P. 1
BATERAI

BATERAI

|Views: 31|Likes:
Published by Rael Sahadi

More info:

Published by: Rael Sahadi on May 06, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/23/2012

pdf

text

original

BATERAI / SISTEM PENGISIAN • Sebelum mengatasi kesukaran pada sistem pengisian, periksa apakah penggunaan cukup wajara dan

perewatannya teratur. Periksa apakah batere seringkali bekerja berat, misalnya membiarkan lampu depan atau lampu belakang dalam keadaan hidup untuk jangka waktu yang lama pada saat sepada motor tidak dikendarai. Voltase batere akan berkurang senidir pada saat sepeda motor tidak digunakan. Oleh karena itu, isilah batere setiap 2 minggu sekali untuk mencegah pembentukan sulfat. Mengisi batere baru dengan elektrolit akan menambah sedikit voltase, tapi untuk mencapai hasil yang maksimum, lakukan pengisian/ charging. Umur batere secara keseluruhanpun akan bertambah apabila telah dilakukan penisisan awal. Pada saat memeriksa sistem pengisian, ikutlah selalu langkah – langkah pada diagram alur cara mengatasi kesukaran (hal – 3) BAGIAN Batere kapasistas Kebocoran arus Berat jenis Arus pengisian Alternator Terisi penuh Perlu diisi Normal Cepat SPESIFIKASI 12 V – 5 h 0,1 m A max 1,270 – 1,290 Dibawah 1,260 0,9 A / 5 -1 h 4 A / 0,5 h 67 ohm / 5000 rpm 0,1 – 0,8 ohm 0,1 – 0,6 ohm 14,0-16,0 V pada 5000 rpm 10,5-14,0 V pada 5000rpm

• • •

SPESIFIKASI

Kapsitas Tahanan kumparan pengisisan (200C) Tahanan kumparan penerangan (200C) Voltase/ tegangan yang diatur Arus pengisian regulator/ rectifier Arus penerangan

Pengisian batere kurang (voltase tidak naik hingga voltase yang diatur) Ukuran voltase pengisiandalam keadaan batere terisi penuh dan dalam keadaan baik (hal 14 – 6) Periksa kebocoran arus ( tes kebocoran .CARA MENGATASI KESUKARAN 1. hal 14 – 9) Normal Tidak normal • Batere rusak Putuskan hububungan konektor pada regulator/rectifier dan periksa ulang kebocoran arus batere Normal Tidak normal • Sirkuit terbuka pada kabel bodi • Kunci kontak rusak • Regular/rectifier rusak 2. voltase standar yang diatur tidak tercapai pada saat putaran mesin bertambah Periksa voltase antara kabel batere dan kabel massa pada regulator/rectifier (hal 14 – 8) Tidak normal • Kabel bodi terkena hubungan pendek • Konektor tidak terhubung dengan baik Normal Periksa tahana kumparan pengisian pada kebel kumparan pengisian pada konektor regulator/ rectifier Tidak normal Periksa kumparan pengisian alternator (hal 14 – 8) Normal Tidak normal Normal • Kumparan pengisian rusak • Konektor alternator tidak terhubung dengan baik • Regulator / rectifier rusak .

Pengisian batere berlebihan (voltase yang diatur terlalu tinggi) Ukur voltase pengisian dalam keadaan batere terisi penuh dan berada dalam kondisi baik (hal 14-8) Normal • Batere rusak Voltase yang diatur jauh melebihi nilai standar Periksa kontinuitas antara kabel massa dan rangka pada konektor regulator/rectifier (hal 14-10) Tidak normal .3.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->