RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP

)

Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Alokasi waktu

: SMA Negeri 1 Wonogiri : Bahasa Indonesia : XI/I : 2 x 45 menit

A. Standar Kompetensi 1. Mendengarkan, Memahami berbagai informasi dari sambutan/khotbah dan wawancara B. Kompetensi Dasar 1.2 Merangkum isi pembicaraan dalam wawancara C. Indikator 1. Mencatat pokok-pokok pembicaraan dalam wawancara: siapa yang mewawancarai dan siapa yang diwawancarai, serta apa isi pembicaraannya 2. Merangkum seluruh isi pembicaraan dalam beberapa kalimat 3. Menyampaikan (secara lisan) isi rangkuman kepada orang lain D. Tujuan Pembelajaran 1. Siswa dapat memahami pokok-pokok pembicaraan dalam wawancara 2. Siswa dapat merangkum isi pembicaraan dalam wawancara 3. Siswa menyampaikan (secara lisan) isi rangkuman kepada orang lain Karakter siswa yang diharapkan : Dapat dipercaya (Trustworthines) Rasa hormat dan perhatian (respect) Tekun (diligence) Tanggung jawab (responsibility) Berani (courage) Ketulusan (Honesty)

E. Materi Pembelajaran 1. Rekaman wawancara sosok di radio atau televisi 2. Isi pokok rekaman wawancara 3. Contoh rangkuman wawancara 4. Cara merangkum hasil wawancara F. Metode Pembelajaran 1. Questioning 2. Inquiry 3. Kerja kelompok

Colin Widi Widawati (K1208024)

dan Yudi Irawan. Kegiatan Pendahuluan Apersepsi : a. Guru memperdengarkan contoh wawancara. Jakarta: Depdiknas hal 31. 2007. Guru bertanya jawab tentang wawancara. Aktif dan Kreatif Berbahasa Indonesia untuk Kelas XI Program IPA dan IPS. Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Alokasi Waktu 10 menit 1. guru: Siswa menganalisis wawancara yang telah diperdengarkan guru. siswa yang lain menyimak. Menyampaikan guna dari wawancara. Siswa mempelajari buku teks Adi Abdul Somad. guru: Guru menunjuk dua orang siswa untuk melakukan kegiatan wawancara dengan teks yang sudah disediakan oleh guru. Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi.G. Aminudin. Kegiatan Inti menit Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi. Siswa mencatat data dan informasi yang ada dalam wawancara tersebut. Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi. b. Siswa mencatat data dan informasi yang perlu disajikan dalam melakukan kegiatan wawancara. guru: Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan Colin Widi Widawati (K1208024) . Siswa merangkum hasil wawancara yang telah diperdengarkan. 70 2. Siswa merangkum hasil wawancara yang telah diperdengarkan. Siswa yang lain membentuk kelompok sebangku. Guru menunjuk beberapa siswa untuk membacakan hasil wawancaranya. Motivasi : a. Beberapa siswa ditunjuk untuk mengemukakan hasil diskusi tentang wawancara tersebut.

Mencatat pokok. 2007. H. dan Yudi Irawan. Aktif dan Kreatif Berbahasa Indonesia untuk Kelas XI Program IPA dan IPS. Aminudin. Penilaian Penilaian Indikator Pencapaian Teknik Bentuk Kompetensi Instrumen Penilaian Penilaian 1. memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran. serta individual/ rekamlah wawancara apa isi kelompok yang ada di radio atau di pembicaraannya TV. 10 Kegiatan Penutup menit Dalam kegiatan penutup. merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi. isyarat. melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram.pemahaman. maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik. dan diwawancarai. layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik. menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya. Merangkum yang ada diwawancara seluruh isi yang telah pembicaraan dalam diperdengarkan! beberapa kalimat • Rangkumlah hasil Colin Widi Widawati (K1208024) . memberikan penguatan dan penyimpulan memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan.Tes Uraian • Catatlah data-data yang pokok pembicaraan ada diwawancara yang dalam wawancara: telah diperdengarkan! siapa yang • Rangkumlah hasil mewawancarai dan wawancara tersebut! siapa yang Penugasan Proyek • Buat kelompok. Jakarta: Depdiknas I. guru: bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran. Rekaman wawancara b. Buku Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Adi Abdul Somad. catatlah data-data 2. Media dan Sumber Belajar a. tulisan. program pengayaan. Sumber Internet c.

3. Menyampaikan (secara lisan) isi rangkuman kepada orang lain • wawancara tersebut! Persentasikanlah di depan kelas melalui salah satu temanmu! Colin Widi Widawati (K1208024) .

Berikut ini petikan wawancara Majalah Matabaca dengan Linda Christanty. Dari sebuah wawancara. gagasangagasan penting sang pembicara atau narasumber. Apa yang sebenarnya menjadi inspirasi bagi karya-karya Anda sehingga karyakarya tersebut banyak menyinggung soal kemanusiaan yang berkaitan dengan politik? Aku menganggap sumberku dalam berkarya adalah kehidupan sehari-hari. kita mencoba menangkap ide-ide pokok. Anda dapat menemukan tanggapan yang dikemukakan oleh narasumber. Ya. dan Putu Wijaya. yaitu sebagai berikut. Dalam hal ini. Menyimak Empatik Menyimak empatik menolong kita untuk memahami sikap psikologis dan emosional sang pembicara/narasumber dan bagaimana sikap tersebut mempengaruhi ujarannya. Menyimak Faktual Menyimak faktual berarti menangkap serta memahami faktafakta. Pada 1989. Setelah menyelesaikan sekolah dasar dan menengah (pertama dan atas). buku-buku politik milik kakeknya. a. Apa yang telah dicapai Linda tidak lepas dari kebiasaan masa kecilnya yang suka menulis dan membaca yang beberapa bacaan di antaranya mungkin dianggap belum saatnya dibaca anak-anak seusianya. dia telah memublikasikan karyakarya cerpennya di berbagai media massa dan mendapat pujian serta perhatian dari sejumlah pengamat sastra. cerpen karya Linda bertajuk "Daun-Daun Kering" mendapatkan salah satu penghargaan lomba menulis cerpen yang diselenggarakan Kompas yang kemudian dimuat di harian yang sama pada 5 Agustus 1990. konsepkonsep. Setiap pesan berisi dua bagian. Wawancara dengan Linda Christanty Linda Christanty dilahirkan di Pulau Bangka tahun 1970. Selama ini. 3. Wawancara merupakan percakapan antara dua orang. Terdapat dua tipe perilaku dalam kegiatan mendengarkan/menyimak wawancara. di antaranya Bre Redana. b. Misalnya. Pada saat kita menyimak. 2. yaitu isi atau materi faktual dan perasaan atau sikap pembicara terhadap isi tersebut. Linda memperoleh juara harapan bersama sembilan penulis cerpen lainnya. Linda sempat kuliah di Fakultas Sastra Universitas Indonesia (UI). Seorang yang bertanya dan seorang yang menjawab. Saat itu. serta informasi yang disampaikan pembicara.LAMPIRAN-1 BAHAN AJAR KETERAMPILAN MENULIS 1. Menyimak empatik ini dapat juga disebut menyimak aktif atau menyimak pemahaman. bisa aja orang kemudian berimajinasi ada mahluk di Mars Colin Widi Widawati (K1208024) . Anda hendaknya dapat memahami bahwa narasumber pun mempunyai pandangan tersendiri atas pertanyaan-pertanyaan yang diajukan sang pewawancara. Satyagraha Hoerip. Realitas ini sendiri. Proses wawancara tidak jauh berbeda dengan percakapan sehari-hari yang sering Anda lakukan.

saya jadi bingung. Saya tuh tidak pernah menulis cerpen sekali tulis walaupun banyak penulis lain (setelah) menulis. Ketika SMA. Dia berkata kepada saya. Kemudian. Mungkin. Seringkali. senang. Jadi. nah ini sepertinya perlu juga penulis seperti saya karena sebagian besar penulis kita itu otodidak. Mulai kapan dan bagaimana Anda mengasah keterampilan menulis cerpen? Saya memang sejak kecil menulis. Waktu itu. Misalnya. ia juga tidak tahu apa yang saya rasakan. lho tokohnya mau dibawa ke mana. Saya akan teliti lagi logikanya bahasanya. cobalah ditulis di sini. tiba-tiba. eh akhir ceritanya bagaimana yah.atau apa. misalnya. Kalimatnya seperti apa kira-kira. sekarang ini Juan Carlos. pembukaan catatan harianmu tuliskan saja bahwa pada hari ini tanggal sekian bulan sekian tahun sekian Raja Juan Carlos dan Putri Sofia datang ke indonesia. Jadi. mulai menulis fiksi dalam bentuk cerpen waktu SMP di mading (majalah dinding). aku pikir itu sah saja. Namun. atau perampokan. Berapa lama biasanya Anda menyelesaikan cerpen-cerpen yang termuat dalam buku kumpulan cerpen "Kuda Terbang Mario Pinto"? Cerpen yang paling cepat dua jam (cerpen "Makan Malam"). dalam situasi. sebuah buku catatan harian yang diberikan oleh kakek saya. ada lomba (menulis cerpen yang diselenggarakan harian Kompas). Nah itu. Sejak kapan Anda suka menulis? Saya sudah menulis sejak usia delapan tahun. Saya tidak bisa seperti itu. dia bilang begini. Misalnya. asyik dan saya merasa cerita ini betul-betul menyatu dengan saya. Dalam kehidupan seharihari ini kan banyak sekali peristiwaperistiwa. Sekitar 4000 lebih naskah masuk ke redaksi Kompas. begitu menulis fiksi tidak pernah tuh wah bagian pertama adalah pembukaannya nanti ada padanannya atau segala macam yang ada klimaks antiklimaks. semangat. di tengah jalan. langsung kirim. ada juga saya dalam situasi secara psikologis juga memang sedang betulbetul mood. Jadi. ternyata bermasalah. Tapi untuk karyaku. Apa yang dipikirkan waktu itu dan dirasakan ditulis saja. tidak dibaca lagi. pembunuhan. Saya buka catatan harian saya dengan kalimat itu. kakek saya juga agak bingung kalo harus mendiktekan kalimat seperti itu. saya menulis juga. Hal seperti itu kadang saya alami. "Makan Malam" itu saya selesaikan dalam waktu dua jam. seperti itulah. Hanya gara-gara. Jadi. Raja Spanyol dan Putri Sofia sedang datang ke Indonesia. Misalnya. Iya kalau memang idenya terus mengalir dan energi kita langsung bisa menyelesaikan dalam sekali duduk." Pada waktu masih kecil. gembira. penganiayaan. saya kan bingung bagaimana untuk mengungkapkan kesedihan itu. tapi ada juga yang berbulan-bulan yang aku bingung ini akhirnya bagaimana yah seperti "Pesta Terakhir". aku berpikir memang sumbernya adalah kehidupan kita yang hari per hari ini. Pemicunya. cerpen saya Colin Widi Widawati (K1208024) . Kendala yang biasa Anda alami saat menulis dan menyelesaikan sebuah cerpen? Kesulitan saya mungkin dialami juga ya sama penulis lain. (maka orang itu) rela merampok dan membunuh untuk uang sekitar dua puluh ribu dan itu realitas dalam masyarakat kita. Tahun 1989. "kalo Anda merasa sedih. orang itu tak punya uang. ketidakadilan terhadap orang kecil. saat menulis cerpen itu duduk.

Obsesi ke depannya adalah ingin menulis novel. Salah satu kesulitan menulis karya adalah saat menulis fiksi karena tidak ada langkah-langkah yang pasti. karena kalau halaman koran itu kalau halaman penuh maksimal 2. Miguel Asturias. Yuniciru Tanijaki. saya baca juga buku cerita anak-anak karena untuk imajinasi dalam cerita anak-anak itu kan gilagilaan. lebih asyik kalo belajar diam-diam itu lewat buku. Caranya. Karena pengarang Jepang itu. Sumber: Majalah Matabaca. Bagaimana ya memberhentikannya. baik karya sastra dunia maupun karya sastra Indonesia. pada masa-masa kemudian bacaan saya berkembang juga. Saya mulai baca juga Milan Kundera. Kebetulan. saya jadi pulih lagi imajinasi saya yang liar dan polos. Sayang. Jadi. Hasil rangkuman dalam beberapa kalimat tersebut dapat Anda sampaikan kepada teman-teman Anda dengan menggunakan bahasa Anda sendiri. Terus. aku melihat kecenderungan karakter yang ada dalam cerpen-cerpenku adalah karakter-karakter yang harusnya lebih berkembang dan itu mungkin gak akan atau tak bisa berkembang hanya dalam sebuah cerpen yang hanya satu halaman dengan sekian ribu kata. Cerpen itu kalo sudah sampai 3. saya suka pengarang-pengarang Jepang seperti Yasunari Kawabata. kita jadi bingung. Yukio Mishima. mereka kadang menceritakan hal yang sederhana dengan cara yang begitu halus dan juga puitis. waktu yang paling cepat adalah dua jam. Linda Christanty menganggap sumber dalam berkarya adalah kehidupan seharihari. Dengan membaca buku cerita anak-anak itu. menurut saya. tetapi ada juga yang berbulan-bulan. saya adalah orang yang suka belajar diam-diam. kita dapat merangkum isi wawancara sebagai berikut. Sementara itu. Itu indah sekali. sebenarnya cita-citaku ingin nulis novel. Saat membuat karya cerpen. dan Carlos Fuentes. Tapi. Januari 2004 Berdasarkan wawancara tersebut. Apa obsesi Anda saat ini atau yang akan datang? Obsesi. Colin Widi Widawati (K1208024) .000 kata dan itu gak mau berhenti. Penyampaian isi rangkuman secara lisan tersebut akan membuat orang lain memahami isi pembicaraan secara umum. saya membaca banyak buku. Ryonosuke Akutagawa. Ia sejak kecil menulis kemudian mulai menulis fiksi dalam bentuk cerpen waktu SMP di mading (majalah dinding). Masa itu. Saya (sejak itu) mulai terpacu secara serius untuk menulis fiksi. saya kurang mendisiplinkan diri. ia menulis juga.berjudul "Daun-Daun Kering" mendapat juara harapan (pemenang harapan sekitar sepuluh orang). Isabel Allende. Mereka tinggal di sekitar mercu suar di pantai. Karya pemenang kemudian dipublikasikan. (dalam) cerpen-cerpenku. (Yukio) Mishima. Ketika SMA pun. seperti itulah. Terutama.500 kata karena ada gambar/ilustrasi. Ia sudah menulis sejak usia delapan tahun dan pemicunya adalah sebuah buku catatan harian yang diberikan oleh kakeknya. saya terkesan sekali sama salah satu novelnya tentang seorang anak kecil miskin dari keluarga nelayan yang mencintai seorang gadis secara diam-diam. Dan yang agak menyedihkan dari kita kalo usia kita makin tua adalah kadangkadang imajinasi kita tidak seliar saat anak-anak itu.

melukis kaca sebetulnya menyenangkan dan dapat membuat seseorang kreatif. Jika terkena air atau termakan usia. Namun. salah seorang pehobi lukisan kaca. Ia hanya memerlukan sedikit kelihaian bermain kuas. telah tersedia cat khusus yang cepat kering. tapi kecil. 2. Sejak kapan kegemaran ini dimulai di Nusantara? Wah. Mereka yang nggak terbiasa melukis di bidang cembung Colin Widi Widawati (K1208024) . Media tersebut karena terbuat dari kaca maka permukaannya licin. yakni melukis kaca. Di Amerika dan sebagian Eropa. yang lainnya memperhatikan dengan saksama. berikut ini wawancara dengan Irma Ridwan. Sampaikanlah dengan cara memperagakannya.LAMPIRAN-2 LEMBAR KERJA SISWA 1. sempat jadi salah satu primadona handy craft. Kini dengan kemajuan teknologi di pasaran. Teknik yang dipakai umumnya melukis langsung pada bidangnya. Cat tersebut tahan air dan kalau dikeletek pakai kuku maka kuku kita yang rusak. Warnanya nyaris tak berubah dan memiliki daya lekat yang hebat sekali. mutu warna dan daya lekatnya tak tahan lama. hobi ini belum bisa dipakai sebagai penopang hidup. Harga jualnya tinggi karena bahan bakunya cukup mahal. Iseng Melukis Botol Jadi Pajangan Jemu dengan keseharian yang itu-itu saja? Ini ada satu kegiatan pengisi waktu luang yang kreatif dan unik. hanya untuk melayani pehobi glass painting. Di sinilah persoalannya karena tidak semua cat bisa menempel sempurna di media tersebut. Banyak pabrik cat moderen memproduksi cat khusus ini. Sementara itu. Apakah kegiatan melukis kaca ini bisa juga dilakukan oleh orang lain? Sebagai sebuah hobi. kalau itu sih tak ada data pustaka yang menyebutkan kepastiannya. Namun. Mengapa saat melukis di media kaca harus menggunakan cat khusus? Karena cat yang dipakai bukan untuk melukis di media kaca. diduga melukis kaca sebagai sebuah hobi lahir karena keinginan orang untuk memanfaatkan sesuatu menjadi indah dan dekoratif. Boleh jadi sudah ada sejak berabad-abad sejak kaca diciptakan manusia. juga Jepang. Pelakunya yang bisa dihitung dengan jari itu. tanpa membuat pola dulu. yakni seseorang berperan sebagai pewawancara dan seorang lagi berperan sebagai narasumber. Pasar ada. Untuk lebih mengetahui lukisan kaca. warnanya terkelupas atau pudar. menikmati betul momen tersebut. Tidak lihai pun tak soal. Apakah perbedaan melukis kaca dengan melukis biasa? Melukis kaca atau sering juga disebut melukis gelas adalah gaya melukis dengan memakai media yang terbuat dari kaca. Siapa tahu ini bakal menjadi hobi yang mendatangkan kesenangan sekaligus untung. Dengarkanlah isi wawancara yang akan disampaikan teman Anda berikut. Pabrik-pabrik cat di sana lalu memakai kesempatan ini untuk melebarkan pasar yang spesifik itu. Bagaimana prospek lukisan kaca ini? Hobi ini ketika krisis moneter melanda. glass painting telah menjadi hobi yang banyak peminatnya. Tiap gelas yang dilukis selalu diusahakan mempunyai motif lain. Namun. data artefak yang benar-benar bisa memberi bukti otentik akan kegiatan tersebut belum jelas.

Teknik ini lebih mudah karena dilakukan pada bidang datar (lembar plastik)...... Nama stasiun tv/radio : ... toples........ 2........ Kemudian.......... Gunakan format berikut.... Teknik ini memiliki bentuk gambar yang baik karena memakai pola........ Setelah mendengarkan wawancara tersebut. Tema wawancara : ... Urutan kedua... botol.. Media yang paling disukai orang untuk dijadikan objek lukisan adalah botol bekas minyak wangi.. Catatlah hal-hal yang disampaikan dalam wawancara tersebut.... Tube dipencet sampai cat keluar sebagai out liner......... tampak lebih cantik dan bernilai. Nama narasumber : ............ Jika kotor cukup dibersihkan dengan lap kering. produk yang dapat dilakukan oleh semua orang.. Anda pun dapat merekamnya supaya dapat didengarkan berulang-ulang. pewawancara... Berdasarkan pokok-pokok wawancara tersebut... buatlah rangkumannya.... vas bunga. catatlah pokok-pokok pembicaraannya........ atau benda yang kita sukai. toples. 5...... Bagaimanakah cara berlatih melukis kaca itu? Untuk pemula dan anak-anak tersedia di took khusus. tema. mudah dihapus..... Ada model binatang. Dalam selembar plastik itu bisa dibuat lebih dari satu pola... 3. cat di plastik tadi jadi mudah lepas dan bisa ditempel ke permukaan gelas......... Bergabunglah dengan kelompok Anda... Sumber: www.. dengarkanlah kegiatan wawancara yang disiarkan melalui radio atau televisi...sinarharapan. botol......... Pemakai tinggal memencet tube dan mengikuti garis pola.. seperti di stasiun mana disiarkannya.. Namun .......... Tuliskan pula siapa yang menjadi pewawancara dan narasumbernya.. Nama pewawancara : .. Bagian dalam diberi cat transparan berwarna. Jam siar/penayangan : .. Jika sudah bosan....... Bekas botol parfum itu setelah dipoles oleh tangan-tangan terampil... aneka flora dan tokoh-tokoh kartun....... Kemukakanlah kembali isi wawancara tersebut secara lisan di hadapan temanteman Anda. Rumah semakin "bernyawa" jika salah sudutnya dihiasi glass painting... Tanggal siar/penayangan : ... Apalagi jika dari merek terkenal dan memiliki bentuk yang aneh dan unik........ Atau sebagai hadiah istimewa untuk teman yang spesial.... boleh juga..memang agak kaku... Colin Widi Widawati (K1208024) .. mengikuti pola.. dan narasumbernya.......... tak dianjurkan untuk mencuci barang yang dilukis dengan cara ini...... waktu penyiaran................... lukisan di atas plastik itu dimasukkan kulkas.. Tugas! 1... Setelah itu.... Polanya pun tersedia seribu satu macam..... Oleh karena itu.... Perhatikanlah hal-hal penting yang dikemukakan dalam wawancara.............. ia mudah mengelupas jika tercuci. Sesudah dingin............. 4..... dan gelas.......com (dengan penyesuaian) 3.... Pola tersebut diletakkan di lembaran plastik... Nama program acara : ... Jenis cat dan teknik mengayun kuas tak dibutuhkan di sini....... Catat pula data wawancara... Kemukakan pula kesan-kesan Anda terhadap wawancara tersebut.

.. Kurang b. Data wawancara a..Isi wawancara :....... Baik Penilaian = tugas individu + tugas kelompok 2 Mengetahui...... Rangkuman wawancara : .. Jika memungkinkan.... Kemukakanlah kembali hasil rangkuman wawancara tersebut oleh salah seorang perwakilan kelompok Anda.... Lengkap c. Kepala Sekolah Skor 10 25 50 10 25 50 10 20 30 10 20 30 10 20 40 Guru Mata Pelajaran.. Tugas Individu 1....... Rangkuman wawancara a. Lengkap B........ Kurang b... Sebagian 2....... Baik 3... Sedang c... Hasil presentasi a. 5... Kurang baik b. serahkanlah hasilnya untuk ditanggapi guru........ Lengkap 2. Sebagian c. Data wawancara a..... Sebagian c.... Kurang baik b. Sedang c.. Tugas kelompok 1. Penilaian Aspek yang dinilai A. Rangkuman wawancara a. Kurang b........ 4. Mintalah tanggapan teman-teman kelompok lain terhadap hasil pekerjaan Anda... -------------------------------------NIP : Colin Widi Widawati Colin Widi Widawati (K1208024) .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful