Aplikasi pengamalan Tauhid

Pendahuluan: Allah menurunkan islam dengan sempurna, kesempurnaanya dapat dirasakan oleh seluruh umat manusia, bahkan seluruh mahlukNya, termasuk bangsa jin sebagai rahmatan lil aalamin. Sesuatu yang sempurna haruslah tidak mempunyai kekurangan dan kelebihan, tetapi pas dan dan tepat, tidak kurang dan tidak lebih. Maka Allah berfirman :

             
Telah sempurnalah kalimat Tuhanmu (Al-Quran) sebagai kalimat yang benar dan adil. tidak ada yang dapat merobah robah kalimat-kalimat-Nya dan dia lah yang Maha Mendenyar lagi Maha Mengetahui. ( al an’am 115 )

Yang dimaksud dengan ‫ ( صدقا‬benar ) adalah, benar didalam aqidah ( idiologi ketuhanan ) sedangkan ‫ ( عدل‬adil ) adalah adil didalam syari’at dan penerapan ( aplikasi ) nya. Merupakan syarat kesempurnaan iman apabila aplikasi itu dapat diwujudkan didalam kehidupan sehari-hari, terhadap Allah, Rasulullah, Kitab-kitab Allah, para pemimpin muslim dan terhadap orang-orang yang beriman. Bahkan terhadap yang bukan islam dan tidak beriman kepada Allah sekalipun tetap harus mengedankan Ahlaqul karimah. Maka lingkup dan cakupan iman itu adalah :

- ‫العتقاد فى القلت‬ - ‫القول بالسان‬ - ‫العمال بالركان‬

( keyakinan didalam hati ), ( diucapkan dengan lisan ) dan ( dilakukan dalam bentuk perbuatan )

( Hr. al buchori, muslim dan ibnu majah )

Penerapan Tauhid. Didalam hidup ini selalu ada interaksi sosial antar sesama penghuni alam, bahkan saling mempengaruhi satu sama lain. Yang banyak jumlahnya berpengaruh terhadap yang lebih sedikit. Yang kuat terhadap yang lemah dan yang besar terhadap yang kecil begitu seterusnya. Maka betapapun interaksi itu terjadi, kita mesti dan harus memiliki kekuatan pengendali ( ‫ ) قوة القيادة‬dan kekuatan penyeimbang ( ‫ ) قوة التوازن‬agar tetap stabil berada pada koridor islam dan naungan Allah serta kemulyaanNya.

1. Panyatuan maksud, niat dan tujuan ( ‫) توحيد القصد‬

dan demikian Itulah yang diperintahkan kepadaku dan Aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah)". Orang yang paripurna itu adalah Muhammad saw. Bahwa tokoh panutan itu tentulah yang benar-benar terbaik dan istimewa.  Dan Sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung. satu niat . Tetapi semuanya haruslah untuk satu tujuan. ( al an’am 162 – 163 ) 2. ( adz-dzariyat 56 ) Dan lihatlah bagaimana Allah memberi bimbingan kepada hambaNya agar tujuan hidup kita ini lebih berarti dan bernilai ibadah untuk selanjutnya memperoleh ridloNya. Tuhan semesta alam. keluarganya dan orang lain bahkan terhadap musuh-musuhnya sekalipun. apalagi kepentingan politik. ibadatku. bekerja dan beribadah hanya untuk sang Choliq. Yang kerasulannya dipilih dari keluarga terbaik dan dari manusia yang juga terbaik dengan akhlaq yang terbaik dan agung. keahlian dan hoby. Bahkan mempunyai kesempurnaan dan kelebihan yang tidak dimiliki oleh yang lainnya. hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah. yaitu ibadah kepada Allah dan mengharap ridloNya. ( al qalam 4 )     . jawaban pertanyaan ini bisa menjadi beragam dan bervariasi. Penyatuan contoh dan keteladanan. karena memang hidup ini adalah untuk beribadah kepadaNya.Manusia boleh beragam cita dan profesi. adil dalam bertindak untuk dirinya sendiri. yaitu berbuat. Firman Allah. Tetapi keragaman yang variatif ini pasti memiliki sisi kesamaan yang universal dan diterima oleh setiap orang kecuali bila hatinya berpenyakit. Manusia sering memiliki idola dan figur yang dikagumi atau memiliki alasan-alasan tertentu untuk menjadikan seseorang sebagai tokoh atau panutan yang dianut dan ditokohkan. Tetapi siapa sebenarnya tokoh yang patut kita jadikan sebagai idola itu ?.                     Katakanlah: Sesungguhnya sembahyangku. rasial dan golongan. Allah Swt. Bebas dari tendensi social.        Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku. Ia juga harus yang konsisten dan istiqomah didalam mengemban amanahnya. Tiada sekutu bagiNya.

3. tidak berobah oleh arus globalisasi. jawabannya sudah jelas. kapan saja dan dimana saja. adalah suami yang sukses. tetapi system menjadi anjungan sebuah kapal untuk menuju tujuan yang hendak dicapai.Keteladanan Muhammad saw. Proses pencapaian itu adalah aktualisasi system dan cara itu sendiri. selalu ada proses pencapaian dan aksi yang dilakukan. tiada berselisih orang-orang yang Telah diberi Al Kitab[189] kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka. maka Rasulullah saw. Seseorang boleh pintar berotak brilyan. Lalu system apakah yang seharusnya kita pakai ?. adalah guru yang sukses. telah mengalaminya sendiri dan semuanya dilakukan dengan sempurna dan sukses. modernisasi maupun industrialisasi. adalah keteladanan yang sempurna bagi siapa saja . Maka semakin baik dan sempurna sebuah system yang dipergunakan akan semakin baik pula hasil yang dicapai. ( al ahzab 21 ) Bagi seorang guru. menjadi garis-garis haluan sebuah institusi dan pribadi untuk menuju harapan. karyawan dan apa saja profesi yang digeluti. walau tidak menafikan peran SDM yang dimiliki.                   Sesungguhnya Telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. Karena sesuatu yang sempurna belum tentu dapat menyempurnakan yang lainnya. Penyatuan konsep dan system ( ‫) توحيد المنهج‬ Didalam mencapai tujuan dan cita-cita. bagi kepala rumah tangga. bagi pedagang. Demikian seterusnya. Maka Rasulullah saw. karena pencapaian itu sangat bergantung terhadap system dan cara itu sendiri. Karena kedengkian (yang . Sedangkan islam itu adalah agama yang syamil dan mutakaamil ( sempurna dan menyempurnakan ) Firman Allah:                               Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. maka Rasulullah saw. bahwa system itu adalah system Islam ( manhaj islam ) yang mamang sempurna dan menyempurnakan. Bagi orang yang mendambakan keridloan Allah dan RasulNya.

Firman Allah. dengan demikian maka akan tegaklah keadilan dan kesejahteraan umat ini.ada) di antara mereka. baik ahli kitab maupun yang bukan ahli kitab telah yang mencoba mengamalkannya. ( ali imran 85 ) Jelaslah kiranya bahwa islam adalah satu-satunya system yang benar dan harus ditegakkan karena ia adalah produk Allah yang mengetahui rahasia alam ini dengan segala isinya. ( ali imran 19 ) Tidak ada perbedaan antar bangsa tentang kebenaran manhaj islam ini. Semoga ! . dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. Bahkan telah banyak kelompok-kelompok selain islam. Maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu)daripadanya. Tetapi kedustaan dan hasudlah yang menutup hati dan lidah mereka sehingga tidak berani berbicara dan mengatakan yang sebenarnya. Aplikasi aqidah merupakan tuntutan ilahi untuk menuju kesempurnaan keislaman.               Barangsiapa mencari agama selain agama islam. barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah Maka Sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya. Amar bil ma’ruf dan nahyu ‘anil mungkar yang merupakan tugas pokok diciptakannya manusia menjadi fardlu ‘ain bagi setiap muslim. Manusia sebagai mahluk social berkewajiban mewujudkan nilai-nilai aqidah dalam hidup dan kehidupannya. keimanan dan ketauhidan kita. Insyaallah.