TEORI KESEJAHTERAAN

“3 orientasi kesejahteraan sosial”, definisi kesejahteraan sosial dibedakan menjadi 3 kelompok, yaitu;  Kesejahteraan sebagai sebuah kegiatan atau pelayanan. Wickeden menjelaskan tentang kesejahteraan sosial sebagai sebuah pelayanan, bahwa kesejahteraan sosial adalah suatu sistem peraturan, program-program, kebaikan-kebaikan, pelayanan-pelayanan yang memperkuat atau menjamin penyediaan pertolongan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan sosial yang diakui sebagai dasar bagi penduduk dan keteraturan sosial. Kesejahteraan sosial menurut Friedlander dalam Suud (2006:8) “Kesejahteraan sosial merupakan sistem yang terorganisasi dari pelayanan-pelayanan dan lembaga-lembaga sosial, yang dimaksudkan untuk membantu individu-individu dan kelompok-kelompok agar mencapai tingkat hidup dan kesehatan yang memuaskan dan hubungan-hubungan personal dan sosial yang memberi kesempatan kepada mereka untuk memperkembangkan seluruh kemampuan dan untuk meningkatkan kesejahteraan sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan keluarga dan masyarakatnya”. Definisi tersebut merupakan definisi kesejahteraan sosial sebagai sebuah keadaan, yang mencerminkan bahwa manusia adalah makhluk sosial yang yang harus saling membantu agar menciptakan suasana yang harmonis dan sejahtera.

... Judul 3 “Orientasi Kesejahteraan Sosial” Penulis Mohammad Suud, Harsono Penerbit Prestasi Pustaka, 2006

BEBERAPA KONSEP TENTANG KESEJAHTERAAN
Tingkat kepuasan dan kesejahteraan adalah dua pengertian yang saling berkaitan. Tingkat kepuasan merujuk kepada keadaan individu atau kelompok, sedangkan tingkat kesejahteraan mengacu kepada keadaan komunitas atau masyarakat luas.

Kesejahteraan adalah kondisi agregat dari kepuasan individu- individu.

Menurut Undang-undang No 11 Tahun 2009, Kesejahteraan Sosial adalah kondisi terpenuhinya kebutuhan material, spiritual, dan sosial warga negara agar dapat hidup layak dan mampu mengembangkan diri, sehingga dapat melaksanakan fungsi sosialnya. Permasalahan kesejahteraan sosial yang berkembang dewasa ini

menunjukkan bahwa ada warga negara yang belum terpenuhi hak atas kebutuhan dasarnya secara layak karena belum memperoleh pelayanan sosial dari negara.

Ghalia Indonesia. Urbanisasi dan Kemiskinan di Dunia Ketiga. dan sebagianya. harapan hidup. dan sebagainya. pekerjaan. Tiara Wacana. Dr. (3) dengan melihat pada integrasi dan kedudukan social (social status) Daftar Pustaka: Bintarto. kesehatan. (mental/educational status) seperti pendidikan. 1996. Jakarta Nasikun. (2) dengan melihat pada tingkat mentalnya.Akibatnya. masih ada warga negara yang mengalami hambatan pelaksanaan fungsi sosial sehingga tidak dapat menjalani kehidupan secara layak dan bermartabat. melihat konsep kesejahteraan dari tiga aspek. Interaksi Desa-Kota dan Permasalahannya. PT. dan (4) jati diri (Identity) Menurut Drewnoski (1974) dalam Bintarto (1989). seperti nutrisi.Yogyakarta. (1) dengan melihat pada tingkat perkembangan fisik (somatic status). Konsep kesejahteraan menurut Nasikun (1993) dapat dirumuskan sebagai padanan makna dari konsep martabat manusia yang dapat dilihat dari empaat indicator yaitu : (1) rasa aman (security). (2) Kesejahteraan (welfare). (3) Kebebasan (freedom). . 1989.

peran konsumsi. GDP dan PDR dan membuka lapangan kerja bagi warga. Dalam pandangan teori klasik tentang negara. yakni mengumpulkan sumberdaya. Kedua. peran ekstraksi. yakni menggunakan (alokasi) anggaran negara untuk membiayai birokrasi agar fungsi pelayanan publik berjalan secara efektif dan profesional. dalam ilmu politik biasanya dianggap bahwa memiliki tujuan demi kepentingan seluruh warganya. misalnya memperoleh devisa dari ekspor. peran distribusi sosial. mencakup lima hal. Dengan demikian. Keempat. Pertama. Negara merupakan aktor pertama dan utama yang bertanggungjawab mencapai janji kesejahteraan kepada rakyatnya. seperti organisasi secara umum. Kelima. peran regulasi.KEWAJIBAN NEGARA TERHADAP KESEJAHTERAAN RAKYAT Negara adalah suatu organisasi dalam suatu wilayah yang memiliki kekuasaan tertinggi yang sah dan ditaati oleh rakyatnya. . yakni melancarkan kebijakan dan peraturan yang digunakan untuk mengatur dan mengurus barang-barang publik dan warga. Negara memiliki kekuasaan yang kuat terhadap rakyatnya. yakni negara mengeluarkan belanja untuk membiayai pembangunan sosial atau kebijakan sosial. Keberadaan negara. terutama memainkan peran distribusi sosial (ke¬bijakan sosial) dan investasi ekonomi (kebijakan ekonomi). peran investasi ekonomi. yakni mengeluarkan biaya untuk untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi (GNP. kekuasaan yang dimiliki oleh sekelompok orang yang berperan sebagai penyelenggara negara adalah semata-mata demi kesejahteraan warganya. menarik pajak warga. termasuk peran kesejahteraan. atau menggali pendapatan asli daerah. dalam arti kemampuan seseorang atau suatu kelompok untuk mempengaruhi orang lain atau kelompok lain. eksploitasi sumberdaya alam. Fungsi dasar negara adalah ” mengatur” untuk menciptakan law and order dan ” mengurus” untuk mencapai welfare/kesejahteraan. Kekuasaan. peran negara dalam pembangunan. Wujud konkretnya adalah pelayanan publik untuk memenuhi hak-hak dasar warga. Ketiga. adalah untuk memudahkan anggotanya (rakyat) mencapai tujuan bersama atau cita-citanya.

keturunan dan suku bangsa. Sejarah evolusi hak-hak warga negara bisa dilihat pada tabel 1 berikut. Jakarta 2008. Indonesia memiliki pilihan untuk secara bertahap membangun solusi yang bersifat sosial-demokratik bagi terciptanya suatu negara kesejahteraan yang universal dan solidaristik. Miriam. Hak-hak warga negara tersebut. Didin S. Mahatma Gandhi: Prinsip Hidup. Jakarta 1996.. Dasar-Dasar Ilmu Politik. hak politik (hak memilih dalam pemilu) diakui dan dipenuhi pada abad ke-19. DAFTAR PUSTAKA Alappat.. Namun. memberlakukan penerapan kebijakan sosial sebagai ’ penganugerahan hak-hak sosial’ kepada warganya. Pengalaman dan capaian rezim kesejahteraan universal merupakan suatu yang diimpian bagi Indonesia. Jakarta 2006 . Didin S. Gramedia edisi revisi. Francis. Jakarta September 2005 Budiardjo. hak politik dan hak sosial. Hak-hak sosial tersebut mendapat jaminan dan tidak dapat dilanggar (inviolable) serta diberikan berdasar atas dasar kewargaan (citizenship) dan bukan atas dasar kinerja atau kelas. Damanhuri. Model Negara Kesejahteraan dan Prospeknya di Indonesia. antara lain [1] pengakuan universal negara atas hak-hak dan jaminan sosial ekonomi (kesehatan.Negara Kesejahteraan sebenarnya merupakan kelanjutan dan perluasan dari hak-hak warga negara. dan hak sosial (kesejahteraan dan jaminan sosial) diakui dan dipenuhi pada abad ke-20. Damanhuri. dengan demikian. antara lain hak sipil. Negara Kesejahteraan mekanisme berusaha untuk membebaskan warganya dari ketergantungan pada pasar mendapatkankesejahteraan (dekomodifikasi) dengan menjadikan hak setiap warga sebagai ” alasan utama” kebijakan sebuah negara. pendidikan dan pendapatan) tanpa memandang kelas sosial.. Pustaka sinar Harapan.. Penerbit Nusamedia dan Nuansa. Ekonomi Politik Alternatif. selama 300 tahun secara perlahan berhasil diakui dan terpenuhi.. Negara. Hal sipil (kebebasan berbicara) warga diakui dan dupenuhi pada abad ke-18. Pemikiran dan Konsep Ekonomi. Jurnal Politika.

Eko.. Daerah Budiman: Prakarsa dan Inovasi Lokal Membangun Kesejahteraan. Yogyakarta Februari 2008. Jurnal Politika.Darmawan T dan Sugeng B di Memahami Negara Kesejahteraan: Beberapa Catatan bagi Indonesia. Sutoro. Makalah disajikan dalam Konferensi Internasional yang diseleng¬garakan oleh Perkumpulan Prakarsa dan lain-lain di Jakarta 26-28 Juni 2007 . Jakarta 2006. Ire’ s Insight Working Paper.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful