MAKALAH PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI INTERNET, E-Business, E-Commerce

Oleh: Diah Fitri Mawarni 10511604

UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER JURUSAN SISTEM INFORMASI TAHUN 2012

KATA PENGANTAR

Dengan mengucapkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT serta sholawat serta salam tercurahkan ke junjungan kita Nabi Muhammad SAW, sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas Pengantar Teknologi Informasi dengan judul Internet, E-Business dan E-Commerce. Penulisan makalah ini dapat terselesaikan berkat bantuan dari segala pihak yang membantu menyelesaikan makalah ini. Maka dari itu penulis mengucapkan terima kasih kepada : 1. Ibu Deasy Permatasary selaku dosen matakuliah Pengantar Ilmu Komputer 2. Rekan-rekan yang membantu mendorong serta memberikan informasi yang sangat diperlukan dalam penyusunan makalah ini hingga dapat terselesaikan. 3. Semua pihak yang telah ikut berpartisipasi serta telah memberikan semangat dalam membantu menyelesaikan makalah ini Penulis menyadari bahwa makalah ini masih banyak kesalahan dan kekurangan, maka dari itu penulis mengharapkan sumbangan pikiran, pendapat serta saran – saran yang berguna demi penyempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini dapat berguna dan bermanfaat bagi pembaca.

Terima Kasih, Bandung, 15 Maret 2012

BAB 1 PENDAHULUAN Berkembangannya jaman dan perkembangan teknologi yang begitu pesat sehingga kita dapat mengenal apa itu dunia internet yang membuat kehidupan ini membutuhkannya dan membuatnya menjadi ketergantungan dalam kelangsungan kehidupan kita. market place baru. Perkembangan Teknologi informasi internet telah memberikan dampak positif bagi masyarakat Indonesia. artikel. Hadirnya Internet telah menunjang efektifitas dan efisiensi operasional perusahaan. Dengan internet ini kita dapat memanfaatkannya sebagai media komunikasi dan sebagai media sharing data. serta sarana untuk mendapatkan berbagai informasi yang dibutuhkan oleh sebuah badan usaha dan bentuk badan usaha atau lembaga lainya. Internet telah memberikan kontribusi yang demikian besar bagi masyarakat. interaksi baru. interaksi bisnis. . Disadari betul bahwa perkembangan teknologi yang disebut internet. dan budaya. dan masih banyak lagi. telah mengubah pola interaksi masyarakat. perusahaan / industri maupun pemerintah. ekonomi. dan sebuah jaringan bisnis dunia yang tanpa batas. Teknologi informasi telah membuka mata dunia akan sebuah dunia baru.Tetapi disamping ada sisi positifnya juga tidak terlepas dari sisi negatif antara lain membuat manusia menjadi malas. terutama peranannya sebagai sarana komunikasi. publikasi.lowongan pekerjaan. Karena dengan internetlah kita dapat berhubungan dengan siapapun dengan mudahnya dan secara real time Internet adalah sekelompok server atau komputer yang saling terhubung dengan jaringan antar satu dengan yang lainnya menggunakan protokol komunikasi sehingga dapat saling berhubungan dan berbagi informasi. Dengan adanya Teknologi internet telah merubah gaya hidup masyarakat Indonesia yang primitif menuju masyarakat modern. sosial. dampak positif dari sebuah Teknologi internet di indonesia yaitu dapat memudahkan pencarian informasi. yaitu.

Bahkan layanan internetpun sudah mulai merambak kepelosok desa. yang juga akan menimbulkan dampak besar pada pelanggan dan bisnis. Electronic business (e-Business) dan e-Commerce adalah penggunaan teknologi elektronik terutama dalam bentuk teknologi informasi (TI) untuk melakukan segala proses bisnis. pendafataran masuk perguruan tinggi on-line. pendaftaran cpns on-line. itu semua juga berkat dari perkembangan teknologi internet di Indonesia. proses bisnis berbasis internet telah mengubah seluruh industri dan pasar. melayani pelanggan. Ketika kita memasuki era milenium baru. membangkitkan permintaan melalui kegiatan marketing.Jika kita mengambil contoh dalam kehidupan sehari-hari seperti e-business. penjualan online (e-commerce). berkolaborasi dengan rekan bisnis dan kegiatan transaksi bisnis secara online . jasa dan informasi. Hampir sebagian besar aktifitas masyarakat di Indonesia sudah mulai menggunakan teknologi internet. termasuk didalamnya adalah jual beli atau pertukaran produk.contoh saja sekarang warnet mulai bermunculan di setiap kota di Indonesia.

email. diskusi (Usenet News. Protokol standar pada internet dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). penanganan kesalahan (error handling). 2. FTP).2 Sejarah Internet Cikal bakal jaringan Internet yang kita kenal saat ini pertama kali dikembangkan tahun 1969 oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat dengan nama ARPAnet (US Defense Advanced Research Projects Agency). Jaringan yang membentuk internet bekerja berdasarkan suatu set protokol standar yang digunakan untuk menghubungkan jaringan komputer dan mengalamati lalu lintas dalam jaringan. remote login dan lalu lintas file (Telnet.1. Internet menyediakan akses untuk layanan telekomnunikasi dan sumber daya informasi untuk jutaan pemakainya yang tersebar di seluruh dunia. Protokol ini memiliki kemampuan untuk bekerja diatas segala jenis komputer.BAB 2 ISI 2. tanpa terpengaruh oleh perbedaan perangkat keras maupun sistem operasi yang digunakan. Gopher). Internet juga memiliki gateway ke jaringan dan layanan yang berbasis protokol lainnya. komersial. Sebuah sistem komputer yang terhubung secara langsung ke jaringan memiliki nama domain dan alamat IP (Internet Protocol) dalam bentuk numerik dengan format tertentu sebagai pengenal. chat). dan aneka layanan lainnya. Protokol ini mengatur format data yang diijinkan. ARPAnet dibangun dengan sasaran untuk membuat suatu jaringan komputer yang tersebar untuk menghindari pemusatan informasi .1. dan standar komunikasi lainnya.1 INTERNET 2. lalu lintas pesan. maupun perorangan. sumber daya informasi yang terdistribusi (World Wide Web. Layanan internet meliputi komunikasi langsung (email. pemerintahan. organisasi. milis).1 Pengertian Internet Internet (Inter-Network) merupakan sekumpulan jaringan komputer yang menghubungkan situs akademik.

Di tahun 1986 lahir National Science Foundation Network (NSFNET). Di awal 1980-an. Berkutnya. meliputi remote access. yang menghubungkan para periset di seluruh negeri dengan 5 buah pusat super komputer. Layanan berbasis grafis seperti World Wide Web (WWW) saat itu masih belum ada. Namun . University of California at Santa Barbara. dan Stanford Research Institute. Dengan cara ini diharapkan apabila satu bagian dari jaringan terputus. berbagai jaringan internasional didirikan dan dihubungkan ke NSFNET. Kanada dan Jepang segera bergabung kedalam jaringan ini. Kemajuan berarti dicapai pada tahun 1990 ketika World Wide Web mulai dikembangkan oleh CERN (Laboratorium Fisika Partikel di Swiss) berdasarkan proposal yang dibuat oleh Tim Berners-Lee. negaranegara Skandinavia. internet hanya menawarkan layanan berbasis teks. Ini disusul dengan dibukanya layanan Usenet dan Bitnet yang memungkinkan internet diakses melalui sarana komputer pribadi (PC). Yang ada hanyalah layanan yang disebut Gopher yang dalam beberapa hal mirip seperti web yang kita kenal saat ini. Inggris. Pada awalnya. protokol standar TCP/IP mulai diperkenalkan pada tahun 1982. email/messaging. University of Utah. masing-masing UCLA. yaitu ARPANET dan Milnet (sebuah jaringan militer). tapi lama-kelamaan disebut sebagai Internet saja. Australia. Jaringan ini kemudian berkembang untuk menghubungkan berbagai jaringan akademis lainnya yang terdiri atas universitas dan konsorsium-konsorsium riset. akan tetapi keduanya mempunyai hubungan sehingga komunikasi antar jaringan tetap dapat dilakukan. internet mulai digunakan untuk kepentingan akademis dengan menghubungkan beberapa perguruan tinggi. disusul dengan penggunaan sistem DNS (Domain Name Service) pada 1984. jerman.di satu titik yang dipandang rawan untuk dihancurkan apabila terjadi peperangan. Sesudahnya. Pada saat NSFNET dibangun. Perancis. kecuali sistem kerjanya yang masih berbasis teks. ARPANET terpecah menjadi dua jaringan. maka jalur yang melalui jaringan tersebut dapat secara otomatis dipindahkan ke saluran lainnya. maupun diskusi melalui newsgroup (Usenet). NSFNET kemudian mulai menggantikan ARPANET sebagai jaringan riset utama di Amerika hingga pada bulan Maret 1990 ARPANET secara resmi dibubarkan. Pada mulanya jaringan interkoneksi ini disebut DARPA Internet.

Viola diluncurkan oleh Pei Wei dan didistribusikan bersama CERN WWW. Media yang umum digunakan adalah melalui saluran telepon (dikenal sebagai PPP. beberapa perguruan tinggi seperti Universitas Indonesia telah terlebih dahulu tersambung dengan jaringan internet melalui gateway yang menghubungkan universitas dengan network di luar negeri. 2. Penggunaan internet secara komersial dimulai pada 1994 dipelopori oleh perusahaan Pizza Hut. tidak secanggih browser modern yang kita gunakan saat ini. dan Prodigy mulai memberikan layanan akses ke Internet bagi masyarakat umum. Sebelumnya. WWW browser yang pertama baru lahir dua tahun kemudian. Saluran telepon via modem bukan satu-satunya cara untuk tersambung ke layanan internet. komputer si pengguna sudah siap digunakan untuk mengakses jaringan internet. Sementara itu. Tentu saja web browser yang pertama ini masih sangat sederhana. Gedung Putih (White House) mulai online di Internet dan pemerintah Amerika Serikat meloloskan National Information Infrastructure Act. Begitu tersambung ke server ISP. kita di Indonesia baru bisa menikmati layanan Internet komersial pada sekitar tahun 1994. America Online. Compuserve. dan Internet Banking pertama kali diaplikasikan oleh First Virtual.1. Point to Point Protocol). Pengguna memanfaatkan komputer yang dilengkapi dengan modem (modultor and demodulator) untuk melakukan dialup ke server milik ISP. Sambungan juga dapat dilakukan melalui saluran dedicated line seperti ISDN . pengguna harus menggunakan layanan khsus yang disebut ISP (Internet Service Provider). tepatnya pada tahun 1992 dengan nama Viola. Pelanggan akan dibebani biaya pulsa telepon plus layanan ISP yang jumlahnya bervariasi tergantung lamanya koneksi.3 Tersambung ke Internet Untuk tersambung ke jaringan internet. Setahun kemudian.demikian. Terobosan berarti lainnya terjadi pada 1993 ketika InterNIC didirikan untuk menjalankan layanan pendaftaran domain. Bersamaan dengan itu.

Dibandingkan dengan protokol WAP. teknologi ini sedang diuji cobakan oleh PLN di Jakarta.2.(Integrated System Digital Network) dan ADSL (Asymetric Digital Subscriber Line). alternatifalterantif ini terhitung cukup mahal untuk ukuran pelanggan perorangan. termasuk aplikasi grafis dan multimedia. juga dikembangkan GPRS (General Packet Radio Service) sebagai salah satu standar komunikasi wireless. WAP bekerja dalam modus teks dengan kecepatan sekitar 9. penjualan dan jasa.1 Pengertian E-Business E-Business merupakan kegiatan berbisnis di Internet yang tidak saja meliputi pembelian. . WAP merupakan hasil kerjasama antar industri untuk membuat sebuah standar yang terbuka (open standard) yang berbasis pada standar Internet.6 kbps. tapi juga meliputi pelayanan pelanggan dan kerja sama dengan rekan bisnis (baik individual maupun instansi). maupun lewat saluran TV kabel yang saat ini sedang marak.2 E-BUSINESS 2. maupun via satelit melalui VSAT (Very Small Aperture Terminal). Untuk ini digunakan protokol WAP (Wireless Aplication Protocol). sementara di negara-negara maju konon sudah mulai dimasyarakatkan. Selain WAP. Sayangnya. Belakangan. internet juga dikembangkan untuk aplikasi wireless (tanpa kabel) dengan memanfaatkan telepon seluler. GPRS memiliki kelebihan dalam kecepatannya yang dapat mencapai 115 kbps dan adanya dukungan aplikasi yang lebih luas. 2. dan beberapa protokol yang sudah dioptimasi untuk lingkungan wireless. Diantara alternatif yang tersedia adalah melalui gelombang radio (radio modem). saluran-saluran alternatif untuk akses internet yang lebih terjangkau masih terus dikembangkan. Dewasa ini. Di Indonesia. Alternatif lain yang saat ini sedang dikaji adalah dengan menumpangkan aliran data pada saluran kabel listrik PLN.

prosedur. dan sistem governance (seperti kebijakan. accounting. seluruh perusahaan tanpa perduli ukuran dan jenisnya – dapat menerapkan konsep e-Business.Bussines : Fungsi dari e-business yaitu untuk mensupport bagian dari marketing. Transaction processing 3.2. dan human resource management.2. Inquiry processing (Proses pemerikasan) Business yang dilakukan secara simultan dengan program manajemen perubahan (change management). dan kerjasama kondusif dengan berbagai mitra bisnis (vendor. dan infrastruktur). dukungan finansial yang memadai. seperti: sumber daya manusia dengan kompetensi dan keahlian yang dibutuhkan. teknologi yang akan men-drive perangkat keras dan infrastruktur. lembaga keuangan. Sebagian besar dari sumber daya tersebut merupakan komponen utama dari sebuah konsep e-Business. database. pemasok.2 Fungsi E. Database maintenance (organization’s databases) 4. Document and report generation 5. data/informasi yang akan men-drive database. job description. Proses transaksi online memegang peranan yang sangat penting pada e-business. produksi. dan stakeholders (mereka yang berkepentingan) yang akan men-drive sumber daya manusia (user dan pengembang sistem e-Business). keberadaan fasilitas teknologi informasi terkait (aplikasi. finance. yaitu: proses bisnis yang akan men-drive aplikasi. “Kemampuan” berarti perusahaan memiliki sumber daya yang cukup untuk mewujudkan “kemauan” tersebut. Yang termasuk proses transaksi online adalah 1. Hal ini disebabkan karena dalam proses penciptaan . komputer. dan lain sebagainya). Data entry 2. internet. dan lain-lain). Pada prinsipnya.

maka bagaimana informasi tersebut diciptakan dan didistribusikan merupakan hal yang krusial untuk dikelola perusahaan.produk maupun jasanya. mitra bisnis. Karena berbagai fungsi dan proses bisnis membutuhkan data/informasi. “Marketspace” adalah arena di dunia maya (internet). atau perusahaan skala menengah di Jepara yang berhasil menggunakan situs untuk mempromosikan dan melakukan transaksi jual beli furniture ke negara-negara Eropa. atau bertemunya calon pembeli dan calon penjual berbagai barang dengan menggunakan metode lelang (auction) di internet. Mekanisme yang terjadi di marketspace pada hakekatnya merupakan pengejawantahan dari konsep “pasar bebas” dan “pasar terbuka”. setiap perusahaan pasti membutuhkan sumber daya informasi. customer. vendor. dalam arti kata siapa saja terbuka untuk masuk ke arena tersebut dan bebas melakukan berbagai inisiatif bisnis yang mengarah pada transaksi pertukaran barang atau jasa. Contohnya di Indonesia adalah bertemunya calon pembeli dan calon penjual saham di bursa virtual (misalnya melalui aplikasi remote trading) sehingga yang bersangkutan tidak perlu harus bertemu dan bertatap muka di lantai bursa. Contohnya adalah sebuah perusahaan skala kecil di Legian (Bali) yang memanfaatkan teknologi internet untuk menjual (mengekspor) ribuan layangan ke Australia pada saat musim panas. Jika penggunaan database dan homepage tersebut mengarah pada usaha-usaha agar terjadi inisiatif pertukaran barang atau jasa secara langsung maupun tidak langsung. Salah satu fitur dari konsep e-Business adalah menawarkan caracara penciptaan. tempat bertemunya calon penjual dan calon pembeli secara bebas seperti layaknya pasar di dunia nyata (marketplace). Sementara sejumlah praktisi manajemen menganggap bahwa sebuah perusahaan telah benar-benar menerapkan konsep e-Business jika sebagian besar proses bisnis dan sumber daya . Beberapa pakar e-Business menyebut fenomena dipergunakannya homepage dan database statis pada tahap awal pengembangan awal e-Business ini dengan istilah “brochureware”. dan pendistribusian informasi yang efisien dan efektif di dalam sebuah perusahaan maupun antara perusahaan dengan stakeholdernya (supplier. pengolahan. maka dapat dikatakan bahwa perusahaan tersebut berada dalam tahap awal pengembangan e-Business. dan pihak lain yang berkepentingan). penyimpanan.

Produk berbasis content. Yang tidak bisa online hanya proses produksi barang-barang fisik dan teknis pengirimannya. dan segment yang baru dalam rangka mendapatkan pelanggan baru. Untuk membangun e business yang utama harus kita buat yaitu membenahi terlebih dahulu system pengelolaan sumber daya perusahaan secara terpadu. Banyaknya peminat terhadap e business didorong oleh kepercayaan bahwa hal tersebut akan membuka kesempatan menjadi sumber pendapatan baru baik bagi bisnis yang sudah berjalan maupun yang baru memulai. dan melakukan kerjasama kondusif dengan mitra bisnis. Kesempatan untuk penambahan pendapatan dari pemanfaatan e business dimulai dari peningkatan akses ke pelanggan dengan jalan menjual produk atau layanannya kepada jumlah pelanggan yang lebih banyak. Berusaha untuk mencari cara penjualan yang baru. membentuk struktur organisasi yang fleksibel dan adaptif terhadap perubahan. Para pihak yang terkait hanya membutuhkan web service sebagai perantara dan kesepakatan kerja sama antara pemasok dan pihak pengelola.informasinya telah secara signifikan (dan mayoritas) dikelola dengan menggunakan beragam teknologi informasi (terutama internet). Customer Relationship Management (CRM) dan Data Mining Systems memudahkan perusahaan menentukan target pelanggan tidak hanya dari sekelompok pelanggan yang mempunyai pola konsumsi yang sama sampai ke pola per individu pelanggan. menentukan arah investasi teknologi untuk menjawab kebutuhan jangka panjang. . daerah penjualan yang baru. Begitu pula dengan kesepakatan dengan costumer dan juga bank. Cara penjualan baru disini dimaksudkan cara penjualan online yang berbagai macam bentuk. Peningkatan penjualan ke pelanggan yang ada yaitu dengan adanya hubungan elektronik antara pelanggan dengan perusahaan. E business tidak memerlukan kantor yang formal sebab hanya akan tampil di internet sebagai sebuah situs web. perusahaan dapat meraih penjualan tambahan dari basis pelanggan yang sudah ada. membuat perencanaan investasi teknologi secara mendetail dan komprehensif.

2. Menurunkan biaya operasional (operating cost). 3. pemasok barang. yaitu : 1. Meningkatkan value chain (mata rantai pendapatan) Negative E-Business yaitu: 1. Menentukan arah investasi teknologi untuk menjawab kebutuhan jangka panjang.2. 2. 4. Membenahi terlebih dahulu sistem pengelolaan sumber daya perusahaan secara terpadu. .3 Kiat-Kiat dalam e-Business Ada beberapa kiat – kiat dalam e-bussines diantaranya. Pencurian informasi rahasia yang berharga. 3. Membentuk struktur organisasi yang fleksibel dan adaptif terhadap perubahan.4 Positive & Negative E-Business Positive E-Business yaitu: 1. Melakukan kerjasama kondusif dengan berbagai mitra bisnis (vendor. Gangguan yang timbul bisa menyingkap semua informasi rahasia tersebut kepada pihak-pihak yang tidak berhak dan dapat mengakibatkan kerugian yang besar bagi si korban. Membuat perencanaan investasi teknologi secara mendetail dan komprehensif. Melebarkan jangkauan (global reach). 7. Kesalahan ini bersifat kesalahan non-teknis seperti aliran listrik tiba-tiba padam atau jaringan yang tidak berfungsi. Meningkatkan customer loyality. 4. 5. 2. dan lain sebagainya). Dapat meningkatkan market exposure (pangsa pasar). 6. Revenue Stream (aliran pendapatan) baru yang mungkin lebih menjanjikan dan tidak bisa ditemui di sistem transaksi tradisional. 2.2. lembaga keuangan. Memperpendek waktu produksi. Kehilangan kesempatan bisnis karena gangguan pelayanan. 5.2.

Disebabkan oleh gangguan yang dilakukan dengan sengaja. 5. Tidak profesionalnya vendor teknologi informasi yang menjadi mitra bisnis 4. Kehilangan kepercayaan dari para konsumen. Buruknya infrastruktur komunikasi 5. dan kesalahan faktor manusia atau kesalahan sistem elektronik.2. Tidak selarasnya strategi TI dengan strategi perusahaan. 4. 2. 2.2. Ini karena berbagai macam faktor seperti usaha yang dilakukan dengan sengaja oleh pihak lain yang berusaha menjatuhkan reputasi perusahaan tersebut. Tidak ada komitmen yang utuh dari manajemen puncak. . 2. Belum adanya peraturan yang mendukung dan melindungi pihak-pihak yang bertransaksi (cyberlaw). Misalkan pembobolan sebuah sistem perbankan oleh hacker. kemudian memindahkan sejumlah rekening orang lain ke rekeningnya sendiri.3. Adanya masalah keamanan dalam bertransaksi 7. Kurangnya dukungan financial 8. Penerapan e-business tidak diikuti proses change management 3. Kerugian yang tidak terduga.6 Pendukung Keputusan e-Business 1. ketidakjujuran. perusahaan memerlukan system informasi yang dapat mendukung bermacam-macam informasi dan membuat keputusan yang diperlukan oleh manajer dan seorang profesional bisnis. Penggunaan akses ke sumber oleh pihak yang tidak berhak. praktek bisnis yang tidak benar.5 Faktor-Faktor Penyebab Kegagalan E-Business Faktor-Faktor penyebab kegagalan E-Business yaitu: 1. 6. Pendukung Keputusan Dalam e-Business Untuk dapat sukses dalam E-Business dan E-Commerce.

merinci kebijakan. ketegangan mata.komite eksekutif yang mengembangkan sasaran keseluruhan. strategi. ekonomi. dan keamanan dari semua proses dan sumber daya E-Business. dan lingkungan persaingan. kebijakan. · Tactical Management. dan setiap kematian yang diakibatkan oleh computer. Mengembangkan rencana jangka pendek seperti jadwal produksi mingguan. dan tujuan bisnis bagi subunitnya. · Operational Management. penjadwalan. radiasi. Security Management of E-Business Tujuan dari security management adalah kekuratan. Penitikberatan penggunaan computer adalah pelaporan health problems seperti job stress. Management Information Systems (MIS) pada dasarnya merupakan type dari management Support Systems. Mengalokasikan sumber daya dan memonitor kinerja subunitnya. System informasi manajemen menghasilkan produk infomasi yang mendukung kebutuhan pengambilan keputusan day-by-day management. Output Sistem Informasi manajemen berupa reports. Para menajer yang mengembangkan rencana jangka pendek dan menengah. Penggunaan teknologi informasi dalam tempat kerja akan mengangkat berbagai macam health issues. Dewan direksi. prosedur. . dan tujuan sebagai bagian dari proses perencanaan stratejik. Mereka juga melakukan monitor terhadap kinerja stratejik perusahaan dan keseluruhan arah politik. integritas. Employment Challenges pengaruh yang kuat dari teknologi informasi dalam pekerjaan adalah perhatian ethical yang utama dan menceritakan secara langsung kepada pengguna computer untuk mencapai keotomatisan dalam aktivitas kerja.Level of managerial decision making yang harus ddidukung oleh teknologi informasi adalah : · Strategic Management. anggaran. Mengatur penggunaan sumber daya dan kinerja tugas sesuai dengan prosedur dan anggaran. Metode lainnya untuk mengontrol dan mengamankan internet dan jaringan lainnya adalah mengunakan fire wall komputer dan software. kerusakan tangan dan urat leher. dan displays.

Mengumumkan pengalaman kesuksesan suatu organisasi merupakan perluasan dan arti dari managerial and end user involvement adalah bahan kunci dari kualitas performance system unformasi. Mengatur pengembangan aplikasi E-Business dan penelitian dan? implementasi dari teknologi informasi yang baru. Pendekatan managerial ini memiliki tiga komponen utama. dan partner bisnis dalam hubungan bisnis tertutup yang mempromosikan komunikasi. unit bisnis. Enterprise Management Of e-Business Technology Sekarang banyak eksekutif bisnis melihat teknologi informasi sebagai pemberi kesempatan untuk E-Commerce. Manfaat dari teknologi informasi tidak dapat terjadi di beberapa kasus dokumentasi. intranet. · Mengatur proses IT. seperti mereka mengejar untuk menjadi tangkas. Mengatur teknologi informasi bukan merupakan tugas yang mudah. Application development management meliputi mengatur aktivitas seperti analisis dan design sistem. dan untuk menagtur fungsional silang dan interorganisasi proses E-Business dari unit bisnis mereka. dan pembuat keputusan yang diperlukan dalam pasar global. tim. kepastian .? professional. application programming.2. Internet. Perusahaan E-Business adalah reengineering atau E-engineering peraturan dan struktur organisasi mereka. dan web merupakan interconnecting individual. project management. customer-focused. kolaborasi. dan subunit dalam perusahaan organisasi IT dan fungsi IS. sebaik proses bisnis mereka. Ilustrasi diatas merupakan pendekatan popular untuk mengaturteknologi informasi dan internetworked E-business enterprise. extranet. prototyping. value-driven enterprises. Teknologi informasi merupakan kekuatan utama untuk partisipasi dan pemberi kesempatan untuk pergantian organisasi dan manajerial. Fungsi sistem informasi mempunyai masalah performance di berbagai organisasi. yaitu : · · Mengatur pengembangan implementasi dari strategi E-Business dan IT.

Layanan bank pun jadi terbatas pada orang-orang di daerah tertentu saja. 2. Security dalam e-business Security Beberapa metode pengamanan data dalam transaksi E-Commerce dan E-Bussines : Kriptografi Public Key : merupakan sistem asimetris (tidak simetris) menggunakan beberapa key untuk pengenkripsian yaitu public key untuk enkripsi data dan private key untuk dekripsi data. natural. namun pasti) merupakan cara yang nampaknya paling banyak dipilih oleh perusahaanperusahaan di negara berkembang yang ingin menerapkan konsep e-business . Jadi beberapa perusahaan menanggapi dengan creating user services. Dengan berbasiskan internet.2. dan internet.7 Manfaat e-Business Tujuan implementasi e-Business adalah untuk mendukung efisiensi dan integritas pengelolaan data Sumber Daya Manusia. Supply Chain Management / Logistic Management. Empat Tahap Evolusi e-Business Jalan evolusi (perubahan secara perlahan. atau client service. Keuangan. Selain itu juga berfungsi sebagai sarana komunikasi & informasi bagi publik dan stakeholder lainnya. 2. dan jaringan lainnyauntuk mengembangkan dan menggunakan teknologi informasi untuk aktivitas kerja mereka. Tim dan kelompok kerja dari professional bisnis menggunakan PC workstations. 3. sistem ini dapat diakses dimana saja sesuai dengan hak akses yang telah ditentukan. Terutama ketika nasabah membutuhkan uang tunai saat ia sedang berada di wilayah lain. Manfaat implementasi e-Business adalah : 1. intranet. dan pemeliharaan sistem untuk semua proyek pengembangan E-Business / IT. Nasabah bank hanya bisa menyetor dan mengambil uangnya di cabang tempat ia membuka rekening. paket software. Pentingnya e-business untuk Bank Bayangkan jika cabang-cabang bank tidak terhubung on line seperti sekarang ini.kualitas. Public key disebarkan ke seluruh dunia sementara private key tetap disimpan. fungsi untuk mendukung dan mengatur end-user dan kelompok kerja.

dalam arti kata tidak diintegrasikan dengan perangkat lunak aplikasi lainnya yang ada di perusahaan. Karena sifatnya yang lebih sekedar menyebarkan informasi sehubungan dengan aktivitas terkait di dalam sebuah unit perusahaan. atau sebuah situs yang berisi berita-berita mutakhir di bidang tertentu yang berkaitan dengan tugas sebuah unit perusahaan. Katakanlah dengan adanya website profil perusahaan. maka tidak perlu lagi dilakukan pencetakan dokumen dalam beribu-ribu eksemplar karena para pelanggan dan mitra bisnis dapat melihatnya melalui internet. dan lain sebagainya. Automate. Berhasil tidaknya proyek e-business tersebut juga masih berdasarkan pada analisa atau kajian efisiensi yang dicapai. Keempat tahapan tersebut masing-masing diberi istilah sebagai: Inform.karena prinsip kehati-hatian yang mereka miliki. dan lain-lain. a) Tahap Inform Pada tahap awal ini. maka biasanya aplikasi-aplikasi tersebut bersifat mandiri dan bebas. Memulai e-business dengan melakukan cara-cara seperti yang dijelaskan di atas merupakan . atau dengan dikembangkannya document management maka akan cukup signifikan memangkas biaya overhead kantor. Ada empat tahapan evolusi yang dapat dijadikan pegangan atau panduan bagi perusahaan yang ingin melakukan hal tersebut. dan Reinvent. yang biasanya terjadi adalah adanya unit-unit kecil di dalam perusahaan yang mulai mencoba membangun program-program kecil (software) berbasis internet. Berbagai proyek kecil ini biasanya bersifat jangka pendek dan tidak membutuhkan biaya besar. Integrate. Contohnya adalah pengembangan homepage yang menampilkan profil organisasi di internet. Hal utama yang harus dilakukan sehubungan dengan hal ini adalah mempelajari bagaimana sebaiknya langkah-langkah pengembangan tersebut harus dilakukan. Biasanya hal-hal kecil ini berasal dari ide salah satu atau sekelompok orang di unit organisasi terkait karena yang bersangkutan memiliki pemahaman dan pengalaman di bidang internet. atau dengan adanya email maka biaya pengiriman dokumen dan kurir dapat ditekan. atau membangun website yang isinya adalah produk-produk dan jasa-jasa yang ditawarkan perusahaan kepada pelanggannya.

tetapi dengan adanya aplikasi e-business hal-hal baru dapat dilakukan oleh perusahaan. Misalnya adalah sistem pemesanan produk atau jasa melalui website. dan lain sebagainya. yaitu sebuah hal yang pada awalnya sangat sulit untuk dilakukan. b) Tahap Automate Tahap berikutnya adalah mencoba untuk mengintegrasikan beberapa unit di dalam perusahaan yang masing-masing telah mengimplementasikan konsep kecil e-business. setiap unit memasukkan rencana anggarannya ke dalam sebuah aplikasi dan bagian keuangan secara otomatis menerima konsolidasi anggaran dari seluruh unit yang ada di perusahaan. Tidak jarang pula kerap dikembangkan berbagai aplikasi yang melibatkan pelanggan (customers) dalam prosesnya. Walaupun manfaat yang diperoleh tidak begitu signifikan. Melalui aplikasi atau modul situs yang lebih dinamis (berbasis database).mekanisme yang cukup aman dan memiliki resiko kegagalan yang rendah. Keseluruhan rangkaian proses ini secara otomatis dibantu alurnya oleh aplikasi e-business. pada integrate tujuan utama perusahaan adalah meningkatkan dan mengembangkan kinerja perusahaannya secara signifikan. Contohnya adalah proses pengajuan anggaran dari masing-masing unit ke divisi keuangan. tetapi value terbesar yang diperoleh adalah mulai memperkenalkan (sosialisasi) konsep e-business yang paling sederhana kepada segenap karyawan perusahaan. atau aplikasi pelayanan purna jual (CRM). c) Tahap Integrate Tahap selanjutnya dari pengembangan aplikasi e-business adalah mengintegrasikan proses bisnis perusahaan dengan perusahaan atau entiti-entiti lain yang ada di luar perusahaan. Contoh lainnya adalah di bagian pengadaan atau logistik yang secara otomatis melalui sebuah aplikasi database menerima pesanan pembelian barang dari berbagai unit yang ada di perusahaan. Value yang dituju pada tahapan ini adalah efektivitas. Level integritas proses bisnis antara perusahaan dengan pihak luar . Bedanya dengan automate yang lebih menekankan pada target efektivitas. Yang menjadi dasar penggabungan modul-modul ini biasanya adalah sebuah rangkaian proses yang saling berhubungan.

dimana karena semakin . terutama yang berkaitan dengan cara mereka melihat bisnis yang ada. d) Tahap Reinvent Tahap terakhir di dalam evolusi dapat secara efektif diimplementasikan jika ada perubahan paradigma mendasar dari manajemen perusahaan. Kata kunci di dalam tahap ini adalah “business transformation” dan “industry convergence”.pada tahapan ini sangat tinggi. Contoh yang kerap dipakai untuk mengilustrasikan tahap ini adalah aplikasi “package delivery tracking” yang dimiliki Federal Express maupun DHL yang memungkinkan pelanggan melalui komputernya (internet) melacak status pengiriman paketnya (yang bersangkutan dapat mengetahui posisi terkini dari paket yang dimaksud). atau perusahaan penjual buku-buku asing yang berubah menjadi perusahaan penterjemah bahasa-bahasa asing. Lihatlah bagaimana perusahaan retail dan distribusi merubah total bisnisnya menjadi penyedia jasa informasi (portal) sehubungan dengan consumer products yang ditawarkan. Value terbesar yang diperoleh perusahaan di sini adalah meningkatnya keunggulan kompetitif (hal yang membedakan perusahaan dengan para pesaingnya). Contoh lain adalah aplikasi e-business yang diterapkan di industri penerbangan dimana perusahaan dapat mengetahui secara persis lokasi terkini dari seluruh awak pesawatnya baik yang sedang terbang maupun istirahat. bahkan tidak jarang dibutuhkan suatu manajemen integrasi proses bisnis yang online dan real-time. atau perusahaan pembuat perangkat lunak aplikasi internet yang meredifinisikan ulang usahanya menjadi perusahaan outsourcing di bidang Customer Relationship Management. dan lain sebagainya. Proses pemesanan tiket bioskop atau pertandingan olah raga melalui internet yang memungkinkan seorang pelanggan untuk memilih spesifik bangku yang diinginkan juga merupakan salah satu implementasi dari ebusiness pada tahapan ini. Tahap ini dinamakan sebagai “reinvent” karena perusahaan yang telah memiliki pengalaman sukses menerapkan konsep e-business pada tiga tahap sebelumnya ditantang untuk mendefinisikan ulang mekanisme dan model bisnisnya dengan berpedoman pada peluang-peluang usaha baru yang ditawarkan oleh ebusiness.

1 Definisi e-Commerce E-commerce merupakan transaksi perdagangan yang dilakukan lewat internet. jasa. c.3 Katagori E-Commerce a. menjual produk fisik melalui agen penyalur fisik. perusahaan dapat menawarkan berbagai jenis produk atau jasa yang belum pernah terfikirkan sebelumnya. 2. produk (jasa) yang dijual. Penjualan tahun 2000 US$ 50 milyar 3. Perusahaan Virtual (pure-play) semua aktivitas bisnis dilakukan online d. tetapi aktivitas bisnis utama dilakukan di dunia fisik e.3 E-Commerce 2. Partial EC tergantung dari derajat digitasi (transformasi dari fisik ke digital): 1.2 Pertumbuhan E-Commerce 1. Pure vs. E-commerce melibatkan individu dan organisasi yang tidak dibatasi oleh batas teritorial negara. proses bisnis. yang pada akhirnya dapat merubah bisnis inti yang sedang digelutinya.3. Penjualan tahun 2004 US$ 200 milyar 4. atau informasi . Dimulai sejak 1994 2.3. Hanya 10% dari perusahaan e-commerce sejak tahun 1994 yang bertahan hingga sekarang. 2. uang. Pasar elektronik (e-marketplace) pasar online dimana pembeli dan penjual bertemu untuk bertukar produk. agen penyalur (dengan digital intermediary) b.kaburnya batas-batas segmen industri yang ada.3. dan 3. Perusahaan Brick & Mortar yaitu perusahaan model “ekonomi lama” yang melakukan sebagian besar aktivitas bisnisnya secara manual (off-line). 2. 2. Perusahaan Click & Mortar melakukan aktivitas EC.

seperti protokol Internet. Internet berkembang menjadi saluran distribusi global utama untuk produk.4 Dimensi E-Commerce 2. business-to-consumer (B2C) : transaksi online terjadi antara perusahaan dengan konsumen individual b. Dampaknya juga terjadi pada masyarakat dan politik. segmentasi pasar. 2. c. produk dan jasa serta aliran distribusinya.6 Struktur dan Klasifikasi e-Commerce 1.2. lapangan pekerjaan dan pasar tenaga kerja 3. 2. biasanya B2C b. jasa. business-to-business (B2B): perusahaan melakukan transaksi online dengan perusahaan lain. Intranet: jaringan milik perusahaan atau organisasi yang menggunakan teknologi Internet. dsb.5 Konsep dan Struktur E-Commerce 1. lapangan pekerjaan bidang manajerial dan profesional 2. e-tailing: ritel online. Internet: jaringan global b. Infrastrukturnya a. browser Web. nilai bagi konsumen.3. struktur pasar dan industri. dan perspektif kita terhadap dunia dan diri kita didalamnya.3. Extranet: jaringan melalui Internet yang menghubungkan beberapa intranet .3. Dampaknya mengubah perekonomian. Dua tipe umum e-commerce: a. perilaku konsumen.

Harga lebih murah 4. Kesempatan berpartisipasi 7. Ketersediaan informasi 6.7 Manfaat E-Commerce Manfaat bagi perusahaan: 1. Kustomisasi 6. Biaya komunikasi/koordinasi lebih rendah 10. Model bisnis baru 7. Memungkinkan telecommuting 2. Personalisasi.nyampaian segera 5.3. Penambahan jam buka: 24/7/365 5. Meningkatkan hubungan dengan konsumen 12. Informasi yang up-to-date 13. Spesialisasi vendor 8. Tidak harus membayar pajak/biaya usaha fisik Manfaat bagi konsumen : 1. Lebih banyak pilihan produk dan jasa 3. Jangkauan global 2. Perbaikan rantai pasokan 4. sesuai selera 9. Tidak dikenai pajak penjualan Manfaat bagi masyarakat : 1. Kecepatan time-to-market 9. Pengurangan biaya operasi 3. Pengiriman/pe. “Dimana saja – kapan saja” 2.2. Wahana komunitas elektronik 8. Peningkatan kualitas hidup . Efisiensi pengadaan 11.

Kepercayaan dan resiko 3. Masalah organisasi 8. Otentikasi user dan belum tersedianya public key infrastructure 7. Penipuan 9. Model bisnis 5.8 Tantangan E-commerce 1. Akses Internet yang lambat 10. Kemudahan mendapatkan layanan umum 2. Permasalahan hukum/legalitas . Keamanan 2. Dapat menolong masyarakat yang kurang mampu 4. SDM 4. Budaya 6.3.3.

com/makalah.Reference: http://www.commerce.com/judul-skripsi-tugas-makalah/e-commerce/membangun-e-business-diera-modern .net/ http://babikenthos.pdf http://one.indoskripsi.awardspace.