P. 1
Enzim Katalase

Enzim Katalase

|Views: 181|Likes:
Published by vivi vidya

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: vivi vidya on May 09, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/31/2015

pdf

text

original

BAB I

Hipotesa : Konsentrasi H2O2 mempengaruhi keefektifan enzim katalase pada hati ayam. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh konsentrasi H2O2 terhadap keefektifan enzim katalase pada hati ayam. Variabel :  Variabel Kontrol : - pH Suhu Volume ekstrak hati Konsentrasi ekstrak hati Volume H2O2 Jenis hati - . kami ingin mengetahui lebih jauh tentang pengaruh konsentrasi H2O2.  Rumusan Masalah : Apakah konsentrasi H2O2 mempengaruhi keefektifan enzim katalase pada hati ayam ?  Kerangka berpikir : Landasan Teori : Salah satu fungsi enzim adalah mempercepat atau memperlambat reaksi kimia. Dari banyak faktor yang mempengaruhi keefektifan enzim. Pada enzim katalase memiliki fungsi dalam membantu pengubahan hidrogen peroksida ( H2O2 ) menjadi air ( H2O ) dan oksigen ( O2 ).

2 % . Variabel Manipulasi : Konsentrasi H2O2 ( 3 % . 1 % )  Variabel Respon : - Besar kecilnya nyala api yang dihasilkan Banyak sedikitnya gelembung yang dihasilkan Besar kecilnya tekanan yang dihasilkan .

e. Spiritus dan korek api 6. Bakarlah ujung tusuk sate dan tiup segera untuk menghasilkan bara api. Siapkan H2O2 3 % dengan volume 1 ml. f. Masukkan ekstrak hati ( dengan konsentrasi yang sama ) kedalam tabung reaksi. masukkan tusuk sate tersebut kedalam tabung reaksi tetapi jangan sampai menyentuh cairan didalam tabung reaksi. setinggi 2 cm dari dasar tabung.BAB II  Alat dan Bahan : 1. Siapkan alat dan bahan yang sudah dalam keadaan bersih. V2 . 1 % ) 3. i. H2O2 ( 3 % . k. 2 % . g. j. jangan biarkan ada celah. Ulangi poin – poin a – i sampai 3 kali. Sebelum bara api padam. l. b. Pipet tetes  Cara Kerja : a. Nyalakan spiritus dengan korek api. Masukkan H2O2 yang telah disiapkan tadi kedalam tabung reaksi berisi ekstrak hati dengan segera. Ekstrak hati 2. c. Amati hasil reaksi tersebut dan catatlah. V1 = M2 . Ulangi poin – poin a – j. Tabung reaksi 4. dengan mengganti H2O2 3 % dengan H2O2 1 % dan H2O2 2 %. Tusuk sate 5. Tutup segera tabung reaksi berisi ekstrak hati dan H2O2 dengan ibu jari. Cara membuat H2O2 2 % : Siapkan H2O2 3 % sebanyak 50 ml Tambahkan akuades 25 ml Sehingga sesuai dengan persamaan kimia : M1 . h. d.

50 = M2 . Cara membuat H2O2 1 % : Siapkan H2O2 2 % sebanyak 50 ml Tambahkan akuades 50 ml Sehingga sesuai dengan persamaan kimia : M1 . 75 M2 = 2 % m. V2 2 % .3 % . 100 M2 = 1 % . V1 = M2 . 50 = M2 .

Ada tekanan yang kecil c. Nyala api redup dan tidak lama ( + + ) Percobaan I a. Timbul sedikit gelembung b. Nyala api > dari H2O2 1% ( + + + ) Percobaan II a. Timbul gelembung > dari H2 O 2 1 % a. Ada tekanan > dari H2O2 1% c. Ada tekanan > dari H2O2 1% c. Nyala api terang dan lama ( + + + + )  Analisa Data : Dari data diatas dapat dianalisa bahwa percobaan yang menggunakan H2O2 1 % memiliki nyala api yang lebih redup daripada percobaan yang menggunakan H2O2 2 %. Sehingga dapat .BAB III  Hasil Pengamatan : Konsentrasi Percobaan I Variabel Respon Percobaan II a. Ada tekanan yang kecil c. Sedangkan percobaan yang menggunakan H2O2 3% memiliki nyala api yang lebih terang daripada percobaan yang menggunakan H2O2 2%. Timbul gelembung > dari H2 O 2 2 % H2 O 2 1 % b. Ada tekanan yang besar c. Timbul banyak gelembung b. Ada tekanan yang besar c. Timbul sedikit gelembung b. Ada tekanan yang besar c. Ada tekanan > dari H2O2 1% c. Ada tekanan yang kecil c. Timbul sedikit gelembung b. Timbul banyak gelembung b. Nyala api terang dan lama ( + + + + + ) H2 O 2 1 % b. Nyala api > dari H2O2 1% ( + + + ) Percobaan III a. Nyala api terang dan lama ( + + + + ) H2 O 2 3 % gelembung b. Nyala api redup dan tidak lama ( + + + ) Percobaan II a. Timbul banyak H2 O 2 1 % b. Timbul gelembung > dari Percobaan III a. Nyala api > dari H2O2 1% (+++) Percobaan I a. Nyala api redup dan tidak lama ( + + ) Percobaan III a.

 Kesimpulan : Semakin besar konsentrasi H2O2 yang terdapat pada reaksi pengubahan hidrogen peroksida ( H2O2 ) menjadi air ( H2O ) dan oksigen ( O2 ) oleh enzim katalase. maka semakin besar pula O2 yang dapat dihasilkan. . Oleh karena itu dapat diketahui berdasarkan teori yang ada. bahwa konsentrasi H2O2 mempengaruhi banyak sedikitnya O2 yang dihasilkan pada reaksi pengubahan hidrogen peroksida ( H2O2 ) menjadi air ( H2O ) dan oksigen ( O2 ) dengan peranan enzim katalase yang terdapat pada hati ayam. yang menunjukkan bahwa keefektifan enzim katalase juga dipengaruhi oleh konsentrasi H2O2 yang akan diubah menjadi H2O dan O2.diketahui bahwa jumlah O2 yang dihasilkan pada reaksi pengubahan hidrogen peroksida ( H2O2 ) menjadi air ( H2O ) dan oksigen ( O2 ) yang menggunakan H2O2 3% adalah yang paling besar.

2009 . Subardi. Biologi untuk kelas XII SMA dan MA . Daftar Pustaka : Pramono. Jakarta : Jawa Pos Group. . Nuryani. Shidiq.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->