Wolfram

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas (Dialihkan dari Tungsten) Belum Diperiksa Wolfram adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang W dan nomor atom 74. Nama unsur ini diambil dari bahasa Latin wolframium dan sering juga disebut tungsten. Logam transisi yang sangat keras dan berwarna kelabu sampai putih ini ditemukan pada mineral seperti wolframit dan schelit. Wolfram memiliki titik lebur yang lebih tinggi dibandingkan zat non-aloy lainnya. Bentuk murni Wolfram digunakan terutama pada perangkat elektronik. Senyawa dan aloy-nya digunakan secara luas untuk banyak hal, yang paling dikenal adalah sebagai filamen bola lampu, tabung sinar-x, dan superaloy.
http://id.wikipedia.org/wiki/Tungsten

Tungsten
2.3 Tungsten 2.3.1 Sejarah dan Kelimpahan Tungsten ditemukan oleh Juan Jose dan Fausto de Elhuyar pada tahun 1783 di Vergara, Spain. Dalam bahasa Swedia, tung sten berarti batu berat. Nama lain dari tungsten adalah wolfram (bahasa Jerman) yang disimbolkan dengan W (Anonymous, 2004). Pada tahun 1779, Peter Woulfe menguji mineral yang sekarang dikenal sebagai tungstenit dan menyimpulkan bahwa terdapat zat baru dalam tungstenit. Scheele, pada tahun 1781, menemukan bahwa asam yang baru dapat dibuat dari tungsten (nama yang diberikan pada tahun 1758 untuk mineral yang sekarang dikenal sebagai scheelite). Scheele dan Bergman mengusulkan adanya kemungkinan untuk mendapatkan logam yang baru dengan mereduksi asam ini. De Elhuyar menemukan bahwa asam dalam tungstenit pada tahun 1783 adalah sama dengan asam tungsten (asam tungstat) yang dibuat Scheele, dan pada tahun yang sama, mereka berhasil memperoleh unsur tungsten dengan mereduksi asam tungstat dengan arang (Redaksi chem.-is-try.org, 2008). Pada tahun 1781, Scheele dan T. Bergmann mengisolasi oksida baru yang lain dari mineral yang kemudian disebut skelit, CaWO4. Hasilnya disebut tungsten yang artinya batu berat. Dua tahun kemudian dua bersaudara, J.J dan F. d’Elhuyar dari Spanyol menunjukkan bahwa oksida yang sama merupakan konstituen dari mineral wolframit, dan pemanasan oksida ini dengan batubara berhasil mereduksinya menjadi logam yang kemudian diberi nama wolfram dengan simbol W.

Tungsten ditemukan dalam wolframite mineral (besi-mangan tungstat. ferberite (FeWO4) dan hübnerite (MnWO4). huebnerit MnWO4. Korea Selatan. Bolivia (1. (CaWO4). scheelite (kalsium tungstat.10% 26. China memproduksi 51. 1989). Bahkan China.0 184. [29] Tungsten juga dianggap sebagai mineral konflik akibat praktek pertambangan tidak etis diamati di Republik Demokratik Kongo Tabel 2.004 ppm. Kanada (1. Tungsten di alam terdiri dari lima isotop yang stabil (lihat table 2. 2. terdapat dalam mineral tungstenit Fe(Mn)WO4. Tempat penambangan tungsten yang penting adalah di Kalifornia. yang 83% dari output dunia pada awal dari produksi Perang Dunia II China tungsten berperan sebagai Cina bisa menggunakan pengaruhnya ini untuk menuntut bantuan material dari pemerintah AS. Mn) WO4).000 ton konsentrat tungsten pada tahun 2009. kerak bumi sebesar 1. 2010). [28] Sebagian besar produksi yang tersisa berasal dari Rusia (2. (Fe. Kolorado.12 ppm.-istry. Austria (900 t). matahari sebesar 0. Thailand (600 t). meteorit sebesar 0. 2001). Unsur ini diperoleh secara komersial dengan mereduksi tungsten oksida dengan hidrogen atau karbon (Redaksi chem. atau wolframite.3% 14. Portugal (900 t). 2001).9 181.0 186.2 · 10-4 ppm (Annonymous.0005 ppm. Peru (500 t) dan Rwanda (500 t).. Russia dan Prortugal.5 Isotop Tungsten Nuklida 180W 182W 183W 184W 185W 186W Massa atom 179.9 Kristal Tungsten Kelimpahan tungsten di alam sebesar 0. 2004) Wolfram ditemukan hampir tidak terbatas dalam tungstat seperti scheelite.2 Sumber Logam dan Ekstraksinya Tungsten. Ada pula 21 isotop lainnya yang tidak stabil. Bolivia.3% 30.6% Waktu paruh stabil stabil stabil Stabil 75 hari stabil (Sumber: Jurnal Tungsten.Nama ini direkomendasi oleh IUPAC.964 t). Logam wolfram dapat diperoleh dengan . Brasil (500 t).7% 0% 28.5).1 ppm. scheelit CaWO4.500 t ). Fe(Mn)WO4 (Cotton dan Wilkinson.9 183. Gambar 2. dan ferberit FeWO4 (Annonymous.0 Kelimpahan 0. dan air laut sebesar 1. dilaporkan memiliki persediaan 75% tungsten di dunia.org. 2008). namun komunikasi bahasa Inggris memilih memakai nama tungsten (Sugiyarto dan Sugiyani. CaWO4.023 t).3.

53 cm3/mol .pemanasan langsung hingga meleleh campuran bijihnya. CaWO4 dan wolframit. Tungsten can also be extracted by hydrogen reduction of WF6: WF6 + 3 H2 → W + 6 HF or pyrolytic decomposition WF6 → W + 3 F2 (ΔHr = +) 2. 2001) : Simbol : W Nomor atom : 74 Konfigurasi electron : [Xe] 4f14 5d4 6s2 (keadaan dasar) Massa atom : 183. kemudian diendapkan dalam air sebagai WO3 dengan penambahan asam.84 gr/mol Golongan : VI B (golongan transisi) Periode : 6 Bentuk : padat pada 298ᴼK Warna : putih keabu-abuan dan berkilauan Klasifikasi : logam Titik didih : 5828ᴼK atau 5555ᴼC Titik lebur : 3695ᴼK atau 3422ᴼC Densitas : 19. (Fe.Mn)WO4 dengan alkali. 2010).3 Sifat Fisika dan Sifat Kimia Berikut ini sifat fisika pada tungsten (Annonymous.3. tungstat skelit.25 gr/cm3 Afinitas electron : -119 kJ/mol (M-M-) Radius Atom : 1.41 Å Volume Atom : 9. Reduksi oksida ini dengan H2 pada ~850 C akan menghasilkan serbuk logam wolfram berwarna abu-abu. Pengubahan serbuk logam menjadi padatan massif baik untuk logam Mo maupun W dapat dilakukan dengan kompresi tinggi menggunakan gas H2 (Sugiyarto dan Sugiyani.

+3. Pada sel satuan kubus berpusat badan atom-atom terletak pada pojok-pojok dan pusat kubus. . +5.org. dan pada suhu 1650ᴼC memiliki kekuatan regang tertinggi. 1989).58 kJ/mol Formasi Entalpi : 35. Pada referensi lain. tungsten rapuh dan membutuhkan kerja keras untuk bisa membentuknya. Tungsten memiliki titik cair tertinggi dari semua unsur logam.Radius Kovalensi : 1. tetapi logam ini biasanya diperoleh berupa serbuk berwarna abu-abu (Annonymous.-istry. Tidak seperti logam Cr. Dalam susunan ini bilangan koordinasi untuk setiap atom logam adalah 8. +4. 1999).2 x 106 ohm-1cm-1 Elektronegativitas : 1.7 Potensial Ionisasi : 7. dan +2 Entalpi Penguapan : 422. Logam tungsten berwarna perak-putih dan mengkilat atau berkilau.4 kJ/mol Energy ionisasi I : 770 (M-M+) Energy ionisasi II : 1700 (M+-M2+) Energy ionisasi III : 2300 (M2+-M3+) Energy ionisasi IV : 3400 (M3+-M4+) Energy ionisasi V : 4600 (M4+-M5+) Energy ionisasi VI : 5900 (M5+-M6+) Pada susunan kubus berpusat badan (bcc) setiap logam bersinggungan dengan 8 atom sejenis. Tungsten teroksidasi di udara dan harus dilindungi bila disimpan pada suhu yang meningkat.98 V Bilangan Oksidasi : +6. Volume sel satuan kubus berpusat badan yang ditempati oleh atom logam adalah sebesar 68. yang membuatnya berguna untuk segel dari kaca ke logam (Redaksi chem. Pemuaian akibat panasnya hampir sama dengan kaca borosilikat. anion W adalah pengoksidasi lemah (Cotton dan Wilkinson. menyebutkan bahwa tungsten murni adalah logam yang berwarna putih timah hingga abu-abu baja. 2008). Tungsten yang sangat murni dapat dipotong dengan gergaji besi dan bisa dibentuk dengan mudah.02% (Effendy. Dalam keadaan tidak murni.3 Å Struktur Kristal : bcc (body centered cubic) Konduktivitas Listrik : 18. . 2004).

terjadi kondensasi menghasilkan polianion yang rumit. cepat dengan air panas. 1989). Ini mudah diserang hanya dengan campuran HF-HNO3 atau dengan mengoksidasi leburan alkali dengan Na2O2. Persamaan reaksinya sebagai berikut : 2 W (s) + 3 O2 2 WO3 (s) 3. Reaksi dengan air Pada suhu ruangan. menghasilkan asam tungstat. Pada suhu yang meningkat. WCl6. 2010). 2001) : 1. Trioksida diperoleh pada pemanasan logam atau senyawaan lain dalam udara dan WO3 berwarna kuning. trioksida tungsten(VI) oksida terbentuk.2. MoO3 berupa padatan putih pada temperature kamar tetapi menjadi kuning pada keadaan panas dan meleleh pada suhu ~795 C menjadi cairan warna kuning logam. WCl6 adalah bahan pemula yang biasa untuk sintesis berbagai senyawaan seperti dialkilamida. Reaksi dengan halogen Pada suhu ruangan. Garam-garam logam alkali atau NH4+ yang larut dalam air mengandung ion tetrahedral WO42-. tungsten beraksi langsung dengan fluorin membentuk tungsten(VI) fluoride. 1989). Oksida-oksida ini tidak bereaksi dengan asam. Dalam larutan asam yang lebih kuat. tungsten dapat bereaksi dengan udara atau O2. oksida terhidrasi dan WO3 2H2O (putih) terbentuk (Cotton dan Wilkinson. CCl4. 2. . tetapi larut dalam basa membentuk larutan molibdat atau wolframat.4 Reaksi dan Persenyawaan Wolfram diperoleh kembali setelah peleburan dengan alkali dan dilarutkan kembali dalam air dengan pengendapan WO3 oleh asam. Berikut ini adalah reaksi tungsten (Annonymous. MoO3 dan WO3 mudah dibuat dengan memanaskan logamnya atau sulfidanya dalam oksigen.3. organologam dan karbonil (Cotton dan Wilkinson. Oksida direduksi dengan H2 menghasilkan logamnya sebagai bubuk abu-abu. WO3 berupa padatan kuning lemon dengan titik leleh ~1200 C (Sugiyarto dan Sugiyani. alcohol. alkoksida. atau KNO3-NaOH (Cotton dan Wilkinson. tungsten tidak bereaksi dengan air. dan eter. Klorinasi Wolfram panas menghasilkan monomer biru hitam pekat heksaklorida. Reaksi dengan udara Pada suhu ruangan. Ia bereaksi lambat dengan air dingin. Ia larut dalam CS2. Bilamana larutan wolframat dibuat menjadi asam lemah. Interaksi wolfram dengan F2 menghasilkan heksafluorida tidak berwarna WF6 (titik didih 17ᴼC) dan bersifat mudah terhidrolisis. 1989). Wolfram tidak diserang oleh asam selain HF namun larut dalam basa membentuk wolframat.

Reaksi dengan asam Secara umum. Gugus berjembatan dalam satuan M6X84+ dapat melangsungkan reaksi pertukaran hanya secara lambat. Suatu kubus yang tersusun oleh 8 atom W pada titik-titik sudutnya akan diselingi oleh 12 atom pada tiap pertengahan sisinya.Persamaan reaksinya sebagai berikut : W(s) + 3F2(g) 3F6(g) Tungsten bereaksi secara langsung dengan klorin atau bromine (pada 250ᴼC) masing-masing membentuk tungsten(VI) klorida atau tungsten(VI) bromide. . 2010). masing-masing pada setiap atom logam sepanjang seperempat sumbu octahedron (Cotton dan Wilkinson. Dihalida W6Cl12 dapat dioksidasi oleh Cl2 pada suhu tinggi. 2. Reaksi dengan basa Logam tungsten tidak bereaksi dengan larutan basa lemah. Persamaan reaksinya sebagai berikut : W(s) + 3Cl2(g) WCl6(s) W(s) + 3Br2(g) WBr6(s) Pada kondisi terkontrol. tungsten(V) klorida terbentuk dari reaksi antara logam tungsten dan klorin. CN-. sedangkan keenam ligan luar adalah labil. sehingga setiap atom W akan mengikat 6 atom Odan pada tiap atom O ini mengikat 2 atom W untuk menghasilkan formula WO3 (Sugiyarto dan Sugiyani. Struktur ini dapat dipandang sebagai suatu kubus yang setiap sudutnya ditempati oleh atom W dan pada pertengahan dari setiap sisinya ditempati oleh atom O. Satuan-satuan (M6X8)4+ dapat mengkoordinasi enam donor pasangan electron.3. Menurut Cotton dan Wilkinson (1989) wolfram tidak diserang oleh asam selain HF.(Cotton dan Wilkinson. atau SH. logam tungsten tidak terpengaruh oleh kebanyakan asam. 1989). persamaan reaksinya sebagai berikut: 2W(s) + 5Cl2(g) 2WCl5(s) 4.5 Pembentukan Ikatan dan Senyawa Kompleks WO3 mengadopsi struktur geometri yang dikenal sebagai struktur renium trioksida (ReO3). Dalam larutan akua satuan M6X84+ adalah tidak stabil terhadap gugus nukleofilik yang lebih kuat seperti OH-. 5. 1989).

2001). Kalsium dan magnesium tungstate sangat luas digunakan dalam pencahayaan fluoresen dan garam tungsten lainnya digunakan dalam industri pewarna dan kimia. Unsur ini memberikan senyawa interstisi yang keras. atau Si pada reaksi langsung dengan suhu tinggi. Stellite mengandung tungsten.Wolfram tidak membentuk beragam kompleks okso yang dapat diperbandingkan. Sehingga digunakan sebagai alternative yang lebih murah selain intan. Selain itu. 2008). kenyataan bahwa kekerasannya ekstrim (tinggi). Tungsten dan alloynya. 1989). penambangan logam dan industri minyak bumi. target sinar X. 2001). Tungsten disulfida adalah pelumas yang kering. meskipun sebagian kecil diketahui (Cotton dan Wilkinson. dan berkilau seperti logam gosok lain. 1989).3. digunakan secara besar-besaran untuk pembuatan filamen lampu pijar.6 Manfaat dan Kegunaan Kegunaan utama logam Wolfram adalah dalam baja aliasi. . N. bahwa dalam pembuatan bola lampu OSRAM (didirikan pada tahun 1906 oleh tiga perusahaan Jerman yang menggabungkan fasilitas produksi lampu mereka). yang digunakan untuk membuat alat pemotong yang tetap keras meskipun pada panas merah. Tungsten karbida sangat penting digunakan dalam proses penempaan logam. meskipun sejumlah kecil menyebabkan kenaikan yang berarti dalam kekerasan dan kekuatan. tabung elektron dan televisi. dalam proses penguapan logam. 2. dan inert secara kimiawi dengan B. C. Wolfram karbida digunakan untuk melapisi alat pemotong. Alloy yang digunakan untuk peralatan berkecepatan tinggi seperti Hastelloy. Perunggu tungsten dan senyawa lainnya digunakan dalam industri cat (Anonim. unsur windings (proses pencairan logam dalam tungku listrik) dan pemanas pada tungku listrik. membias. Tungsten karbida juga digunakan sebagai bahan anti gores untuk perhiasan termasuk arloji dan cincin perkawinan (Annonymous. dan mampu stabil pada suhu setinggi 500ᴼC. Nama dari bola lampu yang diproduksi diambil dari unsur penyusunnya yaitu OSmium dan wolfRAM (tungsten) (Annonymous. tungsten karbida belum lama ini digunakan dalam mode intan permata sesuai sifat hypoallergenic-nya. dan dalam peralatan untuk suhu tinggi dan pesawat luar angkasa. Baja “kecepatan tinggi”. untuk titik kontak listrik pada distributor mobil. dan sejenisnya (Cotton dan Wilkinson. Diinformasikan pula. mengandung W dan Cr. Wolfram juga digunakan untuk filament lampu.

dan lain-lain. Namun.8508003.com/2012/03/28/tungsten/ UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG ( UNNES ) SISTEM INFORMASI KEMAHASISWAAN (SIMAWA) Telp. Atom tungsten. Apa yang terjadi adalah bahwa filamen memiliki daerah retak atau menipis yang memiliki ketahanan yang lebih tinggi dan dengan demikian mendapat lebih panas yang sisanya.id. Kebetulan. secara bertahap lampu pijar mulai digantikan lampu pendar.id Ditulis 23 November 2009 | oleh hsbn | dilihat 1557 kali | arsip [ 50 ] LAMPU HALOGEN Sebelum ditemukannya lampu yang hemat energi dan bercahaya terang. Suhu dinding bola lampu menjaga molekul oksihalida tungsten dalam keadaan uap.unnes. adalah konfirmasi kualitatif hukum T4. Keuntungan dari lampu kuarsa (dibantu oleh penggunaan bijaksana molibdenum dalam proses penyegelan) adalah bahwa tahan suhu lebih tinggi dari kaca lampu biasa. Filamen yang panas itu terselubung kaca yang menghalangi oksigen di udara. Efek ini dapat diatasi dengan menambahkan beberapa gas halogen. site : simawa. Karena itulah filamen tidak langsung rusak akibat teroksidas Lampu pijar sebenarnya dapat menghasilkan tegangan yang besarnya mencapai puluhan hingga ratusan volt.unnes. lampu pijar sempat menjadi favorit.ac.id Pertanyaan dan informasi silahkan kunjungi forum simawa. Atom tungsten menguap dari kawat pijar panas dan bergerak naik ke dinding pendingin bola lampu. seperti klorin. oksigen dan halogen bergabung pada dinding bola lampu membentuk molekul oksihalida tungsten. Desain dasar telah berubah sedikit selama seratus tahun terakhir sampai cukup baru-baru ini ketika lampu halogen kuarsa dikembangkan. Filamen itu memanas dan kemudian menghasilkan foton. Namun. Dengan demikian tingkat lokal penguapan meningkat. untuk lampu selama pemrosesan.http://erwantoindonesia.ac.co. ini saja tidak lebih baik karena filamen tungsten telah lama menjadi contoh utama dari hukum universal kedegilan . dan oleh sebuah proses percepatan cepat umpan balik yang positif. fakta bahwa cahaya tampak lebih terang selama beberapa detik sebelum terbakar. kelelahan occours. bahkan meskipun daya listrik yang dikonsumsi kurang. karena energi listrik yang diperlukan lampu pijar untuk menghasilkan cahaya terang lebih besar dibandingkan dengan sumber cahaya buatan lainnya. LED. dan sehingga bisa bercahaya lebih efisien (keluaran cahaya sebanding dengan T4) . E-Mail : simawa@yahoo. Molekul bergerak kearah kawat pijar panas dimana suhu tinggi memecahnya menjadi terpisah- . hal itu akan masih lebih tipis.wordpress. 024 . Lampu pijar adalah lampu yang diperkenalkan pertama kalinya kepada umum oleh Thomas Alva Edison pada 31 Desember 1879 Filamen tungsten telah digunakan tidak hanya sebagai sumber elektron tetapi juga sebagai unsur-unsur yang memancar di bola lampu. Cahaya lampu pijar bersumber dari cahaya buatan yang dihasilkan melalui penyaluran arus listrik dengan menggunakan filamen.

Wolfram yang diuapkan dari bagian filamen yang lebih panas tidak selalu dikembalikan pada tempatnya semula. serbuk wolfram biasanya ditimbun pada bola lampu. neon. Karena gelas kuarsa sangat kuat. yaitu gas yang sukar bereaksi secara kimia. Dengan kata lain. Fungsi halogen dalam lampu untuk membalik reaksi kimia penguapan wolfram dari filamen. Pada suhu sedang. Selain itu. Pada lampu pijar biasa. Lampu itu memberikan efisiensi yang lebih tinggi dari lampu pijar biasa (10-30 lm/W). Lampu jenis itu lebih banyak dipakai karena memiliki daya relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan lampu pijar. . salah satunya adalah lampu halogen. sehingga mengurangi laju penguapan filamen. dan juga memancarkan cahaya dengan suhu warna yang lebih tinggi. Efisiensi di sini didefinisikan sebagai intensitas cahaya yang dihasilkan dibagi dengan daya listrik yang digunakan. argon. Atom tungsten disimpan kembali pada daerah pendinginan dari kawat pijar bukan ditempat yang sama dimana atom diuapkan. Jadi Anda silau oleh lampu halogen quartz. Di dalam lampu halogen juga terdapat sedikit unsur halogen. dan xenon. baik sebagai penerangan di rumahrumah maupun industri. halida wolfram(V) bromin yang terbentuk dibawa berputar oleh pengisi gas lembam Untuk membuat reaksi tersebut. perbandingan efisiensi lampu TL dan lampu bohlam adalah 53:16. Pemecahan biasanya terjadi dekat sambungan antara kawat pijar tungsten dan kawat timah molibdenum dimana suhu turun secara tajam. Di dalam lampu halogen terdapat sebuah filamen wolfram yang disegel di dalam sampul transparan kompak yang diisi dengan gas lembam. semisal helium. halogen bereaksi dengan wolfram yang menguap. Lampu halogen dapat mengoperasikan filamennya pada suhu yang lebih tinggi dari lampu pijar biasa tanpa pengurangan umur. tekanan gas dapat ditingkatkan. adalah lampu fluorescent atau lebih dikenal sebagai lampu TL. Putaran halogen menambah umur bola lampu dan mencegah penggelapan kaca sampul dengan mengangkat serbuk wolfram dari bola lampu bagian dalam kembali ke filamen. sedangkan 75 watt lampu bohlam biasa (lampu bohlam dengan filamen tungsten) menghasilkan 1.700 lumens pada jarak 1 meter. jadi bagian tertentu dari filamen menjadi sangat tipis. Ada beberapa jenis lampu pijar. seperti iodin atau bromin. kripton. suhu keseluruhan bola lampu harus lebih tinggi daripada lampu pijar biasa. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa 32 watt lampu TL akan menghasilkan cahaya sebesar 1. Bola lampu harus dibuat dari kuarsa leburan atau gelas dengan titik lebur tinggi seperti alumina. lampu TL juga lebih dingin daripada lampu pijar dengan pemakaian daya yang sama. Proses umpan balik negatif ini menstabilkan lampu. Jenis lampu lainnya yang juga umum digunakan. Putaran halogen menjaga bola lampu bersih dan keluaran cahaya tetap konstan.200 lumens.pisah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful