Berfikir Ilmiah atau Merumuskan Ide Secara Deduktif dan Cara Pengambilan Keputusan yang Benar

Nama : Ali Munajid 11650080

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG FAKULTAS SAIN DAN TEKNOLOGI JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA

Deduksi adalah penalaran atau cara berfikir yang bertolak dari pernyataan-pernyataan yang bersifat umum. mayor dan kesimpulan. 1 Burhanuddin Salam. 1999:21 . Berfikir deduktif adalah kegiatan berfikir yang berlawanan dengan penalaran induktif.” Pengambilan keputusan secara deduktif sendiri dibagi menjadi 3 bagian yaitu: Kategorial. 2 The. merasa.Pendahuluan Manusia adalah makhluk yang diberi kemampuan utuk berfikir. Hipotesis dan Alternatif. Rumusan Masalah 1. Apa pengertian penalaran deduktif? 2. 1988. Alternatif adalah silogisme yang terdiri atas premis mayor berupa proposisi alternatif. mendengar. proses berfikir ini biasa disebut sebagai bernalar. melihat dan mendengar. 75. Bernalar atau berfikir akan membuat manusia menjadi makhluk yang lebih unggul dari makhluk yang lain. Sikap dan tindakanya diperoleh atau bersumber pada pengetahuan yang didapatkan melalui proses kegiatan berfikir. bersikap dan bertindak. Hipotesis adalah silogisme yang terdiri atas premis mayor yang berproposisi konditional hipotesis. Berfikir adalah suatu proses. Berpikir deduktif adalah cara berpikir yang ideal bagi manusia. sedang pernyataan baru yang diturunkan dinamakan simpulan (conclusion). merasa. Kategorial adalah silogisme yang terjadi dari 3 proposisi yaitu primis minor. menarik kesimpulan yang bersifat khusus1. berfikir deduktif adalah “ metode berpikir yang menerapkan hal-hal yang umum terlebih dahulu untuk seterusnya dihubungkan dalam bagian-bagiannya yang khusus. Logika Formal (filsafat berfikir). Pernyataan yang telah diketahui itu disebut pangkal pikiran (premise). hlm. Sedangkan menurut Wikipedia. Apa saja macam-macam metode penalaran deduktif dalam filsafat ilmu? 3. jakarta. Dalam bernalar manusia melakukan proses berfikir untuk bersaha tiba pada pernyataan baru yang merupakan kelanjutan runtut dari pernyataan lain yang telah diketahui2. Bina Aksara. Penalaran akan menghasilkan pengetahuan yang dikaitkan dengan perasaaan. melihat. Bagaimana menentukan kebenaran dengan metode deduktif Pembahasan Buah dari berfikir adalah pengetahuan. untuk pembahasan selanjutnya tentang bab ini akan di bahas dalam makalah ini.

Deduktif adalah penalaran atau cara berpikir yang menolak dari pernyataan-pernyataan yang bersifat umum. Jika anda memejamkan mata. aristoteles mengajarkan silogisme kategoris yang tersusun dari tiga buah proporsisi kategoris3. sebaliknya jika anda membuka mata lebar-lebar terhadap semesta alam ini. Dalam proses berfikir ini dari pernyataan yang bersifat umum ditarik simpulan yang bersifat khusus. lalu memberikan pendapat tentang apa-apa yang ada di alam luar darisuatu prinsipumum maka disebut sistem deduksi. hal 63 . maka wajarlah filsafat mempunyai cara (metode). maka disebut sistem induksi. 3 Poespoprodjo. menarik kesimpulan yang bersifat khusus. multi metode.Bernalar atau logika deduktif adalah suatu cara penarikan simpulan pada suatu proses berfikir yang sebaliknya dari logkia induktif. Bahkan. karena wataknya yang amat luas itu. 1999: 206 4 Jamaluddin kafie. wajar pula apabila filsafat mempergunakan banyak cara. Sebagai seorang pelopor dalam logika deduktif. Berfikir Apa & Bagaimana. Sebagai suatu aktivitas pikir yang memusatkan penyelidikan kepada segala sesuatu (tak terbatasluasnya). Induksi tak akan banyak banyak manfaatnya jika tidak diikuti oleh pola berfikir yang kedua yaitu deduksi. Sebab deduksi dan induksi bagaikan air dan tebing yang saling mendukung.Surabaya.4 Penarikan kesimpulan secara deduktif biasanya memakai pola berpikir yang disebut syllogisme. Indah . lalu melakukan pengamatan dan berbagai percobaan. berbagai metode. kemudian menyimpulkan suatu pendapat yang umum sifatnya. Penarikan simpulan secara deduktif biasanya menggunakan pola pikir silogismus. Penalaran deduktif adalah kegiatan berpikir yang berlawanan dengan penalaran induktif. 1989.