P. 1
Audit 2 Enron Kelompok 6 (Revisi)

Audit 2 Enron Kelompok 6 (Revisi)

|Views: 658|Likes:
Published by Arini Nuriani

More info:

Published by: Arini Nuriani on May 07, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/21/2013

pdf

text

original

TUGAS PENGAUDITAN 2 “Kasus Enron – Tinjauan kasus Enron dengan melakukan audit atas Cash Cycle”

Kelompok 6 1. Arini Nuriani 2. Christian P 3. Junius 4. Tommy Pasaribu 0806350991 0806351086 0806351426 0806318580

FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS INDONESIA DEPOK, MEI 2011

Statement of Authorship
“Saya/kami yang bertandatangan dibawah ini menyatakan bahwa makalah/tugas terlampir adalah murni hasil pekerjaan saya/kami sendiri. Tidak ada pekerjaan orang lain yang saya/kami gunakan tanpa menyebutkan sumbernya. Materi ini tidak/belum pernah disajikan/digunakan sebagai bahan untuk makalah/tugas pada mata ajaran lain kecuali saya/kami menyatawkan dengan jelas bahwa saya/kami menggunakannya. Saya/kami memahami bahwa tugas yang saya/kami kumpulkan ini dapat diperbanyak dan atau dikomunikasikan untuk tujuan mendeteksi adanya plagiarisme.”

Nama Arini Nuriani Christian Pasaribu Junius Tommy Pasaribu

NPM 0806350991 0806351086 0806351426 0806318580

Tanda Tangan

Mata Ajar Judul Makalah Tanggal Dosen

: Pengauditan 2 : Kasus Enron – Tinjauan kasus Enron dengan melakukan audit atas Cash Cycle : 5 Mei 2011 : Mawar I.R. Napitupulu / Dedy Sukrisnadi

2

DAFTAR ISI 1.1 Latar Belakang Kasus 1.2 Tinjauan dari International Standard of Auditing (ISA) 1.3 Test Audit atas Cash Cycle Enron 1.5 Mengaitkan Pencatatan Revenue & A/P dalam Cash Cycle dengan Standar US GAAP yang Berlaku 1.4 Kasus Enron – Telaah dari Paper dan Jurnal Akuntansi 1.6 Peran Auditor Arthur Andersen Daftar Pustaka 3 .

1. Invest pada hedge berhubungan dengan enron’s investment pada beragam operating dan financial assets. Lay sampai akhirnya Enron kedatangan seorang Jeffrey Skilling yang memiliki otak jenius berisi ide-ide inovatif yang berperan penting dalam kesuksesan Enron. Enron juga melaporkan adanya pengurangan sebesar $1. The Use of Off-Balance Sheet Partnerships Enron menciptakan lebih 3000 off-balance sheet subsidiaries dan off-balance sheet partnership yang bergerak di bidang energi dan telekomunikasi. Skilling pada awalnya merupakan seorang konsultan dari salah satu kantor konsultan terbaik di dunia. Tetapi dalam kenyataannya. tanpa sepengetahuan para stakeholder bahwa banyak investasi hedge yang tidak memadai pada periode Agustus dan Sepetember.1 Latar Belakang Kasus Enron berdiri pada tahun 1985 melalui merger antara dua perusahaan yang bergerak di bidang pipa gas yaitu Houston Natural Gas dan Omaha-based InterNorth. Dengan pembentukan off-balance sheet partnership ini. Metode perdagangan baru ini telah mengubah nasib Enron dalam bisnis.2 miliar stakeholder equity karena adanya accounting error dalam partnership yang dilakukan oleh kepala keuangan Andrew Fastow. Dekonsolidasi asset sehingga pertumbuhan tetap terjaga dan posisi credit rating tetap baik.. Pada kuarter ketiga 16 Oktober 2001 Enron mengumumkan adanya biaya sebesar $544 juta. McKinsey & Co. Strategi off balance yang diterapkan Enron ini adalah legal dan sesuai dengan standar akuntansi. pada tahun 1985. dengan sebuah ide brilian yaitu konsep perdagangan gas alam dengan kontrak jangka panjang. Adapun tujuan partnership tersebut adalah : 1. Off-balance sheet partnership merupakan suatu jenis partnership yang dengan sedemikian rupa sehingga tidak mewajibkan perusahaan untuk memasukannya dalam laporan keuangan konsolidasian. 2. Enron memiliki kesempatan untuk memilah-milah transaksi mana yang ingin dan tidak ingin dimasukkan ke 4 . sampai pada akhirnya Ia memenangkan kepercayaan Lay yang menyebabkannya segera diangkat menjadi presiden dari salah satu operasi perdagangan Enron yang baru pada tahun 1990. Posisi CEO pun langsung diduduki oleh founder dari perusahaan tersebut yaitu Kenneth L.

Enron menyempurnakan keterpurukannya dengan menyatakan pailit pada tanggal 2 Desember 2001. Enron setuju untuk diakuisisi oleh pesaingnya sendiri. Dynegy Inc. The Fall of Enron and Its Aftermath Pada tahun 2001. Transaksi-transaksi Enron yang tidak diinginkan keberadaannya dalam laporan keuangan (karena dapat menurunkan laba bersih perusahaan atau menunjukkan posisi keuangan perusahaan yang sedang buruk) dialihkan ke off-balance sheet partnership yang telah dibuatnya tadi. credit rating Enron terjun bebas dan banyak hutang tak terjamin (nonrecourse debt) menuntut untuk dikonversi menjadi hutang terjamin (recourse debt). Dalam laporan keuangan restatement tersebut. Namun. Pada tanggal 9 November 2001. namun praktik akuntansi seperti ini dapat menyembunyikan informasi perusahaan yang sebenarnya. Walaupun tidak melanggar peraturan. Enron mengungkapkan overstatement yang terjadi pada laba bersih yang dilaporkan sebesar US$ 586 juta dan shareholders’ equity sebesar US$ 1 Miliar serta understatement hutang sebesar US$ 711 juta untuk posisi keuangan per tanggal 31 Desember 2000. Akhirnya.dalam laporan keuangannya. pada akhir Oktober. Hal ini dilakukan karena Enron sadar bahwa kepercayaan investor dan kreditor harus dipertahankan untuk tetap mempertahankan arus kredit yang dibutuhkannya untuk melanjutkan operasi serta melanjutan ekspansinya. Selain off-balance sheet partnership tersebut. Securities and Exchange Comission (SEC) menemukan kejanggalan dalam laporan keuangan Enron terkait dengan partnershipnya. Namun. Enron juga tidak jarang melakukan manipulasi-manipulasi laporan keuangan lainnya untuk menutupi kondisi perusahaan yang mulai mengalami perputaran roda dari keuntungan menuju kerugian. 5 . hanya dalam waktu 3 minggu persetujuan tersebut dibatalkan oleh Dynegy karena Enron tidak memberikan cukup pengungkapan pada laporan keuangannya yang sebenarnya. Dengan demikian Enron diwajibkan untuk me-restate laporan keuangannya selama lima tahun kebelakang. laporan keuangan restatement tersebut justru semakin menghancurkan kepercayaan pasar dan investor kepada Enron.

Dalam SA Seksi 316 tentang Pertimbangan Atas Kecurangan Dalam Audit Laporan Keuangan disebutkan bahwa meskipun kecurangan merupakan konsep hukum yang luas. metode produksi. lokasi. Enron memiliki kesempatan 6 . yang berakibat terjadinya salah saji dalam laporan keuangan. Selain itu auditor juga harus mempertimbangkan hal-hal yang berkaitan dengan industri tempat operasi entitas (Paragraf 07). distribusi.2 Tinjauan dari International Standard of Auditing (ISA) Dalam SA Seksi 311 tentang Perencanaan dan Supervisi dalam Standar Pekerjaan Lapangan disebutkan bahwa auditor harus memperoleh pengetahuan mengenai hal-hal yang berkaitan dengan bisnis entitas. Ada dua tipe salah saji yang relevan dengan pertimbangan auditor tentang kecurangan dalam audit atas laporan keuangan yakni salah saji yang timbul sebagai akibat dari kecurangan dalam pelaporan keuangan dan kecurangan yang timbul dari perlakuan yang tidak semestinya terhadap aktiva (Paragraf 03). tipe produk dan jasa. Tetapi dalam kenyataannya. Enron sendiri menciptakan lebih 3000 off-balance sheet subsidiaries dan off-balance sheet partnership yang bergerak di bidang energi dan telekomunikasi yang bertujuan untuk dekonsolidasi asset sehingga pertumbuhan tetap terjaga dan posisi credit rating tetap baik.1. and Transportation. serta Replicating the Energy-Trading Business in Nonenergy Markets. organisasinya. tanpa sepengetahuan para stakeholder bahwa banyak investasi hedge yang tidak memadai. Hal tersebut mencakup tipe bisnis. struktur modal. Trading Energy Products and Services. serta kompensasi. yaitu melakukan jual-beli gas alam melalui spot market. kepentingan auditor berkaitan secara khusus ke tindakan kecurangan yang berakibat terhadap salah saji yang material dalam laporan keuangan. Faktor yang membedakan antara kecurangan dan kekeliruan adalah apakah tindakan yang mendasarinya. salah satunya Enron melakukan ekspansi usaha dengan memanfaatkan tren baru di masa pascaderegulasi industri gas alam oleh Congress. Hal ini berkaitan dengan business line baru yang dimiliki Enron seperti Oil and Gas Exploration. Enron mulai melakukan perdagangan kontrak penjualan energi secara fisik maupun finansial dan langsung menjadi perusahaan yang pertama menciptakan pasar futures untuk gas alam. Strategi off balance yang diterapkan Enron ini adalah legal dan sesuai dengan standar akuntansi. berupa tindakan yang disengaja ataupun yang tidak disengaja. dan karakteristik operasinya. Dengan pembentukan off-balance sheet partnership ini. sebagai contoh. pihak yang memiliki hubungan istimewa. Production.

dan jasa pembangun kincir angin. Pada akhir tahun 1990an. menilai risiko inheren klien. acceptable audit risk.. Enron mempunyai moto “Respect. Communication and Excellence” dan Misi “We treat others as we would like to be treated ourselves.. Ruthlessness.untuk memilah-milah transaksi mana yang ingin dan tidak ingin dimasukkan ke dalam laporan keuangannya..3 Test Audit atas Cash Cycle Enron Test audit atas cash cycle dilakukan untuk akun-akun yang dicurigai dimanipulasi. jasa eksplorasi. serta melakukan analytical procedures. Enron bergerak dalam beberapa bidang berikut: 1) Penyedia jasa tempat jual beli online. seperti pengembangan infrastruktur listrik. Selain off-balance sheet partnership tersebut. yaitu Enron Transportation Services 4) Penyedia energi bagi industri dan sektor komersial 5) Penyedia jasa besar.” 7 . callousness and arrogance don't belong here.We do not tolerate abusive or disrespectful treatment. mengeset materialitas. jasa konstruksi. Lingkup Bisnis Klien dan Resiko Bisnis Klien Enron merupakan perusahaan yang bergerak di bidang gas alam dan kelistrikan.com 2) Penyedia jasa broadband 3) Penyedia jasa transportasi. Walaupun tidak melanggar peraturan. 1. Enron juga tidak jarang melakukan manipulasi-manipulasi laporan keuangan lainnya untuk menutupi kondisi perusahaan yang mulai mengalami perputaran roda dari keuntungan menuju kerugian. Transaksi-transaksi Enron yang tidak diinginkan keberadaannya dalam laporan keuangan (karena dapat menurunkan laba bersih perusahaan atau menunjukkan posisi keuangan perusahaan yang sedang buruk) dialihkan ke off-balance sheet partnership yang telah dibuatnya tadi. mengetahui internal control dan test of control. namun praktik akuntansi seperti ini dapat menyembunyikan informasi perusahaan yang sebenarnya. Integrity. yaitu enrononline. Enron juga mempunyai beberapa anak perusahaan yang tersebar di seluruh dunia. jasa persediaan. antara lain akun net income dan akun account payable. Test audit dimulai dengan mengetahui lingkup bisnis klien.

sehingga transaksi Chewco harus dikonsolidasi ke dalam laporan keuangan Enron.P. yang dimanajeri oleh Kopper (karyawan Enron Global Finance) yang merupakan SPE dari Enron. Chewco digunakan oleh Enron untuk menutupi loss yang diderita oleh JEDI (Joint Energy Develop Investment). LJM akan melindungi Enron dengan menanggung kerugian jika harga saham Rhythm Net Connection (salah satu perusahaan yang dimiliki Enron) menurun. Chewco tidak memenuhi kriteria SPE yang tidak dikonsolidasi. Selama Juni 1999-2001 Enron mengadakan 20 transaksi dengan LJM Partnership. Enron ditengarai memiliki beberapa SPE – Special Purpose Entities yang tidak dikonsolidasi yang digunakan untuk memanipulasi laporan keuangan yang dimilikinya sehingga net income meningkat dan tingkat hutangnya menurun.) yang merupakan institusi dana privat yang mendapat dana investasi dari Fastow sebesar 200 juta dollar. Enron menempati posisi 7 dalam kategori perusahaan terbesar di dunia versi majalah Fortune. Jeffrey. hanya Enron dan Kopper. yang berupa asset sales dan purported hedging transaction. 8 . Transaksi asset sales digunakan untuk menjual aset dan menghapuskan aset tersebut dari buku Enron. menghasilkan kelebihan profit satu milyar dollar pada laporan keuangan Enron. Transaksi ini melibatkan antara Chewco Investments L.P. Mastow) Transaksi LJM antara Enron dan LJM Partnership yang dimanajeri oleh Fastow. Kenyataannya tidak ada investor independen yang berinvestasi di Chewco. terutama menyangkut siklus kas adalah adanya beberapa transaksi yang memiliki hubungan istimewa sebagai berikut (Special Investigative Report) 1) Transaksi Chewco.P) yang digunakan untuk transaksi spesifik dengan Enron dan LJM 2 (LJM2 Co-Investment. yaitu jika Chewco mempunyai kepemilikan independen dengan 3% equity capital at risk. Chief Financial Officer Enron. Resiko inheren klien Risiko inheren klien. L.Tahun 2001. LJM itu sendiri terdiri dari LJM 1 (LJM Cayman L.. Transaksi purported hedging digunakan untuk mengalihkan saham Enron kepada LJM dan ditukar dengan notes. 2) Transaksi LJM (Lea.

Transaksi Raptor ada 4 macam yakni transaksi Raptor 1 yang terjadi tahun 2000 dan melibatkan SPE bernama Talon I. sebab para karyawan tersebut dapat bebas melakukan manipulasi pada net income dan debt yang dimiliki Enron. dapat kita simpulkan bahwa internal control dari Enron tidak baik. CEO of the retail and wholesale energy divisions. Raptor 3 digunakan untuk melindungi investasi Enron di perusahaan The New Power Company. 9 . 3) Raptor Equity Adjustment Transaksi hedging raptor melibatkan empat SPE Enron. Internal Control. Andrew Fastow. Merupakan orang yang diduga melakukan insider trading untuk meningkatkan kinerja dari Enron. 2. Secara total. Transaksi ini bertujuan untuk mengimbangi kerugian yang terjadi dari loss dari fair value accounting yang timbul dari investasi yang dicatat pada laporan keuangan. Enron menggunakan Raptor untuk menutupi kerugian investasi Enron sebesar 1 milyar dollar US. Ben Gilson. Enron menjual asset-aset yang tidak menghasilkan kinerja baik kepada perusahaan yang membuat Enron berhasil menghilangkat asset tidak menguntungkan tersebut dan mencatat arus kas dari penjualan asset. 3. Raptor 2 dan Raptor 4 dibuat untuk memberi jaminan untuk menutupi investasi 30 juta dollar dengan tambahan 10 juta dollar profit untuk setiap pembentukan SPE baru. David Delaney. Analisis internal control yang ada di dalam Enron: 1. Kenneth Lay. Chief Financial Officer Diduga terlibat dalam transaksi antara LJM dengan Enron yang meningkatkan profit Enron dengan manipulasi akuntansi. treasurer dari Enron Diduga ikut terlibat dalam transaksi SPE dari Enron. Dengan banyaknya karyawan Enron yang terlibat dalam fraud.LJM 2 melakukan transaksi penjualan asset dengan Enron. LLC. CEO Enron Diduga mengetahui fraud yang ada di dalam Enron. 4. sehingga angka-angka pada akun tersebut tidak menunjukkan kondisi sebenarnya dari Enron.

914 4400 5390 8.189 59887 AKUN Peningkatan kas pada periode maret-juni 2000 dan peningkatan kas selama tahun 2001 dinilai tidak wajar.949 11. 10 . dan manajemen yang tidak mengelola pendanaan dengan baik. Hal yang mendasarinya adalah adanya berbagai transaksi yang digunakan Enron untuk menutupi kerugian investasi yang dilakukannya sampai tahun 2001.234 9208 A/P 2. account payables.718 50.145 30. dan sales adalah sebagai berikut (dari laporan consolidated unaudited – in billion): 2000 2001 maret juni september maret juni september Kas 466 718 697 288 847 1001 A/R 10.686 9. Tingkat sales yang tinggi selama tahun 2000 dan 2001 yang tidak diiringi dengan peningkatan Net Income secara signifikan menunjukkan kondisi bahwa keuangan Enron yang tidak efisien. account receivables.129 100.646 7787 Net Income 338 627 797 425 829 225 Sales 13.Analytical Procedures Data akun yang menyangkut siklus kas – cash. Sales yang besar mungkin diikuti dengan besarnya biaya investasi. net income.396 5314 6494 8. proses operasi yang tidak efisien.031 138. Investor atau pihak luar dapat mempertanyakan mengapa sales yang berjumlah sangat besar namun net income yang diperoleh kecil.

Berikut adalah kompilasi data yang menyangkut laporan cash flow selama periode September 2000 – September 2001 (seluruh laporan belum diaudit) Sep 2000 (Sebelum Restated) Cash Flows From Operating Activities Reconciliation of net income to net cash provided by (used in) operating activities Net income Cumulative effect of accounting changes.349 -312 190 15 683 -1.414 0 895 6 728 -1.418 129 264 ----------- -48 643 -663 241 8 ----------------753 Net Cash Provided by (Used in) Operating Activities 100 127 11 . net 620 22 -365 Sep 2000 (Sesudah Restated) Sep 2001 $919 - $797 $225 -19 617 8 -135 746 -134 -49 768 -135 -188 -952 541 -580 -830 -2. depletion and amortization Deferred income taxes Gains on sales of non-merchant assets Investment losses Changes in components of working capital: Net margin deposit activity Other working capital Net assets from price risk management activities Merchant assets and investments: Realized (gains) losses on sales Proceeds from sales Additions Unrealized losses Other. net of tax Depreciation.

549 -870 222 -743 -515 -147 -1.694 182 2.580 ----------- 2.366 ---------------- Net Cash Used in Investing Activities Cash Flows From Financing Activities Issuance of long-term debt Repayment of long-term debt Net increase in short-term borrowings Issuance of common stock Net redemption of companyobligated preferred securities of subsidiaries Dividends paid Net (acquisition) disposition of treasury stock Other financing activities -3.694 182 4.602 -3. net of cash acquired Other investing activities ---------------- -1.584 -1.060 -3. Beginning of Period 3.539 -858 222 -485 -773 -147 ----------- -1.725 -545 1.873 ----------- 0 -394 -398 -49 ---------------1.725 -579 1.880 ----------------239 1.240 ---------------- Net Cash Provided by Financing Activities Increase (Decrease) in Cash and Cash Equivalents Cash and Cash Equivalents.172 1.903 2.----------Cash Flows From Investing Activities Capital expenditures Equity investments Proceeds from sales of nonmerchant assets Acquisition of subsidiary stock Business acquisitions.911 ---------409 288 --------- 420 333 ----------- 12 .711 -82 -239 ----------------1.365 199 -95 -396 354 -8 ---------- -95 -396 354 -12 ----------3.

694) 339 3.081 86 -------- ($3. hasil pengolahan data untuk selisih perbedaan antara: 1) Laporan cash flow September 2000 sebelum dan sesudah restatement.764 464 ---------------($312) ======== ==== Total ($188) ====== ===== Sementara itu.001 ($3. End of Period Changes in Components of Other Working Capital Receivables Inventories Payables Other $697 $753 $1.363) 339 2.899 -455 ----------($580) ====== ===== $987 1 -1.Cash and Cash Equivalents. depletion and amortization Deferred income taxes Gains on sales of non-merchant assets 3 14 -230 -129 142 -86 13 . dan 2) Laporan cash flow September 2001 (restated) dengan laporan cash flow September 2001 adalah sebagai berikut: Cash Flow from Operating Activities: Selisih antara Cash Flow Sep 2000 sebelum dan sesudah restatemen t 122 Selisih antara Cash Flow Sep 2000 restated dengan Cash Flow Sep 2001 572 Net income Cumulative effect of accounting changes. net of tax: Depreciation.

net of cash acquired Other investing activities Net Cash Used in Investing Activities -691 92 -2214 Cash Flow from Financing Activities Selisih antara Cash Flow Sep 2000 sebelum Selisih antara Cash Flow Sep 2000 restated 14 . net Net Cash Provided by (Used in) Operating Activities 0 -676 392 -122 0 9 -45 4 -129 631 -27 0 2890 -268 -1020 0 54 85 -755 -112 256 880 Cash Flows from Investing Activities Selisih antara Cash Flow Sep 2000 sebelum dan sesudah restatemen t -10 -12 0 -258 258 0 -22 Selisih antara Cash Flow Sep 2000 restated dengan Cash Flow Sep 2001 45 314 -1489 Capital expenditures Equity investments Proceeds from sales of non-merchant assets Acquisition of subsidiary stock Business acquisitions.Investment losses Changes in components of working capital: Net margin deposit activity Other working capital Net assets from price risk management activities Merchant assets and investments: Realized (gains) losses on sales Proceeds from sales Additions Unrealized losses Other.

Issuance of long-term debt Repayment of long-term debt Net increase in short-term borrowings Issuance of common stock Net redemption of company-obligated preferred securities of subsidiaries Dividends paid Net (acquisition) disposition of treasury stock Other financing activities Net Cash Provided by Financing Activities dan sesudah restatemen t 0 34 0 0 0 0 0 0 4 38 dengan Cash Flow Sep 2001 -1335 3324 -671 -17 0 -2 752 37 1993 Perubahan Cash dan Perubahan Working Capital Selisih antara Cash Flow Sep 2000 sebelum dan sesudah restateme nt -11 -45 -56 Selisih antara Cash Flow Sep 2000 restated dengan Cash Flow Sep 2001 659 -907 -248 Increase (Decrease) in Cash and Cash Equivalents Cash and Cash Equivalents. Beginning of Period Cash and Cash Equivalents. Penyesuaian atas laporan 15 . End of Period Changes in Components of Other Working Capital Receivables Inventories Payables Other -331 0 182 541 -4350 338 4663 -919 Beberapa hal yang menyebabkan perubahan angka-angka di atas adalah pengakuan atas transaksitransaksi yang menjadi penyebab tingginya Net Income dari Enron.

16 . menyebabkan perubahan pada cash flow from incoming activities. seberapa besar pengaruh manajemen dalam membuat fraud dalam laporan keuangan Enron. Banyaknya tanda merah di dalam perubahan laporan keuangan dari sebelum direstated menjadi restated menimbulkan pertanyaan. yang menyebabkan perubahan pada cash flow from financing activities dan changes in components of other working capital. yang menyebabkan perubahan pada cash flow from financing activities dan changes in components of other working capital 4. receivable mengalami penurunan dan payable mengalami peningkatan. Restatement dari Debt. Hasil dari analytical procedures menunjukkan bahwa laporan keuangan Enron terdapat banyak manipulasi. LJM Partnership. dampak kesalahan informasi yang sudah terlanjur menyebar di kalangan investor dan pemerintah AS.keuangan dilakukan atas transaksi-transaksi yang melibatkan Chewcho Transaction. Kami menemukan antara lain: • Dalam bagian selisih antara Cash Flow September 2000 sebelum dan sesudah restatement di cash flow from investing. serta besarnya manipulasi yang dilakukan atas pencatatan akuntansi di laporan keuangan Enron. Restatement dari Equity. sehingga angka-angka pada laporan keuangannya tidak menunjukkan kondisi sebenarnya dari perusahaan Enron. yang menyebabkan perubahan pada cash flow from investing activities dan changes in components of other working capital 3. 2. Pengaruh penyesuaian tersebut antara lain: 1. Hal ini menghasilkan kecurigaan akan adanya kesalahan dalam pengakuan pendapatan. • Pada bagian perubahan Net Working Capital. bagian acquisition of subsidiary stock secara nominal saling mengoffset dengan business acquisition dimana acquisition of subsidiary stock sebesar $-258 million sedangkan business acquisition sebesar $258 million. dan Raptor Equity Adjustment. Restatement dari Net Income. Restatetement dari Total Asset.

angka net income ($919) cukup jauh berbeda dengan angka operating cash flow ($100). • Free cash flow (cash flow from operating dikurangi dengan cash flow from investing) Enron tidak begitu bagus.• Pada tahun 2000. Enron mampu membiayai kegiatan investingnya yang besar dengan operating cash flow yang tidak begitu besar. Auditor harus mempertimbangkan risiko audit yang tinggi karena tingginya kemungkinan management fraud yang ada dalam laporan keuangan Enron. Kesimpulan : karena internal control yang buruk dan hasil analytical procedures yang buruk menyebabkan tingginya risiko audit atas Enron. hal tersebut bisa dilihat dari angka cash flow from investing yang memiliki perbedaan yang signifikan terhadap cash flow from investing. Hal ini mengindikasikan bahwa kegiatan operasi perusahaan kurang mendukung pencapaian net income sehingga dicurigai adanya keuntungan yang belum terealisasi yang diperoleh dari sistem mark to market yang diterapkan Enron yang berdampak kepada pencapaian net income tersebut. 17 .

pendapatan Enron mengalami peningkatan dari tahun 1996-2000 sebesar 750% dimana pendapatan tahun 1996 sebesar $ 13. Hal ini dapat dilihat dari proxy statement tahun 2001 berikut ini: Karena tingkat pendapatan mempengarui pemberian insentif kepada pihak eksekutif. namun dengan sistem market to market yang digunakan Enron.3 milyar menjadi $ 100. dan menyembunyikan utangnya sejumlah US$ 1. Hal ini mempengaruhi pemberian insentif para CEO. hal ini dijadikan kesempatan oleh pihak eksekutif untuk melakukan manipulasi laporan keuangan seperti menaikkan tingkat pendapatan dan piutang guna mendapatkan insentif yang lebih besar.1. Manajemen Enron telah menggelembungkan (mark up) pendapatannya US$ 600 juta. Enron dicurigai telah melakukan praktek window dressing. Dalam proses pengembangan perusahaannya. dan pengukuran kesuksesan.7 milyar pada tahun 2001. pengukuran kinerja. Kenaikan pendapatan sebesar ini jarang terjadi. Contohnya ada perjanjian kepada konsumen untuk mengirim gas pada harga dan jumlah tertentu untuk 10 tahun ke depan. Bukan hanya itu saja.4 Kasus Enron – Telaah dari Paper dan Jurnal Akuntansi Enron menggunakan pendapatan sebagai tujuan utama keuangan. Enron mencatat estimasi pendapatan yakni estimasi net present value pendapatan dalam perjanjian ini sebagai revenue pada periode sekarang. Berdasarkan data yang diperoleh. Hal tersebut dapat dilakukan dengan penggunaan sistem akuntansi yang dianggap mereka dapat memberikan keuntungan. Enron juga melaporkan seluruh harga jual sebagai pendapatan dan semua biaya pembelian sebagai harga pokok penjualan karena dianggap ada resiko dalam memegang 18 .8 milyar pada tahun 2000 dan $ 138. Normalnya pendapatan diakui pada saat kas sudah diterima atau jasa telah diberikan. Enron bertumbuh dengan melakukan pendekatan akuntansi yakni: menggunakan market to market untuk kontrak energinya sehingga memungkinkan untuk melaporkan keuntungan yang diharapkan dimasa yang akan datang dan dicatat pada periode sekarang.2 miliar.

19 . resiko dalam menjual barang dan menagih kepada konsumen. Hal ini nantinya akan mempengaruhi cash flow dari Enron. Enron masih tergolong rendah karena efek daripada merchant model tersebut. maka pendapatan dan harga pokok penjualan lima puluh kali lebih besar bila dibandingkan dengan akuntansi tradisional. Sehingga dengan kombinasi market to market dan merchant model. Dalam hal ini. Dalam merchant model. Enron kurang memperhatikan cash flow mereka padahal itu sangat penting untuk kegiatan operasi mereka guna mempertahankan kelangsungan bisnis. Laba bersih Enron tidak memiliki tingkat pertumbuhan yang sama dengan pendapatannya. Bila dibandingkan profit margin Enron dengan data pesaing Enron dalam industri yang sama.barang yang dibeli. Enron mengakui pendapatan dan biaya dalam energy trading. Enron menggunakan merchant model untuk semua transaksi yang dilakukan dalam Enron online.

5 Mengaitkan Pencatatan Revenue & A/P dalam Cash Cycle dengan Standar US GAAP yang Berlaku FASB Statement No. penjualan untuk 20 .140 memperbolehkan transfer sekelompok receivables terhadap special purpose entities yang diperlakukan sebagai penjualan selama residual valuenya ditahan oleh penjual. Ketika notes tersebut dibayar. jumlah gain on sale ditentukan melalui estimasi. Pada akhirnya. dan dapat diperkirakan secara rasional. sisa jaminan akan kembali ke original holder. Pembeli notes tersebut memiliki benefit dari pooling account receivables hanya selama principal dan interest tetap dibayar. termasuk dalam penjualan asset keuangan (hutang atau equity interest yang dimiliki Enron) kepada SPE.1. Tanpa terkecuali. dalam beberapa hal profit dari perlakuan akuntansi seperti ini restated atau membalikkannya dengan melakukan writedown asset yang merepresentasikan residual interest perusahaan yang overvalue pada jaminannya. Enron banyak menggunakan SPE dalam segala aspek bisnisnya. Perlakuan pooling atas account receivables sering menjadi bukti kebangkrutan SPE atas desakan pembeli. Special purpose entities (SPE) merupakan alasan fundamental bagi permasalahan Enron untuk akuntansi gain-on-sale yang diizinkan dalam FASB 140. Perlakuan akuntansi ini memperbolehkan adanya pengakuan up-front gains pada pseudo-sales ini bahkan sebelum cash dari underlying securities dapat diterima.

Enron dan Kopper tidak dapat menempatkan investor luar dan malah membiayai pembelian Chewco atas JEDI interest dengan hampir seluruhnya utang. Consolidated Financial Statements (1959). presumsi bahwa pihak yang mentransfer asset kepada SPE harus melakukan konsolidasi atas SPE. Di bawah persyaratan SPE. dan exposure risk dan rewards).. Kopper (salah seorang pegawai Enron) kemudian membantu dalam pembentukan Chewco untuk membeli CalPERS. Biasanya.“hedging” saham dan contracts Enron kepada SPE untuk menerima saham Enron. Pada November 2007. FASB Emerging Issues Task Force mengeluarkan standar yang mengakomodasi prinsipprinsip yang relevan. mayoritas pemegang sejumlah ekuitas yang didanai oleh pihak ketiga yang independen harus melakukan konsolidasi (dengan asumsi ekuitas tersebut memenuhi kriteria ukuran. dan transfer asset lainnya kepada entitas yang memiliki ekuitas yang terbatas. beberapa prinsip konsolidasi telah ditetapkan. "[t]here is a presumption that consolidated statements are more meaningful than separate statements and that they are usually necessary for a fair presentation when one of the companies in the group directly or indirectly has a controlling financial interest in the other companies . Pada awalnya. Jika tidak ada ekuitas independen. Accounting Research Bulletin No. Enron hanya dapat mencegah konsolidasi JEDI dalam laporan keuangannya jika Chewco memiliki kepemilikan independen dengan minimum 3% equity capital at risk. Pada akhir tahun 1990an. Sebuah SPE dapat berupa badan hukum. dan batasan yang ditempatkan pada aktivitas tersebut. yang mana hal tersebut tidak ingin dilakukan Enron. pertimbangan utama dalam literature akuntansi menyertakan bagaimana kecenderungan sebuah entitas untuk menjadi SPE. Enron mencari partner baru. partnership. Enron berencana menarik kembali CalPERS' interest di JEDI sehingga CalPERS dapat berinvestasi di partnership lain yang lebih besar.. termasuk korporasi. atau mutual trust. 51. Semuanya dilakukan dengan cepat dan terlihat 21 .. Tidak ada definisi yang diterima secara umum dari SPE untuk membedakannya dengan entitas legal lainnya. bukan ekuitas. Kemungkinan akan sulit untuk menentukan apakah sebuah entitas dapat dikatakan sebagai SPE atau tidak. Karena SEC menyadari bahwa tidak ada standar yang berhubungan dengan konsolidasi SPE. atau jika ekuitas independen tersebut gagal memenuhi kriteria. kemampuan untuk melaksanakan control. meskipun FASB memiliki konsep entitas di mana aktivitas dan kekuatannya secara signifikan dibatasi oleh kesepakatana atau perjanjian kontraktual lainnya. jika tidak Enron harus mengkonsolidasikan JEDI ke dalam laporan keuangannya. "FASB.

000 dollar di Chewco pada tahun 2007 sehingga ia menerima hingga lebih dari 10 juta dollar dari Enron. Transaksi tersebut masuk akal.6 Peran Auditor Arthur Andersen 22 . Kopper malah mendapat 2 juta dollar dalam kurun waktu Desember 1997 sampai Desember 2000 dari upah manajemen dan fee lainnya dari Chewco. transaksi-transaksi tersebut dilakukan. Karena transaksi tesebut tidak memindahkan risiko dari Enron. di mana Enron telah setuju untuk melindungi partnership LJM dari kerugian. namun membutuhkan lebih banyak penjelasan untuk beberapa transaksi pembelian kembali. 1. Enron tidak mengkonsolidasi Chewco (JEDI) dalam laporan keuangan konsolidasinya. Di akhir kuarter ketiga dan keempat 1999. menghasilkan pendapatan sebesar 229 juta dollar pada semester kedua tahun 1999. partnership LJM telah difungsikan sebagai alat untuk mengakomodasi manajemen Enron untuk menghasilkan informasi keuangan tertentu. kejadian tersebut menimbulkan pertanyaan akan keabsahan penjualan tersebut. Transaksi ini terlihat konsisten dengan tujuan tertulis yang mengizinkan Fastow untuk berpartisipasi dalam partnerships tersebut dan memperbolehkan Enron mengeluarkan asset tersebut dari laporan posisi keuangannya dan mencatat adanya gain. bahkan ketika asset tersebut dibeli dengan harga pasar yang rendah 3. Sementara earning yang dilaporkan sebesar 570 juta pre-tax dan 549 juta after-tax. Pada bulan Maret 2001. Enron membeli kembali Chewco dari JEDI karena Kopper telah bernegosiasi dengan Fastow (CFO Enron). Namun. Ketika konsekuensi transaksi tersebut menghancurkan Enron. Enron menjual kepemilikan dalam tujuh asset kepada LJM1 dan LJM2. Jika hal tersebut merupakan fakta yang benar-benar terjadi. Beberapa keterangan yang ada: 1. Dari hasil identifikasi bukti-bukti ditemukan bahwa ketiga transaksi di atas. langsung ataupun tidak langsung. Kopper telah menginvestasikan 125.tidak mengikuti persyaratan akuntansi untuk nonkonsolidasi. transaksi tersebut tidak layak untuk diperlakukan sebagai sales. Enron membeli kembali lima dari tujuh asset setelah penutupan tahun laporan keuangan 2. Menurut Fastow. Partnerships LJM1 dan LJM2 menghasilkan profit dalam tiap transaksinya.

Direktur keuangan Enron berasal dari KAP Andersen c. Mantan Chief Audit Executif Enron (Kepala internal audit) semula adalah partner KAP Andersen yang di tunjuk sebagai akuntan publik perusahaan. Pada saat kasus Enron sudah memasuki pengadilan. Enron membiayai partnership tersebut dengan meminjamkan saham induk Enron kepada anak perusahaan Enron sebagai modal dasar (transaksi dengan dirinya sendiri). namun adanya tuntutan akan kepercayaan dari investor maka pihak manajemen Enron dan KAP Arthur Andersen bekerja sama memanipulasi laporan keuangan Enron. KAP dapat memperoleh fee ganda (auditor dan konsultan) dari satu orang klien. Kemudian manajemen Enron juga melakukan tindakan yang melanggar aturan yang berujung kepada kebangkrutan Enron. Hal ini telah melanggar kode etik (tidak independen) dimana akuntan sebagai internal auditor Enron. Manajemen Enron sebenarnya mengetahui bahwa praktek akuntansi dan bisnis yang mereka lakukan tidak baik. Kesalahan Enron Enron melakukan out sourcing terhadap fungsi internal audit mereka yaitu: a.KAP Arthur Andersen telah melanggar kode etik akuntansi yaitu memberikan laporan audit yang salah. Hal ini dapat mengurangi independensi KAP sebagai auditor. Untuk mendukung pendapatnya tersebut. Enron menyumbang 97% dari jumlah modal keseluruhan. KAP Arthur Andersen melakukan penghancuran dokumen-dokumen penting yang kurang mendukung pendapat wajar tanpa pengecualian yang diberikan atas laporan keuangan Enron. Sebagian besar Staf akuntansi Enron berasal dari KAP Andersen. Bukan hanya itu saja. b. maka neraca partnership ini tidak perlu 23 . Dalam hukum perusahaan di Amerika. Hal ini melanggar norma etika corporate governance dan corporate responsibility. KAP ini melakukan pemusnahan terhadap dokumen yang kurang mendukung keputusan mereka. Dengan melakukan dua jasa tersebut. Enron juga melakukan partnershipdengan komposisi modal yaitu modal partner lain sekitar 3% dari jumlah modal keseluruhan. KAP ini juga telah melakukan dua jasa sekaligus yaitu sebagai auditor dan sebagai konsultan bisnis. apabila induk perusahaan berpartisipasi dalam partnership dimana partner dagang menyumbang sedikitnya 3% dari modal keseluruhan.

Dalam operasinya.2 miliar. Pada awal tahun 2001 patner KAP Andersen melakukan evaluasi terhadap kemungkinan mempertahankan atau melepaskan Enron sebagai klien perusahaan. Setiap perusahaan memilikiaudit committee ini karena definisinya diperluas. maka seluruh dewan komisaris menjadi audit committee. Tetapi. dan menyembunyikan utangnya sejumlah US$ 1. Enron telah melebih-lebihkan laba mereka sebanyak 650 juta dolar AS dan dicurigai telah melakukan praktek window dressing yang mengakibatkan peningkatan pendapatannya US$ 600 juta. Dari hasil evaluasi di putuskan untuk tetap mempertahankan Enron sebagai klien KAP Andersen. Enron tidak melaporkan secara terbuka mengenai operasi partnership tersebut karena menggunakan sistem off sheet balance sheet. Akibatnya. diantaranya: • Untuk menjamin independensi auditor. Kantor Akuntan Publik dilarang memberikan jasa non-audit kepada perusahaan yang diaudit. • Membutuhkan persetujuan dari audit committee perusahaan sebelum melakukan audit. Namun pada kenyataannya. Enron memindahkan utang-utang sebesar 690 juta dolar AS yang ditimbulkan induk perusahaan ke partnership-partnership tersebut. 24 . • Melarang Kantor Akuntan Publik memberikan jasa audit jika audit partnernya telah memberikan jasa audit tersebut selama lima tahun berturut-turut kepada klien tersebut. menyebabkan harga saham Enron melonjak menjadi 90 dolar AS pada bulan Februari 2001.dikonsolidasi dengan neraca dari induk perusahaan. Hal ini mengundang kecurigaan karena KAP Andersen sudah mengetahui resiko Enron sangat tinggi namun masih tetap mengambil keputusan untuk mengaudit. laporan keuangan dari induk perusahaan terlihat sangat atraktif. yaitu jika tidak ada. Untuk itu mencegah munculnya kasus yang sama kemudian dibentuk UU Sarbanes Oxley yang berisi: Beberapa perubahan yang ditentukan dalam SOX memiliki beberapa tujuan. partnership ini harus dijabarkan secara terbuka dalam laporan akhir tahunan dari induk perusahaan agar pemegang saham dari induk perusahaan maklum dengan keberadaan operasi tersebut. mengingat resiko yang sangat tinggi berkaitan dengan praktek akuntansi dan bisnis enron.

chief accounting officer. Selain itu.• Kantor Akuntan Publik harus segera membuat laporan kepada audit committee yang menunjukkan kebijakan akuntansi yang penting yang digunakan. menjadi semakin banyak ancaman pidana bagi mereka yang melakukan pelanggaran ini. Berkaitan dengan pemusnahan dokumen. CFO. 25 . Sebagai tambahan. kini CEO dan CFO harus membuat surat pernyataan bahwa laporan keuangan yang mereka laporkan adalah sesuai dengan peraturan SEC dan semua informasi yang dilaporkan adalah wajar dan tidak ada kesalahan material. alternatif perlakukanperlakuan akuntansi yang sesuai standar dan telah dibicarakan dengan manajemen perusahaan. pemilihannya oleh manajemen dan preferensi auditor. SOX melarang pemusnahan atau manipulasi dokumen yang dapat menghalangi investigasi pemerintah kepada perusahaan yang menyatakan bangkrut. • KAP dilarang memberikan jasa audit jika CEO. controller klien sebelumnya bekerja di KAP tersebut dan mengaudit klien tersebut setahun sebelumnya.

Innovation Corrupted : The Rise and Fall of Enron (A). 5. Alex. Laporan Keuangan Enron Desember 2000 9. Report of Investigation.cfm?ID=7104 diakses pada 28 April Februari 2002. 17. 2. Maret 2005. Enron: An Accounting Analysis of How SPEs were used to http://www. and international accounting rules. 13.org/cmep/article_redirect. Red Flags in Enron Reporting of Revenues and Key Financial Measures. 11. http://www. International Standards on Auditing. 2011 14. Dharan. 1 Williams.gpo. Laporan Keuangan Enron September 2001 7.citizen. Global Perspectives on Accounting Education. The concept of control in consolidated financial statements: convergence of U. Harvard Business School.org/enron-sec8k. The Rise and Fall of Enron.org 26 . 3.htm#Restatement diakses pada 1 Mei 2011 www. Salter. 12. 23 Juli 2008.fasb. Ashwal. Gary dan Jean E. dan Bufkins. 2002. Accountancy conceal debt and understate losses. Thomas C.Daftar Pustaka 1.org diakses pada 28 April 2011 Special Investigative Committee of The Board of Directors of Enron Corp. Enron and Arthur Andersen: The Case of The Crooked E and The Fallen A. Malcolm S. 15. Bala G. 10. Journal of Yale. Laporan Keuangan Enron September 2000 8.gov/congress/joint/jcs-3-03/vol1/070-087. 4.pdf http://cryptome. Cunningham. Gordon.Harris. William R. 17 Oktober 2005.ifac.S. 2006. www. Laporan Tahunan Enron Tahun 2000 6. April 2002. 16.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->