BAB I PENDAHULUAN A.

Latar Belakang Istilah sistem pemerintahan berasal dari gabungan dua kata sistem dan pemerintahan. Kata sistem merupakan terjemahan dari kata system (bahasa Inggris) yang berarti susunan, tatanan, jaringan, atau cara. Sedangkan Pemerintahan berasal dari kata pemerintah, dan yang berasal dari kata perintah. Kekuasaan dalam suatu Negara menurut Montesquieu diklasifikasikan menjadi tiga, yaitu Kekuasaan Eksekutif yang berarti kekuasaan menjalankan undangundang atau kekuasaan menjalankan pemerintahan; Kekuasaan Legislatif yang berarti kekuasaan membentuk undang-undang; Dan Kekuasaan Yudiskatif yang berarti kekuasaan mengadili terhadap pelanggaran atas undang-undang. Sistem pemerintahan negara dibagi menjadi dua klasifikasi besar, yaitu: 1. Sistem pemerintahan presidensial; 2. Sistem pemerintahan parlementer. Pada umumnya, negara-negara di dunia menganut salah satu dari sistem pemerintahan tersebut. Adanya sistem pemerintahan lain dianggap sebagai variasi atau kombinasi dari dua sistem pemerintahan di atas. Negara Inggris dianggap sebagai tipe ideal dari negara yang menganut sistem pemerintahan parlemen. Bahkan, Inggris disebut sebagai Mother of Parliaments (induk parlemen), sedangkan Amerika Serikat merupakan tipe ideal dari negara dengan sistem pemerintahan presidensial. Kedua negara tersebut disebut sebagai tipe ideal karena menerapkan ciri-ciri yang dijalankannya. Inggris adalah negara pertama yang menjalankan model pemerintahan parlementer. Amerika Serikat juga sebagai pelopor dalam sistem pemerintahan presidensial. Kedua negara tersebut sampai sekarang tetap konsisten dalam menjalankan prinsip-prinsip dari sistem pemerintahannya. Dari dua negara

Berdasarkan hal itu dapat disimpulkan bahwa bentuk negara Indonesia adalah kesatuan. sedangkan bentuk pemerintahannya adalah republik. Selain bentuk negara kesatuan dan bentuk pemerintahan republik. Berdasarkan Pasal 1 Ayat 1 UUD 1945.” Dengan demikian. Hal itu didasarkan pada Pasal 4 Ayat 1 yang berbunyi. Pembukaan UUD 1945 Alinea IV menyatakan bahwa kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu disusun dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia yang terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat. Presiden Republik Indonesia memegang kekuasaan sebagai kepala negara dan sekaligus kepala pemerintahan. Indonesia tidak menganut sistem presidensial seperti yang diterapkan pada pemerintahan di Amerika Serikat. Negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk republik. Berdasarkan penjelasan diatas. Namun.tersebut. kemudian sistem pemerintahan diadopsi oleh negara-negara lain dibelahan dunia. penulis tertarik untuk membuat makalah yang berjudul “Perbedaan Sistem Pemerintahan Di Indonesia dan Amerika Serikat” B. Rumusan Masalah Rumusan masalah dalam makalah ini adalah apakah perbedaan dari sistem pemerintahan Indonesia dengan sistem pemerintahan Amerika Serikat? . sistem pemerintahan di Indonesia menganut sistem pemerintahan presidensial. “Presiden Republik Indonesia memegang kekuasaan pemerintahan menurut Undanag-Undang Dasar. Sistem pemerintahan di Indonesia mengalami beberapa perubahanperubahan yang mengacu pada sistem pemerintahan parlementer yang bertujuan untuk menutupi kelemahan-kelemahan yang terdapat pada sistem pemerintahan presidensial.

D.C. . sebagai penambah ilmu pengetahuan tentang system pemerintahan. Tujuan Adapun tujuan penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui perbedaan sistem pemerintahan Indonesia dengan sistem pemerintahan Amerika Serikat. Manfaat Manfaat dalam penulisan makalah ini adalah: Sebagai penambah wawasan bagi masyarakat Bagi penulis.

pemerintahan adalah perbuatan memerintah yang dilakukan oleh badan-badan legislative. legislative dan yudikatif. system pemerintaha negara menggambarkan . Dan dalam Kamus Bahasa Indonesia. Negara. atau cara. dan yang berasal dari kata perintah. Pengertian Sistem Pemerintahan Istilah sistem pemerintahan berasal dari gabungan dua kata system dan pemerintahan. dan yudikatif di suatu Negara dalam rangka mencapai tujuan penyelenggaraan negara. Kata system merupakan terjemahan dari kata system (bahasa Inggris) yang berarti susunan. hal.BAB II PEMBAHASAN A. urusan dalam memerintah Maka dalam arti yang luas. eksekutif. atau. yaitu Kekuasaan Eksekutif yang berarti kekuasaan menjalankan undang-undang atau kekuasaan menjalankan pemerintahan. Dalam arti yang sempit. Perintah adalah perkataan yang bermakna menyuruh melakukan sesuatau b. Pemerintahan adalaha perbuatan. Sistem pemerintaha diartikan sebagai suatu tatanan utuh yang terdiri atas berbagai komponen pemerintahan yang bekerja saling bergantungan dan memengaruhi dalam mencapaian tujuan dan fungsi pemerintahan. Dan Kekuasaan Yudiskatif yang berate kekuasaan mengadili terhadap pelanggaran atas undang-undang. Jadi. pemerintahan adalah perbuatan memerintah yang dilakukan oleh badan eksekutif beserta jajarannya dalam rangka mencapai tujuan penyelenggaraan negara. Kekuasaan dalam suatu Negara menurut Montesquieu diklasifikasikan menjadi tiga. tatanan. kata-kata itu berarti: a. Sedangkan Pemerintahan berasal dari kata pemerintah. Komponen-komponen tersebut secara garis besar meliputi lembaga eksekutif. daerah. c. cara. Pemerintah adalah kekuasaan yang memerintah suatu wilayah. jaringan. Kekuasaan Legislatif yang berate kekuasaan membentuk undang-undang.

Dalam suatu negara yang bentuk pemerintahannya republik. tujuan pemerintahan negara Indonesia adalah melindungi segenap bangsa Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum. Apabila semua menteri yang ada tersebut dikoordinir oleh seorang perdana menteri maka dapat disebut dewan menteri/cabinet. Misalnya. Contoh negara yang menggunakan sistem kabinet presidensial adalah Amarika Serikat dan Indonesia 2. Kabinet dapat berbentuk presidensial. Setiap departemen akan dipimpin oleh seorang menteri. Tujuan pemerintahan negara pada umumnya didasarkan pada cita-cita atau tujuan negara. Kabinet Ministrial Kabinet ministrial adalah suatu kabinet yang dalam menjalankan kebijaksaan pemerintan. presiden adalah kepala negaranya dan berkewajiban membentuk departemen-departemen yang akan melaksakan kekuasaan eksekutif dan melaksakan undang-undang. perdamaian abadi dan keadilan social. baik seorang menteri secara sendiri-sendiri maupun bersamasama seluruh anggota kebinet bertanggung jawab kepada parlemen/DPR. hubungan antarlembaga negara. Kabinet Presidensial Kabinet presidensial adalah suatu kabinet dimana pertanggungjawaban atas kebijaksanaan pemerintah dipegang oleh presiden. dan kabinet ministrial. Presiden merangkap jabatan sebagai perdana menteri sehingga para menteri tidak bertanggung jawab kepada perlemen/DPR melainkan kepada presiden. serta ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. Lembaga-lembaga yang berada dalam satu system pemerintahan Indonesia bekerja secara bersama dan saling menunjang untuk terwujudnya tujuan dari pemerintahan di negara Indonesia. Contoh negara yang menggunakan sistem kabinet ini adalah negara-negara di . dan bekerjanya lembaga negara dalam mencapai tujuan pemerintahan negara yang bersangkutan.adanya lembaga-lembaga negara. 1. mencerdaskan kehidupan bangsa.

Badan legislatif atau parlemen adalah satu-satunya badan yang anggotanya dipilih langsung oleh rakyat melalui pemilihan umum. Klasifikasi sistem pemerintahan presidensial dan parlementer didasarkan pada hubungan antara kekuasaan eksekutif dan legislatif. Ciri-ciri dari sistem pemerintahan parlementer adalah sebagai berikut : 1. Apabila dilihat dari cara pembentukannya. cabinet ministrial dapat dibagi menjadi dua. yaitu: 1. Parlemen memiliki kekuasaan besar sebagai badan perwakilan dan lembaga legislatif. Untuk lebih jelasnya. Sistem pemerintahan parlementer. Kabinet Ekstraparlementer adalah kebinet yang pembentukannya tidak memperhatikan dan memperhitungkan suara-suara serta keadaan dalam parlemen/DPR. kelebihan serta kekurangan dari sistem pemerintahan parlementer. yaitu cabinet parlementer dan cabinet ekstraparlementer. cabinet parlementer dibagi menjadi tiga. Sistem Pemerintahan Parlementer Dan Presidensial Sistem pemerintahan negara dibagi menjadi dua klasifikasi besar.Eropa Barat. dan kabinet partai. Sistem pemerintahan disebut presidensial apabila badan eksekutif berada di luar pengawasan langsung badan legislatif. berikut ini ciri-ciri. Sistem pemerintahan presidensial. Jika dilihat dari komposisi (susunan keanggotaannya). 2. kabinet nasional. Kabinet parlementer adalah suatu kabinet yang dibentuk dengan memperhatikan dan memperhitungkan suara-suara yang ada didalam parlemen. 2. yaitu kabinet koalisi. Anggota parlemen terdiri atas orang-orang dari partai politik yang . B. Sistem pemerintahan disebut parlementer apabila badan eksekutif sebagai pelaksana kekuasaan eksekutif mendapat pengawasan langsung dari badan legislatif.

Perdana menteri dipilih oleh parlemen untuk melaksakan kekuasaan eksekutif. 3. • Adanya pengawasan yang kuat dari parlemen terhadap kabinet sehingga kabinet menjadi barhati-hati dalam menjalankan pemerintahan. Hal ini berarti bahwa sewaktu-waktu parlemen dapat menjatuhkan kabinet jika mayoritas anggota parlemen menyampaikan mosi tidak percaya kepada kabinet. Kepala negara tidak memiliki kekuasaan pemerintahan. Anggota kabinet umumnya berasal dari parlemen. Kepala negara tidak sekaligus sebagai kepala pemerintahan. Hal ini karena kekuasaan eksekutif dan legislatif berada pada satu partai atau koalisi partai. • Garis tanggung jawab dalam pembuatan dan pelaksanaan kebijakan public jelas. Pemerintah atau kabinet terdiri dari atas para menteri dan perdana menteri sebagai pemimpin kabinet. Kelebihan Sistem Pemerintahan Parlementer: • Pembuat kebijakan dapat ditangani secara cepat karena mudah terjadi penyesuaian pendapat antara eksekutif dan legislatif. 4. sedangkan kepala negara adalah presiden dalam negara republik atau raja/sultan dalam negara monarki. Selanjutnya. Kepala pemerintahan adalah perdana menteri. kekuasaan eksekutif berada pada perdana menteri sebagai kepala pemerintahan. Sebagai imbangan parlemen dapat menjatuhkan kabinet maka presiden atau raja atas saran dari perdana menteri dapat membubarkan parlemen.memenangkan pemiihan umum. diadakan pemilihan umum lagi untuk membentukan parlemen baru. 5. Dalam sistem ini. Partai politik yang menang dalam pemilihan umum memiliki peluang besar menjadi mayoritas dan memiliki kekuasaan besar di parlemen. 6. Kabinet bertanggung jawab kepada parlemen dan dapat bertahan sepanjang mendapat dukungan mayoritas anggota parlemen. Kekurangan Sistem Pemerintahan Parlementer : . Ia hanya berperan sebgai symbol kedaulatan dan keutuhan negara.

Ciri-ciri dari sistem pemerintaha presidensial adalah sebagai berikut. Presiden adalah kepala negara sekaligus kepala pemerintahan. Dalam sistem pemerintahan presidensial. Presiden tidak dapat membubarkan parlemen seperti dalam sistem parlementer. Kedua badan tersebut tidak berhubungan secara langsung seperti dalam sistem pemerintahan parlementer. Pengalaman mereka menjadi anggota parlemen dimanfaatkan dan manjadi bekal penting untuk menjadi menteri atau jabatan eksekutif lainnya. kelebihan serta kekurangan dari sistem pemerintahanpresidensial. Hal itu dikarenakan presiden tidak dipilih oleh parlemen. 3. 1. • Kabinet dapat mengendalikan parlemen. • Kelangsungan kedudukan badan eksekutif atau kabinet tidak bias ditentukan berakhir sesuai dengan masa jabatannya karena sewaktu-waktu kabinet dapat bubar. Kabinet (dewan menteri) dibentuk oleh presiden. Hal itu terjadi apabila para anggota kabinet adalah anggota parlemen dan berasal dari partai meyoritas. badan eksekutif dan legislatif memiliki kedudukan yang independen. Mereka dipilih oleh rakyat secara terpisah. . 2. tetapi dipilih langsung oleh rakyat atau suatu dewan majelis.• Kedudukan badan eksekutif/kabinet sangat tergantung pada mayoritas dukungan parlemen sehingga sewaktu-waktu kabinet dapat dijatuhkan oleh parlemen. 4. Untuk lebih jelasnya. • Parlemen menjadi tempat kaderisasi bagi jabatan-jabatan eksekutif. Karena pengaruh mereka yang besar diparlemen dan partai. Kabinet bertangungjawab kepada presiden dan tidak bertanggung jawab kepada parlemen atau legislatif. Presiden tidak dipilih oleh parlemen. Penyelenggara negara berada ditangan presiden. Presiden tidak bertanggungjawab kepada parlemen. anggota kabinet dapat mengusai parlemen. berikut ini ciri-ciri.

6. • Sistem pertanggungjawaban kurang jelas. masa jabatan Presiden Amerika Serikat adalah empat tahun. Misalnya. • Masa jabatan badan eksekutif lebih jelas dengan jangka waktu tertentu. Kekurangan Sistem Pemerintahan Presidensial : • Kekuasaan eksekutif diluar pengawasan langsung legislatif sehingga dapat menciptakan kekuasaan mutlak. Anggota parlemen dipilih oleh rakyat.5. • Legislatif bukan tempat kaderisasi untuk jabatan-jabatan eksekutif karena dapat diisi oleh orang luar termasuk anggota parlemen sendiri. Kelebihan Sistem Pemerintahan Presidensial : • Badan eksekutif lebih stabil kedudukannya karena tidak tergantung pada parlemen. Presiden tidak berada dibawah pengawasan langsung parlemen. Presiden Indonesia adalah lima tahun. Parlemen memiliki kekuasaan legislatif dan sebagai lembaga perwakilan. • Pembuatan keputusan atau kebijakan publik umumnya hasil tawar-menawar antara eksekutif dan legislatif sehingga dapat terjadi keputusan tidak tegas dan memakan waktu yang lama. • Penyusun program kerja kabinet mudah disesuaikan dengan jangka waktu masa jabatannya. C. Pokok-pokok sistem pemerintahan negara Indonesia berdasarkan UUD 1945 sebelum diamandemen tertuang dalam Penjelasan UUD 1945 tentang tujuh kunci pokok sistem pemerintahan negara tersebut sebagai . Sistem Pemerintahan Indonesia  Sistem Pemerintahan Negara Indonesia Berdasarkan UUD 1945 Sebelum Diamandemen.

Sistem pemerintahan lebih stabil. 6. Kekuasaan kepala negara tidak tak terbatas. . 7. Sistem pemerintahan ini dijalankan semasa pemerintahan Orde Baru di bawah kepemimpinan Presiden Suharto. Presiden adalah penyelenggara pemerintah negara yang tertinggi dibawah Majelis Permusyawaratan Rakyat. Indonesia adalah negara yang berdasarkan atas hukum (rechtsstaat). maka kekuasaan presiden sangat besar dan cenderung dapat disalahgunakan. Sistem Konstitusional. Karena itui tidak adanya pengawasan dan tanpa persetujuan DPR. Menteri negara ialah pembantu presiden. Namun. 4. 1. tidak mudah jatuh atau berganti. 3. Berdasarkan pemerintahan tujuh kunci pokok sistem pemerintahan. Kekuasaan negara yang tertinggi di tangan Majelis Permusyawaratan Rakyat. dalam praktik perjalanan sistem pemerintahan di Indonesia ternyata kekuasaan yang besar dalam diri presiden lebih banyak merugikan bangsa dan negara daripada keuntungan yang didapatkanya. Hamper semua kewenangan presiden yang di atur menurut UUD 1945 tersebut dilakukan tanpa melibatkan pertimbangan atau persetujuan DPR sebagai wakil rakyat. sistem sistem Indonesia menurut UUD 1945 menganut pemerintahan presidensial. 2. 5. Mekipun adanya kelemahan. Presiden tidak bertanggung jawab kepada Dewan Perwakilan Rakyat. Konflik dan pertentangan antarpejabat negara dapat dihindari. kekuasaan yang besar pada presiden juga ada dampak positifnya yaitu presiden dapat mengendalikan seluruh penyelenggaraan pemerintahan sehingga mampu menciptakan pemerintahan yang kompak dan solid. menteri negara tidak bertanggungjawab kepada Dewan Perwakilan Rakyat. Ciri dari sistem pemerintahan masa itu adalah adanya kekuasaan yang amat besar pada lembaga kepresidenan.berikut.

Berdasarkan hal itu. 2001. Pokok-pokok sistem pemerintahan Indonesia adalah sebagai berikut. sistem pemerintahan Indonesia masih mendasarkan pada UUD 1945 dengan beberapa perubahan seiring dengan adanya transisi menuju sistem pemerintahan yang baru. Pemerintah konstitusional bercirikan bahwa konstitusi negara itu berisi: 1. bangsa Indonesia bertekad untuk menciptakan sistem pemerintahan yang demokratis. Sebelum diberlakukannya sistem pemerintahan baru berdasarkan UUD 1945 hasil amandemen keempat tahun 2002. 2. Sistem pemerintahan Negara Indonesia Berdasarkan UUD 1945 Setelah Diamandemen Sekarang ini sistem pemerintahan di Indonesia masih dalam masa transisi. Amandemen atas UUD 1945 telah dilakukan oleh MPR sebanyak empat kali. dan 2002. berdasarkan UUD 1945 yang telah diamandemen itulah menjadi pedoman  bagi sistem pemerintaha Indonesia sekarang ini. Reformasi yang harus dilakukan adalah melakukan perubahan atau amandemen atas UUD 1945. Presiden dan wakil presiden dipilih dan diangkat oleh MPR untuk masa . Sistem pemerintahan baru diharapkan berjalan mulai tahun 2004 setelah dilakukannya Pemilu 2004.Memasuki masa Reformasi ini. 2. 1. Bentuk pemerintahan adalah republik. Bentuk negara kesatuan dengan prinsip otonomi daerah yang luas. Wilayah negara terbagi dalam beberapa provinsi. 2000. 3. sedangkan sistem pemerintahan presidensial. diharapkan dapat terbentuk sistem pemerintahan yang lebih baik dari yang sebelumnya. Adanya pembatasan kekuasaan pemerintahan atau eksekutif. Presiden adalah kepala negara dan sekaligus kepala pemerintahan. Jaminan atas hak asasi manusia dan hak-hak warga negara. dengan mengamandemen UUD 1945 menjadi konstitusi yang bersifat konstitusional. Untuk itu. perlu disusun pemerintahan yang konstitusional atau pemerintahan yang berdasarkan pada konstitusi. yaitu pada tahun 1999.

Presiden sewaktu-waktu dapat diberhentikan oleh MPR atas usul dari DPR. Presiden dalam mengangkat penjabat negara perlu pertimbangan atau persetujuan dari DPR. 5. Sistem pemerintahan ini juga mengambil unsur-unsur dari sistem pemerintahan menghilangkan parlementer dan melakukan yang pembaharuan ada dalam untuk sistem kelemahan-kelemahan presidensial. mekanisme cheks and balance. Parlemen diberi kekuasaan yang lebih besar dalam hal membentuk undang-undang dan hak budget (anggaran) Dengan demikian. 1. Parlemen terdiri atas dua bagian (bikameral). sistem bikameral. Jadi. presiden dan wakil presiden akan dipilih secara langsung oleh rakyat dalam satu paket. Untuk masa jabatan 2004-2009. 4. Para anggota dewan merupakan anggota MPR. 4. DPR tetap memiliki kekuasaan megawasi presiden meskipun secara tidak langsung. 2. Beberapa variasi dari sistem pemerintahan presidensial di Indonesia adalah sebagai berikut. Perubahan baru tersebut. antara lain adanya pemilihan secara langsung. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Kabinet atau menteri diangkat oleh presiden dan bertanggung jawab kepada presiden. DPR memiliki kekuasaan legislatif dan kekuasaan mengawasi jalannya pemerintahan.jabatan lima tahun. Kekuasaan yudikatif dijalankan oleh Makamah Agung dan badan peradilan dibawahnya. dan pemberian kekuasaan yang lebih besar kepada parlemen  untuk melakukan pengawasan dan fungsi anggaran. Hal itu diperuntukan dalam memperbaiki sistem presidensial yang lama. ada perubahan-perubahan baru dalam sistem pemerintahan Indonesia. 6. 3. Presiden dalam mengeluarkan kebijakan tertentu perlu pertimbangan atau persetujuan dari DPR. Sistem Pemerintahan Amerika Serikat .

pemerintahan pemerintahan yang dianut adalah Presidensial. yang telah mengalami beberapa kali amandemen. Kongres terdiri dari 2 kamar. 3. Kekuasaan legislatif berada pada parlemen yang disebut Kongres. 4. 5. Ada dua partai yang dominan di Amerika Serikat. Amerika dengan tradisi demokrasinya seringkali dianggap sebagai benteng demokrasi dan kebebasan. Sistem kepartaian menganut sistem dwipartai. dengan pemerintahan bentuk bentuk Amerika Serikat adalah : negara Amerika Serikat republik. yakni Partai Demokrat dan Republik. yakni Senat dan Hose of Representatif. Adaya pemisahan kekuasaan yang tegas antara eksekutif. 2. 7.Sistem pemerintahan Amerika Serikat adalah presidensial yang didasarkan atas Konstitusi 1787. Kekuasaan eksekutif dipegang oleh Presiden. adalah Sistem federasi/serikat. Presiden dan wapres dipilih melalui Pemilu. Kekuasaan yudikatif berada pada Mahkamah Agung (Supreme of Court) yang bebas dab merdeka. legislatif dan yudikatif. Sistem pemerintahan negara bagian menganut prinsip yang hampir sama dengan pemerintah federal. Pokok-pokok 1. 8. terdapat variasi-variasi yang disesuaikan dengan perkembangan ketatanegaraan negara Indonesia. Hal . Sedangkan House of Representatif ditentukan berdasarkan jumlah penduduk. 6. Seperti sistem namanya. Meskipun Indonesia dan Amerika Serikat sama-sama menggunakan sistem presidensial. Diantara ketiga badan tersebut terjadi check and balance sehingga tidak ada yang terlalu dominan. sehingga tidak bertanggung jawab pada Kongres. Presiden berkedudukan sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan. Anggota Senat terdiri perwakilan tiap tiap negara bagian (masing-masing 2). Negara bagian dipimpin oleh Gubernur dengan mempunyai parlemen yang sebagian besar berupa bikameral. Indonesia yang menganut sistem pemerintahan presidensial tidak sama persis dengan sistem pemerintahan presidensial yang berjalan di Amerika Serikat. Sistem Pemilu menggunakan sistem distrik. jadi ada 100 senator.

ini karena system pemerintahan di Indonesia mengalami perubahanperubahan yang bertujuan untuk menutupi kekurangan yang terdapat pada sistem presidensial yang dianut oleh Amerika Serikat. .

BAB III PENUTUP 3. Sistem pemerintahan Indonesia adalah sistem pemerintahan presidensial dengan mengambil unsur-unsur dari sistem pemerintahan parlementer dan melakukan pembaharuan untuk menghilangkan kelemahan-kelemahan yang ada dalam sistem presidensial. . Sistem pemerintahan negara bagian menganut prinsip yang hampir sama dengan pemerintah federal. Sedangkan sistem pemerintahan Amerika Serikat menganut sistem pemerintahan Presidensial murni dan bentuk Negara tersebut adalah serikat. Negara bagian dipimpin oleh Gubernur dengan mempunyai parlemen yang sebagian besar berupa bikameral. diharapkan kepada pemimpin negeri ini agar melaksanakan tugasnya dengan sebaik-baiknya demi kesejahteraan rakyat Indonesia. 3. sedangkan bentuk pemerintahannya adalah republik.1 Kesimpulan Bentuk negara Indonesia adalah kesatuan.2 Saran Dengan adanya sistem pemerintahan yang jelas.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful