Sejarah Penemuan Plastik

Plastik merupakan salah satu bahan yang tersusun dari polimer dan prosesnya disebut polimerisasi. Menurut suatu sumber, plastik mulai dikenal semenjak sekitar 3.000 tahun yang lalu dalam kehidupan bangsa Mesir kuno. Saat itu plastik yang dikenal masih bersifat alami, bersumber dari tumbuh-tumbuhan dan hewan. Penggunaannya juga terbatas sebagai bahan pelapis dan bahan dekorasi.. - Polystirene (mudah remuk) tahun 1830 Polistiren adalah jenis plastik termoplast yang termurah dan paling berguna serta bersifat jernih, keras, halus, mengkilap, dapat diperoleh dalam berbagai warna, dan secara kimia tidak reaktif. Busa polistirena digunakan untuk membuat gelas dan kotak tempat makanan, polistirena juga digunakan untuk peralatan medis, mainan, alat olah raga, sikat gigi, dan lainnya. Plastik vinil klorida, di buat pada tahun 1835. Namun, banyak orang yang belum mengetahui manfaatnya. Penemuan dan pembuatan plastik, pertama kali dilaporkan oleh Dr.Montgomerie pada tahun 1843, yaitu oleh penduduk Malaya dengan cara memanaskan getah karet kemudian dibentuk dengan tangan dan dijadikan sebagai gagang pisau. Pada tahun 1845 J.Peluoze berhasil mensintesa sululosa nitrat. Cetakan bahan plastik yang pertama, dipatenkan oleh J.L.Baldwin pada tangal 11 Februari 1862 yang disebut dengan molds for making daguerreotype cases. Cetakan ini kemudian digunakan secara luas untuk membentuk bahanbahan plastik yang terdiri dari campuran getah karet dengan berbagai bahan pengisi, humektan dan pemplastik. Plastik sintetis mulai dirintis pada tahun 1846 oleh Schonbein (Jerman) yang memodifikasi sellulosa kayu dan tumbuhan dengan asam nitrat untuk membuat plastik semi sintesis. Dari Inggris menciptakan bentuk plastik terawal pada tahun 1855. Pertama kali diperkenalkan oleh Alexander Parkes. Ia mencampur proksilin, merupakan suatu bentuk selulosa yang dinitratkan sebagian (selulosa adalah komponen sel utama dari tumbuhan) dengan alkohol dan champor. Hasil ini menghasilkan bahan yang lentur dan transparan, yang disebutnya parkesin. Plastik. Plastik temuan Parkes disebut parkesine ini dibuat dari bahan organik dari selulosa. Parkes mengatakan bahwa temuannya ini mempunyai karakteristik

Tidak lama kemudian berbagai macam barang dibuat dari bakelite. namun dengan harga yang lebih murah.mirip karet. Saran pertama kali digunakan untuk peralatan militer. dan bahkan di lapisan saran sendiri. ubin lantai. Saran dapat melekat di hampir setiap perabotan seperti mangkok. Dengan demikian. sekali bahan ini terbentuk. Jenis plastik ini dapat dibuat dari yang keras sampai yang kaku keras. Banyak barang yang dahulu dapat dibuat dari karet sekarang dibuat dari PVC. temuannya ini tidak bisa dimasyarakatkan karena mahalnya bahan baku yang digunakan. tidak meleleh dan tidak mencair di dalam larutan asam cuka. Penggunaan PVC terutama untuk membuat jas hujan. Tetapi. Pada tahun 1866. . Ia lalu membuat bola biliar dari bahan ini untuk menggantikan gading gajah. piring. seorang pekerja lab di perusahaan kimia Dow. dan penemuan ini dianggap sebagai awal industri plastik mengembangkan resin cair yang ia beri nama bakelite. Bahan sintetis pertama buatan manusia ditemukan pada tahun 1907 ketika seorang ahli kimia dari New York bernama Leo Baekeland menemukan reaksi antara fenol dan formaldehida yang menghasilkan bakelite. Ralph Wiley. bola biliar ini menjadi pecah ketika saling berbenturan. Sayangnya. kuat. Plastik jenis ini mempunyai sifat keras. Bakelite ini bisa ditambahkan ke berbagai material lainnya seperti kayu lunak. Tidak heran jika saran digunakan untuk menyimpan makanan agar kesegaran makanan tersebut terjaga. piringan hitam. Bakelite juga digunakan untuk keperluan rumah tangga. secara tidak sengaja menemukan plastik jenis lain yaitu polyvinylidene chloride atau populer dengan sebutan saran. Industri plastik mulai berkembang pada tahun 1968. seorang Amerika bernama John Wesley Hyatt. Pada tahun 1933. Ia juga menemukan bahwa parkesine ini bisa dibuat transparan dan mampu dibuat dalam berbagai bentuk. Material baru ini tidak terbakar. kulit imitasi untuk dompet. panci. dan pembalut kabel. namun belakangan diketahui bahwa bahan ini cocok digunakan sebagai pembungkus makanan. misalnya sebagai bahan untuk membuat isolasi listrik. fiber. termasuk senjata dan mesin-mesin ringan untuk keperluan perang. dan dapat diperoleh dalam berbagai warna. tahan terhadap bahan kimia. menemukan bahwa seluloid bisa dibentuk menjadi bahan yang keras. karena bahannya terlalu rapuh. kantong kemas. tidak akan bisa berubah. isolator kabel listrik.

tahan terhadap bahan kimia. Campuran polietilen densitas rendah dan polietilen densitas tinggi dapat digunakan sebagai bahan pengganti karat. Ada dua jenis polietilen yaitu polietilen densitas rendah (low-density polyethylene / LDPE) dan polietilen densitas tinggi (high-density polyethylene / HDPE). dua orang ahli kimia organik bernama E. tas.O. asam. Polietilen densitas rendah relatif lemas dan kuat. pada masa Perang Dunia II bahan ini digunakan sebagai pelapis untuk kabel bawah air dan sebagai isolasi untuk radar. digunakan antara lain untuk pembuatan kantong kemas. Campuran polietilen densitas rendah dan polietilen densitas tinggi dapat digunakan sebagai bahan pengganti karat. tas. Polietilen densitas tinggi sifatnya lebih keras.. Fawcett dan R. basa. serta bahan pembuat karung. dan lain-lain. komponen mobil. botol. Sekarang teflon banyak digunakan untuk melapisi peralatan memasak sebagai bahan antilengket. Gibson yang bekerja di Imperial Chemical Industries Research Laboratory menemukan polyethylene. digunakan antara lain untuk pembuatan kantong kemas. dan tidak mudah retak. Karena bahan ini ringan serta tipis. dan lain-lain. dan lain-lain. botol. kurang transparan dan tahan panas sampai suhu 1000C.Polyprophylene tahun 1954 Polipropilen mempunyai sifat sangat kaku. tahan terhadap panas.Polyethylene tahun 1933 Poli etilen adalah bahan termoplastik yang kuat dan dapat dibuat dari yang lunak sampai yang kaku. . mainan anak-anak. kurang transparan dan tahan panas sampai suhu 1000C.W. Kemudian pada tahun 1938 seorang ahli kimia bernama Roy Plunkett menemukan teflon. Temuan mereka ini mempunyai dampak yang amat besar bagi dunia. komponen mesin cuci. permadani. industri bangunan. tali plastik. dan lain-lain. Sedangkan polietilen densitas tinggi sifatnya lebih keras. industri bangunan. pembungkus tekstil. berat jenis rendah. Pada tahun yang sama. . Plastik polipropilen digunakan untuk membuat alat-alat rumah sakit. botol. mainan anak-anak. Polietilen densitas rendah relatif lemas dan kuat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful