. misalnya dengan menampilkan konteks wilayah. sementara data provinsi merupakan akumulasi kabupaten/kota. 9. Dengan .

demikian. serta pihak-pihak lain yangtidak dapat disebutkan satu-per satu. teman-teman yang masih bekerja dan yang telah meninggalkan Ox am GB dalamprogram ini. Gerakan Antipemiskinan Rakyat Indonesia (GAPRI) I< : First Page SUMBER-SUMBER Tujuan Pembangunan Milenium Tantangan Global : tujuan dan target Tujuan pembangunan milenium merupakan agenda serius untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan tingkat kehidupan yang disetujui oleh para pemimpin dunia pada Millennium Summit (pertemuan tingkat tinggi Millenium) pada bulan September 2000. Desember 2007Dwi AstutiKetua 15. kepada saudara Yola. kepada Sam Jethwa ( 11. r) dan AgungWiyono 13. terutama untuk tahun 2015. capaian agregat bukanlah hal yangselesai. 1.Mul. khususnya dalammemastikan kualitas hidup yang bermartabat. Siswan. 14. <: Previous Page > : Next Page >I : Last Page More on the MDGs: + UNDP MDGs + Millennium Summit . Menghapuskan tingkat kemiskinan dan kelaparan yang parah Target untuk 2015: Setengah proporsi dari jumlah orang sedunia hidup dengan kurang dari satu dollar sehari dan mengalami kelaparan. Untuk setiap tujuan atau lebih dari satu target yang telah disetujui.Jakarta. sebab masih banyak pekerjaan rumah yang mesti diselesaikan. Ucapan terimakasih juga disampaikan kepada Ox am GByang telah mendukung GAPRI selama 3 tahun ini. Hery dan Yana yang telah meluangkan waktu di tengah kesibukan lembaga masing-masing. menggunakan tahun 1990 sebagai titik awal. Steering Committee 16.Semoga Sintesis laporan ini memberi man aat bagi upaya pencapaian target MDGs. saya mengucapkan terimakasih kepada Sugeng Bahagijo yang telahmenyusun Sintesis ini. Tentu sajaSintesis ini tidak akan selesai tanpa kalian semua. Juga kepada teman-teman penulis kabupaten/kota.Akhirnya. Programme Manage 12. atas nama GAPRI. Rasa bangga dan salut juga disampaikan kepada mitra jaringan. hidup sebagaimana manusia sesungguhnya. (Project O cer).

dan bagian-bagian dari Eropa dan Asia Tengah mengalami kegagalan dari target kemiskinan. 2. Pencapaian Pendidikan Dasar secara Universal. namun angka tersebut turun dari 15 juta . Mengembangkan kesetaraan jender dan memberdayakan perempuan Target 2005 dan 2015: Mengurangi perbedaan dan diskriminasi jender dalam pendidikan dasar dan menengah terutama untuk tahun 2005 dan untuk semua tingkatan pada tahun 2015. Mengurangi tingkat kematian anak Target 2015 : Mengurangi dua per tiga tingkat kematian anak-anak usia di bawah 5 tahun Setiap tahunnya hampir 11 juta anak-anak meninggal dunia sebelum usia 5 tahun. terutama dari penyakit yang tidak tertangani. 4. Dua per tiga dari jumlah yang mengalami buta huruf adalah perempuan. Target 2015: Memastikan bahwa setiap anak laki dan perempuan mendapatkan dan menyelesaikan tahap pendidikan dasar. Amerika Latin. Sebanyak 113 juta anak-anak tidak masuk sekolah. dan tingkat pekerja perempuan berkisar antara dua per tiga dari laki-laki. dan Afrika Selatan.Lebih dari satu miliar orang masih hidup kurang dari satu dollar per hari: sub-Gurun Sahara Afrika. dan Karibia. Mozambik. Sebagai contoh India. 3. seharusnya sudah mencapai 95 persen anak-anak yang masuk sekolah pada tahun 2005 mendatang. tetapi target masih dalam proses pencapaian. Proporsi perempuan yang duduk di parlemen terus bertambah mencapai angka kira-kira satu per tiga di Argentina.

Perlawanan terhadap HIV/AIDS.pada tahun 1980. Senegal. termasuk 5 juta yang baru terinfeksi pada tahun 2001. 7. dan penyakit lainnya Target 2015: Menghentikan dan memulai pencegahan penyebaran HIV/AIDS dan gejala malaria dan penyakit berat lainnya. Thailand. 40 juta orang di dunia terjangkit HIV. dan Uganda telah memperlihatkan bahwa penyebaran HIV dapat ditekan. Negara-negara seperti Brazil. Meningkatkan Kesehatan Ibu Target 2015: Mengurangi dua per tiga rasio kematian ibu dalam proses melahirkan Di bagian dunia berkembang. resiko kematian dalam proses melahirkan adalah satu dalam 48 namun sebenarnya semua negara telah memiliki program keselamatan kelahiran pada masa sekarang. Menjamin berlanjutnya pembangunan lingkungan Target: o Mengintegrasikan prinsip-prinsip pembangunan yang berkelanjutan dalam kebijakan setiap negara dan program serta mengurangi hilangnya sumber daya lingkungan o Pada tahun 2015 mendatang diharapkan mengurangi setengah dari jumlah orang yang tidak memiliki akses air minum yang sehat o Pada tahun 2020 mendatang diharapkan dapat mencapai pengembangan yang signifikan dalam kehidupan untuk sedikitnya 100 juta orang yang tinggal di daerah kumuh . 6. 5. malaria.

8. o Secara komprehensif mengusahakan persetujuan mengenai masalah utang negaranegara berkembang. hampir satu milliar orang memperoleh akses untuk air minum sehat dan jumlah yang sama untuk akses ssnitasi. o Mengembangkan usaha produktif yang baik dijalankan untuk kaum muda o Dalam kerjasama dengan pihak swasta. terutama teknologi informasi dan komunikasi. pembangungan dan pengurangan tingkat kemiskinan secara nasional dan internasional. dan kebutuhan khusus dari negara-negara terpencil dan kepulauan-kepulauan kecil. Banyak negara-negara brkembang menghabiskan lebih banyak anggaran untuk pengadaan utang daripada untuk kebutuhan jasa sosial. Selama tahun 1990 an.Lebih dari satu milliar orang kekurangan akses untuk air minum sehat dan lebih dari dua milliar orang kekurangan tingkat sanitasi. o Membantu kebutuhan-kebutuhan khusus negara-negara tertinggal. Komitmen bantuan keuangan yang disetujui apada pertengahan tahun 2002 dapat diartikan dalam jumlah tambahan sebesar 12 juta milliar pertahunnya hingga tahun 2006 Volunteerism . Mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan Target : o Mengembangkan lebih jauh lagi perdagangan terbuka dan sistem keuangan yang melibatkan komitmen terhadap pengaturan manajemen yang jujur dan bersih. membangun adanya penyerapan keuntungan dari teknologi-teknologi baru.

Untuk keterangan lebih lanjut. cari Artikel ini perlu diwikifikasi agar memenuhi standar kualitas Wikipedia. Bila dirasa perlu.Sasaran Pembangunan Milenium Dari Wikipedia bahasa Indonesia. klik [tampilkan] di bagian kanan. seperti profesi. berupa delapan butir tujuan untuk dicapai pada tahun 2015. ensiklopedia bebas (Dialihkan dari MDGs) Langsung ke: navigasi. atau dengan merapikan tata letak dari artikel ini. Buat atau kembangkan bagian pembuka dari artikel ini. Susun header artikel ini sesuai dengan pedoman tata letak. dan perkakas sehari-hari. Sasaran Pembangunan Milenium dalam lambang Sasaran Pembangunan Milenium (bahasa Inggris : Millennium Development Goals atau disingkat dalam bahasa Inggris MDGs) adalah Deklarasi Milenium hasil kesepakatan kepala negara dan perwakilan dari 189 negara Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang mulai dijalankan pada September 2000. Anda dapat memberikan bantuan berupa penambahan pranala dalam. istilah geografi umum. Mengganti markah HTML dengan markah wiki bila dimungkinkan. Targetnya adalah tercapai kesejahteraan rakyat dan pembangunan masyarakat pada 2015. Sunting bagian pembuka. Tambahkan kotak info bila jenis artikel memungkinkan. Mohon jangan memasang pranala pada kata yang sudah diketahui secara umum oleh para pembaca. buatlah pautan ke artikel wiki lainnya dengan cara menambahkan "[[" dan "]]" pada kata yang bersangkutan (lihat WP:LINK untuk keterangan lebih lanjut). Target ini merupakan tantangan utama dalam pembangunan di seluruh dunia yang terurai dalam Deklarasi . Tambahkan pranala wiki. Hapus tag/templat ini.

[2] Penandatanganan deklarasi ini merupakan komitmen dari pemimpin-pemimpin dunia untuk mengurangi lebih dari separuh orang-orang yang menderita akibat kelaparan.2 Mencapai pendidikan untuk semua o 1. mengentaskan kesenjangan jender pada semua tingkat pendidikan.3 Mendorong kesetaraan jender dan pemberdayaan perempuan o 1.6 Memerangi HIV/AIDS.5 Meningkatkan kesehatan ibu o 1. Daftar isi [sembunyikan] 1 Sasaran o 1. Deklarasi berisi komitmen negara masing-masing dan komunitas internasional untuk mencapai 8 buah sasaran pembangunan dalam Milenium ini (MDG). [1] Pemerintah Indonesia turut menghadiri Pertemuan Puncak Milenium di New York tersebut dan menandatangani Deklarasi Milenium itu. Menurunkan angka kemiskinan.7 Memastikan kelestarian lingkungan hidup o 1. sebagai satu paket tujuan yang terukur untuk pembangunan dan pengentasan kemiskinan.Milenium. mengurangi kematian anak balita hingga 2/3 . .1 Memberantas kemiskinan dan kelaparan o 1. menjamin semua anak untuk menyelesaikan pendidikan dasarnya. dan diadopsi oleh 189 negara serta ditandatangani oleh 147 kepala pemerintahan dan kepala negara pada saat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Milenium di New York pada bulan September 2000 tersebut. dan mengurangi hingga separuh jumlah orang yang tidak memiliki akses air bersih pada tahun 2015. malaria dan penyakit menular lainnya o 1.4 Menurunkan angka kematian anak o 1.8 Mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan 2 Sasaran Pembangunan Milenium Indonesia 3 Kontroversi 4 Lihat pula 5 Referensi 6 Pranala luar [sunting] Sasaran Deklarasi Millennium PBB yang ditandatangani pada September 2000 menyetujui agar semua negara: [sunting] Memberantas kemiskinan dan kelaparan Pendapatan populasi dunia sehari $1.

dapat diterka dan tidak ada diskriminasi. Secara komprehensif mengusahakan persetujuan mengenai masalah utang negara-negara berkembang. [sunting] Menurunkan angka kematian anak Target untuk 2015 adalah mengurangi dua per tiga tingkat kematian anak-anak usia di bawah 5 tahun.[sunting] Mencapai pendidikan untuk semua Setiap penduduk dunia mendapatkan pendidikan dasar. [sunting] Memerangi HIV/AIDS. [sunting] Memastikan kelestarian lingkungan hidup Mengintegrasikan prinsip-prinsip pembangunan yang berkelanjutan dalam kebijakan setiap negara dan program serta mengurangi hilangnya sumber daya lingkungan. malaria dan penyakit berat lainnya. [sunting] Mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan Mengembangkan lebih jauh lagi perdagangan terbuka dan sistem keuangan yang berdasarkan aturan. dan kebutuhan khusus dari negara-negara terpencil dan kepulauan-kepulauan kecil. meningkatkan pembebasan hutang untuk negara miskin yang berhutang besar. Pada tahun 2015 mendatang diharapkan mengurangi setengah dari jumlah orang yang tidak memiliki akses air minum yang sehat. Termasuk komitmen terhadap pemerintahan yang baik. pembatalan hutang bilateral resmi. Ini termasuk pembebasantarif dan -kuota untuk ekspor mereka. . malaria dan penyakit menular lainnya Target untuk 2015 adalah menghentikan dan memulai pencegahan penyebaran HIV/AIDS. dan menambah bantuan pembangunan resmi untuk negara yang berkomitmen untuk mengurangi kemiskinan. pembangungan dan pengurangan tingkat kemiskinan secara nasional dan internasional. [sunting] Mendorong kesetaraan jender dan pemberdayaan perempuan Target 2005 dan 2015: Mengurangi perbedaan dan diskriminasi gender dalam pendidikan dasar dan menengah terutama untuk tahun 2005 dan untuk semua tingkatan pada tahun 2015. Pada tahun 2020 mendatang diharapkan dapat mencapai pengembangan yang signifikan dalam kehidupan untuk sedikitnya 100 juta orang yang tinggal di daerah kumuh. [sunting] Meningkatkan kesehatan ibu Target untuk 2015 adalah Mengurangi dua per tiga rasio kematian ibu dalam proses melahirkan. Membantu kebutuhan-kebutuhan khusus negara-negara kurang berkembang.

54 triliun . Laporan ini menunjukkan bahwa Indonesia berada dalam jalur untuk mencapai tujuan tersebut. dan lembaga donor. dan menganalisa kemajuan seiring dengan upaya menjadikan pencapaian-pencapaian ini menjadi kenyataan. Dalam kerja sama dengan pihak "pharmaceutical". pencapaiannya lintas provinsi tidak seimbang. Pencapaian MDGs di Indonesia akan dijadikan dasar untuk perjanjian kerjasama dan implementasinya di masa depan. membangun adanya penyerapan keuntungan dari teknologi-teknologi baru. Program-program MDGs seperti pendidikan. lingkungan hidup. Merujuk data Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Departemen Keuangan. kesetaraan gender. namun pemerintah memiliki komitmen untuk mencapai sasaran-sasaran ini dan dibutuhkan kerja keras serta kerjasama dengan seluruh pihak. Walaupun mengalamai kendala. Namun. menyediakan akses obat penting yang terjangkau dalam negara berkembang Dalam kerjasama dengan pihak swasta. [3] [4] [sunting] Kontroversi Upaya Pemerintah Indonesia merealisasikan Sasaran Pembangunan Milenium pada tahun 2015 akan sulit karena pada saat yang sama pemerintah juga harus menanggung beban pembayaran utang yang sangat besar. mulai dari tahap perencanaan seperti yang tercantum pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) hingga pelaksanaannya. [sunting] Sasaran Pembangunan Milenium Indonesia Setiap negara yang berkomitmen dan menandatangani perjanjian diharapkan membuat laporan MDGs. terutama teknologi informasi dan komunikasi. kesehatan. Hal ini termasuk kampanye untuk perjanjian tukar guling hutang untuk negara berkembang sejalan dengan Deklarasi Jakarta mengenai MDGs di daerah Asia dan Pasifik. sekaligus mengidenifikasi dan meninjau kembali kebijakan-kebijakan dan program-program pemerintah yang dibutuhkan untuk memenuhi sasaran-sasaran ini.Menghadapi secara komprehensif dengan negara berkembang dengan masalah hutang melalui pertimbangan nasional dan internasional untuk membuat hutang lebih dapat ditanggung dalam jangka panjang. Pemerintah Indonesia melaksanakannya dibawah koordinasi Bappenas dibantu dengan Kelompok Kerja PBB dan telah menyelesaikan laporan MDG pertamanya yang ditulis dalam bahasa Indonesia dan kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris untuk menunjukkan rasa kepemilikan pemerintah Indonesia atas laporan tersebut. dan pemberdayaan perempuan membutuhkan biaya yang cukup besar.7 triliun (2009) hingga Rp81.[2] Kini MDGs telah menjadi referensi penting pembangunan di Indonesia. pihak swasta. Dengan tujuan utama mengurangi jumlah orang dengan pendapatan dibawah upah minimum regional antara tahun 1990 dan 2015. Laporan Sasaran Pembangunan Milenium ini menjabarkan upaya awal pemerintah untuk menginventarisasi situasi pembangunan manusia yang terkait dengan pencapaian sasaran MDGs. mengukur. Mengembangkan usaha produktif yang layak dijalankan untuk kaum muda. termasuk masyarakat madani. kemiskinan. beban pembayaran utang Indonesia terbesar akan terjadi pada tahun 2009-2015 dengan jumlah berkisar dari Rp97. kelaparan. per 31 Agustus 2008.

(2015) rentang waktu yang sama untuk pencapaian MDGs.un.org (Inggris) UN Millennium Project (2002-2005) . Menurut Direktur Eksekutif International NGO Forum on Indonesian Development (INFID) Don K Marut Pemerintah Indonesia perlu menggalang solidaritas negara-negara Selatan untuk mendesak negara-negara Utara meningkatkan bantuan pembangunan bukan utang. Hasil kesepakatan yang didapat adalah untuk negara maju menyisihkan sekitar 0.first8. ^ Okezone: Pencapaian Target MDGs Terkendala Beban Utang 6. baru menurun drastis (2016) menjadi Rp66. sebagian utang bisa dikonversi untuk bantu itu.developmentgoals.70 triliun. tanpa upaya negosiasi pengurangan jumlah pembayaran utang Luar Negeri. ^ (Inggris) Indonesia Progress Report on the Millenium Development Goals. ^ (Inggris) Badan PBB untuk Program Pembangunan: Informasi Dasar Sasaran Pembangunan Milenium 2. ^ a b (Inggris) Situs PBB untuk Sasaran Pembangunan Milenium 3.org/millenniumgoals (Indonesia) UNDP Indonesia (Indonesia) Teks Tujuan Pembangunan Milenium (Inggris) www.org (Inggris) www.7 persen. [6] [sunting] Lihat pula KTT PBB 2005 [sunting] Referensi 1.7 persen dan menolak ODA (official development assistance) yang tidak bermanfaat untuk Indonesia [5]. Menanggapi pendapat tentang kemungkinan Indonesia gagal mencapai tujuan MDGs apabila beban mengatasi kemiskinan dan mencapai tujuan pencapaian MDG di tahun 2015 serta beban pembayaran utang diambil dari APBN di tahun 2009-2015. hanya sekitar 5-6 negara yang memenuhi sebagian besar ada di Skandinavia atau Belanda yang sudah sampai 0. ^ Situs Bappenas Laporan Millenium Development Goals (MDG) Indonesia 5. ^ Kompas:Pemerintah Akan Renegosiasi Utang Untuk Capai Target MDGs [sunting] Pranala luar (Indonesia) (Inggris) Program Bank Dunia di Indonesia (Inggris) www. 2004 4. Namun konsensus ini belum dipenuhi banyak negara. Jumlah pembayaran utang Indonesia. tanpa syarat dan berkualitas minimal 0. Sekretaris Utama Menneg PPN/Kepala Bappenas Syahrial Loetan berpendapat apabila bisa dibuktikan MDGs tidak tercapai di 2015. Beberapa negara maju telah berjanji dalam konsesus pembiayaan (monetary consensus) untuk memberikan bantuan. Indonesia akan gagal mencapai tujuan MDGs. Pada tahun 2010 hingga 2012 pemerintah dapat mengajukan renegosiasi utang.7 persen dari GDP mereka untuk membantu negara miskin atau negara yang pencapaiannya masih di bawah.

wikipedia.org/w/index.php?title=Sasaran_Pembangunan_Milenium&oldid=4817662" Kategori: Perserikatan Bangsa-Bangsa Kategori tersembunyi: Artikel yang perlu diwikifisasi Akun Masuk log / buat akun Ruang nama Halaman Pembicaraan Varian Halaman Baca Sunting Versi terdahulu Tindakan Pencarian Cari Istimew a:Pencari Navigasi Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman sembarang Komunitas Warung Kopi Portal komunitas Bantuan .(Inggris) The Millennium Initiative Diperoleh dari "http://id.

Wikipedia Tentang Wikipedia Pancapilar Kebijakan Menyumbang Cetak/ekspor Buat buku Unduh versi PDF Versi cetak Peralatan Pranala balik Perubahan terkait Halaman istimewa Pranala permanen Kutip halaman ini Bahasa lain ‫ال عرب ية‬ Bamanankan Català Česky Dansk Deutsch Ελληνικά English Esperanto Español Eesti ‫ف ار سی‬ Suomi Français Íslenska Italiano 日本語 Basa Jawa 한국어 Latviešu Македонски Bahasa Melayu Nederlands Norsk (nynorsk) .

” katanya. mahasiswa dan masyarakat. “kita memberikan pengakuan atas prestasi dan dedikasi yang diberikan dengan ikhlas tersentuh. ketentuan tambahan mungkin berlaku. IFL mendapatkan penghargaan khusus kategori organisasi kepemudaan. serta kesempatan untuk berpartisipasi dalam lokakarya nasional yang diselenggarakan sebagai suatu rangkaian Indonesia MDG Awards 2011.04. Hi Leaders! Di bulan Februari ini. IFL menerima simbolisasi dari penghargaan program Indonesia MDG Awards 2011 berupa sebuah trofi dan piagam. Bertempat di Balai Kartini. Program-program IFL yang berkaitan dengan MDGs dan menjadi pertimbangan juri dalam memberikan peghargaan tersebut adalah “I Speak for MDGs” dan “School of Volunteers” yang sukses diselenggarakan pada 2010 ll lalu. Dalam Indonesia MDG Awards 2011 ini. dari dunia usaha.Norsk (bokmål) Polski Português Русский Slovenščina Српски / Srpski Svenska தமிழ் ไทย Tagalog Türkçe Tiếng Việt 中文 Halaman ini terakhir diubah pada 01. Indonesian Future Leaders (IFL) sukses meraih penghargaan dari Indonesia MDG (Millenium Development Goals) Awards atau IMA 2011 dengan tema “Beraksi Untuk Negeri”. penghargaan ini dihadiri oleh Wakil Presiden Boediono untuk menganugerahkan penghargaan khusus Indonesia MDG Award kepada para penerima penghargaan. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons. . 10 Oktober 2011. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. Wapres mengapresiasi inisiatif seluruh komponen bangsa untuk mencapai delapan sasaran pembangunan milenium tersebut.

” . selaku Manager Divisi Komunikasi dan Kerjasama IFL sekaligus Direktur Program “I Speak for MDGs.Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi. Kota Payakumbuh. serta Jessica Angkasa. Selain IFL. Dalam acara malam penganugerahan tersebut. PT Indika Energy Tbk serta Raden Muhammad Rais dari Nusa Tenggara Barat juga memenangkan penghargaan khusus dalam Indonesia MDG Award 2011. Aisyah Muhammadiyah. karena dinilai telah melakukan inovasi dan mengalokasikan anggaran yang berpihak pada pencapaian target sasaran pembangunan milenium (MDG) dengan memastikan keberlangsungan program jangka panjang. IFL diwakili oleh Dian Aditya Ning Lestari selaku co-founder dan Wakil Presiden IFL. Kabupaten Flores Timur.