Tugas Pengantar Ekonomi Internasional

Nama Kelompok : I WAYAN ARI SUDANA (0906105083) I KADEK KRISNA A (0906105097) I PUTU PURNAM JAYA (1006105071)

FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS UDAYANA 2012

maka nilai tukar perdagangan komoditi (commodity terms of trade) Negara tersebut akan mengalami kemerosotan menjadi: N = (95/110)100 = 86. Ada pun persamaan matematisnya adalah sebagai berikut: N = (PX /PM)100 Sebagai contoh.36 . dan nilai tukar perdagangan factor ganda ( doublefactoral terms of trade). Nilai tukar perdagangan berkenaan dengan komoditi (commodity terms of trade) atau barter neto (N) sebagai rasio indeks harga komoditi ekspor suatu Negara (Px) terhadap indeks harga komoditi-komoditi impornya (PM) dikalikan 100 (guna menyatakan nilai tukar perdagangan tersebut dalam angka persen). nilai tukar perdagangan faktor tunggal (single factoral terms of trade).Nilai Tukar Perdagangan (Terms of Trade) dan Pembangunan Ekonomi Pada bagian pembahasan ini. Variasi Nilai Tukar Perdagangan Ada beberapa macam istilah nilai tukar perdagangan yang satu sama lain memiliki perbedaanperbedaan penting. jika kita mengambil tahun 1960 sebagai tahun landasan (N = 100). Langkah seperti ini mutlak perlu kita lakukan guna memungkinkan terselenggarakannya suatu analisis yang tajam untuk mengungkap sejauh mana keberadaan pendapat yang mengatakan bahwasanya nilai tukar perdagangan (terms of trade) dari Negara-negara berkembang yang aktif dalam perdagangan internasional cenderung memburuk. pertama-tama kita perlu mendefinisikan berbagai istilah dalam dunia perdagangan yang begitu populernya sehingga sering disalah tafsirkan. dan kita mendapati bahwa pada akhir tahun 1995 PX suatu Negara turun 5 persen sehingga menjadi 95. sedangkan PM nya meningkat 10 persen sehingga menjadi 110. Hal terakhir yang vakan kita bahas pada subbab ini adalah hasil-hasil dari sejumlah studi empiris terbaru yang mencoba mengukur perubahan pendapat dan nilai tukar perdagangan Negara-negara berkembang dari waktu ke waktu. Adapun jenis-jenis nilai tukar perdagangan tersebut adalah: nilai tukar perdagangan yang berkenaan dengan pendapatan (income terms of trade).

Sedangkan nilai tukar perdagangan faktor tunggal (S) dari suatu Negara dapat dihitung berdasarkan rumus berikut ini: S = (PX /PM)ZX Simbol ZX. karena mereka pada umumnya sangat memerlukan faktor produksi modal yang harus diimpor bagi kelangsungan proses pembangunan ekonominya. melambangkan indeks produktivitasnya dalam ekonomi atau sektor industri di suatu Negara yang memproduksi komoditiekspor. harga-harga komoditi ekspor Negara tersebut mengalami penurunan sebesar hampir 14 persen jika dikaitkan dengan harga komoditi impornya. maka nilai tukar perdagangan berkenaan dengan pendapataan Negara tersebut akan mengalami peningkatan menjadi: I = (95/110)120 = (0. Kembali pada contoh kita tadi.63 Itu berarti bahwa sejak tahun 1960 hingga tahun 1995 kapasitas impor Negara tersebut jika didasarkan pada kemampuan atau pendapatan ekspornya mengalami peningkatan sebesar 3. Dengan demikian I mengukur kapasitas impor suatu Negara didasarkan kepada kemampuan ekspornya.8636)(120) = 103.63 persen (sekalipun PX /PM mengalami penurunan). adalah sebagai berikut: I = (PX /PM)QX Simbol QX melambangkan indeks volume ekspor. jika QX meningkat dari 100 pada tahun 1960 menjadi 120 pada tahun 1995. Dengan demikian S mengukur jumlah impor yang dapat diperoleh oleh Negara itu berdasarkan satuan unit faktor produksi domestik yang yang terkandung dalam komoditi ekspornya. atau yang biasa disimbolkan dengan I.Hal itu berarti bahwa antara tahun 1960 hingga tahun 1995. Sebagai contoh. Perubahan dalam nilai tukar perdagangan yang dihitung atas dasar pendapatan itu sangatlah penting bagi Negara-negara berkembang. Adapun persamaan matematika sederhana untuk nilai tukar perdagangan berkenaan dengan pendapatan suatu Negara (income terms of trade). jika produktivitasnya pada sector penghasilkomoditi ekspor di Negara tersebut mengalami kenaikan dari 100 di tahun 1960 .

.menjadi 130 pada tahun 1995.8636)(130) = 112.27 Intepretasi atas hasil tersebut adalah bahwa pada tahun 1995 negara yang bersangkutan menerima impor 12.27 persen lebih banyak dari setiap satuan atau unit faktor produksi domestik yang terkandung dalam ekspornya ketimbang yang diperolehnya dalam tahun 1960. maka nilai tukar perdagangan faktor tunggal Negara tersebut mengalami kenaikan menjadi: S = (95/110)130 = (0.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful