P. 1
Misi Nabi Muhammmad Saw 2

Misi Nabi Muhammmad Saw 2

|Views: 1,313|Likes:
Published by Belqis Yasmien

More info:

Published by: Belqis Yasmien on May 06, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/17/2013

pdf

text

original

MISI NABI MUHAMMAD SAW DAN DAKWAH DI MADINAH

Nama Yasmien Kelas

: Belqis

: VII C

No. Absen: 09 (Sembilan)

No. Absen: 09 (Sembilan)

3 RUMUSAN MASALAH Bagaimana perjalanan dakwah Rasulullah pada periode Mekah? Misi apa saja yg dijalankan Rasulullah SAW ? TUJUAN PEMBUATAN Berdasar gambaran permasalahan di atas dapatlah dikemukakan bahwa tujuan pembuatan makalah ini adalah sebagai berikut : 1. karena kedengkian (yang ada) di antara mereka.1 LATAR BELAKANG Dakwah merupakan jalan menuju Islam." Dakwah merupakan jalan menuju Islam maksudnya adalah panggilan dari Allah SWT melalui Nabi Muhammad Saw untuk umat manusia agar menganut ajaran Islam (agama).BAB I PENDAHULUAN 1. Al-Imran (3): 19 "Sesungguhnya agama (yang diridai) di sisi Allah hanyalah Islam. 1. 1. Untuk lebih mengetahui tentang misi-misi rasulullah SAW. Bersikap sesuai dengan garis-garis aqidah dan syariat serta akhlak islamiyah. MAKALAH AGAMA ISLAM | By : BELQIS YASMIEN . 2. Barang siapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya.Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka. Untuk mendapatkan kejelasan tentang perjalanan dakwah Islamiyah Rasulullah periode Mekah. dengan cara beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT. Islam adalah agama yang mencakup dan mengatur segala aspek kehidupan manusia guna memperoleh ridha dari Allah SWT. secara proaktif budi pekerti Rasulullah patut untuk diteladani dan dijadikan referensi bagi para sahabat serta umat Islam pada umumnya.2   1.4 MANFAAT Hasil makalah ini diharapkan: Diharapkan dapat menambah ilmu pengetahuan dan dasar untuk menerapkan nilai-nilai kemanusiaan dan budi pekerti Rasulullah dalam menjalani realita kehidupan. sebagaimana telah digambarkan dalam Al-Qur'an : QS.

Shalawat dan salam selalu tercurahkan kepada Rasulullah SAW. Penulis TTD Belqis Yasmien MAKALAH AGAMA ISLAM | By : BELQIS YASMIEN . Makalah ini di susun oleh penyusun dengan berbagai rintangan. Untuk itu. politik. dan berita. kepada dosen pembimbing saya meminta masukannya demi perbaikan pembuatan makalah saya di masa yang akan datang dan mengharapkan kritik dan saran dari para pembaca. Berkat limpahan dan rahmat-Nya penyusun mampu menyelesaikan tugas makalah ini guna memenuhi tugas mata kuliah Agama Islam. tidak sedikit hambatan yang penulis hadapi. Namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Allah akhirnya makalah ini dapat terselesaikan. yang kami sajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber informasi. Islam sebagai agama yang telah berkembang selama empat belas abad lebih menyimpan banyak masalah yang perlu diteliti. Agama sebagai sistem kepercayaan dalam kehidupan umat manusia dapat dikaji melalui berbagai sudut pandang. baik itu menyangkut ajaran dan pemikiran keagamaan maupun realitas sosial. Dalam penyusunan tugas atau materi ini. Saya sadar bahwa makalah ini masih banyak kekurangan dan jau dari sempurna. dan bimbingan orang tua. dorongan. referensi. sehingga kendala-kendala yang penulis hadapi teratasi. ekonomi dan budaya. Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas dan menjadi sumbangan pemikiran kepada pembaca.Kata Pengantar Segala puji hanya milik Allah SWT. Namun penulis menyadari bahwa kelancaran dalam penyusunan materi ini tidak lain berkat bantuan. Makalah ini disusun agar pembaca dapat memperluas ilmu tentang kaitan misi kerasulan nabi Muhammad SAW dan dakwah di Madinah. Baik itu yang datang dari diri penyusun maupun yang datang dari luar.

ِ‫فى االٍر. وىى مْث فظا غييظ اىقية الّفضىا ٍِ حىىل فاعف عْهٌ واسحغفرىهٌ وشاوره‬ . وإذا عزٍث فحىمو عيى هللا. Laam Raa. maka bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya”. bukan juga orang yang suka berkata-kata kasar dan kotor.S. Allah berfirman: ِ‫وٍا ارسيْاك اال رحَة ىيعاىَي‬ “Aku tidak mengutusmu (Muhammad) kecuali untuk menyebarkan Rahmat (Kasih Sayang). dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Menyebarkan Kasih Sayang. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar. Karena itu maafkanlah mereka. محاب اّزىْآ اىيل ىحخرج اىْاس ٍِ اىظيَات اىى اىْىر تاذُ رتهٌ اىى صراط اىعزيز اىحَيد‬ “Alif. Allah mengatakan: ٌ‫فثَا رحَة ٍِ هللا ىْث ىهٌ.S. (yaitu) menuju jalan Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji” [Q.BAB II PEMBAHASAN Allah mengutusnya untuk suatu misi kemanusiaan yang agung. Ibrahim: 14:1] 2. Allah berfirman: ‫اىَر . (Ini adalah) Kitab yang Kami turunkan kepadamu (Muhammad) supaya kamu mengeluarkan (membebaskan) manusia dari dunia yang gelap (sistem penindasan/tirani) menuju kehidupan dunia yang bercahaya (Pencerahan) dengan izin Tuhan mereka. mohonkanlah ampun bagi mereka. Membebaskan Manusia dari Sistem Penindasan (tirani).Para penulis sejarah Nabi besar ini menuturkan : 1. mengatakan: ‫اّى ال أتعث ىعاّا وال فاحشا وإَّا تعثث رحَة‬ MAKALAH AGAMA ISLAM | By : BELQIS YASMIEN “Aku tidak diutus sebagai orang yang suka mengutuk. Dalam firman-Nya yang lain. tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. إُ هللا يحة اىَحىميي‬ “Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah-lembut terhadap mereka. Tetapi aku diutus sebagai pembawa rahmat (Kasih sayang). Ali Imran: 3:159] 3. Mengampuni dan Memaafkan . Karena itu Nabi Saw. [Q. ketika ditanya orang.

kira-kira apa yang akan kami lakukan terhadap kalian”?. mudah-mudahan Allah mengampuni (kamu)." [Q. Alangkah besarnya jiwa ini. mengatakan: “Lihatlah betapa indahnya pengampunan itu ketika ia mampu. jiwa yang telah mencapai segala yang di atas kemampuan insani…”. “Nabi bukanlah manusia yang mengenal permusuhan atau yang akan membangkitkan permusuhan di kalangan umat manusia. merasa cemas dan ketakutan. isteri tercintanya ditanya mengenai akhlak Nabi.S. dia menghormati orang-orang yang berbudi pekerti luhur. meski berada di tempat yang jauh. Akhlak Nabi: Al-Qur‟an menegaskan : Dan sesungguhnya engkau (Muhammad) benar-benar berjalan di atas budi pekerti yang agung”. MAKALAH AGAMA ISLAM | By : BELQIS YASMIEN ٌ‫واّل ىعيى خيق عظي‬ . Jiwa yang telah menjauhi segala perasaan duniawi.S. dia sering duduk bersama-sama orangorang fakir dan mengambilkan untuk mereka makanan dengan tangannya sendiri. “Bila ada orang yang meninggal dunia dia mengiring jenazahnya. 68:4] Ketika Siti Aisyah. berbuat baik kepada orang yang tidak baik (Ahl al Syarr). [Q. (Budinya sebagaimana yang diajarkan al-Qur‟an). dia menjawab singkat: ”Kana Khuluquhu al-Qur‟an”. 20 Ramadan 8 H. Nabi dengan tenang mengatakan kepada mereka: “Menurut kalian. jiwa yang telah melampaui segala kebesaran. dan Dia adalah Maha Penyayang di antara para penyayang. Nabi secara spontan mengatakan : “Idzhabu Fa Antum Thulaqa” (Pergilah kalian ke mana kalian suka. kalian sekarang bebas”.Ketika beliau dan sahabat-sahabatnya memasuki dan menginjakkan kakinya kembali di kota Makkah. ِ‫قاه ال جثرية عيينٌ اىيىً يغفر هللا ىنٌ وهى ارحٌ اىراحَي‬ “Dia (Yusuf) berkata: "Pada hari ini tak ada cercaan terhadap kamu. Dia bukan seorang tiran. Nabi Saw adalah orang yang banyak senyum. Al-Qalam. Para penulis sejarah Nabi mengungkapkan beberapa keluhuran pribadi Nabi. dan bukan mau menunjukkan sebagai orang yang berkuasa”. Dengan wajah yang pucat dan bibir yang gemetar. jika ada orang yang sakit dia menengoknya. penulis Hayat Muhammad. dia tidak pernah bertindak kasar kepada siapapun dan memaafkan orang yang meminta maaf. orang-orang kafir yang dulu memusuhi dan memerangi beliau. Yusuf: 12:92] Mengomentari peristiwa ini Husain Haekal. dia suka mengunjungi kerabat dekatnya tanpa melebihkan mereka dari orang-orang yang lain. melampai segala rasa dengki dan dendam di hati. Lalu Nabi mengutip katakata Nabi Yusuf kepada saudara-saudaranya yang dulu pernah berusaha secara konspiratif membinasakannya. mereka menjawab: “engkau orang yang mulia putra orang yang mulia”. suaminya.

rakyat bawahan. dia tidak mengenakan pakaian melebihi pakaian pembantunya. Nabi mengatakan: “tolong tinggalkan cara seperti itu”. pembawa rahmat untuk semesta alam. Adapun yang dimaksud dengan istilah syar‟iyyah ialah: kasih sayang (karunia) Allah yang dilimpahkan-Nya kepada semua makhluk-Nya. Bila ada orang yang mencacimaki orang lain. Terhadap orang-orang yang lemah ekonominya atau lemah keadaan sosialnya. beliau duduk di tempat mana saja yang kosong. akan tetapi untuk segenap makhluk di persada bumi ini. Rasulullah Muhammad SAW telah mencerminkan sikap kasih sayang (rahmat)nya terhadap anak-anak. Bila datang kepada hamba-sahayanya. . Nabi Muhammad saw. Nabi selalu berzikir (mengingat Allah) baik ketika berdiri maupun ketika duduk. dia tidak pernah mencaci siapapun dan tidak pernah merendahkan dan memukul perempuan dan pembantunya. beliau menunjukkan kasih sayangnya dengan membela nasib mereka dari tindakan kesewenang-wenangan serta penghisapan dengan memberikan hak-hak mereka.dia mengulurkan tangannya lebih dahulu. Jika ada orang yang duduk menunggunya ketika sedang shalat. Dari sekian jumlah nabi dan rasul Allah yang telah dinobatkan oleh-Nya sebagai pembawa Rahmatan Lil „aalamiin untuk menjadi rahmat seluruh alam semesta adalah Nabi Muhammad saw. dengan mencintai dan menyantuni mereka. Dalam kehidupan sehari-hari. bahwa rahmat itu berasal dan kata rahima yang berarti kasih sayang. dia mempersingkat shalatnya lalu menemuinya sambil mengatakan: apakah ada yang bisa aku bantu?. Misi Nabi Muhammad SAW untuk Rahmat Bagi Alam Semesta. menegakkan dasar-dasar keadilan dan lain sebagainya. terhadap orangorang tua. dia mengucapkan salam lebih dahulu. Nabi tidak pernah membalas keburukan orang lain dengan keburukan serupa.kadang-kadang tertawa. bukan untuk orang Arab saja dan tidak pula untuk kaum muslimin saja. Sebagaimana firman-Nya dalam surat Al Anbiya‟ ayat 107 yang artinya: “Dan tidaklah Kami mengutus engkau (hai Muhammad) melainkan untuk menjadi rahmat bagi semesta alam”. Jika bertemu orang. Dalam sebuah haditsnya Rasulullah telah menyatakan sendiri: “Tidaklah termasuk golongan umat kamu orang-orang yang tidak menghormati orang-orang tua dan orangorang yang tidak kasih sayang kepada anak-anak”. Ketika dia masuk dalam suatu majlis. Abu Dawud dan Bukhari) MAKALAH AGAMA ISLAM | By : BELQIS YASMIEN Menurut arti bahasa. melainkan memaafkannya dan mengulurkan tangannya (bersalaman). dia mengajaknya berdiri dan membantu keperluannya. Bila bertemu temannya. laki-laki atau perempuan. (HR. tetapi tanpa berlebihan.

tolong menolong dan lain sebagainya. dengan tegas beliau menyatakan: “Sesungguhnya Allah telah melainkan kepada umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan. akan tetapi terhadap lawanpun beliau senantiasa menunjukkan sikap kasih sayangnya.Dalam hadits lain. seluruh dunia dalam firman-Nya: “Dan Kami tidak mengutus kamu (hai Muhammad) Dan sabdanya lagi. Namun beliau memberikan suatu jawaban: “Sesunggulmya aku (Muhammad) di utus bukanlah untuk mengutuk. Muslim) mengutus saya ini untuk menjadi rahmat bagi semesta alam dan menjadi hidayah untuk orang-orang yang bertaqwa”. Rasulullah SAW dalam menata dan membina masyarakat (umatnya) beliau selalu menomer satukan sikap kasih sayang ini. Saba‟: 28) MAKALAH AGAMA ISLAM | By : BELQIS YASMIEN . menyatu dengan pasir sehingga terciptalah suatu bangunan yang kokoh. Kasihilah orang-orang yang ada di atas bumi ini. (HR. niscaya kamu akan dikasihi oleh orang-orang yang ada di langit”. Abu Dawud. (QS. yang mencakup dan merambah ke seluruh alam jagat. Ketika kaum muslimin pada suatu saat telah mendapat rintangan dahsyat yang didalangi oleh kaum musyrikin. cinta mencintai. maka pada saat yang genting itu para sahabat memohon kepada Rasulullah agar beliau memohonkan doa kehadirat Allah agar orang-orang yang maksiat dan membangkang itu dihancurkan/dibinasakan dari persada bumi ini. Orang-orang yang sedang diadili memandang si Hakim sebagai rahmat. jauh lebih harmonis dari masyarakat yang sosialistis. Sabda beliau: “Orang-orang yang pengasih pasti dikasihi oleh Pengasth (Allah). tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”. niscayalah sang pencipta langit dan bumi akan menaruh kasih sayang-Nya terhadap orang tersebut. Dengan kasih sayang itulah dapatlah dibangun satu masyarakat marhamah. Ahmad. yang tidak membahayakan bagi umat Islam itu sendiri. beliau telah menyatakan bahwa seseorang yang senantiasa menunjukkan kasih sayang terhadap sesama makhluk. Dapat diumpamakan bahwa sifat kasih sayang (rahmat) itu laksana semen yang merekat. (HR. orang-orang yang kecil menghormati (menghargai) orang-orang yang besar. orang-orang yang kaya melapangkan (membantu) kepada orang-orang yang miskin. Allah telah menyatakan bahwa tugas kerasulan Muhammad itu adalah seluruh umat manusia. orang-orang yang pintar memberikan petunjuk kepada orang-orang yang bodoh. Semua itu hidup dalam suasana kasih mengasihi dan saling memberikan bahagia dan kebaikan dalam kehidupan. Tirmidzi dan Hakim). (HR. bersifat universal. Sikap kasih sayang ini tidak hanya beliau terapkan kepada kawan-kawan (kaum muslimin saja). tentu saja dalam bätas-batas tertentu. Gambaran masyarakat (umat) yang marhamah itu telah dilukiskan ialah sebagai berikut: Orang-orang yang besar menyayangi orang-orang yang kecil. Ahmad dan Thabrani). Tapi tugas saya adalah untuk menjadi rahmat”. yaitu kehidupan masyarakat yang diwarai dengan semangat kasih mengasihi. laksana pandangan seorang yang sedang sakit terhadap dokter dan lain-lain sebagainya.

Rasulullah Muhammad saw. Jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu. Sebagaimana firman Allah dalam surat An Nisa‟ ayat 59: “Hai orangorang yang beriman! Taatilah Allah dan taatilah Rasul-Nya dan Ulil Amri (pejabat pemerintahan) di antara kamu. adalah sebagai penguasa. Selanjutnya bentuk/sasaran rahmat Rasulullah untuk alam semesta. adalah sebagai pemegang undang-undang. Rasulullah Muhammad saw. membersihkan (jiwa) mereka dan mengajarkan kepada mereka kitab dan hikmah”. kepemimpinan dalam suatu pemerintahan . maka MAKALAH AGAMA ISLAM | By : BELQIS YASMIEN Rasulullah Muhammad saw. Akan tetapi tugas dan misi yang dibawa oleh Rasulullah saw. sebagai penegak keadilan. supaya kamu (dapat) mengadili antara manusia dengan apa yang diwahyukan Alla kepadamu dan janganlah kamu menjadi penantang karena (membela) orang-orang yang khianat “. “Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah sebagian dan hartamu yang telah dikaruniakan Allah kepadamu menguasainya. Dalam hal ini Allah telah menegaskan dalam Al Qur‟an surat An Nisa‟ ayat 105: ”Sesungguhnya Kami ielah menurunkan kitab (Al Qur‟an) kepadamu (Muhammad) dengan membawa kebenaran. adalah sebagai pemimpin. sedang kamu mendengar (perintah-perintahNya)“. Sebagaimana yang ditegaskan sendiri oleh Allah swt. sebagai nabi akhir zaman yang tidak ada nabi sesudah beliau. yang sekaligus menggambarkan fungsi/amanat yang beliau emban adalah sebagai berikut: Sebagaimana yang ditegaskan oleh Allah dalam Al Qur‟an surat Ali Imran ayat 164: Rasulullah Muhammad saw. dalam Al Qur‟an surat Al Anfaal ayat 20: “Hai orang-orang yang beniman taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya (yakni kepada Nabi Muhammad) dan janganlah kamu berpaling daripada-Nya. yang sekaligus merupakan Rahmatan Lil „Aalamiin (rahmat bagi semesta alam). Sebagaimana yang ditegaskan sendiri oleh Allah swt. adalah sebagai komentator isi kandungan Al Qur‟an . Sebagaimana firman Allah dalam surat An Nahl ayat 44: “Dan Kami turunkan kepadamu (Al Quran) agar kamu menerangkan kepada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka dapat berfikir”. Rasulullah Muhammad saw. “Sungguh Allah telah memberi karunia kepada orang-orang yang beriman ketika Allah mengutus di antara mereka seorang Rasul dan golongan mereka sendiri yang membacakan kepada mereka ayat-ayat Allah. dalam Al Qur‟an surat Al Hadid ayat 7: .Para Rasul sebelum Nabi Muhammad hanyalah diutus oleh Allah untuk satu kaum atau daerah (negeri) yang tertentu saja lagi pula khusus untuk memenuhi kepentingan kaum dan penduduk yang bersangkutan saja. ialah menciptakan suatu kesatuan umat/bangsa-bangsa dengan tujuan menggalang persatuan umat sejagat. adalah sebagai seorang guru dan pelindung. Rasulullah Muhammad saw. Maka orang-orang yang beriman yang menafkahkan sebagian hartanya itu akan memperoleh pahala yang besar”.

sosial dan politik dan menegakkan keadilan dan niat baik dalam tiap-tiap jalan kehidupan. pembawa berita gembira dan pemberi peringatan dan untuk menjadi penyeru kepada agama Allah dengan izin-Nya dan untuk menjadi cahaya yang menerangi”. tanpa mengharapkan sesuatu imbalan (pembalasan). MAKALAH AGAMA ISLAM | By : BELQIS YASMIEN . Dia membersihkan ekses-ekses dan akibat-akibat buruk dan sistem kehidupan sehari-hari dalam bidang ekonomi. kalau kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian”. karena dia merasa harus berbuat baik terhadap orang banyak dan bekerja siang dan malam untuk kesejahteraan dan kebahagiaan umat. Dia menguasai hati nurani umat. Begitu risalah yang diemban oleh Nabi Muhammad saw. menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk”. Sebagaimana yang telah ditegaskan oleh Allah dalam Al Qur‟an surat Al A‟raaf ayat 157: “(Rasul) memerintahkan mereka mengerjakan yang ma „ruf dan melarang mengerjakan yang munkar. tidak begitu banyak (seperti Muhammad) meninggalkan pegangan dan inspirasi yang dapat dimanfaatkan oleh generasi sekarang dan generasi yang akan datang. sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan. Dia membawa kebajikan dan kebaikan serta memberantas kejahatan dan penderitaan. adalah sebagai pelaksana/penegak amar ma‟ruf dan nahi munkar. sebagai berikut : “Rasulullah (Muhammad saw. Dengan demikian jelaslah bahwa tugas (mission) Muhammad saw. bukan menguasai tanah dan negeri. Rasul-rasul Allah yang lain seperti Nabi Ibrahim.kembalikanlah persoalan itu kepada Allah (Al Qur‟an) dan Rasul (sunnah-nya). Disimpulkan secara menyeluruh mengenai risalah Nabi Muhammad saw. Dilakukannya perubahan-perubahan besar memperbaiki masyarakat melialui ajaranajaran Ilahi dan contoh-contoh kepribadian yang ditunjukkannya. Rasulullah Muhammad saw. Rasulullah Muhammad saw. totalitas. Sebagaimana firman Allah dalam surat Al Ahzaab ayat 45 – 47: “Hai Nabi! Sesungguhnya Kami utus engkau (Muhammad) untuk menjadi saksi. tidak dengan jalan kekerasan. bahan ajarannya itu berlaku untuk seluruh bangsa-bangsa di dunia ini dan fungsinya yang menjangkau segala sektor masyarakat. yang meliputi segala bidang. itu menjadi Rahmatan Lil ‟Aalamiin (pembawa rahmat untuk semesta alam).) adalah satu-satunya tokoh yang mempengaruhi kehidupan manusia secara menyeluruh. Musa dan Isa yang telah merubah perjalanan sejarah dan mempengaruhi kehidupan bermilyun-milyun manusia dengan ajaran Ilahi dan contoh-contoh kepribadian mereka.

Tapi apa yang terjadi ketika berdakwah di Thaif.Qur‟an disebut “Dakwah dan Tarbiyah”. tekanan pisik. “ Fala ubali” (Ya Allah hal itu semuanya aku tidak peduli). Di dalam Al-Qur‟an dikatakan “ Wa innaka la‟ala khuluqin „azhim “ (Sesungguhnya Engkau (Muhammad) betul-betul berada di tingkat budi pekerti luhur yang besar) (QS. Bagaimanapun jahatnya. pasti ada bibit kebaikannya. Artinya. Ya Allah ampunilah kaumku di Thaif. kehadiran Rasul.Misi Nabi Muhammad SAW untuk Meyempurnakan Akhlak Manusia Sebenarnya Fitrah manusia itu esensinya suci. “ Liutammima makarim al-akhlaq “ ( Menyemprnakan budi pekerti luhur yang sudah ada ).Al-Qalam: 4 ). “ Allahumma Fawwadtu amri ilaika (Ya Allah aku serahkan diriku kepadaMu). ( Tidak menunggu supaya dibalas atau menunggu ada ucapan terima kasih ( La nuridu minkum Jazaan wala syukura). ia didatangi Malaikat Jibril membawa berita. tapi menyempurnakannya. tugas utamanya ia lah menyempurnakan akhlak yang sudah ada. “ sesuai Al-Qur‟an yaitu semua pekerjaan harus berdasarkan niat ikhlas. Bibit itulah yang hendaknya dipupuk. Al-Qur‟an mengajarkan menolong itu hendaknya dengan takwa. sehingga lebih bermakna. sehingga badannya bercucuran darah dan meninggalkan Thaif bersama seorang pembantunya. Ketika singgah dibawah sebuah pohon mengeringkan tetesan darah. Diusir. Tapi Nabi Muhammad.(Wata‟awanu „alal birri wattaqwa). Misalnya sifat gotong royong yang sudah ada dalam diri bangsa kita. dikembangkan dan di bina.dan mujadalah yang ahsan (diskusi yang lebih baik dan empati ). Artinya. dalam keadaan merangkak. 9O Km dari kota Mekah. bahwa Tuhan memberi izin kepada Malaikat penjaga gunung untuk dapat beraksi menyapu bersih seluruh penduduk Thaif. Biar seluruh manusia benci kepadaku. atau kembali lagi ke Mekah menjumpai penduduk yang telah memberi tekanan yang siap hari menerkamku lagi. Adapun misi utama Rasulullah menurut Hadis. ma‟idzhah al-hasanah (nasehat yang sangat baik). berupa tekanan mental. bolokade ekonomi dan sosial. dicaci maki dan dilempari batu.Ahmad). beliau terpaksa hijrah ke Thaif. ketika disiksa kaumnya di Mekah lebih sepuluh tahun. Nabi Muhammad. apakah akan kembali ke negeri yang telah mengusirku. asal Engkau tidak benci kepadaku. hanya berdoa kepada Tuhan. Pembinaannya dalam Al. MAKALAH AGAMA ISLAM | By : BELQIS YASMIEN . Sedang tujuan utamanya s esuai misi kerasulan “ Rahmat lil „Alamin ( Memberi kasih sayang kepada semesta alam ). Dan bukan karena bertujuan popularitas. Metodenya dengan hikmah (bijaksana). disempurnakan dengan “ Bergotong royong. ia memperoleh perlakuan yang lebih kejam. Akhlak yang sudah ada itu diberikan bobot dan dikembangkan. dan manusiawi. terutama pemuda remaja. (HR. jika Muhammad meminta. Kemana lagi aku harus pergi. Istilah Hadisnya disebut “ Yassira (Menggampangkan) Basysyira (Menggembirakan) Tathawa‟a (mempersatukan). bukan merombak keseluruhan yang sudah ada.

Dengan kasih sayang (rahmatnya)dan akhlaknya sehingga hajat manusia terpenuhi. hanya lantaran memberi minum seekor anjing yang kehausan”. Yang telah mengakui kerasulan Muhammad dalam syahadat. Selanjutnya memperingatkan kepada kaum wanita. dsb.Bahkan ia menceriterakan seorang yang bergelimang dosa.Bukhari). hendaknya dengan metode Al-Quran. Yaitu misi utamanya. berikanlah hak-haknya. misalnya. Pengakuan lawan dan agama lain banyak. menjadikan orang berrduyung-duyung memasuki agama Islam. hendaknya berusaha mendekatinya. dan janganlah menjadi setan-setan jalanan terhadapnya ”. sesuai kemampuan. Sebelum Eropa mengenal Pencinta Binatang. adalah peyempurna dan pelengkap moral yang sudah ada.Bukhari). berdasarkan uraian singkat diatas. ketekunan menyebarkan ka sih sayang kepada seluruh alam. dan tidak melepasnya untuk mencari makanan. Ketenangan. Thomas Carlyle. dan “pengaruh yang ditinggalkan” datangnya dari Michael H. sebab hal itu dapat membawamu ke neraka”. dan di Medinah. Dari ayat tersebut dipahami bahwa kehadiran Muhammad sebagai bukti kebeneran ajaran Islam yang dibawanya dan memberi cahaya yang terang benderang dari setiap kegelapan. sikap kesatria. Nabi Muhammad SAW telah meneriakkan “ Jika anda mengendarai binatang. waanzalna ilykum nuran mubina” (Wahai manusia. Akhirnya. Muhammad sebagai “pahlawan” datangnya dari. Kelurga kecil dan besar. diampuni dosanya. dan telah Kami turunkan kepadamu cahaya yang terang benderang) (QS. ketentraman dan saling pengertian menuju perdamaian. serta saling empati. Pantaslah jika Al-Quran mengabadikan” Ya ayyuha al-nas. merasakan terlindungi dan bebas mencapai cita-cita yang ingin diperjuangkan. dsb. bahwa “ janganlah engkau suka mengurung kucing. “ Wajadilhum billati hiya ahsan “. MAKALAH AGAMA ISLAM | By : BELQIS YASMIEN . “keberanian moral “ dari Marcus Dods. selama hidupnya di Mekah 13 tahun. isterinya mengakui. selama 1O tahun.4:174). Metodenya jika anda berdiskusi. telah dating kepadamu bukti kebenaran dari Tuhanmu. Qad jaakum burhanun min rabbikum. Inilah budi pekerti luhur yang agung sebagai penyempurna akhlak yang sudah ada. yaitu “Qawlan Kariman” ( kata-kata yang lunak). Pantaslah jika Aisyah. (HR. maka akhlak mulia Islam itu telah diperlihatkan Rasul dengan baik. Tidak melukai perasaan orang lain. bahwa “ Akhlaquhu Al-Qur‟an “ (Bahwa akhlak Nabi itu persis akhlak yang ada dalam Al-Quran) (QS.Hart. Seorang Hukama pernah berkata” Budi luhur yang tersimpan dalam diri Rasul antara lain ilmu pengetahuan.karena sesungguhnya mereka berbuat seperti itu karena tidak mengetahui bahwa saya datang untuk membawa kabar gembira yang akan membahagiakan mereka di dunia dan akhirat kelak”.

Hamba sahayanya . Al Arqam bin Abil – Arqam . Thalhah 9. Zaid bin Haristsah. Abu Tholib menyatakan tidak sanggup meninggalkan agama peninggalan nenek moyang (penyembuhan terhadap berhala). Artinya: “Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat” (Q. dalam masa 3 tahun.Perjalanan Dakwah Nabi Muhammad SAW di Mekkah 1. lalu dimerdekakan 5. Putri-putrinya . Proses Dakwah a) Proses dakwah secara diam-diam Mula-mula Rasulullah SAW mengajarkan islam atau berdakwah di mekah secara diam-diam. Saudara sepupunya. Maka orang pertama yang beriman kepada Allah SWT sesuai apa yang didakwahkanya. orang pertama yang yang beriman atas kerosulan nabi Muhamad SAW. Ali bin abi tholib 4. Ruqayyah. Sementara itu tokoh-tokoh quraisy seperti Abu Lahab (Abdul Uzza) . Abu Bakar bin Abi Qahafah ( namanya sebelum masuk islam ) seorang pemuka terpandang dan saudagar kaya dan dermawan. Ummu Kultsun dan Fatimah 3. Ustman bin Affan 7. Sejak peristiwa tersebut islam menjadai bahan perbincangan disegala penjuru. Sahabat . Beberapa orang ingin mengetahui apa sebenarnya agama islam itu. Kyhadijah (istri nabi Muhammad SAW). Uzzubaer 8. Zaenab. 2. Umar bin Yasir 10. antara lain : MAKALAH AGAMA ISLAM | By : BELQIS YASMIEN 1.Asy-Syu‟araa : 214) Setelah mendengar dakwah Rasulullah SAW. 6.S. sembunyi-sembunyi. Abu Jahal dan Abu Soffyan selalu berusaha menghalangi masuknya agama islam yang dibawa oleh beliau Rasulullah SAW memulai dakwahnya kepada orang-orang yang diharapkan kepadanya kebaikan dari sanak kerabat terdekat. Bilal bin Robah 11. Mula-mula dakwah ditujukan kepada anggota keluarga maupun kerabat terdekat.

menyampaikan dakwahnya kepada seluruh lapisan masyarakat kota Mekah yang pluralistik.Hanya beberapa orang saja yang berasal dari kelompok elit yang memeluk agam islam b) Proses Dakwah terang-terang Dalam masa dalam masa + 7 tahun. Menyampaikan dakwah dibukit Shofa selama dua kali. Rasulullah SAW. meliputi. pembawa kayu bakar.S Al-Hijr : 94 Setelah turun ayat ini. dari jumlah sedikit orang. Untuk berdakwah secara terangterangan ini beliau memilih bukit “shofa” sebagai tempat dakwahnya.” Dan Abu-Lahab menjawab : “Binasalah hai Muhammad ! Adakah engkau mengumpulkan kami hanya untuk ini saja ? Sehubungan dengan hinaan Abu Lahap ini. karena pada MAKALAH AGAMA ISLAM | By : BELQIS YASMIEN . antara lain: a) mengajak manusia hanya menyembah Allah SWT dan meninggalkan kepercayaan menyembah berhala b) Mengajar tetang adanya hari kaimat. dan tidak terdapat sikap pribadi sifat kemewah-mewahan menyebabkan orang terkejut dan mencegah akan manusia yang lemah. tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan. sesungguhnya saya memberi peringatan kepada kalian dari siksa yang pedih. maka turunlah surat Al Lahab sebagai berikut : Artinya: “Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan Sesungguhnya Dia akan binasa. Jalanya dakwah sangat lambat. Artinya : “Maka sampaikanlah olehmu secara terang-terangan segala apa yang diperintahkan (kepadamu) dan dari orang-orang yang musyrik. hari pertanggung jawaban semua masnuai atas semua perbuatannya c) Mengajarkan akhlaq yang terpuji serta menjauhkan diri dari perbuatan tercela d) Mengajarkan persamaan derajat diantara manusia. kedua. yang di lehernya ada tali dari sabut ”. dari golongan bangsawan sampai golongan budak serta pendatang kota Mekah yang mempunyai agama berbeda dan berbagai suku.” Q.Selama Rasulullah SAW berdakwah diMekah beliau hanya berperan sebagai rosul penyampai wahyu. kelak Dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak. Beliau menyeru orang-perorang . Rasulullah SAW bersabda : “Selamatkan diri kalian dari bahaya api neraka. dalam dakwahnya adalah ajaran islam. Adapun yang disampaikan Rasullah Saw.orang mekah.tidak terdapat sikap pribadi yang menuju sifat yang berlebih-lebihan dan memuji unuk kepentingan pribadinya dan gaya bicaranya simpatik (dapat diterima). Sikap Rasulullah Saw. pertama. dalam dakwah Islam. namun orang-orang banyak yang mendustakanya. Sebagian ada yang menerima dan sebagian ada yang menolaknya dengan kasar. Rasulullah SAW. dan (begitu pula) istrinya.

umumnya derajat manusia di mata Allah SWT itu sama pembedanya adalah iman dan taqwa Pada waktu itu orang-orang Islam di Makkah jumlahnya masih sedikit. dijemur (panas matahari). Hambatan-hambatan dakwah Sehubungan dengan semakin banyaknya orang di Mekah yang masuk Islam. akan tetapi usaha keras atas penolakan ajaran Islam tidak menyurutkan dakwah Islamiyah oleh Rasulullah Saw. Dan prospek dakwah Rasululllah Saw adalah dengan menyelenyapkan penyembahan terhadap material (berhala-berhala) akibatnya timbul permasalahan (tuntunan). karena mereka menolak ajaran yang dibawa Rasulullah Saw. Banyaknya penolakan yang dilakukan dengan kekerasan. Meskipun demikian hal ini tidak menjadikan surutnya kaum muslimin untuk betdakwah mereka menyadari bahwa ajaran Rasululllah Saw adalah benar dan kemudian Islam sehingga pengikut-pengikutnya semakin bertambah banyak. Dakwah Islamiyah di Makkah oleh Rasulullah Saw adalah perjalanan dan perjuangan yang berat karena bermula membentuk manusia-manusia muslm pertama yang merupakan minoritas tertindas dan membutuhkan bimbingan moral. Sahabat yang lain adalah Usman bin Mazam dipukul kepalanya sehingga matanya rusak sebelah. karena rasa ketertarik dengan akhlaqul karimah yang diajarkan Islam. Agama Islam dianggap sebagai ancaman oleh suku Quraisy (suku bangsa Arab yang terpandang dan terhormat di Makkah). giat berdakwah selain itu mereka juga melakukan penangkapan dan penyiksaan. persamaan dan persaudaraan yang tulus serta prikemanusiaan. Apalagi ketika mereka melihat Rasululllah Saw. Abu Thalib. dengan cara diikat. antara lain : a) Tuntutan supaya Rasululllah Saw menghentikan celaan terhadap tuhan-tuhan mereka (berhala) dan menghentikan mencaci nenek moyangnya tuntutan ini dilakukan dengan pergi kepada paman Rasululllah Saw. pelindungnya namun tuntutan mereka ditolak oleh Abi Tholib dnegan bijaksana. Dan Rasululllah Saw terus berdakwah. Bilal bin Robah merupakan orang yang mendapat siksaan yang kejam. dan bukan perundang-undangan sosial yang mereka tidak dapat menerapkannya. 2. mereka (kaum Quraisy) memakai jalan kekerasan untuk menghalangi dakwah Rasulullah. b) Mengajukan protes atas kelangsungan Rasululllah Saw dalam berdakwah dengan pergi kepada Abu Thalib kedua kalinya karena sikap Rasululllah Saw yang tidak ada perubahn dan terus berdakwah mereka berkata: “Kami tidak sabar lagi mendengar dakwah Rasululllah MAKALAH AGAMA ISLAM | By : BELQIS YASMIEN . dadanya ditindih dengan batu besar dan dicambuk.

Saw” Abu Thalib tidak menghentikan proses dakwah Rasululllah Saw c) Mereka mengajukan protes ke tiga kalinya dengan membawa pemuda bernama Umar bin Alwalid kepada Abu Thalib sebagai pengganti Rasululllah Saw (hendak mereka bunuh) tuntutan ini tetap ditolak Abu Thalib. sungguh jika Dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun-ubunnya. jika ia suka kedudukan (tahta) maka akan diangkat menjadi kepala pemerintahan dan mereka memiliki hak persoalan menjadi hak miliknya. Ketika hendak mengerjakan shalat di Baitullah. (yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka. Abu Lahab bin Abdul Muthalib (paman Rasululllah Saw) ia lebih sangat membeci Rasululllah Saw. MAKALAH AGAMA ISLAM | By : BELQIS YASMIEN . janganlah kamu patuh kepadanya. kelak Kami akan memanggil Malaikat Zabaniyah. Jika ia suka harta benda mereka akan kumpulkan baginya secukupnya. Amran bin Hisyam bin Al Mughirah. demikian istrinya Ummu Jamil bin Haib bin Ummayyah tukang menyebar fitnah. pertama. Maka Biarlah Dia memanggil golongannya (untuk menolongnya). layaknya bukan famili ia senang sekali melempari kotoran-kotoran ke pintu rumah Rasululllah Saw. Al magzumi Al Quraisy (pelopor pembunuh Rasululllah Saw) dia berusaha membunuh Rasululllah Saw dengan menghancurkan kepalanya dengan batu besar ketika beliau sujud dalam shalatnya namun usaha gagal karena Allah SWT senantiasa melindungi Rasululllah Saw dengan mengutus Malaikat Jibril a. Abu Jahal.” (CD Digital Qur‟an Inwordl2003) Kedua. d) Mereka datang lagi kepada Abu Thalib untuk memilih tiga alternatif yang harus dipilih Rasululllah Saw yaitu jika terdapat padanya penyakit urat saraf. sekali-kali jangan. Sehubungan dengan ketuguhan dan ketegasan sikap Rasululllah Saw secara perwira dan kesatria maka Abu Thalib mempersilahkan beliau terus berdakwah menurut kehendaknya.s yangberubah menyerupai Onta. mereka bersedia membiaya semua ongkos pengobatan dan perawatan. Diantara orang-orang yang menghalangi dakwah Rasululllah Saw antar lain. Sehubungan dengan kesombongan Abu jahal terpengaruh dunianya maka turunlah surat Al „Alaq ayat 15-19 yang berbunyi: Artinya: “Ketahuilah. dan sujudlah dan dekatkanlah (dirimu kepada Tuhan). dengan berusaha mengikis batu yang akan jatuh di kepala Rasululllah Saw dan masih banyak lagi perbuatan Abu Jahal yang menyakiti hati Rasululllah Saw.

Keyakinan ini dibalas oleh Allah yang berbunyi. antara lain: Al Ashwaf bin Abdi Yaghuts. dan mereka sekali-kali tidak mempunyai pengetahuan tentang itu. kecelakaan besarlah bagiku. Aqobah bin Mu‟itah orang yang telah meludahi wajah Rasululllah Saw. Assuhri Al Quraisy dari bani Suhrah. saya berkata “Muhammad penipu teman-temannya bahwa sannya mereka akan hidup kebali sesudah mati. karena sebelum masuknya agama Islam sudah terdapat agama Masehi dan MAKALAH AGAMA ISLAM | By : BELQIS YASMIEN . Keempat. Di Abbesinia terdapat perbedaan agama yang jelas. Artinya: “Dan mereka berkata: "Kehidupan ini tidak lain hanyalah kehidupan di dunia saja. paman-paman Rasulullah Saw. dan adalah syaitan itu tidak mau menolong manusia”. mereka tidak lain hanyalah menduga-duga saja”. dari ibu. seraya berkata: "Aduhai kiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama-sama Rasul". sesungguhnya Dia telah menyesatkan aku dari Al Quran ketika Al Quran itu telah datang kepadaku. Al Aswad bin Abdul Muthalib A Asadi anak perempuan ibu Khadjijah Al Walid bi Al Mughirah paman Abu Jahal. Hijrah ke Abbesinia Abbesina adalah wilayah terpencil yang dijadikan ruang dakwah Islam sementara oleh Rasulullah Saw. Ayah Amrun bin Al Ash. Demikianlah orang-orang yang menghalangi dakwah Rasulullah Saw. sehubungan dengan itu turunlah wahyu Allah Surat Al Furqan 27-29 yang berbunyi: Artinya: “Dan (ingatlah) hari (ketika itu) orang yang zalim menggigit dua ngannya. dan An Hadr bin Al Harits Al Abdary dari Bany „Abdid dari bin Qushaqy. kita mati dan kita hidup dan tidak ada yang akan membinasakan kita selain masa. dia juga membenci Rasulullah Saw. Dan selain sahabat Bilal bin Robah ada Amr bin Yasir beserta keluarganya yang dibakar hingga meninggal dunia lantaran tidak mau ingkar kepada Rasulullah Saw. Mereka dihadapkan pada dua pilihan yakni mati atau ingkar pada Rasulullah Saw. Golongan yang suka mencemooh antara lain Al Ashy bin Wail Assahmi Al Quraisy.Ketiga. demi Allah tidak ada yang membinasakan kita melainkan massa”. kiranya aku (dulu) tidak menjadikan sifulan itu teman akrab(ku). 3. Selin empat orang tersebut di atas masih banyak lagi penghalang dakwah Rasulullah Saw. mereka mengharuskan kepada tiap suku mengambil penangkapan terhadap famili-famili yang masuk Islam dengan penyiksaan yang keji.

Pada tahun ke V ini dua orang besar Quraisy yang kekuatan pengaruhnya dan keperwiraannya Masyhur di lingkungan kaum Quraisy dan dilingkungan Qabilah-Qabilah bangsa Arab. maka 12 orang pria dan 5 orang wanita hijrah ke sana. 2. saya dapat mengemukakan beberapa kesimpulan sebagai berikut : 1. dan rasa keadilan bagi umatnya. sementara Rasulullah tetap berada di Mekkah. dan para pengikutnya telah membuahkan hasil. (Habsy). ALHAMDULLILAHIRABILALAMIN MAKALAH AGAMA ISLAM | By : BELQIS YASMIEN . Selama 3 bulan hijrah mereka kembali ke Makkah. pada tahun ke lima Bi‟tsah (masa diutusnya menjadi nabi). Oleh karena tidak tahan lagi tinggal di Makkah dengan tidakan kaum Quraisy semakin kejam. Dengan misinya sebagai rahmat bagi alam semesta. Diantara sahabat Usman bin Affan dan istrinya Ruqayyah binti Rasulullah.agama Yahudi yang dianut oleh suku-suku bangsa. Muhammad Saw adalah rasul terakhir yang terpilih untuk melaksanakan dakwah Islamiyah kepada umat manusia menuju keselamatan di dunia dan akhirat. luas fahamnya dalam agama. maka Rasulullah Saw. suatu kerajaan Kristen du Afrika. Pertama sahabat Hamzah bin Abdul Muthalib kemudian menyusul sahabat Umar bin Khatab. suka menerima pengungsi. 4. Dengan selesainya makalah ini saya ucapakan. telah memberikan kedamaian. Rasulullah Saw. 3. Muhammad dengan misinya untuk menyempurnakan akhlak manusia hampir dikatakan sukses. BAB III PENUTUP 3. karena merasa sengsara dan tidak betah disamping bilangan mereka jumlahnya sedikit. mengintruksikan kepada para pengikutnya supaya pindah untuk mengungsi di daerah Abessinia.1 KESIMPULAN Berdasarkan urain di atas. Dakwah Islam Rasulullah Saw periode Mekah bertujuan membentuk pribadi muslim masyarakat Mekah. keduanya masuk Islam. mengetahui bahwa Raja Negus (Abessinia). sebagai penutup pembahasan makalah ini. Kesabaran dan ketabahan hati Rasulullah Saw.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->