P. 1
usaha-energi

usaha-energi

|Views: 66|Likes:
Published by Farah Dhina Leoni

More info:

Published by: Farah Dhina Leoni on May 09, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/05/2012

pdf

text

original

MAKALAH FISIKA

USAHA DAN ENERGI Nama Kelas : Dwi Rifaldo : XI IPA 2

Sekolah : SMA N 27 Bandung

maka gaya F melakukan usaha sebesar W.USAHA DAN ENERGI USAHA Usaha adalah hasil kali komponen gaya dalam arah perpindahan dengan perpindahannya. x F − − . Jika suatu gaya F menyebabkan perpindahan sejauh x . yaitu W = F cos α .

− − − SATUAN MKS joule newton meter SATUAN CGS erg dyne cm Beberapa jenis energi di antaranya adalah: 1. x = perpindahan . maka usaha total yang dilakukan terhadap benda tersebut sebesar : Jumlah usaha yang dilakukan tiap gaya.F cos α x W = usaha . Energi kinetik suatu benda besarnya berbanding lurus dengan massa benda dan kuadrat kecepatannya. α = sudut antara gaya dan perpindahan SATUAN BESARAN Usaha (W) Gaya (F) Perpindahan ( x ) 1 joule = 107 erg Catatan : Usaha (work) disimbolkan dengan huruf besar W Berat (weight) disimbolkan dengan huruf kecil w Jika ada beberapa gaya yang bekerja pada sebuah benda. Ek trans = 1/2 m v2 Ek rot = 1/2 I ω2 m = massa v = kecepatan I = momen inersia ω = kecepatan sudut . atau Usaha yang dilakukan oleh gaya resultan. F = gaya . ENERGI KINETIK (Ek) Energi kinetik adalah energi yang dimiliki oleh setiap benda yang bergerak.

h Ep = Energi potensial . ENERGI POTENSIAL GRAFITASI Energi potensial grafitasi adalah energi yang dimiliki oleh suatu benda karena pengaruh tempatnya (kedudukannya). g = percepatan grafitasi .2. yaitu energi selalu tetap tetapi bentuknya bisa berubah. h = tinggi benda . pada umumnya didasarkan pada HUKUM KEKEKALAN ENERGI. khususnya dalam mekanika. w = berat benda . g . Ep = w . ENERGI POTENSIAL (Ep) Ep = m g h h = tinggi benda terhadap tanah 3. karena benda yang diam-pun dapat memiliki tenaga potensial. Pemecahan soal fisika. Energi potensial ini juga disebut energi diam. ENERGI MEKANIK (EM) Energi mekanik (Em) adalah jumlah antara energi kinetik dan energi potensial suatu benda. EM = Ek + Ep Nilai EM selalu tetap/sama pada setiap titik di dalam lintasan suatu benda. yang besarnya sama dengan energi yang hilang tersebut Ek + Ep = EM = tetap Ek1 + Ep1 = Ek2 + Ep2 4. artinya jika ada bentuk energi yang hilang harus ada energi bentuk lain yang timbul. m = massa benda . h = m .

.Ek awal tot = jumlah aljabar dari usaha oleh masing-masing gaya = W1 + W2 + W3 + .PRINSIP USAHA-ENERGI Jika pada peninjauan suatu soal. PK = Paarden Kracht . DK = Daya kuda . W P= t P = daya W = usaha t = waktu Daya termasuk besaran scalar yang dalam satuan MKS mempunyai satuan watt atau J/s Satuan lain adalah : 1 HP = 1 DK = 1 PK = 746 watt HP = Horse power . maka prinsip usahaenergi berperan penting dalam penyelesaian soal tersebut W W tot = ∆Ek → Σ F...S = Ek akhir . terjadi perubahan kecepatan akibat gaya yang bekerja pada benda sepanjang jarak yang ditempuhnya..Ek awaL DAYA Daya (P) adalah usaha yang dilakukan tiap satuan waktu.. ∆ Ek = perubahan energi kinetik = Ek akhir ..

v = kecepatan benda SATUAN BESARAN Energi kinetik (Ek) Massa (m) Kecepatan (v) SATUAN MKS joule Kg m/det SATUAN CGS erg gr cm/det Usaha = perubahan energi kinetik. energi suara. karena benda yang diam-pun dapat memiliki tenaga potensial. Besarnya energi suatu system sama dengan besarnya usaha yang mampu ditimbulkan oleh system tersebut. Oleh karena itu. Energi potensial ini juga disebut energi diam. Energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan yang terjadi hanyalah transformasi/perubahan suatu bentuk energi ke bentuk lainnya. energi dapat digolongkan menjadi beberapa macam antara lain : Energi mekanik (energi kinetik + energi potensial) .6 . ENERGI KINETIK. W = ∆Ek = Ek2 – Ek1 ENERGI POTENSIAL GRAFITASI Energi potensial grafitasi adalah energi yang dimiliki oleh suatu benda karena pengaruh tempatnya (kedudukannya). energi listrik.detik = 3. Dalam fisika. Ek = ½ m v2 Ek = Energi kinetik .6 . energi kimia.106 watt. Energi kinetik suatu benda besarnya berbanding lurus dengan massa benda dan kuadrat kecepatannya. misalnya dari energi mekanik diubah menjadi energi listrik pada air terjun. m = massa benda . satuan energi sama dengan satuan usaha dan energi juga merupakan besaran scalar.1 Kwh adalah satuan energi besarnya = 3. energi nuklir. energi cahaya. . Energi kinetik adalah energi yang dimiliki oleh setiap benda yang bergerak. jika system tersebut mempunyai kemampuan untuk melakukan usaha. 106 joule KONSEP ENERGI Suatu system dikatakan mempunyai energi/tenaga. energi panas . dan sebagainya.

m = massa benda . g . h = tinggi benda SATUAN BESARAN Energi Potensial (Ep) Berat benda (w) Massa benda (m) Percepatan grafitasi (g) Tinggi benda (h) SATUAN MKS joule newton Kg m/det2 m SATUAN CGS erg dyne gr cm/det2 cm Energi potensial grafitasi tergantung dari : percepatan grafitasi bumi kedudukan benda massa benda ENERGI POTENSIAL PEGAS. Besarnya Energi potensial benda sama dengan usaha yang sanggup dilakukan gaya beratnya selama jatuh menempuh jarak h. .Sebuah benda bermassa m digantung seperti di bawah ini. Maka benda melakukan usaha. m g h Jika tiba-tiba tali penggantungnya putus. h = m . g = percepatan grafitasi . benda akan jatuh. Ep = w . h Ep = Energi potensial . karena adanya gaya berat (w) yang menempuh jarak h. w = berat benda .

Energi potensial yang dimiliki benda karena elastik pegas. x Ep Pegas (Ep) = ½ k. Jadi energi itu adalah KEKAL. Gaya pegas (F) = k . Energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan. x = regangan Hubungan usaha dengan Energi Potensial : W = ∆Ep = Ep1 – Ep2 ENERGI MEKANIK Energi mekanik (Em) adalah jumlah antara energi kinetik dan energi potensial suatu benda. x2 k = konstanta gaya pegas . Em = Ek + Ep HUKUM KEKEKALAN ENERGI MEKANIK. Em1 = Em2 Ek1 + Ep1 = Ek2 + Ep2 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->