TUGAS MAKALAH

KAPASITOR

Oleh : .

Jurusan Elektro – Elektronika Politeknik Negeri Sriwijaya PALEMBANG 2011/2012

Komponen elektronika mempunyai betuk atau symbol-simbol tersendiri. UJT (Uni Junction Transistor). Trafo input/output. FET (Field Effect Transistor). Latar Belakang Komponen elektronika berupa sebuah alat atau benda yang menjadi bagian pendukung suatu rangkaian elektronik yang dapat bekerja sesuai dengan kegunaannya. Resistor. Tujuan Makalah ini di buat bertujuan untuk membahas tentang kapasitor yang bertujuan agar kita bisa lebih memahami dan mengetahui lebih spesifik tentang kapasior dan menambah pengetahuan kita tentang kegunaan kapasitor. meratakan arus. B. Potensionmeter. .I. ada yang untuk mengatur arus dan tegangan. menyekat arus. Sedangkan Komponen pasif adalah komponen yang bekerja tidak memerlukan arus. yang terdiri dari satu atau beberapa unsur materi dan jika disatukan untuk desain rangkaian yang diinginkan dapat berfungsi sesuai dengan fungsi masing-masing komponen. Adapun contoh dari komponen aktif yaitu transistor. Komponen elektronika ini terdiri dari satu atau lebih bahan elektronika. Adapun contoh dari komponen pasif ini yaitu. memperkuat sinyal arus dan masih banyak fungsi lainnya. Komponen elektronika terbagi menjadi 2 jenis . Komponen aktif merupakan penggerak dari semua rangkaian. dan Kapasitor yang dalam makalah ini akan membahas tentang Kapasitor yang di gunakan dalam kehidupan sehari-hari khususnya pada bidang elektronik. PENDAHULUAN A . komponen pasif bahkan dapat memperkecil arus yang masuk. komponen aktif bekerja sangat memerlukan arus. IC (Integreted Circuit) dll. yaitu kompenen aktif dan komponen pasif.

phenomena kapasitor ini terjadi pada saat terkumpulnya muatan-muatan positif dan negatif di awan. Dengan rumus dapat ditulis : Q=CV Q = muatan elektron dalam C (coulombs) C = nilai kapasitansi dalam F (farad) V = besar tegangan dalam V (volt) . karena terpisah oleh bahan dielektrik yang non-konduktif.25 x 1018elektron. Bahan-bahan dielektrik yang umum dikenal misalnya udara vakum. Kemudian Michael Faraday membuat postulat bahwa sebuah kapasitor akan memiliki kapasitansi sebesar 1 farad jika dengan tegangan 1 volt dapat memuatmuatan elektron sebanyak 1 coulombs. B. Di alam bebas. Muatan positif tidak dapat mengalir menuju ujung kutub negatif dan sebaliknya muatan negatif tidak bisa menuju ke ujung kutub positif. Muatan elektrik ini tersimpan selama tidak ada konduksi pada ujung-ujung kakinya. Satuan kapasitor disebut Farad (F). Teori Dasar Kapasitor (Kondensator) yang dalam rangkaian elektronika dilambangkan dengan huruf "C" adalah suatu alat yang dapat menyimpan energi/muatan listrik di dalam medan listrik. LANDASAN TEORI A. Coulombs pada abad 18 menghitung bahwa 1 coulomb = 6. dengan cara mengumpulkan ketidakseimbangan internal dari muatan listrik. Struktur sebuah kapasitor terbuat dari 2 buah plat metal yang dipisahkan oleh suatu bahan dielektrik.II. Jika kedua ujung plat metal diberi tegangan listrik. Satu Farad = 9 x 1011 cm2 yang artinya luas permukaan kepingan tersebut. gelas dan lain-lain. maka muatan-muatan positif akan mengumpul pada salah satu kaki (elektroda) metalnya dan pada saat yang sama muatan-muatan negatif terkumpul pada ujung metal yang satu lagi. Kapasitansi Kapasitansi didefinisikan sebagai kemampuan dari suatu kapasitor untuk dapat menampung muatan elektron. keramik. Kapasitor ditemukan oleh Michael Faraday (1791-1867).

000 = 10-6 F = 10-9F = 10-12 F nF (nano Farad) pF (piko Farad) µµF (mikro-mikro Farad) Konversi satuan penting diketahui untuk memudahkan membaca besaran sebuah kapasitor. Sedangkan jenis yang satunya lagi kebanyakan nilai kapasitasnya lebih rendah.1000 k=8 k=3 Untuk rangkaian elektronik praktis. Tabel 2.000.Dalam praktek pembuatan kapasitor. Misalnya 0.047µF dapat juga dibaca sebagai 47nF.1nF sama dengan 100pF. nF dan pF. Kondensator diidentikkan mempunyai dua kaki dan dua kutub yaitupositif dan negatif serta memiliki cairan elektrolit dan biasanya berbentuk tabung.000 = 1. 1 Farad = 1. tidak mempunyai kutub positif atau negatif pada kakinya.000 µF (mikro Farad) 1 µF 1 µF 1 nF 1 pF 1 µF 1 nF 1 pF = 1. kapasitansi dihitung dengan mengetahui luas area plat metal (A). atau contoh lain 0.85 x 10 ) (k A/t) Berikut adalah tabel contoh konstanta (k) dari beberapa bahan dielektrik yang disederhanakan.000 = 1. Umumnya kapasitor yang ada di pasaran memiliki satuan : µF. jarak (t) antara kedua plat metal (tebal dielektrik) dan konstanta (k) bahan dielektrik. satuan farad adalah sangat besar sekali. kebanyakan berbentuk bulat pipih berwarna .000 pF (piko Farad) = 1.1 Konstanta bahan (k) Udara vakum Aluminium oksida Keramik Gelas Polyethylene k=1 k=8 k = 100 .000. Dengan rumus dapatdi tulis sebagai berikut : C = (8.

maka kapasitansi kapasitor tersebut adalah 47 pF. Kapasitor variabel (nilai kapasitasnya dapat diubah-ubah) Pada kapasitor yang berukuran besar.2 nF atau = 2n2 . Kapasitor elektrolit (Electrolit Condenser = Elco) 3. 5 = 100.000 = 100. merah. hijau dan lainnya seperti tablet atau kancing baju yang sering disebut kapasitor (capacitor) C.000.000.000 pF = 1. Sebagai contoh. Wujud dan Macam Kapasitor Berdasarkan kegunaannya kondensator di bagi menjadi : 1. satuannya adalah pF (pico farads). Kapasitor yang ukuran fisiknya kecil biasanya hanya bertuliskan 2 (dua) atau 3 (tiga) angka saja.000 nF = 1 µF 222 222 = 22 x 100 = 2. angka pertama dan kedua menunjukkan nilai nominal. Lengkap dengan nilai tegangan maksimum dan polaritasnya.000. Contoh : 104 104 = 10 x 10. Misalnya pada kapasitor elco dengan jelas tertulis kapasitansinya sebesar 100µF25v yang artinya kapasitor/ kondensatortersebut memiliki nilai kapasitansi 100 µF dengan tegangan kerja maksimal yang diperbolehkan sebesar 25 volt.coklat. Faktor pengali sesuai dengan angka nominalnya.200 pF = 2. Jika ada 3 digit. sedangkan angka ke-3 adalah faktor pengali. kapasitor yang bertuliskan dua angka 47. 2 = 100. Jika hanya ada dua angka.000 dan seterusnya.000 = 1. berturut-turut 1 = 10. Kapasitor tetap (nilai kapasitasnya tetap tidak dapat diubah) 2. 3 = 1.000 pF = 100 nF 105 105 = 10 x 100. nilai kapasitansi umumnya ditulis dengan angka yang jelas. 4 = 10.

01 10 8 Baik Polystyre ne 50 pF 500 nF ± 1% 150 V 500 V -150 ppm/C 10 MHz 0.1 F m ± 50% Terpolari sasi 400 V 1500 ppm/C 0.05 10 8 Cukup Elektrolit tantalum 1 uF 2000 uF ± 10% Terpolari sasi 60 V 500 ppm/C 0.Karakteristik kapasitor Tipe Jangk auan Tolera nsi(%) Tega ngan AC la zim (V) Tega ngan DC la zim (V) Koefisi en suhu(p pm/C) Frekue nsi pancun g (MHz) Sud ut rugi ( ) Resis tansi bocor an ( ) Stabi litas Kertas 10 nF 10 uF ± 10% 500 V 600 V 300 ppm/C 0.001 10 11 Cukup Polyprop ylene 1 nF 100 uF ± 5% 600 V 900 V 170 ppm/C 1 MHz 0.10 nF ± 0.005 10 8 Baik .1 MHz 0.1 MHz 0.1 uF ± 10% 250 V 400 V 30 ppm/C 10 MHz 0.0005 10 12 Baik sekali Polyester 100 pF 2 uF ± 5% 400 V 400 V 400 ppm/C 1 MHz 0.5% - 400 V 100 ppm/C 10 MHz 0.0005 10 11 Baik sekali Keramik 5 pF .0005 10 10 Cukup Elektrolit aluminiu 1 uF .05 MHz 0.01 10 9 lumayan Mika perak 5 pF .

Rangkaian kapasitor secara paralel akan mengakibatkan nilai kapasitansi pengganti semakin besar. Tersedia dari besaran pFsampai beberapa µF. film dan mika.D. Di bawah ini contoh kapasitor yang dirangkai secara paralel. yang biasanya untuk aplikasi rangkaian yangberkenaan dengan frekuensi tinggi. Kapasitor Electrostatic Kapasitor electrostatic adalah kelompok kapasitor yang dibuat dengan bahan dielektrik dari keramik. 1. yaitu kapasitor electrostatic. Rangkaian Kapasitor Rangkaian kapasitor secara seri akan mengakibatkan nilai kapasitansi total semakin kecil. E. Di bawah ini contoh kapasitor yang dirangkai secara seri. Termasuk kelompok bahan dielektrik film adalah bahan-bahan material seperti polyester . Tipe Kapasitor Kapasitor terdiri dari beberapa tipe. electrolytic dan electrochemical. tergantung dari bahan dielektriknya. Keramik dan mika adalah bahan yang popular serta murah untuk membuat kapasitor yang kapasitansinya kecil. Untuk lebih sederhana dapat dibagi menjadi 3 bagian.

Umumnya kapasitor kelompok ini adalah non-polar. MKM. Telah lama diketahui beberapa metal seperti tantalum. Umumnya kapasitor yang termasuk kelompok ini adalah kapasitor polar dengan tanda + dan . polystyrene. titanium. polyprophylene. aluminium. Lapisan oksidasi ini terbentuk melalui proses elektrolisa. Kapasitor Electrolytic Kelompok kapasitor electrolytic terdiri dari kapasitor-kapasitor yang bahan dielektriknya adalah lapisan metal-oksida. metalized paper danlainnya. sehingga dengan demikian dapat dibuat kapasitor yang kapasitansinya . Dengan demikian berturut-turut plat metal (anoda). magnesium. jika digunakan Aluminium. maka akan terbentuk lapisan Aluminium-oksida (Al2O3) pada permukaannya. zirconium dan seng (zinc) permukaannya dapat dioksidasi sehingga membentuk lapisan metaloksida (oxide film). Lapisan metaloksida ini sangat tipis. seperti pada proses penyepuhan emas.di badannya. Dalam hal ini lapisan-metal-oksida sebagai dielektrik. Oksigen pada larutan electrolyte terlepas dan mengoksidasi permukaan plat metal. Dari rumus (2) diketahui besar kapasitansi berbanding terbalik dengan tebal dielektrik. MKT adalah beberapa contoh sebutan merek dagang untuk kapasitor dengan bahan-bahan dielektrik film. 2.(polyethylene terephthalate atau dikenal dengan sebutan mylar). niobium. Mylar. polycarbonate. adalah karena proses pembuatannya menggunakan elektrolisa sehingga terbentuk kutub positif anoda dan kutub negatif katoda. Contohnya. Elektroda metal yang dicelup ke dalam larutan elektrolit (sodium borate) lalu diberi tegangan positif (anoda) dan larutan electrolit diberi tegangan negatif (katoda). Mengapa kapasitor ini dapat memilikipolaritas. lapisanmetal-oksida dan electrolyte (katoda) membentuk kapasitor.

4700uF dan lain-lain. F. Karena alasan ekonomis dan praktis. Jadi dapat dipahami mengapa kapasitor Tantalum menjadi relatif mahal.cukup besar. melainkan bahan lain yaitu manganese-dioksida. umumnya bahan metal yang banyak digunakan adalah aluminium dan tantalum. Electrolytic Capacitor Elektroda dari kapasitor ini terbuat dari alumunium yang menggunakan membran oksidasi yang tipis. Termasuk kapasitor jenis ini adalah battery dan accu. karena memiliki kapasitansi yang besar dan arus bocor (leakage current) yang sangat kecil. maka waktu kerjanya (lifetime) menjadi lebih tahan lama. bahan plat Aluminium ini biasanya digulungradial. Jenis Kapasitor 1. Selain itu karena seluruhnya padat. tetapi sebenarnya bukan larutan electrolit yang menjadi elektroda negatif-nya. Bahan yangpaling banyak dan murah adalah aluminium. Dengan demikian kapasitor jenis ini bisa memiliki kapasitansi yang besar namun menjadi lebih ramping dan mungil. misalnya untuk aplikasi mobil elektrik dan telepon selular. Disebut electrolyte padat. Karakteristik utama dari Electrolytic Capacitor adalah perbedaan polaritas . Untuk mendapatkan permukaan yang luas. Sebagai contoh 100uF. Sehingga dengan cara itu dapat diperoleh kapasitor yangkapasitansinya besar. Tipe kapasitor jenis ini juga masih dalam pengembangan untuk mendapatkan kapasitansi yang besar namun kecil dan ringan. Pada kenyataannya battery dan accu adalah kapasitor yang sangat baik. yang sering juga disebut kapasitor elco. 3. Kapasitor Electrochemical Satu jenis kapasitor lain adalah kapasitor electrochemical. Bahan electrolyte pada kapasitor tantalum ada yang cair tetapi ada juga yang padat. Kapasitor tipe ini juga memiliki arus bocor yang sangat kecil. 470uF.

Karena tidak dikonstruksi seperti koil maka komponen ini dapat digunakan pada rangkaian frekuensi tinggi. Misalnya kapasitor akan diberikan catu daya dengan tegangan 5 Volt. Contoh aplikasi yang menggunakan kapasitor jenis ini adalah noise limiter. tanda ini menyatakan bahwa pin dibawahnya memiliki polaritas positif. 2. Biasanya tegangan kerja dari kapasitor dihitung dengan cara mengalikan tegangan catu daya dengan 2.pada kedua kakinya. cara membedakannya dengan mencari tanda + yang ada pada tubuh kapasitor. coupling capacitor dan rangkaian filter. . Biasanya jenis kapasitor ini digunakan pada rangkaian power supply. jangan sampai terbalik. Kapasitor ini tidak bisa digunakan pada rangkaian frekuensi tinggi. Ceramic Capacitor Kapasitor menggunakan bahan titanium acid barium untuk dielektriknya. Dari karakteristik tersebut kita harus berhati – hati di dalam pemasangannya pada rangkaian. Komponen ini memiliki polaritas. low pass filter . Tantalum Capacitor Merupakan jenis electrolytic capacitor yang elektrodanya terbuat dari material tantalum. 3. Bila polaritasnya terbalik maka akan menjadi rusak bahkan “MELEDAK”. Diharapkan berhati – hati di dalam pemasangan komponen karena tidak boleh terbalik. berarti kapasitor yang dipilih harus memiliki tegangan kerja minimum 2 x 5 = 10 Volt. rangkaian pewaktu. Karakteristik temperatur dan frekuensi lebih bagus daripada electrolytic capacitor yang terbuat dari bahan alumunium dan kebanyakan digunakan untuk sistem yang menggunakan sinyal analog.

Kapasitor ini tidak baik digunakan untuk rangkaian analog. 5. 4. Multilayer Ceramic Capacitor Bahan material untuk kapasitor ini sama dengan jenis kapasitor keramik. Jenis ini tidak mempunyai polaritas dan hanya tersedia dengan nilai kapasitor yang sangat kecil dibandingkan dengan kedua kapasitor diatas. Dapat digunakan untuk frekuensi tinggi. .Biasanya digunakan untuk melewatkan sinyal frekuensi tinggi menuju ke ground. Mempunyai karakteristik suhu yang lebih bagus dari semua jenis kapasitor di atas. bedanya terdapat pada jumlah lapisan yang menyusun dielektriknya. Biasanya jenis ini baik digunakan untuk aplikasi atau melewatkan frekuensi tinggi menuju tanah. Pada jenis ini dielektriknya disusun dengan banyak lapisan atau biasanya disebut dengan layer dengan ketebalan 10 s/d 20 µm dan pelat elektrodanya dibuat dari logam yang murni. Selain itu ukurannya kecil dan memiliki karakteristik suhu yang lebih bagus daripada kapasitor keramik. Polyester Film Capacitor Dielektrik dari kapasitor ini terbuat dari polyester film. karena dapat mengubah bentuk sinyal.

Pada umumnya nilai kapasitansi dari komponen ini tidak akan berubah apabila dirancang disuatu sistem dimana frekuensi yang melaluinya lebih kecil atau sama dengan 100KHz. Memisahkan arus bolak balik dari arus searah . dan rangkaian analog. Fungsi Kapasitor Fungsi penggunaan kapasitor dalam suatu rangkaian : 1.Biasanya jenis ini digunakan untuk rangkaian yang menggunakan frekuensi tinggi. Polypropylene Capacitor Kapasitor ini memiliki nilai toleransi yang lebih tinggi dari polyester film capacitor. G. Sebagai pembangkit frekuensi dalam rangkaian pemancar 4. Kapasitor ini biasanya disebut mylar dan mempunyai toleransi sebesar ±5% sampai ±10%. Untuk menghemat daya listrik pada lampu neon 5. sebagai penghubung (coupling) yang menghubungkan masing-masing bagian dalam suatu rangkaian 2. Pada gambar disamping ditunjukkan kapasitor polypropylenedengan toleransi ±1%. Menghilangkan bouncing (loncatan api) bila dipasang pada saklar 6. 6. Sebagai filter yang di pakai pada rangkaian satu daya 3.

k = 3 . Daftar konstanta bahan dielektrik :      Udara vakum. Dalam praktek pembuatan kapasitor. kemudian plat tersebut dialiri listrik maka akan terbentuk kondensator (isolasi yang menjadi batas kedua plat tersebut dinamakan dielektrikum). Luas plat yang berhadapan bahan dielektrikum dan jarak kedua plat mempengaruhi nilai kapasitansinya.III. Kemudian Michael Faraday membuat postulat bahwa sebuah kapasitor akan memiliki kapasitansi sebesar 1 farad jika dengan tegangan 1 volt dapat memuat muatan elektron sebanyak 1 coulombs. k = 100 – 1000 Gelas. PEMBAHASAN Setelah mengetahui tentang kapasitor. k = 1 Aluminium oksida. Jarak kedua plat dinyatakan sebagai d dan tegangan listrik yang masuk. Dengan rumusan dapat ditulis sebagai berikut : C = (8. Pada suatu rangkaian yang tidak terjadi kapasitor liar. k = 8 Polyethylene. Bahan dielektrikum yang digunakan berbeda-beda sehingga penamaan kapasitor berdasarkan bahan dielektrikum. Nilai kapasitansi ini berfungsi sebagai kemampuan kapasitor untuk dapat menampung muatan elektron. Jika dua buah plat atau lebih yang berhadapan dan dibatasi oleh isolasi. k = 8 Keramik. DIELEKTRUM (PRINSIP PEMBENTUKAN KAPASITOR) Gambar diatas menunjukan bahwa ada dua buah plat yang dibatasi udara. Sifat yang demikian itu disebutkan kapasitansi parasitic.85 x 10-12) (k A/t) Berikut adalah tabel contoh konstanta (k) dari beberapa bahan dielektrik yang disederhanakan. Penyebabnya adalah adanya komponen-komponen yang berdekatan pada jalur penghantar listrik yang berdekatan dan gulungan-gulungan kawat yang berdekatan. Suatu kapasitor memiliki nilai kapasitansi. jarak (t) antara kedua plat metal (tebal dielektrik) dan konstanta (k) bahan dielektrik. kapasitansi dihitung dengan mengetahui luas area plat metal (A). sekarang mari mempelajari prinsip pembentukan kapasitor.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful