P. 1
Hukum hooke

Hukum hooke

|Views: 200|Likes:
Published by Andik Sutrisno

More info:

Published by: Andik Sutrisno on May 08, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/04/2015

pdf

text

original

Hukum Hooke

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) 1. Identifikasi Mata pelajaran Satuan pendidikan : SMK N 2 PTS Kelas : X / 2 Semester : Genap Mata Pelajaran : FISIKA 2. Standar Kompetensi : Menginterprestasikan sifat mekanik bahan 3. Kompetensi Dasar : 6.2 Menguasai Hukum Hooke 4. Indikator : a. Hukum Hooke tentang elastisitas bahan dianalisis dan dibuktikan melalui data pada kajian pustaka tersebut b. Konstanta pegas ditentukan dari data pada kajian pustaka tersebut c. Konstanta pegas untuk susunan pegas seri, pararlel dan gabungan dianalisis dan dihitung dengan menggunakan rumusan matematika 5. Tujuan Pembelajaran : setelah pembelajaran peserta didik diharapkan mampu: a. Menyebutkan hukum Hooke dengan benar b. Menghitung besarnya energi potensial dengan benar c. Menghitung besarnya konstanta pegas yang disusun paralel d. Menghitung besarnya konstanta pegas yang disusun seri e. Menghitung besarnya pertambahan panjang pegas 6. Materi Ajar : HUKUM HOOKE A. Perumusan Hk. HOOKE Menurut hk. Hooke bila sebuah pegas ditarik oleh pasangan gaya F maka pegas tersebut akan bertambah panjang sebanding dengan besarnya gaya yang mempengaruhi pegas tersebut. F : gaya yang bekerja pada pegas (N) Δx : pertambahan panjang pegas (m) Dari kenyataan tersebut Hoke membuat suatu hukum tentang gaya pegas yang dapat dinyatakan seperti berikut: Besarnya gaya yang diberikan pada pegas : • Sebanding dengan tetapan pegas (k) • Sebanding dengan perubahan panajng (Δx) Dapat dinyatakan dengan persamaan: Dengan : F : gaya yang bekerja pada pegas (N) Δx : pertambahan panjang pegas (m) K : tetapan (konstanta) pegas (N/m) B. Energi Potensial Pegas Usaha yang diberikan pada pegas diubah oleh pegas menjadi energi potensial pada pegas, yang besarnya sama dengan usaha yang diberikan. Ep = energi potensial pegas (J) Contoh soal menghitung besarnya energi potensial pegas: Sebuah pegas ketika ditarik dengan gaya 10 N bertambah panjang 4 cm. Berapa energi potensial yang dimiliki pegas saat itu?

Susunan Paralel Perhatikan gambar berikut: Dalam hal ini untuk susunan paralel berlaku: Contoh soal susunan paralel: Sebuah beban dengan massa 4 kg digantungkan pada tiga buah pegas yang dihubungkan paralel. Berapa meter susunan pegas-pegas tersebut dapat bertambah panjang?(g=10 m/s2) Penyelesaian Dik: M = 4 kg K1 = 100 N/m K2 = 200 N/m K3 = 100 N/m g = 10 m/s2 dit : Δx…? maka 2. Alokasi Waktu : 2 x 45 menit 8. Susunan Seri Perhatikan gambar berikut: Dalam hal ini untuk susunan seri berlaku: Contoh soal susunan seri: Dua buah pegas dengan tetapan pegas 100 N/m dan 300 N/m dihubungkan secara seri dan diberi gaya sebesar 15 N. dan tetapan pegasnya masing-masing k1= 100 N/m .Penyelesaian: Dik: F = 10 N Δx = 4 cm = 4 x 10-2 m Dit: Ep…? Maka C. Model dan Metode Pembelajaran Model : DI . k3 = 100 N/m. Berapakah pertambahan panjang susunan pegas tersebut? Penyelesaian: Dik: F = 15 N K1 = 100 N/m K2 = 300 N/m maka Maka Sehingga 7. Sususnan Pegas 1. k2¬ = 200 N/m .

Tanya Jawab 9. Kegiatan Penutup (15 menit) FASE 5 : MEMBERIKAN KESEMPATAN UNTUK PELATIHAN LANJUTAN DAN PENERAPAN 1) Guru bersama siswa membuat kesimpulan atau rangkuman hasil belajar.Apakah pengertian gaya? 5) Menyampaikan kompetensi (tujuan) yang akan dicapai dan rencana kegiatan. Tehnik Penilaian : Tes tertulis . 5) Siswa memformulasikan energi potensial pegas dengan bantuan bahan ajar 6) Guru memberikan informasi yang benar menegenai besaran-besaran yang digunakan serta memformulasikan energi potensial pegas kedalam persamaan matematis. Jika masih terdapat peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar. B. 7) Guru memberikan contoh soal untuk menghitung besarnya energi potensial pegas. 2) Guru memberikan tugas rumah berupa soal uraian 10. 14) Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum.hooke dengan konstanta susunan paralel serta konstanta susunan sei kedalam persamaan matematis. FASE 4: MENGECEK PEMAHAMAN DAN MEMBERIKAN UMPAN BALIK 15) Guru mengecek ulang pemahaman siswa dengan mengajukan beberapa pertanyaan tentang bunyi hk. Diskusi. Kegiatan Pendahuluan (15 menit) 1) Mengucapkan salam 2) Mengabsen siswa 3) Memeriksa kesiapan siswa serta kesiapan ruang.Metode : Ekspositori. hooks C. 8) Siswa diminta memahami contoh soal dan mengajukan pertanyaan jika ada yang belum dipahami 9) Selanjutnya guru menjelaskan tentang susunan pegas yaitu susunan pegas paralel dan susunan pegas seri dan memformulasikan hubungan hk. Kegiatan Inti (60 menit) FASE 2: MENDEMONSTRASIKAN PEGETAHUAN DAN KETERAMPILAN 1) Guru menuliskan judul “HUKUM HOOKE” 2) Guru meminta siswa untuk mendiskusikan pengertian gaya dengan teman sebangkunya 3) Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian gaya 4) Guru meminta siswa menyebutkan bunyi hukum Hooke beserta besaran-besaran fisika yang digunakan. Penilaian hasil Belajar A. Kegiatan Pembelajaran A. alat dan media pembelajaran FASE 1 : MENYAMPAIAKN TUJUAN DAN MEMPERSIAPKAN SISWA 4) Prasyarat pengetahuan: . guru dapat langsung memberikan bimbingan. 10) Guru memberikan beberapa contoh soal kepada siswa untuk menghitung besarnya perubahan panajng pegas pada susunan paralel dan seri 11) Siswa memahami contoh soal dan mengajukan pertanyan jika masih ada yang belum difahami FASE 3: MEMBIMBING PELATIHAN 12) Guru memberikan latihan kepada siswa untuk menentukan energi potensial pegas serta perubahan panjang pegas pada pegas yang disusun secara paralel maupun secara seri 13) Perwakilan siswa diminta untuk menuliskan hasil pekerjaan latihan soal di papan tulis.

Bentuk Instrumen : Tes essay C.B. Buku Fisika SMA untuk kelas X semester 1 dan 2 Armico halaman 216-220 Mengetahui. Contoh Instrumen : 1) Berapakah gaya yang harus diberikan pada pegas. Sumber Pembelajaran a. Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran . Rubrik penskoran 1) Diketahui: k = 100 N/m Ep = 1 J Dit: F…? m Maka SKOR 25 2) Diketahui: M = 3 kg K1 = 200 N/m K2 = 100 N/m g = 10 m/s2 dit : Δx…? maka SKOR 25 3) Diketahui: F = 30 N K1 = 100 N/m K2 = 300 N/m maka Maka Sehingga SKOR 50 11. Berapa meter pegas tersebut bertambah panjang jika massa beban 3 kg? (g=10m/s2) 3) Dua pegas dengan konstanta K1 = 100 N/m dan K2 = 300 N/m dihubungkan secara seri dan diberi gaya sebesar 30 N. Berapa pertambahan panjang susuan kedua pegas tersebut? D. agar pada pegas timbul energi potensial sebesar 1 Joule? (diketahui tetapan k=100 N/m) 2) Sebuah beban digantungkan pada sebuah pegas yang dihubungkan paralel dngan konstanta pegas masing-masing 200 N/m dan 100 N/m. Putussibau.

19880729 201001 2 010 . S.Pd NIP. S.Pd Sri widarti. 19700410 199512 1 001 NIP.Faisal.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->