ACARA III PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PADA BERBAGAI JARAK TANAM

JURUSAN BUDIDAYA PERTANIAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA 2005

Diameter batang 3 mm. Makin tinggi populasi maka tingkat persaingan juga makin tinggi. Perlakuan jarak tanaman . Di dataran rendah sekitar tropika. Pengaturan jarak tanam yang tepat diperlukan untuk pertumbuhan dan produksi. TINJAUAN PUSTAKA Kangkung. leaf area index. Pengaturan letak tanaman pada sebidang tanah. TUJUAN 1. a. 2. juga mempengaruhi kompetisi antara tanaman dalam menggunakan air dan zat hara. 1991). Tingkat persaingan yang dialami tanaman akan mempengaruhi hasil produksi tanaman tersebut (Nasril. jumlah umbi per petak. Pada umumnya penggunaan jarak tanam yang sama (equidistant plant spacing) lebih efisien daripada jarak tanam yang lain (Harjadi. 2002). mempengaruhi keefisienan penggunaan cahaya. Mengetahui jarak tanam yang optimum untuk suatu jenis tanaman tertentu pada suatu keadaan lingkungan tertentu. Jarak tanam berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman.l. 1997). dengan demikian akan mempengaruhi hasil. dapat dipanen setelah berumur 25 hari dan dapat menghasilkan 20 ton/ha daun segar. yaitu jumlah tanaman per satuan luas lahan. Mengetahui pengaruh fisiologik jarak tanaman terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman.ACARA III PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PADA BERBAGAI JARAK TANAM I. merupakan tanaman yang tumbuh cepat dan memberikan hasil dalam waktu 4-6 minggu. dapat dibudidayakan dengan disebar dalam baris-baris berjarak 15 cm dengan jarak kira-kira 5 cm masing-masing biji (Williams et. Dengan pemupukan berat. populasi yang lebih besar akan mendatangkan keefisienan penggunaan pupuk karena tercapainya keefisienan penggunaan cahaya. Jarak tanam mencerminkan populasi tanaman. Jarak tanam mempengaruhi populasi tanaman dan keefisienan penggunaan cahaya. II. terutama terhadap tinggi tanaman. Jarak tanam sangat penting diperhatikan karena akan mempengaruhi derajat persaingan di dalam dan antar spesies.

berat segar total (tajuk dan akar). serta histogram berat segar dan berat kering total. Dibuat persamaan regresi antara LAI dengan NAR. Perlakuan yang digunakan adalah jarak tanam 10 x 10 cm2 (rapat). yaitu pada saat umur 2 minggu setelah tanam (panen pertama) dan pada saat panen akhir (4 minggu setelah tanam). Di sayuran berupa daun. dan HI. Cara kerja praktikum ini adalah sebagai berikut: pertama. setiap blok harus memuat semua perlakuan yang diuji). daunnya menjadi lebih lebar dan lebih tipis pada intensitas penyinaran rendah (Pantastico. Bahan yang digunakan dalam praktikum ini adalah benih kangkung darat dan pupuk ( Urea. Benih kangkung ditanam sesuai dengan perlakuan (kelompok bertindak sebagai blok. jumlah daun. dengan golongan sebagai blok. Semakin rapat penanamannya. LAI dengan RGR. ½ bagian dari urea diberikan pada saat tanam sedang ½ bagian lain diberikan pada saat tanaman berumur satu minggu. 1995 cit Mattjik dan gunawan. Dan dibuat grafik luas daun. Variasi jarak tanam akan mempengaruhi mutu buah dan sayuran. dan LAI dengan HI. penggaris. Variabel tinggi tanaman dan jumlah daun diamati setiap minggu. Pertumbuhan dan Hasil Tanaman pada Berbagai Jarak Tanam. 2002). dan berat kering total (tajuk dan akar). lahan yang akan ditanami disiapkan. Rancangan percobaan yang dipakai adalah RAKL. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman. oven. jarak tanam 20 x 20 cm2 (sedang) dan jarak tanam 30 x 30 cm2 (renggang). Pengamatan dilakukan sebanyak dua kali. makin berkurang rasa. luas daun. KCl dan SP 36 diberikan pada saat tanam. . akibatnya tanaman mempunyai tajuk yang tinggi. gunting. Tanaman diberikan pengairan menurut kebutuhan. KCl dan SP 36). Pertumbuhan tinggi tanaman yang pesat disebabkan oleh ruang tumbuh yang sempit sehingga kompetisi cahaya antar individu semakin besar (Aliudin. dan alat tulis. III. Dari hasil pengamatan dihitung LAI. RGR. timbangan. jumlah daun.yang rapat menghasilkan tanaman yang lebih tinggi. Sedang alat yang digunakan adalah alat bercocok tanam. NAR. Setiap perlakuan diambil sampel sebanyak tiga tanaman (untuk setiap panen). telah dilaksanakan pada tanggal 20 september 2005 di Banguntapan. 1975). METODOLOGI Praktikum fisiologi tanaman acara III. Semakin rapat jarak tanam maka laju pertunbuhan tinggi tanaman akan semakin besar.

IV.111 Total 8 0.165 551. MINGGU KE-2 Tinggi Tanaman Anova sv db JK Blok 2 4.495 1.83 ns 0.046 Perlakuan 2 0.35 ns 2.59 Total 8 18.19 Blok : tidak ada beda nyata Perlakuan : tidak ada beda nyata HASIL PENGAMATAN KT 2.94 KT 0.0277 F hit 0.94 KT 2.3 F hit 0.609 Total 8 73.005 3.94 6.06 ns 1.9 F hit 0.66 Blok : tidak ada beda nyata Perlakuan : tidak ada beda nyata Berat Kering Anova sv db JK Blok 2 0.84 ns F 5% 6.59 Blok : tidak ada beda nyata Perlakuan : tidak ada beda nyata Jumlah Daun Anova sv db JK Blok 2 5.56 233.99 Sesatan 4 7.94 .4235 Sesatan 4 31.33 Perlakuan 2 1103.94 6.33 ns F 5% 6.21 Total 8 2230.4235 7.8975 F hit 1.94 6.59 ns F 5% 6.023 0.94 6.0165 0.514 Perlakuan 2 36.42 ns 2.94 KT 97.01 Perlakuan 2 6.36 ns F 5% 6.033 Sesatan 4 0.97 Blok : tidak ada beda nyata Perlakuan : tidak ada beda nyata Luas Daun Anova sv db JK Blok 2 194.757 18.12 Sesatan 4 933.

68 ns 0.907 Total 8 46.47 ns 0.94 6.4015 Blok : tidak ada beda nyata Perlakuan : tidak ada beda nyata Berat Kering Anova sv db JK Blok 2 30.31155 Total 8 718617.93 Sesatan 4 1745.12 ns F 5% 6.56 ns 0.43 ns F 5% 6.87 Blok : tidak ada beda nyata Perlakuan : tidak ada beda nyata Jumlah Daun Anova sv db JK Blok 2 410.94 Minggu ke-2 Minggu ke-4 Minggu ke-2 Minggu ke-4 Minggu ke-2 Minggu ke-4 0.38 Total 8 2529.85 Perlakuan 2 372.262 61125.11 F hit 2.7297 217840.94 6.81 ns 0.16 5.41 1.94 KT 15.425 186.06 1.82 Perlakuan 2 3.52 2.21 0.MINGGU KE-4 Tinggi Tanaman Anova sv db JK Blok 2 84.8649 Perlakuan 2 38434.20489 Sesatan 4 244501.8649 Blok : tidak ada beda nyata Perlakuan : tidak ada beda nyata ANALISIS PERTUMBUHAN 10 x 10 LAI 20 x20 30 x 30 F hit 3.16 Blok : tidak ada beda nyata Perlakuan : tidak ada beda nyata KT 42.345 F hit 0.1 0.94 6.94 6.45 2.8 15.9179 Perlakuan 2 5.04 0.465 436.40977 19217.94 KT 205.31 ns F 5% 6.04 Sesatan 4 10.94 Luas Daun Anova sv db JK KT Blok 2 435681.45 Total 8 148.72 F hit 5.7 .92 ns F 5% 6.6 Sesatan 4 60.

0041 0.71 − ln 16.0298 Blok : tidak ada beda nyata Perlakuan : ada beda nyata Hasil uji DMRT : 1.11 KT 5. 10-3 g/cm2/minggu 147.36 34.51 .94 • • .001025 Total 8 0.22 g/g/minggu • CONTOH PERHITUNGAN La LAI = Ga LAI 10 x 10.16375 100 W 2 − W 1 ln La 2 − ln La1 NAR = x g/cm2/minggu T 2 − T1 La 2 − La1 NAR 10 x 10 0.72 .00035 0.34 ns 6.105 ln 147.18 17. 10-3 g/cm2/minggu 6.19 * 6.99 g/g/minggu 4−2 LAI 1.71 g/g/minggu 1.77 10.94 Perlakuan 2 0.1 g/g/minggu 1. 10-3 g/cm2/minggu 1.0125 12.385 2.73 .98 56.375 LAI 1 = = 0. Minggu Ke-2 sv db JK KT F hit F 5% Blok 2 0. jarak tanam 10 x 10 dan 20 x 20 : tidak beda nyata 2. 10-3 g/cm2/minggu 3.94 6.0007 0. minggu ke-2 16.375 NAR 1 = x = 5.71 − 16.763 − 0. jarak tanam 10 x 10 dan 30 x 30 : tidak beda nyata 3.025 0.39 .NAR RGR 10 x10 20 x20 30 x30 10 x10 20 x20 30 x30 4.763 − ln 0.94 Sesatan 4 0. Minggu Ke-4 sv db Blok 2 Perlakuan 2 Sesatan 4 Total 8 JK 10. jarak tanam 20 x 20 dan 30 x 30 : tidak beda nyata 2.375 4−2 ln W 2 − ln W 1 RGR = g/g/minggu T 2 − T1 RGR 10 x10 ln 0.88 ns 6.105 RGR 1 = = 0.745 F hit 1.33 ns F 5% 6.

10x10 → y = 0.28 ns F 5% 6.67 ns 6. 10-3 Perlakuan 2 0. LAI dengan RGR 1.77 * 6.4446 x . 30x30 → y = 0.3158 x 3.jarak tanam 10 x 10 dan 20 x 20 : tidak beda nyata 2.8149 .8931 + 0.015 1. 10-3 x II.548 Blok : ada beda nyata Perlakuan : tidak ada beda nyata Hasil uji DMRT : 1.5. 10-4 x 2.5.jarak tanam 10 x 10 dan 30 x 30 : tidak beda nyata 3. 10x10 → y = 6.4.64 ns 1.3629 .94 Sesatan 4 0.94 Perlakuan 2 0. 10-3 Total 8 0.jarak tanam 20 x 20 dan 30 x 30 : tidak beda nyata PERSAMAAN REGRESI I. 20x20 → y = 3.99 .94 RGR Anova sv db JK KT F hit F 5% Blok 2 0.0625 .25 . 10-3.2522 .01208 .08 .29 .94 6.7173 + 0. 10-3 0. 10-3.009 Total 8 0.0656 x 2.16 . 10-3 0. 30x30 → y = 0.5 0.9143 + 0. 10-3 Blok : tidak ada beda nyata Perlakuan : tidak ada beda nyata KT 0.Blok : tidak ada beda nyata Perlakuan : tidak ada beda nyata NAR Anova sv db JK Blok 2 0. 10-3 Sesatan 4 0.25 27.58 . 10-3 F hit 4.0247 .6818 . 10-3 x 3.03 0. LAI dengan NAR 1. 20x20 → y = 0.018 0.

Grafik Tinggi Tanaman 70 60 T i n g g i T a n a m a n 50 40 30 20 10 0 minggu 1 minggu 2 minggu 3 minggu 4 30x30 20x20 10x10 Grafik Luas Daun 1400 1200 1000 800 600 400 200 0 1 2 Ulangan 3 4 30x30 20x20 10x10 .

Jumlah Daun Tanaman J u m l a h D a u n 160 140 120 100 80 60 40 20 0 minggu 1 minggu 2 minggu 3 minggu 4 30x30 20x20 10x10 Histogram Berat Kering dan Berat Basah 9 8 7 6 5 4 3 2 1 0 10x10 20x20 30x30 Berat Basah Berat Kering .

hal ini akan berpengaruh pada produksi tanaman itu sendiri. antara lain ukuran tanaman dan ketahanan tanaman terhadap jatuh rebah.V. Pada suatu lahan yang mempunyai kerapatan tinggi maka produksi per satuan luasnya akan tinggi karena cahaya matahari terserap secara maksimal pada awal masa pertumbuhan. air dan faktor-faktor lain. Daun yang menjadi parasit bagi daun lain akan mempunyai laju transpirasi yang lebih besar dari laju fotosintesisnya. Ukuran tanaman akan mempengaruhi jumlah daun pada tanaman tersebut. Tetapi. Tanaman yang ditanam dengan arah barisan timur-barat dapat menggunakan cahaya matahari lebih efisien daripada tanaman yang ditanam dengan arah barisan utara-selatan. PEMBAHASAN Kerapatan tanaman pada suatu lahan akan mempengaruhi luas daun dan kompetisi antar tanaman. Pada jarak tanam yang kecil ILD akan besar tetapi kompetisi yang terjadi juga bsar. ketika tanaman mulai tinggi penampilan masing-masing tanaman akan mulai menurun karena adanya kompetisi untuk cahaya. tidak mendapat kan kebutuhannya dengan maksimal sehingga proses fotosintesis juga tidak berlangsung dengan maksimal dan mengurangi hasil fotosintesis sehingga hasil fotosintesis yang ditranslokasikan tanaman ke organ-organnya juga berkurang dan pertumbuhan tanaman tidak maksimal. hal ini disebabkan karena jarak tanam berpengaruh pada keefisienan penggunaan cahaya dan ILD tanaman. ILD yang terlalu besar akan mengakibatkan daun-daun saling menaungi dan menjadi parasit bagi daun yang berfotosintesis. daun-daun ternaungi ini akan mengambil hasil fotosintesis daun lain untuk pertumbuhan dan perkembangannya sehingga hasil fotosintesis yang seharusnya disimpan di organ-organ ekonomis akan berkurang. Respon tanaman terhadap kompetisi ini adalah dengan mengurangi ukuran organ-organnya. Arah tanam dan kerapatan tanaman dalam suatu lahan akan mempengaruhi cahaya yang diterima tanaman dan produksi tanaman. Kerapatan tanaman yang optimum untuk tanaman dipengaruhi oleh beberapa faktor.dan menentukan LAI kritis tanaman. Barisan dengan arah timur-barat dapat menyerap cahaya matahari pagi sampai sore. Kerapatan tanaman akan mempengaruhi penampilan dan produksi tanaman. Tanaman harus mempunyai nilai LAI dibawah nilai LAI kritis agar daun tidak saling . Jumlah daun ini akan menentukan luas daun per tanaman. Tanaman yang berada dalam tingkat kompetisi yang tinggi.

Hal ini akan menyebabkan ukuran batang tanaman menjadi lebih kecil. air dan faktor-faktor lain dengan cukup. Kurangnya cahaya yang diterima oleh setiap individu tanaman akan menyebabkan tanaman tanaman mengalami etiolasi dan klorofl tidak berkembang dengan baik sehingga fotosintesis terganggu. Pada jarak tanam ini tanaman mendapat cahaya matahari. Pada perlakuan jarak tanam 30 x 30 cm2 mempunyai nilai NAR tertinggi. Tetapi dari analisis pertumbuhan diketahui bahwa LAI menurun dengan meningkatnya jarak tanam. dapat ditanam dengan kerapatan tanaman yang tinggi. Dengan jumlah tanaman yang lebih sedikit per luasan lahan maka akan mengakibatkan luasan lahan yang tertutup oleh daun juga lebih kecil. Tetapi NAR akan meningkat dengan meningkatnya jarak tanam. dari hasil pengamatan diketahui nilai NAR meningkat dengan meningkatnya jarak tanam.menaungi. Tanaman yang rebah atau patah akan merusak susunan daun dan akhirnya akan menurunkan produksi tanaman per individu walaupun produksi tanaman per luasan lahan tinggi. Peningkatan kerapatan tanaman akan menyebabkan cahaya matahari yang diterima oleh setiap tanaman menjadi lebih sedikit. Dengan fotosintesis yang maksimal maka tanaman dapat memproduksi fotosintat atau bahan kering yang lebih besar dibanding dengan tanaman yang ditanam pada jarak tanam yang lebih kecil. Nilai NAR tanaman menunjukkan kecepatan produksi bahan kering suatu tanaman dalam satu luasan tertentu selama waktu tertentu. Pada hasil pengamatan didapat bahwa pada perlakuan jarak tanam pada setiap variabel yang diamati tidak ada yang beda nyata. NAR menunjukkan kemampuan fotosintesis suatu tanaman. Fotosintesis tanaman dapat berjalan dengan baik karena faktor-faktor yang dibutuhkan untuk untuk fotosintesis tercukupi. Meningkatnya jarak tanam akan memberikan ruang yang lebar antar tanaman sehingga penyerapan cahaya oleh tanaman dapat maksimal dan fotosintesis tanaman berjalan dengan baik. Meningkatnya jarak tanam berarti menurunkan kerapatan tanaman dan jumlah tanaman per luasan lahan menjadi lebih sedikit. sehingga fotosintesis juga berkurang. lebih tinggi dan lebih sukulen akan meningkatkan resiko tanaman rusak karena tanaman rebah atau patah. lebih lemah. serta tanaman menjadi lebih sukulen. Pada jarak tanam lebar tanaman tidak perlu berkompetisi dengan tanaman yang lain untuk memenuhi kebutuhannya. . Nilai RGR mengambarkan laju pertumbuhan tanaman yang diukur dengan berat kering tanaman per satuan waktu tertentu. Nilai RGR menurun dengan meningkatnya jarak tanam. Ukuran batang tanaman yang menjadi lebih kecil. Tanaman yang berukuran kecil dan luasan penutupan lahan oleh daunnya kecil. lebih lemah dan lebih tinggi.

berarti tanaman pada jarak tanam ini tanaman mempunyai kemampuan fotosintesis yang paling bagus dan . Jarak tanam yang kecil juga mengakibatkan kompetisi yang terjadi antar tanaman lebih kuat. Karena kebutuhan tanaman tidak terpenuhi secara maksimal maka tanaman hanya dapat memproduksi sedikit bahan kering. Fotosintat ini ditranslokasikan ke bagian-bagian tanaman untuk pertumbuhan dan perkembangan bagian tanaman tersebut sehingga perkembangan bagian tanaman dengan jarak tanam yang lebih lebar juga lebih bagus. Walaupun nilai LAI terkecil tetapi karena daun-daun tanaman tidak saling menaungi dan kebutuhan tanaman dapat tercukupi dengan maksimal maka tanaman dengan jarak tanam 30 x 30 cm2 mempunyai nilai NAR tertinggi.Semakin kecil jarak tanam. Pada jarak tanam 10 x10 cm2. Pada jarak tanam ini tanaman tidak mendapat cahaya dan faktor-faktor lain dengan cukup sehingga tanaman tidak bisa berfotosintesis dengan baik. Hal ini dapat disebabkan karena penyiraman pada perlakuan jarak tanam 20 x 20 cm2 lebih baik sehingga kadar air didalam tubuh tanaman lebih banyak dibanding perlakuan jarak tanam lain. Dengan lebih sedikitnya bahan kering yang dapat ditranslokasikan ke bagian-bagian tanaman untuk pertumbuhan dan perkembangannya maka pertumbuhan dan perkembangan bagian tersebut menjadi terganggu dan lebih kecil dibanding tanaman yang ditanam pada jarak tanam yang lebih lebar. Hal ini disebabkan karena luas lahan yang tidak tertutup oleh daun juga lebih lebar. tanaman mempunyai tinggi tanaman. Karena tanaman tidak bisa berfotosintesis dengan baik maka bahan kering yang dapat diproduksi tanaman hanya sedikit sehingga nilai NAR tanaman menjadi lebih kecil. karena hampir seluruh lahan tertutup oleh daun. jarak tanam 20 x 20 cm2 mempunyai berat basah tertinggi. Keadaan ini menyebabkan daun-daun tanaman saling menaungi sehingga daun bagian bawah tidak mendapat cahaya dan tidak bisa berfotosintesis. Pada histogram berat tanaman. Jarak tanam 10 x 10 cm2 mempunyai nilai LAI terbesar. luas daun dan jumlah daun yang terbesar. tanaman mempunyai tinggi tanaman yang lebih rendah dan mempunyai jumlah daun terkecil. nilai NAR tanaman juga semakin kecil karena pada jarak tanam yang kecil tanaman harus berkompetisi dengan tanaman disekitarnya untuk dapat memenuhi kebutuhannya. Jarak tanam 30 x 30 cm2 jumlah daun yang paling banyak tetapi mempunyai LAI terkecil. Pada jarak tanam 30 x 30 cm2. Jarak tanam 30 x 30 cm2 mempunyai berat kering tertinggi. Nilai NAR yang tinggi pada jarak tanam 30 x 30 cm2 menunjukkan tanaman mampu memproduksi fotosintat yang lebih besar.

VI. Kenaikan LAI akan menyebabkan kenaikan pada RGR. kangkung mempunyai LAI terbesar dan NAR 2.tanaman dapat menyimpan fotosintat paling banyak dibanding tanaman pada jarak tanam yang lain. Kenaikan LAI sampai pada tingkat tertentu akan meningkatkan NAR tetapi jika LAI telah melewati LAI kritis maka daun-daun tanaman akan saling menutupi sehingga daun bagian bawah yang tidak mendapat cahaya dan tidak dapat berfotosintesis akan menjadi mengambil hasil fotosintesis daun lain untuk pertumbuhan dan perkembangannya. peningkatan LAI akan menyebabkan penurunan NAR. jika jumlah penutupan lahan lebih besar maka penyerapan cahaya matahari juga akan semakin besar dan jumlah bahan kering yang dapat disimpan juga semakin besar. Pada jarak tanam 30 x 30 cm2. kangkung mempunyai tinggi tanaman. LAI dan RGR mempunyai hubungan positif. jumlah daun dan luas daun terkecil. jumlah daun dan luas daun terbesar. Pada jarak tanam 30 x 30 cm2. 6. Pada jarak tanam 10 x 10 cm terkecil. 5. 4. DAFTAR PUSTAKA . 8. Jarak tanam mempengaruhi proses fotosintesis tanaman dan pertumbuhan tanaman. 2 KESIMPULAN . Kenaikan LAI akan menurunkan NAR. LAI dan NAR mempunyai hubungan negatif. Pada jarak tanam 10 x 10 cm2 . 3. peningkatan LAI akan menyebabkan peningkatan pada RGR. Dari persamaan regresi diketahui bahwa LAI dan NAR mempunyai hubungan yang negatif. 1. Jarak tanam tanam yang paling menguntungkan untuk kangkung adalah 30 x 30 cm2. LAI dan RGR mempunyai hubungan yang positif. kangkung mempunyai LAI terkecil dan NAR terbesar. kangkung mempunyai tinggi tanaman. 7.

T.Gardner. Physiology of Crop Plants. I (2): 117 – 123 p. Pengantar Agronomi. F. Uzo. dan W. Pantastico. The Avi Publishing Company Inc. C. Nasril.) hasil perbanyakan dengan kultur jaringan. London. 1985. N. 1991. S. 1975. Pearce dan R.. Mitchell. XXI (2): 131 – 139 p.P. S.B. Handling and Utilization of Tropical and Sub-Tropical Fruits and Vegetables. Williams. .N.O. The Iowa State University Press. Pengaruh jarak tanam dan waktu tanam kedelai terhadap pertumbuhan dan produksi jagung dan kedelai yang ditumpangsarikan. R. E. 2002. B. Vegetables Production in The Tropics. Jakarta.A dan E. Gunawan. Longman Group UK Limited.H. Pengaruh jarak tanam dan konsentrasi placobutrazol terhadap pertumbuhan dan produksi umbi mini kentang (Solanum tuberosum L. Jurnal Penelitian Pertanian.L. 1997. Harjadi. Buletin Agronomi Universitas Jambi. Mattjik. Gramedia Pustaka Utama. 2002. Iowa. Connecticut. Post Harvest Physiology. Peregrine. I.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful