P. 1
Analisa Swot an Coca Cola

Analisa Swot an Coca Cola

|Views: 881|Likes:
Published by tammy_its

More info:

Published by: tammy_its on May 08, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/24/2013

pdf

text

original

1

ANALISA SWOT PERUSAHAAN COCA COLA

1. PENDAHULUAN Coca Cola merupakan perusahaan minuman terbesar didunia dengan produk-produk yang meliputi Coca Cola, Fanta, Sprite, dan Minute maid. Coke memproduksi sekitar 400 merek yang mencakup lebih dari 2.600 produk minuman seperti air minum, jus, teh dan kopi. Produk tersebut di distribusikan melalui restoran, pasar bahan pangan, penjaja minuman, dan lain-lain yang kesemuanya menjual ke pengguna akhir; konsumen, yang mengkonsumsi lebih dari 1,4 miliar rupiah sajian setiap harinya.

Gambar 1. Produk lain dari Coca Cola Coca cola memiliki dua pesaing besar: PepsiCo dan Cadbury Schweppes PLC. Persaingan perusahaan Coca Cola dan PepsiCo merupakan legenda di dunia bisnis,di sebut juga dengan Cola Wars. Peraturan Federal melarang PepsiCo. dan Coke dari upaya untuk mengakuisisi bisnis minuman soda milik Cadbuy untuk menahan tumbuhnya monopoli.

Gambar 2. Pesaing Coca Cola

ANALISA SWOT Sebelum dilakukan analisa. fanta dan sprite) dari perusahaan Coca Cola Isu kesehatan yang menyatakan bahwa minuman berkarbonasi tidak sehat Memproduksi 400 merk yang terdiri lebih dari 2600 produk minuman Melakukan bottling investment dengan beberapa investee Memiliki kepopuleran merk yang tinggi dan dikenal oleh masyarakat sedunia Coca Cola memenangkan penghargaan untuk kategori kemasan kaleng dari jenis produk yang paling inovatif dan atraktif. Hasil dari identifikasi tersebut dapat dilihat pada tabel 1. fanta dan sprite) dari perusahaan Coca Cola Kemampuan membeli kompetitor Persaingan dengan Pepsi Co.2 2. (sumber : data diolah dari berbagai sumber) . Identifikasi Faktor Eksternal dan Internal Perusahaan Coca Cola INTERNAL STRENGTH Menguasai pangsa pasar dunia WEAKNESS Coca Cola hanya berbasis pada kategori minuman dan belum merambah ke sektor lain Kurang popularnya produk minuman selain produk utama (coca cola. terlebih dahulu dilakukan identifikasi factor eksternal dan internal dari Perusahaan Coca Cola. Memiliki social responsibilities yang sangat baik Kondisi Keuangan yang Baik Memiliki konsumen yang Loyal EKSTERNAL OPPORTUNITY THREATS Pengembangan produk baru jenis Banyak konsumen yang mulai makanan meninggalkan minuman berkarbonasi Pertumbuhan iklan di internet Di beberapa negara seperti India karena penggunaan internet telah melarang penjualan coca-cola meningkat Peningkatan popularitas produk Kesulitan mengatur seluruh anak minuman selain produk utama perusahaan sedunia (coca cola. Tabel 1.

namun dalam tugas ini digunakan rentang 1 sampai 4 dengan asumsi nilai 1 berarti skor yang paling rendah dan 4 berarti skor yang peling tinggi. b) Melakukan pengurangan antara jumlah total faktor S dengan W (d) dan faktor O dengan T (e).y) pada kuadran SWOT. b. Menghitung skor (a) masing-masing point faktor dilakukan secara saling bebas (penilaian terhadap sebuah point faktor tidak boleh dipengaruhi atau mempengeruhi penilaian terhadap point faktor lainnya. a.3 SWOT Perusahaan Coca Cola dianalisa dengan pendekatan kuantitatif dengan model dari Pearce dan Robinson (1998) agar diketahui secara pasti posisi organisasi yang sesungguhnya. Pilihan rentang besaran skor sangat menentukan akurasi penilaian namun yang lazim digunakan adalah dari 1 sampai 10. yaitu: a) Melakukan perhitungan skor (a) dan bobot (b) point faktor setta jumlah total perkalian skor dan bobot (c = a x b) pada setiap faktor S-W-O-T. Perolehan angka (d = x) selanjutnya menjadi nilai atau titik pada sumbu X. c) Mencari posisi organisasi yang ditunjukkan oleh titik (x. penilaian terhadap satu point faktor adalah dengan membandingkan tingkat kepentingannya dengan point faktor lainnya.nPerhitungan yang dilakukan melalui tiga tahap. Sehingga formulasi perhitungannya adalah nilai yang telah didapat (rentang nilainya sama dengan banyaknya point faktor) dibagi dengan banyaknya jumlah point faktor). Perolehan angka (e = y) selanjutnya menjadi nilai atau titik pada sumbu Y. Perhitungan bobot (b) masing-masing point faktor dilaksanakan secara saling ketergantungan. a. b. . Artinya.

40 0.80 3.14 1.60 3.15 0.10 RATING 4 3 4 4 3 BOBOT X RATING 0.42 3.10 0. fanta dan sprite) dari perusahaan Coca Cola Kemampuan membeli kompetitor TOTAL 1 BOBOT 0.20 1. Analisa Strength.75 0.90 0.45 1.20 0.90 0. Memiliki social responsibilities yang sangat baik Kondisi Keuangan yang Baik Memiliki konsumen yang Loyal TOTAL BOBOT 0.15 0.30 0.60 0.30 RATING 3 3 BOBOT X RATING 0.20 0.00 2 4 3 27 0.4 a) Tahap I.30 RATING 3 3 4 BOBOT X RATING 0.00 3 13 0. Weakness.45 OPPORTUNITY Pengembangan produk baru jenis makanan Pertumbuhan iklan di internet karena penggunaan internet telah meningkat Peningkatan popularitas produk minuman selain produk utama (coca cola.60 1.30 0.16 0.20 0.30 0. fanta dan sprite) dari perusahaan Coca Cola Isu kesehatan yang menyatakan bahwa minuman berkarbonasi tidak sehat TOTAL BOBOT 0. Opportunity. Perhitungan Skor Tabel 2.10 0.Threats (SWOT)1 STRENGTH Menguasai pangsa pasar dunia Memproduksi 400 merk yang terdiri lebih dari 2600 produk minuman Melakukan bottling investment dengan beberapa investor Memiliki kepopuleran merk yang tinggi dan dikenal oleh masyarakat sedunia Coca Cola memenangkan penghargaan untuk kategori kemasan kaleng dari jenis produk yang paling inovatif dan atraktif.64 0.00 4 10 1.46 WEAKNESESS Coca Cola hanya berbasis pada kategori minuman dan belum merambah ke sektor lain Kurang popularnya produk minuman selain produk utama (coca cola.30 Pebobotan dan rating merupakan penilaian dari anggota kelompok 1 .60 0.25 0.10 0.

15 0.35) c) Tahap III. -0.01 O-T (y) = 3.30 1.10 0.45 4 1. Pengurangan antara jumlah total faktor Perhitungan koordinat kekuatan: S-W (x) = 3.01.46 .0.3 – 3.35 Sehingga didapatkan titik koordinat (0.20 0.65 = .35) S KUADRAN II STRATEGI DIVERSIFIKASI T (sumber : data diolah) .80 0.20 13 3.5 THREAT Banyak konsumen yang mulai meninggalkan minuman berkarbonasi Di beberapa negara seperti India melarang penjualan coca-cola Kesulitan mengatur seluruh anak perusahaan sedunia Persaingan dengan Pepsi Co. -0. TOTAL BOBOT 0.01 .65 (sumber : data diolah) b) Tahap II.3.45 0. Menentukan Posisi Perusahaan GRAFIK SWOT PERUSAHAAN COCA COLA KUADRAN IV STRATEGI BERBENAH DIRI O KUADRAN I STRATEGI AGRESIF W KUADRAN III STRATEGI DEFENSIF (0.46 = 0.00 RATING 4 2 3 BOBOT X RATING 1.

rekomendasi strategi yang diberikan adalah diversifikasi strategi. KESIMPULAN Perusahaan Coca Cola berada di Kuadran II. misal : jenis makanan dengan menggunakan kepopuleran perusahaan Coca Cola.6 3. Strategi kepemimpian harga. 2. Oleh karenanya. Menekankan citra minuman merek Minute Maid sebagai minuman sehat milik Coca Cola Company sebagai minuman sehat untuk membidik konsumen loyal yang ingin beralih ke minuman sehat. . artinya perusahaan Coca Cola dalam kondisi mantap namun menghadapi sejumlah tantangan yang berat sehinga diperkirakan roda perusahaan akan mengalami kesulitan untuk terus berputar bila hanya bertumpu pada strategi sebelumnya. Pengembangan Produk dimana perusahaan menciptakan produk baru. Strategi yang mungkin di laksanakan adalah: 1. perusahaan Coca Cola disarankan untuk segera memperbanyak macam/ragam strategi. 5. Membuat struktur organisasi yang ramping dan efisien di kantor pusat dengan recruitmen pegawai yang ketat. 4. karena ia memiliki 400 merk yang terdiri lebih dari 2600 produk minuman dan finansial yang mencukupi untuk melakukan promosi. fanta dan sprite) dari perusahaan Coca Cola. 3. dimana perusahaan yang berbiaya rendah karena semakin tingginya tingkat persaingan dengan negosiasi harga dengan perusahaan bottling. Promosi gencar untuk produk minuman selain produk utama (coca cola.

go.7 4.id/file_artikel/66/Analisis%20SWOT.com http://daps.thecoca-colacompany.bps. REFERENSI www.pdf .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->