SEJARAH PERADABAN ISLAM PADA KERAJAAN SAFAWI (PERSIA) DAN MUGHAL (INDIA

)
Makalah ini Disusun untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Sejarah Peradaban Islam

Oleh : Kelompok 5 Afan Ribby Fahri Chaeril Insan Indra Taufi Hidayat Iwan Hardianto 208 700 564 208 700 580 208 700 587 208 700 588

JURUSAN BIOLOGI SAINS

FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG 2011

1

BAB I PENDAHULUAN A. Pendahuluan Sejarah merupakan realitas masa lalu, keseluruhan fakta, dan peristiwa yang unik dan berlaku. Hanya sekali dan tidak terulang untuk yang kedua kalinya. Oleh karena itu, ada pandangan bahwa masa silam tidak perlu dihiraukan lagi, anggap saja masa silam itu ”kuburan”. Pandangan ini tentu saja sangat subyektif dan cenderung apriori sekaligus tidak memiliki argumentasi yang kuat. Tapi bagaimanapun sebuah perirtiwa pada masa silam bisa dijadikan pandangan untuk kehidupan yang akan datang agar lebih baik. Seperti takdir yang telah Allah tentukan di setiap kehidupan di muka bumi ini. Mengalami masa pertumbuhan, kejayaan dan setelah sampai titik puncaknya akan mengalami masa kemunduran dan bahkan kehancuran, bak sebuah roda yang berputar. Kemunculan tiga kerajaan Islam yaitu Kerajaan Turki Ustmani, Kerajaan Safawi di Persia dan Kerajaan Mughal di India telah banyak memberikan kontribusi bagi perkembangan peradaban islam. Kerajaan Usmani meraih puncak kejayaan dibawah kepemimpinan Sultan Sulaiman Al-Qanuni (1520-1566 M) di kerajaan safawi, Syah Abbas I membawa kerajaan tersebut meraih kemajuan dalam 40 tahun periode kepemerintahannya dari tahun 1588-1628 M. Dan di Kerajaan Mughal meraih masa keemasan di bawah Sultan Akbar (1542-1605 M). Seperti takdir yang telah Allah tentukan di setiap kejayaan tentu akan berganti dengan kemunduran bahkan sebuah kehancuran. Demikian pula yang terjadi pada ketiga kerajaan tersebut. Setelah pemerintahan yang gilang gemilang dibawah kepemimpinan tiga raja itu, masing-masing kerajaan mengalami fase kemunduran. Akan tetapi penyebab kemunduran tersebut berlangsung dengan kecepatan yang berbeda-beda. Demikian pula yang terjadi pada Kerajaan Mughal (India) yang telah banyak memberikan kontribusi bagi perkembangan peradaban Islam. Karena pengaruhnya sangat besar terhadap kelangsungan peradaban Islam secara keseluruhan. Sejak Islam masuk ke India pada masa Khalifah al-Walid dari Dinasti Bani Umayyah melalui ekspedisi yang dipimpin oleh panglima Muhammad Ibn Qasim peradaban Islam
2

Setelah Gaznawi hancur muncullah beberapa dinasti kecil yang menguasai negeri India ini. Keberadaan kerajaan ini dalam periodisasi sejarah Islam dikenal sebagai masa kejayaan kedua setelah sebelumnya mengalami kecemerlangan pada dinasti Abbasiyah. Hal ini menunjukkan bahwa Kerajaan Mughal bukanlah kerajaan Islam pertama di India. Akan tetapi dalam makalah ini kami hanya akan membahas bagaimana kehancuran dan kemunduran kerajaan besar bagi umat islam tersebut yaitu kerajaan Safawi dan tentang Kerajaan Mughal pada masa kejayaan dan masa kehancurannya. BAB II PEMBAHASAN 3 . maka kerajaan ini justru bersinar dan berjaya. Kedudukan Islam di wilayah ini dan berhasil menaklukkan seluruh kekuasaan Hindu dan serta mengislamkan sebagian masyarakatnya India pada tahun 1020 M. Tuglug. Jika pada dinasti-dinasti sebelumnya Islam belum menemukan kejayaannya. Khalji. dan yang terakhir Dinasti Lodi yang didirikan Bahlul Khan Lody. Hadirnya Kerajaan Mughal membentuk sebuah peradaban baru di daerah tersebut dimana pada saat itu mengalami kemunduran dan keterbelakangan. Kerajaan Mughal yang bercorak Islam mampu membangkitkan semangat ummat Islam di India. seperti Dinasti Mamluk.mulai tumbuh dan menyebar di anak benua India.

nama itu dilestarikan setelah gerakan ini mendirikan kerajaan. Kerajaan Safawi berturut-turut diperintah oleh enam raja. Safi Al-Din mendirikan tarekat Safawiyah setelah ia menggantikan guru dan sekaligus meertuanya yang wafat tahun 1301 M. Sulaiman (1667-1694 M). Safi Al-Din (1252-1334 M) dan nama safawi itu rerus dipertahankan sampai tarekat ini menjadi gerakan politik. Di lain sisi dia juga seorang pencemburu yang akhirnya mengakibatkan mundurnya kemajuankemajuan yang telah diperoleh dalam pemerintahan sebelumnya (Abbas I). Sejarah Singkat Kerajaan Safawi (Persia) Kerajaan Safawi Kerajaan safawi berasal dari sebuah gerakan tarekat di Ardabil. Pada mulanya gerakan tasawuf Safawiyah bertujuan memerangi oranorang ingkar. Safi Al-Din berasal dari keturunan orang yang berbeda dan memilih sufi sebaga jalan hidupnya. Bahkan. Ia keturunan dari iman syi’ah yang ke enam. di dirikan pda waktu yang hampir bersamaan dengan berdirinya kerajaan usmani.1722 M). yaitu Safi Mirza (1628-1642 M). Pada masa raja-raja tersebut kondisi kerajaan Safawi tidak menunjukkan grafik naik dan berkembang. sementara Baghdad 4 . 1. 2. Tarekat ini diberi nama tarekat Safawiyah. Pengikut torekat ini sangat teguh memegang ajaran agama. Husein (1694. Abbas II (1642-1667 M). Nama Safawiyah diambil dari nama pendirinya. Kemunduran dan Kehancuran Kerajaan Safawi Sepeninggal Abbas I. Tahmasp II (1722-1732 M) dan Abbas III (1733-1736 M). Raja Safi Mirza (cucu Abbas I) juga menjadi penyebab kemunduran Safawi karena dia seorang raja yang lemah dan sangat kejam terhadap pembesar-pembesar kerajaan. diduduki oleh kerajaan Mughal yang ketika itu diperintah oleh Sultan Syah Jehan. sebuah kota di Azerbaijan. Kota Qandahar lepas dari kekuasaan kerajaan Safawi.A. tetapi justru memperlihatkan kemunduran yang akhirnya membawa kepada kehancuran. Musa Al-Kazim. Gurunya bernama syaikh Taj Al-Din Ibrahim Zahidi (1216-1301 M) yang dikenal dengan julukan Zahid Al-Din diambil menantu oleh gurunya tersebut.

Dengan demikian Dinasti Safawi kembali berkuasa. Shah Husein akhirnya mengakui kekuasaan Mir Mahmud dan mengangkatnya menjadi gebernur di Qandahar dengan gelar Husei Quli Khan (budak Husein). Mir Mahmud makin leluasa bergerak sehingga tahun 1721 M. tepatnya tanggal 8 Maret 1736. Asyraf. Dengan pengakuai ini. Ia memberi kekuasaan yang besar kepada para ulama Syi'ah yang sering memaksakan pendapatnya terhadap penganut aliran Sunni. Tahmasp II di pecat oleh Nadir Khan dan di gantikan oleh Abbas III (anak Tahmasp II) yang ketika itu masih sangat kecil. sehinggamereka berontak dan berhasil mengakhiri kekuasaan Dinasti Safawi (Hamka. 5 . 1970:426). suku Ardabil Afghanistan berhasil menduduki Mashad. Pemberontakan lainnya terjadi di Heart. Asyraf sendiri terbunuh dalam peperangan itu. ia merebut Kirman dan tak lama kemudian ia menyerang Isfahan dan memaksa Shah Husein menyerah tanpa syarat. Tahmasp II bekerjasama dengan Nadir Khan dari suku Afshar untuk memerangi dan mengusir bangsa Afghan yang menduduki Isfahan. Abbas II adalah raja yang suka minum-minuman keras sehingga ia jatuh sakit dan meninggal. yang berkuasa di Isfahan digempur dan dikalahkan oleh pasukan Nadir Khan tahun 1729 M. Pada tanggal 12 Oktober 1722 M Shah Husein menyerah dan 25 Oktober Mir Mahmud memasuki kota Isfahan dengan penuh kemenangan (Holt. Akibatnya rakyat bersikap masa bodoh terhadap pemerintah. pada bulan Agustus 1732 M. Sebagaimana Abbas II. pengganti Mir Mahmud. Dengan demikian berakhirlah kekuasaan Dinasti Safawi di Persia (Holt. Ia bertindak kejam terhadap para pembesar yang dicurigainya. Mir Vays diganti oleh Mir Mahmud dan ia dapat mempersatukan pasukannya dengan pasukan Ardabil. Pemberontakan bangsa Afghan tersebut terjadi pertama kali tahun 1709 M di bawah pimpinan Mir Vays yang berhasil merebut wilayah Qandahar. Salah seorang putera Husein.direbut oleh kerajaan Usmani. Tahun 1726 M. mendapat dukungan penuh dari suku Qazar dari Rusia. Empat tahun setelah itu. Ia diganti oleh Shah Husein yang alim. 1981:71). Sulaiman juga seorang pemabuk. sehingga ia mampu merebut negeri-negeri Afghan dari kekuasaan Safawi. Sikap ini membangkitkan kemarahan golongan Sunni Afghanistan. memproklamasikan dirinya sebagai raja yang sah dan berkuasa atas Persia dengan pusat kekuasaannya di kota Astarabad. bernama Tahmasp II. Nadir Khan mengangkat dirinya sebagai raja menggantikan Abbas III. 1970:428-429). Namun. Karena desakan dan ancaman Mir Mahmud.

2. diduduki oleh kerajaan mughal yang ketika itu dipimpin oleh Sultan Syah Jehan. Para Pemimpin yang lemah. Ia bertindak kejam terhadap para pembesar yang dicurigainya. begitu pula dengan sultan Husein. 4. dalam bentuk perebutan kekuasaan di kalangan keluarga istana. Sikap ini membangkitkan kemarahan golongan sunni Afhganistan.Adapun sebab-sebab kemunduran dan kehancuran kerajaan Safawi adalah: 1. Safi Mirza. Hal ini dikarenakan mereka tidak memiliki ketahanan mental karena tidak dipersiapkan secara terlatih dan tidak memiliki bekal rohani. Para Pemimpin suka minum-minuman keras. Akibatnya. Kemajuan yang pernah dicapai oleh abbas I segera menurun. Terjadinya dekandensi moral yang melanda sebagian pemimpin kerajaaan Safawi. cucu abbas I. Kota Qondahar (sekarang termasuk wilayah afganistan ) lepas dari kekuasaan kerajaan safawi. Raja Sulaiman yang pecandu narkotik dan menyenangi kehidupan malam selama tujuh tahun tidak pernah sekalipun ssmenyempatkan diri menangani pemerintahan. Ia sangat kejam terhadap pembesar-pembesar kerajaan karena sifat pencemburunya. 3. 5. Kemerosotan aspek kemiliteran ini sangat besar pengaruhnya terhadap lenyapnya ketahanan dan pertahanan kerajaan Safawi. rakyat bersifat masa bodoh terhadap pemerintah. 6 . Ia diganti oleh Shah Husein yang alim. Meskipun demikian. adanya konflik internal kerajaan. Sebagaimana Abbas II. pada masa kota Qandahar dapat direbut kembali. sehingga mereka berontak dan berhasil mengakhiri kekuasaan dinasti Safawi. Abbas II adalah raja yang suka minum-minuman keras sehingga ia jatuh sakit dan meninggal. yang juga ikut mempercepat proses kehancuran kerajaan ini. Sulaiman juga seorang pemabuk. sementara baghdad direbut oleh kerajaan Usmani. Pengganti sulaiman ini meberi kekuasaan yang besar kepada para ulama Syi’ah yang sering memaksakan pendapatnya terhadapa penganut aliran Sunni. adalah seorang pemimpin yang lemah. Pasukan ghulam (budak-budak) yang dibentuk Abbas I ternyata tidak memiliki semangat perjuangan yang tinggi seperti semangat Qizilbash. dengan bantuan wajir-wajirnya.

Thanisar. Kecakapannya memimpin Sind mendorong banyak orang India kemudian masuk Islam. Dalam rangka perluasan wilayah Islam. Pada masa itulah awal dari kekuasaan Islam di India. 7 . Sebaqai contoh ialah keberhasilan Dinasii Gaznawi menguasai sejumlah wilayah India. Namun rencana ini baru bisa dilaksanakan secara efektif pada masa pemerintahan Bani Umayyah yang berpusat di Damascus. mulai dari bidang sastra hingga arsitektur.B. Kerajaan Mughal berperan besar bagi pengembangan agama lslam di lndia. penguasa lslam asal Mongol. alWalid bin AbdutMalik. Multan. Nardin. Sejak itu. yang mengirimkan ekspedisi untuk menangani perampokan kapal yang dilakukan oleh suatu kelompok yang didukung Raja Dahir (salah seorang penguasa di Sind) pada tahun 706 di Dybul (dekat Karachi sekarang). Kemudian pada 713. Kapal-kapal yang dirampok tersebut berisi hadiah tanda persahabatan raja Sri Lanka kepada Khalifah al-Walid bin Abdul Malik. wilayah Multan dikuasai Muhammad bin Qasim dan sejak itu Muhammad bin Qasim menjadi gubernur Sind untuk pemerintahan Umayyah. Ekspedisiyang dipimpin oleh seorang jenderal perang berusia delapan belas tahun bernama Muhammad bin Qasim ini berhasil menguasai Dybul dan membebaskan para sandera. Setelah Muhammad bin Qasim. secara bertahap bermunculan beberapa wilayah kekuasaan Islam di daerah ini. ada 10 gubernur dari pemerintahan Umayyah dan 30 gubernur dari pemerintahan Abbasiyah yang melanjutkan kekuasaan Islam di India. Dinasti ini didirikan oleh Zahiruddin Muhammad Babur yang merupakan keturunan Timur Lenk. Barn. Kerajaan Mughal (India) Mughal adalah kerajaan lslam yang pernah berkuasa di India dari abad ke-l6 hingga abad ke-19. Bermula dari gubernur Irak bernama Hajjaj bin Yusuf as-Saqafi pada masa khalifah Umayyah. Khalifah Umar bin Khatiab dan Usman bin Affan pernah merencanakan untuk menaklukkan India. melalui berbagai kontak senjata antara penguasa Hindu India dan penguasa Islam di berbagai wilayah dekat India. Islam diperkirakan masuk ke lndia pada abad ke-7 melalui jalur perdagangan. antara lain Wahind. Bahkan Raja Dahir sendiri terbunuh dalam pertempuran tersebut.

Ia berambisi dan bertekat akan menaklukkan Samarkand yang menjadi kota penting di Asia Tengah pada masa itu. Babur. Asal-Usul Kerajaan Mughal Kerajaan Mughal merupakan kelanjutan dari kesultanan Delhi. penguasa India. Ismail I akhirnya berhasil menaklukkan Samarkand pada tahun 1494 M. Gubernur Lahore. Kerajaan Mughal bukanlah kerajaan Islam pertama di India. Penguasa Dinasti Lody yang terakhir. Setelah Kabul dapat ditaklukkan. Keberadaan kerajaan ini dalam periodisasi sejarah Islam dikenal sebagai masa kejayaan kedua setelah sebelumnya mengalami kecemerlangan pada dinasti Abbasiyah. ibu kota Afganistan. tetapi karena mendapat bantuan dari Raja Safawi. Penguasa Kabul. penguasa Ferghana. 8 . Pada mulanya. dan DinastiLody (1451-7526). Jika pada dinasti-dinasti sebelumnya Islam belum menemukan kejayaannya. bersama-sama Daulat Khan. Dinasti Khalji (1206-1320). Setelah Gaznawi. Ayahnya Umar Mirza. Alam Khan. Gawalyar. Babur mewarisi daerah Ferghana dari orang tuanya ketika ia masih berusia 11 tahun. saat itu berhasil memanfaatkan dan menyelesaikan kericuhan dalam Dinasti Lody. dilanda krisis. Dinasti Tugluq (1320-1413). 1. sebab ia menandai puncak perjuangan panjang untuk membentuk sebuah imperium India muslim yang didasarkan pada sebuah sintesa antara warisan bangsa Persia dan bangsa India. sehingga pada 1526 ia berhasil menegakkan Dinasti Mughal di anak benua India. dan Somnath.Mathura. Pada tahun 1504 M. maka kerajaan ini justru bersinar dan berjaya. Kannuj. Pada masa Kesultanan Delhi ini tercatat ada beberapa dinasti yang berkuasa yaitu Dinasti Mamluk (1206-1290). ia mengalami kekalahan. Kerajaan Moghal (Mughal-pen) ini didirikan oleh Zahiruddin Muhammad Babur (1526-1530M) salah satu dari cucu Timor Lenk. muncul sejumlah penguasa Islam lainnya seperti Dinasti Guri di India yang berlangsung dari 1173 hingga 7206 dan Kesultanan Delhi dari 1206 hingga 1556. sehingga stabilitas pemerintahan menjadi kacau. paman dari Ibrahim Lodi. Kalinjar. ia menduduki Kabul. Kala itu Ibrahim Lodi. Babur meneruskan ekspansinya ke India. Dinasti Sayid (1414-1451). tidak dapat mempertahankan kekuasaannya dari berbagai pemberontakan dan pertentangan intern keluarga. Ibrahim Lody.

mengirim utusan ke Kabul. meminta bantuan Babur untuk menjatuhkan pemerintahan Ibrahim Lody di Delhi. 2. Ibrahim Lody beserta ribuan tentaranya terbunuh dalam pertempuran itu. Meskipun demikian. Dengan demikian berdirilah Kerajaan Mughal di India. nasib merekalah untuk dicap dengan nama itu. ia memimpin tentaranya menuju Delhi. Babur berhasil menguasai Punjab dengan ibu kota Lahore. Raja-raja yang sempat memerintah adalah: 9 .” Dari pemaparan di atas dapat disimpulkan bahwa faktor berdirinya Kerajaan Mughal adalah: 1. Setelah itu. dan bukan warisan keturunan India yang asli. dinasti yang didirikannya dikenal sebagai dinasti Mughal. Di dalam memoarnya dia menyebut dirinya orang Turki. Sebenarnya Mughal menjadi sebutan umum bagi para petualang yang suka perang dari Persia di Asia Tengah. Babur bukanlah orang India. Dari pendapat di atas. Permohonan itu langung diterimanya. terjadilah pertempuran yang dahsyat di Panipat. “Dia bukan orang Mughal. cukup aneh. Babur memaski kota Delhi sebagai pemenang dan menegakkan pemerintahannya di sana. Dinasti Mughal telah memberi warna tersendiri bagi peradaban orang-orang India yang sebelumnya identik dengan agama Hindu. sesuatu yang dapat disepakati bahwa Kerajaan Mughal merupakan warisan kebesaran Timur Lenk. dan meskipun Timur (Timur Lenk) dan semua pengikutnya menyumpahi nama itu sebagai nama musuhnya yang paling sengit. Pada tahun 1525 M. Ambisi dan karakter Babur sebagai pewaris keperkasaan ras Mongolia Sebagai jawaban atas krisis yang tengah melanda India. Pada 21 April 1526 M. dan sekarang tampaknya terlambat untuk memperbaiki kesalahan itu. Raja-raja Mughal Selama masa pemerintahannya Kerajaan Mughal dipimpin oleh beberapa orang raja. Akan tetapi. Syed Mahmudunnasir menulis.

Ia melarikan diri ke Persia. 2. sehingga seluruh urusan pemerintahan dipercayakan kepada Bairam Khan. namun Babur berhasil mengalahkan mereka dalam suatu pertempuran. Akbar menghadapi pemberontakan sisa-sisa keturunan Sher Khan Shah yang masih berkuasa di Punjab. Pada saat itu Persia dipimpin oleh penguasa Safawiyah yang bernama Tahmasp. Babur masih menghadapi ancaman pihak-pihak musuh. seorang penganut Syi’ah. Ia berhasil mengalahkan pemberontakan Bahadur Syah. Humayun masih saja menghadapi banyak tantangan. utamanya dari kalangan Hindu yang tidak menyukai berdirinya Kerajaan Mughal. Humayun (1530-1556). Pemberontakan yang paling mengancam 10 . penguasa Gujarat yang bermaksud melepaskan diri dari Delhi. Awal kepemimpinannya. Sepeninggal Babur. Pemerintahan Humayun dapat dikatakan sebagai masa konsolidasi kekuatan periode I. Akbar (1556-1605). Setahun kemudian yakni pada tahun 1530 Babur meninggal dunia. Di pengasingan ia kembali menyusun kekuatan. Pengganti Humayun adalah raja Mughal paling kontroversial. Pada tahun 1450 Humayun mengalami kekalahan dalam peperangan yang dilancarkan oleh Sher Khan dari Afganistan. Ia mengalahkan kekuatan Khan Syah. Ia digantikan oleh putranya Akbar.1. Masa pemerintahannya dikenal sebagai masa kebangkitan dan kejayaan Mughal sebagai sebuah dinasti Islam yang besar di India. Setahun kemudian. tahta Kerajaan Mughal diteruskan oleh anaknya yang bemama Humayun. Sementara itu dinasti Lodi berusaha bangkit kembali menentang pemerintahan Babur dengan pimpinan Muhammad Lodi. Di awal masa pemerintahannya. Humayun memerintah selama lebih dari seperempat abad (1530-1556 M). Ketika menerima tahta kerajaan ini Akbar baru berusia 14 tahun. Zahiruddin Muhammad Babur (1526-1530) adalah : Raja pertama sekaligus pendiri Kerajaan Mughal. Babur dapat menumpas kekuatan Lodi pada tahun 1529. Sekalipun Babur berhasil mengamankan Mughal dari serangan musuh. Orang-orang Hindu segera menyusun kekuatan gabungan. Masa kepemimpinannnya digunakan untuk membangun fondasi pemerintahan. Pada pertempuran di dekat Gogra. Setelah lima belas tahun menyusun kekuatannya dalam pengasingan di Persia. Humayun berhasil menegakkan kembali kekuasaan Mughal di Delhi pada tahun 1555 M. yakni pada tahun 1556 Humayun meninggal.

Bibit-bibit disintegrasi mulai tumbuh pada pemerintahannya. Orissa. Keberhasilan Akbar mengawali masa kemajuan Mughal di India. Jahangir (1605-1627). Bairam Khan menyambut kedatangan pasukan tersebut sehingga terjadilah peperangan dahsyat yang disebut Panipat II pada tahun 1556 M. tetapi dapat dikalahkan oleh Akbar di Jullandur tahun 1561 M. Pada masa kepemimpinannya. Maka kebijakan yang dijalankannya tidak begitu menonjolkan spirit Islam. Chitor. Hal ini sekaligus menjadi ujian terhadap politik toleransi Mughal. Akbar mulai menyusun program ekspansi. namun berhasil 11 . Semua kekuatan musuh dan gerakan pemberontakan berhasil dipadamkan. dikuasai oleh pemerintahan Mughal. Setelah persoalan-persoalan dalam negeri dapat diatasi. Dua gerbang India yakni kota Kabul sebagai gerbang ke arah Turkistan. Kepemimpinan Jihangir yang didukung oleh kekuatan militer yang besar. Raja Jujhar Singh Bundela berupaya memberontak dan mengacau keamanan. 2. Pasukan pemberontak berusaha memasuki kota Delhi. Keberhasilan ekspansi militer Akbar menandai berdirinya Mughal sebagai sebuah kerajaan besar. Ghond. Gawilgarh. Agra dan Gwalior dapat dikuasai penuh. Himu dapat dikalahkan dan ditangkap. Wilayah yang sangat luas itu diperintah dalam suatu pemerintahan militeristik. Dengan demikian. dan kota Kandahar sebagai gerbang ke arah Persia. dan Asirgah.kekuasaan Akbar adalah pemberontakan yang dipimpin oleh Himu yang menguasai Gwalior dan Agra. Ia berhasil menguasai Chundar. tetapi bagaimana mempersatukan berbagai etnis yang membangun dinastinya. Setelah Akbar dewasa ia berusaha menyingkirkan Bairam Khan yang sudah mempunyai pengaruh sangat kuat dan terlampau memaksakan kepentingan aliran Syi’ah. Kashmir. Ranthabar. Tahun pertama masa pemerintahannya. Bihar. Jehangir berhasil menundukkan Bengala (1612 M). dengan keberhasilan ini Akbar bermaksud ingin mendirikan Negara bangsa (nasional). Menurut Abu Su’ud. Narhala. 1. Deccan. Syah Jihan (1628-1658) tampil meggantikan Jihangir. Bengal. Usaha-usaha pengamanan wilayah serta penaklukan yang ia lakukan mempertegas kenegarawanan yang diwarisi dari ayahnya yaitu Akbar. Gujarat. Surat. Mewar (1614 M) Kangra. Kalinjar. Bairam Khan memberontak. kemudian dieksekusi. Ahmadnagar. sehingga seluruh rakyat hidup dengan aman dan damai. Dalam masa pemerintahannya terjadi dua kali pemberontakan.

Setelah kematiannya terjadi perang saudara. Bahadur Syah menggantikan kedudukan Aurangzeb. Perang saudara tersebut pada akhirnya menghantar Aurangzeb sebagai pemegang Dinasti Mughal berikutnya. 1. seorang gubernur dari provinsi bagian Selatan. Lima tahun kemudian terjadi perebutan antara putra-putra Bahadur Syah. Shah Jehan meninggal dunia pada 1657. Aurangzeb berusaha mengembalikan supremasi agama Islam yang mulai kabur akibat kebijakan politik keagamaan Akbar. Jehandar dimenangkan dalam persaingan tersebut dan sekaligus dinobatkan sebagai raja Mughal oleh Jenderal Zulfiqar Khan meskipun Jehandar adalah yang paling lemah di antara putra Bahadur. Pemberontakan yang paling hebat datang dari Afghan Pir Lodi atau Khan Jahan. Raja-raja sesudah Aurangzeb mengawali kemunduran dan kehancuran Kerajaan Mughal. Raja-raja pengganti Aurangzeb merupakan penguasa yang lemah sehingga tidak mampu mengatasi kemerosotan politik dalam negeri. 2. Bahadur Syah (1707-1712). Penobatan ini ditentang oleh Muhammad Fahrukhsiyar. Pemberontakan ini cukup menyulitkan. Raja Jujhar Singh Bundela kemudian diusir. Penulis menilai periode ini merupakan masa konsolidasi II Kerajaan Mughal sebagai sebuah kerajaan dan sebagai negeri Islam. Kedaulatan Mughal sebagai entitas Muslim India nyaris hancur akibat perang saudara. Sang raja 12 . Pada masa ini para pemukim Portugis di Hughli Bengala mulai berulah. mereka menculik anak-anak untuk dibaptis masuk agama Kristen. setelah menderita sakit keras. keponakannya sendiri. Dalam pertempuran yang terjadi pada tahun 1713. Maka pada masa pemerintahannya dikenal sebagai masa pengembalian kedaulatan umat Islam. Fahrukhsiyar keluar sebagai pemenang. Ia menduduki tahta kerajaan sampai pada tahun 1719 M. Aurangzeb (1658-1707). Tahun 1632 Shah Jahan berhasil mengusir para pemukim Portugis dan mencabut hak-hak istimewa mereka.dipadamkan. Di samping mengganggu keamanan dan toleransi hidup beragama. Aurangzeb (1658-1707) menghadapi tugas yang berat. Namun pada tahun 1631 pemberontakan inipun dipatahkan dan Khan Jahan dihukum mati.

Akbar menggantikan ayahnya. Pemberontakan lain dilakukan oleh Himu yang menguasai Gwalior dan Agra. Pemberontakan tersebut 13 . kemajuan kerajaan Mughal tidak dapat dipertahankan oleh raja-raja berikutnya. seorang Syi'i. Bahadur Syah. pada saat ia berusia 14 tahun. 1. Ia kemudian dipecat dan diusir oleh suku Asyfar di bawah pimpinan Nadzir Syah. Bahadur Syah (1837-1858) pengganti Akbar II menentang isi perjanjian yang telah disepa¬kati oleh ayahnya. Jehandar (1712-1713). Syah Jehan (1628-1658 M). Bahadur Syah (1837-1858). Masa Kejayaan Kerajaan Mughal Masa kejayaan Mughal dimulai pada masa pemerintahan Akbar (1556-1605). Akbar melancarkan serangan untuk memerangi pemberontakan sisasisa keturunan Sher Khan Shah yang berkuasa di Punjab. raja terakhir Kerajaan Mughal diusir dari istana pada tahun (1885 M). Hal ini menimbulkan konflik antara Bahadur Syah dengan pihak Inggris. Kekalahan Mughal dari serangan ini. Keduanya kemudian mengangkat Muhammad Syah (1719-1748). Dengan demikian berakhirlah kekuasaan kerajaan Islam Mughal di India. Pada masa pemerintahannya. Setelah itu. Syah Alam tetap diizinkan berkuasa di Delhi dengan jabatan sebagai sultan. sehingga seluruh urusan kerajaan diserahkan kepada Bairam Kahan. berakibat jatuhnya Mughal ke dalam kekuasaan Afghan.meninggal terbunuh oleh komplotan Sayyid Husein Ali dan Sayyid Hasan Ali. Kehadiran EIC menjadi awal masuknya pengaruh Inggris di India. Akbar II (1806-1837 M) pengganti Syah Alam.. Aurangzeb (1658-1707 M). 2. yaitu Jehangir (1605-1628 M). Akibatnya pemerintahan daerah berupaya untuk melepaskan loyalitas dan integritasnya terhadap pemerintahan pusat. 2. Tampilnya sejumlah penguasa lemah bersamaan dengan terjadinya perebutan kekuasaan ini selain memperlemah kerajaan juga membuat pemerintahan pusat tidak terurus secara baik. memberikan konsesi kepada EIC untuk mengembangkan perdagangan di India sebagaimana yang diinginkan oleh pihak Inggris. dan tiga raja penggantinya. Pada masa pemerintahan Syah Alam (1760¬-1806) Kerajaan Mughal diserang oleh pasukan Afghanistan yang dipimpin oleh Ahmad Khan Durrani. dengan syarat bahwa pihak perusahaan Inggris harus menjamin penghidupan raja dan keluarga istana.

Ghond. Mughal terpecah menjadi beberapa bagian. yaitu politik yang mengandung ajaran bahwa semua rakyat India sama kedudukannya. Ia dapat menguasai Chundar. Orissa. Setelah Akbar dewasa. Keberhasilan yang dicapai Akbar dapat dipertahankan oleh penerusnya yang bernama Jehangir. Dengan demikian. Segala macam pemberontakan dapat dipadamkan. 1967:254-255). Shuja bergerak memasuki pemerintahan di Delhi. yang disebut Panipat I tahun 1556 M. Shuja menobatkan dirinya sebagai Raja di Bengala. Bengal. ia berusaha menyingkirkan Bairam Khan yang sudah mempunyai pengaruh kuat dan terlampau memaksakan kepentingan aliran Syi'ah. 1981:265-266). Hal itu membuat kerajaan Mughal menjadi sebuah kerajaan besar. Agra dan Gwalior dapat dikuasai penuh (Mahmudunnasir. menyalahgunakan kepercayaan yang diberikan kepada mereka dengan jalan menarik pajak dan menyebarkan agama KRISTEN . Syah Jehan dan Aurangzeb yang mana mereka memang terhitung raja-raja yang besar dan kuat. Namun pasukan Aurangzeb berhasil mengalahkannya pada tahun 1658 M. dan Asirgah. Surat. kemudian Aurangzeb memerangi pasukan 14 . Kashmir. Bairam Khan memberontak. tetapi dapat dikalahkan oleh Akbar di Jullandur tahun 1561 M. Deccan.disambut oleh Bairam Khan sehingga terjadilah peperangan dahsyat. Narhala. Setelah persoalan dalam negeri dapat diatasi. Kemudian Syah Jehan meninggal pada tahun 1658 M dan terjadinya perebutan tahta kerajaan di kalangan istana. Bihar. sehingga rakyat merasa aman dan damai. Gawilgarh. Akbar mulai menyusun program ekspansi. Murad menobatkan dirinya sebagai Raja di Ahmadabad. Wilayah yang sangat luas itu diperintah dalam suatu pemerintahan militeristik (Mujib. Gujarat. Akbar berhasil menerapkan bentuk politik sulakhul (toleransi universal). Ranthabar. Himu dapat dikalahkan dan ditangkap kemudian dieksekusi. tidak dapat dibedakan oleh etnis atau agama. Kalinjar. Chitor. Wilayah Kabul dijadikan sebagai gerbang ke arah Turkistan dan kota Kandahar sebagai gerbang ke arah Persia. Ahmadnagar. Pada masa Syah Jehan banyak pendatang Portugis yang bermukim di Hugli Bengala.

Untuk meningkatkan produksi. Akan tetapi. 1967:256). dan konsolidasi kekuatan. Ia berhasil menguasai Chundar. Afrika.Perluasan wilayah. seperti pakaian tenun dan kain tipis bahan gordiyn yang banyak di produksi di Bengal dan Gujarat. Kashmir. sumber keuangan negara lebih banyak bertumpu pada sektor pertanian. Usaha ini berlangsung hingga masa pemerintahan Aurangzeb. Kalinjar. perrtambangan dan perdagangan. pemerintahan militeristik. Selain itu. Ghond. Chitor. Ranthabar. kerajaan Mughal dapat mengembangkan program pertanian. Surat. Jehangir mengizinkan Inggris (1611 M) dan Belanda (1617 M) mendirikan pabrik pengolahan hasil pertanian di Surat (Mujib. sedang sub-distrik dipegang oleh Faujdar (komandan). Arabia dan Asia Tenggara bersamaan dengan hasil kerajinan. Orissa. menurunkan bahan pangan dan memberantas korupsi. Jabatan-jabatan sipil 15 . Di samping untuk kebutuhan dalam negeri. Ia menguasai perekonomian Dunia dengan jaringan pemasaran barangbarangnya yang mencapai Eropa. .Pemerintahan daerah dipegang oleh seorang Sipah Salar (kepala komandan). Asia Tenggara dan Cina. Dalam bidang ekonomi. Bihar. Selama satu setengah abad.Menjalankan roda pemerintahan secara. Bidang Politik dan Administrasi Pemerintahan . hasil pertanian itu di ekspor ke Eropa.Murad dan dimenangkan oleh Aurangzeb. Ahmadnagar. Deccan. Narhala. kemudian ia membentuk peradilan yang berlaku di India yang dinamakan fatwa alamgiri sampai akhirnya meninggal pada tahun 1707 M. . Gawilgarh. Bengal. Kemajuan yang dicapai Kerajaan Mughal 1. Aurangzeb secara resmi dinobatkan menjadi Raja Mughal. India di bawah Dinasti Mughal menjadi salah satu negara adikuasa. dan Asirgah. Langkah pertama yang dilakukan oleh Aurangzeb menghapuskan pajak. Oleh karena itu. India juga memiliki pertahanan militer yang tangguh yang sukar ditaklukkan dan kebudayaan yang tinggi. Gujarat. Timur Tengah. Kemantapan stabilitas politik karena sistem pemerintahan yang diterapkan Akbar membawa kemajuan dalam bidang-bidang yang lain.

. 16 . 2. . Setiap perkampungan petani dikepalai oleh seorang pejabat lokal. tetapi mereka juga terikat terhadapnya.Akbar menerapkan politik toleransi universal (sulakhul).juga diberi jenjang kepangkatan yang bercorak kemiliteran. Dengan demikian tanah yang diperuntukkan tersebut jarang sekali menjadi hak milik pejabat.Adanya sistem pemerintahan lokal yang digunakan untuk mengumpulkan hasil pertanian dan melindungi petani.Wilayah imperium juga dibagi menjadi sejumlah propinsi dan distrik yang dikelola oleh seorang yang dipimpin oleh pejabat pemerintahan pusat untuk mengamankan pengumpulan pajak dan untuk mencegah penyalahgunaan oleh kaum petani. Mereka tidak dibedakan karena perbedaan etnis dan agama. Jagir adalah sebidang tanah yang diperuntukkan bagi pejabat yang sedang berkuasa.Terbentuknya sistem pemberian pinjaman bagi usaha pertanian. yang dinamakan muqaddam atau patel. Politik ini dinilai sebagai model toleransi yang pernah dipraktekkan oleh penguasa Islam. Kaum petani dilindungi hak pemilikan atas tanah dan hak mewariskannya.Para pejabat dipindahkan dari sebuah jagir kepada jagir lainnya untuk menghindarkan mereka mencapai interes yang besar dalam sebuah wilayah tertentu. Peran penguasa di samping sebagai seorang panglima tentara juga sebagai pemimpin jihad. Iran. kecuali hanya hak pakai. Bidang Ekonomi . Turki. . yang mana kedudukan yang dimilikinya dapat diwariskan. . dan Muslim Asli India. Pejabat-pejabat itu memang diharuskan mengikuti latihan kemiliteran . bertanggungjawab kepada atasannya untuk menyetorkan penghasilan dan menghindarkan tindak kejahatan. Dengan politik ini. semua rakyat India dipandang sama.Pada Masa Akbar terbentuk landasan institusional dan geografis bagi kekuatan imperiumnya yang dijalankan oleh elit militer dan politik yang pada umumnya terdiri dari pembesar-pembesar Afghan.

. Karena aliran ini Akbar mendapat kritik dari berbagai lapisan umat Islam. konsepsi tersebut mengesankan kegilaan Akbar terhadap kekuasaan dengan simbol-simbol agama yang di kedepankan.Sistem pengumpulan pajak yang diberlakukan pada beberapa propinsi utama pada imperium ini. seorang peneliti dan Guru Besar di Fakultas Adab UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyamakan konsepsi Din-i-Ilahi dengan Pancasila di Indonesia. Sayangnya. yang menjaga jumlah pajak lokal dan yang melakukan pengawasan terhadap agen-agen jagirdar. yang mengumpulkan dana (uang pajak) dari zamindar. Bidang Agama . Bahkan Akbar dituduh membuat agama baru. Sejumlah pembayaran tertentu dibebankan pada tiap unit tanah dan harus dibayar secara tunai.Pada masa Akbar. perkembangan agama Islam di Kerajaan Mughal mencapai suatu fase yang menarik. Umar Asasuddin Sokah. nila dan rempah dan mengimpor perak dan jenis logam lainnya dalam jumlah yang besar. Pada asa Akbar konsesi perdagangan diberikan kepada The British East India Company (EIC) -Perusahaan Inggris-India Timur. Hasil pajak yang terkumpul dipercayakan kepada jagirdar. tetapi para pejabat lokal yang mewakili pemerintahan pusat mempunyai peran penting dalam pengumpulan pajak.Perdagangan dan pengolahan industri pertanian mulai berkembang. sendawa. yaitu konsep Din-i-Ilahi. Namun konsepsi itu merupakan upaya mempersatukan umat-umat beragama di India. Perpajakan dikelola sesuai dengan system zabt. dan seorang chaudhuri. Penelitiannya 17 . bahan baku sutera. Mereka mengekspor katun dan busa sutera India. Di tingkat subdistrik administrasi lokal dipercayakan kepada seorang qanungo.untuk menjalankan usaha perdagangan di India sejak tahun 1600. Besarnya beban tersebut didasarkan pada nilai rata-rata hasil pertanian dalam sepuluh tahun terakhir. di mana pada masa itu Akbar memproklamasikan sebuah cara baru dalam beragama. 3. Din-i-Ilahi bukan sebuah ajaran tentang agama Islam. Pada prakteknya..

Perbedaan kasta di India membawa keuntungan terhadap pengembangan Islam. “Din-i-llahi itu merupakan (semacam Ideologi/dasar pemerintahan Akbar) dan Pancasilanya bagi bangsa Indonesia. ulama. Mereka terdiri dari warga Sunni dan Syi’i. seperti pada daerah Benggal.Pada masa ini juga dibentuk sejumlah badan keagamaan berdasarkan persekutuan terhadap mazhab hukum.Berkembangnya aliran keagamaan Islam di India. lokasi bekas pusat Kerajaan Mughal. seorang penyair istana. dan wali individual. diikuti oleh Istana Fatpur Sikri peninggalan Akbar dan Mesjid Raya Delhi di Lahore. . terdapat menara Qutub Minar (1199). Bidang Seni dan Budaya . Di kota Delhi Lama (Old Delhi). Pengaruh Parsi sangat kuat. Masjid Jami Quwwatul Islam (1197).menyimpulkan. tariqat Sufi. Tetapi penguasa Mughal memberi tempat bagi Syi’ah untuk mengembangkan pengaruhnya. oleh sebab itu percampuran budaya Persia dengan budaya India dan Islam melahirkan budaya Islam India yang dikembangkan oleh Dinasti Mughal. makam Iltutmish (1235). Abu Fadhl menulis Akbar Nameh dan Aini Akbari yang berisi sejarah Mughal dan pemimpinnya. . Sebelum dinasti Mughal. 4. . muslim India adalah penganut Sunni fanatik.Kerajaan Mughal termasuk sukses dalam bidang arsitektur.Ilahi. Kodifikasi ini menurut hemat penulis ditujukan untuk meluruskan dan menjaga syari’at Islam yang nyaris kacau akibat politik Sulakhul dan Din-i. Taj mahal di Agra merupakan puncak karya arsitektur pada masanya.Pada masa Aurangzeb berhasil disusun sebuah risalah hukum Islam atau upaya kodifikasi hukum Islam yang dinamakan fatwa Alamgiri. Islam langsung disambut dengan tangan terbuka oleh penduduk terutama dari kasta rendah yang merasa disia-siakan dan dikutuk oleh golongan Arya Hindu yang angkuh. 18 . hal itu terlihat dengan digunakanya bahasa Persia menjadi bahasa resmi Mughal dan bahasa dakwah.Munculnya beberapa karya sastra tinggi seperti Padmavat yang mengandung pesan kebajikan manusia gubahan Muhammad Jayazi. . persekutuan terhadap ajaran Syaikh. .

Ia menganut aliran Syi'ah. Bahadur Syah diganti oleh anaknya. Masa Kemunduran Kerajaan Mughal Setelah satu setengah abad Dinasti Mughal berada di puncak kejayaannya. dengan didukung oleh kekuatan bersenjata semakin kuat menguasai wilayah pantai. Persia. Masjid Khirki (1375). 3. gerakan separatis Hindu di India Tengah.Taman-taman kreasi Moghul menonjolkan gaya campuran yang harmonis antara Asia Tengah. Sikh di belahan utara dan Islam di bagian timur semakin lama semakin mengancam. raja Mughal ke-2 (1530-1555). para pelanjut Aurangzeb tidak sanggup mempertahankan kebesaran yang telah dibina oleh sultan-sultan sebelumnya. dalam jangka waktu yang cukup lama. Pada abad ke-18 M kerajaan ini memasuki masa-masa kemunduran. putra Azad Khan. Azimus Syah. . berdiri tegak Masjid Jami Atala (1405). terdapat empat menara benteng Char Minar (1591). Timur Tengah. Di kota Jaunpur. dan 19 . suksesi kepemimpinan di pusat menjadi ajang perebutan. Putra Aurangzeb ini kemudian bergelar Bahadur Syah (1707-1712 M). Azimur Syah meninggal tahun 1712 M. penerusnya rata-rata lemah dan tidak mampu menghadapi problema yang ditinggalkannya. terjadi perebutan kekuasaan di kalangan keluarga istana. Sepeninggal Aurangzeb (1707 M). Pemberontakan itu bermula dari tindakantindakan Aurangzeb yang dengan keras menerapkan pemikiran puritanismenya. Pada masa pemerintahannya yang berjalan selama lima tahun. tahta kerajaan dipegang oleh Muazzam. Pada masa Aurangzeb. Akan tetapi. Sementara itu para pedagang Inggris yang diijinkan oleh Jehangir menanamkan modal di India. ia dihadapkan pada perlawanan penduduk Lahore karena sikapnya yang terlampau memaksakan ajaran Syi'ah kepada mereka (Ikram. putra tertua Aurangzeb yang sebelumnya menjadi penguasa di Kabul.benteng Alai Darwaza (1305). Setelah Bahadur Syah meninggal. 1967:254-255). pemberontakan terhadap pemerintahan pusat memang sudah muncul. makam Nashirudin Humayun. Di kota Hyderabad. tetapi dapat diatasi. kekuasaan politiknya mulai merosot. dan lokal. Setelah ia wafat. Wazir Aurangzeb. pemerintahannya ditantang oleh Zulfiqar Khan.

Jihandar Syah. Setelah Muhamamd Syah meninggal. Muhammad Syah kembali berkuasa di Delhi. Rajput menyelenggarakan pemerintahan sendiri di bawah pimpinan Jai Singh dari Amber. Bengal dikuasai oleh Syuja' al. Punjab dikuasai oleh kelompok Sikh. Oleh karena itu. Marathas dikuasai Shivaji. terutama EIC dari Inggris (Panikar. terutama setelah jabatan wazir dipegang oleh Chin Qilich Khan yang bergelar Nizam al-Mulk (1722-1732 M) karena mendapat dukungan dari Marathas. Kerajaan Mughal baru dapat melakukan restorasi kembali. menantu Mursyid Qulli. 20 .diganti oleh putranya. bahkan cenderung memperkuat posisi pemerintahananya masing-masing. 1957:187). pada tahun 1739 M. Nizam al-Mulk meninggalkan Delhi menuju Hiderabad dan menetap disana. Sebagai penggantinya diangkat Muhammad Syah (1719-1748 M). dua tahun setelah menguasai Persia. kerajaan Mughal diserang oleh Ahmad Khan Durrani dari Afghan. setelah ia bersedia memberi hadiah yang sangat banyak kepada Nadir Syah. ia menyerang kerajaan Mughal. Pada tahun 1761 M. tahta kerajaan dipegang oleh Ahmad Syah (1748-1754 M) kemudian diteruskan oleh Alamghir II (1754-1759 M). tapi ia tewas di tangan para pendukungnya sendiri (1719M). Oudh dikuasai oleh Sadat Khan. kerajaan ini banyak sekali memberikan bantuan kepada pemberontak Afghan di daerah Persia (Hamka. Namun ia dan pendukungnya terusir oleh suku Asyfar di bawah pimpinan Nadir Syah yang sebelumnya telah berhasil melenyapkan kekuasaan Safawi di Persia.Din. Hiderabad dikuasai Nizam al-Mulk. penguasa Bengal yang diangkat Aurangzeb. 1981:163). Meskipun Syah Alam tetap diijinkan memakai gelar sultan. Konflik-konflik yang berkepanjangan mengakibatkan pengawasan terhadap daerah lemah. yang mendapat tantangan dari Farukh Siyar. Kerajaan Mughal tidak dapat bertahan dan sejak itu Mughal berada di bawah kekuasaan Afghan. adiknya sendiri. dan kemudian diteruskan oleh Syah Alam (1761-1806 M). Keinginan Nadir Syah untuk menundukkan kerajaan Mughal terutama karena menurutnya. Farukh Siyar berkuasa sampai tahun 1719 M dengan dukungan kelompok sayyid. Muhammad Syah tidak dapat bertahan dan mengaku tunduk kepada Nadir Syah. Sementara wilayahwilayah pantai banyak yang dikuasai para pedagang asing. Jihandar Syah dapat disingkirkan oleh Farukh Siyar tahun 1713 M. Pemerintahan daerah satu persatu melepaskan loyalitasnya dari pemerintah pusat. Akan tetapi tahun 1732 M.

Mereka meminta kepada Bahadur Syah untuk menjadi lambang perlawanan itu dalam rangka mengembalikan kekuasaan kerajaan Mughal di India. Rumah-rumah ibadah banyak yang dihancurkan. karena penyelenggaraan administrasi perusahaan yang kurang efisien. Bengal dan Orisa kepada Inggris (Hamka. raja Mughal terakhir.Ketika kerajaan Mughal memasuki keadaan yang lemah seperti ni. maka mereka. Bahadur Syah (1837-1858 M). tidak menerima isi perjanjian antara EIC dengan ayahnya itu. Akan tetapi Sindhia dapat dihalau kembali oleh Syah Alam dengan bantuan Inggris (1803 M) ((Ikram. Peperangan berlangsung berlarut-larut. Dengan demikian berakhirlah sejarah kekuasaan Dinasti Mughal di daratan India dan tinggallah disana umat Islam yang harus berjuang mempertahankan eksistensi mereka. Sementara itu. Syah Alam meninggal tahun 1806 M. wazir Mughal dikalahkan oleh aliansi Sikh-Hindu. perusahaan Inggris (EIC) yang sudah semakin kuat mengangkat senjata melawan pemerintah kerajaan Mughal. 21 . EIC mengadakan pungutan yang tinggi terhadap rakyat secara ketat dan cenderung kasar. Akhirnya. dan Bahadur Syah. Karena rakyat merasa ditekan. 1981:163). kekuasaan sudah berada di tangan Inggris. meskipun kedudukan dan gelar sultan dipertahankan. Pada masa pemerintahannya Akbar memberi konsesi kepada EIC untuk mengembangkan usahanya di anak benua India sebagaimana yang diinginkan Inggris. pada tahun itu juga. pihak EIC mengalami kerugian. Tahta kerajaan selanjutnya dipegang oleh Akbar II (1806-1837 M). sehingga terjadi konflik antara kedua kekuatan tersebut. Pada waktu yang sama. penerus Akbar. padahal mereka harus tetap menjamin kehidupan istana. terjadilah perlawanan rakyat India terhadap kekuatan Inggris pada bulan Mei 1857 M. 1967:286). Dengan demikian. Untuk menutupi kerugian dan sekaligus memenuhi kebutuhan istana. Inggris kemudian menjatuhkan hukuman yang kejam terhadap para pemberontak. Syah Alam membuat perjanjian damai dengan menyerahkan Qudh. Dengan demikian. sehingga Delhi di kuasai oleh Sindhia dari Marathas. tapi pihak perusahaan harus menjamin kehidupan raja dan keluarga istana. baik yang beragama Hindu maupun Islam bangkit mengadakan pemberontakan. Perlawanan mereka dapat dipatahkan dengan mudah. Mereka diusir dari kota Delhi. karena Inggris mendapat dukungan dari beberapa penguasa lokal Hindu dan Muslim. Najib al-Daula. diusir dari istana (1858M).

Faktor-Faktor Penyebab Kemunduran Kerajaan Mughal Ada beberapa faktor yang menyebabkan kekuasaan Dinasti Mughal ini mundur pada satu setengah abad terakhir. Bahadur Syah II (1837-1858 M) 4. dan membawa kehancuran pada tahun 1858 M adalah: 1. 5. Syah Alam II (1759-1806 M) 15. 7. Akbar II (1806-1837 M) 16. Ahmad Syah (1748-1754 M) 13. 8. 2. Farukh Siyar (1713-1719 M) 11. Zahiruddin Babur (1482-1530 M) Humayun (1530-1539 M) Akbar Syah I (1556-1605 M) Jehangir (1605-1628 M) Syah Jehan (1628-1658 M) Aurangzeb (Alamgir I) (1658-1707 M) Muazzam (Bahadur Syah I) (1707-1712 M) Azimus Syah (1712 M) Jihandar Syah (1712 M) 10. 3. 6.Adapun urutan-urutan penguasa kerajaan Mughal sebagai berikut: 1. 4. Alamghir II (1754-1759 M) 14. Terjadi stagnasi dalam pembinaan kekuatan militer sehingga operasi militer Inggris di wilayah-wilayah pantai tidak dapat segera di pantau oleh kekuatan 22 . Muhammad Syah (1719-1748 M) 12. 9.

3. c. e. Bihar. Kemerosotan moral dan hidup mewah di kalangan elite politik. letaknya di sebelah utara Delhi dan juga kota Sirhind. Kaum Hindu yang dipimpin oleh Banda berhasil merebut Sadhura.maritim Mughal. Golongan Marata yang dipimpin oleh Baji Rao dan berhasil merebut wilayah Gujarat. 5. Saadat Khan di daerah Oudh Ali Wardi Khan di Bengal. Pada masa pemerintahan Syah Alam terjadi beberapa serangan dari pasukan Afghanistan yang dipimpin oleh Ahmad Khan Durrani. 4. Bahkan mereka kurang terampil dalam mengoperasikan persejataan buatan Mughal itu sendiri. Begitu juga kekuatan pasukan darat. b. Pendekatan Aurangzeb yang terlampau kasar dalam melaksanakan ide-ide puritan dan kecenderungan asketisnya. Adapun pemberontakan-pemberontakan tersebut antara lain: a. yang mengakibatkan pemborosan dalam penggunaan uang Negara. sehingga banyak wilayahwilayah kerajaan Mughal yang terlepas dari kekuasaan Mughal. sehingga tidak mampu menangani kemerosotan politik dalam negeri. f. Semua pewaris kerajaan pada masa terakhir adalah orang-orang lemah dalam bidang kepemimpinan. h. Banyak terjadinya pemberontakan sebagai akibat dari lemahnya para pemimpin kerajaan Mughal setelah kepemimpinan Aurangzeb. sehingga konflik antar agama sangat sukar diatasi oleh sultan-sultan sesudahnya. Syah Alam mengalami kekalahan dan Mughal jatuh pada kekuasaan Afghanista d. g. dan Orissa Asif Jah Nizamul Mulk di Deccan Suku Ruhilla di Ruhilkhand Suku Maratha di lndia Utara 23 . 2.

BAB III KESIMPULAN Dari uraian singkat tentang kemunduran kerajaan besar islam Syafawi dan Mughal di atas. dapat ditarik kesimpulan bahwa. kerajaan tersebut merupakan kerajaan islam 24 .

Akan tetapi. Kerajaan Syafawi dan Mughal telah melewati konsepsi itu. Dengan hadirnya Kerajaan Mughal. Namun Kerajaan Mughal tidak mungkin lepas dari sejarah Islam sekaligus sejarah India. kembali muncul. budaya dan sebagainya. maka kejayaan India dengan peradaban Hindunya yang nyaris tenggelam. Kerajaan Mughal telah berhasil membentuk sebuah kosmopolitan Islam-India dari pada membentuk sebuah kultur Muslim secara eksklusif. ekonomi. politik toleransi (sulakhul). Karena itu masuknya kekuatan asing dengan bentuk apapun perlu diwaspadai. system pengelolaan pajak. hidup. 2. dan silam. Misalnya. karena kerajaan ini merupakan warisan dua peradaban besar tersebut. Dari pemaparan di atas dapat disimpulkan bahwa : 1. Kemajuan yang dicapai Kerajaan Mughal telah memberi inspirasi bagi perkembangan peradaban dunia baik politik. karena dalam waktu kurun yang panjang setelah Bani Abbas mengalami keruntuhan dengan ditandainya jatuhnya kota Baghdad ke tangan bangsa Nongol pada tahun 1258 M. seni arsitektur dan sebagainya. dalam perjalanannya kerajaan Safawi dan Mughal tersebut mengalami kemunduran. 3. runtuh. kemudian kerajaan Safawi di Persia dan kerajaan Mughal di India. b. 5. setelah itu umat islam mengalami kemunduran. tumbuh. lahir. Adanya dekadensi moral yang melanda para pemimpin Semua pewaris tahta kerajaan pada paruh terakhir adalah orang-orang lemah dalam bidang kepemimpinan Adanya tradisi korupsi 25 . c. Islam telah mewariskan dan memberi pengayaan terhadap khazanah kebudayaan India. Kemunduran suatu peradaban tidak lepas dari lemahnya kontrol dari elit penguasa. dukungan rakyat dan kuatnya sistem keamanan. Umat islam bangkit kembali dengan adanya kerajaan Usmani yang mendiami daerah Nongol dan daerah utara Cina.terbesar. Sepertinya tepat yang ditulis oleh Roger Garaudy bahwa “Islam telah membawakan kepada manusia suatu dimensi transenden (ketuhanan) dan dimensi masyarakat (umat) . 4. Setiap kebudayaan yang dewasa memiliki empat tahap yakni. Hal yang paling urgen penyebab kemunduran ketiga kerajaan tersebut antara lain adalah : a.

1995 Yatim. Jakarta: PT. Dirasah Islamiyah II. H. Badri. Sejarah Peradaban Islam. e. Sejarah Peradaban Islam. 2004 http://warungbaca.html 26 . Jakarta: Rajawali Pers Mubarok. Sejarah Peradaban Islam. Raja Grafindo Persada. Perebutan kekuasaan Dan terjadinya stagnasi militer. Dr. Jaih.com/2008/09/masa-kemunduran-tiga-kerajaan-besar.d. Bandung : Pustaka Bani Quraisy.blogspot. Badri. DAFTAR PUSTAKA Yatim.

Sejarah Peradaan Islam. 2005 27 . Ibrahim.Isa. Jakarta: Pustaka Media.