P. 1
Makalah Bahasa Gaul Dan Bahasa Indonesia Baku

Makalah Bahasa Gaul Dan Bahasa Indonesia Baku

|Views: 2,607|Likes:
Published by Muhammad Rahmansyah

More info:

Published by: Muhammad Rahmansyah on May 06, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/01/2014

pdf

text

original

Makalah Bahasa Gaul Dan Bahasa Indonesia Baku

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Bahasa adalah sebuah sistem yang berhubungan satu sama lain, yang tersusun dari simbol lisan yang bersifat arbitrer yang dipakai oleh sekelompok masyakat bahasa digunakan untuk alat komunikasi dan berinteraksi antar sesamanya. Mengungkapkan ide pendapat serta semua hal yang yang mereka butuhkan untuk sebuah interaksi yang nyaman. Sebagai isyarat yang digunakan untuk sebuah komunikasi, bahasa memang sangat beragam yang membedakan atara wilayah satu dengan yang lainnya. Di negara satu dengan Negara yang lain juga pasti memiliki bahasa yang berbeda pula. Dan didalam negara itu pastinya ada wilayah/ daerahdaerah yang berbeda pula bahasanya. Begitu juga di Indonesia. Sebagai contoh Indonesia memiliki berbagai ragam bahasa, ada bahasa jawa, bahasa sunda, bahasa Madura dan banyak lagi. Dari sekian banyak bahasa di Indonesia inilah yang membedakan antara daerah satu dengan lainnya. Namun entah dari mana datangnya muncul bahasa anak muda yang selanjutnya disebut juga bahasa gaul. Dalam makalah ini penulis akan mencoba mengupas segala sesuatu tentang bahasa gaul dan bahasa Indonesia.

1.2. Rumusan Masalah 1. Bahasa seperti apakah yang disebut dengan bahasa gaul itu? 2. Bagaimana pengaruh bahasa gaul terhadap eksistensi bahasa Indonesia? 1.3. Tujuan 1. Untuk mengetahui segala hal tentang bahasa gaul dan bahasa Indonesia yang baik dan benar. 2. Memahami dampak dari bahasa gaul terhadap bahasa Indonesia.

BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1. Pengertian Bahasa Kamus Besar Bahasa Indonesia secara terminology mengartikan bahasa sebagai sistem lambang bunyi yang arbitrer yang digunakan oleh anggota suatu masyarakat untuk bekerjasama, berinteraksi, dan mengindentifikasikan diri. Menurut Keraf dalam Smarapradhipa (2005:1), memberikan dua pengertian bahasa. Pengertian pertama menyatakan bahasa sebagai alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Kedua, bahasa adalah sistem komunikasi yang

mempergunakan simbol-simbol vokal (bunyi ujaran) yang bersifat arbitrer.(http://wismasastra.wordpress.com).

Dari pendapat Keraf diatas penulis dapat menyimpulkan bahwa bahasa adalah alat komunikasi berupa symbol bunyi yang dihasilkan alat ucap manusia yang digunakan dalam masyarakat. Didalamnya menggunakan simbol-simbol vocal yang bersifat arbitrer. Dari pengertian di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa pengertian bahasa mencakup hal-hal sebagai berikut: 1. Sistem lambang bunyi yang arbitrer 2. Alat komunikasi 3. Simbol bunyi yang memiliki arti serta makna 4. Digunakan oleh masyarakat untuk beriteraksi 2.2. Fungsi Bahasa Fungsi bahasa menurut Mahmudah dan Ramlan (2007:2-3) menjelaskan bahwa fungsi bahasa adalah: alat komunikasi antaranggota masyarakat Indonesia. Bahsa juga menunjukkan perbedaan antara satu penutur dengan penutur lainnya, tetapi masing-masing tetap mengikat kelompok penuturnya dalam satu kesatuan sehingga mampu menyesuaikan dengan adat-istiadat dan kebiasaan masyarakat. Selain itu, fungsi bahasa juga melambangkan pikiran atau gagasan tertentu, dan juga melambangkan perasaan, kemauan bahkan dapat melambangkan tingkah laku seseorang. (http://kangarul.wordpress.com/2009/07/31/pengertian-dan-fungsi-bahasa/)

Fungsi bahasa dibagi menjadi 3 yaitu : 1. Alat untuk menyatakan ekspresi diri Bahasa menyatakan secara terbuka segala sesuatu yang ada dalam fikiran dan perasaan kita, terlebih dengan bahasa kita dapat menyatakan apa tentang keberadan kita. 2. Alat komunikasi Bahasa berfungsi sebagai alat komunikasi untuk mengutarakan maksud yang ingin disampaikan seseorang. Dan menghasilkan kerjasama yang baik dihasilkan dari komunikasi antar individu. 3. Alat mengadakan adaptasi sosial Sebagai alat komunikasi dan interkasi akan mempengaruhi banyak orang. Dari interaksi yang terusmenerus bahasa akan memudahkan seseorang untuk beradaptasi dengan lingkungan yang baru. 2.3. Pengertian Bahasa Baku Setiap negara atau suatu wilayah umumnya memiliki bahasa resmi masing-masing yang digunakan

Struktur Bahasa Gaul Ragam bahasa gaul remaja memiliki ciri khusus. laporan resmi. Pembicaraan Formal Di Depan Umum (Lisan) Contoh : Pidato. Kamus Linguistik (edisi ke-Edisi Keempat). peraturan. 2. Kata-kata yang digunakan cenderung pendek. Bahasa gaul kita dapati dimana saja. Pengertian Bahasa Gaul Bahasa gaul adalah ragam bahasa Indonesia nonstandar yang lazim digunakan di Jakarta pada tahun 1980-an.. 4. Akan tetapi terkadang dalam suasana acara resmi seringkali dicampuri kata-kata yang tidak baku. ceramah. dan lain-lain. ada konsekuensi logis terkait dengan pemakaiannya sesuai dengan situasi dan kondisi. Penggunaan bahasa baku lazim dipakai dalam situasi dan konsidi sebagai berikut di bawah ini : 1. pengumuman resmi. lirik lagu remaja. Bahasa yang digunakan oleh anak muda pada umumnya ini muncul dari kreativitas mengolah kata baku dalam bahasa Indonesia menjadi kata yang tidak baku. bawahan kepada atasan. Penggunaan bahasa seperti ini sering menggunakan bahasa baku. Bahasa baku mencakup pemakaian sehari-hari pada bahasa percakapan lisan maupun bahasa tulisan. 2. Wacana Teknis (Tertulis) Contoh : Karangan ilmiah. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama) 2.oleh rakyatnya. Pada kondisi tertentu. 3. dan lain sebagainya. novel remaja dan banyak lagi. Inilah kenyataan bahwa tumbuhnya bahasa gaul ditengah eksistensi bahasa Indonesia tidak dapat dihindari ini karena pengaruh perkembangan alat komunikasi yang terus berkembang dan karena bahasa gaul dipakai anak muda kebanyakan maka bahasa baku akan tergeser eksistensinya.6. dsb.4. 2. layanan pelanggan kepada pelanggan. mengajar kuliah. Bahasa gaul dapat timbul dimana saja. lincah dan kreatif.5. yaitu pada situasi formal penggunaan bahasa Indonesia yang benar menjadi prioritas utama.(Harimurti Kridalaksana (2008). tesis. undang-undang. inilah yang merusak dan membuat bahasa menjadi bercampur antara baku dan tidak. khotbah. Komunikasi Resmi (Tertulis) Contoh : Surat-menyurat resmi. Pembicaraan Formal (Lisan) Contoh : Murid kepada guru. menteri kepada presiden. dan lain-lain. skripsi. singkat. Tidak hanya terbatas kepada orang yang dihormati saja karena presiden umumnya berbicara pada rakyat jelata dengan bahasa formal. sementara kata yang agak panjang akan diperpendek melalui proses . Bahasa Indonesia dan Bahasa Gaul Sebagai bahasa nasional bahasa Indonesia merupakan alat komunikasi formal dan non formal. Ragam ini semula diperkenalkan oleh generasi muda yang mengambilnya dari kelompok waria dan masyarakat terpinggir lain. buku pelajaran. karena bahasa gul dapat timbul di iklan televisi. Pengertian bahasa baku adalah bahasa yang menjadi bahasa pokok yang menjadi bahasa standar dan acuan yang digunakan sehari-hari dalam masyarakat. mengajar sekolah.

Sehingga terjadi perbedaan saat melafalkan kata tersebut dan merancu dari kata aslinya. Inilah yang menjadi awal lunturnya bahasa Indonesia yang baik dan berganti dengan bahasa gaul. Huruf konsonan pada kata pertama diganti dengan k huruf vocal i diganti a. Disini jelas terjadi pemendekan kata berupa mengilangkan huruf depan (m). Kombinasi k.morfologi atau menggantinya dengan kata yang lebih pendek seperti “memang menjadi emang”. a. Apalagi dengan maraknya dunia kalangan artis menggunakan bahasa gaul di media massa dan elektronik. 2. Kurangnya kesadaran untuk mencintai bahasa di negeri sendiri berdampak pada tergilasnya atau lunturnya bahasa Indonesia dalam pemakaiannya dalam masyarakat terutama dikalangan remaja. 3. Bentuk-bentuk elip juga banyak digunakan untuk membuat susunan kalimat menjadi lebih pendek sehingga seringkali dijumpai kalimat-kalimat yang tidak lengkap. Sisipan e Kata temen merupakan bentukan dari kata teman yang huruf vokal a menjadi e. 2. Hal ini mengakibatkan terjadinya perbedaan pelafalan. 1. Huruf konsonan kedua diganti g.7. sehingga kata tidak menjadi kagak. g Kata kagak bentukan dari kata tidak yang bunyinya tid diganti kag. Pengunaan awalan e Kata emang itu bentukan dari kata memang yang disispi bunyi e. pengungkapan makna menjadi lebih cepat yang sering membuat pendengar yang bukan penutur asli bahasa Indonesia mengalami kesulitan untuk memahaminya. Pengaruh Penggunaan Bahasa Gaul Gejala bahasa yang dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan bahasa Indonesia dianggap sebagai penyimpangan terhadap bahasa. Dengan menggunakan struktur yang pendek. Kalimat-kalimat yang digunakan kebanyakan berstruktur kalimat tunggal. . membuat remaja semakin sering menirukannya di kehidupan sehari-hari hal ini sudah menjadi wajar karena remaja suka meniru hal-hal yang baru.

sehingga eksistensi dari bahasa .BAB III PEMBAHASAN 3. Ragam ini semula diperkenalkan oleh generasi muda yang mengambilnya dari kelompok waria dan masyarakat terpinggir lain.. Bagaimana pengaruh bahasa gaul terhadap eksistensi bahasa Indonesia? Bahasa gaul dapat timbul dimana saja. Bahasa gaul kita dapati dimana saja. (Harimurti Kridalaksana (2008).1.2. Bahasa gaul sangat berperan dalam pembentukan bahasa yang digunakan kalangan remaja karena penggunaannya yang bersifat santai dan fleksibel.Kesimpulan Bahasa gaul sebagai bahasa anak muda merupakan keanekaragaman budaya negara kita Indonesia dibidang bahasa Indonesia. BAB IV PENUTUP 4. Bahasa yang digunakan oleh anak muda pada umumnya ini muncul dari kreativitas mengolah kata baku dalam bahasa Indonesia menjadi kata yang tidak baku. karena bahasa gul dapat timbul di iklan tevisi.1. Tapi alangkah baiknya jika kita dapat menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Novel remaja dan banyak lagi.Bahasa seperti apakah yang disebut dengan bahasa gaul itu? Bahasa gaul adalah ragam bahasa Indonesia nonstandar yang lazim digunakan di Jakarta pada tahun 1980-an. Kamus Linguistik (edisi ke-Edisi Keempat). lirik lagu remaja. Penggunaan bahasa gaul yang secukupnya dan digunakan tepat sesuai dengan porsinya. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama) 3. Inilah kenyataan bahwa tumbuhnya bahasa gaul ditengah eksistensi bahasa Indonesia tidak dapat dihindari ini karena pengaruh perkembangan alat komunikasi yang terus berkembang dan karena bahasa gaul dipakai anak muda kebanyakan maka bahasa baku akan tergeser eksistensinya.

2011. 4.wordpress.” DAFTAR PUSTAKA Hidayatullah.Syarif. Kamus Linguistik (edisi ke-Edisi Keempat).2.Apa Bahasa Itu? SepuluhPengertian Menurut Para Ahli. jadi sebagai mahasiswa terlebih jurusan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia hendaknya kita berperan katif dalam peletarian bahasa nasional kita..diakses 08 Agustus 2011. Saran “Perlunya pengajaran materi bahasa gaul untuk anak-anak sekolah tingkat SMP dan SMA agar mereka tau penggunaan bahasa gaul sesuai dengan keperluan. Untuk itu kita harus memulai untuk menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar mulai dari diri sendiri.” “Mengadakan seminar tentang bahasa gaul dan bahasa Indonesia yang baik dan benar.com).Bahasa. ……..Indonesia tetap terjaga.(http://kangarul.2011.com).2008...diakses 08 Agustus 2011 Harimurti Kridalaksana. Apabila kita sudah menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar maka secara tidak langsung orang yang berada di sekitar kita akan tertular. Ayuyanti.Pengertian Dan Fungsi …….(online). .(http://wismasastra. Jakarta: …….wordpress.Aisiyah. Basa Indonesia dalah bahasa persatuan yang dulu dikukuhkan oleh kalangan muda dalam sumpah pemuda pada 28 Oktober 1928.(online).Gramedia Pustaka Utama.

campur kode. dan bahasa pengantar dalam dunia pendidikan. funky. Chaer dan Agustina. 1995 : 19). Bahasa mempunyai kedudukan yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Namun. pada hakikatnya merupakan sebuah system yang terdiri atas beberapa unsur yang saling mendukung. dan entertainment (Michel. 2011 • Related • Filed Under 1. Fungsi ini sudah mencakup lima fungsi dasar yang disebut expression. yaitu pada situasi formal penggunaan bahasa Indonesia yang benar menjadi prioritas utama. integrasi. manusia sudah menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi sejak berabad – abad silam. PEMBAHASAN 2.“PENGARUH BAHASA GAUL DALAM PERKEMBANGAN BAHASA INDONESIA” April 7th.1 Munculnya “Bahasa Gaul” Di Kalangan Masyarakat (Remaja) Salah satu dampak dari pembangunan dan perkembangan jaman adalah modernisasi. bahasa prokem mengalami pergeseran fungsi dari bahasa rahasia menjadi bahasa gaul. Pada saat itu bahasa gaul dikenal sebagai bahasanya para bajingan atau anak jalanan disebabkan arti kata prokem dalam pergaulan sebagai preman. Berbahasa Indonesia dengan baik dan benar mempunyai beberapa konsekuensi logis terkait dengan pemakaiannya sesuai dengan situasi dan kondisi. dinamis. bahasa persatuan. Fungsi bahasa sebagai alat komunikasi manusia baik berbentuk lisan maupun tulisan. dan perasaan. 1967 : 51. exploration. gagasan. cara belajar. Bahasa merupakan sebuah system lambang. Dalam konteks kekinian. dalam arti alat untuk menyampaikan pikiran. Pada kondisi tertentu. 2. bersifat arbriter. berupa bunyi. Berikut ini merupakan sejarah bahasa gaul tersebut. Dilihat dari cara bertutur kata atau dalam pemakaian bahasa. Sehubungan dengan semakin maraknya penggunaan bahasa gaul yang digunakan oleh sebagian masyarakat modern. produktif. LATAR BELAKANG Bahasa merupakan unsur yang sangat vital dalam berkomunikasi. secara tradisional bahasa merupakan alat untuk berinteraksi atau berkomunikasi. Interferensi bahasa gaul kadang muncul dalam penggunaan bahasa Indonesia dalam situasi resmi yang mengakibatkan penggunaan bahasa menjadi tidak baik dan tidak benar. dan manusiawi (Chaer dan Agustina. Seiring dengan perkembangan zaman. information. yakni sebagai alat komunikasi yang paling utama. persuation. Dampak dari modernisasi yang paling terlihat adalah gaya hidup. maka pemakaian bahasa Indonesia baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia film mulai bergeser digantikan dengan pemakaian bahasa anak remaja yang dikenal dengan “Bahasa Gaul”. dan keren. seperti cara berpakaian. bahasa gaul merupakan dialek bahasa Indonesia non-formal yang terutama digunakan di suatu daerah atau komunitas tertentu. perlu adanya tindakan dari semua pihak yang peduli terhadap eksistensi bahasa Indonesia yang merupakan bahasa nasional. aplikasi teknologi yang makin maju maupun cara bertutur kata (pemakaian bahasa). Kendala yang harus dihindari dalam pemakaian bahasa baku antara lain disebabkan oleh adanya gejala bahasa seperti interferensi. Istilah ini mulai muncul pada akhir ahun 1980-an. Hal ini mengakibatkan bahasa yang digunakan menjadi tidak baik. Sedangkan Berbahasa yang baik yang menempatkan pada kondisi tidak resmi atau pada pembicaraan santai tidak mengikat kaidah bahasa di dalamnya. Bahasa gaul merupakan salah satu cabang dari bahasa Indonesia sebagai bahasa untuk pergaulan. Dewasa ini. 1995 : 14). dewasa ini munculnya “Bahasa Gaul” sangat fenomenal terutama terlihat pada kalangan masyarakat (remaja) khususnya yang ingin diakui sebagai remaja jaman sekarang yang gaul. beragam. di mana segala hal yang ada di lingkungan kita harus selalu ter up-to date. konsep. antara lain yaitu : . Kemunculan bahasa gaul ini dapat menggeser penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Dalam melaksanakan hubungan social dengan sesamanya. alih kode dan bahasa gaul yang tanpa disadari sering digunakan dalam komunikasi resmi. Dalam sebuah milis (2006) disebutkan bahwa bahasa gaul memiliki sejarah sebelum penggunaannya populer seperti sekarang ini. dan pemakaiannya sering menggunakan bahasa baku.

lantas Gina ngejawab di kamar. Gitu Loh. 2. Kelompomk yang pertama kali mengucapkan kata ini adalah kelompok anak SMU yang bergaul di kitaran Kemang. 3. Gina mempunyai seorang kakak bernama Ronny Baskara seorang pekerja event organizer. muncul sebuah film berjudul Memble tapi Kece yang diperankan oleh Jaja Mihardja ditemani oleh Dorce Gamalama. tak lama kemudian muncul kata-kata Nek… yang dipopulerkan anak-anak SMA di pertengahan 90-an. atau „tingkah laku yang disengaca untuk menarik perhatian. seorang pelukis di kawasan Blok M. Oleh karena itu. Selanjutnya dijadikan bahan lelucon oleh Euis Darliah dan popular hingga saat ini. tetapi justru menjadikan bosan teman-temannya. Nih Yee Ucapan ini terkenal di tahun 1980-an. Jaim Ucapan jaim ini di populerkan oleh Bapak Drs. .2 “Bahasa Gaul” Di Kalangan Remaja Bahasa gaul adalah dialek bahasa Indonesia nonformal yang digunakan oleh komunitas tertentu atau di daerah tertentu untuk pergaulan (KBBI. Suatu hari Siska bertandang ke rumah Ronny. Salah satu temannya bernama Sonny Hassan atau Oni Acan sering memberi komentar jayus kepada Herman. Sutoko Purwosasmito. Herman atau Jayus selalu melakukan hal-hal yang aneh-aneh dengan maksud mencari perhatian. Siska bertanya dimana kakaknya. Sedangkan Ronny punya teman kantor bernama Siska Utami. Kata Nek… pertama kali di ucapkan oleh Budi Hartadi seorang remaja di kawasan kebayoran yang tinggal bersama neneknya. Ketika dia bertemu Gina. Penutur pertama kata Boo…adalah grup GSP yang beranggotakan Hennyta Tarigan dan Rina Gunawan.1. Bahasa gaul muncul dan berkembang seiring dengan pesatnya penggunaan teknologi komunikasi dan situs-situs jejaring sosial. Kemang lalu kemudian merambat populer di lingkungan anak-anak SMU sekitar. ucapan jayus sangat popular. Esoknya si Siska di kantor ikut-ikutan latah dia ngucapin kata Gitu Loh…di tiap akhir pembicaraan. Boo Kata ini popular pada pertengahan awal 1990-an. Pada tahun 1986. tetapi justru membosankan‟. tepatnya November 1985. Kata ini dapat berarti sebagai „lawakan yang tidak lucu‟. seorang pejabat di sebuah departemen. lelaki yang latah tersebut sering mengucapkan kata Nek… 5. Ucapan Oni Acan inilah yang kemudian diikuti teman-temannya di daerah Sajam. Memble dan Kece Dalam milis tersebut dinyatakan bahwa kata memble dan kece merupakan kata-kata ciptaan khas Jaja Mihardja. Jayus Di akhir dekade 90-an dan di awal abad 21. yang selalu mengucapkan kepada anak buahnya untuk menjaga tingkah laku atau menjaga image. Dirinya dipanggil oleh teman-temannya Jayus. GituLoh…(GL) Kata GL pertama kali diucapin oleh Gina Natasha seorang remaja SMP di kawasan Kebayoran. Nek Setelah kata Boo… populer. Hal ini dikarenakan. pertama kali yang mengucapkan kata tersebut adalah seorang pelawak bernama Diran. 2008: 116). Bahasa gaul pada umumnya digunakan sebagai sarana komunikasi di antara remaja sekelompoknya selama kurun tertentu. Kemudian kata-kata dilanjutkan oleh Lenong Rumpi dan menjadi popular di lingkungan pergaulan kalangan artis. remaja memiliki bahasa tersendiri dalam mengungkapkan ekspresi diri. 2. Bahasa gaul identik dengan bahasa percakapan (lisan). Hal ini karena ayahnya bernama Jayus Kelana. 7. 6. 4. Asal mula kata ini dari Herman Setiabudhi. Salah seorang artis bernama Titi DJ kemudian disebut sebagai artis yang benar-benar mempopulerkan kata ini.

istilah “memble aje” atau “Biarin. biarkan saja anak ikut tren yang memang diperlukan bagi perkembangan sosialnya. singkat. “jayus”. Selain itu. ironi. menjadi agen dalam menyebarkan pertukaran bahasa gaul. Kalimat-kalimat yang digunakan kebanyakan berstruktur kalimat tunggal. bahkan perasaan mereka. Yang pasti. Hal itu dapat dilihat dari : . Umumnya mereka menyerap dari percakapan orang-orang dewasa di sekitarnya. Pahami pula jika hal ini merupakan salah satu tahapan perkembangan kepribadian anak usia sekolah. dan bermain dengan kata-kata untuk mengekspresikan pendapat. lincah dan kreatif. tergantikan oleh istilah lain. dosen Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Padjadjaran berpendapat. dan kenakalan. melainkan metode pembelajaran di kelas yang mungkin kaku. Mereka menyukai penggunaan metafora. Ini merupakan tanda bahwa mereka tengah berusaha untuk beradaptasi dan bersosialisasi dengan lingkungannya. Padahal tata bahasa Indonesia termasuk yang fleksibel dan mudah dipelajari. di antaranya pengaruh bahasa media massa dan “bahasa gaul” bagi kalangan remaja. Atau meniru dari media massa. sementara kata yang agak panjang akan diperpendek melalui proses morfologi atau menggantinya dengan kata yang lebih pendek.” ujarnya.” Indra Sarathan. Oleh karena terbiasa menggunakan “Bahasa Gaul”. Lalu apa yang salah ? “Bukan karena bahasa Indonesia yang kaku.Sarana komunikasi diperlukan oleh kalangan remaja untuk menyampaikan hal-hal yang dianggap tertutup bagi kelompok usia lain atau agar pihak lain tidak dapat mengetahui apa yang sedang dibicarakannya. Di antaranya. dalam pembicaraan formal pun para remaja lupa untuk berbicara dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar. Untuk itu perlu dipahami bahwa menyerap bahasa gaul yang tengah menjadi tren merupakan bagian dari konformitas terhadap lingkungan. akan dilihat dan bisa jadi ditiru oleh ribuan remaja lain. dalam arti kapan dan kepada siapa bahasa tersebut boleh digunakan. Sobana Hardjasaputra dalam sebuah tulisannya yang berjudul “Bahasa Nasional yang Belum Menasional” menyebutkan sejumlah hal yang menyebabkan bahasa Indonesia bisa semakin “tidak menasional”. akibat perkembangan teknologi juga akan berpengaruh terhadap penggunaan bahasa Indonesia yang semakin tidak merakyat. Dalam perkembangan sosial anak usia SD.3 Pengaruh Media Terhadap Perkembangan Bahasa Indonesia Menjamurnya internet dan situs-situs jejaring sosial juga berdampak signifikan terhadap perkembangan bahasa gaul. Bila ditelusuri. bahasa gaul akan selalu muncul dan berkembang sesuai zaman masing-masing. Ciri ini tercermin juga dalam bahasa mereka. Keinginan untuk membuat kelompok eksklusif menyebabkan mereka menciptakan bahasa rahasia (Sumarsana dan Partana. semisal dari adegan percakapan di televisi maupun mengikuti tren bahasa gaul di media cetak. Istilah-istilah tersebut lantas tenggelam dengan sendirinya. munculnya fenomena bahasa alay di kalangan generasi muda adalah sebuah bentuk pemberontakan. Inilah yang gawat. 2. Jadi. Tak heran kalau ada temannya yang menggunakan bahasa gaul sebagai bahasa seharihari biasanya ia juga akan menggunakan bahasa yang sama saat berkomunikasi dengan teman-temannya. konformitas memang amat diperlukan karena akan meningkatkan self esteem (harga diri) anak.4 Struktur Dalam Pemakaian “Bahasa Gaul” Pada dasarnya ragam bahasa gaul remaja memiliki ciri khusus. Kata-kata yang digunakan cenderung pendek. Pemberontakan hanya akan terjadi jika ada sesuatu yang salah. Yang harus diajarkan pada anak adalah soal penempatan. Penikmat situs-situs jejaring sosial yang kebanyakan adalah remaja. Masa remaja memiliki karakteristik antara lain petualangan. Bahasa seperti inilah yang kemudian banyak dikenal dengan istilah “Bahasa Gaul” atau Bahasa Alay. Tulisan seorang remaja di situs jejaring sosial yang menggunakan bahasa ini. Beberapa tahun lalu. 2. pengaruh budaya Barat yang sulit dibendung. Bentuk-bentuk elip juga banyak digunakan untuk membuat susunan kalimat menjadi lebih pendek sehingga seringkali dijumpai kalimat-kalimat yang tidak lengkap. dan “Kesian deh lo!” Mengapa anak usia SD? Tak lain karena dorongan untuk meniru lingkungan amat kuat dalam diri anak usia sekolah dasar. Menurut Owen (dalam Papalia: 2004) remaja mulai peka dengan kata-kata yang memiliki makna ganda. 2002:150). pengelompokan. yang penting kece” sempat ngetren. Terkadang mereka menciptakan ungkapan-ungkapan baru yang sifatnya tidak baku. “so what gitu loh”. Yang dimaksud konformitas adalah meleburkan diri pada lingkungan agar mendapat pengakuan. bahasa gaul juga muncul di kalangan anak sekolah dasar karena pengaruh lingkungan.

b) Perlunya Pemahaman Terhadap Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar Bahasa Indonesia yang baik dan benar adalah bahasa Indonesia yang digunakan sesuai dengan norma yang berlaku dan sesuai dengan kaidah-kaidah bahasa Indonesia (Sugono.akkoh. paling tidak contoh diatas itu membuktikan bahwa memang adanya kata-kata alay.etc .etc . 2004:20 memberikan batasan bahwa bahasa Indonesia baku merupakan ragam bahasa yang digunakan dalam dunia pendidikan berupa buku pelajaran.) 2003:5.fur(zz). pemakaian bahasa dikatakan benar.kammo. Kaidah bahasa itu meliputi kaidah ejaan. Disini jelas terlihat terjadi pemendekan kata berupa mengilangkan huruf depan (m). kaidah penyusunan kalimat.aad. Jika kaidah ejaan digunakan dengan cermat. dan wacana teknis yang harus digunakan sesuai dengan kaidah bahasa yang meliputi kaidah fonologis.for : vo.luthu.” padahal dia beli di itc aja!! yang 10 ribu 5 hahaha. g Kata kagak bentukan dari kata tidak yang bunyinya tid diganti kag. 1987:4-5. (eds. kaidah pembentukan kata.makan: mums. 1979:19. kewacanaan. 1994: 8).uchul.siapa: cppa.etc . Sabariyanto.apva. “aLoW kLiAnZ hArUz ADd GwE YaH!!” atau dengan a ngggka “K4Ng3nZ dWEcChh” NNNNNZZZZZ . begitu juga .maaf: mu‟uph. Badudu.etc . “j9n lupa ett ghw” -gaya dengan bibir monyong. Huruf konsonan kedua diganti g.mu‟umhs.aq. dan sbgainya. Huruf konsonan pada kata pertama diganti dengan k huruf vocal i diganti a. 2.aquwh. sehingga kata tidak menjadi kagak.cory. misalnya Keraf.agy . • Sisipan e Kata temen merupakan bentukan dari kata teman yang huruf vocal a menjadi e.minta di add di shotout. Sehingga terjadi perbedaan saat melafalkan kata tersebut dan merancu dari kata aslinya. .etc .narsis: narciezt.etc • Tulisannya gede kecil dan pake angka (idihh) sebenarnya masih banyak kata-kata atau frase yang belum aku tuliskan.etc . “eh liat nih gue beli gelang dijerman gituloh asli kalo ga salah sih dirupiahin 500 ribu ya. Finoza.. administrasi negara.iya : ia . buku-buku ilmiah.cp.sorry: cowyie. Contoh lain yang merupakan jenis-jenis padanan kata yang ada dalam kamus alay: • Barang abal yang dipamerin ketemen terus dia ngaku beli di singapore. Alwi dkk. Bahasa Indonesia yang baik adalah bahasa yang digunakan sesuai dengan norma kemasyarakatan yang berlaku.etc . amrik . telunjuk nempel bibir. 2001:3.muphs.akko.nge post bulbo cuma buat kasih tau dia lagi online & minta comment. Kridalaksana.kamuwh.add : ett.etths.apa : uppu.lagi : agi. sintaktis. kaidah pembentukan kata ditaati secara konsisten. morfologis.tory(?).qamu.aps. kaidah penyusunan paragraf.etc . Sedangkan Bahasa Indonesia yang benar adalah bahasa Indonesia yang digunakan sesuai dengan aturan atau kaidah bahasa Indonesia yang berlaku. Sugono.pols.kamyu.kamoh. gaya tangan dengan oke dipinggir kepala dan foto dari atas -.maav. a. • Kombinasi k. Hal ini mengakibatkan terjadinya perbedaan pelafalan.etc .kamu: kamuh.5 Langkah – Langkah Pencegahan Pergeseran Pemakaian Bahasa Indonesia a) Menjadikan Lembaga Pendidikan Sebagai Basis Pembinaan Bahasa Bahasa baku sebagai simbol masyarakat akademis dapat dijadikan sarana pembinaan bahasa yang dilakukan oleh para pendidik. perundangundangan.etc .ciuppu. • Tulisan gede-kecil. dan semantis. Para pakar kebahasaan. dan kaidah penataan penalaran. 2002:7. 1994:8.edd. dalam pertemuan resmi.• Pengunaan awalan e Kata emang itu bentukan dari kata memang yang disisipkan bunyi e.lucu : lutchuw.siappva. 1985:18.aku : akyu. serta Arifin dan Amran.narciest.

bahasabahasa daerah ini secara sosial politik merupakan bahasa kedua.com/content/bahasa-gaul-0 • http://mocoe. Selain bahasa daerah.html • www. di jalan. Jadi. Bahasa daerah yang berada dalam wilayah republik bertugas sebagai penunjang bahasa nasional.com/2010/10/06/pengaruh-bahasa-gaul-remaja-terhadap-bahasa-indonesia/ • http://bahasa. bahasa Jerman.com/2010/10/28/sumpah-pemuda-dan-bahasa-alay/ . bahasa Inggris.wordpress. bahasa pengantar pendidikan. bahasa Arab. Sedangkan variasi bahasa rendah digunakan dalam situasi yang tidak formal. karena Bahasa yang mereka pakai adalah formal. sumber bahan pengembangan bahasa nasional. Di dalam kedudukannya sebagai bahasa asing. e) Menjunjung Tinggi Bahasa Indonesia di Negeri Sendiri Sebenarnya apabila kita mendalami bahasa menurut fungsinya yaitu sebagai bahasa nasional dan bahasa negara. suat menyurat resmi.com/2010/01/bab-i-pendahuluan. Jadi.sebaliknya. Sebagai contoh nyata.blogspot. dan tidak pernah dalam pendidikan formal.com • http://kamusgaul. maka bahasa Indonesia merupakan bahasa pertama dan utama di negara Republik Indonesia. yaitu antara bahasa resmi atau bahasa tidak resmi. Variasi bahasa tinggi (resmi) digunakan dalam situasi resmi seperti. pidato kenegaraan. c) Diperlukan Adanya Undang-Undang Kebahasaan Dengan adanya undang-undang penggunaan bahasa diarapkan masyarakat Indonesia mampu menaati kaidahnya agar tidak mencintai bahasa negara lain di negeri sendiri. Variasi bahasa tinggi harus dipelajari melalui pendidikan formal di sekolah-sekolah. bahasa-bahasa lain seperti bahasa Cina. dalam surat-surat pribadi dan catatan untuk dirinya sendiri.blogspot. khotbah. di warung. dan buku pelajaran. bahasa-bahasa asing ini merupakan bahasa ketiga di dalam wilayah negara Republik Indonesia. seperti di rumah. dan bahasa pengantar pembantu pada tingkat permulaan di sekolah dasar di daerah tertentu untuk memperlancar pengajaran bahasa Indonesia dan mata pelajaran lain. d) Peran Variasi Bahasa dan Penggunaannya Variasi bahasa terjadi akibat adanya keberagaman penutur dalam wilayah yang sangat luas. Penggunaan variasi bahasa harus disesuaikan dengan tempatnya (diglosia). dan bahasa Perancis berkedudukan sebagai bahasa asing.kenandari. bahasa-bahasa terebut bertugas sebagai sarana perhubungan antarbangsa. Variasi bahasa ini dipelajari secara langsung dalam masyarakat umum.kompasiana. DAFTAR PUSTAKA : • http://awan-pgsd. dan alat untuk memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi modern bagi kepentingan pembangunan nasional. sarana pembantu pengembangan bahasa Indonesia. sedangkan kebanyakan orang Indonesia berbicara dengan bahasa informal dan gaul. banyak orang asing yang belajar bahasa Indonesia merasa bingung saat mereka berbicara langsung dengan orang Indonesia asli. bahasa Belanda.

MACAM MACAM BAHASA GAUL Macam Macam Bahasa Gaul Tajir = Kaya Garing = Tidak lucu Kere = Miskin Bokek = Tidak punya duit Caur = Jelek Bejibun = Banyak Jutek = Sombong Rempong = Repot Beti = Beda tipis Cakung = Cuaca mendukung Maksi = Makan Siang Edisud rahmat kartolo = Maksud lo ! Yoi = Setuju Yongkru = Ok Jaim = Jaga image Kane = Enak Leppy = Laptop Boker. Pups = Buang air besar Pepsi = Buang air kecil Capcus = Berangkat Dudul = Bodoh Kobam = Mabuk Kemek = Makan Bokin = Pacar Ngensbray = Bersetubuh Ngudut = Merokok .

Contoh lainnya. Gaul. Contohnya. atau yang lainnya termasuk nongkrong atau ngecengnya. Akibatnya karena ingin disebut “gaul”. Sedangkan merasa “pede” setelah memakal . dong! Pede aja lagi! Kasihan deh. disadari atau tidak. Coy! Begitulah antara lain “bahasa gaul” yang seringkali kita dengar di kalangan remaja kini. tidak sedikit diantara remaja yang ikut-ikutan untuk segera memiliki pacar. ngedrink. saran. Yang jelas-jelas salah adalah. Istilah mereka : “Gaul dooong…” Pede aja. makna “gaul” lebih berkonotasi negatif. ngedrugs. Sedangkan dalam penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. berpacaran dengan ngeseks-nya. menggunakan obat terlarang (ngedrugs). ngeceng. atau yang jainnya. Kata “gaul” yang sudah menggejala bahkan membudaya itu. dan masih banyak kasus yang lain. Melainkan sudah menjadi semacam istilah atau ungkapan yang ruang lingkupnya menyentuh berbagai perilaku atau gaya hidup remaja. “Pede aja lagi !” Begitulah bahasa mereka. terkikis oleh hal-hal yang bersifat fisik dan kebendaan. di mal-mal. jika “bahasa gaul” yang digunakan bersinggungan dengan nilai-nilai moral dan agama. justru hal itu yang sering terjadi. “gaul” bukanlah sekedar kata. atau perlunya seorang untuk bersikap “percaya diri1 ini juga cenderung tidak dibatasi oleh norma-norma tadi. apabila para remaja menggunakan “bahasa gaul”. Sebab ukuran “pede” yang seharusnya berlandaskan pada keluhuran nilai-nilai moral dan agama. Masih banyak contoh lain yang menunjukkan perlunya seseorang untuk bersikap “pede” namun tetap normlessness seperti tadi. disadari atau tidaK memiliki makna psikologis yang relatif cukup kuat pengaruhnya dalam komunitas pergaulan remaja. tentu Pusat Pembinaan Bahasa yang lebih berkompeten mengurusnya. di tempat-tempat hiburan. Namun nyatannya. “pede” cuma karena mengandalkan status sosial keluarga. banyak penggunaan “bahasa gaul” yang makna aplikatifnya cenderung tidak dibatasi oleh nilai-nilai atau norma-norma tadi (norm/essness). seseorang merasa “pede” hanya lantaran kecantikan atau ketampanan wajahnya semata. Bahkan bila dalatn pergaulan mereka ada diantaranya yang menggunakan bahasa Indonesia – katakanlah – yang baku. sih.ntuk “percaya diri”. Nggak salah. Lebih tegasnya. berjudi (ngegambling) atau yang lainnya dianggap “gaul”. „Bahasa gaul” itu seakan telah menjadi bahasa resmi mereka. dan lain sebagainya. Sayangnya. istilah atau.„Bahasa Gaul‟ di Kalangan Remaja Sopian Hadistiara* “Bahasa yang digunakan seseorang mencerminkan pribadinya” Gaul.. “pede” hanya jika ke sekolah atau ke kampus membawa motor atau mobil. Dengan kata lain.ungkapan itu cenderung bertentangan dengan nilai atau norma-norma yang ada. nyimenk. lo! Nyantai aja. Entah di pinggiran jaian. minum minuman keras (ngedrink). lagi! “Pede” (PD) adalah “bahasa gaul” yang mengungkapkan perlunya seseorang u. himbauan. Bahkan bisa jadi si gadis memang merasa lebih “pede” dengan model pakaian demikian. dong! Dalam konteks sosial pergaulan remaja. Misalnya seorang gadis berok mini dan berbaju you can see disarankan untuk “pede” (baca : percaya diri) dengan pakaiannya itu. Namun ironisnya. penggunaan bahasa tersebut seolah terdengar aneh dan dianggap norak dalam komunitasnya. Begitu pula dengan kebiasaan nongkrong.

seorang remaja putri sedang asyik ngobrol di telepon umum sementara banyak orang antri menunggu giliran. Coy!” Membudayakan bahasa gaul yang positif Berbagai ungkapan seperti: “Gaul. Pasalnya. “Nyantai aja. karena temannya itu terlihat gelisah lantaran belum belajar untuk persiapan ujian besok pagi. lebih tepatnya adalah “bersantai” atau istirahat untuk menghilangkan kepenatan. Coy!” atau mungkin berbagai ungkapan lain. Karena ungkapan-ungkapan “bahasa gaul” itu mempunyai pengaruh psikologis yang relatif cukup kuat dalam mempengaruhi seorang remaja dalam komunitas pergaulannya. Sebagai contoh. ataupun perilaku negatif lain yang sudah menjadi bagian dari gaya hidup remaja. Lu” ini tertuju pada remaja yang sama sekali tidak mengetahui berbagai informasi yang memang sesungguhnya juga tidak perlu untuk diketahui. tidak menjadi masalah. seorang remaja yang tidak mau mengikuti tren tertentu dianggap : “Kasihan deh. Coy!” yang dilontarkan sebagian remaja seringkali bermakna ketidakpedulian terhadap kemajuan atau prestasi diri. Lo!”. Ketika salah seorang yang antri menegurnya. Repotnya. “Kasihan deh. Lo!”. Kasihan deh. termasuk dalam menggunakan ungkapan yang tidak tepat (karena tidak sesuai dengan konteksnya). Sebab ungkapan tersebut seringkali terlontar pada konteks yang tidak tepat. itu sih. Bisa juga ungkapan “Kasihan deh. dong!”. seorang remaja mengatakan. “Nyantai aja. Coy!” terkadang bisa pula menunjukkan ketidakpedulian terhadap lingkungan sosial atau orang lain. Coy” disini konteksnya mirip dengan lagu iklan Silver Queen : “„…mumpung kiitaa masih muda. Coy!” yang sering dilontarkan para remaja namun tidak sesuai dengan konteksnya bahkan menafikan keluhuran nilai-nilai akhlak. Daripada bauket dan mengganggu orang lain ? Ukuran “pede” seperti itu. Bukan karena landasan fisik dan kebendaan semata. pemahaman “pede” harus lebih ditempatkan dalam ukuran atau standarisasi nilai-nilai ahlak. Coy!” Tentu tidak masalah dalam kondisi tertentu kita “nyantai”.tidak pernah “turun” ke diskotek lengkap dengan ngedrink atau ngec/njgsnya. selain juga keliru.deodoran di ketiak. Sebagai contoh. “Pede aja lagi!”. maka dengan mudahnya mereka malah berbalik mengatakan. . Coy! Kekeliruan lain yang juga menggejala dalam “bahasa gaul” remaja adalah ungkapan : “Nyantai aja. Seperti tidak mengetahui siapa sajakah personil bintang “Meteor Garden” yang tergabung dalam “f4″ itu ? Siapa pula “Delon” itu? Atau yang lainnya Nyantai aja. Misalnya karena. Lo! Ungkapan ini juga termasuk bahasa gaul yang masih cenderung normless. Coy!” kepada temannya. dalam konteksnya sekali lagi seringkali tidak tepat atau tidak dibatasi oleh nilai-nilai : baik atau buruk. “Nyantai aja. santai saja…” Ingat kan ? “Nyantai aja. Begitu pula dengan remaja yang membatasi diri dari perilaku lainnya yang sesungguhnya memang perlu/harus dihindari karena tidak sesuai dengan nilai atau norma-norma agama (Islam). Coy!” Jika mau dicermati tentu masih banyak ungkapan : “Nyantai aja. apabila mereka dinasihati untuk men}auhi berbagai perilaku yang tidak baik. Namun yang menjadi masalah apabila “Nyantai aja. jelas nggak bermutu. ia malah menjawab “Nyantai aja. Misalnya. “Nyantai aja.

lagi! “Kalau sudah belajar. Biar nggak asal bunyi. ngeceng. Contoh yang benar menggunakan ungkapan-ungkapan tersebut disesuaikan dengan konteksnya atau sejalan dengan nilai-nilai moral adalah sebagai berikut : Ungkapan Gaul dong!. Ungkapan Pede aja.” “Masak seorang muslim tidak bisa baca Al Quran. gaul dong dengan buku!” “Masak pelajar atau mahasiswa gaulnya dengan ngedrugs. lagi”. Silakan saja menggunakan “bahasa gaul” sebagai cerminan bahwa kita memang remaja yang senang bergaul. “Sebagai seorang pelajar atau mahasiswa. kenapa mesti tidak pede!” Ungkapan Kasihan deh. “Masak remaja muslim gaulnya seperti itu. Namun hati-hati. Ya nggak?! . Coy! “Kalau kita sudah belajar dengan maksimal. Gaul dong dengan remaja masjid”. jangan karena kita merasa bangga jadi “anak gaul” tetapi “bahasa gaul” yang kita gunakan tidak tepat konteksnya atau bertentangan dengan nilai-nilai kesopanan dan moral. nongkrong. Nah karena itu. tentu kita tidak mau dong termasuk orang yang “asbun” alias “asal bunyi” dalam bicara. Lo! “Kasihan deh Lo! Masak ngaku pelajar atau mahasiswa tapi berurusan dengan polisi (karena terlibat narkoba misalnya). sebaiknya kita meninjau kembali apakah “bahasa gaul” yang setiap hah kita gunakan itu sudah sesuai tidak konteksnya dengan nilai-nilai kesopanan dan moral. pede aja lagi!” “Kalau kita berada dalam kebenaran. Sebab jika demikian bisa-bisa kita justru disebut “anak yang salah gaul”.” Sebagai remaja yang memiliki kemampuan berpikir.maka perlu adanya semacam upaya membudayakan “bahasa gaul” yang “positif” di kalangan mereka. Lo! “ Ungkapan Nyantai aja. Bahasa yang digunakan seseorang mencerminkan pribadinya. pede aja lagi!” “Kalau sudah berpakaian sopan. Kasihan deh. nyantai aja menghadapi ujian.

Proses ini menyebabkan berbedanya Bahasa Indonesia saat ini dari varian bahasa Melayu yang digunakan di Riau maupun Semenanjung Malaya. Dalam perkembangannya ia mengalami perubahan akibat penggunaanya sebagai bahasa kerja di lingkungan administrasi kolonial dan berbagai proses pembakuan sejak awal abad ke-20. Dasar yang dipakai adalah bahasa Melayu Riau (wilayah Kepulauan Riau sekarang) dari abad ke-19. Bahasa Indonesia diresmikan penggunaannya setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. bahasa Indonesia mewujudkan identitas bangsa Indonesia. Hingga saat ini. seharusnya kita menanamkan kecintaan dalam diri generasi bangsa terhadap bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional. masyarakat sudah banyak yang memakai bahasa gaul dan parahnya lagi generasi muda Indonesia juga tidak terlepas dari pemakaian bahasa gaul ini. dan berbagai forum publik lainnya. Untuk menghindari pemakaian bahasa gaul yang sangat luas di masyrakat. Penamaan “Bahasa Indonesia” diawali sejak dicanangkannya Sumpah Pemuda. Bahkan generasi muda inilah yang banyak memakai bahasa gaul daripada pemakaian bahasa Indonesia. Dari sudut pandang linguistik. Dalam pergaulan internasional. Penggunaan bahasa gaul oleh masyarakat luas menimbulkan dampak negatif terhadap perkembangan bahasa Indonesia sebagai identitas bangsa pada saat sekarang dan masa yang akan dating. banyak sekali dampak atau pengaruh yang ditimbulkan oleh bahasa gaul terhadap perkembangan bahasa Indonesia sebagai identitas bangsa diantaranya sebagai berikut : 1. sastra. Seiring dengan perkembangan zaman ke zaman khususnya di Negara Indonesia semakin terlihat pengaruh yang diberikan oleh bahasa gaul terhadap bahasa Indonesia dalam penggunaan tata bahasanya. Bahasa Indonesia bukanlah bahasa ibu bagi kebanyakan penuturnya.enggunaan Bahasa Indonesia 18APR BAHASA INDONESIA DAN PENGGUNAANNYA SAAT INI Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi Republik Indonesia dan bahasa persatuan bangsa Indonesia. Penutur Bahasa Indonesia kerap kali menggunakan versi sehari-hari (kolokial) dan/atau mencampuradukkan dengan dialek Melayu lainnya atau bahasa ibunya. bersamaan dengan mulai berlakunya konstitusi. untuk menghindari kesan “imperialisme bahasa” apabila nama bahasa Melayu tetap digunakan. Meskipun demikian. Seiring dengan munculnya bahasa gaul dalam masyarakat. baik melalui penciptaan maupun penyerapan dari bahasa daerah dan bahasa asing. bahasa Indonesia berstatus sebagai bahasa kerja. bahasa Indonesia adalah salah satu dari banyak ragam bahasa Melayu. Dewasa ini. Sebagian besar warga Indonesia menggunakan salah satu dari 748 bahasa yang ada di Indonesia sebagai bahasa ibu. Bahasa Indonesia merupakan bahasa yang hidup. Eksistensi Bahasa Indonesia Terancam Terpinggirkan Oleh Bahasa Gaul Berbahasa sangat erat kaitannya dengan budaya sebuah generasi. tepatnya sehari sesudahnya. di media massa. Kalau generasi negeri ini kian tenggelam dalam pembususkan bahasa Indonesia yang lebih dalam. 28 Oktober 1928. perangkat lunak. DiTimor Leste. Bahasa Indonesia digunakan sangat luas di perguruan-perguruan. Meskipun dipahami dan dituturkan oleh lebih dari 90% warga Indonesia. surat-menyurat resmi. yang terus menghasilkan kata-kata baru. mungkin bahasa Indonesia akan semakin sempoyongan dalam memanggul bebannya sebagai bahasa nasional dan identitas . sehingga dapatlah dikatakan bahwa Bahasa Indonesia digunakan oleh semua warga Indonesia.

Bahasa Indonesia dianggap sebagai bahasa yang miskin. Indonesia sebagai Negara yang baru berkembang tidak mustahil menerima pengaruh dari Negara asing. tidak mampu mendukung ilmu pengetahuan yang modern. hal ini lebih menururnkan lagi derajat bahasa Indonesia di mata orang awam. Apalagi posisi negara kita yaitu sebagai negara berkembang yang masih memerlukan bantuan dan kontribusi dari negara lain khususnya negara maju. generasi muda inilah yang paling banyak menggunakan dan menciptakan bahasa gaul di masyarakat. waktu yang menjadi pemakan zaman nomor satu di dunia pun memaksa manusia untuk bisa thing outside the box. Kenyataan adanya efek social yang lebih baik bagi orang yang mampu berbahasa asing daripada berbahasa Indonesia.bangsa. 2. Cara pemakaian bahasa belakang ini yang sedang populer di semua kalangan adalah penggunaan bahasa campur aduk. Setiap manusia harus bisa menjadi mobile decession maker. Tidak hanya itu. bahasa indonesia dikombinasikan dengan bahasa asing. Seperti kita ketahui bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dewasa ini dikuasai oleh bangsabangsa barat. orang tersebut pasti menggunakan bahasa inggris. Akhirnya motivasi untuk belajar menguasai bahasa asing lebih tinggi daripada belajar dan menguasai bahasa sendiri. Ini dilakukan agar sumber daya manusia indonesia dapat ikut andil dalam globalisasi dunia. hanya bisa menggunakan satu bahasa saja sangatlah sulit untuk bisa masuk dalam global competition.Dan dengan apakah agar kontribusi itu bisa diterima ? apalagi kalaubukan BAHASA .untuk bisa berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang dari negara lain.Pengaruh negatif dari bahasa asing itu sendiri ada. banyak anak – anak sekarang yang merasa lebih percaya diri dan gaul jika menggunakan bahasa campur aduk tersebut. Saat ini jelas di masyarakat sudah banyak adanya penggunaan bahasa gaul dan hal ini diperparah lagi dengan generasi muda Indonesia juga tidak terlepas dari pemakaian bahasa gaul. Zaman sekarang. Merupakan hal yang wajar apabila bahasa mereka pula yang menyertai penyebaran ilmu pengetahuan tersebut ke seluruh dunia. Melihat kondisi seperti ini. Dengan demikian timbul anggapan mampu berbahasa inggris atau bahasa asing merupakan ukuran derajat seseorang. Setiap individu setidaknya bisa menggunakan bahasa asing atau bahasa internasional. Menurunnya Derajat Bahasa Indonesia. Sesuai sifatnya sebagai bahasa represif. tidak mengherankan apabila dalam sejarah pertumbuhannya. mempunyai peranan besar bagi indonesia itu sendiri. Bahasa Indonesia masih sangat muda usianya dibandingkan dengan bahasa lainya. Belakangan ini. Bahkan. Pengaruh yang diberi pun beraneka ragam. Dalam kondisi demikian. Pengaruh arus globalisasi dalam identitas bangsa tercermin pada perilaku masyarakat yang mulai meninggalkan bahasa Indonesia dan terbiasa menggunakan bahasa gaul. Kemudian masuklah ke dalam bahasa Indonesia istilah-istilah kata asing karena memang makna yang dimaksud oleh kata-kata asing tersebut belum ada dalam bahasa Indonesia. dimana merupakan bahasa asing di negara indonesia. Ini jelas mengurangi kekaedahan dan . pengaruh yang cukup positif bukan. kita tahu bahwa bahasa internasional Bahasa Inggris. timbullah beberapa anggapan yang tidak baik. sangat membuka kesempatan untuk itu.Bahasa inggris. Ada yang memberikan pengaruh positif dan tidak jarang juga ada yang meberikan pengaruh negatif. diperlukan pembinaan dan pemupukan sejak dini kepada generasi muda agar mereka tidak mengikuti pembusukan itu. pengaruh negatif dari bahasa asing tersebut sudah terlihat seperti pada perkembangan anak. perkembangan bahasa asing yang lebih maju. Tidak terkecuali orang indonesia.dengan keberadaan bahsasa inggris ( bahasa asing ) sebagai bahasa internasional. Pengaruh Bahasa Asing Terhadap Bahasa Indonesia Bagi Perkembangan Anak Persaingan global semakin membuat setiap manusia di muka bumi ini berlomba – lomba untuk menjadi yang lebih baik. pendidikan indonesia mulai dari taman bermain sampai dengan universitas memiliki kurikulum dan pelajaran tentang bahasa inggris. Pada pihak lain muncul sikap mengagung-agungkan bahasa inggris dan bahasa asing lainnya.

2. 5. Anak-anak mulai menganggap rendah bacaan Indonesia. Menguntungkan dalam berbagai kegiatan (pergaulan internasional. bahasa pemersatu dan bahasa pengantar dalam dunia pendidikan. seperti dengan siapa berbahasa apa. 3. 6. . menyadarkan masyarakat Indonesia terutama para penerus bangsa. mereka lebih mengutamakan penggunaan Bahasa Indonesia secara baik dan benar daripada bahasa gaul. perlu adanya tindakan nyata dari semua pihak yang peduli terhadap eksistensi bahasa Indonesia yang merupakan bahasa nasional. ada hal-hal yang perlu dilakukan. Lama kelamaan rakyat Indonesia akan sulit mengutarakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. 4. Dalam pidatonya tersebut. Semakin banyak orang yang mampu berkomunikasi dalam bahasa Inggris maka akan semakin cepat pula proses transfer ilmu pengetahuan 3. Rakyat Indonesia semakinlama kelamaan akan lupa kalau bahasa Indonesia merupakan bahasa persatuan. Anak akan melalui tahap perkembangan bahasa yang relatif sama meskipun setiap anak dapat mencapai tahap-tahap tersebut pada usia yang berbeda. Antara lain: Pertama. beliau menggunakan bahasa indonesia. Soekarno pernah menggunakan tiga bahasa sekaligus dalam pidatonya. yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif. Para orangtua. Anak dapat memperoleh dua atau lebih bahasa dengan baik apabila terdapat pola sosial yang konsisten dalam komunikasi. Jadi. perlu adanya usaha saat ini untuk menanamkan dan menumbuhkembangkan pemahaman dan kecintaan dalam diri generasi bangsa terhadap Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional. pemakaian bahasa Indonesia secara baik dan benar pada saat ini dan masa mendatang akan semakin meningkat. Sehubungan dengan semakin maraknya penggunaan bahasa gaul yang digunakan oleh sebagian masyarakat modern. guru dan pemerintah sangat dituntut kinerja mereka dalam menanamkan dan menumbuhkembangkan pemahaman dan kecintaan anak-anak terhadap bahasa Indonesia. Anak-anak mulai mengentengkan/menggampangkan untuk belajar bahasa Indonesia. Sangat baik untuk kondisi fisik dan kemampuan kerja otak. di mana berbahasa apa. yang dicampuradukan dengan bahasa sunda dan bahasa belanda. atau kapan berbahasa apa. Berkaitan dengan pemakaian bahasa gaul dalam dunia nyata dan dunia fiksi yang menyebabkan interferensi ke dalam Bahasa Indonesia dan pergeseran Bahasa Indonesia di atas. bahwa presiden pertama republik indonesia. dalam bukunya catatan demostran. 5.itu pun berlangsung pada buku – buku lain sampai sekarang bukan?. bisnis. Contoh-Contoh pengaruh positif bahasa asing bagi perkembangan anak antara lain : 1. Dengan demikian. ada dua pengaruh bahasa asing terhadap bahasa indonesia itu sendiri. 4. Melawan Bahasa Gaul Untuk menghindari pemakaian bahasa gaul yang sangat luas dimasyarakat masa depan. sekolah).keabsahan akan bahasa indonesia yang menjadi bahasa persatuan itu sendiri. Sejarah juga mencatat. aktivis nasional Soe Hok Gie. Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional harus diutamakan penggunaannya. Mampu meningkatkan pemerolehan bahasa anak. Dengan demikian. Pengaruh negatif itu sendiri terlihat pada perkembangan anak yang tidak lagi memperdulikan keabsahan bahasa indonesia. 2. Tidak hanya soekarno. Mampu melunturkan semangat nasionalisme dan sikap bangga pada bahasa dan budaya sendiri. Contoh-contoh dampak negative masuknya bahasa asing selain diatas antara lain: 1. biasa mencampur bahasa indonesia dengan bahasa inggris.

bahasa Indonesia merupakan bahasa pemersatu yang dapat kita gunakan untuk merekatkan persatuan dan kesatuan bangsa. Sebagaimana yang kita ketahui. Para siswa dapat diberikan tugas praktik berbahasa Indonesia dalam bentuk dialog dan monolog pada kegiatan bermain drama.ac.id/2011/03/pengaruh-penggunaan-bahasa-gaul-terhadapperkembangan-bahasa-indonesia-sebagai-identitas-bangsa-dan-pengaruh-bahasa-asing-terhadapbahasa-indonesia/) (http://dinneno. masyarakat Indonesia akan lebih mengutamakan Bahasa Indonesia daripada menggunakan bahasa gaul.org/wiki/Bahasa_Indonesia) PENGARUH PENGGUNAAN BAHASA GAUL TERHADAP PERKEMBANGAN BAHASA INDONESIA SEBAGAI IDENTITAS BANGSA DAN PENGARUH BAHASA ASING TERHADAP BAHASA INDONESIA Pengaruh Penggunaan Bahasa Gaul Terhadap Perkembangan Bahasa Indonesia Sebagai Idenditas Bangsa . Ketiga.wordpress.wikipedia. meningkatkan pengajaran Bahasa Indonesia di sekolah dan di perguruan tinggi.Kedua. diskusi kelompok. Dengan menanamkan semangat. penulisan artikel dan makalah dan juga dalam bentuk penulisan sastra seperti cerpen dan puisi (http://wartawarga. menanamkan semangat persatuan dan kesatuan dalam diri generasi bangsa dan juga masyarakat luas untuk memperkukuh Bangsa Indonesia dengan penggunaan Bahasa Indonesia.gunadarma.com/2011/08/29/antara-bahasa-indonesia-dan-bahasa-gaul/) (http://id.

Melihat kondisi seperti ini. mungkin bahasa Indonesia akan semakin sempoyongan dalam memanggul bebannya sebagai bahasa nasional dan identitas bangsa. Merupakan hal yang wajar apabila bahasa mereka pula yang menyertai penyebaran ilmu pengetahuan tersebut ke seluruh dunia. Kenyataan adanya efek social yang lebih baik bagi orang yang mampu berbahasa asing daripada berbahasa Indonesia. setiap individu setidaknya bisa menggunakan bahasa asing atau bahasa internasional. tidak mengherankan apabila dalam sejarah pertumbuhannya. Seiring dengan munculnya bahasa gaul dalam masyarakat. setiap manusia harus bisa menjadi mobile decession maker. Untuk menghindari pemakaian bahasa gaul yang sangat luas di masyrakat. sangat membuka kesempatan untuk itu. generasi muda inilah yang paling banyak menggunakan dan menciptakan bahasa gaul di masyarakat. timbullah beberapa anggapan yang tidak baik. Dalam pergaulan internasional. dan dengan apakah agar kontribusi itu bisa diterima ??? apalagi kalaubukan BAHASA . bahasa Indonesia mewujudkan identitas bangsa Indonesia. Eksistensi Bahasa Indonesia Terancam Terpinggirkan Oleh Bahasa Gaul Berbahasa sangat erat kaitannya dengan budaya sebuah generasi. diperlukan pembinaan dan pemupukan sejak dini kepada generasi muda agar mereka tidak mengikuti pembusukan itu. Akhirnya motivasi untuk belajar menguasai bahasa asing lebih tinggi daripada belajar dan menguasai bahasa sendiri.bahasa inggris. Kalau generasi negeri ini kian tenggelam dalam pembususkan bahasa Indonesia yang lebih dalam. zaman sekarang. tidak mampu mendukung ilmu pengetahuan yang modern. Penggunaan bahasa gaul oleh masyarakat luas menimbulkan dampak negatif terhadap perkembangan bahasa Indonesia sebagai identitas bangsa pada saat sekarang dan masa yang akan dating. banyak sekali dampak atau pengaruh yang ditimbulkan oleh bahasa gaul terhadap perkembangan bahasa Indonesia sebagai identitas bangsa diantaranya sebagai berikut: 1. masyarakat sudah banyak yang memakai bahasa gaul dan parahnya lagi generasi muda Indonesia juga tidak terlepas dari pemakaian bahasa gaul ini. Dewasa ini. yang menjadi pemakan zaman nomor satu di dunia pun memaksa manusia untuk bisa thing outside the box. hal ini lebih menururnkan lagi derajat bahasa Indonesia di mata orang awam. tidak terkecuali orang indonesia. Menurunnya Derajat Bahasa Indonesia. Bahkan generasi muda inilah yang banyak memakai bahasa gaul daripada pemakaian bahasa Indonesia. Kemudian masuklah ke dalam bahasa Indonesia istilah-istilah kata asing karena memang makna yang dimaksud oleh kata-kata asing tersebut belum ada dalam bahasa Indonesia. Dengan demikian timbul anggapan mampu berbahasa inggris atau bahasa asing merupakan ukuran derajat seseorang. tidak hanya itu. Bahkan. Pengaruh arus globalisasi dalam identitas bangsa tercermin pada perilaku masyarakat yang mulai meninggalkan bahasa Indonesia dan terbiasa menggunakan bahasa gaul. Pengaruh Bahasa Asing Terhadap Bahasa Indonesia Bagi Perkembangan Anak persaingan global semakin membuat setiap manusia di muka bumi ini berlomba – lomba untuk menjadi yang lebih baik.untuk bisa berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang dari negara lain. 2. Indonesia sebagai Negara yang baru berkembang tidak mustahil menerima pengaruh dari Negara asing. orang tersebut pasti menggunakan bahasa inggris. apalagi posisi negara kita yaitu sebagai negara berkembang yang masih memerlukan bantuan dan kontribusi dari negara lain khususnya negara maju. Bahasa Indonesia masih sangat muda usianya dibandingkan dengan bahasa lainya. perkembangan bahasa asing yang lebih maju. Sesuai sifatnya sebagai bahasa represif. dimana merupakan bahasa asing . seharusnya kita menanamkan kecintaan dalam diri generasi bangsa terhadap bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional. Saat ini jelas di masyarakat sudah banyak adanya penggunaan bahasa gaul dan hal ini diperparah lagi dengan generasi muda Indonesia juga tidak terlepas dari pemakaian bahasa gaul. Dalam kondisi demikian. kita tahu bahwa bahasa internasional Bahasa Inggris. Seperti kita ketahui bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dewasa ini dikuasai oleh bangsa-bangsa barat. hanya bisa menggunakan satu bahasa saja sangatlah sulit untuk bisa masuk dalam global competition.Seiring dengan perkembangan zaman ke zaman khususnya di Negara Indonesia semakin terlihat pengaruh yang diberikan oleh bahasa gaul terhadap bahasa Indonesia dalam penggunaan tata bahasanya. Pada pihak lain muncul sikap mengagung-agungkan bahasa inggris dan bahasa asing lainnya. waktu. Bahasa Indonesia dianggap sebagai bahasa yang miskin.

anak dapat memperoleh dua atau lebih bahasa dengan baik apabila terdapat pola sosial yang konsisten dalam komunikasi. bahwa presiden pertama republik indonesia. yang dicampuradukan dengan bahasa sunda dan bahasa belanda. 2. anak akan melalui tahap perkembangan bahasa yang relatif sama meskipun setiap anak dapat mencapai tahap-tahap tersebut pada usia yang berbeda. biasa mencampur bahasa indonesia dengan bahasa inggris.co.di negara indonesia. ada dua pengaruh bahasa asing terhadap bahasa indonesia itu sendiri. pendidikan indonesia mulai dari taman bermain sampai dengan universitas memiliki kurikulum dan pelajaran tentang bahasa inggris. yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif. soekarno pernah menggunakan tiga bahasa sekaligus dalam pidatonya. seperti pada perkembangan anak. belakangan ini. seperti dengan siapa berbahasa apa.pengaruh negatif dari bahasa asing itu sendiri ada. 4.com http://www. Contoh-Contoh pengaruh positif bahasa asing bagi perkembangan anak antara lain : 1. 5.dengan keberadaan bahsasa inggris ( bahasa asing ) sebagai bahasa internasional. 3. Anak-anak mulai menganggap rendah bacaan Indonesia.natalizer. 4. Anak-anak mulai mengentengkan/menggampangkan untuk belajar bahasa Indonesia. . dalam pidatonya tersebut. beliau menggunakan bahasa indonesia. 5. pengaruh negatif dari bahasa asing tersebut sudah terlihat. 2. ini jelas mengurangi kekaedahan dan keabsahan akan bahasa indonesia yang menjadi bahasa persatuan itu sendiri. sangat baik untuk kondisi fisik dan kemampuan kerja otak. 3. bisnis.itu pun berlangsung pada buku – buku lain sampai sekarang bukan ???jadi. sekolah). sumber : arifsubekti. aktivis nasional soe hok gie. mempunyai peranan besar bagi indonesia itu sendiri. pengaruh yang cukup positif bukan. Lama kelamaan rakyat Indonesia akan sulit mengutarakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. dalam bukunya catatan demostran. di mana berbahasa apa. mampu meningkatkan pemerolehan bahasa anak. pengaruh negatif itu sendiri terlihat pada perkembangan anak yang tidak lagi memperdulikan keabsahan bahasa indonesia. banyak anak – anak sekarang yang merasa lebih percaya diri dan gaul jika menggunakan bahasa campur aduk tersebut. mampu melunturkan semangat nasionalisme dan sikap bangga pada bahasa dan budaya sendiri. atau kapan berbahasa apa. ini dilakukan agar sumber daya manusia indonesia dapat ikut andil dalam globalisasi dunia. Contoh-contoh dampak negative masuknya bahasa asing selain diatas antara lain: 1. pengaruh yang diberi pun beraneka ragam. 6. semakin banyak orang yang mampu berkomunikasi dalam bahasa Inggris maka akan semakin cepat pula proses transfer ilmu pengetahuan menguntungkan dalam berbagai kegiatan (pergaulan internasional. sejarah juga mencatat. Rakyat Indonesia semakinlama kelamaan akan lupa kalau bahasa Indonesia merupakan bahasa persatuan.wordpress. bahasa indonesia dikombinasikan dengan bahasa asing. cara pemakaian bahasa belakang ini yang sedang populer di semua kalangan adalah penggunaan bahasa campur aduk. Tidak hanya soekarno. ada yang memberikan pengaruh positif dan tidak jarang juga ada yang meberikan pengaruh negatif.

majalah. Ada sebagian kata yang . film.Informasi seputar 40 Istilah Bahasa Gaul yang gw persembahkan untuk aganagan forum jual beli. Belakangan bahasa ini menjadi populer dan banyak digunakan dalam percakapan seharihari. Bahasa Gaul merupakan bahasa anak-anak remaja gaul yang biasa digunakan sebagai bahasa sandi. sehingga bahasa gaul menjadi sangat populer. Selain karena sering digunakan oleh para remaja untuk menyampaikan suatu hal secara rahasia (tanpa diketahui guru dan orang tua mereka). Awalnya bahasa ini dikenal sebagai "bahasanya anak jalanan / bahasa preman" karena biasanya digunakan oleh para Prokem (sebutan untuk para preman) sebagai kata sandi yang hanya dimengerti oleh kelompok mereka sendiri. radio. Bahasa Gaul atau Bahasa Prokem terus berkembang dari masa ke masa. dan lain-lain) yang menggunakan kata-kata itu. Bahasa ini mulai dikenal dan digunakan sekitar tahun 1970. juga banyaknya media (televisi.

Herman alias Jayus terkenal sebagai anak yang sering melawak tapi lawakannya kerap kali tidak lucu. ternyata bukan. di tahun 90an.diperkenalkan sejak tahun 1970an dan hingga kini masih sering dipakai. Kalo tidak salah Ruben Onsu atau Olga yang mempopulerkan kata ini di berbagai kesempatan di acara-acara di televisi yg mereka bawakan. ALAY : Singkatan dari Anak Layangan. 8. Awalnya kata-kata ini hanya digunakan di Jawa Barat saja. Salah satunya adalah Titi DJ. EMBER : . asal Madura. yang artinya mirip dengan Alay. Sama seperti garing. kata ini dibawa dan dipakai oleh para mahasiswa luar Jawa Barat yang sempat kuliah di tanah Parahyangan itu. yang pada akhirnya membuat kata ini menjadi terkenal dan beberapa kesempatan dipakai. LEBAY : Merupakan hiperbol dan singkatan dari kata "berlebihan". Kata ini populer di tahun 2006an. dan biasanya digunakan untuk "mencela" orang yang berpenampilan norak. Karena seringnya digunakan dalam pembicaraan. kata ini kemudian dipakai mereka dalam beberapa kesempatan. 5. Jayus sendiri adalah nama ayah dari Herman (lengkapnya Jayus Kelana) yang seorang elukis di kawasan Blok M. Misalnya. GANDENG : Kata ini pun merupakan kata dari bahasa Sunda yang berarti "berisik". Dari cerita mulut ke mulut. 3 tahun. 3. namun setelah saya telusuri. Arti sebenarnya adalah lawakan atau tingkah laku yang maunya melucu tapi tidak lucu. terutama setelah sering digunakan Debby Sahertian di sitkom Lenong Rumpi. 4. BEGICHU / BEGICYU : Biasanya kata ini disebutkan dengan penekanan di bagian belakang (yaitu memonyongkan bibir). Kata-kata tersebut biasanya merupakan bahasa daerah yang dipelintir atau dipelesetkan artinya. CING : Saya mensinyalir kata ini sudah sering digunakan sejak tahun 1970an. 6. Kata "cing" biasa digunakan sebagai sapaan untuk teman dekat. di acara Extravaganza TransTV. Hal ini saya ketahui saat menonton film Si Pitung Banteng Betawi yang dibintangi oleh (alm) Dicky Zulkarnaen. Ada juga kata yang posisi konsonan dan vokalnya diubah sedemikian rupa. Alay sering diidentikkan dengan hal-hal yang norak dan narsis. MENEKETEHE : Kata ini sebenarnya berasal dari kata "Mana Kutahu" dan diplesetkan oleh Tora Sudiro sekitar awal tahun 2000an. Istilah Jayus populer di tahun 90an dan masih sesekali digunakan di masa kini. Namun tidak sedikit katakata itu sudah tidak dikenal lagi dan berganti dengan istilah lain yang lebih "funky". konon ada seorang anak di daerah Kemang bernama Herman Setiabudhi yang kerap dipanggil Jayus oleh teman2nya. kata ini mulai sering digunakan orang lagi. akhirnya kata ini pun menjadi populer di beberapa kota besar di luar Jawa Barat. padahal kata ini merupakan singkatan dari KOalitas Orang Lowclass. 2. 1. Belakangan. Istilah itu cukup populer dan saat ini cukup sering digunakan orang. 9. KOOL : Sekilas cara membacanya sama dengan "cool" (keren). 7. GARING : Kata ini merupakan kata dari bahasa Sunda yang berarti "tidak lucu". menimbulkan bunyi baru yang cukup unik dan lucu kalo didengar. Kata ini kemudian banyak dipopulerkan oleh artis. Cing?" 10. "Mau ke mana. yaitu orang-orang kampung yang bergaya norak. Namun karena banyaknya mahasiswa luar pulau yang kuliah di Jawa Barat (Bandung) lalu kembali ke kota kelahiran mereka. Kata ini sendiri digunakan secara tidak sengaja oleh seorang anak kecil bernama Saipuddin. JAYUS : Saya tadinya mengira kata ini merupakan singkatan.

atau pun komunitas yang lain.Tidak jelas siapa yang mempopulerkan kata ini tapi dari penelusuran saya. Kata ini biasanya digunakan oleh para penikmat kedua hal itu..!! : Kata yang merupakan bentuk ajakan ini dipopulerkan oleh Hennyta Tarigan dan Rina Gunawan (anggota grup GSP). CENGLI : Merupakan kata dari bahasa Hokkian yang berarti "Bertindak Adil". Di awal tahun 2000an. 12. WIL dan PIL : Merupakan singkatan dari Wanita Idaman Lain dan Pria Idaman Lain. ajib.Kata ini merupakan plesetan dari kata "Memang Begitu"... Bokap (Ayah) dan Nyokap (Ibu) sendiri merupakan istilah yang telah populer sejak tahun 80an dan masih digunakan hingga hari ini. terutama dalam komunikasi chatting.. FB. maka kata ini identik dengan panggilan kaum waria / bencong. LOL : Kata ini belakangan ini sering dipakai. Pertama kali dipopulerkan oleh Titi DJ yang secara tidak sengaja menyebut kata ini saat menjawab pertanyaan orang. SUTRALAH : Merupakan pemanjangan dan plesetan dari kata "Sudahlah". namun saya menemukan kata-kata ini sering digunakan dalam penulisan di majalah2 di era awal 2000an. 18. 11.. ketika bahasa sms mulai populer di kalangan remaja. Kata ini belakangan sering digunakan orang untuk menggambarkan wanita yang cantik dan seksi.. Kedua kata itu biasa digunakan untuk menjelaskan wanita atau pria simpanan / selingkuhan. baik di YM. Kata ini mulai populer di pertengahan 90an.. kata ini sudah akrab dan sering digunakan oleh para Eksmud (Eksekutif Muda) Jakarta sekitar tahun 96an. Sejak itu. BONYOK : Kata ini merupakan singkatan dari Bokap-Nyokap (orang tua). ajib. kata ini sering digunakan di berbagai kesempatan. 19. 15. Kata ini sempat populer di awal tahun 90an dan sering digunakan oleh Lenong Rumpi. . atau Klabing. AJIB : Artinya Enak. SEMOK : Berasal dari bahasa Jawa yang berarti "Montok". tapi kata ini mulai sering digunakan diperiode awal 2000an. ajib. Kata ini juga dipopulerkan oleh kaum waria dan mulai populer di tahun 90an akhir. kata ini kembali populer sejak digunakan oleh Indra Birowo dan Tora Sudiro di acara Exravaganza. YIUK. karena seringkali mereka melakukan hal itu "just for fun". AKIKA : Merupakan sandi untuk mengatakan "Saya". Kata ini memang lazim digunakan oleh masyarakat perantauan Tionghua dari suku Hokkia. dan biasanya digunakan sebagai kode rahasia untuk menyebutkan wanita / pria yang bisa "dipakai" (baca : ditiduri).". 17. maka lama-kelamaan menjadi kata umum yang digunakan dalam kegiatan sehari2. tapi mereka sendiri tidak mau disebut PSK (Pekerja Seks Komersial). 20. 16. Twitter. 13. Kata ini mulai populer di tahun 90an tatkala musik trance dan narkoba jenis shabu2 baru mulai populer. Tidak jelas siapa yang mempopulerkan kata ini... Karena sering digunakan saat mereka berperan sebagai bencong. BISPAK : Merupakan singkatan dari kata "Bisa Pakai". Kata ini pertama kali dipopulerkan oleh kaum waria di tahun 90an. Tidak jelas siapa yang mempopulerkan istilah ini. Karena sering digunakan dalam percakapan bisnis. Istilah ini diambil dari suara hentakan tempo musik trance yang kalo didengar dengar teliti memang terdengar seperti "Ajib. yang dibakukan oleh Debby Sahertian dalam buku Kamus Gaul yang dibuatnya. 14. Kata itu merupakan singkatan dari Laugh Out Loud yang berarti "Tertawa Terbahak-bahak". Asyik.

sakin besarnya . 23. emosian. BELAH DUREN : Berasal dari istilah yang digunakan dalam lagu dangdut berjudul sama yang dinyanyikan oleh Julia Perez. 26.. b. tapi diduga kata ini pernah diucapkan oleh beberapa MC di televisi (entah Indra Bekti. Namun kata ini menjadi populer di tahun 2006an di kalangan siswa-siswi SMU yang menggunakan kata ini sebagai kata ganti "Karena / Soalnya". karena sering digunakan oleh para penyiar radio (terutama radio anak muda) setiap kali selesai menjelaskan sesuatu. 30. terutama di kalangan para cewek di ruang chatting dunia maya. KAMSUD : Merupakan pembalikan konsonan kata "Maksud". SECARA : Kata ini sebenarnya adalah bahasa Indonesia. GETHO LOH. galak. Kata ini akhirnya menjadi kata umum yang digunakan untuk melukiskan orang yang menyebalkan. dan sombong. SEGEDE GOBLOK : Mirip dengan ungkapan "Segede Gambreng". Kata ini cukup terkenal di tahun 2007... yang bermakna "Adalah".. SEGEDE GAMBRENG : Kata "gambreng" berasal dari suitan anak-anak (hompimpah alaihum gambreng). kata ini pertama kali digunakan sekitar tahun 2000an di daerah sekitar Bogor untuk menyebut Tukang Ojek yang menjadi langganan para penjaja cinta di sana. ANJELO : Merupakan singkatan dari Antar Jemput Lonte. yang menunjukkan siapa yang menang dalam suitan tersebut. 25. kata "Belah Duren" merupakan istilah yang ditujukan buat para pengantin muda yang menikmati malam pertama. BT / BETE : Merupakan singkatan dari Boring Total. Gak jelas siapa yg mempopulerkan kata ini. sekitar tahun 2007an. yang merupakan penekanan dari sebuah penjelasan yang disampaikan oleh sang pembicara. judes. Gua gak bisa ke rumah lo neh hari ini. 24. . Kata ini mulai populer dan digunakan di awal tahun 2000an. gimana dong? Secara gue ini kan gaul. 29. secara bokap gue lagi sakit. kata ini digunakan untuk menunjukkan sesuatu yang besar sekali (dan sulit diungkapkan dengan kata-kata).. Tadinya orang menduga kata ini dipopulerkan oleh Dwiq saat merilis lagu "Bete" sekitar tahun 2008.Merupakan singkatan Jarang Dibelai yang mengandung arti lebih jauh sebagai ungkapan hati seorang wanita yang jarang mendapatkan belaian kasih sayang kekasihnya.jadi ga masuk akal. Belakangan kata ini mengandung makna ajakan untuk melakukan ML (Making love).: Kata ini berarti "Demikian / Begitu". Iva Gunawan. Padahal kata ini sudah lama digunakan oleh para mahasiswa yang bosan dengan program perkuliahan mereka. JABLAY : Kata ini dipopulerkan oleh Titi Kamal saat menyanyikan lagu berjudul sama dalam film Mendadak Dangdut (2006). Kata ini mulai populer. 27. Contoh pemakaiannya : a. Dari informasi yang saya peroleh.21. Sesekali pula digunakan sebagai sisipan tanpa makna (hanya sebagai penekanan pada kalimat yang mereka katakan). JUTEK : Berasal dari kata yang sering digunakan oleh para PSK di awal tahun 2000an untuk menggambarkan pria yang sombong dan jarang tersenyum. 22. Ya. atau Ruben Onsu) 28. kata "Segede Goblok" menunjukkan sesuatu yang besarnya luar biasa dan . Kata ini makin populer manakala sering digunakan dalam berbagai percakapan yang bernada jenaka (sekaligus norak) di berbagai acara televisi. Belakangan.

CUma MIrip. Awalnya kata ini dipopulerkan oleh sebuah produk kartu telpon seluler di tahun 2008an. Kata ini berasal dari adegan film-film kartun yang sering menampilkan suasana hening . Pemakaiannya cukup sederhana.. KRIK : Adalah suara jankrik. Saat ini. kata itu diplesetkan banyak orang menjadi Motor Gelo yang ditujukan pada orang-orag norak yang suka bikin rusuh. sumber: http://dunia-panas. 35. 37. dan lain-lain. yang melontarkan celutukan nakal yang kini menjadi bahasa pergaulan itu.com/2010.hasa-gaul. walau tidak seintens dulu. LO / LU : Sama seperti "Gue" kata ini pun sudah digunakan digunakan oleh Suku Betawi sejak bertahun-tahun lalu dan menjadi kata untuk menyebut "Anda / Kamu". CUma MIScal. Adalah Sule. MOGE : Awalnya kata ini merupakan singkatan dari Motor Gede dan dipopulerkan oleh kelompok penyuka motor gede tahun 2008 silam. 33. BONEK : Singkatan dari kata Bondo Nekat yang berarti orang nekat yang gak bermodal apapun selain kemauan. CUMI : Merupakan singkatan yang mengandung banyak arti (tergantung CUMI yang dipakai adalah singkatan dari apa). 36. : Merupakan ungkapan yang dipopuerkan oleh pelawak (alm) Diran di tahn 1985an. GUE : Adalah bahasa "resmi" yang kini banyak digunakan oleh kebanyakan orang (terutama orang dari Suku Betawi) untuk menyebut "Saya / Aku". dan bikin muak banyak orang. 34. Istilah ini biasaya digunakan dalam pembicaraan di dunia maya. KATROK : Orang kampung / orang desa. 32. yang kemudian sering digunakan oleh para artis seperti Euis Darliah dan Jaja Miharja. 40. Kata ini kemudian menjadi bahasa umum untuk menggambarkan orang yang kampungan / norak banget. CUkup MIris. Kata ini dipopulerkan oleh Tukul Arwana saat membawakan acara Empat Mata sekitar tahun 2007an (kini berubah menjadi acara Bukan Empat Mata). PRIKITIU : Adalah celutukan yang ditujukan pada pasangan yang tertangkap basah melakukan perselingkuhan. Kata ini merupakan bahasa Betawi yang telah digunakan secara luas.31. 38. Kata ini sempat populer kembali sekitar medio 1990-1999. kata ini juga digunakan untuk orang-orang nekat yang gak kenal rasa takut. Namun belakangan. 39.mana kala seseorang bercanda namun tidak lucu. jauh sebelum bahasa prokem dikenal orang.dengan latar belakang suara jengkrik . GAYUS : Merupakan sebutan sindiran untuk orang yang gila uang dan berusaha mendapatkan uang dengan berbagai cara yang tidak halal. untuk menggambarkan kondisi yang sangat garing / tidak lucu. penulis tinggal menulis kata "Krik" berulang-ulang.. Kata ini dipopulerkan oleh suporter Tim Sepakbola Persebaya . mau menang sendiri.blogspot. seperti CUma MIkir.. yang akhirnya berkembang menjadi bahasa gaul anak-anak remaja untuk menjelaskan kondisinya saat ini. CUma MInjam. yaitu saat menanggapi komentar / ucapan seseorang.Surabaya di tahun 90an dan menjadi sebutan "kebanggaan" mereka. seorang komedian lokal.. Saat ini masih dipakai.html . NI YEE. Ungkapan ini populer di awal tahun 2010 setelah seorang pejabat pajak negara bernama Gayus diciduk polisi lantaran ketahuan menilap uang negara sebesar Rp 67 milyar. menandakan bahwa penulis menganggap ucapan orang itu gak lucu banget.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->