Ayunan Magnetik

6.4 Tugas Pendahuluan 1. Apa yang dimaksud dengan gaya magnetik? 2. Bagaimana arah dari gaya magnetik yang timbul pada sebuah kawat berarus yang diletakan di dalam medan magnet? 3. Bagaimanakah besar gaya magnetik yang timbul pada suatu kawat berarus yang ditempatkan pada medan magnet, jika kuat arus listrik diperbesar? 4. Bagaimana besar gaya magnetik yang timbul pada kawat berarus yang diletakan di dalam medan magnet, jika panjang kawat di perbesar? 5. Apakah kawat yang memiliki luas penampang homogen dan heterogen akan menghasilkan gaya magnetik yang berbeda, jika kedua kawat tersebut dialiri oleh kuat arus dan ditempatkan dalam medan magnet yang sama? Jelaskan! 6. Bagaimana cara anda menentukan besar gaya magnetik untuk percobaan 1 dan 2? Apakah besar gaya magnetik yang dihasilkan dalam kedua percobaan tersebut sama? 6.5 Tugas Akhir 1. Berdasarkan data hasil percobaan yang telah anda peroleh dari percobaan 1 dan 2, bergantung pada apa sajakah gaya magnetik? 2. Berdasarkan data hasil percobaan 1 yang telah dilakukan buat grafik hubungan tan dan arus i, dan tentukan besar medan magnet B dan gaya magnetik F. 3. Berdasarkan data hasil percobaan 2 yang telah dilakukan buat grafik hubungan tan dan arus i, dan tentukan besar medan magnet B dan gaya magnetik F. 4. Bandingkan besarnya B dan F yang diperoleh dari percobaan 1 dan 2. Apakah terdapat perbedaan? Jelaskan! 30 7 Induksi Elektromagnetik 7.1 Tujuan 1. Dapat menjelaskan bagaimana Gaya Gerak Listrik (GGL) dapat terinduksi secara elektromagnetik dan menyebutkan faktor-faktor yang mempengaruhinya. 2. Dapat memahami bahwa induksi elektromagnetik terjadi bila fluks magnetik berubah terhadap waktu. 7.2 Dasar Teori Medan listrik dan medan magnet telah diketahui dihasilkan oleh muatan stasioner (diam) dan muatan bergerak (arus listrik). Kemudian diketahui pula bahwa medan listrik pada konduktor dapat menghasilkan medan magnet. Maka timbulah pertanyaan, apakah medan listrik juga dapat dihasilkan

Induksi medan listrik karena adanya perubahan medan magnet di dalam bola seperti pada Gambar 7.4).. Fenomena ini disebut induksi elektromagnetik. Secara matematis ditulis sebagai " = .3) diperoleh: " = .1) menunjukkan arah arus induksi ditentukan oleh Hukum Lenz sebagai berikut: “Arus induksi yang dihasilkan oleh medan magnet memiliki arah melawan perubahan fluks magnet yang menimbulkan arus induksi tersebut”. Gambar 7.N dB dt .3) Gambar 7. d dt (B A cos ) = . hasilnya adalah bahwa perubahan medan magnet terhadap waktu dapat menghasilkan medan listrik. B dB dt cos + B A sin d dt :(7.. Michael Faraday membuat sebuah percobaan sederhana. maka pada tahun 1931. terlihat bahwa GGL induksi dapat terjadi melalui tiga cara yaitu perubahan medan magnet. dB dt : (7.4) Dari Persamaan (7..2) 31 7 Induksi Elektromagnetik dengan fluks magnetik pada permukaan.1 B = ~B ~A = B A cos : (7. serta perubahan sudut antara luas kumparan terhadap medan magnet.1: Fluks magnetik Dari Persamaan (7.1) Tanda negatif pada Persamaan (7. Untuk lilitan yang terdiri dari N loop diperoleh " = .1) dan (7..dari medan magnet? Untuk menjawab hal ini. Hukum induksi Fraday dapat ditulis sebagai “ GGL induksi pada suatu lilitan adalah sebanding dengan rata-rata negatif perubahan fluks magnetik”..2 dapat dirumuskan dari Hukum Faraday . (7. perubahaan luas kumparan yang dipengaruhi oleh medan magnet. dB dt A cos .

2. 3.3 Metode Percobaan 7. 34 7. r < R R2 2r dB dt .3.3: Rangkaian alat percobaan 1 4. Inti-I 6.3. Fungsikan multimeter digital sebagai ammeter dengan batas ukur 200 A DC. Hubungkan kumparan 500 lilitan ke catu daya dan yang lainnya ke ammeter. Catat hasil pengamatan Anda pada tabel data.2 Prosedur Percobaan Percobaan 1: GGL terinduksi oleh medan elektromagnetik 1. 3.3. Kumparan dengan 500 dan 1000 lilitan 3. gerakan batang magnet ke dalam kumparan. Sambil mengamati ammeter.2: Medan listrik dalam bola 7.1 Alat dan Bahan 1. Tempatkan kumparan 500 lilitan dan 1000 lilitan sejajar satu sama lain seperti ditunjukkan Gambar 7.sebagai Enc = ( r 2 dB dt . Catat hasil pengamatan Anda pada tabel data. Pasang kumparan 500 lilitan. Catu daya 5. 5.3 Metode Percobaan Gambar 7. kemudian ulangi langkah 4 sampai 6. Catat hasil pengamatan Anda pada tabel data. Ganti kumparan 500 lilitan dengan kumparan 1000 lilitan. 4. gerakan batang magnet ke luar kumparan. Susun rangkaian seperti Gambar 7.4.5) 32 7. Catat hasil pengamatan Anda pada tabel data. 33 7 Induksi Elektromagnetik Gambar 7.3 Metode Percobaan .5. 7. Kabel penghubung 7. r > R (7. Percobaan 2: Induksi elektromagnetik terjadi bila fluks magnetik berubah terhadap waktu (DC) 1. Fungsikan multimeter digital sebagai ammeter dengan batas ukur 200 A DC. Magnet batang Al Ni Co 4. Sambil mengamati ammeter. 6. 5. 2. Pastikan catu daya mati dan pilih tegangan keluaran 6 V DC. Multimeter digital 2. Susun rangkaian seperti Gambar 7. Ulangi langkah 4 dan 5 untuk gerakan magnet yang lebih cepat.

Gambar 7. Amati arus yang ditunjukkan ammeter dan catat arus pada tabel data. 7. Fungsikan multimeter digital sebagai ammeter dengan batas ukur 200 mA AC. Matikan catu daya. 35 . 11. pindahkan tombol pemilih ke batas ukur yang lebih besar.4: Rangkaian alat percobaan 2 6. Amati arus dan catat pada tabel data. 5.5. Nyalakan catu daya. Susun rangkaian seperti Gambar 7. Pilih keluaran catu daya 6 V AC 3. Ulangi langkah 6 dan 7. 3. 4. 8. Masukka inti-I ke dalam kumparan. 9. Nyalakan catu daya. Percobaan 3: Induksi elektromagnetik terjadi bila fluks magnetik berubah terhadap waktu (AC) 1. Keluarkan inti-I dari dalam kumparan. 2. 10. Apabila arus melebihi batas ukur ammeter.