TEHNIK PEMBUATAN BOKASI

Oleh : Nasir, SP., MBA

Latar Belakang Pembangunan pertanian secara alami yang ramah lingkungan saat ini banyak dilakukan untuk menghasilkan bahan makanan yang aman, serta bebas dari bahan-bahan kimia yang berbahaya dan beracun. Pembangunan pertanian alami ini semula hanya menerapkan sistem pertanian organik, tetapi ternyata hasilnya hanya sedikit. Dalam tahun 1980-an, Prof Dr. Teruo Higa memperkenalkan konsep EM atau Efektive Mikroorganisms pada praktek pertanian alami tersebut. Teknologi EM ini telah dikembangkan dan digunakan untuk memperbaiki kondisi tanah, menekan pertumbuhan mikroba yang menyebabkan penyakit, dan memperbaiki efisiensi penggunaan bahan organik oleh tanaman. Pada pembuatan bokashi sebagai salah satu pupuk organik, bahan EM meningkatkan pengaruh pupuk tersebut terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman. Beberapa pengaruh EM yang menguntungkan dalam pupuk bokashi tersebut adalah sebagai berikut: - memperbaiki perkecambahan bunga, buah, dan kematangan hasil tanaman - memperbaiki lingkungan fisik, kimia, dan biologi tanah serta menekan pertumbuhan hama dan penyakit dalam tanah - meningkatkan kapasitas fotosintesis tanaman - menjamin perkecambahan dan pertumbuhan tanaman yang lebih baik - meningkatkan manfaat bahan organik sebagai pupuk Berdasarkan kenyataan di lapangan, persediaan bahan organik pada lahan pertanian sedikit demi sedikit semakin berkurang. Jika hal tersebut tidak ditambah dan segera diperbaiki oleh petani maka penurunan produksi akan terjadi pada tanaman-tanaman pertanian, seperti padi, palawija dan sayuran. Berbicara mengenai masalah penurunan produksi, tentunya bukan saja menjadi masalah petani atau masyarakat, tetapi juga merupakan masalah bagi pemerintah daerah dalam rangka mempertahankan ketahanan pangan dan ekonomi rakyat. Hal ini seyogyanya harus menjadi bahan pemikiran bagi pemerintah daerah dalam mengatasinya secara bijak. Untuk dapat mengatasi hal tersebut, pada tahun anggaran 2003 ini Pemda Kabupaten Pandeglang secara khusus mengalokasikan dananya melalui Proyek Peningkatan Produksi Padi Palawija dan Sayuran. Pada kegiatan Proyek ini terdapat pertemuan teknis yang berisikan materi pengaruh penggunaan pupuk bokashi terhadap produksi padi palawija dan sayuran, dan materi tehnik pembuatan bokashi. Kegiatan ini tentunya bertujuan untuk menambah wawasan dan keterampilan petani dalam masalah penggunaan pupuk bokasi secara praktis di lapangan. Manfaat Bokashi Untuk meningkatkan dan menjaga kestabilan produksi pertanian, khususnya tanaman pangan, sangat perlu diterapkan teknologi yang murah dan mudah bagi petani. Tehnologi tersebut dituntut ramah lingkungan dan dapat menfaatkan seluruh potensi sumberdaya alam yang ada dilingkungan pertanian, sehingga tidak memutus rantai sistem pertanian.

sehingga sangat efektif dan efisien bagi petani padi. Gula yang telah dicairkan = 200 ml 5. Dedak halus 4. bunga dan buah dalam peningkatan produksi tanaman. sekam padi.Penggunaan pupuk bokashi EM merupakan salah satu alternatif yang dapat diterapkan pada pertanian saat ini. air tidak menetes dan bila kepalan tangan dilepas maka adonan susah pecah (megar) 5.Bahan-bahan untuk ukuran 500 kg bokashi : 1. bila suhunya lebih dari 500 C turunkan suhunya dengan cara membolak balik 8. pupuk kandang. Bila adonan dikepal dengan tangan. dan dedak dicampur secara merata 3. Kemudian ditutup dengan karung goni selama 4-7 hari 7. Selain itu pembuatan pupuk bokashi biaya murah. Air secukupnya Cara Pembuatannya : 1. Pembuatan Bokashi Jerami Padi . Dedak = 50 kg 3. Pupuk kotoran hewan/pupuk kandang 3. Larutkan EM-4 dan gula ke dalam air 2. Pupuk bokashi adalah pupuk organik (dari bahan jerami. Sekam padi = 150 kg 4. Kemudian tutp kembali dengan karung goni 9. Petahankan gundukan adonan maksimal 500 C. Pupuk kandang = 300 kg 2. Adonan digundukan diatas ubin yang kering dengan ketinggian minimal 15-20 cm 6. sehingga efeknya dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman. EM-4 = 500 ml 6. bokashi merupakan pupuk organik yang dapat dibuat dalam beberapa hari dan siap dipakai dalam waktu singkat. Jerami padi yang telah dihaluskan 2. Setelah 4-7 hari bokashi telah selesai terfermentasi dan siap digunakan sebagai pupuk organik b. samapah organik. dll) hasil fermentasi dengan teknologi EM-4 yang dapat digunakan untuk menyuburkan tanah dan menekan pertumbuhan patogen dalam tanah. Bagi petani yang menuntut pemakaian pupuk yang praktis. palawija. Pupuk kandang. Siramkan EM-4 secara perlahan-lahan ke dalam adonan secara merata sampai kandungan air adonan mencapai 30 % 4. Pengecekan suhu sebaiknya dilakukan setiap 5 jam sekali 11. Bahan dan Cara Pembuatan Bokashi a.Bahan-bahan untuk ukuran 1000 kg bokashi : 1. Sekam/Arang Sekam/Arang Kelapa = = = = 500 kg 300 kg 100 kg 100 kg . sayuran. Pembuatan Bokashi Pupuk Kandang . Suhu yang tinggi dapat mengakibatkan bokashi menjadi rusak karena terjadi proses pembusukan 10.

Adonan digundukan diatas ubin yang kering dengan ketinggian minimal 15-20 cm 5. kemudian aduk sampai rata dan tutup rapat-rapat . Bahan-bahan tadi dicampur (jerami. Membuat pupuk bokashi 1.Bahan-bahan untuk ukuran 200 liter bokashi cair : 1. Masukan pupuk kandang sebanyak 30 kgdan aduk perlahan-lahan hingga bersatu dengan larutan tadi 5. Kemudian ditutup dengan karung berpori (karung goni) selama 3-4 hari 6. Pembuatan Bokashi Cair . Molase/Gula pasir/merah EM-4 Air secukupnya = 1 liter/250 gr = 1 liter Cara Pembuatannya: Membuat larutan gula dan EM-4 1. Pupuk kotoran hewan/pupuk kandang = 30 kg 2. arang sekam dan dedak) dan aduk sampai merata 2. Siramkan EM-4 secara perlahan-lahan ke dalam adonan (campuran bahan organik) secara merata sampai kandungan air adonan mencapai 30 % 3. Tambahkan air sebanyak 100 liter hingga drum menjadi penuh. Masukan EM-4 sebanyak 1 liter ke dalam larutan tadi kemudian aduk hingga rata. Masukan gula putih/merah sebanyak 250 gr kemudian aduk sampai rata 3. Suhu yang tinggi dapat mengakibatkan bokashi menjadi rusak karena terjadi proses pembusukan 8. Bila adonan dikepal dengan tangan air tidak menetes dan bila kepalan tangan dilepas maka adonan masih tampak menggumpal 4. c. Molase/Gula pasir/merah = 1 liter/250 gr 3. Pada tempat yang terpisah buat larutan molase sebanyak 1 liter. Sediakan air dalam ember sebanyak 1 liter 2. Isi drum ukuran 200 liter dengan air setengahnya 2. 7. EM-4 = 1 liter 4. Setelah 4-7 hari bokashi telah selesai terfermentasi dan siap digunakan sebagai pupuk organik. pupuk kandang. Masukan molase tadi sebanyak 1 liter bersama EM-4 sebanyak 1 liter ke dalam drum. 6. kemudian aduk perlahan-lahan hingga rata 4. Agar proses fermentasi dapat berlangsung dengan baik perhatikan agar suhu tidak melebihi 500 C. dengan cara mencampurkan gula putih/merah sebanyak 250 gram dengan air sebanyak 1 liter 3.5. bila suhunya lebih dari 500 C turunkan suhunya dengan cara membolak balik 7. Air secukupnya Cara Pembuatannya: 1.

dan air buangan industri alkohol Jumah kandungan air adalah merupakan petunjuk. Jumlah air yang paling sesuai adalah jumlah air yang diperlukan membuat bahan-bahan basah tetapi tidak sampai berlebihan dan terbuang.6. sari (juice) buahbuahan. Setelah 4 hari bokashi cair EM-4 siap untuk digunakan. Cara pengadukan setiap hari cukup lima putaran saja. Jumlah air yang perluditambahkan tergantung pada kandungan air bahan yang digunakan. Lakukan pengadukan secara perlahansetiap pagi selama 4 hari. . setiap macam gula dapat digunakan sebagai penggantinya. Beberapa bahan pengganti tersebut adalah nira tebu gula. Bila tidak ada molase. Setelah diaduk biarkan air larutan bergerak sampai tenang lalu drum ditutup kembali 7.

bokasi diebar merata dipermukaan tanah/perakaran tanaman dan siramkan 3-4 cc EM-4 perliter air setiap minggu sekali.EM-4 1 liter . . . sekam. Bokashi jerami dan bokashi pupuk kandang baik dipakai untuk pembibitan/ menanam bibit yang masih kecil. Palawija dan Sayuran Bahan bokashi sangat banyak terdapat di sekitar lahan pertanian.Untuk mencampurkan bokashi ke dalam tanah.Untuk tanaman buah-buahan. a. sekam padi. ayam.Bokashi expres baik digunakan sebagai penutup tanah (mulsa) pada tanaman sayur dan buah-buahan. sapi.Dedak/bekatul 50 kg .Larutan gula pasir.Hijauan daun 200 kg (hijauan daun. dll) . Bokashi Padat Bahan: .3-4 genggam bokasi (150-200 gram) untuk setiap mtr persegi tanah disebar marata diatas permukaan tanah.Biarkan bokashi selama seminggu. Pada tanah yang kurang subur dapat diberikan lebih. . seperti misalnya jerami. Semua bahan organik yang akan difermentasi oleh mikroorganisme frmentasi dalam kondisi semi anaerobik pada suhu 40-500 C. pupuk hijau.Pupuk kandang 750 kg (kotoran kambing.Penggunaan Pupuk Bokashi untuk Padi. Cara penggunaan secara khusus : Bokashi jerami dan bokashi pupuk kandang baik dipakai untuk melanjutkan fermentasi penutup tanah (mulsa) dan bahan organik lainnya di lahan pertanian juga banyak digunakan pada tanah swahkarena ketersediaan bahan yang cukup. setelah itu baru bibit ditanam. dll) . tanah perlu dicangkul/bajak. CARA MEMBUAT BOKASHI (untuk 1 ton) A. sisa sayuran. rumput. dan lain-lain. . pupuk kandang. sebuk gergaji. Pada tanah sawah pemberian bokashi dilakukan sebelum pembajakan tanah. jerami. b. 1 kg per 10 liter air . Penggunaan penutup tanah (mulsa) dari jerami atau rumput-rumputan kering sangat dianjurkan pada tanah tegalan. Hasil fermentasi bahan organik berupa senyawa organik mudah diserap oleh perakaran tanaman. Cara penggunaan secara umum : .Air secukupnya .

Bokashi cair akan siap digunakan setelah 5 – 7 hari. bila campuran dikepal. 6. lalu tutup dengan karung goni atau terpal selama 5 – 7 hari. hingga rata 3. Bokashi Cair (untuk 200 liter) Bahan: . sapi. Selanjutnya. adonan tidak buyar.25 – 1 liter tergantung jenis tumbuhan. 5.Hijauan daun (secukupnya) .Tahapan Pembuatan: 1. adonan diaduk setiap hari hingga suhu dapat dipertahankan pada kisaran 45 – 50 derajad Celsius. ayam. Aplikasi: 1 liter bokashi dicampur dengan 9 liter air bersih.Air bersih 200 liter .Terasi 1 kg . Hamparkan adonan di atas lantai kering dengan ketebalan 15 – 20 cm. Siramkan larutan secara perlahan secara merata ke dalam campuran sampah basah-kotorandedak. air tidak keluar dan bila kepalan dibuka. Pupuk kandang dihaluskan 2. Dua kilogram bokashi diaduk dengan tanah lalu dibenamkan di lubang tanam. 4. 4. Potong sampah basah (3-5 cm). Aplikasi: Untuk tanaman tahunan semisal karet. Tandanya. Setiap hari dibuka dan diaduk selama 15 menit. coklat. kecuali jika menggunakan sekam 2. Drum ditutup rapat. Gula pasir – Terasi – EM-4 – NPK dilarutkan dalam air 3. .Pupuk kandang 30 kg (kotoran kambing.EM-4 1 liter . Agar suhu adonan tidak terlalu panas akibat fermentasi yang terjadi. Setelah satu minggu. 5.Gula pasir 1 kg .Dapat pula ditambah 2 kg pupuk NPK untuk memperkaya nutrisi Tahapan Pembuatan: 1. gunakan bokashi padat sebagai pupuk dasar. Campurkan Sampah basah – pupuk kandang – dedak/bekatul. Campuran pupuk kandang dan larutan gula dimasukkan ke dalam drum plastik kemudian ditambahkan air bersih hingga volumenya mencapai 200 liter. pupuk bokashi siap digunakan. Larutkan EM-4 + Air gula ke dalam 200 liter air. Lakukan hingga kandungan air di adonan mencapai 30 – 40 %. 7. dan lainnya. siramkan pada tanah di sekitar tanaman atau disemprotkan pada daun sebanyak 0. B. dll) .

tetapi juga merupakan masalah bagi pemerintah daerah dalam rangka mempertahankan ketahanan pangan dan ekonomi rakyat.memperbaiki lingkungan fisik. persediaan bahan organik pada lahan pertanian sedikit demi sedikit semakin berkurang. menekan pertumbuhan mikroba yang menyebabkan penyakit. seperti padi. sangat perlu diterapkan teknologi yang murah dan mudah bagi petani. tetapi ternyata hasilnya hanya sedikit. Pada kegiatan Proyek ini terdapat pertemuan teknis yang berisikan materi pengaruh penggunaan pupuk bokashi terhadap produksi padi palawija dan sayuran. Berbicara mengenai masalah penurunan produksi. Jika hal tersebut tidak ditambah dan segera diperbaiki oleh petani maka penurunan produksi akan terjadi pada tanaman-tanaman pertanian. Beberapa pengaruh EM yang menguntungkan dalam pupuk bokashi tersebut adalah sebagai berikut: . dan kematangan hasil tanaman . palawija dan sayuran. dan memperbaiki efisiensi penggunaan bahan organik oleh tanaman. serta bebas dari bahan-bahan kimia yang berbahaya dan beracun.meningkatkan kapasitas fotosintesis tanaman . dan materi tehnik pembuatan bokashi. Hal ini seyogyanya harus menjadi bahan pemikiran bagi pemerintah daerah dalam mengatasinya secara bijak.TEHNIK PEMBUATAN BOKASI Latar Belakang Pembangunan pertanian secara alami yang ramah lingkungan saat ini banyak dilakukan untuk menghasilkan bahan makanan yang aman. Dalam tahun 1980-an. Prof Dr.meningkatkan manfaat bahan organik sebagai pupuk Berdasarkan kenyataan di lapangan. Pada pembuatan bokashi sebagai salah satu pupuk organik.menjamin perkecambahan dan pertumbuhan tanaman yang lebih baik . Manfaat Bokashi Untuk meningkatkan dan menjaga kestabilan produksi pertanian. Tehnologi tersebut dituntut ramah lingkungan dan dapat menfaatkan seluruh potensi sumberdaya alam yang ada dilingkungan pertanian. bahan EM meningkatkan pengaruh pupuk tersebut terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman. dan biologi tanah serta menekan pertumbuhan hama dan penyakit dalam tanah . Teruo Higa memperkenalkan konsep EM atau Efektive Mikroorganisms pada praktek pertanian alami tersebut. pada tahun anggaran 2003 ini Pemda Kabupaten Pandeglang secara khusus mengalokasikan dananya melalui Proyek Peningkatan Produksi Padi Palawija dan Sayuran. Untuk dapat mengatasi hal tersebut. Pembangunan pertanian alami ini semula hanya menerapkan sistem pertanian organik. tentunya bukan saja menjadi masalah petani atau masyarakat.memperbaiki perkecambahan bunga. . kimia. sehingga tidak memutus rantai sistem pertanian. buah. khususnya tanaman pangan. Kegiatan ini tentunya bertujuan untuk menambah wawasan dan keterampilan petani dalam masalah penggunaan pupuk bokasi secara praktis di lapangan. Teknologi EM ini telah dikembangkan dan digunakan untuk memperbaiki kondisi tanah.

Pengecekan suhu sebaiknya dilakukan setiap 5 jam sekali 11. Larutkan EM-4 dan gula ke dalam air 2. Setelah 4-7 hari bokashi telah selesai terfermentasi dan siap digunakan sebagai pupuk organik b. sehingga efeknya dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman. samapah organik. Kemudian ditutup dengan karung goni selama 4-7 hari 7. Air secukupnya . sehingga sangat efektif dan efisien bagi petani padi. Pupuk bokashi adalah pupuk organik (dari bahan jerami. sekam padi. Bagi petani yang menuntut pemakaian pupuk yang praktis. Bila adonan dikepal dengan tangan. Petahankan gundukan adonan maksimal 500 C. pupuk kandang. palawija. Kemudian tutp kembali dengan karung goni 9.Cara Pembuatannya : 1. Gula yang telah dicairkan = 200 ml 5.Bahan-bahan untuk ukuran 1000 kg bokashi : 1. bokashi merupakan pupuk organik yang dapat dibuat dalam beberapa hari dan siap dipakai dalam waktu singkat. Pupuk kandang = 300 kg 2. Pembuatan Bokashi Jerami Padi . Sekam padi = 150 kg 4. Siramkan EM-4 secara perlahan-lahan ke dalam adonan secara merata sampai kandungan air adonan mencapai 30 % 4. EM-4 = 500 ml 6.Bahan-bahan untuk ukuran 500 kg bokashi : 1. bila suhunya lebih dari 500 C turunkan suhunya dengan cara membolak balik 8. sayuran. Pupuk kandang.Penggunaan pupuk bokashi EM merupakan salah satu alternatif yang dapat diterapkan pada pertanian saat ini. air tidak menetes dan bila kepalan tangan dilepas maka adonan susah pecah (megar) 5. bunga dan buah dalam peningkatan produksi tanaman. Bahan dan Cara Pembuatan Bokashi a. Adonan digundukan diatas ubin yang kering dengan ketinggian minimal 15-20 cm 6. Dedak = 50 kg 3. Pembuatan Bokashi Pupuk Kandang . dll) hasil fermentasi dengan teknologi EM-4 yang dapat digunakan untuk menyuburkan tanah dan menekan pertumbuhan patogen dalam tanah. Pupuk kotoran hewan/pupuk kandang = 500 kg = 300 kg . Selain itu pembuatan pupuk bokashi biaya murah. Jerami padi yang telah dihaluskan 2. dan dedak dicampur secara merata 3. Suhu yang tinggi dapat mengakibatkan bokashi menjadi rusak karena terjadi proses pembusukan 10.

Agar proses fermentasi dapat berlangsung dengan baik perhatikan agar suhu tidak melebihi 500 C. Setelah 4-7 hari bokashi telah selesai terfermentasi dan siap digunakan sebagai pupuk organik. arang sekam dan dedak) dan aduk sampai merata 2. 7. Siramkan EM-4 secara perlahan-lahan ke dalam adonan (campuran bahan organik) secara merata sampai kandungan air adonan mencapai 30 % 3. Masukan gula putih/merah sebanyak 250 gr kemudian aduk sampai rata 3. pupuk kandang. Dedak halus Sekam/Arang Sekam/Arang Kelapa Molase/Gula pasir/merah EM-4 Air secukupnya = = = = 100 kg 100 kg 1 liter/250 gr 1 liter . Masukan molase tadi sebanyak 1 liter bersama EM-4 sebanyak 1 liter ke dalam drum.Bahan-bahan untuk ukuran 200 liter bokashi cair : 1. Pupuk kotoran hewan/pupuk kandang 2. 5. dengan cara mencampurkan gula putih/merah sebanyak 250 gram dengan air sebanyak 1 liter 3. Bahan-bahan tadi dicampur (jerami. Suhu yang tinggi dapat mengakibatkan bokashi menjadi rusak karena terjadi proses pembusukan 8. 6. 4. EM-4 4. Isi drum ukuran 200 liter dengan air setengahnya 2. kemudian aduk perlahan-lahan hingga rata . Membuat pupuk bokashi 1. Sediakan air dalam ember sebanyak 1 liter 2. Pembuatan Bokashi Cair . Molase/Gula pasir/merah 3. Adonan digundukan diatas ubin yang kering dengan ketinggian minimal 15-20 cm 5. Bila adonan dikepal dengan tangan air tidak menetes dan bila kepalan tangan dilepas maka adonan masih tampak menggumpal 4. Masukan EM-4 sebanyak 1 liter ke dalam larutan tadi kemudian aduk hingga rata. Pada tempat yang terpisah buat larutan molase sebanyak 1 liter.3. bila suhunya lebih dari 500 C turunkan suhunya dengan cara membolak balik 7. c.Cara Pembuatannya: Membuat larutan gula dan EM-4 1.Cara Pembuatannya: 1. Kemudian ditutup dengan karung berpori (karung goni) selama 3-4 hari 6. Air secukupnya = 30 kg = 1 liter/250 gr = 1 liter .

kemudian aduksampai rata dan tutup rapat-rapat 6.4. Setelah diaduk biarkan air larutan bergerak sampai tenang lalu drum ditutup kembali 7. Setelah 4 hari bokashi cair EM-4 siap untuk digunakan. Tambahkan air sebanyak 100 liter hingga drum menjadi penuh. Masukan pupuk kandang sebanyak 30 kgdan aduk perlahan-lahan hingga ersatu dengan larutan tadi 5. Cara pengadukan setiap hari cukup lima putaran saja. Lakukan pengadukan secara perlahansetiap pagi selama 4 hari. .

Sampah rumah tangga organik yaitu sampah yang berasal dari hijauan atau sesuatu/benda yang bisa diurai oleh mikroorganisme. Letakkan batu bata sebagai dasar drum agar sirkulasi udara menjadi lancar. Wah. Wadah dapat berupa tumpukan batu bata ukuran 80 cm x 80 cm setinggi 1 meter atau menggunakan wadah berupa drum plastik.logam dan kertas.Menuai Berkah dari Limbah Rumah Tangga sampah organik Bau tak sedap.Sedangkan pemanfaatan limbah atau sampah rumah tangga organik biasa disebut pengomposan yang hasil akhirnya berupa pupuk kompos atau pupuk bokashi sebagai nutrisi bagi tanaman. Selain dimanfaatkan menjadi pupuk. Cacah daun menjadi potongan 3 cm x 3 cm. dapat juga dibuat menjadi pakan ternak. Biasanya para pemulunglah yang mengambil dan memilah sampah non organik ini untuk dijual. selanjutnya dilakukan proses produksi.logam dan kertas menjadi barang yang dapat dibuat kembali seperti bentuk semula atau disulap menjadi hasil karya seni yang bernilai tinggi dan indah. Pembuatan dan Pengolahan Sampah Rumah Tangga Menjadi Pupuk Kompos/Bokashi. Sampah rumah tangga ada 2 macam. lazim kita lihat di bak sampah atau tempat-tempat sampah di depan rumah. Apalagi kalau tukang sampah yang tidak kunjung datang sampai berhari-hari bahkan berminggu-minggu. Pengolahan sampah organic menjadi kompos tidak perlu teknik yang rumit. yaitu sampah organik dan sampah nonorganik. Inilah beberapa proses produksi pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos / bokashi : 1. Lingkungan sekitar juga menjadi tidak sehat. timbunan akan . makanan dan juga dedaunan. makin cepat proses dekomposisi atau pengomposan. Sedangkan sampah rumah tangga non organik yaitu limbah rumah tangga yang tidak bisa diurai oleh mikro organisme. bisa-bisa membuat kita jadi pusing kepala. terlebih dapat dimanfaatkan sebagai barang yang bernilai ekonomis dan dapat dijadikan sebagai lahan bisnis. 2. misalnya sisa-sisa sayuran. Sampah non organik bisa dimanfaatkan dengan cara mendaur ulang kembali plastik. Alangkah bijaknya seandainya kita terutama buat ibu-ibu rumah tangga mampu menyulapnya atau mendaur ulang menjadi ‘barang’ yang bermanfaat. misalnya plastik. Lubangi dasar drum plastik itu sebanyak 5 buah. Setelah dilakukan pemilahan dari unsur-unsur non organik. lalat yang beterbangan dan kesan jorok. Pemilahan atau Grading Sampah rumah tangga sampah yang ada dilakukan pemilahan (grading) antara sampah organic dengan sampah non organik. Siapkan wadah pengomposan di bawah naungan atau atap agar terhindar dari hujan. Makin kecil potongan. Tetapi jikau kuran potongan terlalu kecil. tidak hanya bau yang ditimbulkan tetapi juga merusak pemandangan.

Selain dimanfaatkan untuk kebutuhan sendiri. Tambahkan kotoran ternak( ayam.sampah daun hijau dan kompos lama dengan perbandingan 1:2:1. Siram sampah yang sudah dipotong-potong tadi dengan air sampai jenuh. Tumpukan disiram dengan air bersih.000. berminyak dan berlemak sebaiknya dipisahkan karena dapat mengganggu proses pengomposan. tetapi udara dalam timbunan berkurang.Jika pembuatan kompos ini dibuat dalam skala besar income yang diperoleh otomatis akan semakin besar pula. Kompos dikemas dalam kantong plastik yang kedap air. 5. kambing ). pembuatan pupuk kompos dapat dijual. Dapat juga ditambah starter atau larutan mikroba seperti penggunaan EM4 ( Effective Microorganisme ). diayak menggunakan ayakan pasir hingga menghasilkan kompos yang halus.cenderung memadat sehingga sirkulasi udara tidak lancer. yaitu air yang berasal dari pembusukan saat proses pembalikan tumpukan sampah.Kompos yang sudah dipanen dikemas dalam kantung plastik 5 kg. Kompos siap dipanen setelah 28-30 hari.atau karung goni. Penambahan kotoran ternak ini sekaligus dapat mempercepat proses penguraian (dekomposisi). Jika suhu sudah mencapai 75-90 derajat C. 6. Sisa sayuran yang bersantan.Atau bisa membuat starter sendiri dengan menggunakan air lindi. Sampah plastic Di atas adalah salah satu pemanfaatan sampah dan beberapa langkah yang dilakukan dalam membuat pupuk kompos yang banyak mengandung unsur hara dan nutrisi untuk tumbuh kembangnya tanaman. 4.Tiap kemasan harganya bisa mencapai Rp 5. Semakin hari suhu semakin meningkat. sapi. Setelah hancur dan kering. tumpukan dibalik. 3. Campurkan sampah daun kering. Sebaliknya jika tumpukan sampah ini terlalu tinggi akan menimbulkan suhu yang tinggi pula.Hasil yang lumayan bukan? . Tinggi tumpukan sampah idealnya 1 meter. Tutup wadah dengan terpal. Jika menggunakan starter Effective Microorganisme pemanenan kompos setelah 5-6 hari. Panas akan cepat hilang jika tumpukan sampah terlalu rendah. padahal mikroba aerob membutuhkan oksigen untuk berkembang biak.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful