BAB I PENDAHULUAN A.

Latar Belakang Salah satu karakteristik utama era informasi adalah bisnis elektronik atau yang lebih dikenal dengan istilah e-business atau e-commerce. Model bisnis ini menekankan pertukaran informasi dan transaksi bisnis yang bersifat paperless, melalui Electronic Data Interchange (EDI), E-mail, electronic bulletin boards, electronic fund transfer, dan teknologi lainnya yang juga berbasis jaringan. Hampir semua perusahaan di dunia sudah menggunaklan sistem e-commerce, hal ini dilakukan perusahaan karena ingin selalu dapat memanjakan konsumennya. Pada e-commerce ini konsumen menjadi lebih mudah dalam hal berbelanja barang yang dinginkan. E commerce terbukti menjadi pilihan tren pemasaran di zaman ini. Hal ini terbukti dari peningktan penjualan dengan menggunakan sistem e-commerce naik drastis setiap tahunnya. Perkembangan teknologi informasi terutama internet, merupakan faktor pendorong perkembangan e-commerce. Internet merupakan jaringan global yang menyatukan jaringan komputer di seluruh dunia, sehingga memungkinkan terjalinnya komunikasi dan interaksi antara satu dengan yang lain diseluruh dunia. Dengan menghubungkan jaringan komputer perusahaan dengan internet, perusahaan dapat menjalin hubungan bisnis dengan rekan bisnis atau konsumen secara lebih efisien. Sampai saat ini internet merupakan infrastruktur yang ideal untuk menjalankan e-commerce, sehingga istilah E-Commerce pun menjadi identik dengan menjalankan bisnis di internet. Pertukaran informasi dalam E-Commerce dilakukan dalam format digital sehingga kebutuhan akan pengiriman data dalam bentuk cetak dapat dihilangkan. Dengan menggunakan sistem komputer yang saling terhubung melalui jaringan telekomunikasi, transaksi bisnis dapat dilakukan secara otomatis dan dalam waktu yang singkat. Akibatnya informasi yang dibutuhkan untuk keperluan transaksi bisnis tersedia pada saat diperlukan. Dengan melakukan bisnis secara elektronik, perusahaan dapat menekan biaya yang harus dikeluarkan untuk keperluan pengiriman informasi. Proses transaksi yang berlangsung secara cepat juga mengakibatkan meningkatnya produktifitas perusahaan. Dengan menggunakan teknologi informasi, E-Commerce dapat dijadikan sebagai solusi untuk membantu perusahaan dalam mengembangkan perusahaan dan menghadapi tekanan bisnis. Tingginya tekanan bisnis yang muncul akibat tingginya tingkat persaingan mengharuskan perusahaan untuk dapat memberikan respon. Penggunaan E-Commerce dapat meningkatkan efisiensi biaya dan produktifitas perusahaan, sehingga dapat meningkatkan kemampuan perusahaan dalam bersaing. Popularitas E-Business dan E-Commerce di penghujung abad 20 dan di awal milenium baru ini ditunjang oleh tiga faktor pemicu utama yang menuntut akan kecepatan, adapun factor pemicunya, yaitu: 1. faktor pasar dan ekonomi, diantaranya kompetisi yang semakin intensif, perekonomian global, kesepakatan dagang regional, dan kekuasaan konsumen yang semakin bertambah besar,

1|Page

Apa itu e-Commerce? 2. Setelah membaca makalah mengenai E-commerce ini. Dengan menggunakan internet untuk menjual dan memasarkan produk-produknya. seperti perubahan karakteristik angkatan kerja. dapat mengetahui bagaimana jenis e-commerce dan bagaimana e-commerce telah mengubah cara penjualan dan transaksi bisnis ke bisnis. Apa keuntungan dari pemasaran e-Commerce? C. Diharapkan kami sendiri mengerti mengenai E-commerce. Saat ini sudah banyak perusahaan telah berpindah ke e-commerce dengan berbagai alasan. Dengan menggunakan teknologi baru ini.2. kesadaran dan tuntutan akan praktis etis. kesadaran akan tanggung jawab sosial perusahaan dan perubahan politik. deregulasi pemerintah. 3. Dengan memanfaatkan internet yang ada saat ini. Rumusan Masalah 1. 2|Page . Tujuan Tujuannya agar dapat mengetahui fitur-fitur yang unik dari e-commerce. dan berkurangnya rasio biaya teknologi terhadap kinerja. kesadaran dan tuntutan akan praktis etis. selain itu dapat mengetahui bagaimana system pembayaran utama pada e-commerce. banyak perusahaan dapat memajukan penjualan produk-produknya.. pasar digital dan barang digital yang saat ini banyak kalangan berminat melakukan jual beli dengan memanfaat internet. faktor teknologi. Bagaimana proses dari pembayaran e-Commerce? 4. meliputi singkatnya usia siklus hidup produk dan teknologi. information overload. inovasi yang muncul hamper setiap waktu. B. segala keuntungan dan kerugiannya serta bagaimana kita dapat memanfaatkanya. Sehingga usaha bisnis yang kita lakukan bisa lebih berhasil dan lebih sukses tanpa ribet. selain itu dapat mengetahui bagaimana teknologi internet mengubah proposisis nilai dan model bisnis yang efektif. faktor sosial dan lingkungan. tujuannya adalag agar perusahaan tersebut dapat menjangkau banyak pelanggan di seluruh dunia. Bagaiamana proses dari pemasaran e-Commerce? 3.

ekstranet. intranet. barang. Di perusahaan E-Commerce digunakan sebagai transaksi bisnis antara perusahaan yang satu dengan perusahaan yang lain. Atau Electronic Commerce (E-Commerce) dapat juga didefinisikan sebagai proses pembelian dan penjualan produk. cepat dan kemudahan akses. Menurut Onno W. 3. pelayanan dan informasi yang dilakukan secara elektronik. B. baik dalam bentuk data elektronik. services. dan teknologi-teknologi lainnya yang mendukung setiap langkah dari proses transaksi E-Commerce. yaitu murah. Terdapat beberapa perspektif mengenai E-Commerce. Seluruh definisi yang dijelaskan di atas pada dasarnya memiliki kesamaan yang mencakup komponen transaksi (pembeli. Bahwa ECommerce merupakan suatu set dinamis teknologi. jasa dan informasi). Dari perspektif komunikasi. Salah satu jaringan yang digunakan adalah internet. E-Commerce adalah alat yang digunakan untuk mengurangi biaya dalam pemesanan dan pengiriman barang. penjualan. Sistem E-Commerce itu sendiri mengandalkan sumber dari Internet. aplikasi dan proses bisnis yang menghubungkan perusahaan. Purbo dan Aang Wahyudi yang mengutip pendapatnya David Baum. menyebutkan bahwa: “E-Commerce is a dynamic set of technologies. atau antara perusahaan dengan institusi yang bergerak dalam pelayanan publik. atau pembayaran melalui jaringan telepon. jasa dan informasi yang dilakukan secara elektronik dengan memanfaatkan jaringan komputer. pemasaran. and information”. Menggunakan electronik data sebagai media penyampaian pesan/ data sehingga dapat dilakukan pengiriman dan penerimaan informasi secara mudah dan ringkas.manufaktur (manufactures). yaitu: Internet sebagai jaringan publik yang sangat besar (widespread network). 3|Page . Pengertian E-Commerce E-Commerce adalah kegiatan-kegiatan bisnis yang menyangkut konsumen (consumers). Dari perspektif pelayanan. analog maupun digital. E-Commerce adalah aplikasi teknologi menuju otomatisasi transaksi bisnis dan work flow. E – Commerce dari beberapa perspektif. consumers. E-Commerce mencakup seluruh proses online pengembangan. and communities through electronic transaction and the electronic exchange of goods. serta media yang digunakan (dalam hal ini adalah internet). pengiriman. Penggunaan internet dipilih oleh kebanyakan orang sekarang ini karena kemudahankemudahan yang dimiliki oleh jaringan internet. antara perusahaan dengan pelanggan (customer). konsumen dan komunitas melalui transaksi elektronik dan perdagangan barang. Adapun perspektif tentang ECommerce yaitu: 1. E-Commerce adalah pengiriman informasi. and business procces that link enterprises. pelayanan. atau jalur komunikasi lainnya. aplications. subyek dan obyek yang terlibat. dan pembayaran untuk produk dan jasa. Dari perspektif proses bisnis. service providers dan pedagang perantara (intermediaries) dengan menggunakan jaringan-jaringan komputer (komputer networks) yaitu internet.BAB II PEMBAHASAN A. layaknya yang dimiliki suatu jaringan publik elektronik. produk/jasa. penjual. 2.

cek. 2. D. dengan pelayanan yang cepat.4. mudah. dan sebagainya. Proses E-Commerce Lima proses dalam e-Commerce adalah berbagi informasi. dapat menciptakan efesiensi yang tinggi. E-Commerce menyediakan kemampuan untuk menjual dan membeli produk serta informasi melalui internet dan jaringan jasa online lainnya. Berbagi informasi: Konsumen mengetahui tentang adanya suatu produk/jasayang dijual dari informasi yang diperoleh. Ada enam faktor utama dalam e-commerce yang digunakan sebagai faktor pendorong bagi perdagangan konvensional. Kedua. jadwal pengiriman atau pemesan pembelian. Tidak peduli bagusnya produk kita. Electronic Markets (EMs). Perangkat ini mencatat halaman tertentu yang dikunjungi. 4. Dalam pengertian lain. proses transaksi yang cepat. aman dan akurat. surat jalan. Ke enam. pembayaran. 5. Sistem web yang bersangkutan seharusnya juga tidak bersifat statis. Dengan perangkat tersebut perusahaan dapat menganalisis informasi tentang minat dan perilaku pelanggan untuk mengembangkan frofil pelanggan potensial yang tepat dan juga profit pelanggan tetap. sehingga pembeli dapat membandingkan berbagai macam harga yang ditawarkan. Keempat. E-commerce masih didasarkan pada system berbayar untuk pertukaran data elektronik (EDI) yang memungkinkan pertukaran informasi computer antara dua organisasi dari transaksi standar seperti penagihan. C.kartu debit. semuanya tidak akan berguna jika kita tidak dapat mengantarkannya ke para konsumen. Merupakan hal yang rutin bahwa para konsumen secara elektronik mengirimkan pesanan-pesanan akan barang/jasa ke perusahaan. Pemenuhan Pesanan. Ketiga. 3. Perangkat tersebut mencatat situs yang telah dikunjungi oleh pengguna sebelum mebuka situs web tertentu dan ke mana pengguna pergi ketika meninggalkan situs. EMs adalah sebuah sarana yang menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk melakukan/menyajikan penawaran dalam sebuah segmen pasar. dapat mendorong kreatifitas dari pihak penjual secara cepat dan tepat dan pendistribusian informasi yang disampaikan berlangsung secara periodik. Pembayaran. murah serta informatif. serta dukungan terhadap konsumen (customer service and support). pemesanan. Para pembeli dapat menggunakan kartu kredit. Pertama. memiliki cakupan yang luas. Penyebaran informasi merupakan halyang penting dalam pemasaran. Klasifikasi E-Commerce 1. Kelima.perusahaan dapat meminta masukan-masukan dari para konsumen demi perbaikan situs dan layanan Alat penelusuran clickstream (clickstream tracing) mengumpulkan data tentang aktivitas pelanggan di situs-situs web dan mencatat data.transfer uang secara langsung kerekening perusahaan. Berikut penjelasan dari lima proses tersebut sebagai berikut: 1. EMs adalah sebuah sistem informasi antar organisasi yang menyediakan fasilitas-fasilitas bagi para 4|Page . Ada berbagai mekanisme pembayaran yang dapat dilakukan oleh pembeli. Dukungan Terhadap Konsumen. Dari perspektif online. Pemesanan. pemenuhan pesanan. dapat meningkatkan kepuasan pelanggan.

dan tentu saja pelanggan dari seluruh dunia dapat mengakses situs tersebut dan melakukan transaksi secara on line. internet merupakan media promosi perusahaan dan produk yang paling tepat dengan harga yang relatif lebih murah. Internet Commerce. memperoleh respon yang cepat. mengurangi kesalahan. 3. EDI adalah sarana untuk mengefisienkan pertukaran data transaksi-transaksi reguler yang berulang dalam jumlah besar antara organisasi-organisasi komersial atau transfer data terstruktur dengan format standard yang telah disetujui yang dilakukan dari satu sistem komputer ke sistem komputer yang lain dengan menggunakan media elektronik. Kegiatan komersial ini seperti iklan dalam penjualan produk dan jasa. Produk digital dan non digital Produk-produk digital seperti software komputer. Keuntungan dalam menggunakan internet commerce adalah beberapa produk tertentu lebih sesuai ditawarkan melalui internet. ia dapat mendistribusikan informasi mengenai produk dan service yang ditawarkan dengan lebih cepat sehingga dapat menarik pelanggan lebih banyak. Transaksi tanpa batas Sebelum era internet. Sedangkan bagi penjual. yaitu : 1. Penjual tidak memerlukan nama dari pembeli sepanjang mengenai pembayarannya telah diotorisasi oleh penyedia sistem pembayaran yang ditentukan. Dalam 5|Page . Electronic Data Interchange (EDI). Keuntungan fasilitas EMs bagi pelanggan adalah terlihat lebih nyata dan efisien dalam hal waktu. musik dan produk lain yang bersifat digital dapat dipasarkan melalui internet dengan cara mendownload secara elektronik. batas-batas geografi menjadi penghalang suatu perusahaan atau individu yang ingin go-international. transaksi e-commerce memiliki beberapa karakteristik yang sangat khusus.penjual dan pembeli untuk bertukar informasi tentang harga dan produk yang ditawarkan. Keuntungan dalam menggunakan EDI adalah waktu pemesanan yang singkat.Dewasa ini dengan internet pengusaha kecil dan menengah dapat memasarkan produknya secara internasional cukup dengan membuat situs web atau dengan memasang iklan di situs-situs internet tanpa batas waktu (24 jam). serta pembelian melalui internet akan diikuti dengan layanan pengantaran barang sampai di tempat pemesan. pengiriman faktur yang cepat dan akurat serta pembayaran dapat dilakukan secara elektronik. Transaksi anonim Para penjual dan pembeli dalam transaksi melalui internet tidak harus bertemu muka satu sama lainnya. harga lebih murah mengingat membuat situs di internet lebih murah biayanya dibandingkan dengan membuka outlet retail di berbagai tempat. Berbeda dengan transaksi perdagangan biasa. yang biasanya dengan kartu kredit. 2. mengurangi biaya. Internet commerce adalah penggunaan internet yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi untuk perdagangan. hanya perusahaan atau individu dengan modal besar yang dapat memasarkan produknya ke luar negeri. 2. Transaksi yang dapat dilakukan di internet antara lain pemesanan/pembelian barang dimana barang akan dikirim melalui pos atau sarana lain setelah uang ditransfer ke rekening penjual. E. Sehingga. 3. Karakteristik E-Commerce.

Dengan demikian melakukan kontrak dengan menggunakan jasa 6|Page . Kontrak melalui e-mail. hanya saja komunikasi lewat chatting ini adalah tulisan atau pernyataan yang terbaca pada komputer masing-masing. berkomunikasi. software dan ide-ide yang dijual melalui internet. video conference adalah alat untuk berbicara dengan beberapa pihak dengan melihat gambar dan mendengar suara secara langsung pihak yang dihubungi dengan alat ini. untuk selanjutnya yang akan dibahas adalah Business to Customer. Chatting dan Video Conference adalah alat komunikasi yang disediakan oleh internet yang biasa digunakan untuk dialog interaktif secara langsung. melainkan dokumen elektronik (digital document). Business to Business (B2B) adalah sistem komunikasi bisnis on-line antar pelaku bisnis. 4. sehingga setiap individu dapat mengaksesnya melalui suatu web server. Kontrak melalui web atau situs. Sedangkan dalam Business to Customer sifatnya terbuka untuk publik. dan berkoordinasi ini secara intens memanfaatkan media dan infrastruktur telekomunikasi dan teknologi informasi dalam menjalankan kegiatannya sehari-hari. 2. Seperti halnya pada masyarakat tradisional. Dalam Business to Business pada umumnya transaksi dilakukan oleh para trading partners yang sudah saling kenal dengan format data yang telah disepakati bersama. pertemuan antara berbagai pihak dengan beragam kepentingan secara natural telah membentuk sebuah pasar tersendiri tempat bertemunya permintaan (demand) dan penawaran (supply). Komunitas ini memanfaatkan cyberspace sebagai tempat bertemu.perkembangannya obyek yang ditawarkan melalui internet juga meliputi barang-barang kebutuhan hidup lainnya. Mekanisme E-Commerce. yaitu transaksi antara emerchant dengan e-customer. Transaksi elektronik antara e-merchant (pihak yang menawarkan barang atau jasa melalui internet) dengan e-customer (pihak yang membeli barang atau jasa melalui internet) yang terjadi di dunia maya atau di internet pada umumnya berlangsung secara paperless transaction. Dengan chatting seseorang dapat berkomunikasi secara langsung dengan orang lain persis seperti telepon. namun telah membentuk suatu masyarakat tersendiri yang dinamakan Komunitas Bisnis Elektronik (Electronic Business Community). Kontrak on line dalam ecommerce memiliki banyak tipe dan variasi yaitu : 1. Dalam kajian ini. Transaksi yang terjadi antara demand dan supply dapat dengan mudah dilakukan walaupun yang bersangkutan berada dalam sisi geografis yang berbeda karena kemajuan dan perkembangan teknologi informasi. 5. Business to Business (B2B) dan Business to Consumer (B2C). Produk barang tak berwujud Banyak perusahaan yang bergerak di bidang e-commercen dengan menawarkan barang tak berwujud separti data. Sesuai dengan namanya. Implementasi e-commerce pada dunia industri yang penerapannya semakin lama semakin luas tidak hanya mengubah suasana kompetisi menjadi semakin dinamis dan global. Kontrak melalui chatting dan video conference. yang dalam hal ini adalah teknologi e-commerce. Secara umum e-commerce dapat diklasifasikan menjadi dua jenis yaitu. 3. sedangkan dokumen yang digunakan dalam transaksi tersebut bukanlah paper document. sedangkan Business to Consumer (B2C) merupakan mekanisme toko on-line (electronic shopping mall).

kredit maupun check. Sistem Pembayaran On-Line   Pembayaran dua pihak tanpa perantara Pembayaran dengan perantara pihak ketiga. Mekanisme transaksi elektronik dengan e-commerce dimulai dengan adanya penawaran suatu produk tertentu oleh penjual di suatu website melalui server yang dituju. serta penerimaan dan pemberitahuan penerimaan yang seluruhnya dikirimkan melalui email. Apabila konsumen melakukan pembelian. "Untuk pembelian jasa. supplier menyediakan untuk melayani konsumen sesuai dengan waktu dan tempat yang telah ditentukan dalam perjanjian.chatting dan video conference ini dapat dilakukan secara langsung antara beberapa pihak dengan menggunakan sarana komputer atau monitor televisi. "Untuk produk yang berwujud fisik. Pembayaran dengan perantara pihak ketiga yaitu proses pembayaran menyangkut debit. yaitu dapat digunakan untuk membuat kontrak sendiri. mekanismenya adalah sebagai berikut: "Untuk produk on line yang berupa software. Selanjutnya. Di samping itu kontrak e-mail dapat dilakukan dengan penawaran barangnya diberikan melalui situs web yang memposting penawarannya. Kontrak melalui web dapat dilakukan dengan cara situs web seorang supplier (baik yang berlokasi di server supplier maupun diletakkan pada server pihak ketiga) memiliki diskripsi produk atau jasa dan satu seri halaman yang bersifat self-contraction. pengiriman barang dilakukan sampai di rumah konsumen. Pembayaran dua pihak tanpa perantara yaitu transaksi langsung antara dua pihak tanpa perantara menggunakan uang nasionalnya 2. Kontrak melalui e-mail adalah salah satu kontrak on-line yang sangat populer karena pengguna e-mail saat ini sangat banyak dan mendunia dengan biaya yang sangat murah dan waktu yang efisien. Untuk memperoleh alamat e-mail dapat dilakukan dengan cara mendaftarkan diri kepada penyedia layanan e-mail gratis atau dengan mendaftarkan diri sebagai subscriber pada server atau ISP tertentu. Sistem pihak ketiga (3rd party system)   Pihak ketiga berfungsi sebagai agen antara pedagang / penjual dan konsumen / pembeli Tugasnya memeriksa kartu kredit konsumen (menolak atau menyetujui transaksi) lalu mengeluarkan dana untuk pembayaran kepada pedagang 7|Page . sedangkan penerimaannya dilakukan melalui e-mail. maka konsumen tersebut akan mengisi order mail yang telah disediakan oleh pihak penjual. Pembayaran dengan perantara pihak ketiga melakukan pengambilan dari account masing-masing 1. Kontrak e-mail dapat berupa penawaran yang dikirimkan kepada seseorang atau kepada banyak orang yang tergabung dalam sebuah mailing list. yang memungkinkan pengunjung web untuk memesan produk atau jasa tersebut. pembeli diizinkan untuk men-download-nya. Para konsumen harus menyediakan informasi personal dan harus menyertakan nomor kartu kredit.

Tidak semua orang memiliki kartu kredit maupun rekening untuk bertransaksi. 3. Cek elektronik Kartu kredit elektronik Kartu pembelian Uang elektronik Kartu uang simpanan Kartu pintar (smartcard) 8|Page . yang menyangkut hanya institusi finansial dan pemegang account yang akan melakukan pengambilan atau mendeposit uangnya dari account masing-masing. 2. kemudian memilih nomor pin dan password Paypal. Anonymous digital cash.commerce 1. 5. Micropayment.  Pelanggan membuka account dengan kartu kredit atau kartu debit. transaksi dilakukan langsung antara dua pihak tanpa perantara menggunakan uang nasional-nya. 2. SSL • Sistem uang neto (net money)  Konsumen merubah mata uangnya ke dalam bentuk mata uang cyber • Sehari-hari     Pemegang kartu (card holder) Penerbit kartu kredit: issuer (bank) Pedagang (merchant) Bank tempat pedagang membuka account untuk menampung uang kartu (acquirer) • Saat transaksi   Merchant mengkalkulasi jumlah harga pembelian dan menggesek kartu kredit pada terminal POS elektronik Informasi dari pita magnetik kartu akan dikirim ke acquirer untuk diautorisasi Sistem dan Cara Pembayaran e. Mekanisme Micropayment ini penting dikembangkan karena sangat diperlukan pembayaran receh yang kecil tanpa overhead transaksi yang tinggi. Berikut ini beberapa jenis pembayaran elektronik yang mendukung e-Commerce: 1. Pembayaran dua pihak tanpa perantara. 6. Paymate • Sistem sertifikat   Melibatkan sertifikat digital sebagai media yang akan menampilkan kartu kreditnya SET. Pembayaran elektronik keterbatasan jangkauan antara pembeli dan penjual menjadikan ketidakmungkinana pembayaran secara tunai. 5. 3. uang elektronik yang di enkripsi. umumnya proses pembayaran yang menyangkut debit. 4. Uang elektronik menjamin privacy dari user cash tetap terjamin sama seperti uang kertas maupun koin yang kita kenal. Pembayaran dengan perantaraan pihak ke tiga. dalam bahasa sederhananya adalah pembayaran untuk uang recehan yang kecil-kecil. Transaksi model-ATM. 4. kredit maupun check masuk dalam kategori ini.

televisi. dansejauh mana 9|Page • . suatu cara yang tidak mungkin digunakan dalam teknologi perdagangan yang tradisional. sehingga chip yang terdapat di kartu dapat dibaca oleh komputer. dan audio. alternatif lainnya adalah dengan menggunakan e-cash. terdapat alternatif pembayaran yang relatif baru dan belum begitu populer. e-commerce menyediakan banyak alternatif. memungkinkan penjual online menyampaikan pesannya kepada audiens yang beraneka ragam dan memperkaya isi pesan pemasarannya dengan teks. Alternatif ini adalah penggunaan iCheck. Untuk pembayaran di internet. kartu smart card harus digesekkan ke alat tersebut. Teknologi e-commmerce memungkinkan transaksi komersial melewati batas negara dan buday adengan jauh lebih nyaman dan dengan biaya yang lebih efektif daripada dalam kerangka perdagangan yang tradisional. yang berarti memungkinkan komunikasi dua arah antara penjual dan pembeli dan memungkinkan penjual menghadapi pembeli seperti layaknya pengalaman tatap muka. seperti radio. • Teknologi e-commerce menjadikan informasi lebih kaya. Selain dengan cara di atas. Tagihan elektronik 9.7. F. Teknologi e-commerce memillliki tujuh kelebihan yaitu: Teknologi e-commerce terdapat dimana-mana. Cara lainnya adalah dengan terlebih dahulu mendaftar sebagai customer pada web tersebut. Pembeli yang telah mempunyai kartu kredit dapat menggunakan kartu tersebut untuk pembayaran. Isu privasi: rahasia pribadi yang sering disalahgunakan orang lain dengan memonitor e-mail. vidio. Privasi informasi adalah hak untuk menentukan kapan. Pengumpulan. E-cash sebenarnya merupakan suatu account khusus untuk pembayaran melalui internet. • Teknologi e-commerce diterapkan secara global. sementara sebagian besar teknologi perdagangan yang tradisional berbeda dari satu negara ke nagara lainnya. Dalam pemakaiannya pada saat melakukan transaksi. Transaksi komersial digital diantara berbagai organisasi dan perorangan sangat berkenaan dengan e-commerce. penyimpanan. tetapi jauh lebih banyak dan dalam skala global. atau majalah. iCheck adalah metode pembayaran dengan menggunakan nomor cek milik customer. • Teknologi e-commerce membuat personalisasi dan penyesuaian dapat dilakukan. Kartu kredit virtual 12. dan penyebaran informasi mengenai berbagai individu/pelanggan dan menjualnya kepada pihak lain untuk tujuan komersial. Pemakaian smartcard ini hampir sama dengan pemakaian kartu ATM yang biasa dipakai untuk berbelanja. Account tersebut dibuka dan Customer hanya perlu mengisi pada account e-cashnya untuk digunakan. Pembayaran berdasarkan sidik jari Untuk pembayaran. • Teknologi e-commerce dioperasikan dengan standard universal yang digunakan oleh semua negara di dunia. Isu Etika & Hukum Dalam E-Commerce 1. memonitor perilaku kerja (kamera tersembunyi). Teknologi e-commerce ini tersedia dimana saja selama sebuah komputer dapat terhubung ke internet. Pembayaran online antar individu 8. • Teknologi e-commerce sifatnya interaktif. • Teknologi e-commerce meningkatkan kepadatan informasi. user harus memiliki „smart card reader‟. E-wallet 11. Pembayaran melalui ATM 10. memeriksa komputer orang lain. Alternatif lain dalam pembayaran di internet adalah dengan menggunakan smartcard. Selain kartu kredit.

dimana processing intelligence dapat didistribusikan di kedua pelaku bisnis. 10 | P a g e . Business to Business (B2B) Business to Business eCommerce memiliki karakteristik: a) Trading partners yang sudah diketahui dan umumnya memiliki hubungan (relationship) yang cukup lama. dan akurasi informasi yang dikumpulkan serta diproses. kelompok. Penipuan di Internet. Penipuan di Internet: pemberitaaan berita hoax dan hal-hal yang memberikan informasi bersifat palsu serta negatif.com oleh orang yang bukan Soni Sandoro. (Akhirnya pengadilan memutuskan Soni Sandoro yang betulan yang menang).2. Adanya perdagangan global membuat permasalahan menjadi semakin keruh. kebenaran. misalnya setiap hari. 6. b) Pertukaran data (data exchange) berlangsung berulang-ulang dan secara berkala. Biasanya ketika suatu sistem otomasi diterapkan. 4. praktik pendaftaran nama domain dengan harapan dapat menjualnya kembali dengan harga tinggi G. Dengan kata lain. tidak harus menunggu parternya. servis yang digunakan sudah tertentu.atau bahkan dihilangkan.Siapa yang bertanggung jawab atas berbagai kesalahan dalam informasi dan kompensasi apa yang seharusnya diberikan kepada pihak yangdirugikan. c) Salah satu pelaku dapat melakukan inisiatif untuk mengirimkan data. Hak ini berlaku untuk individu. Informasi hanya dipertukarkan dengan partner tersebut. dan institusi. Pengangguran dan pemindahan kerja. Hal ini memudahkan pertukaran data untuk dua entiti yang menggunakan standar yang sama. Nama Domain: Contoh kasus adalah pendaftaran domain SoniSandoro. JENIS E-COMMERCE E-Commerce dapat dibagi menjadi beberapa jenis yang memiliki karakteristik berbeda-beda. Trademark menjadi global. akan tetapi beberapa jenis pekerjaan menjadi makin kurang nilainya. informasi mengenai diri sendiri dapat dikomunikasikan kepada pihak lain. Cybersquatting. 3. d) Model yang umum digunakan adalah peer-to-peer. Isu akurasi: autentikasi. Dikarenakan sudah mengenal lawan komunikasi. 7. maka jenis informasi yang dikirimkan dapat disusun sesuai dengan kebutuhan dan kepercayaan (trust). 1. dengan format data yang sudah disepakati bersama. 5. produktivitas dan jumlah tempat pekerjaan secara keseluruhan meningkat.

Seperti penambahan aksesoris. seperti usulan pembelian Menyediakan media komunitas untuk berdiskusi dengan pelanggan lain. konsumen mendapatkan pelayanan khusus. e-commerce bersfitat universal yang hanya tidak terpaku pada daerah-daerah tertentu.hemat biaya dan waktu. cepat dan ramah Menyediakan informasi barang dan jasa yang lengkap dan jelas Menyediakan banyak bonus. Hal-hal yang sering meragukan konsumen untuk melakukan kegiatan jual beli dengan menggunakan system e commerce adalah penipuan dengan cara pencurian identitas dan membohongi pelanggan. maka tiket yang dipesan sudah ada. Perusahaan dapat melakukan hal– hal berikut ini untuk mendapatkan keunggulan kompetitif di dalam sistem perdagangan e commerce: 1. pergantian warna dan lain-lain. E-commerce merupakan sistem dagang yang paling sempurna pada saat ini. 4. 6. 11 | P a g e . seperti pemberian poin yang bisa ditukar dengan hadiah Memberikan perhatian khusus. Dengan menggunakan sistem e commerce. hal ini merupakan daya tarik tersendiri bagi konsumen karena. konsumen merasa lebih dekat kepada pihak produsen (penjual) hal ini dikarenakan. Seperti perusahaan garuda indonesia yang menyediakan layanan pemesanan tiket secara on-line selama 24 jam. Dengan menggunakan sistem e-commerce tentunya persuahaan merasa bahwa profit yang diterimanya selama ini meningkat karena konsumen menyukai sistem e-commerce ini. Hal ini dilakukan dengan cara menanyakan kepuasan dari pelayanan dan perhatian kepada pelanggan seperti mengucapkan selamat ualng tahun kepada pelanggannya. Menyediakan harga yang kompertitif Menyediakan jasa pembelian yang tanggap. tetapi juga untuk melakukan pengkolaborasian mitra bisni. Kesimpulan Dengan sistem penjualan e-commerce. seperti blog resmi dari perusahaan tersebut. hanya cukup melakukan beberapa kali click saja. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya perusahaan yang menerapkan sistem perdagangan e commerce. Hal ini juga diperngaruhi oleh hukum yang bekembang dalam hal e commerce ini. lowongan pekerjaan dll. Selain mendapatkan pelayanan khusus. Seperti halnya berbelanja dengan mendesain sendiri sebuah produk yang ditawarkan. 5. e-comemrce tidak hanya dilakukan untuk menjual produk dengan cara menggunakan media internet. e-comemrce dinilai sangatlah praktis. dengan adanya sistem e commerce konsumen tidak perlu repot-repot datang ke kantor penjulan tiket. Ini membuat pelanngan merasa lebih nyaman kepada penjual tersebut. Perdagangan e-commerce dapat dilakukan secara 24 jam selama 7 hari dan dapat dilakukan dimana saja praktis dan efesien. 2. pihak penjual bisa membujuk setiap konsumennya dengan cara melakukan hal-hal yang tidak dapat dilakukan pejual lain yang tidak menggunakan sistem e commerce. Tetapi hanya melakukan segmentasi pasar untuk mengetahui produk yang dijual oleh suatu perusahaan mengarah ke segmen pasar apa.BAB III PENUTUP A. 3.

com/2009/01/e-commerce-pasar-digitalbarang-digital.blogspot.html 12 | P a g e .com http://suciwulansari54.DAFTAR PUSTAKA www.e-commerce.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful