LAPORAN WORKSHOP

PEMBUKTIAN RUMUS ABC
Disusun Guna Memenuhi Tugas Mata Kuliah Workshop Pembelajaran Matematika

Disusun oleh : 1. 2. 3. 4. 5. Agustina Dian K. Rhisty Frida U. Syamsudin Dhiki Yudha I. Agnetta Eka P. A 410 080 322 A 410 080 323 A 410 080 330 A 410 080 333 A 410 080 345

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA 2011

HALAMAN PENGESAHAN Laporan dengan judul “Pembuktian Rumus abc” guna melengkapi tugas mata kuliah Workshop Program Studi Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Tahun Akademik 2011/2012 telah disetujui dan disahkan pada : Hari : Januari 2012

Tanggal :

Surakarta,

Januari 2012

Dosen Pengampu

Dosen Praktikum

Drs.H Sumardi, M.Si

Ikhsan Dwi Setyono, S.Pd

Pandangan siswa tentang mata pelajaran Matematika sebagai mata pelajaran yang sulit dan menjadi momok bagi siswa masih banyak ditemui atau didapatkan. Siswa jarang diajak aktif dalam . sebagai hasil pengalamanya sendiri dalam interaksi lingkungannya ( Slameto. yang berarti dalam mempelajari matematika harus menguasai konsep sebelumnya yang menjadikan prasyarat untuk memahami konsep yang selanjutnya. siswa takut untuk bertanya dan takut mengerjakan soal didepan kelas. Latar Belakang Masalah Belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan. Di sekolah dasar seorang guru seringkali mengajar hampir semua bidang studi yang ada. akan sangat berpengaruh terhadap minat siswa yang diajar. Hal itu akan berakibat pada proses pemahaman dan pengertian materi pelajaran yang disampaikan oleh guru. bahkan tidak jarang menimbulkan kebingungan (salah pengertian).BAB I PENDAHULUAN A. Dalam penyampaian materi oleh seorang guru. 2003:2) Materi matematika bersifat hierarkis. pandangan seperti ini yang mengakibatkan siswa menjadi kurang aktif. hal ini menjadikan pembelajaran matematika kurang efektif. siswa cenderung pasif. Dalam hubungan dengan kegiatan belajar mengajar antara guru dan siswa tidak selamanya berjalan dengan lancar.

Disamping itu alat peraga dapat digunakan untuk menarik perhatian siswa dalam mempelajari matematika. Karena pembelajaran pada bab ini siswa sering kali tidak dapat memahami konsep dasar sebuah rumus abc dan pembuktiannya jika hanya disajikan di papan tulis dalam bentuk tulisan biasa terkesan kurang menarik. Alat peraga diperlukan bagi seorang pengajar dalam menyampaikan suatu materi matematika karena alat peraga mempunyai peranan yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan proses belajar mengajar. sehingga dengan latar belakang tersebut penulis membuat alat peraga “pembuktian rumus abc” dengan harapan dapat menjadi sarana penunjang . Untuk membantu siswa dalam memahami konsep matematika yang bersifat abstrak. Yang mana benda tersebut dapat dikatakan sebagai alat peraga. Hal ini dimaksudkan bahwa alat peraga merupakan media transfer pengetahuan dari pengajar kepada siswa. Dengan siswa melihat secara langsung maka pembelajaran akan lebih menarik sehingga hasil belajar yang diharapkan dapat tercapai. maka dalam proses pembelajaran diperlukan bantuan penyajian materi yang berupa benda konkret. Pembuktian rumus abc adalah sebuah alat peraga yang di buat dengan tujuan mempermudah siswa dalam memahami pembelajaran matematika pada operasi aljabar (persamaan kuadrat) yang khususnya pada materi pembuktian rumus abc.mengikuti pelajaran di dalam kelas sehingga siswa kurang dapat memahami hal yang disampaikan oleh guru.

terutama bagi perkembangan model pembelajaran matematika berbasis alat peraga. Perumusan Masalah a. . b. 2. Mendeskripsikan pembuktian rumus abc agar siswa bisa mengetahui dari mana asal nilai akar-akar persamaan kuadrat. Mempermudah pembelajaran matematika pada pembahasan materi operasi aljabar. Teoritis Secara teoritis pembuatan alat peraga ini diharapkan dapat berguna bagi perkembangan pendidikan. D. Bagaimana proses pembuatan alat peraga “Pembuktian Rumus abc” untuk pokok bahasan Persamaan Kuadrat (Operasi Aljabar)? b. Tujuan Berdasarkan latar belakang yang diuraikan dimuka. Praktis 1) Bagi siswa  Mempermudah siswa dalam mempelajari konsep operasi aljabar. maka dapat dikemukakan dua tujuan pembuatan alat peraga “Pembuktian Rumus abc” adalah sebagai berikut: 1.memperoleh pembelajaran menjadi lebih baik dan memperoleh hasil yang maksimal. Bagaimana cara menggunakan alat peraga “Pembuktian Rumus abc” untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai konsep operasi aljabar? C. B. Manfaat Manfaat yang diharapkan dari pembuatan alat peraga ini adalah: a.

2) Bagi guru    Membantu guru dalam penanaman konsep operasi aljabar. Mendorong siswa untuk lebih aktif. Membantu guru mengembangkan bentuk alat peraga yang tepat dalam proses pembelajaran matematika. dan semangat dalam belajar matematika. kreatif.  Merangsang siswa untuk lebih menyenangi palajaran matematika. Menambah variasi proses belajar mengajar. .

sedangkan nilai a < 0 akan menyebabkan parabola terbuka ke bawah.  c menentukan titik potong fungsi parabola yang dibentuk dengan sumbu y atau saat x = 0 (Sudirman. b dan c menentukan bagaimana bentuk parabola dari fungsi persamaan kuadrat dalam ruang xy.  b menentukan kira-kira posisi x puncak parabola. b dan c disebut sebagai koefisien: koefisien kuadrat a adalah koefisien dari x2.  a menentukan seberapa cekung/cembung parabola yang dibentuk oleh fungsi kuadrat. Bentuk umum dari persamaan kuadrat adalah dengan a. Pembahasan Teori 1. (Sudirman. Definisi persamaan kuadrat Persamaan kuadrat adalah suatu persamaan yang pangkat tertinggi dari variabelnya adalah dua. dan c adalah koefisien konstan atau disebut juga suku bebas. Nilai a > 0 akan menyebabkan parabola terbuka ke atas. atau sumbu simetri cermin dari kurva yang dibentuk. koefisien linier b adalah koefisien dari x. 2007 : 202) Nilai-nilai a. Huruf-huruf a. 2007 : 202) .BAB II KAJIAN TEORI A. b dan c merupakan bilangan real dan . Posisi tepatnya adalah .

Jawab: Daftarlah faktor-faktor dari 3. Perhatikan contoh pemfaktoran berikut ini : Faktorkanlah 3x² – 7x – 6 = 0. 4 dan 6 merupak faktor dari 12. yaitu 1 dan –6. Bilangan 12 dapat dituliskan sebagai 12 = 1 x 2 12 = 3 x 4 12 = 3 x 2 x 2 12 = 6 x 2 Pada notasi 12 = 1×12 . kita ingat 1 dan 12 merupakan faktor dari 12. yaitu 1 dan 3 . 3. Ingat kembali berapakah faktor 12? Ya. kamu bisa mencarinya dengan pohon faktor. –1 dan 6. Gunakan faktor-faktor tersebut untuk menuliskan binomial dengan cara menempatkan faktor dari 3 dalam tanda dan faktor dari –6 dalam tanda o pada bentuk ( x + o)( x + o). Mencari nilai akar-akar persamaan kuadrat.2. a. Carilah perkalian dua binomial yang suku tengahnya (jumlah dari hasil perkalian dalam dan luar) adalah –7x. Pemfaktoran Memfaktorkan suatu bilangan artinya menyatakan bilangan itu sebagai perkalian beberapa bilangan.Soal 1 ( 1 x + 1 ) ( 3 x + –6 ) ( 1 x + –6 ) ( 3 x + 1 ) ( 1 x + –1 ) ( 3 x + 6 ) ( 1 x + 6 ) ( 3 x + –1 ) ( 1 x + 2 ) ( 3 x + –3 ) ( 1 x + –3 ) ( 3 x + 2 ) –6x + 3x = 3x 1x – 18x = –17x 6x – 3x = 3x –1x + 18x = 17x –3x + 6x = 3x 2x – 9x = –7x ( )( SALAH SALAH SALAH SALAH SALAH BENAR ) . Daftarlah faktor-faktor dari –6. dan 2 dan –3. -1 dan –3. –2 dan 3. Demikian juga untuk yang lainnya 2.

Rumus abc Rumus kuadratis dikenal pula dengan nama ‘rumus abc’ karena digunakan untuk menghitung akar-akar persamaan kuadrat yang tergantung dari nilai-nilai a. Rumus yang dimaksud memiliki bentuk .b. dengan atau (Rahaju 2008 : 14) c. Melengkapi kuadrat sempurna Untuk menyelesaikan persamaan kuadrat bentuk dengan melengkapkan kuadrat sempurna. atau Pindahkan konstanta ke ruas kanan Tambahkan kedua ruas dengan Ubah ruas kiri menjadi bentuk kuadrat sempurna Contoh: Tentukan akar-akar persamaan kuadrat cara melengkapkan kuadrat. maka langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:     Usahakan agar koefisien dari sama dengan 1. b dan c suatu persamaan kuadrat.

Rumus ini digunakan untuk mencari akar-akar persamaan kuadrat apabila dinyatakan bahwa . Dari rumus tersebut akan diperoleh akar-akar persamaan. Pembuktian rumus kuadrat Dari bentuk umum persamaan kuadrat. 3. Dari persamaan terakhir ini dapat pula dituliskan dua hubungan yang telah umum dikenal. sehingga persamaan semula dalam bentuk dapat dituliskan menjadi . yaitu dan . bagi kedua ruas untuk mendapatkan a = 1 Pindahkan ke ruas kiri .

Pindahkan ke ruas kanan sehingga didapat rumus kuadrat . Pindahkan ke ruas kanan lalu samakan penyebut di ruas kanan. ( Bird.sehingga teknik melengkapkan kuadrat bisa digunakan di ruas kiri. sehingga tanda kuadrat di ruas kiri hilang. 2004 : 75) . Kedua ruas diakar (dipangkatkan setengah). dan muncul tanda plus-minus di ruas kanan.

B. Penerapan Alat Peraga Dalam Pembelajaran Matematika Hubungan Alat peraga dalam pembelajaran matematika yaitu dapat membantu siswa dalam memahami konsep operasi aljabar dalam materi persamaan kuadrat dan dapat mememukan rumus abc. Selain itu siswa mampu memahami konsep pemfaktoran dan dapat menentukan faktor perkalian suatu bilangan serta mengetahui langkahlangkah dalam menyelesaikan soal-soal. .

BAB III METODE PEMBUATAN ALAT PERAGA A. . Bentuk Alat Peraga Media pembelajaran ini kami namakan “Pembuktian Rumus abc” yang berfungsi untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang materi persamaan kuadrat.

Dioda (1 buah) @Rp 7.000 13.500 = Rp 35. Seng 100 cm x 5 cm 7.000 = Rp 60. Spidol warna hitam (1 buah) 10.000 = Rp 3. Paku kecil ( 2 ons) 6.500 = Rp 7.000 = Rp 1.000 = Rp 44. Melamin warna putih ukuran 100 cm x 75 cm (1 buah) 2. Alat dan Bahan 1. Triplek ukuran 100 cm x 75 cm (1 buah) 3. Lis almunium panjang 350 cm 11. Kabel listrik (2 meter) @ Rp 2. Kabel listrik (2 meter) 5. Skotlet 1 m (2 buah) 9. Triplek ukuran 100 cm x 75 cm (1 buah) 3.000 = Rp 5.000/m 11. Lis alumunium samping ukuran 350 cm @ Rp 10. Melamin warna putih ukuran 100 cm x 75 cm 2. Estimasi Dana 1.000 = Rp 14.000 = Rp 5. Resistor C. Kayu ukuran 350 cm x 5 cm x 1 cm 12.000/m 6.000/m 12. 000 = Rp 65.500 14. Trafo 13. Mika 3 mm ukuran 140 cm x 30 cm @Rp 2. Mika 3 mm ukuran 140 cm x 30 cm 8.500 . Dioda 14. Spidol warna hitam (1 buah) 10. Seng 100 cm x 5 cm @ Rp 5.000 = Rp 40.000 4. Resistor (1 buah) @Rp 1. Paku kecil ( 2 ons) @ Rp 2.000 Rp298.000/m 9.000 = Rp 4.000/m 7. Trafo ½ ampere (1 buah) @Rp 9.000/buah 8. Lampu senter (44 buah) @ Rp 1.500/m 5.000 = Rp 5. Skotlet 1 m (2 buah) @ Rp 20. Lampu senter (44 buah) 4. Kayu ukuran 350 cm x 5 cm x 1 cm @1.B.500 = Rp 9.

Gabungkan melamin dan triplek tersebut dengan memberi kayu sebagai pembatas! 6. Prosedur Pembuatan 1. Melubangi bagian melamin sesuai pada gambar! 4.D. Tulis melamin sesuai konsep pembuktian rumus abc! 3. Membuat rangkaian lampu pada triplek ( sebagai bagian alas)! 5. Potong melamin (sebagai bagian atas ) sesuai ukuran! 2. Memberi lis pada alat peraga! X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X .

Cara Penggunaan 1. 2. karena seng tersebut berfungsi sebagai konduktor/saklar yang dapat mempertemukan arus listrik positif dan negatif. . 3.E. Memasukkan mika tersebut secara berulang-ulang dan sesuai urutan yang benar sehingga dapat membuktikan rumus a b c. Dengan adanya triplek melamin yang dilapisi seng yang berfungsi sebagai konduktor/saklar maka dengan di masukkannya mika yang bagian bawahnya juga dilapisi seng maka akan membuat lampu yang sudah terpasang pada triplek melamin alas menyala. Triplek melamin bagian tutup yang berlubang tersebut dimasukkan mika pada sela-sela seng yang sudah tersedia agar tidak terlihat triplek melamin tersebut berlubang.

Deskripsi Alat Peraga Secara garis besar gambaran tentang alat peraga pembuktian rumus abc adalah alat yang digunakan untuk menunjukkan nilai-nilai persamaan kuadrat yang dilakukan dengan pembuktian rumus abc.BAB IV HASIL A. .

2. Simpulan 1. Saran Dalam pembuatan alat peraga ini masih banyak kekurangan dan diharapkan para pengguna selanjutnya dapat lebih menyempurnakan alat ini agar lebih menarik.BAB V PENUTUP A. . B. Diharapkan dengan pembuatan alat peraga ini siswa dapat memahami konsep operasi aljabar dan juga pembuktian rumus abc. Siswa dapat lebih mudah dalam mengerjakn soal-soal yang berkaitan dengan konsep rumus abc.

2003. Slameto. Rahaju. 2008. Cerdas Aktif Matematika Untuk SMP Kelas IX. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Sudirman. Contextual Teaching and Learning Matematika (Buku Sekolah Elektronik) Untuk SMP Kels VIII.DAFTAR PUSTAKA Bird John. Jakarta : Ganeca Exact. Jakarta : Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional . Jakarta: Rineka Cipta. Endah Budi dkk. 2007. Matematika Dasar Teori dan Aplikasi Praktis Edisi Ketiga. 2004. Jakarta : Erlangga.

LAMPIRAN .

Agustina Dian K 2. 410 080 345 Mengajukan judul workshop: PEMBUKTIAN RUMUS ABC Disetujui dan disahkan pada : November 2011 Oleh: Pembimbing I Pembimbing II Drs.Si Ikhsan Dwi Setyono. Sumardi. Rhisty Frida U 3. (0271) 717417 Tromol Pos 1Surakarta-57102 PENGAJUAN JUDUL WORKSHOP PEMBELAJARAN MATEMATIKA Nama Kelompok : 1.Pd . Syamsudin 4. Agnetta Eka P A. S. M. Dhiki Yudha I 5. A. 410 080 330 A.UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN Jl. 410 080 322 A. 410 080 323 A. 410 080 333 A. Yani Pabelan Kartasura Telp.

Oktober 2011 Dosen Pengampu Dosen Praktikum Drs.Si Ikhsan Dwi Setyono. M.H Sumardi.Pd .HALAMAN PENGESAHAN Proposal dengan judul “Pembuktian Rumus abc” guna melengkapi tugas mata kuliah Workshop Program Studi Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Tahun Akademik 2011/2012 telah disetujui dan disahkan pada : Hari : Tanggal : Surakarta. S.

12 Januari 2012 : Gedung C 2. Rhisty Frida U 3. 410 080 272 A.Pd Alat Peraga : PEMBUKTIAN RUMUS ABC Anggota kelompok 1.PEMBAGIAN TUGAS PRESENTASI Hari. GEDUNG BANG-JO KPK DAN FPB Amin Akatdianto Vistita Febri K Ratnia Oktaviani Eka Agustiningtyas A. Agustina Dian K 2. 410 080 118 A. 410 080 330 A. 410 080 345 Peserta 1. Syamsudin 4. 410 080 130 A. 410 080 279 Elza Uswatun Khasanah A. 410 080 293 2. 410 080 127 A.1 B FKIP UMS : Ikhsan Dwi Setyono. Tanggal Tempat Penguji : Kamis. Dhiki Yudha I 5. 410 080 323 A. Agnetta Eka P A. 410 080 333 A. 410 080 132 . 410 080 109 A. MAGIC BOX Vifi Zuliastuti Ema Wulandari Dony Ardianto Ulin Nur Ariva Endah Asmarawati A. S. 410 080 261 A. 410 080 322 A. 410 080 126 A.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful