Makalah difusi dan osmosis Transpor pasif Transport pasif merupakan transport ion, molekul, dan senyawa yang

tidak memerlukan energi untuk melewati membran plasma. Transport pasif mencakup osmosis dan difusi. Difusi dibedakan menjadi : 1. Difusi dipermudah dengan saluran protein 2. Difusi dipermudah dengan protein pembawa. Osmosis adalah kasus khusus dari transpor pasif, dimana molekul air berdifusi melewati membran yang bersifat selektif permeabel. Dalam sistem osmosis, dikenal larutan hipertonik (larutan yang mempunyai konsentrasi terlarut tinggi), larutan hipotonik (larutan dengan konsentrasi terlarut rendah), dan larutan isotonik (dua larutan yang mempunyai konsentrasi terlarut sama). Jika terdapat dua larutan yang tidak sama konsentrasinya, maka molekul air melewati membran sampai kedua larutan seimbang. Dalam proses osmosis, pada larutan hipertonik, sebagian besar molekul air terikat (tertarik) ke molekul gula (terlarut), sehingga hanya sedikit molekul air yang bebas dan bisa melewati membran. Sedangkan pada larutan hipotonik, memiliki lebih banyak molekul air yang bebas (tidak terikat oleh molekul terlarut), sehingga lebih banyak molekul air yang melewati membran. Oleh sebab itu, dalam osmosis aliran netto molekul air adalah dari larutan hipotonik ke hipertonik. Proses osmosis juga terjadi pada sel hidup di alam. Perubahan bentuk sel terjadi jika terdapat pada larutan yang berbeda. Sel yang terletak pada larutan isotonik, maka volumenya akan konstan. Dalam hal ini, sel akan

atau turgiditas tinggi (pada sel tumbuhan). sehingga sel menjadi kecil dan dapat menyebabkan kematian. misalnya asam amino dan glukosa.  difusi dipermudah dengan protein pembawa proses difusi ini melibatkan protein yang membentuk suatu salauran dan mengikat substansi yang ditranspor. maka sel banyak kehilangan molekul air.  Difusi adalah proses pergerakan acak partikel-pertikel gas. dan substansi bermuatan tidak dapat berdifusi melalui membrane plasma. maka sel tersebut akan mendapatkan banyak air. Difusi  difusi dipermudah dengan saluran protein Substansi seperti asam amino. Protein ini disebut protein pembawa.  Osmosis adalah perpindahan pelarut dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi yang lebih rendah melalui membran semipermeable. Substansi-substansi tersebut melewati membran plasma melalui saluran yang di bentuk oleh protein.Persamaan . untuk bisa bertahan dalam lingkungan yang hipo. jika sel berada pada larutan hipertonik. cairan dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi yang lebih rendah  Gradien konsentrasi larutan adalah perbedaan konsentrasi anatara 2 macam larutan II.mendapat dan kehilangan air yang sama. Protein pembawa biasanya mengangkut molekul polar. yaitu dalam proses osmoregulasi. Pada hewan. Protein yang membentuk saluran ini merupakan protein integral. seperti bintang laut (Echinodermata) dan kepiting (Arthropoda) cairan selnya bersifat isotonik dengan lingkungannya. Sebaliknya. sehingga bisa menyebabkan lisis (pada sel hewan).atau hipertonik. Jika sel terdapat pada larutan yang hipotonik. gula. maka diperlukan pengaturan keseimbangan air. Banyak hewan-hewan laut.

Osmosis dan difusi merupakan mekanisme nutrien pada waktu transport nutrien melewati membran yang bersifat pasif. Transport pasif memiliki arti bahwa mekanisme transport tersebut tidak melawan gradien konsentrasi sehingga tidak membutuhkan energi untuk melakukan mekanisme ini. III. Perbedaan Untuk memahami perbedaan tentang difusi dan osmosis harus dipahami konsepnya dahulu dengan baik. Perlu Anda perhatikan pada definisi masingmasing (silahkan baca ulang definisi di atas). Jadi jika terjadi perpindahan pelarut tanpa melalui membran selektif semipermeabel bukanlah osmosis tetapi peristiwa tersebut adalah difusi. Perhatikan gambar berikut : A . Dari definisi tersebut konsep yang perlu ditanamkan dengan baik bahwa:  Osmosis harus melewati membran.

B Gambar A adalah peristiwa osmosis. penjelasan: Gambar tersebut adalah 2 sel yang masing-masing memiliki membran plasma dan pada gambar tersebut terjadi perbedaan konsentrasi. Pada gambar B. maka akan terjadi perpindahan pelarut dari sel sebelah kiri ke sebelah kanan. dengan kata lain untuk membedakan osmosis dan difusi dapat dilihat dari 2 aspek . karena definisi osmosis adalah perpindahan pelarut bukan perpindahan zat terlarut. di sana tidak nampak adanya membran semipermeabel jadi peristiwa tersebut proses difusi bukan osmosis dimana yang pindah adalah partikelnya bukan pelarutnya(jika sebuah larutan). perpindahannya juga dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah. yaitu: . Konsentrasi garam sebelah kanan lebih tinggi akibatnya volume pelarutnya lebih kecil dibandingkan dengan sel yang sebelah kiri.

Contoh peristiwa difusi yang sederhana adalah pemberian gula pada cairan teh tawar dan contoh peristiwa osmosis adalah kentang yang dimasukkan ke dalam air garam. Lambat laun cairan menjadi manis. Osmosis merupakan suatu fenomena alami. objek apakah yang pindah. Difusi adalah peristiwa mengalirnya/berpindahnya suatu zat dalam pelarut dari bagian berkonsentrasi tinggi ke bagian yang berkonsentrasi rendah. Contoh yang sederhana adalah pemberian gula pada cairan teh tawar.Osmosis adalah perpindahan air melalui membran permeabel selektif dari bagian yang lebih encer ke bagian yang lebih pekat. jika tidak ada berarti difusi. Contoh lain adalah uap air dari cerek yang berdifusi dalam udara. jika pelarut adalah osmosis. yang berarti bahwa sifat ini bergantung pada konsentrasi zat terlarut. yang mengakibatkan gradien tekanan sepanjang membran.1. ada tidaknya membran. sedangkan osmosis adalah perpindahan air melalui membran permeabel selektif dari bagian yang lebih encer ke bagian yang lebih pekat. tapi tidak oleh zat terlarut. dan bukan pada sifat zat terlarut itu sendiri. 2. Gaya per unit luas yang dibutuhkan untuk mencegah mengalirnya pelarut melalui membran permeabel selektif dan masuk ke larutan dengan konsentrasi yang lebih pekat sebanding dengan tekanan turgor. Difusi merupakan peristiwa mengalirnya atau berpindahnya suatu zat dalam pelarut dari bagian berkonsentrasi tinggi ke bagian yang berkonsentrasi rendah. tapi dapat dihambat secara buatan dengan meningkatkan tekanan pada bagian dengan konsentrasi pekat menjadi melebihi bagian dengan konsentrasi yang lebih encer. . jika ada berarti osmosis. Tekanan osmotik merupakan sifat koligatif. jika partikel yang pindah adalah difusi. Membran semipermeabel harus dapat ditembus oleh pelarut.

makin besar difusi makin cepat 4. . Tekanan osmotik merupakan sifat koligatif. 6. makin cepat proses difusi yang terjadi. Suhu. makin luas area difusi. dan bukan pada sifat zat terlarut itu sendiri. makin dekat jarak tempat terjadinya difusi. yang berarti bahwa sifat ini bergantung pada konsentrasi zat terlarut. 5. makin cepat proses difusi. BM makin besar difusi makin lambat 3. Area Tempat berlangsungnya Difusi. khususnya jika bahan berdifusi terlarut lipid  Melalui saluran licin pada beberapa protein transpor. Perbedaan Konsentrasi.Kecepatan difusi ditentukan oleh : jumlah zat yang tersedia. makin besar perbedaan konsentrasi antara dua bagian. Difusi sederhana ini dapat terjadi melalui dua cara:  Melalui celah pada lapisan lipid ganda. Jarak tempat berlangsungnya difusi. makin besar proses difusi yang terjadi. makin tinggi difusi makin cepat 2. kecepatan gerak kinetik dan jumlah celah pada membran sel. Faktor yang mempengaruhi difusi : 1. Kelarutan dalam medium.

Semakin kecil ukuran partikel. Difusi akan terus terjadi hingga seluruh partikel tersebar luas secara merata atau mencapai keadaan kesetimbangan dimana perpindahan molekul tetap terjadi walaupun tidak ada perbedaan konsentrasi. dan salah satunya adalah difusi. Semakin tinggi suhu. semakin cepat partikel itu akan bergerak.  Jarak.[2] Difusi dan biologi Dalam mengambil zat-zat nutrisi yang penting dan mengeluarkan zat-zat yang tidak diperlukan. Semakin besar luas area. Contoh yang sederhana adalah pemberian gula pada cairan teh tawar. semakin lambat kecepatan difusi. Contoh lain adalah uap air dari cerek yang berdifusi dalam udara.  Luas suatu area. Lambat laun cairan menjadi manis. Semakin besar jarak antara dua konsentrasi. . Ada dua jenis difusi yang dilakukan. yaitu:[1]  Ukuran partikel.  Suhu. semakin cepat pula kecepatan difusinya. semakin lambat kecepatan difusinya. sehinggak kecepatan difusi semakin tinggi. yaitu difusi biasa dan difusi khusus.Difusi adalah peristiwa mengalirnya/berpindahnya suatu zat dalam pelarut dari bagian berkonsentrasi tinggi ke bagian yang berkonsentrasi rendah.Difusi yang paling sering terjadi adalah difusi molekuler. Maka. Semakin tebal membran.  Ketebalan membran. semakin cepat kecepatan difusinya. sel melakukan berbagai jenis aktivitas. Perbedaan konsentrasi yang ada pada dua larutan disebut gradien konsentrasi. Difusi ini terjadi jika terbentuk perpindahan dari sebuah lapisan (layer) molekul yang diam dari solid atau fluida. Ada beberapa faktor yang memengaruhi kecepatan difusi. partikel mendapatkan energi untuk bergerak dengan lebih cepat.

Difusi seperti ini memerlukan protein khusus yang memberikan jalur kepada partikel-partikel tersebut ataupun membantu dalam perpindahan partikel. maka gas yang ringan akan berdifusi lebih cepat. Tingkat difusi suatu gas tergantung pada berat molekulnya. Proses difusi akan berjalan terus sampai setiap cairan tersebar dan menyeluruh. Jika dua jenis zat cair dipisahkan oleh dinding kedap air. Jika ada dua macam gas atau cairan tercampur karena difusi. makin cepat difusinya. Difusi seperti ini tidak memerlukan energi atau ATP [Adenosine Tri-Phosphate]. maka cairan akan berdifusi satu sama lain dengan segera setelah selaput dihilangkan. Misalnya. makin ringan molekul gas. Definisi difusi adalah penyebaran molekul zat dan gas / cairan yang konsentrasinya tinggi (hipertonis) ke gas / cairan yang konsentrasinya lebih rendah (hipotonis). Difusi khusus terjadi ketika sel ingin mengambil nutrisi atau molekul yang hydrophilic atau berpolar dan ion. Hal ini dilakukan karena partikelpartikel tersebut tidak dapat melewati membran plasma dengan mudah. Proteinprotein yang turut campur dalam difusi khusus ini biasanya berfungsi untuk spesifik partikel. . Biasanya difusi merupakan proses dua arah. penyebaran bau minyak wangi ke seluruh ruang dan menyebarnya tinta di dalam air.Difusi biasa terjadi ketika sel ingin mengambil nutrisi atau molekul yang hydrophobic atau tidak berpolar / berkutub. dari gas yang berat. Jika dua macam gas diletakkan berdekatan dalam wadah yang terbuat dari bahan yang memungkinkan gas berdifusi melewati dinding. Molekul dapat langsung berdifusi ke dalam membran plasma yang terbuat dari phospholipids. maka masing-masing bergerak dari tempat yang padat ke tempat yang lebih renggang.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful