MISI NABI MUHAMMAD SAW DAN DAKWAH DI MADINAH

Nama Yasmien Kelas

: Belqis

: VII C

No. Absen: 09 (Sembilan)

No. Absen: 09 (Sembilan)

1." Dakwah merupakan jalan menuju Islam maksudnya adalah panggilan dari Allah SWT melalui Nabi Muhammad Saw untuk umat manusia agar menganut ajaran Islam (agama).BAB I PENDAHULUAN 1.2   1.3 RUMUSAN MASALAH Bagaimana perjalanan dakwah Rasulullah pada periode Mekah? Misi apa saja yg dijalankan Rasulullah SAW ? TUJUAN PEMBUATAN Berdasar gambaran permasalahan di atas dapatlah dikemukakan bahwa tujuan pembuatan makalah ini adalah sebagai berikut : 1. Untuk lebih mengetahui tentang misi-misi rasulullah SAW. 1. Bersikap sesuai dengan garis-garis aqidah dan syariat serta akhlak islamiyah. Al-Imran (3): 19 "Sesungguhnya agama (yang diridai) di sisi Allah hanyalah Islam. sebagaimana telah digambarkan dalam Al-Qur'an : QS. MAKALAH AGAMA ISLAM | By : BELQIS YASMIEN . Barang siapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya. karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Islam adalah agama yang mencakup dan mengatur segala aspek kehidupan manusia guna memperoleh ridha dari Allah SWT. 2.1 LATAR BELAKANG Dakwah merupakan jalan menuju Islam.4 MANFAAT Hasil makalah ini diharapkan: Diharapkan dapat menambah ilmu pengetahuan dan dasar untuk menerapkan nilai-nilai kemanusiaan dan budi pekerti Rasulullah dalam menjalani realita kehidupan. dengan cara beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT. secara proaktif budi pekerti Rasulullah patut untuk diteladani dan dijadikan referensi bagi para sahabat serta umat Islam pada umumnya. Untuk mendapatkan kejelasan tentang perjalanan dakwah Islamiyah Rasulullah periode Mekah.Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka.

Makalah ini di susun oleh penyusun dengan berbagai rintangan. Agama sebagai sistem kepercayaan dalam kehidupan umat manusia dapat dikaji melalui berbagai sudut pandang. ekonomi dan budaya. Saya sadar bahwa makalah ini masih banyak kekurangan dan jau dari sempurna. kepada dosen pembimbing saya meminta masukannya demi perbaikan pembuatan makalah saya di masa yang akan datang dan mengharapkan kritik dan saran dari para pembaca. politik. yang kami sajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber informasi. Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas dan menjadi sumbangan pemikiran kepada pembaca. Makalah ini disusun agar pembaca dapat memperluas ilmu tentang kaitan misi kerasulan nabi Muhammad SAW dan dakwah di Madinah. dan bimbingan orang tua. dan berita. Namun penulis menyadari bahwa kelancaran dalam penyusunan materi ini tidak lain berkat bantuan. Baik itu yang datang dari diri penyusun maupun yang datang dari luar. sehingga kendala-kendala yang penulis hadapi teratasi. Islam sebagai agama yang telah berkembang selama empat belas abad lebih menyimpan banyak masalah yang perlu diteliti.Kata Pengantar Segala puji hanya milik Allah SWT. Shalawat dan salam selalu tercurahkan kepada Rasulullah SAW. referensi. Berkat limpahan dan rahmat-Nya penyusun mampu menyelesaikan tugas makalah ini guna memenuhi tugas mata kuliah Agama Islam. Untuk itu. Dalam penyusunan tugas atau materi ini. Penulis TTD Belqis Yasmien MAKALAH AGAMA ISLAM | By : BELQIS YASMIEN . tidak sedikit hambatan yang penulis hadapi. dorongan. Namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Allah akhirnya makalah ini dapat terselesaikan. baik itu menyangkut ajaran dan pemikiran keagamaan maupun realitas sosial.

وىى مْث فظا غييظ اىقية الّفضىا ٍِ حىىل فاعف عْهٌ واسحغفرىهٌ وشاوره‬ . mohonkanlah ampun bagi mereka. mengatakan: ‫اّى ال أتعث ىعاّا وال فاحشا وإَّا تعثث رحَة‬ MAKALAH AGAMA ISLAM | By : BELQIS YASMIEN “Aku tidak diutus sebagai orang yang suka mengutuk. Allah berfirman: ِ‫وٍا ارسيْاك اال رحَة ىيعاىَي‬ “Aku tidak mengutusmu (Muhammad) kecuali untuk menyebarkan Rahmat (Kasih Sayang). dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Tetapi aku diutus sebagai pembawa rahmat (Kasih sayang). Allah berfirman: ‫اىَر . Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya”. Ibrahim: 14:1] 2. ketika ditanya orang.ِ‫فى االٍر. maka bertawakallah kepada Allah.S. (yaitu) menuju jalan Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji” [Q. Karena itu maafkanlah mereka. tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Menyebarkan Kasih Sayang.Para penulis sejarah Nabi besar ini menuturkan : 1. bukan juga orang yang suka berkata-kata kasar dan kotor. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar. (Ini adalah) Kitab yang Kami turunkan kepadamu (Muhammad) supaya kamu mengeluarkan (membebaskan) manusia dari dunia yang gelap (sistem penindasan/tirani) menuju kehidupan dunia yang bercahaya (Pencerahan) dengan izin Tuhan mereka. Karena itu Nabi Saw. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad.S.BAB II PEMBAHASAN Allah mengutusnya untuk suatu misi kemanusiaan yang agung. Dalam firman-Nya yang lain. وإذا عزٍث فحىمو عيى هللا. Mengampuni dan Memaafkan . Laam Raa. Membebaskan Manusia dari Sistem Penindasan (tirani). محاب اّزىْآ اىيل ىحخرج اىْاس ٍِ اىظيَات اىى اىْىر تاذُ رتهٌ اىى صراط اىعزيز اىحَيد‬ “Alif. Allah mengatakan: ٌ‫فثَا رحَة ٍِ هللا ىْث ىهٌ. Ali Imran: 3:159] 3. [Q. إُ هللا يحة اىَحىميي‬ “Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah-lembut terhadap mereka.

Dengan wajah yang pucat dan bibir yang gemetar. jiwa yang telah mencapai segala yang di atas kemampuan insani…”. merasa cemas dan ketakutan. “Nabi bukanlah manusia yang mengenal permusuhan atau yang akan membangkitkan permusuhan di kalangan umat manusia. kalian sekarang bebas”. jika ada orang yang sakit dia menengoknya. Alangkah besarnya jiwa ini. Al-Qalam. ِ‫قاه ال جثرية عيينٌ اىيىً يغفر هللا ىنٌ وهى ارحٌ اىراحَي‬ “Dia (Yusuf) berkata: "Pada hari ini tak ada cercaan terhadap kamu.S. Para penulis sejarah Nabi mengungkapkan beberapa keluhuran pribadi Nabi.S. suaminya. Jiwa yang telah menjauhi segala perasaan duniawi. MAKALAH AGAMA ISLAM | By : BELQIS YASMIEN ٌ‫واّل ىعيى خيق عظي‬ . kira-kira apa yang akan kami lakukan terhadap kalian”?. melampai segala rasa dengki dan dendam di hati. Dia bukan seorang tiran. (Budinya sebagaimana yang diajarkan al-Qur‟an). dan Dia adalah Maha Penyayang di antara para penyayang. Lalu Nabi mengutip katakata Nabi Yusuf kepada saudara-saudaranya yang dulu pernah berusaha secara konspiratif membinasakannya.Ketika beliau dan sahabat-sahabatnya memasuki dan menginjakkan kakinya kembali di kota Makkah. dan bukan mau menunjukkan sebagai orang yang berkuasa”. dia sering duduk bersama-sama orangorang fakir dan mengambilkan untuk mereka makanan dengan tangannya sendiri. Nabi secara spontan mengatakan : “Idzhabu Fa Antum Thulaqa” (Pergilah kalian ke mana kalian suka. isteri tercintanya ditanya mengenai akhlak Nabi. meski berada di tempat yang jauh. “Bila ada orang yang meninggal dunia dia mengiring jenazahnya. jiwa yang telah melampaui segala kebesaran. dia menjawab singkat: ”Kana Khuluquhu al-Qur‟an”. orang-orang kafir yang dulu memusuhi dan memerangi beliau. dia suka mengunjungi kerabat dekatnya tanpa melebihkan mereka dari orang-orang yang lain." [Q. dia tidak pernah bertindak kasar kepada siapapun dan memaafkan orang yang meminta maaf. Yusuf: 12:92] Mengomentari peristiwa ini Husain Haekal. Akhlak Nabi: Al-Qur‟an menegaskan : Dan sesungguhnya engkau (Muhammad) benar-benar berjalan di atas budi pekerti yang agung”. berbuat baik kepada orang yang tidak baik (Ahl al Syarr). mengatakan: “Lihatlah betapa indahnya pengampunan itu ketika ia mampu. Nabi Saw adalah orang yang banyak senyum. 68:4] Ketika Siti Aisyah. [Q. mereka menjawab: “engkau orang yang mulia putra orang yang mulia”. penulis Hayat Muhammad. mudah-mudahan Allah mengampuni (kamu). 20 Ramadan 8 H. dia menghormati orang-orang yang berbudi pekerti luhur. Nabi dengan tenang mengatakan kepada mereka: “Menurut kalian.

Bila bertemu temannya. dia mengucapkan salam lebih dahulu. Bila ada orang yang mencacimaki orang lain. . dengan mencintai dan menyantuni mereka. dia tidak mengenakan pakaian melebihi pakaian pembantunya. Rasulullah Muhammad SAW telah mencerminkan sikap kasih sayang (rahmat)nya terhadap anak-anak.kadang-kadang tertawa. Nabi mengatakan: “tolong tinggalkan cara seperti itu”. beliau duduk di tempat mana saja yang kosong. Misi Nabi Muhammad SAW untuk Rahmat Bagi Alam Semesta. menegakkan dasar-dasar keadilan dan lain sebagainya. Bila datang kepada hamba-sahayanya. (HR. Nabi selalu berzikir (mengingat Allah) baik ketika berdiri maupun ketika duduk.dia mengulurkan tangannya lebih dahulu. Jika bertemu orang. dia tidak pernah mencaci siapapun dan tidak pernah merendahkan dan memukul perempuan dan pembantunya. bukan untuk orang Arab saja dan tidak pula untuk kaum muslimin saja. bahwa rahmat itu berasal dan kata rahima yang berarti kasih sayang. Sebagaimana firman-Nya dalam surat Al Anbiya‟ ayat 107 yang artinya: “Dan tidaklah Kami mengutus engkau (hai Muhammad) melainkan untuk menjadi rahmat bagi semesta alam”. Dalam kehidupan sehari-hari. Terhadap orang-orang yang lemah ekonominya atau lemah keadaan sosialnya. tetapi tanpa berlebihan. terhadap orangorang tua. Dari sekian jumlah nabi dan rasul Allah yang telah dinobatkan oleh-Nya sebagai pembawa Rahmatan Lil „aalamiin untuk menjadi rahmat seluruh alam semesta adalah Nabi Muhammad saw. Abu Dawud dan Bukhari) MAKALAH AGAMA ISLAM | By : BELQIS YASMIEN Menurut arti bahasa. dia mempersingkat shalatnya lalu menemuinya sambil mengatakan: apakah ada yang bisa aku bantu?. pembawa rahmat untuk semesta alam. Dalam sebuah haditsnya Rasulullah telah menyatakan sendiri: “Tidaklah termasuk golongan umat kamu orang-orang yang tidak menghormati orang-orang tua dan orangorang yang tidak kasih sayang kepada anak-anak”. akan tetapi untuk segenap makhluk di persada bumi ini. beliau menunjukkan kasih sayangnya dengan membela nasib mereka dari tindakan kesewenang-wenangan serta penghisapan dengan memberikan hak-hak mereka. Ketika dia masuk dalam suatu majlis. dia mengajaknya berdiri dan membantu keperluannya. melainkan memaafkannya dan mengulurkan tangannya (bersalaman). Nabi Muhammad saw. Adapun yang dimaksud dengan istilah syar‟iyyah ialah: kasih sayang (karunia) Allah yang dilimpahkan-Nya kepada semua makhluk-Nya. laki-laki atau perempuan. rakyat bawahan. Jika ada orang yang duduk menunggunya ketika sedang shalat. Nabi tidak pernah membalas keburukan orang lain dengan keburukan serupa.

Ahmad. tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”. Rasulullah SAW dalam menata dan membina masyarakat (umatnya) beliau selalu menomer satukan sikap kasih sayang ini. cinta mencintai. Tapi tugas saya adalah untuk menjadi rahmat”. niscayalah sang pencipta langit dan bumi akan menaruh kasih sayang-Nya terhadap orang tersebut. Orang-orang yang sedang diadili memandang si Hakim sebagai rahmat. Abu Dawud. yaitu kehidupan masyarakat yang diwarai dengan semangat kasih mengasihi. Semua itu hidup dalam suasana kasih mengasihi dan saling memberikan bahagia dan kebaikan dalam kehidupan. (HR. dengan tegas beliau menyatakan: “Sesungguhnya Allah telah melainkan kepada umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan. maka pada saat yang genting itu para sahabat memohon kepada Rasulullah agar beliau memohonkan doa kehadirat Allah agar orang-orang yang maksiat dan membangkang itu dihancurkan/dibinasakan dari persada bumi ini. Tirmidzi dan Hakim). Namun beliau memberikan suatu jawaban: “Sesunggulmya aku (Muhammad) di utus bukanlah untuk mengutuk. akan tetapi terhadap lawanpun beliau senantiasa menunjukkan sikap kasih sayangnya. Gambaran masyarakat (umat) yang marhamah itu telah dilukiskan ialah sebagai berikut: Orang-orang yang besar menyayangi orang-orang yang kecil.Dalam hadits lain. tolong menolong dan lain sebagainya. seluruh dunia dalam firman-Nya: “Dan Kami tidak mengutus kamu (hai Muhammad) Dan sabdanya lagi. Sikap kasih sayang ini tidak hanya beliau terapkan kepada kawan-kawan (kaum muslimin saja). bersifat universal. (HR. menyatu dengan pasir sehingga terciptalah suatu bangunan yang kokoh. yang tidak membahayakan bagi umat Islam itu sendiri. Allah telah menyatakan bahwa tugas kerasulan Muhammad itu adalah seluruh umat manusia. Muslim) mengutus saya ini untuk menjadi rahmat bagi semesta alam dan menjadi hidayah untuk orang-orang yang bertaqwa”. orang-orang yang pintar memberikan petunjuk kepada orang-orang yang bodoh. orang-orang yang kecil menghormati (menghargai) orang-orang yang besar. Dapat diumpamakan bahwa sifat kasih sayang (rahmat) itu laksana semen yang merekat. niscaya kamu akan dikasihi oleh orang-orang yang ada di langit”. yang mencakup dan merambah ke seluruh alam jagat. Kasihilah orang-orang yang ada di atas bumi ini. orang-orang yang kaya melapangkan (membantu) kepada orang-orang yang miskin. (HR. Saba‟: 28) MAKALAH AGAMA ISLAM | By : BELQIS YASMIEN . laksana pandangan seorang yang sedang sakit terhadap dokter dan lain-lain sebagainya. beliau telah menyatakan bahwa seseorang yang senantiasa menunjukkan kasih sayang terhadap sesama makhluk. Ketika kaum muslimin pada suatu saat telah mendapat rintangan dahsyat yang didalangi oleh kaum musyrikin. Sabda beliau: “Orang-orang yang pengasih pasti dikasihi oleh Pengasth (Allah). tentu saja dalam bätas-batas tertentu. jauh lebih harmonis dari masyarakat yang sosialistis. Dengan kasih sayang itulah dapatlah dibangun satu masyarakat marhamah. (QS. Ahmad dan Thabrani).

“Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah sebagian dan hartamu yang telah dikaruniakan Allah kepadamu menguasainya. dalam Al Qur‟an surat Al Hadid ayat 7: . dalam Al Qur‟an surat Al Anfaal ayat 20: “Hai orang-orang yang beniman taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya (yakni kepada Nabi Muhammad) dan janganlah kamu berpaling daripada-Nya. maka MAKALAH AGAMA ISLAM | By : BELQIS YASMIEN Rasulullah Muhammad saw. sebagai penegak keadilan. Maka orang-orang yang beriman yang menafkahkan sebagian hartanya itu akan memperoleh pahala yang besar”. Rasulullah Muhammad saw. adalah sebagai seorang guru dan pelindung. Rasulullah Muhammad saw. Jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu. sebagai nabi akhir zaman yang tidak ada nabi sesudah beliau. Akan tetapi tugas dan misi yang dibawa oleh Rasulullah saw. yang sekaligus merupakan Rahmatan Lil „Aalamiin (rahmat bagi semesta alam). kepemimpinan dalam suatu pemerintahan . sedang kamu mendengar (perintah-perintahNya)“. Selanjutnya bentuk/sasaran rahmat Rasulullah untuk alam semesta. adalah sebagai penguasa. Rasulullah Muhammad saw. adalah sebagai pemegang undang-undang. yang sekaligus menggambarkan fungsi/amanat yang beliau emban adalah sebagai berikut: Sebagaimana yang ditegaskan oleh Allah dalam Al Qur‟an surat Ali Imran ayat 164: Rasulullah Muhammad saw. supaya kamu (dapat) mengadili antara manusia dengan apa yang diwahyukan Alla kepadamu dan janganlah kamu menjadi penantang karena (membela) orang-orang yang khianat “. membersihkan (jiwa) mereka dan mengajarkan kepada mereka kitab dan hikmah”.Para Rasul sebelum Nabi Muhammad hanyalah diutus oleh Allah untuk satu kaum atau daerah (negeri) yang tertentu saja lagi pula khusus untuk memenuhi kepentingan kaum dan penduduk yang bersangkutan saja. Dalam hal ini Allah telah menegaskan dalam Al Qur‟an surat An Nisa‟ ayat 105: ”Sesungguhnya Kami ielah menurunkan kitab (Al Qur‟an) kepadamu (Muhammad) dengan membawa kebenaran. Sebagaimana yang ditegaskan sendiri oleh Allah swt. “Sungguh Allah telah memberi karunia kepada orang-orang yang beriman ketika Allah mengutus di antara mereka seorang Rasul dan golongan mereka sendiri yang membacakan kepada mereka ayat-ayat Allah. adalah sebagai komentator isi kandungan Al Qur‟an . Rasulullah Muhammad saw. adalah sebagai pemimpin. ialah menciptakan suatu kesatuan umat/bangsa-bangsa dengan tujuan menggalang persatuan umat sejagat. Sebagaimana yang ditegaskan sendiri oleh Allah swt. Sebagaimana firman Allah dalam surat An Nahl ayat 44: “Dan Kami turunkan kepadamu (Al Quran) agar kamu menerangkan kepada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka dapat berfikir”. Sebagaimana firman Allah dalam surat An Nisa‟ ayat 59: “Hai orangorang yang beriman! Taatilah Allah dan taatilah Rasul-Nya dan Ulil Amri (pejabat pemerintahan) di antara kamu.

Rasulullah Muhammad saw.kembalikanlah persoalan itu kepada Allah (Al Qur‟an) dan Rasul (sunnah-nya). menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk”. sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan. Musa dan Isa yang telah merubah perjalanan sejarah dan mempengaruhi kehidupan bermilyun-milyun manusia dengan ajaran Ilahi dan contoh-contoh kepribadian mereka. karena dia merasa harus berbuat baik terhadap orang banyak dan bekerja siang dan malam untuk kesejahteraan dan kebahagiaan umat. Rasulullah Muhammad saw. adalah sebagai pelaksana/penegak amar ma‟ruf dan nahi munkar. bahan ajarannya itu berlaku untuk seluruh bangsa-bangsa di dunia ini dan fungsinya yang menjangkau segala sektor masyarakat. itu menjadi Rahmatan Lil ‟Aalamiin (pembawa rahmat untuk semesta alam).) adalah satu-satunya tokoh yang mempengaruhi kehidupan manusia secara menyeluruh. totalitas. Sebagaimana firman Allah dalam surat Al Ahzaab ayat 45 – 47: “Hai Nabi! Sesungguhnya Kami utus engkau (Muhammad) untuk menjadi saksi. Sebagaimana yang telah ditegaskan oleh Allah dalam Al Qur‟an surat Al A‟raaf ayat 157: “(Rasul) memerintahkan mereka mengerjakan yang ma „ruf dan melarang mengerjakan yang munkar. Begitu risalah yang diemban oleh Nabi Muhammad saw. Dengan demikian jelaslah bahwa tugas (mission) Muhammad saw. Dia menguasai hati nurani umat. pembawa berita gembira dan pemberi peringatan dan untuk menjadi penyeru kepada agama Allah dengan izin-Nya dan untuk menjadi cahaya yang menerangi”. bukan menguasai tanah dan negeri. sosial dan politik dan menegakkan keadilan dan niat baik dalam tiap-tiap jalan kehidupan. Disimpulkan secara menyeluruh mengenai risalah Nabi Muhammad saw. tidak begitu banyak (seperti Muhammad) meninggalkan pegangan dan inspirasi yang dapat dimanfaatkan oleh generasi sekarang dan generasi yang akan datang. Dia membersihkan ekses-ekses dan akibat-akibat buruk dan sistem kehidupan sehari-hari dalam bidang ekonomi. tidak dengan jalan kekerasan. kalau kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian”. Dia membawa kebajikan dan kebaikan serta memberantas kejahatan dan penderitaan. Rasul-rasul Allah yang lain seperti Nabi Ibrahim. MAKALAH AGAMA ISLAM | By : BELQIS YASMIEN . tanpa mengharapkan sesuatu imbalan (pembalasan). yang meliputi segala bidang. sebagai berikut : “Rasulullah (Muhammad saw. Dilakukannya perubahan-perubahan besar memperbaiki masyarakat melialui ajaranajaran Ilahi dan contoh-contoh kepribadian yang ditunjukkannya.

Bibit itulah yang hendaknya dipupuk. MAKALAH AGAMA ISLAM | By : BELQIS YASMIEN . 9O Km dari kota Mekah. “ Liutammima makarim al-akhlaq “ ( Menyemprnakan budi pekerti luhur yang sudah ada ). Ketika singgah dibawah sebuah pohon mengeringkan tetesan darah. Di dalam Al-Qur‟an dikatakan “ Wa innaka la‟ala khuluqin „azhim “ (Sesungguhnya Engkau (Muhammad) betul-betul berada di tingkat budi pekerti luhur yang besar) (QS. ia memperoleh perlakuan yang lebih kejam. bahwa Tuhan memberi izin kepada Malaikat penjaga gunung untuk dapat beraksi menyapu bersih seluruh penduduk Thaif. tapi menyempurnakannya. “ sesuai Al-Qur‟an yaitu semua pekerjaan harus berdasarkan niat ikhlas. terutama pemuda remaja. dicaci maki dan dilempari batu. Pembinaannya dalam Al. asal Engkau tidak benci kepadaku. ia didatangi Malaikat Jibril membawa berita. hanya berdoa kepada Tuhan. bukan merombak keseluruhan yang sudah ada. ketika disiksa kaumnya di Mekah lebih sepuluh tahun. jika Muhammad meminta. Metodenya dengan hikmah (bijaksana). Dan bukan karena bertujuan popularitas. disempurnakan dengan “ Bergotong royong. ( Tidak menunggu supaya dibalas atau menunggu ada ucapan terima kasih ( La nuridu minkum Jazaan wala syukura).Misi Nabi Muhammad SAW untuk Meyempurnakan Akhlak Manusia Sebenarnya Fitrah manusia itu esensinya suci. tugas utamanya ia lah menyempurnakan akhlak yang sudah ada. Bagaimanapun jahatnya. Adapun misi utama Rasulullah menurut Hadis. bolokade ekonomi dan sosial. kehadiran Rasul. dalam keadaan merangkak. Al-Qur‟an mengajarkan menolong itu hendaknya dengan takwa. Diusir.(Wata‟awanu „alal birri wattaqwa).Al-Qalam: 4 ).Qur‟an disebut “Dakwah dan Tarbiyah”. Kemana lagi aku harus pergi.dan mujadalah yang ahsan (diskusi yang lebih baik dan empati ). Tapi apa yang terjadi ketika berdakwah di Thaif. Nabi Muhammad. beliau terpaksa hijrah ke Thaif. Artinya. (HR. Biar seluruh manusia benci kepadaku. Tapi Nabi Muhammad. atau kembali lagi ke Mekah menjumpai penduduk yang telah memberi tekanan yang siap hari menerkamku lagi. Artinya. tekanan pisik.Ahmad). Istilah Hadisnya disebut “ Yassira (Menggampangkan) Basysyira (Menggembirakan) Tathawa‟a (mempersatukan). “ Fala ubali” (Ya Allah hal itu semuanya aku tidak peduli). apakah akan kembali ke negeri yang telah mengusirku. sehingga badannya bercucuran darah dan meninggalkan Thaif bersama seorang pembantunya. sehingga lebih bermakna. Ya Allah ampunilah kaumku di Thaif. “ Allahumma Fawwadtu amri ilaika (Ya Allah aku serahkan diriku kepadaMu). pasti ada bibit kebaikannya. dan manusiawi. Akhlak yang sudah ada itu diberikan bobot dan dikembangkan. Misalnya sifat gotong royong yang sudah ada dalam diri bangsa kita. berupa tekanan mental. ma‟idzhah al-hasanah (nasehat yang sangat baik). dikembangkan dan di bina. Sedang tujuan utamanya s esuai misi kerasulan “ Rahmat lil „Alamin ( Memberi kasih sayang kepada semesta alam ).

ketekunan menyebarkan ka sih sayang kepada seluruh alam. sebab hal itu dapat membawamu ke neraka”. Akhirnya. waanzalna ilykum nuran mubina” (Wahai manusia. Pengakuan lawan dan agama lain banyak. dsb. Thomas Carlyle.Hart. berikanlah hak-haknya. Ketenangan. Nabi Muhammad SAW telah meneriakkan “ Jika anda mengendarai binatang. bahwa “ janganlah engkau suka mengurung kucing. isterinya mengakui. “ Wajadilhum billati hiya ahsan “. Tidak melukai perasaan orang lain.Bukhari).Bahkan ia menceriterakan seorang yang bergelimang dosa. sesuai kemampuan. bahwa “ Akhlaquhu Al-Qur‟an “ (Bahwa akhlak Nabi itu persis akhlak yang ada dalam Al-Quran) (QS. hanya lantaran memberi minum seekor anjing yang kehausan”. Selanjutnya memperingatkan kepada kaum wanita. Yang telah mengakui kerasulan Muhammad dalam syahadat. merasakan terlindungi dan bebas mencapai cita-cita yang ingin diperjuangkan. Qad jaakum burhanun min rabbikum. telah dating kepadamu bukti kebenaran dari Tuhanmu. dan janganlah menjadi setan-setan jalanan terhadapnya ”. diampuni dosanya. (HR.karena sesungguhnya mereka berbuat seperti itu karena tidak mengetahui bahwa saya datang untuk membawa kabar gembira yang akan membahagiakan mereka di dunia dan akhirat kelak”. Seorang Hukama pernah berkata” Budi luhur yang tersimpan dalam diri Rasul antara lain ilmu pengetahuan. ketentraman dan saling pengertian menuju perdamaian. Metodenya jika anda berdiskusi. MAKALAH AGAMA ISLAM | By : BELQIS YASMIEN . Inilah budi pekerti luhur yang agung sebagai penyempurna akhlak yang sudah ada. selama 1O tahun.Bukhari). Sebelum Eropa mengenal Pencinta Binatang. Yaitu misi utamanya. dan di Medinah. dan telah Kami turunkan kepadamu cahaya yang terang benderang) (QS. misalnya. berdasarkan uraian singkat diatas. selama hidupnya di Mekah 13 tahun. Dari ayat tersebut dipahami bahwa kehadiran Muhammad sebagai bukti kebeneran ajaran Islam yang dibawanya dan memberi cahaya yang terang benderang dari setiap kegelapan. Dengan kasih sayang (rahmatnya)dan akhlaknya sehingga hajat manusia terpenuhi. Pantaslah jika Al-Quran mengabadikan” Ya ayyuha al-nas. Kelurga kecil dan besar. hendaknya berusaha mendekatinya.4:174). adalah peyempurna dan pelengkap moral yang sudah ada. “keberanian moral “ dari Marcus Dods. sikap kesatria. maka akhlak mulia Islam itu telah diperlihatkan Rasul dengan baik. dan tidak melepasnya untuk mencari makanan. menjadikan orang berrduyung-duyung memasuki agama Islam. serta saling empati. Muhammad sebagai “pahlawan” datangnya dari. Pantaslah jika Aisyah. dan “pengaruh yang ditinggalkan” datangnya dari Michael H. hendaknya dengan metode Al-Quran. dsb. yaitu “Qawlan Kariman” ( kata-kata yang lunak).

Uzzubaer 8. Sahabat . Mula-mula dakwah ditujukan kepada anggota keluarga maupun kerabat terdekat. Bilal bin Robah 11. Zaid bin Haristsah. sembunyi-sembunyi.Perjalanan Dakwah Nabi Muhammad SAW di Mekkah 1. antara lain : MAKALAH AGAMA ISLAM | By : BELQIS YASMIEN 1. Sejak peristiwa tersebut islam menjadai bahan perbincangan disegala penjuru. Ruqayyah. orang pertama yang yang beriman atas kerosulan nabi Muhamad SAW. Hamba sahayanya . Beberapa orang ingin mengetahui apa sebenarnya agama islam itu. Abu Bakar bin Abi Qahafah ( namanya sebelum masuk islam ) seorang pemuka terpandang dan saudagar kaya dan dermawan.S. dalam masa 3 tahun.Asy-Syu‟araa : 214) Setelah mendengar dakwah Rasulullah SAW. 2. Umar bin Yasir 10. Kyhadijah (istri nabi Muhammad SAW). Thalhah 9. Sementara itu tokoh-tokoh quraisy seperti Abu Lahab (Abdul Uzza) . Al Arqam bin Abil – Arqam . Saudara sepupunya. Maka orang pertama yang beriman kepada Allah SWT sesuai apa yang didakwahkanya. Ustman bin Affan 7. lalu dimerdekakan 5. Ali bin abi tholib 4. Artinya: “Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat” (Q. 6. Putri-putrinya . Zaenab. Abu Tholib menyatakan tidak sanggup meninggalkan agama peninggalan nenek moyang (penyembuhan terhadap berhala). Proses Dakwah a) Proses dakwah secara diam-diam Mula-mula Rasulullah SAW mengajarkan islam atau berdakwah di mekah secara diam-diam. Ummu Kultsun dan Fatimah 3. Abu Jahal dan Abu Soffyan selalu berusaha menghalangi masuknya agama islam yang dibawa oleh beliau Rasulullah SAW memulai dakwahnya kepada orang-orang yang diharapkan kepadanya kebaikan dari sanak kerabat terdekat.

dan tidak terdapat sikap pribadi sifat kemewah-mewahan menyebabkan orang terkejut dan mencegah akan manusia yang lemah. pertama. sesungguhnya saya memberi peringatan kepada kalian dari siksa yang pedih. Sikap Rasulullah Saw. dalam dakwah Islam. dari golongan bangsawan sampai golongan budak serta pendatang kota Mekah yang mempunyai agama berbeda dan berbagai suku. karena pada MAKALAH AGAMA ISLAM | By : BELQIS YASMIEN . Artinya : “Maka sampaikanlah olehmu secara terang-terangan segala apa yang diperintahkan (kepadamu) dan dari orang-orang yang musyrik.tidak terdapat sikap pribadi yang menuju sifat yang berlebih-lebihan dan memuji unuk kepentingan pribadinya dan gaya bicaranya simpatik (dapat diterima). kelak Dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak. hari pertanggung jawaban semua masnuai atas semua perbuatannya c) Mengajarkan akhlaq yang terpuji serta menjauhkan diri dari perbuatan tercela d) Mengajarkan persamaan derajat diantara manusia.” Q.Selama Rasulullah SAW berdakwah diMekah beliau hanya berperan sebagai rosul penyampai wahyu. Adapun yang disampaikan Rasullah Saw. Rasulullah SAW. dari jumlah sedikit orang. dan (begitu pula) istrinya.orang mekah. Jalanya dakwah sangat lambat. maka turunlah surat Al Lahab sebagai berikut : Artinya: “Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan Sesungguhnya Dia akan binasa. menyampaikan dakwahnya kepada seluruh lapisan masyarakat kota Mekah yang pluralistik. namun orang-orang banyak yang mendustakanya. tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan. Menyampaikan dakwah dibukit Shofa selama dua kali. Sebagian ada yang menerima dan sebagian ada yang menolaknya dengan kasar. antara lain: a) mengajak manusia hanya menyembah Allah SWT dan meninggalkan kepercayaan menyembah berhala b) Mengajar tetang adanya hari kaimat. Beliau menyeru orang-perorang .” Dan Abu-Lahab menjawab : “Binasalah hai Muhammad ! Adakah engkau mengumpulkan kami hanya untuk ini saja ? Sehubungan dengan hinaan Abu Lahap ini. kedua.S Al-Hijr : 94 Setelah turun ayat ini. pembawa kayu bakar. dalam dakwahnya adalah ajaran islam.Hanya beberapa orang saja yang berasal dari kelompok elit yang memeluk agam islam b) Proses Dakwah terang-terang Dalam masa dalam masa + 7 tahun. Rasulullah SAW. yang di lehernya ada tali dari sabut ”. Rasulullah SAW bersabda : “Selamatkan diri kalian dari bahaya api neraka. Untuk berdakwah secara terangterangan ini beliau memilih bukit “shofa” sebagai tempat dakwahnya. meliputi.

Agama Islam dianggap sebagai ancaman oleh suku Quraisy (suku bangsa Arab yang terpandang dan terhormat di Makkah). Sahabat yang lain adalah Usman bin Mazam dipukul kepalanya sehingga matanya rusak sebelah. Dan prospek dakwah Rasululllah Saw adalah dengan menyelenyapkan penyembahan terhadap material (berhala-berhala) akibatnya timbul permasalahan (tuntunan).umumnya derajat manusia di mata Allah SWT itu sama pembedanya adalah iman dan taqwa Pada waktu itu orang-orang Islam di Makkah jumlahnya masih sedikit. giat berdakwah selain itu mereka juga melakukan penangkapan dan penyiksaan. b) Mengajukan protes atas kelangsungan Rasululllah Saw dalam berdakwah dengan pergi kepada Abu Thalib kedua kalinya karena sikap Rasululllah Saw yang tidak ada perubahn dan terus berdakwah mereka berkata: “Kami tidak sabar lagi mendengar dakwah Rasululllah MAKALAH AGAMA ISLAM | By : BELQIS YASMIEN . 2. dan bukan perundang-undangan sosial yang mereka tidak dapat menerapkannya. akan tetapi usaha keras atas penolakan ajaran Islam tidak menyurutkan dakwah Islamiyah oleh Rasulullah Saw. Dan Rasululllah Saw terus berdakwah. karena mereka menolak ajaran yang dibawa Rasulullah Saw. persamaan dan persaudaraan yang tulus serta prikemanusiaan. Dakwah Islamiyah di Makkah oleh Rasulullah Saw adalah perjalanan dan perjuangan yang berat karena bermula membentuk manusia-manusia muslm pertama yang merupakan minoritas tertindas dan membutuhkan bimbingan moral. pelindungnya namun tuntutan mereka ditolak oleh Abi Tholib dnegan bijaksana. Bilal bin Robah merupakan orang yang mendapat siksaan yang kejam. dadanya ditindih dengan batu besar dan dicambuk. Meskipun demikian hal ini tidak menjadikan surutnya kaum muslimin untuk betdakwah mereka menyadari bahwa ajaran Rasululllah Saw adalah benar dan kemudian Islam sehingga pengikut-pengikutnya semakin bertambah banyak. Hambatan-hambatan dakwah Sehubungan dengan semakin banyaknya orang di Mekah yang masuk Islam. antara lain : a) Tuntutan supaya Rasululllah Saw menghentikan celaan terhadap tuhan-tuhan mereka (berhala) dan menghentikan mencaci nenek moyangnya tuntutan ini dilakukan dengan pergi kepada paman Rasululllah Saw. mereka (kaum Quraisy) memakai jalan kekerasan untuk menghalangi dakwah Rasulullah. dengan cara diikat. Banyaknya penolakan yang dilakukan dengan kekerasan. Apalagi ketika mereka melihat Rasululllah Saw. karena rasa ketertarik dengan akhlaqul karimah yang diajarkan Islam. Abu Thalib. dijemur (panas matahari).

dan sujudlah dan dekatkanlah (dirimu kepada Tuhan). pertama. Sehubungan dengan ketuguhan dan ketegasan sikap Rasululllah Saw secara perwira dan kesatria maka Abu Thalib mempersilahkan beliau terus berdakwah menurut kehendaknya. layaknya bukan famili ia senang sekali melempari kotoran-kotoran ke pintu rumah Rasululllah Saw. Sehubungan dengan kesombongan Abu jahal terpengaruh dunianya maka turunlah surat Al „Alaq ayat 15-19 yang berbunyi: Artinya: “Ketahuilah. MAKALAH AGAMA ISLAM | By : BELQIS YASMIEN . janganlah kamu patuh kepadanya. Abu Jahal. (yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka. Amran bin Hisyam bin Al Mughirah. sekali-kali jangan. demikian istrinya Ummu Jamil bin Haib bin Ummayyah tukang menyebar fitnah. jika ia suka kedudukan (tahta) maka akan diangkat menjadi kepala pemerintahan dan mereka memiliki hak persoalan menjadi hak miliknya. sungguh jika Dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun-ubunnya. mereka bersedia membiaya semua ongkos pengobatan dan perawatan. kelak Kami akan memanggil Malaikat Zabaniyah.” (CD Digital Qur‟an Inwordl2003) Kedua. Al magzumi Al Quraisy (pelopor pembunuh Rasululllah Saw) dia berusaha membunuh Rasululllah Saw dengan menghancurkan kepalanya dengan batu besar ketika beliau sujud dalam shalatnya namun usaha gagal karena Allah SWT senantiasa melindungi Rasululllah Saw dengan mengutus Malaikat Jibril a. dengan berusaha mengikis batu yang akan jatuh di kepala Rasululllah Saw dan masih banyak lagi perbuatan Abu Jahal yang menyakiti hati Rasululllah Saw. Diantara orang-orang yang menghalangi dakwah Rasululllah Saw antar lain. d) Mereka datang lagi kepada Abu Thalib untuk memilih tiga alternatif yang harus dipilih Rasululllah Saw yaitu jika terdapat padanya penyakit urat saraf. Ketika hendak mengerjakan shalat di Baitullah.Saw” Abu Thalib tidak menghentikan proses dakwah Rasululllah Saw c) Mereka mengajukan protes ke tiga kalinya dengan membawa pemuda bernama Umar bin Alwalid kepada Abu Thalib sebagai pengganti Rasululllah Saw (hendak mereka bunuh) tuntutan ini tetap ditolak Abu Thalib. Abu Lahab bin Abdul Muthalib (paman Rasululllah Saw) ia lebih sangat membeci Rasululllah Saw.s yangberubah menyerupai Onta. Maka Biarlah Dia memanggil golongannya (untuk menolongnya). Jika ia suka harta benda mereka akan kumpulkan baginya secukupnya.

kecelakaan besarlah bagiku.Ketiga. Di Abbesinia terdapat perbedaan agama yang jelas. mereka tidak lain hanyalah menduga-duga saja”. dan An Hadr bin Al Harits Al Abdary dari Bany „Abdid dari bin Qushaqy. seraya berkata: "Aduhai kiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama-sama Rasul". Demikianlah orang-orang yang menghalangi dakwah Rasulullah Saw. Al Aswad bin Abdul Muthalib A Asadi anak perempuan ibu Khadjijah Al Walid bi Al Mughirah paman Abu Jahal. kita mati dan kita hidup dan tidak ada yang akan membinasakan kita selain masa. 3. Selin empat orang tersebut di atas masih banyak lagi penghalang dakwah Rasulullah Saw. saya berkata “Muhammad penipu teman-temannya bahwa sannya mereka akan hidup kebali sesudah mati. sehubungan dengan itu turunlah wahyu Allah Surat Al Furqan 27-29 yang berbunyi: Artinya: “Dan (ingatlah) hari (ketika itu) orang yang zalim menggigit dua ngannya. karena sebelum masuknya agama Islam sudah terdapat agama Masehi dan MAKALAH AGAMA ISLAM | By : BELQIS YASMIEN . Hijrah ke Abbesinia Abbesina adalah wilayah terpencil yang dijadikan ruang dakwah Islam sementara oleh Rasulullah Saw. mereka mengharuskan kepada tiap suku mengambil penangkapan terhadap famili-famili yang masuk Islam dengan penyiksaan yang keji. Ayah Amrun bin Al Ash. Keyakinan ini dibalas oleh Allah yang berbunyi. dan mereka sekali-kali tidak mempunyai pengetahuan tentang itu. Mereka dihadapkan pada dua pilihan yakni mati atau ingkar pada Rasulullah Saw. sesungguhnya Dia telah menyesatkan aku dari Al Quran ketika Al Quran itu telah datang kepadaku. Golongan yang suka mencemooh antara lain Al Ashy bin Wail Assahmi Al Quraisy. kiranya aku (dulu) tidak menjadikan sifulan itu teman akrab(ku). paman-paman Rasulullah Saw. Keempat. Assuhri Al Quraisy dari bani Suhrah. Aqobah bin Mu‟itah orang yang telah meludahi wajah Rasululllah Saw. dari ibu. dan adalah syaitan itu tidak mau menolong manusia”. Dan selain sahabat Bilal bin Robah ada Amr bin Yasir beserta keluarganya yang dibakar hingga meninggal dunia lantaran tidak mau ingkar kepada Rasulullah Saw. antara lain: Al Ashwaf bin Abdi Yaghuts. demi Allah tidak ada yang membinasakan kita melainkan massa”. dia juga membenci Rasulullah Saw. Artinya: “Dan mereka berkata: "Kehidupan ini tidak lain hanyalah kehidupan di dunia saja.

suatu kerajaan Kristen du Afrika. maka Rasulullah Saw. telah memberikan kedamaian. Kesabaran dan ketabahan hati Rasulullah Saw. luas fahamnya dalam agama. Diantara sahabat Usman bin Affan dan istrinya Ruqayyah binti Rasulullah. Selama 3 bulan hijrah mereka kembali ke Makkah.agama Yahudi yang dianut oleh suku-suku bangsa. 2. keduanya masuk Islam. saya dapat mengemukakan beberapa kesimpulan sebagai berikut : 1. 3. Pada tahun ke V ini dua orang besar Quraisy yang kekuatan pengaruhnya dan keperwiraannya Masyhur di lingkungan kaum Quraisy dan dilingkungan Qabilah-Qabilah bangsa Arab. mengintruksikan kepada para pengikutnya supaya pindah untuk mengungsi di daerah Abessinia. sementara Rasulullah tetap berada di Mekkah. Dakwah Islam Rasulullah Saw periode Mekah bertujuan membentuk pribadi muslim masyarakat Mekah. (Habsy). BAB III PENUTUP 3. 4. mengetahui bahwa Raja Negus (Abessinia). Muhammad Saw adalah rasul terakhir yang terpilih untuk melaksanakan dakwah Islamiyah kepada umat manusia menuju keselamatan di dunia dan akhirat. dan rasa keadilan bagi umatnya. dan para pengikutnya telah membuahkan hasil. pada tahun ke lima Bi‟tsah (masa diutusnya menjadi nabi). Dengan selesainya makalah ini saya ucapakan. sebagai penutup pembahasan makalah ini. Pertama sahabat Hamzah bin Abdul Muthalib kemudian menyusul sahabat Umar bin Khatab. Muhammad dengan misinya untuk menyempurnakan akhlak manusia hampir dikatakan sukses. Dengan misinya sebagai rahmat bagi alam semesta. Rasulullah Saw. Oleh karena tidak tahan lagi tinggal di Makkah dengan tidakan kaum Quraisy semakin kejam. suka menerima pengungsi. ALHAMDULLILAHIRABILALAMIN MAKALAH AGAMA ISLAM | By : BELQIS YASMIEN . karena merasa sengsara dan tidak betah disamping bilangan mereka jumlahnya sedikit.1 KESIMPULAN Berdasarkan urain di atas. maka 12 orang pria dan 5 orang wanita hijrah ke sana.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful