PENCEMARAN AIR OLEH MIKROBA PATOGEN Air dapat merupakan medium pembawa mikroorganisme patogenik yang berbahaya bagi

kesehatan. Bahaya atau resiko kesehatan uang berhubungan dengan pencemaran air secara umum dapat diklasifikasikan menjadi dua yakni bahaya langsung dan bahaya tidak langsung. Bahaya langsung terhadap kesehatan manusia dapat terjadi akibat mengonsumsi air yang tercemar atau air yang berkualitas buruk, baik langsung diminum, melalui makanan dan dapat juga akibat dari pemakaian air yang tercemar untuk keperluan sehari-hari seperti mencuci peralatan makan dan lain sebagainya. Bahaya bagi kesehatan masyarakat dapat pula diakibakan oleh berbagai dampak kegiatan industri dan pertanian. Sedangkan bahaya tak langsung dapat terjadi misalnya akibat dari mengonsumsi ikan, yang dimana ikan tersebut sudah tercemar atau mengandung zat-zat polutan berbahaya. Pencemaran air oleh virus, bakteri patogen, dan parasit lainnya atau oleh zat kimia dapat terjadi pada sumber air bakunya, ataupun terjadi pada saat pengairan olahan dari pabrik ke konsumen. Di beberapa negara berkembang, termasuk Indonesia, sungai, danau, kolam, laut sering digunakan untuk beberapa keperluan sehari-hari, misalnya mandi, mencuci pakaian, mencuci alat makan dan makanan, bahkan untuk tempat pembuangan tinja, sehingga air tersebut menjadi tercemar berat oleh virus, bakteri patogen dan mikroorganisme parasit lainnya. Patogen yang sering ditemukan di dalam air terutama adalah bakteri-bakteri penyebab infeksi saluran pencernaan seperti Vibrio cholerae penyebab penyakit kolera,Shigella dysenteriae penyebab disenteri basiler, Salmonella typosa penyebab tifus dan S. paratyphi penyebab paratifus, virus polio dan hepatitis, dan Entamoeba histolyticapenyebab disentri amuba. Untuk mencegah penyebaran penyakit melalui air perlu dilakukan control terhadap polusi air. 1. Disentri Disentri berasal dari bahasa Yunani, yaitu dys (=gangguan) dan enteron (=usus), yang berarti radang usus yang menimbulkan gejala meluas, tinja lendir bercampur darah. Disentri adalah peradangan usus besar yang ditandai dengan sakit perut dan buang air besar. Buang air besar ini berulang-ulang yang menyebabkan penderita kehilangan banyak cairan dan darah. Penyebab umumnya adalah infeksi

didapatkan darah dan lendir dalam tinja. halusinasi). 2. § Anoreksia. § Sakit kram di perut dan sakit di anus saat BAB. sakit kepala. bisa terdapat diare encer tanpa darah dalam 624 jam pertama. Disentri Basiler  § Diare mendadak yang disertai darah dan lendir dalam tinja. dan setelah 12-72 jam sesudah permulaan sakit.5 – 40. Waktu inkubasinya sekitar 1 – 7 hari. kaku kuduk. Penderita perlu segera mendapatkan perawatan medis.    Escherichia coli enteroinvasif (EIEC) Salmonella Campylobacter jejuni. disebabkan Entamoeba hystolitica. biasanya 4 sekitar kurang dari 4 hari.0 C). letargi. Disentri amoeba     § Diare disertai darah dan lendir dalam tinja. jika tidak dapat mengancam jiwa Penyebab Penyakit: 1. pada permulaan sakit. lebih sering pada anak usia > 5 tahun Gejala yang Ditimbulkan : 1. Penyebabnya adalah bakteri Shigella dysenteriae. kelihatan toksik. penyebab disentri yang terpenting dan tersering (± 60% kasus disentri yang dirujuk serta hampir semua kasus disentri yang berat dan mengancam jiwa disebabkan oleh Shigella. § Frekuensi BAB umumnya lebih sedikit daripada disentri basiler (≤10x/hari) § Sakit perut hebat (kolik) § Gejala konstitusional biasanya tidak ada (panas hanya ditemukan pada 1/3 kasus). terutama pada bayi 2. § Kadang-kadang disertai dengan gejala menyerupai ensefalitis dan sepsis (kejang. Amoeba (Disentri amoeba). § Muntah-muntah. Pada disentri shigellosis.parasit Entamoeba histolytica yang menyebabkan disentri amuba dan infeksi golongan Shigella yang menjadi penyebab disentri basiler. Bakteri (Disentri basiler)  Shigella. .      § Panas tinggi (39.

Terapi antiamebik diberikan dengan indikasi : Ditemukan trofozoit Entamoeba hystolistica dalam pemeriksaan mikroskopis tinja. merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteriSalmonella enterica. Demam Thipoid (Typhus) Penyakit Demam Tifoid (bahasa Inggris: Typhoid fever) yang biasa juga disebut typhus atau types dalam bahasa Indonesianya. Pilihan utama untuk Shigelosis (menurut anjuran WHO) : Kotrimoksazol (trimetoprim 10mg/kbBB/hari dan sulfametoksazol 50mg/kgBB/hari) dibagi dalam 2 dosis. Ceftriaxone 50mg/kgBB/hari.000 orang terkena penyakit tifus atau demam tifoid sepanjang tahun. mulai dari usia balita. Perbaikan seharusnya tampak dalam 2 hari. Terapi yang dipilih sebagai antiamebik intestinal pada anak adalah Metronidazol 30-50mg/kgBB/hari dibagi dalam 3 dosis selama 10 hari. Bila dalam 2 hari tidak terjadi perbaikan. Alternatif yang dapat diberikan : Ampisilin 100mg/kgBB/hari dibagi dalam 4 dosis . Preventif (Pencegahan) Langkah pencegahan yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi penyakit disentri adalah dengan memperhatikan pola hidup sehat dan bersih. Demam tifoid adalah penyakit infeksi akut yang selalu ada di masyarakat (endemik) di Indonesia. sakit dan darah dalam tinja berkurang. diperkirakan antara 800 – 100. Bila disentri memang disebabkan oleh E. Dari hasil penelitian. Di Indonesia. antibiotik harus dihentikan dan diganti dengan alternatif lain. 2. dosis tunggal IV atau IM . yang biasanya efektif untuk disentri basiler. dan membiasakan untuk selalu mencuci tangan sebelum makan. Demam ini terutama muncul di musim kemarau . hystolistica. Asam nalidiksat 55mg/kgBB/hari dibagi dalam 4 dosis. dan lain-lain. khususnya turunannya yaitu Salmonella typhi terutama menyerang bagian saluran pencernaan. menjaga kebersihan makanan dan minuman dari kontaminasi kotoran dan serangga pembawa bakteri. Tinja berdarah menetap setelah terapi dengan 2 antibiotika berturut-turut (masing-masing diberikan untuk 2 hari). misalnya panas turun. frekuensi BAB berkurang. selama 5 hari. keadaan akan membaik dalam 2-3 hari terapi. tidak didapatkan perbedaan manfaat pemberian kotrimoksazol dibandingkan plasebo10. anak-anak dan dewasa.Pengobatan Pengobatan dengan antibiotika yang tepat akan mengurangi masa sakit dan menurunkan risiko komplikasi dan kematian. Cefixime 8mg/kgBB/hari dibagi dalam 2 dosis .

Lemas. Diare atau Mencret. makanan. pusing. dengan waktu inkubasi sekitar 1 sampai 3 minggu. dan timbul demam serta mengigil. air minum. peningkatan kasus saat ini terjadi pada usia dibawah 5 tahun. akibatnya terjadi pembengkakan dan akhirnya menekan lambung sehingga terjadi rasa mual. Demam yang tinggi menimbulkan rasa lemas. Pingsan. . 2. kemudian masuk ke aliran darah dan akan terbawa ke organ-organ internal sehingga gejala muncul pada seluruh tubuh.dan konon anak perempuan lebih sering terserang. Dikarenakan mual yang berlebihan. Gejala yang ditimbulkan : Secara garis besar. Penderita umumnya lebih merasakan nyaman dengan berbaring tanpa banyak pergerakan. Bagian tengah berwarna putih dan pinggirnya merah. Tak sadarkan diri. Sifat bakteri yang menyerang saluran cerna menyebabkan gangguan penyerapan cairan yang akhirnya terjadi diare. hilang nafsu makan. Terjadinya pembengkakan hati dan limpa menimbulkan rasa sakit di perut. Biasanya anak akan merasa lidahnya pahit dan cenderung ingin makan yang asam-asam atau pedas. dan penularan dapat terjadi karena infeksi yang disebabkan oleh bakteria yang ada di dalam tinja penderita yang akan mengontaminasi air. Bakteri Salmonella typhi berkembang biak di hati dan limpa. dan sakit perut. namun dalam beberapa kasus justru terjadi konstipasi (sulit buang air besar). akhirnya makanan tak bisa masuk secara sempurna dan biasanya keluar lagi lewat mulut. 3. pusing. Penyebab Penyakit : Penyebabnya adalah bakteri jenis bacillus thypus yaitu Salmonella thyposa. Sumber penularan yang utama adalah penderita itu sendiri atau karier. Siang hari biasanya terlihat segar namun menjelang malamnya demam tinggi. 4. ataupun kontak langsung. 6. Demam lebih dari seminggu. gejala yang ditimbulkan antara lain : 1. 5. Lidah kotor. Mual Berat sampai muntah. pusing. misalnya seluruh badan lemas. namun dengan kondisi yang parah seringkali terjadi gangguan kesadaran. Bakteri tersebut masuk melalui mulut dan menjangkiti lympha (getah bening) pada bagian bawah usus halus.

Kolera Kolera merupakan penyakit yang sudah langka di negara-negara perindustrian dalam seratus tahun belakangan ini. mencegah terjadinya komplikasi.Pengobatan Pengobatan terhadap penderita penyakit demam Tifoid atau types bertujuan menghentikan invasi kuman. dan ciprofloxacin sesuai kondisi pasien. Selain obat-obatan yang diberikan untuk mengurangi gejala yang timbul seperti demam dan rasa pusing (Paracetamol). sefalosporin. Untuk anak dengan demam tifoid maka pilihan antibiotika yang utama adalah kloramfenikol selama 10 hari dan diharapkan terjadi pemberantasan/eradikasi kuman serta waktu perawatan dipersingkat. Demam berlebihan menyebabkan penderita harus dirawat dan diberikan cairan Infus. bisa juga divaksinasi. trimethoprimsulfamethoxazole. tetapi penyakit ini masih sering terdapat di beberapa bagian dunia termasuk sub-benua India . Untuk anak usia 2 tahun yang masih rentan. Namun beberapa dokter ada yang memilih obat antibiotika lain seperti ampicillin. 3. Imunisasi dengan menggunakan vaksin oral dan vaksin suntikan (antigen Vi Polysaccharida capular) telah banyak digunakan. berdiri dan berjalan. Saat ini pencegahan terhadap kuman Salmonella sudah bisa dilakukan dengan vaksinasi bernama chotipa (cholera-tifoid-paratifoid) atau tipa (tifoidparatifoid). Pasien harus berbaring di tempat tidur selama tiga hari hingga panas turun. kemudian baru boleh duduk. faeces dan urine untuk mencegah penularan. serta mencegah agar tak kambuh kembali. Preventif (Pencegahan) Pencegahan penyakit demam Tifoid bisa dilakukan dengan cara perbaikan kebersihan dan sanitasi lingkungan serta penyuluhan kesehatan. memperpendek perjalanan penyakit. kotrimoksazol. Pengobatan penyakit tifus dilakukan dengan jalan mengisolasi penderita dan melakukan desinfeksi pakaian.

Penyebab Penyakit a. Kurang lebih 1 dari setiap 20 penderita mengalami sakit yang berat dengan gejala diare yang sangat encer. yang disebabkan oleh infeksi usus akibat terkena bakteria Vibrio cholerae. kehilangan cairan tubuh secara cepat ini dapat mengakibatkan dehidrasi dan shock atau reaksi fisiologik hebat terhadap trauma tubuh. muntah-muntah. 4. Kalau tidak diatasi. dan akan menghasilkan eksotoksin yang menyebabkan rasa mual.dan bagian benua Afrika di sebelah selatan gurun Sahara (sub-Sahara). Cholera Eltor disebabkan oleh baksil Vibrio eltor Penyebabnya adalah bakteri patogen jenis Vibrio cholerae. antara lain ialah : 1. Bakteri ini masuk melalui mulut dan akan berkembang di dalam usus halus (small intestine). Infeksi biasanya ringan atau tanpa gejala. Bagi mereka ini. dan kram di kaki. Gejala yang ditimbulkan Pada penderita penyakit kolera gejala umum yang ditampakkan. Feses yang menyerupai air cucian beras tersebut bila diendapkan akan mengeluarkan gumpalan putih. . Diare yang encer dan berlipah tnpa didahului rasa mulas atau tenesmus. dan waktu inkubasinya antar beberapa jam sampai dengan 5 hari. Kolera adalah penyakit diare akut. 2. tetapi seperti manis yang menusuk 3. Diare terjadi berkali-kali dan dalam jumlah yang cukup banyak. Feses atau kotoran (tinja) yang semula berwarna dan berbau berubah menjadi cairan putih keruh (seperti air cucian beras) tanpa bau busuk ataupun amis. Sumber utama penularan penyakit ini adalah air minum atau makanan yang tercemar (terkontaminasi) oleh kotoran atau muntahan penderita yang mengandung bakteri kholera ataupun tercemar oleh inang atau pembawa bakteri kholera. kematian dapat terjadi dalam beberapa jam. Cholera Asiatica disebabkan oelh baksil Vibrio comma b. tapi terkadang parah.

7. Pengobatan antibiotik ini dalam waktu 48 jam dapat menghentikan diare yang terjadi. dan lain-lain dan apabila tidak segera menadapatkan penanganan pengganti cairan tubuh yang hilang maka dapat menyebabkan kematian.5. terutama kebersihan air dan pembuangan kotoran (feaces) pada tempatnya yang memenuhi standar lingkungan. cuci tangan dengan bersih sebelum makan memakai sabun/antiseptik. searangga lalat (vektor) penular lainnya segera diberantas. Bila dalam anggota keluarga ada yang terkena kolera. Banyaknya cairn yang keluar akan menyebabkan terjadinya dehidrasi dengan tandatanda seperti : detak jantung cepat. Kejang otot perut bisa juga dirasakan dengan disertai nyeri yang hebat. mata cekung. lemah fisik. yaitu dengan memberikan pengganti cairan tubuh yang hilang sebagai langkah awal. Lainnya ialah meminum air yang sudah dimasak terlebih dahulu. penderita tidaklah merasakan mual sebelumnya. sebaiknya diisolasi dan secepatnya mendapatkan pengobatan. Preventif (Pencegahan) Cara pencegahan dan memutuskan tali penularan penyakit kolera adalah dengan prinsip sanitasi lingkungan. Pemberian vaksinasi kolera dapat melindungi orang yang kontak langsung dengan penderita . Terjadinya muntah setelah didahului dengan diare yang terjadi. Selanjutnya adalah pengobatan terhadap infeksi yang terjadi. yaitu dengan pemberian antibiotik/antimikrobial seperti Tetrasiklin. cuci sayuran dangan air bersih terutama sayuran yang dimakan mentah (lalapan). mulut kering. 6. Doxycycline atau golongan Vibramicyn. hindari memakan ikan dan kerang yang dimasak setengah matang. Pengobatan Penderita yang mengalami penyakit kolera harus segera mandapatkan penaganan segera. Pemberian cairan dengan cara Infus/Drip adalah yang paling tepat bagi penderita yang banyak kehilangan cairan baik melalui diare atau muntah. hipotensi. Benda yang tercemar muntahan atau tinja penderita harus di sterilisasi.

Penderita terlihat mengantuk. Setelah seseorang terkena infeksi. Penyebab Penyakit Penyebabnya adalah virus polio yang bernama poliovirus (PV). iritabel. waktu inkubasinya antara 3 sampai 21 hari. Masa inkubasi polio dari gejala pertama berkisar dari 3 hingga 35 hari. merasa lemah. yang dapat menyebabkan kelumpuhan.4. biasanya antara 7 sampa 12 hari. Virus ini dapat memasuki aliran darah dan mengalir ke sistem saraf pusat menyebabkan melemahnya otot dan kadang kelumpuhan (paralisis). masuk ke tubuh melalui mulut. Dalam 24 jam terlihat kekakuan pada leher dan punggung serta terjadi kejang mulut (bibir atas dan bawah tidak dapat digerakkan). virus akan keluar melalui feses selama beberapa minggu dan saat itulah dapat terjadi penularan virus. dan selanjutnya menyerang sistem saraf pusat. Bila terjadi paralisis (lumpuh) biasanya dimulai dalam beberapa . Virus polio masuk melalui mulut dan menginfeksi seluruh tubuh. Penularannya melalui air minum yang tercemar virus tersebut dan juga melalui makanan yang terkontaminasi. Polio dapat menyebar luas diam-diam karena sebagian besar penderita yang terinfeksi poliovirus tidak memiliki gejala sehingga tidak tahu kalau mereka sendiri sedang terjangkit. Adakalanya disertai kekakuan otot dan nyeri otot ringan. Polio adalah penyakit menular yang dikategorikan sebagai penyakit peradaban. Poliovirus adalah virus RNA kecil yang terdiri atas tigastrain berbeda dan amat menular. adalah penyakit paralisis atau lumpuh yang disebabkan oleh virus. sebuah virus yang dinamakan poliovirus (PV). Polio menular melalui kontak antarmanusia. Poliomyelitis Anterior Akut Poliomyelitis atau polio. nyeri kepala dan muntah. Virus akan menyerang sistem saraf dan kelumpuhan dapat terjadi dalam hitungan jam. dari gejala yang sangat ringan sampai terjadi paralisis (kelumpuhan). Virus masuk ke dalam tubuh melalui mulut ketika seseorang memakan makanan atau minuman yang terkontaminasi feses. Sumber infeksi yaitu virus polio yang terdapat pada tinja dan dahak penderita. Gejala yang Ditimbulkan Gambaran klinis penyakit polio pada manusia sangat bervariasi. dan cemas. Agen pembawa penyakit ini. ataupun virus yang terbawa oleh inangnya. Polio menyerang tanpa mengenal usia. lima puluh persen kasus terjadi pada anak berusia antara 3 hingga 5 tahun. mengifeksi saluran usus. kemudian menjalar melalui simpul saraf lokal. Gejala klinis mulai dengan demam.

5. Diare merupakan salah satu penyakit yang paling banyak terjadi di negara berkembang termasuk di Indonesia. Seringkali organisme penyebab infeksi entrik tersebut diakibatkan oleh kondisi lingkungan rumah yang kotor dan tidak sehat.5 juta orang per tahun. dan bila keadaannya parah seringkali mengakibatkan dehidrasi. Di Dunia ke-3. pasien yang sehat biasanya sembuh dari infeksi virus umum dalam . Inggris = diarrhea) adalah sebuah penyakit di mana penderita mengalami rangsanganbuang air besar yang terus-menerus dan tinja atau feses yang masih memiliki kandungan air berlebihan. Vaksin virus mati diberikan secara suntikan. Diare Diare (atau dalam bahasa kasar disebut menceret) (BM = diarea. minuman atau melalui kontak perorangan. Kelumpuhan anggota gerak yang layuh dan biasanya pada salah satu tungkai. yang apabila tidak segera ditangani dapat berujung pada kematian. Virus hidup yang dilemahkan lebih efektif dibandingkan dengan virus yang mati. tetapi tergantung penyulit yang terjadi. Bakteri patogen yang menyebabkan penyakit ini berasal dari tinja dan masuk ke tubuh manusia melalui mulut. makanan. Yang paling banyak terserang penyakit ini umumnya adalah anak-anak dan balita. Hal terebut juga dikarenakan oleh pencucian tangan yang kurang bersih pada waktu buang kotoran. diare adalah penyebab kematian paling umum kematian balita. Sedangkan yang hidup melalui mulut dengan tetesan. Preventif (Pencegahan) Penyakit polio dapat dicegah dengan imunisasi. Dalam kondisi hidup yang bersih dan dengan makanan mencukupi dan air tersedia. Penyebab Penyakit Diare kebanyakan disebabkan oleh beberapa infeksi virus tetapi juga seringkali akibat dari racun bakteria. dan juga membunuh lebih dari 1.detik sampai lima hari sesudah nyeri kepala. ataupun melalui lalat. Selain pemberian imunisasi maka peningkatan sanitasi lingkungan dan higienis perorangan sangat diperlukan. Selain fisioterapi dan ortopedi perlu diperhatikan fungsi organ lain. Pengobatan Pengobatan terhadap penyakit poliomielitis sangat sukar dan tidak ada spesifik. Banyak juga kasus yang terjadi akibat mengonsumsi air yang telah tercemar oleh bakteri patogen penyebab diare tersebut.

5 gelas setiap kali mencret Di bawah 5 tahun : 3 jam pertama 3 gelas.beberapa hari dan paling lama satu minggu. Namun untuk individu yang sakit atau kurang gizi.coli. Bakteri-bakteri tersebut antara lain adalah E. Virus penyebab diare adalah Viral gastroenteritis atau yang dikenal sebagai stomatch virus (virus perut). Rasa haus dan nafsu makan menurun Pengobatan Pada klien dengan dehidrasi ringan dan sedang diberikan peroral berupa cairan yang bersifat NaCl dan NaHCO3 dan glukosa.5 gelas selanjutnya 0. diare dapat menyebabkan dehidrasi yang parah dan dapat mengancam jiwa bila tanpa perawatan. selanjutnya 1 gelas setiap kali mencret Anak di atas 5 tahun : 3 jam pertama 6 gelas. Feses berbentuk encer atau cair c. Cryptosporidium. Gejala yang ditimbulkan Gejala umum diare antara lain : a. Compylobacter bacteria. diare juga disebabkan oleh bakteri. Badan lemah dan lesu dan terkadang disertai muntah-muntah d. selanjutnya 1.5 gelas setiap kali mencret Cara membuat oralit    Takaran pemberian oralit untuk penderita Diare    . Salmonella enteritidis. Buang air besar lebih dari 3 kali dalam 24 jam b. sedangkan larutan gula garam dan tajin disebut formula yang tidak lengkap karena banyak mengandung NaCl dan sukrosa. Formula lengkap disebut oralit. Selain oleh virus. Giardo. Shigella. Cara membuat larutan gula garam     Gula satu sendok teh penuh Garam ¼ sendok teh Air masak satu gelas Campur diaduk sampai larut Sediakan satu gelas (200 ml) air yang telah dimasak Masukkan satu bungkus oralit kedalam gelas Aduk sampai larut Di bawah 1 tahun : 3 jam pertama 1.

selanjutnya 2 gelas setiap kali mencret Preventif (Pencegahan) Pencegahan diare merupakan salah satu upaya yang baik dilakukan untuk menghindari gejala diare secara efektif. Selalu memberikan ASI eksklusif kepada bayi yang berusia di bawah enam bulan. Buang air besar pada tempatnya (WC. antara lain :  Sajikan makanan dimasak atau dipanaskan. bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia. Memberantas lalat agar tidak menghinggapi makanan yang ada di rumah. Membiarkan makanan pada suhu kamar dapat mendorong pertumbuhan bakteri sehingga dapat dilakukan pencegahan diare. Jika belum diolah dinginkan makanan dalam kulkas. lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering) -nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan. silih bergantinya malam dan siang. Al-Baqarah : 164 Artinya : Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi. toilet) dan menyediakan tempat sampah yang memadai. Mengupayakan lingkungan rumah selalu menjadi lingkungan hidup yang sehat     AYAT AL-QURAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENCEMARAN AIR Q. Untuk pencegahan diare yang disebabkan oleh makanan yang tercemar dapat dilakukan beberapa cara. Cuci tangan terutama saat ingin makan atau aktivitas lain merupakan upaya pencegahan diare agar virus tidak menyebar.  Cuci permukaan alat atau perkakas untuk menghindari penyebaran kuman dari satu tempat ke tempat yang lain. dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air. dan .S. Anak diatas 12 tahun dan dewasa : 3 jam pertama 12 gelas.

dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Tuhan mereka. juga peternakan sapi untuk memproduksi susu segar Alur Penyakit yang disebabkan oleh air yang tercemar . sungai-sungai dari air susu yang tiada berubah rasanya. penangkaran lebah. Sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan. sama dengan orang yang kekal dalam neraka dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong-motong ususnya? Maksud dari ayat ini adalah air sungai hendaknya tidak berubah rasa dan tidak berbau dan di sekelilingnya terdapat buah-buahan. Q.S Muhammad : 15 Artinya: Apakah perumpamaan penghuni surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya.pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi. sungai-sungai dari khamar arak yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring.

infopenyakit.pdf http://obat-penyakit.wordpress.net/KarlaSolo/pencemaran-air-presentation-809125 http://id.com/2008/08/penyakit-demam-tifoid.com/diare-disentri.htm http://www.wikipedia.com/2008/05/ready-upload1.anneahira.org/wiki/Shigella http://www.pdf http://www.com/2010/04/11/bakteri/ http://id.SUMBER REFERENSI http://ricomarsen.wikipedia.slideshare.com/bakteri-patogen.wordpress.html http://id.wikipedia.files.html http://www.com/2007/08/05/poliomyelitis/ .gov/disasters/tsunamis/translations/cholerabasaha.bt.org/wiki/Mikroorganisme_indikator mikrobia.wordpress.infopenyakit.org/wiki/Disentri http://www.html http://kesehatanlingkungan.com/2007/12/penyakit-kolera-cholera.cdc.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful