P. 1
Kerajaan-Kerajaan Hindu-Budha Di Indonesia - SEJARAH

Kerajaan-Kerajaan Hindu-Budha Di Indonesia - SEJARAH

|Views: 121|Likes:
Published by Fyan Heinze

More info:

Published by: Fyan Heinze on May 08, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/08/2012

pdf

text

original

Kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia.

Kerajaan Kutai Kerajaan tertua bercorak Hindu di Indonesia adalah kerajaan Kutai. Kerajaan ini terletak di Kalimantan, tepatnya di hulu sungai Mahakam. Nama Kutai diambil dari nama tempat ditemukannya prasasti yang menggambarkan kerajaan tersebut. Tujuh buah yupa merupakan sumber utama bagi para ahli untuk menginterpretasikan sejarah Kerajaan Kutai. Dari salah satu yupa tersebut, diketahui bahwa raja yang memerintah Kerajaan Kutai saat itu adalah Mulawarman. Mulawarman adalah anak Aswawarman dan cucu Kudungga, Nama Mulawarman dan Aswawarman sangat kental dengan pengaruh bahasa Sansekerta. Putra Kudungga, Aswawarman, kemungkinan adalah raja pertama kerajaan Kutai yang bercorak Hindu. Ia juga diketahui sebagai pendiri dinasti Kerajaan Kutai sehingga diberi gelar Wangsakerta, yang artinya pembentuk Keluarga. Putra Aswawarman adalah Mulawarman. Dari yupa, diketahui bahwa pada masa pemerintahan Mulawarman, Kerajaan Kutai mengalami masa keemasan. Wilayah kekuasaannya meliputi hamper seluruh wilayah Kalimantan Timur. Rakyat Kutai hidup sejahtera dan makmur.

Kerajaan Tarumanegara Sumber sejarah Kerajaan Tarumanegara diperoleh dari prasasti-prasasti yang berhasil ditemukan. Namun, tulisan pada beberapa prasati, seperti pada Prasati Muara Cianten dan Prasasti Pasir Awi sampai saat ini belum dapat diartikan. Banyak informasi berhasil diperoleh dari tulisan pada kelima prasasti lainnya, terutama Prasasti Tugu yang merupakan prasasti terpanjang, Tujuh prasasti dari kerajaan Tarumanegara adalah: Prasasti Ciaruteun, Prasasti Kebon Kopi, Prasasti Jambu, Prasasti Muara Cianten, Prasasti Tugu, Prasasti Pasir Awi, dan Prasasti Munjul. Sumber sejarah penting lain yang dapat menjadi bukti keberadaan kerajaan Tarumanegara adalah catatan sejarah pengelana Cina. Catatan sejarah pengelana Cina yang menyebutkan keberadaan Kerajaan Tarumanegara adalah catatan perjalanan pendeta Cina Fa-Hsein, pada tahun414 dan catatan kerajaan Dinasti Sui dan Dinasti Tang. Dari salah satu prasasti, yakniPrasati Ciaruteun yang ditemukan di Desa Ciampea, Bogor, diketahui bahwa Purnawarman dikenal sebagai raja yang gagah berani. Data sejarah yang lebih jelas, terdapat pada Prasasti Tugu. Pada prasasti yang panjang ini, dikatakan bahwa pada tahun pemerintahannya yang ke-22, Purnawarman telah menggali Sungai Gomati. Dari prasati tersebut, dapat disimpulkan bahwa Purnawarman memerintah dalam waktu yang cukup lama.

Pada perkembangannya. Sumber sejarah lain yang dapat dipergunakan sebagai petunjuk keberadaan Kerajaan Melayu adalah catatan dari seorang pengelana dari Cina yang bernama I-Tsing (671-695). Raja Kertanegara dari kerajaan di Jawa mengadakan ekspedisi penaklukan ke Sumatra. Di sepanjang alur Sungai Batanghari ditemukan banyak peninggalan berupa candi dan arca. pantai timur Sumatra. pada mulanya berpusat di sekitar Sungai Batanghari. Nama kerajaan Sriwijaya selanjutnya mendominasi hamper seluruh informasi tentang kerajaan dari Sumatra pada abad ke -7 hingga ke-11. Pada masa itu. wilayah kerajaan Sriwijaya meluas hingga meliputi wilayah Kerajaan Melayu. putra Adwayawarman memerintah Kerajaan Melayu. Daerah Jambi sebelumnya adalah wilayah kerajaan Melayu. Sepanjang abad ke-8. Ekspedisi tersebut disebut ekspedisi Pamalayu. Berdasarkan bukti-bukti sejarah yang bias ditemukan. bias disimpilkan bahwa Sriwijaya telah menaklukan dan menguasai kerajaan-kerajaan disekitarnya. Ekspansi wilayah Kerajaan Sriwijaya pada abad ke-7 menuju ke arah selatan dan meliputi daerah perdagangan Jawa di Selat Sunda. dapat diketahui bahwa Raja Dapunta Hyang berhasil memperluas wilayah kekuasaannya dengan menaklukan daerah Minangatamwan. tepatnya di tepi alur Sungai Batanghari. Ia menyebutkan bahwa pada abad ke-7 terdapat sebuah kerajaan bernama Kerajaan Melayu yang secara politik dimasukkan ke dalam wilayah kekuasaan Kerajaan Sriwijaya. kegiatan perdagangan luar negeri ditunjang juga dengan penaklukan wilayah-wilayah sekitar. pada tahun 1275. Menurut Kitab Negarakertagama. Kerajaan Sriwijaya memulai peranannya sebagai kerajaan maritim dan perdagangan yang kuat dan berpengaruh di Selat Malaka. Sejarah tentang Raja Balaputradewa dimuat dalam dua prasasti. Dengan dikuasainya wilayah Jambi. . Setelah cukup lama di bawah kekuasaan Sriwijaya. yaitu Prasasti Nalanda dan Prasasti Ligor. Adityawarman memerintah hingga tahun 1375.Kerajaan Melayu Kerajaan-kerajaan Buddha di Sumatra muncul pada sekitar abad ke-6 dan ke-7. wilayah Kerajaan Sriwijaya meluas kea rah utara dengan menguasai Semenanjung Malaya dan daerah perdagangan di Selat Malaka dan Laut Cina Selatan. Pada tahun 692. digantikan oleh anaknya Anangwarman. Dari Prasasti Kedukan Bukit (683). Daerah itu merupakan wilayah taklukan pertama Kerajaan Sriwijaya. Kemudian. diketahui bahwa Kerajaan Melayu terletak ke dalam Selat Malaka yang merupakan jalur perdagangan terdekat antara India dan Cina. Pada abad 17. Jambi. yaitu Kerajaan Melayu dan Kerajaan Sriwijaya. ketika I-Tsing. Kerajaan Melayu merupakan salah satu kerajaan tertua di Indonesia. Kerajaan Melayu muncul kembali sebagai pusat kekuasaan di Sumatra. Kerajaan Sriwijaya mengalami kejayaan pada masa pemerintahan Raja Balaputradewa. adityawarman. Sejarah mencatat ada dua kerajaan bercorak Buddha di Sumatra. Kerajaan Melayu diperkirakan berpusat di daerah Jambi. Catatan mengenai kerajaan-kerajaan di Sumatra didapat dari seorang pendeta Buddha bernama I-Tsing yang pernah tinggal di Sriwijaya antara tahun 685-689 M. Dari cerita I-Tsing. Kerajaan Sriwijaya Kerajaan Sriwijaya yang muncul pada abad ke-6. dan Sunda (kini wilayah Jawa Barat). Semenanjung Malaya.

Besarnya pengaruh Kerajaan Sriwijaya itu menyebabkan Kerajaan Mataram Kuno semakin terdesak ke wilayah timur. pada sekitar abad ke-8. terjadi serangan-serangan dari Sriwijawa ke Kerajaan Mataram Kuno. Candi Plaosan dan Candi Kalasan. Dari bukti-bukti tersebut. Selama abad ke-7 sampai ke-9. Pusat pemerintahan Kerajaan Mataram Kuno disebut Bhumi Mataram yang terletak di pedalaman Jawa Tenggah. Hal ini ditempuh dengan cara mengundang pendeta-pendeta Hindu untuk mengajar di Kerajaan Mataram Kuno. Hal itu disebabkan oleh seranggan yang dilancarkan Kerajaan Chola di bawah pimpinan Rajendracoladewa atas wilayah Sriwijaya di semenanjung Malaya. 2. Dinasti Sanjaya Prasasti Canggal yang ditemukan di halaman Candi Gunung Wukir memberikan gambaran yang cukup jelas tentang kehidupan politik Kerajaan Mataram Kuno. Sungai Progo. Sanjaya dinobatkan sebagai raja pada tahun 717 dengan gelar Rakai Mataram Sang Ratu Sanjaya. Prasasti ini bertuliskan tahun654 Saka atau 732. Raja Mataram Kuno selanjutnya adalah Rakai Pikatan. Raja Sanna kemudian digantikan oleh keponakannya Sanjaya. diketahui bahwa Raja Rakai Panangkaran beragama Buddha. Kerajaan Mataram Kuno diperintah oleh putranya yang bernama Rakai Panangkaran. Terjadinya Letusan Gunung Merapi yang dianggap sebagai tanda pralaya atau kehancuran dunia. Pusat pemerintahan Kerajaan Mataram Kuno juga sempat berpindah ke Jawa Timur. perkembangan sebuah Kerajaan Mataram Kuno. penguasa Mataram Kuno. Persaingan dengan Dinasti Syilendra yang waktu itu . Daerah tersebut memiliki banyak pegununggan dan sungai seperti Sungai Bogowanto. Sanjaya menyebarkan pengaruh Hindu di pulau Jawa. Raja Rakai Panangkaran banyak mendirikan candi. Raja Sanjaya dianggap sebagai pendiri Dinasti Sanjaya. Masa pemerintahan Sanna dan Sanjaya dapat kita ketahui dari deskripsi kitab Carita Parahyangan. hubungan Kerajaan Sriwijaya dan kerajaan Chola dari India yang semula sangat erat mulai renggang. seperti Candi Sewu. Pada masa pemerintahan Sri Sanggrama Wijayatunggawarman. Kedududkan Sanjaya sangat kuat dan berhasil menyejahterakan rakyat Kerajaan Mataram Kuno. Kemudian. Raja Sanjaya juga mulai pembangunan kuil-kuil pemujaan berbentuk candi. Kerajaan Mataram Kuno Di wilayah Jawa Tenggah. yaitu Prasasti Balitung. Raja Mataram Kuno setelah Rakai Panangkaran berturut-turut adalah Rakai Warak dan Rakai Garung. Kerajaan Mataram Kuno didirikan oleh Raja Sanna. Perpindahan Kerajaan Mataram Kuno dari Jawa Tenggah ke Jawa Timur disebabkan oleh dua hal: 1. Serangan-serangan tersebut menyebabkan kemunduran kerajaan Sriwijaya. ditulis dengan huruf Palawa yang menggunakan bahasa Sansekerta. letak kerajaan di Jawa Tenggah dianggap tidak layak lagi untuk ditempati. Stelah Raja Sanjaya meninggal.Raja kerajaan Sriwijaya yang terakhir adalah Sri Sanggrama Wijayatunggawarman. Dalam prasasti lain. dan Bengawan Solo.

yang membuat kacau ibu kota. Rakai Pikatan dan raja-raja Mataram Kuno berikutnya masih tetap menganut agama Hindu Siwa. Kerajaan Mataram Kuno dilanda kekacauan dari dalam.diperintahkan oleh Raja Samaratungga dianggap menghalangi cita-citanya untuk menjadi Penguasa tunggal di Pulau Jawa. Prasasti yang juga dikenal sebagai Prasasti Mantyasih ini adalah prasasti pertama di Kerajaan Mataram Kuno yang memuat silsilah pemerintahan Dinasti Sanjaya di Kerajaan Mataram Kuno. wilayah kerajaan mataram kuno juga . Hal ini dapat dapat diketahu dari Prasasti Nalanda (India). tidak lama memerintah Kerajaan Mataram Kuno. yang pada masa pemerintahan Raja Balitung menjabat Rakryan i Hino. Raja Balitung menyempurnakan struktur pemerintahan dengan menambah susunan hierarki. Sementara itu. yaitu Rakryan I Hino sebagai tangan kanan raja yang didampingi oleh dua pejabat lainnya. wilayah Kerajaan Mataram Kuno menjadi semakin luas kearah selatan (sekarang yogyakarta).dan Rakryan I Sirikan Struktur tiga pejabat itu menjadi warisan yang terus digunakan oleh kerajaan-kerajaan Hindu berikutnya. Selain struktur pemerintahan baru. Namun. Bawahan Raja Mataram terdiri atas tiga pejabat penting. Seperti Candi Prambanan. Raja Mataram Kuno yang diketahui kemudian adalah Dyah Balitung yang bergelar Sri Maharaja Rakai Watukura Dyah Balitung Dharmodaya Maha Dambhu adalah Raja Mataram Kuno yang sngat terkenal. Menurut beberapa Prasasti. Dibawah pimpinan Sri Maharaja Rakai Wawa. Setelah Raja Balitung wafat pada tahun 910. dibangun kuil pemujaan berbentuk candi. Pada masa ini. Balaputradewa mengalami kekalahan dan melarikan diri ke Swarnadwipa(Sumatra). perkawinan antara Rakai Pikatan dengan Pramodawardhani tidak berjalan lancer. menunjukkan telah terjadinya perang saudara antara Rakai Pikatan dengan Balaputradewa. seperti Prasasti Ratu Boko (856). dari keluarga Syailendra. Sri Maharaja Tulodhong juga mengalami nasib serupa. Pada masa itu. Dewan yang terdiri atas lima patih yang dipimpin oleh seorang mahapatih ini sangat penting perananya. seperti Kerajaan Singasari dan Majapahit. Kekuasaan beralih kepada Balaputradewa yang merupakan adik tiri dari Pramodawardhani. Menurut Prasasti Siwagraha. Raja Balitung juga menulis Prasasti Balitung. Raja Mataram selanjutnya adalah Rakai Watuhumalang. Pada abad ke-9 terjadi penggabungan kedua dinasti tersebut melalui pernikahan politik antara Rakai Pikatan dari keluarga Sanjaya dengan Pramodawardhani (Putri Raja Samaratungga). Rakryan I Halu. Setelah Balaputradewa dikalahkan. Daerah ini dahulunya adalah wilayah Dinasti Syailendra. kerajaan Mataram Kuno diperintah oleh Rakai Kayuwangi dibantu oleh sebuah dewan penasehat yang juga jd pelaksana pemerintahan. Ia kemudian berkuasa sebagai raja. Rakai Pikatan mengusahakan agar rakyat dinasti Sanjaya dan Syailndra dapat hidup rukun. Raja Balitung berhasil menyatukan kembali Kerajaan Mataram Kuno dari ancaman perpecahan. yang menyatakan bahwa Raja Deewapaladewa dari Bengala menghadiahkan sebidang tanah kepada Raja Balaputradewa dari Swarnadwipa untuk membagun sebuah biara. Kerajaan Mataram Kuno masih mengalami pemerintahan tiga raja sebelum akhirnya pusat kerajaan pindah ke Jawa Timur. Sri Maharaja Daksa. Setelah Samaratungga wafat. Dimasa pemerintahannya. setelah Rakai Pikatan wafat. kekuatan ekonomi dan politik Kerajaan Sriwijaya makin mendesak kedudukan Mataram di Jawa. mengantikan kakeknya di kerajaan Sriwijaya. Penggantinya. Berdasarkan Prasasti Balitung.

dan Nganjuk. dan Nalanda. ia melarikan diri ke Kerajaan Sriwijaya. Pengaruh Dinasti Syailendra terhadap kerajaan Sriwijaya juga semakin kuat karena Raja Indra menjalankan strategi perkawinan politik. Prasasti Nalanda (860). Dinasti Syailendra muncul dalam sejarah Kerajaan Mataram Kuno tidak lebih dari satu abad. Dinasti Syailendra Dinasti Syailendra berkuasa didaerah Begelan dan Yogyakarta pada pertengahan abad ke-8. Jombang. Namun. tepatnya di muara Sungai Brantas. Balaputradewa kemudian melarikan diri ke Kerajaan Sriwijaya dan menjadi raja disana. Hal itu kita ketahui dari prasasti Kalasan yang menyebutkan bahwa Rakai Panangkaran dari keluarga Sanjaya diperintah oleh Raja Wisnu untuk mendirikan Candi Kalasan. untuk mendirikan sebuah bangunan suci bagi Dewi Tara dan sebuah vihara bagi para pendeta. Kemudian. Beberapa sumber sejarah tentang Dinasti Syailendra yang berhasil ditemukan. wilayah kekuasaan Kerajaan Medang Kemulan mencakup daerah Nganjuk. sebelum Candi tersebut selesai dibangun. Prasasti bertahun 933 yang ditemukan di Tangeran. Pada abad ke-8. antara lain prasasti Kalasan. Kerajaan ini didirikan oleh Mpu Sindok. penguasa Dinasti Syailendra. Prasasti Ratu Boko (856). Kelurak. menyebutkan bahwa Raja Mpu Sindok memerintah Kerajaan Medang Kemulan bersama permaisurinya Sri Wardhani Mpu Kebi.dilanda oleh bencana letusan Gunung Merapi yang sangat membahayakan ibu kota kerajaan. Seluruh masalah ini tidak dapat diselesaikan oleh Rakai Wawa. Kedudukannya kemudian digantikan oleh Mpu Sindok yang waktu itu menjadi Rakryan i Hino. menyebutkan Raja Balaputradewa kalah dalam perang saudara melawan kakaknya. Pasuruan. Pada masa kekuasaannya. antara lain adalah Prasasti Mpu Sindok dan Prasasti Kalkuta. Bangil. menyebutkan asal usul Raja Balaputradewa. Kerajaan Medang Kemulan Kerajaan Medang kemulan diperkirakan terletak di Jawa Timur. yaitu Pramodhawardani. Selain Prasasti Mpu Sindok. dan Malang. sumber sejarah yang lain adalah Prasasti Kalkuta. Disebutkan bahwa Raja Balaputradewa adalah putra dari Raja Samaratungga dan cucu dari Raja Indra. sebuah candi Buddha. Ratu Boko. Prasasti Kalasan (778). Raja Indra mengawinkan putranya yang bernama Samaratungga dengan salah seorang putri Raja Sriwijaya. dalam sebuah perang saudara. menyebutkan nama Rakai Panangkaran yang diperintahkan oleh Raja Wisnu. Ia wafat secara mendadak. . Rakai Panangkaran kemudian memberikan Desa Kalasan kepada Sanggha Buddha. Dinasti Sanjaya yang memerintah KerajaanMataram Kuno mulai terdesak oleh dinasti Syailendra. Pada awalnya. Pengganti Raja Indra adalah Raja Samaratungga. Prasasti Mpu Sindok ditemukan di Tangeran. Raja Samaratungga meninggal dunia. Surabaya. setelah ia memindahkan pusat pemerintahan Kerajaan Mataram Kuno dari Jawa Tengah ke Jawa Timur. Prasasti yang menyebutkan keberadaan Kerajaan Medang Kemulan. dibangun Candi Borobudur. Ibu kota Medang Kemulan adalah Watan Mas.

Ia dibantu oleh Narottama yang diberi gelar Rakryan Kanuruhan. rupanya sang putrid tidak berambisi menjadi raja dan memilih menjadi pertapa. Jenggala beribu kota di Kahuripan dan Panjalu beribukota di Daha. Raja kerajaan kediri selanjutnya adalah Bameswara. Bameswara bergelar Sri Maharaja Rakai Sirikan Sri Kameshwara Sakalabhuwanatushtikarana Sarwwaniwaryyawiryya Parakrama Digjayatunggadewa. Raja Wurawari yang dulu menghancurkan Dharmawangsa berhasil dikalahkan. Kerajaan Kediri Raja Sri Jayawarsha merupakan raja pertama Kerajaan Kediri. Airlangga memutuskan untuk membagi kerajaan menjadi dua. Dengan bantuan seorang Brahmana bernama Mpu Bharada. Airlangga (menantu Dharmawangsa) berhasil melarikan diri ke hutan Wonogiri bersama pengawalnya. Dengan mundurnya putri mahkota. Jayabhaya bergelar Sri Maharaja Sri Warmmeswara Madhusudanawataranindita Suhrtsingha Parkrama Digjayotunggadewa Jayabhayalanchana. Mpu Sindok memerintah bersama permaisuri yang bernama Mpu Kebi. putrid Jayabhaya. Airlangga mulai menata negaranya. yang bergelar Sri Prameswari Wardhani Mpu Kebi. Dari prasasti ini di ketahui bahwa pada tahun 1016 Kerajaan Medang Kemulan diserang oleh Kerajaan Wurawari dan Waram. pada tahun 1032. Narottama.Prasasti bertahun 951 M ini berasal dari Raja Airlangga yang menyebutkan silsilah keturunan rajaraja dari Raja Mpu Sindok. Setelah musuh-musuhnys dikalahkan. pada tahun 1044. Nama permaisuri Mpu Kebi atau Dyah kebi ini dapat ditemukan dalam Prasasti Cunggrang dan Prasasti Geweg. Pada tahun 1029. Mereka hidup bersama dengan para pertapa selama hamper dua tahun sampai akhirnya Airlangga berhasil menguasasi Kerajaan Medang Kemulan kembali pada tahun 1019. Kerajaan Medang Kemulan dibagi dua. Hal itu dilakukan Raja Airlangga untuk mencegah terjadinya perang saudara. termasuk Sri Maharaja Dharmawangsa. diceritakan bahwa Raja Bameswara adalah keturunan pendiri Dinasti Isyana yang menikah dengan Chandra Kirana. Raja yang bergelar Sri Jayawarsha Digjaya Shastra Prabhu ini mengaku dirinya sebagai titisan Dewa Wisnu seperti Airlangga. Dalam peristiwa itu. karangan Mpu Dharmaja. Setahun Kemudian. kita memperoleh keterangan tentang para pengganti Mpu Sindok. Airlangga berhasil mengalahkan Raja Wishnupraba dari Waratan. Mpu Sindok pernah memangku jabatan sebagai Rakai Halu dan Rakai Mapatih i Hino pada kerajaan Mataram. Airlangga kemudian mengangkat putrinya yang bernama Sanggraman Wijayatunggadewi menjadi Rakryan Mahamantri i Hino untuk menjadi raja. Dari Prasasti Pucangan. Dari beberapa sumber yang ditemukan. Mpu Sindok memerintah Kerajaan Medang Kemulan dari tahun 929 hingga 948. Pengganti Mpu Sindok yang terkenal adalah Sri Dharmawangsa dengan gelar Teguh Anantawikramattanggadewa. Dalam kitab Kakawin Smaradahana. terjadi perang saudara ini diabadikan dalam bentuk Kakawin Bharatayuddha yang ditulis oleh Mpu Sedah dan Mpu . diketahui bahwa sebelum menjadi raja. Kedua kerajaan ini masing-masing dipimpin oleh dua putranya. Raja Wengker berhasil ditaklukannya. Pulau Jawa digambarkan mengalami sebuah pralaya (tragedy) yang menyebabkan banyak orang yang meninggal. Namun. Akhirnya. Kerajan Jenggala (yang berarti hutan)dan Kerajaan Panjalu (kediri). Pada masa pemerintahan Jayabhaya.

Ken Arok menyatukan Kerajaan Kediri dan Tumapel. Setelah Gandra. Anusapati . cerita-cerita panji atau kepehlawanan banyak dihasilkan seperti juga bentu cerita kakawin. dalam pertempuran di Ganter. Agni Bhaya. Para pejabat diberi gelar tertentu dengan nama-nama hewan. dan Dewi Rimbu. Setelah Ken Arok wafat. Kediri mulai mengalami masalah dan ketidakstabilan. sebagai balas dendam terhadap kematian Ayahnya. Hal ini karena Kertajaya berusaha membatasi dan mengurangi hak istimewa para kaum Brahmana saat itu. Pengganti Jayabhaya yaitu Sarweswara dari Aryyeswara. Ia bergelar Sri Rangga Rajasa (Rajasawangsa) atau Girindrawangsa di Jawa Timur. Pasukan Ken Arok berhasil menghancurkan kekuasaan pasukan Kertajaya dan dengan sendirinya mengakhiri kekuasaan Kerajaan Kediri. Ketika Ken Arok berkuasa di Tumapel. Penggunaan nama-nama tersebut menjadi tanda pengenal kepangkatan tertentu di Kerajaan Kediri. serta mendirikan Kerajaan Singasari. dan Dewi Rambi. seperti Pararaton (Kitab Raja-Raja) dan Negarakertagama. Kerajaan Singasari Sumber sejarah tentang Kerajaan Singasari di Jawa Timur adalah kitab-kitab kuno. Panji Wregola. Namun. Pada tahun1227. terjadi arus pelarian para Brahmana dari wilayah Kediri menuju Tumampel. Pada masa pemerintahannya. Ken Arok mempunyai empat orang anak. di daerah Tumapel (sekarang Malang) muncul kekuatan baru di bawah pimpinan Ken Arok. tidak banyak diketahui. Raja berikutnya adalah Gandra. Kedua kitab itu berisis sejarah raja-raja. Kemudian. pemerintahan Kerajaan Kediri dipimpin oleh Raja Kameshwara. masa pemerintahan Ken Arok berakhir ketika ia dibunuh oleh anak tirinya Anusapati. Gandra menyempurnakan struktur pemerintahan yang diwariskan Kerajaan Medang Kemulan. yaitu Anusapati yang merupakan anak Tunggal Tunggul ametung dan Ken Dedes. Kerajaan Singasari dan majapahit yang saling berhubungan erat. ia mengalami kekalahan dan meninggal. Pada masa pemerintahannya. Panji Sabrang. yaitu Panji Tohjaya. Tunggul Ametung adalah Bupati Tumapel yang dibunuh Ken Arok. Para Brahmana tersebut melarikan diri ke Tumapel.Punuluh. Pada masa pemerintahannya. Jayabhaya berhasil memenangkan perang saudara tersebut sehingga wilayah Kediri berhasil disatukan lagi dengan wilayah Jenggala. seperti Gajah atau Kebo. Perlahan-lahan. Peristiwa kemenangan ini diabadikan dalam Prasasti Ngantang. yaitu Mahisa Wong ateleng. Pemerintahan Kameshwara ditandai dengan pesatnya hasil karya sastra Jawa. Diceritakan bahwa Ken Arok dibunuh dengan menggunakan keris Mpu Gandring yang di pakai untuk membunuh Tunggul Ametung. Kertajaya menyikapi arus pelarian ini dengan mengerahkan tentara Kerajaan Kediri untuk menyerbu Tumapel. Dari istri yang pertamanya yang bernama Ken Umang. di Kerajaan Kediri berlangsung perselisihan antara Raja Kertajaya dengan para Brahmana. Panji Sudhatu. Ken Arok juga memiliki seorang anak tiri. Kemudian Ken Arok dimakamkan di Kagenengan (sebelah selatan Singasari). Dari perkawinannya dengan Ken Dedes. Perang antara pasukan Kertajaya dan Ken Arok terjadi di Ganter (1222). Ken Arok mempunyai empat orang anak. Raja kerajaan Kediri berikutnya adalah Kertajaya atau Srengga.

beserta rayatnya menyambut hadiah itu dengan suka cita. Anusapati memerintah sampai tahun 1248.yang bergelar Amusanatha. Setelah tohjaya wafat. yaitu Rakryan Apatih. memperoleh anugrah kedudukan sebagai Ratu Angabhaya. dan Rakryan Kanuruhan. Setelah ayahnya wafat. Pada tahun 1275. naik tahta sebagai raja kedua Kerajaan Singasari. Raja Kertanegara adalah raja yang terkenal dan terbesar dari kerajaan Singasari. anak Mahisa Wong Ateleng. Di Candi Jago (Jajaghu) sebagai Buddha Amoghapasha dan di Candi Weleri sebagai Siwa. anak Anusapati. Kerajaan Melayu berhasil di taklukan tahun1260. Hal ini menunjukkan bahwa Kerajaan Melayu secara resmi berada dibawah kekuasaan Raja Kertanegara. Dalam ekspedisi tersebut. Dalam menjalankan pemerintahan. Tujuh pengiriman arca dan penaklukan Kejaan Melayu adalah untuk menghadang rencana perluasan kekuasaan Kaisar Kubilai Khan dari Cina. Rakryan i Sirikan dan Rakryan i Halu. Dibawah ketiga Mahamantri. Tribhuwana atau Raja Mulawarmandewa. Tohjaya membunuh Anusapati juga dengan mengunakan keris Mpu Gandring. masih terdapat pula tiga orang pejabat bawahan. jenazahanusapati diperabukan di Candi Kidal. Kertanegara bercita-cita memperluas Kerajaan Singasari hingga keluar Pulau Jawa yang disebut dengan istilah Cakrawala Mandala. Diceritakan bahwa sudah beberapa kali utusan dari Cina dating ke Kerajaan Melayu menurut pengakuan untuk tunduk kepada Cina. Pemberontakan Ranggawuni berhasil menyerbu masuk ke istana dan melukai Tohjaya dengan tombak. Raja Kertanegara menolak mengirim upeti atau utusan sebagai pernyataan tunduk. Raja Kertanegara menolak mengirim upeti atau utusan sebagai pernyataan tunduk kepada Cina. diangkat pejabat yang disebut Dharmadhyaksa ri Kasogatan. pejabat terpenting kedua di Kerajaan Singgasari dengan gelar Narasinghamurti. Kertanegara juga membawa putrid Melayu kembali ke Singasari untuk dinikahkan dengan salah seorang bangsawan Singasari. Setelah Wafat. Kertanegara dibantu oleh tiga orang pejabat bawahan. Ketika Wishnuwardhana meninggal di Mandaragiri. . Ia tidak lama memerintah karena terjadi pemberontakan yang dilakukan oleh orang-orang Sinelir dan Rajasa yang digerakkan oleh Ranggawuni. Wishnuwardhana menobatkan anaknya yang bernama Kertanegara sebagai Yuwaraja atau Kumararaja (Raja Muda). Ranggawuni dibantu oleh Mahisa Cempaka. Ranggawuni naik tahta pada tahun 1248 M dengan gelar Sri Jaya Wishnuwardhana. yaitu Rakryan i Hino. ia mengirim pasukan ke Sumatra untuk menguasai Kerajaan Melayu yang disebut sebagai ekspedisi Pamalayu. Mahisa Cempaka yang telah membantunya merebut tahta. Tohjaya kemudian mengantikan Anusapati menjadi Raja di Kerajaan singasari pada tahun 1248. Raja Melayu saat itu. Untuk mengatur soal keagamaan. merencanakan pembalasan dendam. Kertanegara mendampingi ayahnya memerintah sampai tahun 1268. Tohjaya yang mengetahui bahwa ayahnya dibunuh oleh Anusapati. ia dimuliakan di dua tempat yang berbeda. Peristiwa ini diabadikan pada alas patung Amoghapasha di Padangroco (Sungai Langsat) yang berangka tahun 1286. Tahta kerajaan Singasari kembali kosong. Rakryan Demung. Kertanegara sebagai raja muda langsung dinobatkan sebagai Raja Singasari. Dengan wafatnya Tohjoyo. saudara tiri Anusapati dari ibu yang sama. Pada tahun 1254. tetapi akhirnya meninggal di Katalang Lumbang. Ia mempunyai semangat Ekspansionis. Tohjaya berhasil dilarikan oleh para pengawalnya ke luar Istana.

ia berhasil membagun pemandian suci Tirta Empul di Manukraya atau Manukaya. Marakatapangkaja naik tahta sebagai raja Kerajaan Bali. . yaitu pembebasan beberapa desa dari pajak sekitar tahun 837 Saka atau 915. Pengganti Tabanendra Warmadewa adalah raja Jayasingha Warmadewa. pada saat serangan musuh dating. Buleleng. Pengganti ratu ini adalah Dharma Udayana Warmadewa. Raja Kediri. Pemerintahan kerajaan Bali selanjutnya dipimpin oleh seorang ratu. Setelah Udayana wafat. Hal ini disebabkan oleh adanya pernikahan antara Udayana dengan Gunapriya Dharmapatni. Beberapa ahli memperkirakan ratu ini adalah putrid Mpu Sindok dari kerajaan Mataram Kuno. Pengganti Sri Keariwarmadewa adalah Ugrasena. Masa pemerintahan kedua raja ini tidak diketahu secara pasti. Ugrasena membuat beberapa kebijakan. Raja Jayakatwang dengan pasukan Kerajaan Kediri menyerang Ibu kota Kerajaan Singasari. Menurut cerita. Pada masa pemerintahan Udayana. Airlangga menikah dengan putrid Darmawngasa dari kerajaan Medang Kemulan. dibangun juga tempat-tempat suci dan pesanggrahan bagi peziarah dan perantau yang kemalaman. Setelah berhasil mengalahkan suku-suku pedalaman Bali. hubungan Kerajaan Bali dan Mataram Kuno berjalan sangat baik. Dari prasasti-prasasti yang ditemukan terlihat bahwa Marakatapangkaja sangat menaruh perhatian pada kesejahteraan rakyatnya. Ratu ini bergelar Sri Maharaja Sri Wijaya Mahadewi. Sementara itu. Pengganti Ugrasena adalah Tabanendra Warmadewa yang memerintah bersama permaisurinya. Ia juga mengusahakn pembangunan candi di Gunung Kawi. Prasasti Sanur dibuat oleh Raja Sri Kesariwarmadewa. Raja Kertanegara beserta para pejabat dan pendeta sedang melakukan upacara Tantrayana sehingga dapat dengan mudah mereka semua dibunuh oleh musuh. Tampaksiring dan Bwahan (Danau Batur). Selama masa pemerintahannya. Putra kedua Udayana ini menjadi raja Bali berikutnya karena putra mahkota Airlangga menjadi raja Medang Kemulan. Pada tahun 1292. dekat Tampak Siring. Kerajaan Singasari akhirnya berhasil direbut oleh Jayakatwang. Sebagian besar pasukan Kerajaan Singasari sedang dikirim ke Sumatra untuk menghadapi serangan pasukan Cina. ia memerintah Kerajaan Bali yang berpusat di Singhamandawa. Kerajaan Bali Informasi tentang raja-raja yang pernah memerintah di Kerajaan Bali diperileh terutama dari prasasti Sanur yang berasal dari 835 Saka atau 913.Pada tahun 1289. Sri Kesariwarmadewa adalah raja pertama di Bali dari Dinasti Warmadewa. Pada sekitar tahun 855 Saka atau 933. Wilayah kekuasaannya meliputi daerah yang luas termasak Gianjar. Desa-desa tersebut kemudian dijadikan sumber penghasilan kayu kerajaan dibawah pengawasan hulu kayu (kepala kehutanan). Raja Jayakatwang di Kerajaan Kediri yang menjadi bawahan Kerajaan Singasari melihat kesempatan yang baik untuk merebut kekuasaan. utusan Cina bernama Meng K'i dikirim pulang ke Cina sehingga Kaisar Kubilai Khan marah dan mengirim pasukan untuk menyerang Kerajaan Singasari. Ia memerintah pada tahun 905 Saka atau 938. Kemudian Jayasadhu Earmadewa. cicit Mpu Sendok yang kemudian dikenal sebagai Mahendradata. Pada masa itu banyak dihasilkan prasasti-prasasti yang menggunakan huruf Nagari dan Kawi serta bahasa Bali Kuno dan Sangsekerta.

Raja ini berusaha mempertahahankan kemerdekaan Bali dari seranggan Majapahit yang di pimpin oleh Gajah Mada. Kerajaan diperintah oleh Rahyang Niskala Wastu Kencana. Peristiwa ini terjadi pada tahun 1357 dan disebut dalam kitab Pararaton sebagai Perang Bubat. tahta Kerajaan Pajajaran kemudian direbut oleh saudara Raja Sena yang bernama Purbasora. Namun. yang memerintah adalah Ragajaya selitar tahun 1155. pusat kerajaan dipindahkan ke Kawali. raja ini disebut juga Prabu Guru Dewataprani. Usaha itu terlambat karena pada tahun1527. lalu Sang Ratu Jayadewata. Ia digantikan oleh Raja Jayapangus (1177-1181). Namun. Raja Pajajaran selanjutnya adalah Jayabhupati. yang berkuasa di Pajajaran adalah Ratu Samiam. Ketika perang Bubat terjadi.Pengganti raja Marakatapangkaja adalah adiknya sendiri yang bernama Anak Wungsu. Raja Sena dan keluarganya terpaksa meninggalkan keratin. pengasuh putra mahkota Wastu Kencana yang masih kecil. Pada masa pemerintahan Sang Ratu Jayadewata. Pada Prasasti Batu Tulis. Sri Baduga Maharaja bersama seluruh pengiringnya tewas. Raja ini digantikan Sri Suradhipa yang memerintah dari tahun1037 Saka hingga 1041 Saka. Raja pertama Kerajaan Pajajaran bernama Sena. Raha Wastu kemudian digantikan oleh Hayam Wuruk. putra Jayadewata. Oleh karena itu Jayadewata bermaksud meminta bantuan Portugis di Malaka untuk menghadapi kerajaan Demak. kerajaan Bali dipimpin oleh Sri Sakalendukirana. Setelah Raja Jayasakti. Raja Suradhipa kemudian digantikanJayasakti. Pusat kekuasaan mula-mula di Samprang. Setelah anak Wungsu. Bali dikuasai Majapahit. pengaruh Islam dari Kerajaan Demak di Jawa Tegah mulai mengancam Kerajaan Pajajaran. jawa Barat. . pelabuhan terbesar Kerajaan Pajajaran. Kerajaan Pajajaran selanjutnya diperintah secara berurutan oleh Wastu Kencana. Kerajaan Pajajaran mengembangkan ajaran Hindu Waisnawa. Tohaan. Tampaknya pengaruh Islam belum masuk ke pusat kerajaan. pasukan yang dipimpin oleh Falatehan dari Demak berhasil menguasai pelabuhan Sunda Kelapa. Hyang Bunisora berkuasa selama 14 tahun. Kerajaan Pajajaran diambil alih oleh Hyang Bunisora (1357-1371). Anak Wungsu adalah raja dari Wangsa Warmadewa terakhir yang berkuasa di kerajaan Bali karena ia tidak mempunyai keturunan. kemudian dipindah ke Gelgel dan Klungkung. Raja Sena berhasil merebut kembali tahta Kerajaan Pajajaran. Pada masa pemerintahannya. Ia mengeluarkan 28 buah prasasti yang menunjukkan kegiatan pemerintahannya. Ketika itu. Ia meninggal pada tahun 1080 dan dimakamkan di Gunung Kawi (Tampak Siring). Sayangnya upaya ini mengalami kegagalan. Pada tahun 1265 Saka tau 1343. Setelah Jayabhupati. Kerajaan Pajajaran Pusat Kerajaan Pajajaran awalnya terletak didaerah Galuh. Raja terakhir Bali adalah Paduka Batara Sri Artasura yang bergelar Ratna Bumi banten (Manikan Pulau Bali). Tidak lama kemudian. Pada masa pemerintahannya. diperkirakan bahwa di Kerajaan Pajajaran telah terdapat penduduk yang beragama islam. Hal ini tergambar dari tulisan seorang ahli sejarah Portugis yang bernama Tome Pires (1513) yang mengatakan bahwa di wilayah timur kerajaan ini terdapat banyak penganut Islam.

Padahal rasa buah itu biasanya manis. Oleh karena itu mereka menamakna permukiman mereka itu sebagai Majapahit. Raden Wijaya berhasil melarikan diri. Mereka tidak menyaka kalau kesempatan itu dipakai oleh Raden Wijaya untuk balik menyerang mereka. Jawa Timur. Raja Wijaya adalah menantu Raja Kertanegara dari kerajaan Singasari. Tujuan mereka adalah menghukum Raja Kertanegara yang menyatakan tidak mau tunduk kepada Kaisar Kubilai Khan dari Cina. Daerah ini merupakan daerah yang diberikan Raja Jayakateang dari Kerajaan Kediri kepada Raden Wijaya. Ketika orang-orang Madura bernama Raden Wijaya membuka hutan di Desa Tarik. Nama kerajaan ini berasal dari buah maja yang pahit rasanya. Maulana Yusuf. Pada tahun1579. Pasukan Raden Wijaya berhasil mengusir armada Cina kembali ketanah airnya. armada Cina yang terdiri dari 1. Dengan bantuan orang-orang Madura. Kerajaan Pajajaran akhirnya runtuh setelah Kerajaan Banten yang bercorak Islam berhasil menguasai Ibu kota kerajaan. Sejak saat itu Kerajaan Majapahit dianggap sudah berdiri. Raja Jayakatwang berhasil dikalahkan. . Kerajaan Pajajaran harus menghadapi serangan Kerajaan Banten dari arah barat. Melihat peluang ini.000 buah kapal dengan 20. yaitu Prabu Ratu Dewata. ia membangun pemuliman di Desa Tarik yang kemudian diberi nama Majapahit tersebut. Mereka tidak mengetahui bahwa Raja Kertanegara dari Singasari itu telah meninggal dikalahkan oleh Raja Jayakatwang dari Kediri. Pada tahun 1292. Kerajaan Kediri tidak mampu menghadapi serangan itu. Kemenangan itu membuat pasukan Cina bergembira dan berpesta pora.000 orang prajurit tiba di Tuban. Kerajaan Majapahit Kerajaan bercorak Hindu yang terakhir dan terbesar di pulau Jawa adalah Majapahit. Raden Wijaya mengambil kesempatan untuk merebut kembali Kerajaan Singasari. Orang-orang Hindu Pajajaran yang tidak mau tunduk pada penguasa Islam akhirnya melarikan diri kedaerah pedalaman dan kemudian hidup sebagai suku Badui. Pengganti Samiam. berusaha mempertahankan ibu kota Pajajaran dari pasukan Maulana Hasanuddin dan putranya. Ia menggabungkan diri dengan pasukan cina dan menyerang Raja Jayakatwang di Kediri. Ia mencari perlindungan kepada Bupati Madura yang bernama Arya Wiraraja. Pada saat Kerajaan Singasari diserbu dan dikalahkan oleh Jayakatwang. mereka menenukan sebuah pohon maja yang berubah pahit.Setelah pelabuhan Sunda Kelapa direbut oleh Kerajaan Demak.

Hayam Muruk dinobatkan sebagai raja Majapahit dan bergelar Sri Rajasanagara. Selain pembrontakan Kuti dan Sumi. digambarkan adanya beberapa pemberontakan di masa pemerintahan Ratu Tribuanatunggadewi. Setelah itu Gajah Mada bersumpah di hadapan Raja dan para pembesar kerajaan bahwa ia tidak akan amukti palapa (memakan buah palapa). Hayam Wuruk tidak memiliki putra . Kerajaan Majapahit mencapai puncak kejayaannya. Suaminya bernama Cakradhara yang berkuasa di Singasari dengan gelar Kertawerdhana. Pada tahun 1350. Pembrontakan yang paling berbahaya adalah pemberontakan di Sadeng dan Keta pada tahun 1331. Pada tahun 1334. Raja Jayanegara diselamatkan oleh pasukan pengawal (Bhayangkari) yang dipimpin oleh Gajah Mada ia kemudian diungsikan ke Desa Bedager. yaitu Candi Simping (Sumberjati) dan Candi Artahpura. Namun pemberontakan itu pemberontakan itu dapat dipadamkan oleh Gajah Mada. Pada tahun 1295. berturut-turut pecah pembrontakan yang dipimpin oleh Rangga lawe dan disusul oleh Saro serta Nambi. Pembrontakan-pembrontakan itu bisa dipadamkan. Pada tahun 1350. Pada awal pemerintahannya Jayanegara harus menghadapi sisa pemberontakan yang meletus dimasa ayahnya masih hidup. Kerajaan Majapahit menguasai wilayah yang sangat luas. Oleh karena ia tidak mempunyai putra ia kemudian digantikan oleh adik perempuannya Bhre Kahuripan yang bergelar Tribuanatunggadewi Jayawishnuwardhani. Raden Wijaya wafat pada tahun 1309 dan mendapat penghormatan di dua tempat. lahirlah putra mahkota Kerajaan Majapahit yang diberi nama Hayam Wuruk. Setelah Raden Wijaya wafat. Ratu Tribuanatunggadewi mengundurkan diri setelah berkuasa 22 tahun. Raja Jayanegara wafat tahun1328 karena dibunuh oleh salah seorang anggota dharmaoutra yang bernama Tanca. Setelah Gajah Mada tidak ada negarawan yang kuat dan bijaksana. putera permaisuri Tribuwaneswari yang bernama Jayanegara menggantikannya sebagai Raja Majapahit.Raden Wijaya naik tahta sebagai Raja Majapahit pada tahun 1293 dengan gelar Sri Kertarajasa Jayawardhana. Dari kitab Negarakertagama. Ia wafat pada tahun 1372. Gajah Mada diangkat sebagai Patih Hamangkubumi. Gajah Mada meninggal tahun 1364.. Dibawah pemerintahan Hayam Wuruk dan Gajah Mada. sebelum ia dapat menundukan Nusantara. Keadaan semakin memburuk setelah Hayam Wuruk juga meninggal pada tahun 1389. Hampir seluruh wilayah Nusantara tunduk pada Majapahit. Meninggalnya Gajah Mada menjadi titik tolak kemunduran Majapahit.

Dengan cara tersebut. Meskipun demikian. Satu demi satu daerah kekuasaannya melepaskan diri. Namun. Masalah kembali timbul ketika tahta Kerajaan Majapahit Majapahit. kembali kosong setelah Kusumawardhani meninggal dunia pada tahun 1400. Pada tahun 1401. dia bukan anak dari permaisuri sehingga tidak berhak mewarisi tahta Kerajaan Majapahit.mahkota. pecah perang antara keluarga Wikramawardhana dan Wirabhumi yang dikenal sebagai Perang Paregreg. menjadi ratu Kerajaan . kemungkinan perpecahan antara Bhre Wirabhumi dan Wikramawardhana berhasil diredam. Menurut catatan. Tahta kerajaan Majapahit diberikan pada menantunya yang bernama Wikramawardhana (suami dari putri mahkota Kusumawardhani). Hayam Wuruk sebenarnya memiliki putra yang bernama Bhre Wirabhumi. Tidak ada lagi raja yang kuat dan mampu memerintah kerajaan yang demikian luas. Wirabhumi tetap diberi kekuasaan di wilayah kekuasaan di wilayah Kerajaan sebelah Timur. Perang Paregreg baru berakhir pada tahun 1406 dengan terbunuhnya Bhre Wirabhumi. yaitu Blambangan. Suhita. Kerajaan Majapahit runtuh sekitar tahun 1500-qn yang didasarkan pada tahun bersimbol Sima Bang Kertaning Bhumi. Wikramawardhana berniat untuk menjadi pendeta dan menunjuk putrinya. Parang saudara ini semakin melemahkan Kerajaan Majapahit.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->