KISAH ABU BAKAR AS-SIDDIQ

NAMA:NUR ALIMAH

Abu Bakar As Siddiq ayah dari Aisyah istri Nabi Muhammad SAW. Namanya yang sebenarnya adalah Abdul Ka'bah (artinya 'hamba Ka'bah'), yang kemudian diubah oleh Rasulullah Saw menjadi Abdullah (artinya 'hamba Allah'). Abu Bakar As Siddiq atau Abdullah bin Abi Quhafah (Usman) bin Amir bin Amru bin Ka’ab bin Sa’ad bin Taim bin Murrah bin Ka’ab bin Lu’ai bin Ghalib bin Fihr al-Quraisy at-Taimi. Bertemu nasabnya dengan Nabi saw kakeknya Murrah bin Ka’ab bin Lu’ai, kakek yang keenam. Dan ibunya, Ummul-Khair, sebenarnya bernama Salma binti Sakhr bin Amir bin Ka’ab bin Sa’ad bin Taim. Nabi Muhammad Saw juga memberinya gelar As Siddiq (artinya 'yang berkata benar'), sehingga ia lebih dikenal dengan nama Abu Bakar as-Siddiq. Abu Bakar As Siddiq tumbuh dan besar di Mekah dan tidak pernah keluar dari Mekah kecuali untuk tujuan dagang dan bisnis. Beliau memiliki harta kekayaan yang sangat banyak dan kepribadian yang sangat menarik, memiliki kebaikan yang sangat banyak, dan sering melakukan perbuatan-perbuatan yang terpuji. Sebagaimana hal ini dikatakan oleh Ibnu Dughunnah, sesungguhnya engkau selalu menyambung tali kasih dan keluarga, bicaramu selalu benar, dan kau menanggung banyak kesulitan, kau bantu orang-orang yang menderita dan kau hormati tamu.

sangat mengetahui kode etik dikalangan mereka. sangat dicintai dikalangan mereka. Abu Bakar pernah menikahi Qutailah binti Abdul Uzza bin Abd bin As’ad pada masa jahiliyyah dan dari pernikahan tersebut lahirlah Abdullah dan Asma’. dan sebelumnya Asma’ diperistri oleh Ja’far bin Abi Thalib. Islam datang Abu Bakar As Siddiq mengedepankan Islam atas yang lain.An-Nawawi berkata: Abu Bakar As Siddiq termasuk tokoh Quraisy dimasa Jahiliyah. Beliau juga menikah dengan Asma’ binti Umais bin ma’add bin Taim al-Khatts’amiyyah. Zubair bin Bakkar bin Ibnu Asakir meriwayatkan dari Ma’ruf bin Kharbudz dia berkata: Sesungguhnya Abu Bakar As Siddiq adalah salah satu dari 10 orang Quraisy yang kejayaannya dimasa Jahiliyah bersambung hingga zaman Islam. Abu Bakar As Siddiq mendapat tugas untuk melaksanakan diyat (tebusan atas darah kematian) dan penarikan hutang. Ini terjadi karena orang-orang Quraisy tidak memiliki raja dimana mereka bisa mengembalikan semua perkara itu kepada raja. Pada setiap kabilah dikalangan Quraisy saat itu. dari pernikahan tersebut lahirlah Abdurrahman dan ‘Aisyah. dan beliau masuk Islam dengan sempurna. Tatkala. Dari hasil . Beliau juga menikah dengan Ummu Ruman binti Amir bin Uwaimir bin Zuhal bin Dahman dari Kinanah. orang yang selalu dimintai nasehat dan pertimbangannya. ada satu kekuasaan umum yang memiliki kepala suku dan kabilah sendiri. Istri-istri dan anak Abu Bakar.

dan kelahiran tersebut terjadi pada waktu haji Wada’ di Dzul Hulaifah. Abu Bakar As Siddiq dan Utsman bin Affan tidak pernah minum minuman keras di zaman Jahiliyah. dia berkata. Orang yang paling bersih di masa Jahilliyah Ibnu Asakir meriwayatkan dengan sanadnya yang shahih dari Aisyah. dan beliau masih terus berdiam dengannya di suatu tempat yang disebut dengan as-Sunuh hingga Rasullullah saw wafat dan beliau kemudian diangkat menjadi khalifah sepeninggal Rasulullah saw. Abu Bakar As Siddiq sama sekali tidak pernah mengucapkan syair. dia berkata: Dikatakan kepada Abu Bakar As Siddiq ditengah sekumpulan sahabat Rasulullah: Apakah kamu pernah meminum minuman keras di zaman Jahiliyah? . Beliau juga menikah dengan Habibah binti Kharijah bin Zaid bin Zuhair dari Bani al-Haris bin al-Khazraj. Ibnu Asakir meriwayatkan dari Abdullah bin Zubair.pernikahannya ini lahirlah bin Abu Bakar. dia berkata: demi Allah. Dari pernikahan tersebut lahirlah Ummu Khultsum. Abu Bakar pernah singgah di rumah Kharijah ketika beliau datang ke Madinah dan kemudian mempersunting putrinya. Abu Bakar As Siddiq tidak pernah melantunkan satu syairpun di masa Jahiliyah dan tidak pula dimasa Islam. Ibnu Asakir meriwayatkan dari Abu Al-Aliyyah Ar-rayahi.

suku bangsa Quraisy.Beliau berkata. kurus. Berdasarkan beberapa sejarawan Islam. ”Saya berlindung kepada Allah dari perbuatan itu!” Sifat Abu Bakar As Siddiq Ibnu Saad meriwayatkan dari Aisyah bahwa seorang lakilaki berkata kepadanya: Coba sebutkan kepada saya gambaran tentang Abu Bakar As Siddiq! Kata Aisyah: dia adalah laki-laki kulit putih.sedikit bungkuk. tidak bisa untuk menahan pakaiannya turun dari pinggangnya. Era bersama Nabi saw . tidak terlalu lebar bentuk tubuhnya. Dia juga meriwayatkan dari Anas. dan pangkal jemarinya datar. seorang yang terpelajar serta dipercayai sebagai orang yang bisa menafsirkan mimpi. ia adalah seorang pedagang. maka dia menyemirnya dengan daun pacar dan katam. dia berkata. Abu Bakar As Siddiq dilahirkan di Mekah dari keturunan Bani Tamim ( Attamimi ). hakim dengan kedudukan tinggi. Ibnu Asakir meriwayatkan dari Aisyah. bahwa Abu Bakar As Siddiq mewarnai rambutnya dengan 'daun pacar' dan katam (nama jenis tumbuhan). dan tidak ada salah seorang dari para sahabatnya yang beruban kecuali Abu Bakar As Siddiq. tulangtulang wajahnya menonjol. Rasulullah datang ke Madinah.

. Ia juga mengalami penyiksaan yang dilakukan oleh penduduk Mekkah yang mayoritas masih memeluk agama nenek moyang mereka. Anak perempuannya. Beberapa budak yang ia bebaskan antara lain : Ketika peristiwa Hijrah. para budak disiksa sekehendak tuannya. Sehingga diriwayatkan bahwa Abu Bakar As Siddiq memiliki 9 toko yang semuanya habis dibuat untuk tegaknya agama islam. Aisyah menikah dengan Nabi Muhammad beberapa saat setelah Hijrah. Namun. Hal ini mendorong Abu Bakar As Siddiq membebaskan para budak tersebut dengan membelinya dari tuannya kemudian memberinya kemerdekaan. Abu Bakar As Siddiq juga terikat dengan Nabi Muhammad secara kekeluargaan. Abu Bakar As Siddiq adalah satusatunya orang yang menemaninya.Sebagaimana yang juga dialami oleh para pemeluk Islam pada masa awal. saat Nabi Muhammad SAW pindah ke Madinah (622 M). penyiksaan terparah dialami oleh mereka yang berasal dari golongan budak. Sementara para pemeluk non budak biasanya masih dilindungi oleh para keluarga dan sahabat mereka.

dan juga banyak hadits di Sunni maupun Syi'ah tentang siapa khalifah sepeninggal Rasulullah saw. Di satu sisi kaum Syi'ah percaya bahwa seharusnya Ali bin Abi Thalib (menantu nabi Muhammad). Apa yang terjadi saat musyawarah tersebut menjadi sumber perdebatan. tidur. Kaum sunni berargumen bahwa Rasulullah mengedepankan musyawarah untuk penunjukan pemimpin. dilakukan musyawarah di kalangan para pemuka kaum Anshar dan Muhajirin di Madinah. serta jumlah . dll. Penunjukan Abu Bakar As Siddiq sebagai khalifah adalah subyek yang sangat kontroversial dan menjadi sumber perpecahan pertama dalam Islam. banyak yang menganggap ini sebagai indikasi bahwa Abu Bakar As Siddiq akan menggantikan posisinya. dimana umat Islam terpecah menjadi kaum Sunni dan Syi'ah. minum.Menjadi Khalifah Selama masa sakit Rasulullah SAW saat menjelang ajalnya. yang menjadi pemimpin dan dipercayai ini adalah keputusan Rasulullah SAW sendiri sementara kaum sunni berpendapat bahwa Rasulullah SAW menolak untuk menunjuk penggantinya. tidak pernah meninggalkan umatnya tanpa hidayah dan bimbingan apalagi masalah kepemimpinan umat terahir. Segera setelah kematiannya (632). yang akhirnya menghasilkan penunjukan Abu Bakar As Siddiq sebagai pemimpin baru umat Islam atau khalifah Islam. Sementara muslim syi'ah berpendapat kalau Rasulullah saw dalam hal-hal terkecil seperti sebelum dan sesudah makan. dikatakan bahwa Abu Bakar As Siddiq ditunjuk untuk menjadi imam shalat menggantikannya.

Sementara kaum syi'ah menggambarkan bahwa Ali bin Abu Thalib melakukan baiat tersebut secara "pro forma." mengingat beliau berbaiat setelah sepeninggal Fatimah istri beliau yang berbulan bulan lamanya dan setelah itu ia menunjukkan protes dengan menutup diri dari kehidupan publik. Beberapa yang lain kembali memeluk agama dan tradisi lamanya yakni penyembahan berhala. Terlepas dari kontroversi dan kebenaran pendapat masing-masing kaum tersebut. Beberapa diantaranya menolak membayar zakat walaupun tidak menolak agama Islam secara utuh. Perang Ridda Segera setelah menjabat Abu Bakar As Siddiq.pemimpin islam yang dua belas. Ali bin Abu Thalib sendiri secara formal menyatakan kesetiaannya (berbai'at) kepada Abu Bakar As Siddiq dan dua khalifah setelahnya (Umar bin Khattab dan Usman bin Affan). Beberapa suku Arab yang berasal dari Hijaz dan Nejed membangkang kepada khalifah baru dan sistem yang ada. Kaum sunni menggambarkan pernyataan ini sebagai pernyataan yang antusias dan Ali bin Abu Thalib menjadi pendukung setia Abu Bakar As Siddiq dan Umar bin Khattab. Berdasarkan hal ini Abu Bakar menyatakan perang terhadap mereka yang dikenal . beberapa masalah yang mengancam persatuan dan stabilitas komunitas dan negara Islam saat itu muncul. Sukusuku tersebut mengklaim bahwa hanya memiliki komitmen dengan Nabi Muhammad SAW dan dengan kematiannya komitmennya tidak berlaku lagi.

Setelah lengkap koleksi ini. Abu Bakar As Siddiq meninggal pada tanggal 23 Agustus 634/ 8 Jumadil Awwal 13 H di Madinah pada usia 63 tahun. yang mengklaim dirinya sebagai nabi baru menggantikan Nabi Muhammad SAW. Musailamah kemudian dikalahkan pada pertempuran Akraba oleh Khalid bin Walid. Al Quran Abu Bakar As Siddiq juga berperan dalam pelestarian teks-teks tertulis Al Quran. Abu Bakar As Siddiq lantas meminta Umar bin Khattab untuk mengumpulkan koleksi dari Al Qur'an. Dikatakan bahwa setelah kemenangan yang sangat sulit saat melawan Musailamah dalam perang Ridda. istri beliau. oleh sebuah tim yang diketuai oleh sahabat Zaid bin Tsabit. kulit dan lain sebagainya. Beliau berwasiat agar jenazahnya dimandikan oleh Asma` binti Umais. anak dari Umar bin Khattab dan juga istri dari Nabi Muhammad SAW. Kemudian beliau .dengan nama perang Ridda. Dalam perang Ridda peperangan terbesar adalah memerangi "Ibnu Habib alHanafi" yang lebih dikenal dengan nama Musailamah AlKazab (Musailamah si pembohong). kemudian disimpan oleh Hafsah. Kemudian pada masa pemerintahan Ustman bin Affan koleksi ini menjadi dasar penulisan teks al Qur'an hingga yang dikenal hingga saat ini. banyak penghafal Al Qur'an yang ikut tewas dalam pertempuran. yang dikumpulkan dari para penghafal AlQuran dan tulisan-tulisan yang terdapat pada media tulis seperti tulang.

. Usman bin Affan... dan Thalhah bin Ubaidillah.ABU FAKIH 3. BERAPA BUDAK YANG IA BEBASKAN?DAN SEBUTKAN?ADA 8 ORANG:1.(DAUN PACAR DAN KATAM) .UMMU UBASY 8. Umar mensholati jenazahnya diantara makam Nabi dan mimbar (ar-Raudhah) .....LUBAINAH 6....AN NAHDIAH 7. Umar bin Khattab.. BILAL BIN RABBAH 2.. 1... Sedangkan yang turun langsung ke dalam liang lahat adalah putranya yang bernama Abdurrahman (bin Abi Bakar)......ABU FAIRA 5...AMMAR 4.dimakamkan di samping makam Rasulullah.....ZINNIRA 3... ABU BAKAR AS-SIDDIQ MEWARNAI RAMBUTNYA DENGA.... APA NAMA ASLI ABU BAKAR AS-SIDDIQ? JAWABANYA:ABDUL KA’BAH BERARTI(HAMBA KA’BAH) DIGANTI DENGAN ROSUL ABDULLAH ARTINYA(HAMBA ALLAH 2 ...

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful