Makalah Psikologi Agama

KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya dan selalu memberikan kami kesehatan, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini. Tidak lupa shalawat beserta salam atas junjungan Nabi besar Muhammad SAW yang telah membawa kita dari alam kegelapan menuju ke alam yang terang benderang penuh dengan ilmu pengetahuan. Dengan makalah ini kami akan memberi sedikit gambaran tentang “Kepribadian dan Sikap Keagamaan”. Semoga makalah ini berguna bagi kita semua.

Tembilahan, Juni, 2010

Penulis DAFTAR ISI KataPengantar i Daftar Isi ii BAB I PENDAHULUAN. 1 A. Latar Belakang 1

6 BAB III PENUTUP. Apakah yang dimaksud dengan kepribadian? 2. Apa saja dinamika kepribadian? 3. 2 B. 8 B. Pendapat tersebut hanya dapat dijelaskan dengan menelaah terlebih dahulu. Dinamika Kepribadian. menelaah jawaban atas pertanyaan: “Apakah sesungguhnya manusia itu”. Latar Belakang.? . 8 A. Pengertian Kepribadian.BAB II PEMBAHASAN KEPRIBADIAN DAN SIKAP KEAGAMAAN. Disini kami akan mencoba membahas untuk menjelaskan apa itu kepribadian dan prilaku keagamaan. Dengan kata lain. Latar belakang dari pembuatan makalah ini adalah agar supaya kita mengetahui apa itu kepribadian dan prilaku keagamaan. Saran. B. Seperti apa tipe Kepribadian dan apa hubungannya dengan Prilaku Keagamaan. Dimana pada masa sekarang ini atau pada daerah kita mungkin banyak orang yang mungkin belum mengetahui tentang apa itu kepribadian dan prilaku keagamaan. 8 BAB I PENDAHULUAN A. Mengenai manusia akan mewarnai pendapat seseorang mengenai bagian yang dianggap hakiki dari kepribadian dan pada akhirnya menentukan tentang kepribadian. Tipe Kepribadian dan Hubungannya dengan Prilaku Keagamaan. Kesimpulan. Rumusan Masalah. 1. kemudian bagian dari kepribadian yang paling hakiki atau terpenting. 4 C. 2 A.

Susunan yang terintegrasikan dari ciri-ciri umum sesorang individu sebagaimana dinyatakan dalam corak khas yang tegas yang diperlihatkannya kepada orang lain. dengan kata lain kepribadian adalah nilai perangsang social seseorang. maka para ahli mendefenisikan sebagai berikut: ¬ All Port. 2. yaitu: Situasi mental yang dihubungkan dengan dengan kegiatan Mental dan Intelektual. Individuality adalah sifat khas seseorang yang menyebabkan seseorang mempunyai sifat berbeda dari orang lainnya. 4. . :Penggabungan kegiatan dari Organisasi.BAB II PEMBAHASAN Kepribadian Dan Sikap Keagamaan A.Sebuah penyatuan kelompok yang berdasarkan kepada kelakuan kelakuan dan tindakan. Mentality. ¬ L. ¬ Wood Worth. ¬ Hartman. Kualitas dari tingkah laku seseorang. Identity. May. Individuality. Dengan mengecualikan dari beberapa sifat kepribadian dapat dibatasi sebagai cara bereaksi yang khas dari seseorang individu terhadap perangsang social dan kualitas penyesuaian diri yang dilakukannya terhadap segi social dari lingkungannya. 3. Identity. yaitu: Sifat kedirian sebagai suatu kesataun dari sifat-sifat mempertahankan dirinya terhadap seseuatu dari luar. Pengertian secara defiritif yang dikemukakan dalan Oxford dictionary: Mentality :Kekuatan kepandaian(Intelektual Power). Keseluruhan dari apa yang dicapai seseorang individu dengan jalan menampilkan hasilhasil cultural dan evolusi social.P. b. Personality(Webters dictionary). Pengertiain Kepribadian. a. Thorp. Berdasar pengertian dari bebarapa kata-kata tersebut. ¬ Morisson. Apa yang memungkinkan seseorang berbuat efektif atau memungkinkan seseorang mempunyai pengaruh terhadap orang lain. Mentality. Istilah-istilah yang dikenal dalam kepribadian adalah: 1. ¬ Mark A.Sifat kepribadian secara keseluruhan.

Jenis kecemasan ada 3.H. Hasil lengkap serta merupakan suatu keseluruhan dari proses perkembangan yang telah dilalui individu. Wetherington dapat menyimpulkan. Ego tidak mempunyai energi sendiri. 5) Super Ego. kegiatan saraf . 6) Kecemasan. yaitu: . pernapasan. watak. ideal dan hukuman diberikan oleh hati nurani. pencernaan. b) Kepribadian adalah istilah untuk menyebutkan tingkah laku seseorang secara terintegrasikan dan bukan hanya beberapa aspek saja dari keseluruhan itu. berfikir dan sebagainya. emosi dan minat kesediaan untuk bergaul dengan orang lain(sosialitas) dan kesan individu yang ditimbulkannya pada orang lain serta efektivitas social pada umumnya. Naluri merupakan suatu keadaan pembawaan yang menentukan arah-arah proses rohaniah. c) Kata kepribadian menyatakan pengertian tertentu saja yang ada pikiran orang lain dan isi pikiran itu di tentukan oleh nilai perangsang sosial seseorang. Tindakan refleksi itu energi secara otomatis di redakan dengan kegiatan motoris. Selain aspek dan stuktur. Ia mendapat energi dari penyaluran energi lain. kpribadian juga memiliki semacam dinamika yaitu: 1) Energi Rohaniah. B. Kecemasan adalah suatu pengalaman atau perasaan yang menyakitkan yang ditimbulkan oleh ketegangan faal intern tubuh. Dari keseluruhan defenisi yang dikemukakan diaatas. 4) Ego. Judd. d) Kepribadian tidak menyatakan sesuatu yang bersifat statis. 3) Penyebaran dan penyisihan energi rohaniah. motif. Seluruh energi yang digunakan untuk melakukan pekerjaan kepribadian didapat dari naluri. ingatan. ¬ C. Energi tersebut kemudian dipergunakan untuk tujuan sirkulasi. Dinamika Kepribadian. seperti: intelek. organisme merupakan suatu system energi yang ruwet yang mengambil energi dari makanannya. Penghargaan diberikan oleh ego. karena keturunannya mula pertama sekali hanya merupakan individu dan kemudian barulah merupakan suatu pribadi karena pengaruh belajar dan lingkungan sosialnya. setiap orang mempergunakan kapasitasnya secara aktif untuk menyesuaikan diri kepada lingkungan sosial. Energi dari iq di gunakan untuk memuaskan naluri melalui tindakan refleksi dan pemuasan keinginan. Super Ego berfungsi untuk memberi penghargaan atau hukuman. otot. seperti bentuk badan atau ras tetapi menyertakan keseluruhan dan kesatuan dari tingkah laku seseorang. ¬ Wetherington.Sinonim dengan pikiran tentang berfungsinya seluruh individu secara organisme yang meliputi seluruh aspek yang secara verbal terpisah-pisah. pengamatan. e) Kepribadian tidak berkembang secara pasif saja. 2) Naluri. bahwa kepribadian mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: a) Manusia.

mempunyai kepribadian yang kuat dan sikap mental yang sehat serta akhlak yang terpuji. Agama masuk keadaan pribadi anak bersamaan dengan peretmbuhan pribadinya. C. Kegelisahan yang disebabkan karena ketekutan ego terhadap ide-ide membawa ego kedalam pemikiran yang tidak cocok dan asing bagi dirinya. sejak dalam kandungan. akan cenderung kepada agama. Akan tetapi hubungan yang kurang serasi. Sikap anak terhadap agama dan pendidikan agama disekolah sangat dipengaruhi oleh sikap orang tuanya terhadap agama dan guru agama khususnya. Dan orang tua adalah Pembina pribadi yang pertama dalam hidup anak. Gugup. Yaitu suatu ketakutan yang tegang dan irasional. Si anak merasakan adanya hubungan hangat dengan orang tuanya. Phobia. Kecemasan ini ditimbulkan oleh karena factor pembawaan atau juga karena keturunan. Semakin banyaak pengalaman yang bersikap agama(sesuai dengan ajaran agama). Sifat khusus dari phobia ini ialah. Tingkat perkembangan dicapai pada usia anak-anak maka kedewasaan jasamani belum tentu berkembang setara dengan rohani. Kecemasan Heurotis. dan caranya menghadapi hidup akan sesuai dengan ajaran agama. merupakan unsure-unsur pendidikan yang tidak langsung yang dengan sendirinya akan masuk kedalm pribadi anak yang sedang tumbuh. penuh ketakutan dan kecemasan akan menyebabkan sukarnya perkembangan anak pada anak. c. sikap dan cara hidup mereka. bahwa intensitas ketakutan terhadap sesuatu melebihi proporsi bahaya yang sebenarnya. . Kepribadian orang tua. Kecemasan tentang kenyataan(objective-an xiety). Maka sikap. Tipe Kepribadian dan Hubungannya dengan Prilaku Keagamaan. b. Kecemasan tentang kenyataan ini biasa dikenal dengan nama ketakutan. Perkembangan agama pada anak terjadi melalui pengalaman hidupnya sejak kecil dan dalam keluarga. Kecemasan ini dibagi 3. Kecemasan ini dialami sebagai suatu perasaan bersalah dan perasaan malu dalam ego yang ditimbulkan oleh pengamatan hati nurani. tampak bahwa keadaan dan dikap orang tua ketika anak dalam kandungan telah mempunyai pengaruh terhadap pertumbuhan jiwa si anak dikemudian hari. Yaitu suatu bentuk extrim dari reaksi yang diperlihatkan dalam bentuk yang kurang puas. kelakuan. merasa ia disayangi dan dilndungi serta mendapat perlakuan yang baik biasanya akan mudah menerima dan mengikuti kebiasaan orang tuanya dan selanjutnya. Setiap orang tua dan semua guru ingin membina anak nya agar mnjadi orang yang baik. Karena dalam pengamtan ahli jiwa. di sekolah dan masyarakat lingkungannya. Hubungan anak dan orang tuanya mempunyai pengaruh dalam perkembangannya. yaitu: Kegelisahan. akan semakin banynak unsure agama yang tertanam dalam dirinya. Secara normal memang seseorang yang sudah mencapai tingkat kedewasaan akan memiliki pola kematangan rohani seperti kematangan pribadi maupun kematangan emosi. Kecemasan Moril (moral-an xiety). yaitu sejak lahir bahkan lebih dari itu.a.

Adapun istilah-istilah yang dikenal dalam kepribadian adalah: 1. Jalaludin. 2. 2000. Sebuah penyatuan kelompok yang berdasar kepada kelakuan dan tindakan. Jakarta: PT. Mentality. 4. Sifat kepribadian secara keseluruhan. kepada para pembaca. Jakarta: Kalam . 1987. B. adalah sifat khas seseorang yang mempunyai sifat berbeda dari orang lainnya. yaitu situasi mental yang dihitungkan dengan kegiatan mental dan intelektual. Psikologi Agama. DAFTAR PUSTAKA Jalaludin. Kesimpulan. Raja Grafindo. Pengantar Ilmu Jiwa Agama. Drs. Drs. 3. yaitu: Sifat kedirian sebagai suatu kesataun dari sifat-sifat mempertahankan dirinya terhadap sesuatu dari luar. Dan Ramayulis. b. Oleh karena itu. Kami menyadari bahwa dalam makalah kami ini masih terdapat banyak kesalahan. Drs.BAB III PENUTUP A. Saran. penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat konstruktif demi kesempurnaan makalah ini dan semoga makalah ini bermanfaat bagi kita semua untuk menambah wawasan. Identity. Individuality. Personality (Wibters dictionary) yang dibagi menjadi 2 yaitu: a.

Ilmu Jiwa Agama. 1989. Zakiah. Jakarta: PT. Bulan Bintang. .Mulia. Darajat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful