MAKALAH MATERIAL TEKNIK (KERAMIK

)

NAMA : FAJARUDIN NPM : 20408335 KELAS : 2 IC 02 FAKULTAS / JURUSAN : Teknologi Industri / Teknik Mesin JENJANG : S1

UNIVERSITAS GUNADARMA 2010 KATA PENGANTAR Puji dan syukur kita haturkan kehadirat Allah SWT, karena berkat rahmatnya penulis dapat menyusun dan menyelesaikan makalah Material Teknik. Makalah Material Teknik ini disusun sebagai salah satu syarat penilaian dalam mata kuliah Material Teknik yang menjadi mata kuliah softskill, dengan mkalah ini mahasiswa menulis bisa dijadikan acuan bagi pembaca untuk menambah pengetahuan teknik,khususnya mahasiswa teknik mesin. Penulis mengakui adanya kekurangan dalam penyusunan makalah ini, untuk itu penulis mengharapkan adanya kritik dan saran dari para pembaca agar penulis dapat menyempurnakan penulisan makalah ini.

Jakarta, 2010

Penulis

BAB I PENDAHULUAN KERAMIK Keramik memiliki karakteristik yang memungkinkannya digunakan untuk berbagai aplikasi termasuk : kapasitas panas yang baik dan konduktivitas panas yang rendah. Tahan korosi Sifat listriknya dapat insolator, semikonduktor, konduktor bahkan superkonduktor Sifatnya dapat magnetik dan non-magnetik Keras dan kuat, namun rapuh. Dua jenis ikatan dapat terjadi dalam keramik, yakni ikatan ionik dan kovalen. Sifat keseluruhan material bergantung pada ikatan yang dominan. Klasifikasi Bahan keramik dapat dibedakan menjadi dua kelas : kristalin dan amorf (non kristalin). Dalam material kristalin terdapat keteraturan jarak dekat maupun jarak jauh, sedang dalam material amorf mungkin keteraturan jarak pendeknya ada, namun pada jarak jauh keteraturannya tidak ada. Beberapa keramik dapat berada dalam kedua bentuk tersebut, misalnya SiO2, (lihat gambar,

Ketika elektron kembali ke keadaan dasar disertai dengan pemancaran radiasi elektromagnetik. Banyak aplikasi memanfaatkan sifat optik bahan keramik ini. gap energi CdS sekitar 2. sebab semua cahaya tampak akan diabsorbsi. Tampak bahan tersebut berwarna kuning-oranye.1 eV.1 eV tidak akan menyerap range sinar tampak dan akan tampak transparan dan tak berwarna. Transparansi gelas membuatnya bermanfaat untuk jendela. alat masak. Gelas yang mengandung ion-ion berat (seperti kristal timbal) memiliki indeks bias yang lebih besar dari gelas yang mengandung atom-atom ringan (seperti gelas soda). Pengubahan . yang dominan pada logam. Hamburan cahaya internal dalam bahan yang sebenarnya transparan mungkin dapat mengakibatkan bahan menjadi translusen atau opaque. atau opaque. bila didalam selang waktu yang lebih panjang disebut fosforisensi. dan biasanya dideskripsikan sebagai transparan. sebagian energi dikonversikan menjadi deformasi elastik (fonon). Hamburan semacam ini terjadi antara lain di batas butiran. Fonon bergerak dalam bahan sampai terhambur baik oleh interaksi fonon-fonon maupun cacat kristal. misalnya dari gelas ke air akan mengalami pembiasan. filter.4 eV dan mengabsorbsi komponen cahaya biru dan violet dari sinar tampak. Material yang transparan. Hantaran panas dalam padatan melibatkan transfer energi antar atom-atom yang bervibrasi.8 eV akan opaque. b amorf). Karena polarisasi meningkat dengan naiknya ukuran atom. Cahaya yang diemisikan dari transisi elektron dalam padatan disebut luminesensi. koefisien ekspansi termal. alat lab. Jenis ikatan yang dominan (ionik atau kovalen) dan struktur internal (kristalin atau amorf) mempengaruhi sifat-sifat bahan keramik. batas fasa. Batuan yang opaque tidak mentransmisikan cahaya. Contohnya. Bahan bervariasi dalam kemampuan untuk mentransmisikan cahaya. seperti gelas terfrosted. Pembelokan cahaya ini adalah akibat perubahan kecepatan rambat yang asal mulanya dari polarisasi elektronik. dan pori-pori. Dua mekanisme penting interaksi cahaya dengan partikel dalam padatan adalah polarisasi elektronik dan transisi elektron antar tingkat energi. Seperti dalam atom elektron-elektron dalam bahan berada dalam tingkat-tingkat energi tertentu. Sebagai akibat polarisasi. lensa. Kapasitas panas bahan adalah kemampuan bahan untuk mengabsorbsi panas dari lingkungan. mentransmisikan cahaya dengan difus. Ubin menjaga suhu tabung pesawat yang terbuat dari Al pada atau dibawah 175 oC. Gap antara pita valensi dan pita konduksi disebut gap energi. Hampir semua permukaan pesawat tersebut dibungkus keramik yang terbuat dari serat silika amorf. dan konduktivitas termal. dan selanjutnya panas. Vibrasi atom akan mempengaruhi gerakan atom-atom lain di tetangganya dan hasilnya adalah gelombang yang bergerak dengan kecepatan cahaya yakni fonon. disebut bahan translusen. tidak dominan di keramik karena elektron di keramik sebagian besar terlokalisasi.8 sampai 3. walaupun eksterior pesawat mencapau 1400 oC. Bahan dengan gap energi di daerah ini akan mengabsorbsi energi yang berhubungan. Cahaya yang ditransmisikan dari satu medium ke medium lain. Sifat termal Sifat termal penting bahan keramik adalah kapasitas panas. Sifat Optik Bila cahaya mengenai suatu obyek cahaya dapat ditransmisikan. Contoh paling baik penggunaan keramik untuk insulasi panas adalah pada pesawat ruang angkasa. translusen. Dalam padatan elektron yang energinya tertinggi ada dalam orbital-orbital dalam pita valensi dan orbital-orbital yang tidak terisi biasanya dalam pita konduksi. Polarisasi adalah distorsi awan elektron atom oleh medan listrik dari cahaya.a struktur yang kristalin. Material dengan gap energi lebih besar 3. Mekanisme hantaran panas oleh elektron. diabsorbsi. Panas yang diserap disimpan oleh padatan antara lain dalam bentuk vibrasi (getaran) atom/ion penyusun padatan tersebut. seperti gelas. Jadi getaran-getaran atom-atomnya akan berfrekuensi tinggi dan karena ikatannya kuat maka getaran yang besar tidak akan menimbulkan gangguan yang terlalu banyak pada kisi kristalnya. Bahan itu akan tampak transparan dan berwarna. Bahan dengan gap energi kurang dari 1. Range energi cahaya tampak 1. Keramik amorf yang mengandung banyak cacat kristal menyebabkan fonon selalu terhambur sehingga keramik merupakan konduktor panas yang buruk. dan objek-objek seni. Absorbsi energi menghasilkan perpindahan elektron dari tingkat dasar ke tingkat tereksitasi. Bila terjadi dalam selang waktu yang pendek disebut flouresensi. Keramik biasanya memiliki ikatan yang kuat dan atom-atom yang ringan. Titik leleh aluminium adalah 660 oC. atau dipantulkan.

Misalnya. Di logam. Sifat-sifat ini bersama dengan kerapatan yang rendah dan juga titik lelehnya yang tinggi. Permukaan tempat putus yang dihasilkan mungkin memiliki tekstur yang penuh butiran atau kasar. Sebagian besar hantaran listrik dalam padatan dilakukan oleh elektron. Semen dan tanah liat adalah contoh yang lain. Sering pula digunakan bahan yang disebut dielektrik. keduanya dapat dibentuk ketika basah namun ketika kering akan menghasilkan objek yang lebih keras dan lebih kuat. retakan tumbuh melalui butiran (trans granular) dan sepanjang bidang cleavage (keretakan) dalam kristalnya. sehingga permukaan putus kemungkinan besar mulus penampakannya. Hal inilah yang memungkinkan logam terdeformasi di bawah pengaruh tekanan. Bila kapasitor dalam keadaan bermuatan penuh. Bahan jenis ini di bawah suhu kritisnya memiliki hambatan = 0. Sifat listrik bahan keramik sangat bervariasi. sehingga sebagian besar keramik adalah isolator. membuat keramik merupakan material struktural yang menarik. elektron-elektron yang terdelokalisasi memungkinkan atom-atomnya berubah-ubah tetangganya tanpa semua ikatan dalam strukturnya putus. Faktur rapuh terjadi bila pembentukan dan propagasi keretakan yang cepat. dalam keramik. Namun dengan tegangan tinggi dapat mengeksitasi elektron dari pita valensi ke pita konduksi. Dalam padatan kristalin. Bila hal ini terjadi arus mengalir dalam kapasitor. Beberapa keramik mempunyai kekuatan dielektrik yang sangat besar. Dalam logam. dan oleh karena itu disebut semikonduktor. Akhirnya. terbakar atau menguap. dan keras dan juga tahan korosi. Keramik lain menghantarkan elektron bila energi ambangnya dicapai. Tahun 1986. konduktivitas keramik dapat ditingkatkan dengan memberikan ketakmurnian. hampir tidak ada arus yang lewat. Material yang amorf tidak memiliki butiran dan bidang kristal yang teratur. Kekuatan dielektrik bahan adalah kemampuan bahan tersebut untuk menyimpan elektron pada tegangan tinggi. Sebaliknya. Untuk memperbaiki sifat ini biasanya keramik di-pretekan dalam keadaan tertekan. Ini merupakan masalah khusus bila bahan ini digunakan untuk aplikasi struktural. Energi termal juga akan mempromosikan elektron ke pita konduksi. Aplikasi struktural keramik maju termasuk komponen untuk mesin mobil dan struktur pesawat. Namun. karena kombinasi ikatan ion dan kovalen. Keramik fluoresensi dan fosforisensi digunakan dalam lampu-lampu listrik dan layar-layar tv. TiC mempunyai kekerasan 4 kali kekerasan baja. yakni superkonduktor temperatur kritis tinggi ditemukan. dan mungkin disertai dengan kerusakan material karena meleleh. Material yang sangat kuat seperti alumina (Al2O3) dan silikon karbida (SiC) digunakan sebagai abrasif untuk grinding dan polishing. yakni kecenderungan untuk patah tiba-tiba dengan deformasi plastik yang sedikit. Akhirnya serat optik mentransmisikan percakapan telepon dan data komputer yang didasarkan atas refleksi internal total sinyal cahaya. elektron penghantar dihamburkan oleh vibrasi termal meningkat dengan kenaikan suhu. . Beberapa isolator keramik (seperti BaTiO3) dapat dipolarisasi dan digunakan sebagai kapasitor. elektron valensi dalam keramik tidak berada di pita konduksi. partikel-partikelnya tidak mudah bergeser. Kekuatan tekan penting untuk keramik yang digunakan untuk struktur seperti bangunan. Keramiknya dengan mudah putus bila gaya yang terlalu besar diterapkan. Jadi. sehingga dalam keramik. BAB II SIFAT MEKANIK KERAMIK Keramik biasanya material yang kuat. Sifat Hantaran Listrik. Bahan ini adalah isolator yang dapat dipolarisasi pada tingkat molekular.antara cahaya dan listrik adalah dasar penggunaan bahan semikonduktor seperti GaAs dalam laser dan meluasnya penggunaan LED dalam alat-alat elektronik. keramik jenis baru.Porselain misalnya sampai 160 kV/cm. kawat baja dalam struktur pesawat dapat diganti dengan kawat TiC yang mampu menahan beban yang sama hanya dengan diameter separuhnya dan 31 persen berat. Kekuatan tekan keramik biasanya lebih besar dari kekuatan tariknya. Tapi. Keramik dikenal sangat baik sebagai isolator. Material semacam ini digunakan untuk menyimpan muatan listrik. Medan listrik yang diperlukan untuk menghasilkan kerusakan itu disebut kekuatan dielektrik. konduktivitas meningkat (hambatan menurun) dengan kenaikan suhu. Keterbatasan utama keramik adalah kerapuhannya. maka hambatan logam meningkat pula dengan kenaikan suhu. keramik yang disebut sebagai piezoelektrik dapat menghasilkan respons listrik akibat tekanan mekanik atau sebaliknya.

sementara pada waktu yang sama tetap berupa isolator. Dalam bahan piezoelektrik. Ca. bahwa beberapa keramik penting menunjukkan konsentrasi yang agak tinggi pada air laut. Hal ini menarik untuk dicatat. dan dengan silika rendah (dan biasanya mengandung magnesia yang tinggi {[3. 2. Jadi.Beberapa keramik memiliki sifat piezoelektrik. Silika. Batu-batu ini adalah silikat kompleks. Sifat ini dapat diubahubah dengan merubah komposisi. dan merupakan dasar banyak aplikasi komersial. Bagaimanapun juga. kita dapat secara nyata mengatakan bahwa “ separo dari dunia ini adalah keramik…”Deret unsur-unsur relatif besar dimana sering terdapat dalam keramik meliputi: O. 2. Mineral-mineral ini merupakan gabungan dari sebagian besar unsur yang ada dipermukaan bumi ini. bahan baku keramik yang digunakan untuk produksi mempunyai banyak kendala yang mempengaruhi pada sifat akhir benda jadi dibandingkan dengan kelompok bahan lain misal logam atau polimer. dan Fledspars (K. Na) AlSi3O8. diikuti dengan sedimentasi. dan sebagainya. Al. K. Na. sulfida. muatan listrik dapat juga dihantarkan oleh ion-ion. alkali dll. membentuk formasi mineral tanah liat. Batu dengan proporsi SiO2 yang tinggi (dan biasanya mengandung alumina yang tingi – dimana merupakan komponen kedua terbesar di kerak Bumi. adalah contoh padatan ionik. Hal ini sangat menguntungkan untuk produksi bahan tahan api khususnya: kontaminasi silang dari batuan dasar dan asidik akan menyebabkan kehilangan ketahanan api yang signifikan. jadi bahan tersebut mengubah tekanan mekanis menjadi tegangan listrik. Zirkonia. Mg. Semua ketidak-sempurnaan pada bahan baku diperbanyak kedalam pembesaran ketidak-sempurnaan dalam produk yang disinter. secara harfiah bila terdapat kesalahan dalam satu tahap pemrosesan keramik maka akan mempengaruhi secara nyata hasil akhir keramiknya. Kristalisasi dari batuan beku dari perapian menjadikan formasi dari silikat dan mineral-mineral lain penting dalam pemrosesan keramik. Pada dasarnya. atau kelistrikan tekan.1% dari kerak bumi] dan/atau kalsia [5. halida. Tidak ada mineral-mineral yang digunakan dalam pemrosesan tradisional keramik dapat . silika SiO2. Hal ini dikarenakan tidak terdapat tahapan penghalusan lanjut untuk keramik. seperti halnya granit atau basal dimana kristal terbentuk dari magma (siapa tahu lumpur lapindo merupakan bahan baku keramik maju yang tersedia…). Struktur silikat meliputi sejumlah besar unsur-unsur dalam tabel periodik. yaitu secara signifikan menurunkan titik lebur yang mengkontaminasi bahan. hampir setengah unsur yang telah dikenali terjadi secara normal sebagai oksida. Sifat ini merupakan bagian bahan "canggih" yang sering digunakan sebagai sensor. berkenaan dengan keunggulan oksigen dalam kerak bumi. Istimewanya. penerapan gaya atau tekanan dipermukaannya akan menginduksi polarisasi dan akan terjadi medan listrik. Salah satu teknologi yang paling prominen adalah sel bahan bakar. Dalam bahan keramik. yang ditemui pada mikrofon. Bagaimanapun juga. dan beberapa industri kimiawi lain. Si. yang distabilkan dengan kalsia (CaO). dan sebaliknya: magnesia adalah tidak umum dalam batuan asidik.Bahan baku dasar untuk keramik tradisional termasuk lempung. Bahan piezoelektrik digunakan untuk tranduser. sebagian besar MgO dengan kemurnian tinggi (suatu bahan tahan api yang penting) sekarang ini disediakan dari air laut. seperti hidroksida. hal ini dipercaya dimana kerusakan dari beberapa silikat. oksida yang relatif besar di Bumi (62% berat dari kerak kontinental Bumi) adalah dasar dari klasifikasi ini.1 Serbuk Keramik Silikat Efek Domino pada Pemrosesan Keramik Sesuai dengan sifat alami keramik.7% dari kerak bumi]): didefinisikan sebagai dasar. dimana komposisi dapat menggambarkan kandungan dari oksida biner sederhana seperti silika. biasanya oksida kompleks seperti silikat. Sungguh. Efek domino ini menekankan ketergantungan dari sifat akhir produk keramik dalam karakteristik semua tahapan pemrosesan.2 Mineralogi Keramik Keramik secara tradisional berdasar pada mineral oksida. Alumina agak tidak umum dalam batuan dasar. “apa yang masuk – itulah yang keluar”. dari sensor zat kimia sampai generator daya listrik skala besar. karbonat. Ti. ZrO2. tidak seperti logam (peleburan – pembekuan – deformasi plastik). Kemampuan penghantaran ion didasarkan kemampuan keramik tertentu untuk memungkinkan anion oksigen bergerak. phospatat dll. sebagian besar mineral penting dalam keramik berasal dari transformasi batu beku dari perapian (igneous rock). atau mineral-mineral lain dimana dapat berubah menjadi oksida-oksida luluh. alumina. mengandung 16% berat) dikenal dengan nama asidik (acidic). dan secara umum dalam karakteristik bahan baku.

oksida besi. dolomit. abu soda. Beberapa keramik dapat berada dalam kedua bentuk tersebut. dimana akan secara efektif menghitamkan barang yang putih. rutil.33 Mg0. pigmen sirkonia.5)2 (OH)2 Ilit Al2-xMgxK-1-x-y(Si1. makalah ini yang baik haruslah mempunyai harapan-harapan yang tinggi. bijih krom. bentonit dimurnikan. Yaitu. a struktur yang kristalin. wolastonit.diperlakukan sebagai “komposisi tetap”. ubin. bauksit mentah. titania. b Kesimpulannya. sedang dalam material amorf mungkin keteraturan jarak pendeknya ada. batu api tembikar (potter’s flint). Salah satu kemungkinan klasifikasi dari bahan baku keramik berhubungan dengan teknik pemrosesan maju/unggul yaitu: Mineral mentah (crude minerals): tanah liat (gerabah. Sebagai contoh. ferit kalsinasi. dan alumina 35 % berat sampai 40% berat. Mineral Industri: bola lempung dimurnikan.3 Pemrosesan Mineral Teknik modern dan keramik unggul membutuhkan serbuk kemurnian tinggi dimana akan sangat menguntungkan dan mempunyai karakteristik tertentu (keuntungan dijabarkan dalam seluruh proses penggilingan (milling) dan klasifikasi prosedur serbuk keramik). Sebagai contoh. serpihan. Keseimbangan dipengaruhi oleh komponen yang mudah menguap (air dan organiks). organik) dengan menempatkan dan/atau pemisahan magnetik. sirkon. nepelin syenit. kaolin kalsinasi. feldspar. barium karbonat. titaniat kalsinasi. mereka tidak mempunyai komposisi yang diberikan oleh formula kimia. talek. Kaolin Georgia kualitas tinggi dikenal akan kemurniannya (rendah besi) dan sifat perapian putih bagus. namun pada jarak jauh keteraturannya tidak ada. silikon karbida (proses Acheson). sirkonia kalsinasi stabil. Secara umumnya. Mahasiswa juga dapat menimba pengatahuan dan sifat-sifat material keramik. misalnya SiO2. dan pengumpulan partikel-halus mineral murni (misal lempung) dengan pengambangan (floating). piropilit.5-yAl0. kianit mentah. kianit.33)(Si2O5)2(OH)2 Mika Al2K(Si1. Bola lempung pada umumnya lebih banyak mengandung bahan organik (menunjukkan “hilangnya” permulaan dalam diagram komposisional) dan lebih plastik. kandungan silika pada lepung Kaolin secara umum bervariasi pada 45% berat sampai 50% berat. bola. Dalam material kristalin terdapat keteraturan jarak dekat maupun jarak jauh. mahasiswa dituntut supaya bersifat mandiri untuk meningkatkan pengetahuan yang berguna dan membawa kemajuan kepada kehidupan sehari-hari. Jumlah ini dapat dibandingkan dengan formula kimiawi ideal dari mineral-mineral silikat terpilih berikut: Mineral Formula Kimia Ideal Kaolinit Al2(Si2O5)(OH)4 Halosit Al2(Si2O5)(OH)4 2H2O Piropillit Al2(Si2O5)2(OH)2 Monmorilonit (Al1. Operasi peremukan dan penggerindaan awal pada deposit mineral ditujukan membebaskan komponen yang tidak dikehendaki (ketidak-murnian. magnesia kalsinasi (dari air laut). bauksit. BAB III KESIMPULAN Makalah ini dapat meningkatkan pengetahuan tentang keramik. pasir kaca. salah satu pencemar yang paling tidak dikehendaki dalam kaolin adalah oksida besi. tergantung pada lokasi dan pemrosesan mineral. . magnesia fusi.5Al0. alumina fusi. pigmen sirkon kalsinasi. spodumen. Secara alami. dari 10% berat sampai 15% berat. keramik kristalin dan amorf (non kristalin). Dalam pembuatan makalah ini. (lihat gambar. dan banyak lagi yang lain Industri Kimia: alumina kalsinasi (dari proses Bayer). kaolin. lempung hasil proses mempunyai variasi yang lebar dalam komposisi dan ukuran partikel.67 Na0.5+YO5)2(OH)2 2. bentonit).

. Makalah ini telah mencapai aspek-aspek yang telah dikemukakan dan berpotensi untuk menjadi pengetahuan yang popular dikalangan masyarakat sekarang.mudah dimengerti dan supaya dapat diterima oleh para pembaca.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful