SEJARAH PERADABAN ISLAM PADA KERAJAAN SAFAWI (PERSIA) DAN MUGHAL (INDIA

)
Makalah ini Disusun untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Sejarah Peradaban Islam

Oleh : Kelompok 5 Afan Ribby Fahri Chaeril Insan Indra Taufi Hidayat Iwan Hardianto 208 700 564 208 700 580 208 700 587 208 700 588

JURUSAN BIOLOGI SAINS

FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG 2011

1

BAB I PENDAHULUAN A. Pendahuluan Sejarah merupakan realitas masa lalu, keseluruhan fakta, dan peristiwa yang unik dan berlaku. Hanya sekali dan tidak terulang untuk yang kedua kalinya. Oleh karena itu, ada pandangan bahwa masa silam tidak perlu dihiraukan lagi, anggap saja masa silam itu ”kuburan”. Pandangan ini tentu saja sangat subyektif dan cenderung apriori sekaligus tidak memiliki argumentasi yang kuat. Tapi bagaimanapun sebuah perirtiwa pada masa silam bisa dijadikan pandangan untuk kehidupan yang akan datang agar lebih baik. Seperti takdir yang telah Allah tentukan di setiap kehidupan di muka bumi ini. Mengalami masa pertumbuhan, kejayaan dan setelah sampai titik puncaknya akan mengalami masa kemunduran dan bahkan kehancuran, bak sebuah roda yang berputar. Kemunculan tiga kerajaan Islam yaitu Kerajaan Turki Ustmani, Kerajaan Safawi di Persia dan Kerajaan Mughal di India telah banyak memberikan kontribusi bagi perkembangan peradaban islam. Kerajaan Usmani meraih puncak kejayaan dibawah kepemimpinan Sultan Sulaiman Al-Qanuni (1520-1566 M) di kerajaan safawi, Syah Abbas I membawa kerajaan tersebut meraih kemajuan dalam 40 tahun periode kepemerintahannya dari tahun 1588-1628 M. Dan di Kerajaan Mughal meraih masa keemasan di bawah Sultan Akbar (1542-1605 M). Seperti takdir yang telah Allah tentukan di setiap kejayaan tentu akan berganti dengan kemunduran bahkan sebuah kehancuran. Demikian pula yang terjadi pada ketiga kerajaan tersebut. Setelah pemerintahan yang gilang gemilang dibawah kepemimpinan tiga raja itu, masing-masing kerajaan mengalami fase kemunduran. Akan tetapi penyebab kemunduran tersebut berlangsung dengan kecepatan yang berbeda-beda. Demikian pula yang terjadi pada Kerajaan Mughal (India) yang telah banyak memberikan kontribusi bagi perkembangan peradaban Islam. Karena pengaruhnya sangat besar terhadap kelangsungan peradaban Islam secara keseluruhan. Sejak Islam masuk ke India pada masa Khalifah al-Walid dari Dinasti Bani Umayyah melalui ekspedisi yang dipimpin oleh panglima Muhammad Ibn Qasim peradaban Islam
2

Khalji.mulai tumbuh dan menyebar di anak benua India. maka kerajaan ini justru bersinar dan berjaya. Hal ini menunjukkan bahwa Kerajaan Mughal bukanlah kerajaan Islam pertama di India. Kerajaan Mughal yang bercorak Islam mampu membangkitkan semangat ummat Islam di India. dan yang terakhir Dinasti Lodi yang didirikan Bahlul Khan Lody. Tuglug. Hadirnya Kerajaan Mughal membentuk sebuah peradaban baru di daerah tersebut dimana pada saat itu mengalami kemunduran dan keterbelakangan. Jika pada dinasti-dinasti sebelumnya Islam belum menemukan kejayaannya. Keberadaan kerajaan ini dalam periodisasi sejarah Islam dikenal sebagai masa kejayaan kedua setelah sebelumnya mengalami kecemerlangan pada dinasti Abbasiyah. Kedudukan Islam di wilayah ini dan berhasil menaklukkan seluruh kekuasaan Hindu dan serta mengislamkan sebagian masyarakatnya India pada tahun 1020 M. BAB II PEMBAHASAN 3 . seperti Dinasti Mamluk. Akan tetapi dalam makalah ini kami hanya akan membahas bagaimana kehancuran dan kemunduran kerajaan besar bagi umat islam tersebut yaitu kerajaan Safawi dan tentang Kerajaan Mughal pada masa kejayaan dan masa kehancurannya. Setelah Gaznawi hancur muncullah beberapa dinasti kecil yang menguasai negeri India ini.

Tahmasp II (1722-1732 M) dan Abbas III (1733-1736 M). diduduki oleh kerajaan Mughal yang ketika itu diperintah oleh Sultan Syah Jehan. sementara Baghdad 4 . Kota Qandahar lepas dari kekuasaan kerajaan Safawi. Ia keturunan dari iman syi’ah yang ke enam. Safi Al-Din berasal dari keturunan orang yang berbeda dan memilih sufi sebaga jalan hidupnya. Tarekat ini diberi nama tarekat Safawiyah. Musa Al-Kazim. Di lain sisi dia juga seorang pencemburu yang akhirnya mengakibatkan mundurnya kemajuankemajuan yang telah diperoleh dalam pemerintahan sebelumnya (Abbas I). yaitu Safi Mirza (1628-1642 M). 1. Raja Safi Mirza (cucu Abbas I) juga menjadi penyebab kemunduran Safawi karena dia seorang raja yang lemah dan sangat kejam terhadap pembesar-pembesar kerajaan. 2. Abbas II (1642-1667 M). Pada mulanya gerakan tasawuf Safawiyah bertujuan memerangi oranorang ingkar. nama itu dilestarikan setelah gerakan ini mendirikan kerajaan. Safi Al-Din (1252-1334 M) dan nama safawi itu rerus dipertahankan sampai tarekat ini menjadi gerakan politik.1722 M). Gurunya bernama syaikh Taj Al-Din Ibrahim Zahidi (1216-1301 M) yang dikenal dengan julukan Zahid Al-Din diambil menantu oleh gurunya tersebut. Husein (1694. Bahkan. Nama Safawiyah diambil dari nama pendirinya. Kemunduran dan Kehancuran Kerajaan Safawi Sepeninggal Abbas I.A. sebuah kota di Azerbaijan. Sejarah Singkat Kerajaan Safawi (Persia) Kerajaan Safawi Kerajaan safawi berasal dari sebuah gerakan tarekat di Ardabil. Pengikut torekat ini sangat teguh memegang ajaran agama. Pada masa raja-raja tersebut kondisi kerajaan Safawi tidak menunjukkan grafik naik dan berkembang. Kerajaan Safawi berturut-turut diperintah oleh enam raja. di dirikan pda waktu yang hampir bersamaan dengan berdirinya kerajaan usmani. tetapi justru memperlihatkan kemunduran yang akhirnya membawa kepada kehancuran. Sulaiman (1667-1694 M). Safi Al-Din mendirikan tarekat Safawiyah setelah ia menggantikan guru dan sekaligus meertuanya yang wafat tahun 1301 M.

pengganti Mir Mahmud. Dengan pengakuai ini. Pada tanggal 12 Oktober 1722 M Shah Husein menyerah dan 25 Oktober Mir Mahmud memasuki kota Isfahan dengan penuh kemenangan (Holt. Empat tahun setelah itu. pada bulan Agustus 1732 M. bernama Tahmasp II. Tahun 1726 M. memproklamasikan dirinya sebagai raja yang sah dan berkuasa atas Persia dengan pusat kekuasaannya di kota Astarabad. suku Ardabil Afghanistan berhasil menduduki Mashad. Ia memberi kekuasaan yang besar kepada para ulama Syi'ah yang sering memaksakan pendapatnya terhadap penganut aliran Sunni. sehinggamereka berontak dan berhasil mengakhiri kekuasaan Dinasti Safawi (Hamka. Pemberontakan lainnya terjadi di Heart.direbut oleh kerajaan Usmani. Tahmasp II bekerjasama dengan Nadir Khan dari suku Afshar untuk memerangi dan mengusir bangsa Afghan yang menduduki Isfahan. ia merebut Kirman dan tak lama kemudian ia menyerang Isfahan dan memaksa Shah Husein menyerah tanpa syarat. Asyraf. Sulaiman juga seorang pemabuk. Mir Vays diganti oleh Mir Mahmud dan ia dapat mempersatukan pasukannya dengan pasukan Ardabil. sehingga ia mampu merebut negeri-negeri Afghan dari kekuasaan Safawi. Sebagaimana Abbas II. 1981:71). Ia diganti oleh Shah Husein yang alim. Mir Mahmud makin leluasa bergerak sehingga tahun 1721 M. Akibatnya rakyat bersikap masa bodoh terhadap pemerintah. tepatnya tanggal 8 Maret 1736. Pemberontakan bangsa Afghan tersebut terjadi pertama kali tahun 1709 M di bawah pimpinan Mir Vays yang berhasil merebut wilayah Qandahar. Sikap ini membangkitkan kemarahan golongan Sunni Afghanistan. Karena desakan dan ancaman Mir Mahmud. Shah Husein akhirnya mengakui kekuasaan Mir Mahmud dan mengangkatnya menjadi gebernur di Qandahar dengan gelar Husei Quli Khan (budak Husein). mendapat dukungan penuh dari suku Qazar dari Rusia. yang berkuasa di Isfahan digempur dan dikalahkan oleh pasukan Nadir Khan tahun 1729 M. Namun. Abbas II adalah raja yang suka minum-minuman keras sehingga ia jatuh sakit dan meninggal. Tahmasp II di pecat oleh Nadir Khan dan di gantikan oleh Abbas III (anak Tahmasp II) yang ketika itu masih sangat kecil. Nadir Khan mengangkat dirinya sebagai raja menggantikan Abbas III. 1970:426). Dengan demikian berakhirlah kekuasaan Dinasti Safawi di Persia (Holt. 1970:428-429). Asyraf sendiri terbunuh dalam peperangan itu. Salah seorang putera Husein. 5 . Ia bertindak kejam terhadap para pembesar yang dicurigainya. Dengan demikian Dinasti Safawi kembali berkuasa.

Safi Mirza. Ia bertindak kejam terhadap para pembesar yang dicurigainya. Para Pemimpin suka minum-minuman keras. Pengganti sulaiman ini meberi kekuasaan yang besar kepada para ulama Syi’ah yang sering memaksakan pendapatnya terhadapa penganut aliran Sunni. sehingga mereka berontak dan berhasil mengakhiri kekuasaan dinasti Safawi. Pasukan ghulam (budak-budak) yang dibentuk Abbas I ternyata tidak memiliki semangat perjuangan yang tinggi seperti semangat Qizilbash. Sebagaimana Abbas II. adalah seorang pemimpin yang lemah. 4. Raja Sulaiman yang pecandu narkotik dan menyenangi kehidupan malam selama tujuh tahun tidak pernah sekalipun ssmenyempatkan diri menangani pemerintahan. Hal ini dikarenakan mereka tidak memiliki ketahanan mental karena tidak dipersiapkan secara terlatih dan tidak memiliki bekal rohani. pada masa kota Qandahar dapat direbut kembali. Meskipun demikian. Ia sangat kejam terhadap pembesar-pembesar kerajaan karena sifat pencemburunya. dengan bantuan wajir-wajirnya. Kemajuan yang pernah dicapai oleh abbas I segera menurun. Abbas II adalah raja yang suka minum-minuman keras sehingga ia jatuh sakit dan meninggal. 2. Akibatnya. 5. Sikap ini membangkitkan kemarahan golongan sunni Afhganistan. dalam bentuk perebutan kekuasaan di kalangan keluarga istana. Kemerosotan aspek kemiliteran ini sangat besar pengaruhnya terhadap lenyapnya ketahanan dan pertahanan kerajaan Safawi. Para Pemimpin yang lemah. Terjadinya dekandensi moral yang melanda sebagian pemimpin kerajaaan Safawi. 3. adanya konflik internal kerajaan. sementara baghdad direbut oleh kerajaan Usmani. Ia diganti oleh Shah Husein yang alim. cucu abbas I.Adapun sebab-sebab kemunduran dan kehancuran kerajaan Safawi adalah: 1. yang juga ikut mempercepat proses kehancuran kerajaan ini. Kota Qondahar (sekarang termasuk wilayah afganistan ) lepas dari kekuasaan kerajaan safawi. diduduki oleh kerajaan mughal yang ketika itu dipimpin oleh Sultan Syah Jehan. 6 . begitu pula dengan sultan Husein. rakyat bersifat masa bodoh terhadap pemerintah. Sulaiman juga seorang pemabuk.

Bahkan Raja Dahir sendiri terbunuh dalam pertempuran tersebut. ada 10 gubernur dari pemerintahan Umayyah dan 30 gubernur dari pemerintahan Abbasiyah yang melanjutkan kekuasaan Islam di India. Namun rencana ini baru bisa dilaksanakan secara efektif pada masa pemerintahan Bani Umayyah yang berpusat di Damascus. penguasa lslam asal Mongol. Pada masa itulah awal dari kekuasaan Islam di India. Kemudian pada 713.B. Khalifah Umar bin Khatiab dan Usman bin Affan pernah merencanakan untuk menaklukkan India. Kerajaan Mughal berperan besar bagi pengembangan agama lslam di lndia. wilayah Multan dikuasai Muhammad bin Qasim dan sejak itu Muhammad bin Qasim menjadi gubernur Sind untuk pemerintahan Umayyah. mulai dari bidang sastra hingga arsitektur. Ekspedisiyang dipimpin oleh seorang jenderal perang berusia delapan belas tahun bernama Muhammad bin Qasim ini berhasil menguasai Dybul dan membebaskan para sandera. Dalam rangka perluasan wilayah Islam. Sejak itu. alWalid bin AbdutMalik. Thanisar. melalui berbagai kontak senjata antara penguasa Hindu India dan penguasa Islam di berbagai wilayah dekat India. Bermula dari gubernur Irak bernama Hajjaj bin Yusuf as-Saqafi pada masa khalifah Umayyah. Barn. Setelah Muhammad bin Qasim. Nardin. Kerajaan Mughal (India) Mughal adalah kerajaan lslam yang pernah berkuasa di India dari abad ke-l6 hingga abad ke-19. yang mengirimkan ekspedisi untuk menangani perampokan kapal yang dilakukan oleh suatu kelompok yang didukung Raja Dahir (salah seorang penguasa di Sind) pada tahun 706 di Dybul (dekat Karachi sekarang). Kapal-kapal yang dirampok tersebut berisi hadiah tanda persahabatan raja Sri Lanka kepada Khalifah al-Walid bin Abdul Malik. Sebaqai contoh ialah keberhasilan Dinasii Gaznawi menguasai sejumlah wilayah India. Multan. 7 . Dinasti ini didirikan oleh Zahiruddin Muhammad Babur yang merupakan keturunan Timur Lenk. antara lain Wahind. Kecakapannya memimpin Sind mendorong banyak orang India kemudian masuk Islam. secara bertahap bermunculan beberapa wilayah kekuasaan Islam di daerah ini. Islam diperkirakan masuk ke lndia pada abad ke-7 melalui jalur perdagangan.

Pada masa Kesultanan Delhi ini tercatat ada beberapa dinasti yang berkuasa yaitu Dinasti Mamluk (1206-1290). Kala itu Ibrahim Lodi. Penguasa Dinasti Lody yang terakhir. Kerajaan Mughal bukanlah kerajaan Islam pertama di India. Ibrahim Lody. Gubernur Lahore. sehingga pada 1526 ia berhasil menegakkan Dinasti Mughal di anak benua India. Alam Khan. Jika pada dinasti-dinasti sebelumnya Islam belum menemukan kejayaannya. Setelah Kabul dapat ditaklukkan. Gawalyar. penguasa Ferghana. Kerajaan Moghal (Mughal-pen) ini didirikan oleh Zahiruddin Muhammad Babur (1526-1530M) salah satu dari cucu Timor Lenk. Setelah Gaznawi. Kalinjar. bersama-sama Daulat Khan. Babur. Penguasa Kabul. penguasa India.Mathura. maka kerajaan ini justru bersinar dan berjaya. Pada mulanya. Dinasti Tugluq (1320-1413). Babur meneruskan ekspansinya ke India. ibu kota Afganistan. muncul sejumlah penguasa Islam lainnya seperti Dinasti Guri di India yang berlangsung dari 1173 hingga 7206 dan Kesultanan Delhi dari 1206 hingga 1556. ia mengalami kekalahan. 1. 8 . Ayahnya Umar Mirza. saat itu berhasil memanfaatkan dan menyelesaikan kericuhan dalam Dinasti Lody. paman dari Ibrahim Lodi. ia menduduki Kabul. Pada tahun 1504 M. sehingga stabilitas pemerintahan menjadi kacau. Keberadaan kerajaan ini dalam periodisasi sejarah Islam dikenal sebagai masa kejayaan kedua setelah sebelumnya mengalami kecemerlangan pada dinasti Abbasiyah. tidak dapat mempertahankan kekuasaannya dari berbagai pemberontakan dan pertentangan intern keluarga. Ia berambisi dan bertekat akan menaklukkan Samarkand yang menjadi kota penting di Asia Tengah pada masa itu. Dinasti Sayid (1414-1451). Kannuj. dilanda krisis. dan DinastiLody (1451-7526). Dinasti Khalji (1206-1320). tetapi karena mendapat bantuan dari Raja Safawi. dan Somnath. Asal-Usul Kerajaan Mughal Kerajaan Mughal merupakan kelanjutan dari kesultanan Delhi. Ismail I akhirnya berhasil menaklukkan Samarkand pada tahun 1494 M. sebab ia menandai puncak perjuangan panjang untuk membentuk sebuah imperium India muslim yang didasarkan pada sebuah sintesa antara warisan bangsa Persia dan bangsa India. Babur mewarisi daerah Ferghana dari orang tuanya ketika ia masih berusia 11 tahun.

Permohonan itu langung diterimanya. terjadilah pertempuran yang dahsyat di Panipat.” Dari pemaparan di atas dapat disimpulkan bahwa faktor berdirinya Kerajaan Mughal adalah: 1. Meskipun demikian. Pada tahun 1525 M. meminta bantuan Babur untuk menjatuhkan pemerintahan Ibrahim Lody di Delhi. Pada 21 April 1526 M. Setelah itu. nasib merekalah untuk dicap dengan nama itu. Babur bukanlah orang India. Dengan demikian berdirilah Kerajaan Mughal di India. cukup aneh. dan sekarang tampaknya terlambat untuk memperbaiki kesalahan itu. dinasti yang didirikannya dikenal sebagai dinasti Mughal. Ambisi dan karakter Babur sebagai pewaris keperkasaan ras Mongolia Sebagai jawaban atas krisis yang tengah melanda India. sesuatu yang dapat disepakati bahwa Kerajaan Mughal merupakan warisan kebesaran Timur Lenk. “Dia bukan orang Mughal. Raja-raja yang sempat memerintah adalah: 9 . Raja-raja Mughal Selama masa pemerintahannya Kerajaan Mughal dipimpin oleh beberapa orang raja. ia memimpin tentaranya menuju Delhi. 2. Babur memaski kota Delhi sebagai pemenang dan menegakkan pemerintahannya di sana.mengirim utusan ke Kabul. Dinasti Mughal telah memberi warna tersendiri bagi peradaban orang-orang India yang sebelumnya identik dengan agama Hindu. Ibrahim Lody beserta ribuan tentaranya terbunuh dalam pertempuran itu. Akan tetapi. dan meskipun Timur (Timur Lenk) dan semua pengikutnya menyumpahi nama itu sebagai nama musuhnya yang paling sengit. dan bukan warisan keturunan India yang asli. Sebenarnya Mughal menjadi sebutan umum bagi para petualang yang suka perang dari Persia di Asia Tengah. Syed Mahmudunnasir menulis. Babur berhasil menguasai Punjab dengan ibu kota Lahore. Di dalam memoarnya dia menyebut dirinya orang Turki. Dari pendapat di atas.

Pemerintahan Humayun dapat dikatakan sebagai masa konsolidasi kekuatan periode I. Masa kepemimpinannnya digunakan untuk membangun fondasi pemerintahan. utamanya dari kalangan Hindu yang tidak menyukai berdirinya Kerajaan Mughal. sehingga seluruh urusan pemerintahan dipercayakan kepada Bairam Khan. Pengganti Humayun adalah raja Mughal paling kontroversial. seorang penganut Syi’ah. Humayun berhasil menegakkan kembali kekuasaan Mughal di Delhi pada tahun 1555 M. Sepeninggal Babur. Awal kepemimpinannya. Orang-orang Hindu segera menyusun kekuatan gabungan. Akbar (1556-1605). Setahun kemudian yakni pada tahun 1530 Babur meninggal dunia. Pada pertempuran di dekat Gogra. Ia digantikan oleh putranya Akbar. Ketika menerima tahta kerajaan ini Akbar baru berusia 14 tahun. Setahun kemudian. Ia mengalahkan kekuatan Khan Syah. Sekalipun Babur berhasil mengamankan Mughal dari serangan musuh. Ia melarikan diri ke Persia. Sementara itu dinasti Lodi berusaha bangkit kembali menentang pemerintahan Babur dengan pimpinan Muhammad Lodi. Masa pemerintahannya dikenal sebagai masa kebangkitan dan kejayaan Mughal sebagai sebuah dinasti Islam yang besar di India.1. Pada saat itu Persia dipimpin oleh penguasa Safawiyah yang bernama Tahmasp. 2. tahta Kerajaan Mughal diteruskan oleh anaknya yang bemama Humayun. Ia berhasil mengalahkan pemberontakan Bahadur Syah. namun Babur berhasil mengalahkan mereka dalam suatu pertempuran. yakni pada tahun 1556 Humayun meninggal. Setelah lima belas tahun menyusun kekuatannya dalam pengasingan di Persia. Humayun masih saja menghadapi banyak tantangan. penguasa Gujarat yang bermaksud melepaskan diri dari Delhi. Babur dapat menumpas kekuatan Lodi pada tahun 1529. Humayun (1530-1556). Humayun memerintah selama lebih dari seperempat abad (1530-1556 M). Babur masih menghadapi ancaman pihak-pihak musuh. Akbar menghadapi pemberontakan sisa-sisa keturunan Sher Khan Shah yang masih berkuasa di Punjab. Di pengasingan ia kembali menyusun kekuatan. Pemberontakan yang paling mengancam 10 . Zahiruddin Muhammad Babur (1526-1530) adalah : Raja pertama sekaligus pendiri Kerajaan Mughal. Pada tahun 1450 Humayun mengalami kekalahan dalam peperangan yang dilancarkan oleh Sher Khan dari Afganistan. Di awal masa pemerintahannya.

2. Ghond. Gawilgarh. Mewar (1614 M) Kangra. Wilayah yang sangat luas itu diperintah dalam suatu pemerintahan militeristik. Kepemimpinan Jihangir yang didukung oleh kekuatan militer yang besar. Bibit-bibit disintegrasi mulai tumbuh pada pemerintahannya. Menurut Abu Su’ud. sehingga seluruh rakyat hidup dengan aman dan damai. Akbar mulai menyusun program ekspansi. Raja Jujhar Singh Bundela berupaya memberontak dan mengacau keamanan. Semua kekuatan musuh dan gerakan pemberontakan berhasil dipadamkan. dan Asirgah. Setelah persoalan-persoalan dalam negeri dapat diatasi. Bihar. dikuasai oleh pemerintahan Mughal. Pada masa kepemimpinannya. Bairam Khan memberontak. Tahun pertama masa pemerintahannya. Hal ini sekaligus menjadi ujian terhadap politik toleransi Mughal. Dalam masa pemerintahannya terjadi dua kali pemberontakan. Narhala. Himu dapat dikalahkan dan ditangkap. Agra dan Gwalior dapat dikuasai penuh. tetapi bagaimana mempersatukan berbagai etnis yang membangun dinastinya. Dengan demikian. Jehangir berhasil menundukkan Bengala (1612 M). Dua gerbang India yakni kota Kabul sebagai gerbang ke arah Turkistan. Chitor. tetapi dapat dikalahkan oleh Akbar di Jullandur tahun 1561 M. Kalinjar.kekuasaan Akbar adalah pemberontakan yang dipimpin oleh Himu yang menguasai Gwalior dan Agra. Bairam Khan menyambut kedatangan pasukan tersebut sehingga terjadilah peperangan dahsyat yang disebut Panipat II pada tahun 1556 M. Keberhasilan Akbar mengawali masa kemajuan Mughal di India. Deccan. dengan keberhasilan ini Akbar bermaksud ingin mendirikan Negara bangsa (nasional). Ranthabar. Orissa. Keberhasilan ekspansi militer Akbar menandai berdirinya Mughal sebagai sebuah kerajaan besar. kemudian dieksekusi. Bengal. Maka kebijakan yang dijalankannya tidak begitu menonjolkan spirit Islam. Gujarat. Pasukan pemberontak berusaha memasuki kota Delhi. namun berhasil 11 . Kashmir. Usaha-usaha pengamanan wilayah serta penaklukan yang ia lakukan mempertegas kenegarawanan yang diwarisi dari ayahnya yaitu Akbar. Surat. Ahmadnagar. 1. Jahangir (1605-1627). Setelah Akbar dewasa ia berusaha menyingkirkan Bairam Khan yang sudah mempunyai pengaruh sangat kuat dan terlampau memaksakan kepentingan aliran Syi’ah. Ia berhasil menguasai Chundar. dan kota Kandahar sebagai gerbang ke arah Persia. Syah Jihan (1628-1658) tampil meggantikan Jihangir.

keponakannya sendiri. Bahadur Syah menggantikan kedudukan Aurangzeb. Setelah kematiannya terjadi perang saudara. 2. Tahun 1632 Shah Jahan berhasil mengusir para pemukim Portugis dan mencabut hak-hak istimewa mereka. 1. Pemberontakan ini cukup menyulitkan. Pemberontakan yang paling hebat datang dari Afghan Pir Lodi atau Khan Jahan. Aurangzeb (1658-1707). Raja Jujhar Singh Bundela kemudian diusir. Ia menduduki tahta kerajaan sampai pada tahun 1719 M. Dalam pertempuran yang terjadi pada tahun 1713. Penobatan ini ditentang oleh Muhammad Fahrukhsiyar.dipadamkan. Pada masa ini para pemukim Portugis di Hughli Bengala mulai berulah. seorang gubernur dari provinsi bagian Selatan. Shah Jehan meninggal dunia pada 1657. Namun pada tahun 1631 pemberontakan inipun dipatahkan dan Khan Jahan dihukum mati. Raja-raja sesudah Aurangzeb mengawali kemunduran dan kehancuran Kerajaan Mughal. setelah menderita sakit keras. Aurangzeb berusaha mengembalikan supremasi agama Islam yang mulai kabur akibat kebijakan politik keagamaan Akbar. Di samping mengganggu keamanan dan toleransi hidup beragama. Raja-raja pengganti Aurangzeb merupakan penguasa yang lemah sehingga tidak mampu mengatasi kemerosotan politik dalam negeri. Penulis menilai periode ini merupakan masa konsolidasi II Kerajaan Mughal sebagai sebuah kerajaan dan sebagai negeri Islam. Perang saudara tersebut pada akhirnya menghantar Aurangzeb sebagai pemegang Dinasti Mughal berikutnya. Aurangzeb (1658-1707) menghadapi tugas yang berat. Kedaulatan Mughal sebagai entitas Muslim India nyaris hancur akibat perang saudara. Lima tahun kemudian terjadi perebutan antara putra-putra Bahadur Syah. Jehandar dimenangkan dalam persaingan tersebut dan sekaligus dinobatkan sebagai raja Mughal oleh Jenderal Zulfiqar Khan meskipun Jehandar adalah yang paling lemah di antara putra Bahadur. mereka menculik anak-anak untuk dibaptis masuk agama Kristen. Fahrukhsiyar keluar sebagai pemenang. Bahadur Syah (1707-1712). Maka pada masa pemerintahannya dikenal sebagai masa pengembalian kedaulatan umat Islam. Sang raja 12 .

Akbar menggantikan ayahnya. Jehandar (1712-1713).meninggal terbunuh oleh komplotan Sayyid Husein Ali dan Sayyid Hasan Ali. Aurangzeb (1658-1707 M). pada saat ia berusia 14 tahun. 1. Pada masa pemerintahan Syah Alam (1760¬-1806) Kerajaan Mughal diserang oleh pasukan Afghanistan yang dipimpin oleh Ahmad Khan Durrani. Pemberontakan tersebut 13 . Akibatnya pemerintahan daerah berupaya untuk melepaskan loyalitas dan integritasnya terhadap pemerintahan pusat. Hal ini menimbulkan konflik antara Bahadur Syah dengan pihak Inggris. sehingga seluruh urusan kerajaan diserahkan kepada Bairam Kahan. Kehadiran EIC menjadi awal masuknya pengaruh Inggris di India. seorang Syi'i. Keduanya kemudian mengangkat Muhammad Syah (1719-1748). Akbar II (1806-1837 M) pengganti Syah Alam. Akbar melancarkan serangan untuk memerangi pemberontakan sisasisa keturunan Sher Khan Shah yang berkuasa di Punjab. 2. Pemberontakan lain dilakukan oleh Himu yang menguasai Gwalior dan Agra. dan tiga raja penggantinya. 2. Masa Kejayaan Kerajaan Mughal Masa kejayaan Mughal dimulai pada masa pemerintahan Akbar (1556-1605). Ia kemudian dipecat dan diusir oleh suku Asyfar di bawah pimpinan Nadzir Syah. Syah Jehan (1628-1658 M). Syah Alam tetap diizinkan berkuasa di Delhi dengan jabatan sebagai sultan. berakibat jatuhnya Mughal ke dalam kekuasaan Afghan. Tampilnya sejumlah penguasa lemah bersamaan dengan terjadinya perebutan kekuasaan ini selain memperlemah kerajaan juga membuat pemerintahan pusat tidak terurus secara baik.. Bahadur Syah. dengan syarat bahwa pihak perusahaan Inggris harus menjamin penghidupan raja dan keluarga istana. Pada masa pemerintahannya. kemajuan kerajaan Mughal tidak dapat dipertahankan oleh raja-raja berikutnya. yaitu Jehangir (1605-1628 M). raja terakhir Kerajaan Mughal diusir dari istana pada tahun (1885 M). Kekalahan Mughal dari serangan ini. Bahadur Syah (1837-1858) pengganti Akbar II menentang isi perjanjian yang telah disepa¬kati oleh ayahnya. Dengan demikian berakhirlah kekuasaan kerajaan Islam Mughal di India. memberikan konsesi kepada EIC untuk mengembangkan perdagangan di India sebagaimana yang diinginkan oleh pihak Inggris. Setelah itu. Bahadur Syah (1837-1858).

Gawilgarh. Agra dan Gwalior dapat dikuasai penuh (Mahmudunnasir. yang disebut Panipat I tahun 1556 M. Wilayah yang sangat luas itu diperintah dalam suatu pemerintahan militeristik (Mujib. Bihar. yaitu politik yang mengandung ajaran bahwa semua rakyat India sama kedudukannya. Murad menobatkan dirinya sebagai Raja di Ahmadabad. 1967:254-255). dan Asirgah. Kemudian Syah Jehan meninggal pada tahun 1658 M dan terjadinya perebutan tahta kerajaan di kalangan istana. Bengal. Akbar berhasil menerapkan bentuk politik sulakhul (toleransi universal). Keberhasilan yang dicapai Akbar dapat dipertahankan oleh penerusnya yang bernama Jehangir. Mughal terpecah menjadi beberapa bagian.disambut oleh Bairam Khan sehingga terjadilah peperangan dahsyat. Dengan demikian. Gujarat. Orissa. Setelah Akbar dewasa. Wilayah Kabul dijadikan sebagai gerbang ke arah Turkistan dan kota Kandahar sebagai gerbang ke arah Persia. Bairam Khan memberontak. Kashmir. Namun pasukan Aurangzeb berhasil mengalahkannya pada tahun 1658 M. Kalinjar. Hal itu membuat kerajaan Mughal menjadi sebuah kerajaan besar. menyalahgunakan kepercayaan yang diberikan kepada mereka dengan jalan menarik pajak dan menyebarkan agama KRISTEN . Ranthabar. Shuja menobatkan dirinya sebagai Raja di Bengala. Himu dapat dikalahkan dan ditangkap kemudian dieksekusi. Ahmadnagar. sehingga rakyat merasa aman dan damai. Segala macam pemberontakan dapat dipadamkan. tetapi dapat dikalahkan oleh Akbar di Jullandur tahun 1561 M. 1981:265-266). Pada masa Syah Jehan banyak pendatang Portugis yang bermukim di Hugli Bengala. Surat. Ia dapat menguasai Chundar. Narhala. kemudian Aurangzeb memerangi pasukan 14 . tidak dapat dibedakan oleh etnis atau agama. Ghond. Setelah persoalan dalam negeri dapat diatasi. Deccan. Syah Jehan dan Aurangzeb yang mana mereka memang terhitung raja-raja yang besar dan kuat. Chitor. ia berusaha menyingkirkan Bairam Khan yang sudah mempunyai pengaruh kuat dan terlampau memaksakan kepentingan aliran Syi'ah. Akbar mulai menyusun program ekspansi. Shuja bergerak memasuki pemerintahan di Delhi.

Deccan. Jehangir mengizinkan Inggris (1611 M) dan Belanda (1617 M) mendirikan pabrik pengolahan hasil pertanian di Surat (Mujib. Ia menguasai perekonomian Dunia dengan jaringan pemasaran barangbarangnya yang mencapai Eropa. Kalinjar. Asia Tenggara dan Cina. Gujarat. Dalam bidang ekonomi. Di samping untuk kebutuhan dalam negeri. Ahmadnagar. perrtambangan dan perdagangan. dan Asirgah. Oleh karena itu. Afrika. Gawilgarh. Untuk meningkatkan produksi. pemerintahan militeristik. dan konsolidasi kekuatan. Narhala. Bidang Politik dan Administrasi Pemerintahan . Kemajuan yang dicapai Kerajaan Mughal 1. Bihar. Akan tetapi. Ranthabar. Jabatan-jabatan sipil 15 .Perluasan wilayah. Chitor.Murad dan dimenangkan oleh Aurangzeb. sumber keuangan negara lebih banyak bertumpu pada sektor pertanian. India di bawah Dinasti Mughal menjadi salah satu negara adikuasa. kemudian ia membentuk peradilan yang berlaku di India yang dinamakan fatwa alamgiri sampai akhirnya meninggal pada tahun 1707 M. Timur Tengah. Bengal. Aurangzeb secara resmi dinobatkan menjadi Raja Mughal. Usaha ini berlangsung hingga masa pemerintahan Aurangzeb. India juga memiliki pertahanan militer yang tangguh yang sukar ditaklukkan dan kebudayaan yang tinggi. Langkah pertama yang dilakukan oleh Aurangzeb menghapuskan pajak.Menjalankan roda pemerintahan secara. Ia berhasil menguasai Chundar. Surat. hasil pertanian itu di ekspor ke Eropa. Selama satu setengah abad. kerajaan Mughal dapat mengembangkan program pertanian. Ghond. . Selain itu. Kemantapan stabilitas politik karena sistem pemerintahan yang diterapkan Akbar membawa kemajuan dalam bidang-bidang yang lain. Arabia dan Asia Tenggara bersamaan dengan hasil kerajinan. Kashmir. sedang sub-distrik dipegang oleh Faujdar (komandan). . menurunkan bahan pangan dan memberantas korupsi. Orissa.Pemerintahan daerah dipegang oleh seorang Sipah Salar (kepala komandan). 1967:256). seperti pakaian tenun dan kain tipis bahan gordiyn yang banyak di produksi di Bengal dan Gujarat.

Turki.Wilayah imperium juga dibagi menjadi sejumlah propinsi dan distrik yang dikelola oleh seorang yang dipimpin oleh pejabat pemerintahan pusat untuk mengamankan pengumpulan pajak dan untuk mencegah penyalahgunaan oleh kaum petani. 16 . Iran. Politik ini dinilai sebagai model toleransi yang pernah dipraktekkan oleh penguasa Islam. bertanggungjawab kepada atasannya untuk menyetorkan penghasilan dan menghindarkan tindak kejahatan.Terbentuknya sistem pemberian pinjaman bagi usaha pertanian. . Peran penguasa di samping sebagai seorang panglima tentara juga sebagai pemimpin jihad.juga diberi jenjang kepangkatan yang bercorak kemiliteran. Kaum petani dilindungi hak pemilikan atas tanah dan hak mewariskannya. yang mana kedudukan yang dimilikinya dapat diwariskan.Pada Masa Akbar terbentuk landasan institusional dan geografis bagi kekuatan imperiumnya yang dijalankan oleh elit militer dan politik yang pada umumnya terdiri dari pembesar-pembesar Afghan. Dengan demikian tanah yang diperuntukkan tersebut jarang sekali menjadi hak milik pejabat. kecuali hanya hak pakai.Adanya sistem pemerintahan lokal yang digunakan untuk mengumpulkan hasil pertanian dan melindungi petani. Pejabat-pejabat itu memang diharuskan mengikuti latihan kemiliteran . 2. dan Muslim Asli India. Mereka tidak dibedakan karena perbedaan etnis dan agama. . yang dinamakan muqaddam atau patel. Dengan politik ini. . Bidang Ekonomi . .Para pejabat dipindahkan dari sebuah jagir kepada jagir lainnya untuk menghindarkan mereka mencapai interes yang besar dalam sebuah wilayah tertentu. Setiap perkampungan petani dikepalai oleh seorang pejabat lokal. Jagir adalah sebidang tanah yang diperuntukkan bagi pejabat yang sedang berkuasa.Akbar menerapkan politik toleransi universal (sulakhul). tetapi mereka juga terikat terhadapnya. semua rakyat India dipandang sama.

Namun konsepsi itu merupakan upaya mempersatukan umat-umat beragama di India. 3. Hasil pajak yang terkumpul dipercayakan kepada jagirdar. bahan baku sutera. perkembangan agama Islam di Kerajaan Mughal mencapai suatu fase yang menarik. Pada asa Akbar konsesi perdagangan diberikan kepada The British East India Company (EIC) -Perusahaan Inggris-India Timur. Di tingkat subdistrik administrasi lokal dipercayakan kepada seorang qanungo. Perpajakan dikelola sesuai dengan system zabt.Perdagangan dan pengolahan industri pertanian mulai berkembang.untuk menjalankan usaha perdagangan di India sejak tahun 1600. sendawa. Umar Asasuddin Sokah. yang menjaga jumlah pajak lokal dan yang melakukan pengawasan terhadap agen-agen jagirdar. Sayangnya. Penelitiannya 17 . Bidang Agama . Bahkan Akbar dituduh membuat agama baru. di mana pada masa itu Akbar memproklamasikan sebuah cara baru dalam beragama. Pada prakteknya. Karena aliran ini Akbar mendapat kritik dari berbagai lapisan umat Islam. Mereka mengekspor katun dan busa sutera India. Sejumlah pembayaran tertentu dibebankan pada tiap unit tanah dan harus dibayar secara tunai.Sistem pengumpulan pajak yang diberlakukan pada beberapa propinsi utama pada imperium ini.. seorang peneliti dan Guru Besar di Fakultas Adab UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyamakan konsepsi Din-i-Ilahi dengan Pancasila di Indonesia. konsepsi tersebut mengesankan kegilaan Akbar terhadap kekuasaan dengan simbol-simbol agama yang di kedepankan. dan seorang chaudhuri. . Besarnya beban tersebut didasarkan pada nilai rata-rata hasil pertanian dalam sepuluh tahun terakhir. nila dan rempah dan mengimpor perak dan jenis logam lainnya dalam jumlah yang besar.Pada masa Akbar. yaitu konsep Din-i-Ilahi. Din-i-Ilahi bukan sebuah ajaran tentang agama Islam. yang mengumpulkan dana (uang pajak) dari zamindar. tetapi para pejabat lokal yang mewakili pemerintahan pusat mempunyai peran penting dalam pengumpulan pajak.

makam Iltutmish (1235). Mereka terdiri dari warga Sunni dan Syi’i. Tetapi penguasa Mughal memberi tempat bagi Syi’ah untuk mengembangkan pengaruhnya. seorang penyair istana. terdapat menara Qutub Minar (1199). . oleh sebab itu percampuran budaya Persia dengan budaya India dan Islam melahirkan budaya Islam India yang dikembangkan oleh Dinasti Mughal. . diikuti oleh Istana Fatpur Sikri peninggalan Akbar dan Mesjid Raya Delhi di Lahore. muslim India adalah penganut Sunni fanatik. dan wali individual. . . Di kota Delhi Lama (Old Delhi). “Din-i-llahi itu merupakan (semacam Ideologi/dasar pemerintahan Akbar) dan Pancasilanya bagi bangsa Indonesia. Sebelum dinasti Mughal. Bidang Seni dan Budaya .menyimpulkan. Pengaruh Parsi sangat kuat.Kerajaan Mughal termasuk sukses dalam bidang arsitektur. . Kodifikasi ini menurut hemat penulis ditujukan untuk meluruskan dan menjaga syari’at Islam yang nyaris kacau akibat politik Sulakhul dan Din-i. Taj mahal di Agra merupakan puncak karya arsitektur pada masanya. tariqat Sufi. lokasi bekas pusat Kerajaan Mughal. Islam langsung disambut dengan tangan terbuka oleh penduduk terutama dari kasta rendah yang merasa disia-siakan dan dikutuk oleh golongan Arya Hindu yang angkuh. hal itu terlihat dengan digunakanya bahasa Persia menjadi bahasa resmi Mughal dan bahasa dakwah.Ilahi. 4. seperti pada daerah Benggal.Perbedaan kasta di India membawa keuntungan terhadap pengembangan Islam.Berkembangnya aliran keagamaan Islam di India. persekutuan terhadap ajaran Syaikh. ulama.Munculnya beberapa karya sastra tinggi seperti Padmavat yang mengandung pesan kebajikan manusia gubahan Muhammad Jayazi. Masjid Jami Quwwatul Islam (1197). 18 .Pada masa Aurangzeb berhasil disusun sebuah risalah hukum Islam atau upaya kodifikasi hukum Islam yang dinamakan fatwa Alamgiri.Pada masa ini juga dibentuk sejumlah badan keagamaan berdasarkan persekutuan terhadap mazhab hukum. Abu Fadhl menulis Akbar Nameh dan Aini Akbari yang berisi sejarah Mughal dan pemimpinnya.

dengan didukung oleh kekuatan bersenjata semakin kuat menguasai wilayah pantai. dalam jangka waktu yang cukup lama.Taman-taman kreasi Moghul menonjolkan gaya campuran yang harmonis antara Asia Tengah. Bahadur Syah diganti oleh anaknya. dan lokal. Setelah ia wafat. gerakan separatis Hindu di India Tengah. dan 19 . raja Mughal ke-2 (1530-1555). Azimus Syah. kekuasaan politiknya mulai merosot. Wazir Aurangzeb. makam Nashirudin Humayun. Sikh di belahan utara dan Islam di bagian timur semakin lama semakin mengancam. Sementara itu para pedagang Inggris yang diijinkan oleh Jehangir menanamkan modal di India. Masa Kemunduran Kerajaan Mughal Setelah satu setengah abad Dinasti Mughal berada di puncak kejayaannya.benteng Alai Darwaza (1305). suksesi kepemimpinan di pusat menjadi ajang perebutan. Pemberontakan itu bermula dari tindakantindakan Aurangzeb yang dengan keras menerapkan pemikiran puritanismenya. Putra Aurangzeb ini kemudian bergelar Bahadur Syah (1707-1712 M). terjadi perebutan kekuasaan di kalangan keluarga istana. 1967:254-255). Ia menganut aliran Syi'ah. pemberontakan terhadap pemerintahan pusat memang sudah muncul. putra Azad Khan. Di kota Jaunpur. . Akan tetapi. Pada masa pemerintahannya yang berjalan selama lima tahun. Persia. Timur Tengah. Sepeninggal Aurangzeb (1707 M). Pada abad ke-18 M kerajaan ini memasuki masa-masa kemunduran. Pada masa Aurangzeb. Di kota Hyderabad. pemerintahannya ditantang oleh Zulfiqar Khan. berdiri tegak Masjid Jami Atala (1405). terdapat empat menara benteng Char Minar (1591). Setelah Bahadur Syah meninggal. ia dihadapkan pada perlawanan penduduk Lahore karena sikapnya yang terlampau memaksakan ajaran Syi'ah kepada mereka (Ikram. penerusnya rata-rata lemah dan tidak mampu menghadapi problema yang ditinggalkannya. putra tertua Aurangzeb yang sebelumnya menjadi penguasa di Kabul. Azimur Syah meninggal tahun 1712 M. tahta kerajaan dipegang oleh Muazzam. 3. Masjid Khirki (1375). tetapi dapat diatasi. para pelanjut Aurangzeb tidak sanggup mempertahankan kebesaran yang telah dibina oleh sultan-sultan sebelumnya.

Oudh dikuasai oleh Sadat Khan. dan kemudian diteruskan oleh Syah Alam (1761-1806 M). 20 . 1957:187). pada tahun 1739 M. Farukh Siyar berkuasa sampai tahun 1719 M dengan dukungan kelompok sayyid. Rajput menyelenggarakan pemerintahan sendiri di bawah pimpinan Jai Singh dari Amber. Marathas dikuasai Shivaji. kerajaan ini banyak sekali memberikan bantuan kepada pemberontak Afghan di daerah Persia (Hamka. Jihandar Syah. menantu Mursyid Qulli. Kerajaan Mughal tidak dapat bertahan dan sejak itu Mughal berada di bawah kekuasaan Afghan. Konflik-konflik yang berkepanjangan mengakibatkan pengawasan terhadap daerah lemah. penguasa Bengal yang diangkat Aurangzeb. terutama setelah jabatan wazir dipegang oleh Chin Qilich Khan yang bergelar Nizam al-Mulk (1722-1732 M) karena mendapat dukungan dari Marathas. Punjab dikuasai oleh kelompok Sikh. terutama EIC dari Inggris (Panikar. ia menyerang kerajaan Mughal. adiknya sendiri.diganti oleh putranya. Meskipun Syah Alam tetap diijinkan memakai gelar sultan. Muhammad Syah kembali berkuasa di Delhi. kerajaan Mughal diserang oleh Ahmad Khan Durrani dari Afghan. yang mendapat tantangan dari Farukh Siyar. Namun ia dan pendukungnya terusir oleh suku Asyfar di bawah pimpinan Nadir Syah yang sebelumnya telah berhasil melenyapkan kekuasaan Safawi di Persia. Sebagai penggantinya diangkat Muhammad Syah (1719-1748 M). Oleh karena itu. tahta kerajaan dipegang oleh Ahmad Syah (1748-1754 M) kemudian diteruskan oleh Alamghir II (1754-1759 M). Kerajaan Mughal baru dapat melakukan restorasi kembali. Hiderabad dikuasai Nizam al-Mulk. Akan tetapi tahun 1732 M. dua tahun setelah menguasai Persia. Muhammad Syah tidak dapat bertahan dan mengaku tunduk kepada Nadir Syah. 1981:163). Bengal dikuasai oleh Syuja' al.Din. Pada tahun 1761 M. bahkan cenderung memperkuat posisi pemerintahananya masing-masing. setelah ia bersedia memberi hadiah yang sangat banyak kepada Nadir Syah. Keinginan Nadir Syah untuk menundukkan kerajaan Mughal terutama karena menurutnya. Nizam al-Mulk meninggalkan Delhi menuju Hiderabad dan menetap disana. Pemerintahan daerah satu persatu melepaskan loyalitasnya dari pemerintah pusat. Jihandar Syah dapat disingkirkan oleh Farukh Siyar tahun 1713 M. tapi ia tewas di tangan para pendukungnya sendiri (1719M). Setelah Muhamamd Syah meninggal. Sementara wilayahwilayah pantai banyak yang dikuasai para pedagang asing.

Akan tetapi Sindhia dapat dihalau kembali oleh Syah Alam dengan bantuan Inggris (1803 M) ((Ikram. 21 . penerus Akbar. dan Bahadur Syah. Perlawanan mereka dapat dipatahkan dengan mudah. sehingga Delhi di kuasai oleh Sindhia dari Marathas. 1967:286). Akhirnya. kekuasaan sudah berada di tangan Inggris. Dengan demikian. Karena rakyat merasa ditekan. tidak menerima isi perjanjian antara EIC dengan ayahnya itu. Mereka meminta kepada Bahadur Syah untuk menjadi lambang perlawanan itu dalam rangka mengembalikan kekuasaan kerajaan Mughal di India.Ketika kerajaan Mughal memasuki keadaan yang lemah seperti ni. terjadilah perlawanan rakyat India terhadap kekuatan Inggris pada bulan Mei 1857 M. Peperangan berlangsung berlarut-larut. Untuk menutupi kerugian dan sekaligus memenuhi kebutuhan istana. raja Mughal terakhir. Pada waktu yang sama. maka mereka. diusir dari istana (1858M). 1981:163). wazir Mughal dikalahkan oleh aliansi Sikh-Hindu. baik yang beragama Hindu maupun Islam bangkit mengadakan pemberontakan. pada tahun itu juga. Sementara itu. karena penyelenggaraan administrasi perusahaan yang kurang efisien. Tahta kerajaan selanjutnya dipegang oleh Akbar II (1806-1837 M). Mereka diusir dari kota Delhi. sehingga terjadi konflik antara kedua kekuatan tersebut. Bahadur Syah (1837-1858 M). Najib al-Daula. pihak EIC mengalami kerugian. Syah Alam membuat perjanjian damai dengan menyerahkan Qudh. karena Inggris mendapat dukungan dari beberapa penguasa lokal Hindu dan Muslim. Bengal dan Orisa kepada Inggris (Hamka. Rumah-rumah ibadah banyak yang dihancurkan. Syah Alam meninggal tahun 1806 M. Inggris kemudian menjatuhkan hukuman yang kejam terhadap para pemberontak. meskipun kedudukan dan gelar sultan dipertahankan. Dengan demikian berakhirlah sejarah kekuasaan Dinasti Mughal di daratan India dan tinggallah disana umat Islam yang harus berjuang mempertahankan eksistensi mereka. Dengan demikian. padahal mereka harus tetap menjamin kehidupan istana. perusahaan Inggris (EIC) yang sudah semakin kuat mengangkat senjata melawan pemerintah kerajaan Mughal. EIC mengadakan pungutan yang tinggi terhadap rakyat secara ketat dan cenderung kasar. tapi pihak perusahaan harus menjamin kehidupan raja dan keluarga istana. Pada masa pemerintahannya Akbar memberi konsesi kepada EIC untuk mengembangkan usahanya di anak benua India sebagaimana yang diinginkan Inggris.

3. dan membawa kehancuran pada tahun 1858 M adalah: 1. Syah Alam II (1759-1806 M) 15. Ahmad Syah (1748-1754 M) 13.Adapun urutan-urutan penguasa kerajaan Mughal sebagai berikut: 1. Akbar II (1806-1837 M) 16. Muhammad Syah (1719-1748 M) 12. Faktor-Faktor Penyebab Kemunduran Kerajaan Mughal Ada beberapa faktor yang menyebabkan kekuasaan Dinasti Mughal ini mundur pada satu setengah abad terakhir. 5. Zahiruddin Babur (1482-1530 M) Humayun (1530-1539 M) Akbar Syah I (1556-1605 M) Jehangir (1605-1628 M) Syah Jehan (1628-1658 M) Aurangzeb (Alamgir I) (1658-1707 M) Muazzam (Bahadur Syah I) (1707-1712 M) Azimus Syah (1712 M) Jihandar Syah (1712 M) 10. Alamghir II (1754-1759 M) 14. 6. 9. 4. 8. 2. 7. Farukh Siyar (1713-1719 M) 11. Terjadi stagnasi dalam pembinaan kekuatan militer sehingga operasi militer Inggris di wilayah-wilayah pantai tidak dapat segera di pantau oleh kekuatan 22 . Bahadur Syah II (1837-1858 M) 4.

dan Orissa Asif Jah Nizamul Mulk di Deccan Suku Ruhilla di Ruhilkhand Suku Maratha di lndia Utara 23 . f. Pendekatan Aurangzeb yang terlampau kasar dalam melaksanakan ide-ide puritan dan kecenderungan asketisnya. 5. b. Bihar. Semua pewaris kerajaan pada masa terakhir adalah orang-orang lemah dalam bidang kepemimpinan. 4. 2. Kemerosotan moral dan hidup mewah di kalangan elite politik. 3. Golongan Marata yang dipimpin oleh Baji Rao dan berhasil merebut wilayah Gujarat. Adapun pemberontakan-pemberontakan tersebut antara lain: a. Pada masa pemerintahan Syah Alam terjadi beberapa serangan dari pasukan Afghanistan yang dipimpin oleh Ahmad Khan Durrani.maritim Mughal. sehingga banyak wilayahwilayah kerajaan Mughal yang terlepas dari kekuasaan Mughal. h. letaknya di sebelah utara Delhi dan juga kota Sirhind. Kaum Hindu yang dipimpin oleh Banda berhasil merebut Sadhura. sehingga konflik antar agama sangat sukar diatasi oleh sultan-sultan sesudahnya. yang mengakibatkan pemborosan dalam penggunaan uang Negara. Syah Alam mengalami kekalahan dan Mughal jatuh pada kekuasaan Afghanista d. Bahkan mereka kurang terampil dalam mengoperasikan persejataan buatan Mughal itu sendiri. Saadat Khan di daerah Oudh Ali Wardi Khan di Bengal. sehingga tidak mampu menangani kemerosotan politik dalam negeri. c. Begitu juga kekuatan pasukan darat. g. Banyak terjadinya pemberontakan sebagai akibat dari lemahnya para pemimpin kerajaan Mughal setelah kepemimpinan Aurangzeb. e.

dapat ditarik kesimpulan bahwa.BAB III KESIMPULAN Dari uraian singkat tentang kemunduran kerajaan besar islam Syafawi dan Mughal di atas. kerajaan tersebut merupakan kerajaan islam 24 .

5. Akan tetapi. lahir. budaya dan sebagainya. politik toleransi (sulakhul). 2. karena dalam waktu kurun yang panjang setelah Bani Abbas mengalami keruntuhan dengan ditandainya jatuhnya kota Baghdad ke tangan bangsa Nongol pada tahun 1258 M. Dari pemaparan di atas dapat disimpulkan bahwa : 1. hidup. Karena itu masuknya kekuatan asing dengan bentuk apapun perlu diwaspadai. Kerajaan Mughal telah berhasil membentuk sebuah kosmopolitan Islam-India dari pada membentuk sebuah kultur Muslim secara eksklusif. system pengelolaan pajak. dukungan rakyat dan kuatnya sistem keamanan. Umat islam bangkit kembali dengan adanya kerajaan Usmani yang mendiami daerah Nongol dan daerah utara Cina. b. Kemunduran suatu peradaban tidak lepas dari lemahnya kontrol dari elit penguasa. Dengan hadirnya Kerajaan Mughal. Namun Kerajaan Mughal tidak mungkin lepas dari sejarah Islam sekaligus sejarah India. Hal yang paling urgen penyebab kemunduran ketiga kerajaan tersebut antara lain adalah : a. dalam perjalanannya kerajaan Safawi dan Mughal tersebut mengalami kemunduran. dan silam. Kerajaan Syafawi dan Mughal telah melewati konsepsi itu. kembali muncul. ekonomi.terbesar. 3. Kemajuan yang dicapai Kerajaan Mughal telah memberi inspirasi bagi perkembangan peradaban dunia baik politik. Misalnya. Islam telah mewariskan dan memberi pengayaan terhadap khazanah kebudayaan India. Sepertinya tepat yang ditulis oleh Roger Garaudy bahwa “Islam telah membawakan kepada manusia suatu dimensi transenden (ketuhanan) dan dimensi masyarakat (umat) . 4. kemudian kerajaan Safawi di Persia dan kerajaan Mughal di India. karena kerajaan ini merupakan warisan dua peradaban besar tersebut. maka kejayaan India dengan peradaban Hindunya yang nyaris tenggelam. c. tumbuh. setelah itu umat islam mengalami kemunduran. runtuh. Adanya dekadensi moral yang melanda para pemimpin Semua pewaris tahta kerajaan pada paruh terakhir adalah orang-orang lemah dalam bidang kepemimpinan Adanya tradisi korupsi 25 . Setiap kebudayaan yang dewasa memiliki empat tahap yakni. seni arsitektur dan sebagainya.

com/2008/09/masa-kemunduran-tiga-kerajaan-besar. Badri. Sejarah Peradaban Islam.blogspot. Jakarta: PT. Sejarah Peradaban Islam. Jaih. 1995 Yatim.html 26 . Perebutan kekuasaan Dan terjadinya stagnasi militer. Dr. Raja Grafindo Persada.d. Dirasah Islamiyah II. Jakarta: Rajawali Pers Mubarok. 2004 http://warungbaca. Bandung : Pustaka Bani Quraisy. H. DAFTAR PUSTAKA Yatim. Badri. e. Sejarah Peradaban Islam.

Jakarta: Pustaka Media. Sejarah Peradaan Islam. 2005 27 .Isa. Ibrahim.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful