P. 1
Operasi ganti kelamin

Operasi ganti kelamin

|Views: 404|Likes:
Published by Karebet Jawi

More info:

Published by: Karebet Jawi on May 07, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/31/2013

pdf

text

original

Operasi ganti kelamin dalam keadaan seperti ini, belum pernah dikenal oleh orang-orang terdahulu.

Tetapi para dokter mengatakan bahwa hal itu merupakan bentuk dari penyakit “transeksual/transgender“, yaitu individu dengan gangguan psikologis laki-laki yang seperti wanita atau wanita seperti laki-laki dengan tanpa disertai kelainan fisik/ alat kelamin (genital). Atau dengan istilah lain, bahwa sang penderita atau pasien merasakan bahwa dirinya adalah jenis lain yang bukan pada dirinya. Seakan ia merasakan bahwa jiwanya adalah perempuan padahal fisiknya adalah laki-laki, atau ia merasakan bahwa jiwanya adalah laki-laki padahal bentuk fisiknya adalah perempuan. Antara jiwa dan fisik tidak dapat saling menyatu. Orang yang mempunyai penyakit transeksual ini mempunyai dua keadaan : Keadaan Pertama : Penyakit ini muncul akibat faktor psikologis dan kejiwaan. Hal ini terjadi karena salah dalam pola asuh sejak kecil, atau karena pergaulan yang salah. Untuk jenis yang pertama ini, penanganannya bukan dengan cara operasi kelamin, tetapi kejiwaannyalah yang harus diobati dan disembuhkan. Penyimpangan psikologis ini kadang muncul sejak kecil, hanya saja sering dianggap remeh, sehingga lama kelamaan menjadi semakin besar dan akhirnya susah untuk dirubah, dan ujung-ujungnya menganggap ini sebagai taqdir, padahal itu hanya karena kebiasaan yang sudah mendarah daging sejak kecil dan lama, serta tidak terkait dengan fisiknya. Islam sejak dini telah mengajarkan kepada kita untuk memisahkan tempat tidur laki-laki dan perempuan ketika sudah berumur 10 tahun, salah satu tujuannya agar mereka tidak berkepribadian ganda dikemudian hari. Kesimpulannya, bahwa operasi merubah kelamin dari orang yang mempunyai kelamin normal dalam bentuk yang pertama seperti ini hukumnya haram, karena tidak ditemukan hubungan antara ketidak normalan fisik atau organ tubuh seseorang. ( Dr. Muh. Mukhtar asSyenkiti, Ahkam al-Jirahiyah at-Tibbiyah, Jeddah, Maktabah as-Shohabah,hlm. 200-202 ) Dalil-dalilnya adalah sebagai berikut : 1/ Pada dasarnya, Allah swt telah menciptakan manusia ini dalam bentuk yang sebaikbaiknya, sebagaimana firman Allah swt : ‫نَقَد خهَقَُا اْلَسَاٌَ فِي أَحْ سٍ تَقىيى‬ ِْ ْ َ ْ ِ ْ ِ َ

“Sesungguhnya Kami menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya“ ( Qs At Tin :4)

yaitu perbuatan untuk memandulkan alat kelamin. dan akan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka dan akan menyuruh mereka ( memotongmotong telinga binatang ternak ). dan akan aku suruh mereka ( merubah ciptaan Allah ). karena termasuk dalam katagori menyiksa. yang berakibat munculnya perasaan dalam dirinya yang berbeda dengan fisik tubuhnya. seperti ketidaknormalan sistem tubuh atau terjadi percampuran hormon laki-laki dan perempuan. Larangan ini tersebut di dalam firman Allah swt ketika menceritakan perkataan syetan : َ َّ ُ ْ ّ ِ َّ ِّ َ ْ َ ُ َ ِ َ ْ ْ َّ ِ ِ ‫وألُضهََُّّهُى وألُيُِّيَُّهُى وآليسََّهُى فَهَيُبَتِّكٍ آذاٌَ األََعاو وآليسََّهُى فَهَيُغيسٌُ خَ ْهق ّللاِ ويٍ يَتَِّر انَّيََاٌَ ونِيّا يٍ دُوٌ ّللاِ فَقَد‬ ْ َ ُ َ ْ َ َ َ ْ ِ َ ِّ َ َ َ ّ َ ‫خَسس خسساَا يبِيُا‬ ُّ َ ْ ُ َ ِ “( Syetan berkata ) : Dan aku benar-benar akan menyesatkan mereka. apalagi merubah dan menggantikannya. Barang siapa yang menjadikan syaitan menjadi pelindung selain Allah. Maka dalam hal ini para ulama berbeda pendapat : . lalu benar-benar mereka merubahnya. 4/ Rasulullah saw sendiri bersabda : ‫نعٍ زسىل ّللا صهَى ّللا عهيه وسهَى انًتَّبّهيٍ يٍ انسجال بانُساء، وانًتَّبّهات يٍ انُساء بانسجال‬ “Rasulullah telah melaknat orang-orang laki-laki yang meniru-niru ( menyerupai ) perempuan dan perempuan yang meniru-niru ( menyerupai ) laki-laki “ ( HR Bukhari ) Berkata Imam Qurtubi : “ Tidak ada perbedaan pendapat diantara para ahli Fiqh dari Hijaz dan Ahli Fikih dari Kufah bahwa mengebiri keturunan Adam hukumnya haram dan tidak boleh. tentunya sangat diharamkan. lalu mereka benar-benar memotongnya. kita mengetahui bahwa awal tindakan merubah ciptaan Allah swt berasal dari bisikan syetan. maka sesungguhnya ia menderita kerugian yang nyata “ ( Qs An Nisa‟ : 119 ) Dari ayat di atas. “ ( Tafsir Qurtubi : 5 / 391 ) Kalau mengebiri saja tidak boleh.2/ Penciptaan manusia dalam bentuk yang baik tersebut merupakan penghormatan kepada manusia. Keadaan Kedua : Waria yang disebabkan adanya perbedaan keadaan psikis dan fisik seseorang. kita sebagai hamba Allah dilarang untuk merubah ciptaan-Nya yang sudah sempurna. sebagaimana firman Allah swt : ‫ونَقَد كسيَُا بَُِي آدو وحً ْهَُاهُى فِي انبَس وانبَحْ س‬ ْ َ َ َ ََ ْ َّ َ ْ َ ِ ْ َ ِّ ْ “Sesungguhnya telah Kami muliakan keturunan Adam dan Kami bawa mereka di daratan dan di lautan“ ( Qs Al Isra‟ : 70 ) 3/ Oleh karenanya.

maka dalam keadaan seperti ini. Karena tanpa operasi tersebut seseorang tidak akan bisa hidup tenang dan wajar sebagaimana yang lain. Sedangkan Imam Qurtubi di dalam tafsirnya dengan menukil perkataan Qhadhi „Iyadh bahwa seseorang yang mempunyai jari-jari tangan lebih dari lima atau daging tambahan di dalam tubuhnya. kecuali kalau jari-jari tangan atau daging tambahan tersebut terasa sakit. tetapi perasaannya bahwa dia bukanlah laki-laki. Dasarnya adalah ayat-ayat al Qur‟an dan hadist-hadits yang telah disebutkan di atas. Diantara dalil dari pendapat ini adalah sebagai berikut : 1/ Menurut kesaksian mayoritas dokter bahwa memang benar adanya orang yang mempunyai penyakit seperti ini. sehingga kadang-kadang diakhiri dengan bunuh diri. diperbolehkan untuk memotongnya. Tetapi jika bertujuan untuk . 2/ Keadaan seperti ini bisa dikatagorikan darurat. serta memotong telinga. Penyakit ini menyebabkan orang tersiksa dalam hidupnya. Ini adalah pendapat mayoritas ulama. tetapi tetap saja gagal. maka tidak boleh dipotongnya. dan tidak sedikit yang diakhiri dengan tindakan bunuh diri. ( Tafsir Qurtubi : 5 / 252) Perkataan Qadhi „Iyadh yang dinukil oleh Imam Qurtubi di atas menjelaskan dengan gamblang bahwa sesuatu tambahan dalam tubuh yang berupa daging atau yang lain dan menyebabkan sakit si penderita. Pendapat Kedua : bahwa operasi ganti kelamin untuk orang yang keadaanya seperti ini. Ibnu Abbas. Karena sebenarnya yang dilarang dalam masalah ini adalah merubah ciptaan Allah tanpa ada alasan syar‟I atau hanya karena ingin memperindah anggota tubuh saja. hidupnya akan dirundung kegelisahan demi kegelisahan. dan Abu Sholeh bahwa yang dimaksud merubah ciptaan Allah adalah mengebiri. sudah disebut di atas. yaitu terpisahnya antara bentuk fisik dengan psikis. mereka menyebutnya dengan transeksual. Pengobatan secara kejiwaan sudah dilakukan berkali-kali oleh para dokter. Anas. yaitu bentuk fisiknya adalah laki-laki umpamanya. dibolehkan. 3/ Kalau kita perhatikan bahwa yang menyebabkan diharamkannya operasi ganti kelamin secara umum atau dalam keadaan normal adalah karena dua alasan : Alasan Pertama : bahwa hal tersebut termasuk merubah ciptaan Allah swt. dan hal ini dimasukkan dalam katagori berobat. yang kadang harus merubah ciptaan Allah swt. Ikrimah. Maka tidak ada jalan lain kecuali operasi ganti kelamin. nyeri dan menyebabkannya menjadi menderita. maka diperbolehkan untuk menghilangkannya. sebagaimana yang tersebut dalam Qs An Nisa‟ : 119. karena termasuk dalam katagori merubah ciptaan Allah.Pendapat Pertama : bahwa operasi ganti kelamin untuk orang yang keadaannya seperti ini tetap tidak boleh. Ini adalah pendapat sebagian kecil ulama kontemporer. Ketika menafsirkan ayat di atas. mencongkel mata.

seperti vagina yang tidak berlubang. bertutur kata dan cara berjalan. karena tidak sesuai dengan kejiwaan dan perasaannya. Rasulullah saw bersabda : .mengobati. bahwa yang dibolehkan adalah orang-orang yang benar-benar punya penyakit seperti ini. dengan tujuan agar salah satu organ tubuhnya tersebut berfungsi sebagaimana yang lain. Hukum tersebut tidak berlaku bagi orang yang melakukan operasi ganti kelamin. sebagaimana yang disebutkan oleh Ibnu Hajar di dalam Fathul Bari. Alasan Kedua : bahwa operasi ganti kelamin termasuk dalam katagori menyerupai jenis lain yang dilarang oleh Rasulullah saw. Imam Nawawi menyatakan bahwa waria yang ada semenjak lahir tidak termasuk dalam katagori yang dilarang oleh Rasulullah saw. Operasi seperti ini dibolehkan. Atas dasar keterangan di atas. Hal ini disimpulkan dari dalil – dalil lain. bisa dikatakan bahwa organ tubuhnya secara fisik yang ada sekarang adalah organ tambahan. padahal penyakitnya tersebut belum diteliti dan belum ada usaha-usaha yang sungguh-sungguh untuk menyembuhkannya. jujur dan amanah. seperti penis atau vagina yang tidak berlubang. maka dibolehkan. Demikianlah beberapa dalil yang diungkapkan oleh kelompok kedua yang membolehkan bagi seseorang yang terkena penyakit transeksual jenis kedua dan tidak bisa diobati lagi secara psikis. supaya tidak terjadi salah paham. maka operasi ganti kelamin yang dilakukan oleh orang yang mengidap penyakit transeksual pada jenis kedua ini. dan memang tidak ditemukan obat selain operasi ganti kelamin. maka termasuk dalam proses pengobatan dari rasa sakit yang dialaminya. dan ini termasuk keadaan darurat. berhias. maka dibolehkan untuk melakukan operasi ganti kelamin. Karena pada dasarnya manusia itu ciptaannya sempurna. Tetapi para ulama telah menjelaskan bahwa yang dilarang dalam masalah ini adalah menyerupai jenis di dalam berpakaian. hanya karena sekedar iseng. atau penis yang tidak berlubang sehingga tidak bisa buang air kecil. Oleh karenanya. walaupun sudah diobati berkali-kali. tentunya harus direkomendasikan oleh dokter-dokter yang ahli. Begitu juga setelah melalui rekomendasi para ulama yang diakui amanah dan otorits keilmuaannya. Quote:Catatan : Yang perlu diperhatikan dalam hal ini. karena termasuk dalam katagori pengobatan. maka dibolehkan baginya untuk melakukan operasi perbaikan kelamin. maka jika didapati beberapa bagian anggota tubuhnya tidak normal atau tidak berfungsi. karena mereka tidak bisa meninggalkan gaya-gaya tersebut yang dibawanya dari lahir. atau hanya sekedar “merasa” dirinya lebih cocok menjadi orang berjenis kelamin yang berbeda dengan keadaannya sekarang. sehingga jika dirubah menjadi organ yang sama dengan kejiwaan dan perasaannya. Quote:Kedua : Operasi perbaikan atau penyempurnaan kelamin yang dilakukan terhadap orang yang sejak lahir memiliki cacat kelamin.

Operasi pada orang yang mempunyai kelamin ganda seperti ini dibolehkan.ّ ّ ‫يا عباد ّللا تداووا، فإٌ ّللا جعم نكم داء دواء‬ “ Wahai hamba-hamba Allah berobatlah. tentunya setelah ada kejelasaan statusnya. karena akan membawa kemaslahatan bagi yang bersangkutan dan kemaslahatan bagi masyarakat yang ia hidup di dalamnya. maka sungguh kasihan hidupnya. tetapi alat kelaminnya yang masih meragukan apakah dia laki-laki atau perempuan. 191/MENKES/SK/III/1989 tentang penunjukan rumah sakit dan tim ahli sebagai tempat dan pelaksanaan operasi penyesuaian kelamin. Karena kalau seseorang dibiarkan dalam status yang tidak jelas. ahli patologi. jika sudah dewasa tentunya akan lebih susah lagi. Quote:Ketiga : Operasi pembuangan salah satu dari kelamin ganda yang dilakukan terhadap orang yang sejak lahir memiliki 2 (dua) jenis kelamin yaitu penis dan vagina. ahli endokrinologi anak dan dewasa (internist). ahli penyakit kandungan dan ginekologi. andrologi. Penderita seperti ini memang benar-benar sakit secara fisik. ahli hukum. dimana penderita memiliki ciri-ciri genetik. Di Indonesia. Dr. psikiater. Pada tanggal 12 juni 1989 telah dibentuk Tim Pelaksana Operasi Penggantian Kelamin yang terdiri dari ahli bedah urologi. Orang yang mempunyai kelamin ganda dalam dunia medis disebut “ ambiguous genitalia” yang artinya alat kelamin meragukan. mungkin saja tampilan luarnya adalah laki-laki normal atau wanita normal. dan masyarakatpun kesulitan untuk berinteraksi dengannya karena statusnya yang belum jelas. karena Allah menjadikan setiap penyakit itu ada obatnya “ Jadi operasi kelamin yang cacat sejak kecil atau karena suatu kecelakaan termasuk dalam katagori berobat dan bukan dalam katagori merubah ciptaan Allah swt. tetapi lebih cenderung kepada interseksual yaitu suatu kelainan. Orang tersebut tidak menderita penyakit “transeksual”. Biasanya operasi dilakukan ketika anak tersebut masih bayi dan belum beranjak dewasa. yang kemudian mempengaruhi kondisi psikologisnya. ahli genetika. sebagaimana yang dijelaskan oleh Prof. . Gejalanya sangat bervariasi. Sultana Mh Faradz telah diterbitkan Surat Keputusan Men Kes RI No. apakah dia itu laki-laki atau perempuan. anatomik atau fisiologik meragukan antara pria dan wanita. pemuka agama dan petugas sosial medik. baik laki-laki maupun perempuan dengan cara-cara yang telah diterangkan di atas dan dikuatkan dengan pernyataan para dokter ahli dan amanah. anestesiologi. karena mungkin itu akibat salah pola asuh dan pola interaksi dari lingkungan sekitar. bedah plastik. Oleh karenanya operasi untuk membuang salah satu dari dua jenis kelamin dibolehkan. Maka.

dan tidak pada penderita transeksual . foto ronsen dan lain-lain. pemeriksaan hormonal dan test-test lain yang dianggap perlu seperti USG . diperiksa laboratorium rutin. analisis kromosom dan DNA. Kegiatan tim ini adalah melaksanakan pertemuan rutin secara multidisipliner antara seluruh anggota tim dengan penderita (yang telah selesai dengan pemeriksaan penunjang untuk penegakkan diagnosis) untuk mendiskusikan penatalaksanaan.Tetapi sejak tahun 2003 ada perubahan kebijakan bahwa Tim Penyesuaian Kelamin hanya boleh melakukan operasi penyesuaian kelamin untuk penderita interseksual . Semua kasus yang datang akan didata. tindakan dan pengobatan yang akan dilakukan termasuk pemberian konseling .yang membutuhkan penentuan jenis kelamin. perbaikan alat genital dan pengobatan.

Ash-Shawi. Pengadilan Negeri Batang telah mengesahkan status Agus Wardoyo (Doyo) yang sebelumnya pria menjadi seorang wanita yang bernama Nadia (Dea). karena menurutnya menjadi seorang pria sangat berat dan banyak bebannya. Al-Khazin (I/405). Lantas bagaimana pandangan Islam terhadap masalah ini? Bolehkan seseorang melakukan operasi ganti kelamin? Kalau boleh bagaimana syarat-syaratnya? Hukum Syar’i Tentang Operasi Ganti Kelamin (Transeksual) 1. Hadits Nabi n: “Allah mengutuk para tukang tato. 2. Pemuda tersebut pun masih menjalani kodratnya sebagai seorang pria sejati hingga kini. Alhamdulillah. Adapun hujjah yang digunakan oleh para ulama dalam masalah ini adalah sebagai berikut: 1. Pertanyaan tersebut diungkapkan oleh pemuda tersebut. yang semuanya itu untuk kecantikan dengan mengubah ciptaan Allah. menyambung rambut dengan sopak. .Muqadimah Dalam sebuah forum kajian muda-mudi di sebuah desa. lesbian. Firman Allah Subhana Wa Ta‟ala dalam surat An-Nisâ‟: 119. penulis pernah ditanya oleh seorang pemuda tentang hukum mengubah alat kelamin. homoseksual.123) dan Al-Qurthubi (III/1963) disebutkan beberapa perbuatan manusia yang diharamkan karena termasuk “mengubah ciptaan Allah” sebagaimana yang dimaksud ayat di atas yaitu seperti mengebiri manusia. bahkan beberapa waktu yang lalu. membuat tato. yang meminta ditato. Al-Bukhari). AlBaidhawi (II/117). karena didorong keinginannya untuk menjadi seorang wanita. pangur dan sanggul. Firman Allah Subhana Wa Ta‟ala dalam surat Al-Hujurât: 13 yang menurut kitab Tafsir Ath-Thabari mengajarkan prinsip equality (keadilan) bagi segenap manusia di hadapan Allah dan hukum yang masing-masing telah ditentukan jenis kelaminnya dan ketentuan Allah ini tidak boleh diubah dan seseorang harus menjalani hidupnya sesuai kodratnya. Hukum operasi kelamin Pertama: Masalah seseorang yang lahir dalam kondisi normal dan sempurna organ kelaminnya yaitu penis (zakar) bagi laki-laki dan vagina (farj) bagi perempuan yang dilengkapi dengan rahim dan ovarium tidak dibolehkan dan diharamkan oleh syariat Islam untuk melakukan operasi kelamin. dan menjadi seorang wanita sangat enak dan bahagia. dan orang-orang yang memotong (pangur) giginya. mengerok bulu alis dan takhannuts(seorang pria berpakaian dan bertingkah laku seperti wanita layaknya waria dan sebaliknya). penulis diberi kemudahan oleh Allah untuk menjelaskan dengan bahasa yang lugas dan mudah dipahami oleh pemuda tersebut.” (HR. Menurut kitab-kitab tafsir seperti Tafsir Ath-Thabari. Bahkan Doyo telah melakukan operasi kelamin di RSUD Sutomo Surabaya untuk mewujudkan impiannya tersebut. yang menghilangkan alis mata. Kejadian seperti itu sudah sering terjadi. 3. Zubadu At-Tafsir (hal.

Dan operasi kelamin yang telah banyak dilakukan dan tidak mengandung unsur cacat secara medis. Oleh karena itu kasus ini sebenarnya berakar dari kondisi kesehatan mental yang penanganannya bukan dengan mengubah ciptaan Allah. yang dilakukan terhadap orang yang sejak lahir memiliki dua organ/jenis kelamin (penis dan vagina). maka setelah perbaikan kelamin menjadi pria atau wanita. menurut para ulama diperbolehkan secara hukum syar‟i. Ahmad). Wahbah Az-Zuhaili dalam kitabnya Al-Fiqh Al-Islami wa Adillatuhu bahwa jika selama ini penentuan hukum waris bagi orang yang berkelamin ganda (khuntsa) didasarkan atas indikasi atau kecenderungan sifat dan tingkah lakunya. Ketiga: Operasi pembuangan salah satu dari kelamin ganda.4. ataupun mengubah bentuk yang telah ditetapkan oleh Allah atasnya maka hal ini tidak ada keraguan lagi tentang keharamannya. Dan menurutnya perbaikan dan penyempurnaan alat kelamin bagi khuntsa musykil (pemilik kelamin ganda yang sulit diidentifikasi) sangat dianjurkan demi kejelasan status hukumnya. Guna menghindari hal ini.” (HR. Adapun operasi kelamin maka hukumnya haram secara syar‟i apabila hanya disandarkan pada keinginan pribadi tanpa adanya suatu cacat pada sisi jasmani atau alat kelaminnya yang membolehkan dilakukannya operasi tersebut. maka operasi untuk memperbaiki atau menyempurnakannya dibolehkan bahkan dianjurkan sehingga menjadi kelamin yang normal karena kelainan seperti ini merupakan suatu penyakit (aib) yang harus diobati. Jika kelamin seseorang tidak memiliki lubang yang berfungsi untuk mengeluarkan air seni dan mani baik penis maupun vagina. Kedua: Operasi kelamin yang bersifat perbaikan (tashhih) atau penyempurnaan (takmil) dan bukan penggantian jenis kelamin. karena kaidah fiqih menyatakan “Adh-Dhararu Yuzal” (Bahaya harus dihilangkan) yang menurut Imam Asy-Syathibi menghindari dan menghilangkan bahaya termasuk suatu kemaslahatan yang dianjurkan syariat Islam. hak waris dan status hukumnya menjadi lebih tegas. Karena di dalamnya ada bentuk perusakan hukum syar‟i dan . Hadits Nabi n. “Allah mengutuk laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai laki-laki. operasi perbaikan atau penyempurnaan kelamin boleh dilakukan berdasarkan prinsip “Mashalih Mursalah”. Menurut Dr. tetapi hanya dimaksudkan untuk mempercantik diri dengan menampakkan suatu bentuk tertentu dari kecantikannya. Beberapa Fatwa Ulama Tentang Transeksual 1. melainkan melalui pendekatan spiritual dan kejiwaan (spiritual and psychological therapy).

Yasir Shalih M. Kepala fakultas kedokteran bidang operasi anak RS.unsur penipuan serta membahayakan.wallâhu a’lâmu bish shawâb. Jawa Timur. Probolinggo. juga merupakan keputusan Nahdhatul Ulama PW Jawa Timur pada seminar “Tinjauan Syariat Islam tentang Operasi Ganti Kelamin” pada tanggal 26-28 Desember 1989 di Pondok Pesantren Nurul Jadid. Universitas Al-Malik „Abdul „Aziz). maka perbuatan ini diharamkan secara syar‟i. Dibolehkannya operasi perbaikan atau penyempurnaan kelamin. (Dr. Sehingga jelaslah. jika operasi kelamin dilakukan hanya karena kurang „sreg‟ dengan kepribadiannya. dan hendaknya pelakunya bertobat kepada Allah. Jamal. . 2. sesuai dengan keadaan anatomi bagian dalam kelamin orang yang mempunyai kelainan kelamin atau kelamin ganda. padahal Allah Subhana Wa Ta‟ala telah mengaruniakannya kelamin yang jelas.

(Imam Dzahabi. Pengubahan jenis kelamin lakilaki menjadi perempuan dilakukan dengan memotong penis dan testis. 19). Dalil hadis adalah riwayat Ibnu Abbas RA bahwa. Operasi ini juga disertai pula dengan terapi psikologis dan terapi hormonal. Maka operasi ganti kelamin hukumnya haram.”Rasulullah SAW telah melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan melaknat wanita yang menyerupai laki-laki. (M. hal. Taqrib Fiqih Al-Thabib. AlWajiz fi Ahkam Al-Jirahah Al-Thibbiyyah. Sedang pengubahan jenis kelamin perempuan menjadi laki-laki dilakukan dengan memotong payudara. operasi ganti kelamin haram hukummya. kemudian membentuk kelamin perempuan (vagina) dan membesarkan payudara.” (QS Al-Maa`idah [5] : 2). lalu mereka benar-benar mengubahnya”. Al-Kaba`ir. Semuanya turut berdosa dan akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah pada Hari Kiamat kelak.” (HR Bukhari). bolehkah operasi ganti kelamin? Misalnya operasi dari jenis kelamin laki-laki menjadi perempuan? Jawab : Operasi ganti kelamin (taghyir al-jins) adalah operasi pembedahan untuk mengubah jenis kelamin dari laki-laki menjadi perempuan atau sebaliknya. 199). Al-Ifadah alSyar‟iyah fi Ba‟dh Al-Masail al-Thibbiyyah. Ayat ini menunjukkan upaya syaitan mengajak manusia untuk melakukan berbagai perbuatan maksiat. (QS An-Nisaa` [4] : 119). Ibnu Taimiyah. Padahal Allah SWT berfirman (artinya) : “Dan janganlah kamu tolong menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. psikiater. Utsman Syabir. Juz 11/650). karena dalam operasi ini terdapat tindakan memotong penis. Mukhtar Syinqithi. Yang berdosa bukan hanya orang yang dioperasi. baik langsung atau tidak. Juz V/120. karena menjadi perantaraan (wasilah) bagi laki-laki atau perempuan yang dioperasi untuk menyerupai lawan jenisnya. sebab salah satu kriteria dosa besar adalah adanya laknat (kutukan) dari Allah dan Rasul-Nya.”Al-Wasilah ila al-haram muharromah. Maka. testis. hal. Dalil Al-Qur`an firman Allah SWT (artinya) : “Dan aku (syaithan) akan menyuruh mereka (mengubah ciptaan Allah). Fahad Abdullah Hazmi. Ahkam Al-Jirahah Al-Thibbiyah. 74. . dan menanamkan organ genital laki-laki (penis). 12. Ahkam Al-Jirahah Al-Thibbiyah. Mukhtar Syinqithi.Tanya : Ustadz. karena mereka telah bertolong menolong dalam berbuat dosa. Hadis ini mengharamkan perbuatan laki-laki menyerupai wanita atau perbuatan wanita menyerupai laki-laki. tapi juga semua pihak yang terlibat di dalam operasi itu. seperti dokter. 199. Tafsir Al-Qurthubi. hal. (Fahad Abdullah Al Hazmi. hal. 128). menutup saluran kelamin perempuan. hal. Walid bin Rasyid Sa‟idan. M. Operasi ganti kelamin juga merupakan dosa besar (kaba`ir). hal.” (Segala perantaraan menuju yang haram hukumnya haram juga). Majmu‟ Al-Fatawa. Kaidah fiqih menyebutkan. dan payudara. Di antaranya mengubah ciptaan Allah (taghyir khalqillah). Hukum operasi ganti kelamin adalah haram. (M. para medis. Operasi ganti kelamin termasuk mengubah ciptaan Allah. atau ahli hukum yang mengesahkan operasi tersebut. Ahkam Jirahah At-Tajmil. Imam Qurthubi. berdasarkan dalil Al-Qur`an dan As-Sunnah. hal. 5.

berdasarkan keumuman dalil yang menganjurkan berobat (altadawiy). Wallahu a‟lam [ ] Palangkaraya.”Tidaklah Allah menurunkan suatu penyakit. no. kecuali Allah menurunkan pula obatnya.5246). yaitu mempunyai penis dan vagina sekaligus. Hal ini berlaku bagi orang yang memiliki alat kelamin ganda. 4 Januari 2010 Muhammad Shiddiq al-Jaw .Adapun operasi penyempurnaan kelamin (takmil al-jins) hukumnya boleh. Operasi ini hukumnya mubah.” (HR Bukhari. Nabi SAW bersabda.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->