BAB I PENDAHULUAN A.

Latar Belakang Istilah sistem pemerintahan berasal dari gabungan dua kata sistem dan pemerintahan. Kata sistem merupakan terjemahan dari kata system (bahasa Inggris) yang berarti susunan, tatanan, jaringan, atau cara. Sedangkan Pemerintahan berasal dari kata pemerintah, dan yang berasal dari kata perintah. Kekuasaan dalam suatu Negara menurut Montesquieu diklasifikasikan menjadi tiga, yaitu Kekuasaan Eksekutif yang berarti kekuasaan menjalankan undangundang atau kekuasaan menjalankan pemerintahan; Kekuasaan Legislatif yang berarti kekuasaan membentuk undang-undang; Dan Kekuasaan Yudiskatif yang berarti kekuasaan mengadili terhadap pelanggaran atas undang-undang. Sistem pemerintahan negara dibagi menjadi dua klasifikasi besar, yaitu: 1. Sistem pemerintahan presidensial; 2. Sistem pemerintahan parlementer. Pada umumnya, negara-negara di dunia menganut salah satu dari sistem pemerintahan tersebut. Adanya sistem pemerintahan lain dianggap sebagai variasi atau kombinasi dari dua sistem pemerintahan di atas. Negara Inggris dianggap sebagai tipe ideal dari negara yang menganut sistem pemerintahan parlemen. Bahkan, Inggris disebut sebagai Mother of Parliaments (induk parlemen), sedangkan Amerika Serikat merupakan tipe ideal dari negara dengan sistem pemerintahan presidensial. Kedua negara tersebut disebut sebagai tipe ideal karena menerapkan ciri-ciri yang dijalankannya. Inggris adalah negara pertama yang menjalankan model pemerintahan parlementer. Amerika Serikat juga sebagai pelopor dalam sistem pemerintahan presidensial. Kedua negara tersebut sampai sekarang tetap konsisten dalam menjalankan prinsip-prinsip dari sistem pemerintahannya. Dari dua negara

Berdasarkan hal itu dapat disimpulkan bahwa bentuk negara Indonesia adalah kesatuan. Negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk republik.tersebut. sedangkan bentuk pemerintahannya adalah republik. Sistem pemerintahan di Indonesia mengalami beberapa perubahanperubahan yang mengacu pada sistem pemerintahan parlementer yang bertujuan untuk menutupi kelemahan-kelemahan yang terdapat pada sistem pemerintahan presidensial. Hal itu didasarkan pada Pasal 4 Ayat 1 yang berbunyi. sistem pemerintahan di Indonesia menganut sistem pemerintahan presidensial. Namun. Pembukaan UUD 1945 Alinea IV menyatakan bahwa kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu disusun dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia yang terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat. “Presiden Republik Indonesia memegang kekuasaan pemerintahan menurut Undanag-Undang Dasar. Rumusan Masalah Rumusan masalah dalam makalah ini adalah apakah perbedaan dari sistem pemerintahan Indonesia dengan sistem pemerintahan Amerika Serikat? . penulis tertarik untuk membuat makalah yang berjudul “Perbedaan Sistem Pemerintahan Di Indonesia dan Amerika Serikat” B. Berdasarkan penjelasan diatas. Indonesia tidak menganut sistem presidensial seperti yang diterapkan pada pemerintahan di Amerika Serikat. Selain bentuk negara kesatuan dan bentuk pemerintahan republik.” Dengan demikian. Presiden Republik Indonesia memegang kekuasaan sebagai kepala negara dan sekaligus kepala pemerintahan. Berdasarkan Pasal 1 Ayat 1 UUD 1945. kemudian sistem pemerintahan diadopsi oleh negara-negara lain dibelahan dunia.

Manfaat Manfaat dalam penulisan makalah ini adalah: Sebagai penambah wawasan bagi masyarakat Bagi penulis. sebagai penambah ilmu pengetahuan tentang system pemerintahan.C. Tujuan Adapun tujuan penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui perbedaan sistem pemerintahan Indonesia dengan sistem pemerintahan Amerika Serikat. D. .

Kekuasaan Legislatif yang berate kekuasaan membentuk undang-undang. Dalam arti yang sempit. Komponen-komponen tersebut secara garis besar meliputi lembaga eksekutif. hal. atau. dan yang berasal dari kata perintah. Sistem pemerintaha diartikan sebagai suatu tatanan utuh yang terdiri atas berbagai komponen pemerintahan yang bekerja saling bergantungan dan memengaruhi dalam mencapaian tujuan dan fungsi pemerintahan. yaitu Kekuasaan Eksekutif yang berarti kekuasaan menjalankan undang-undang atau kekuasaan menjalankan pemerintahan. kata-kata itu berarti: a. c. pemerintahan adalah perbuatan memerintah yang dilakukan oleh badan eksekutif beserta jajarannya dalam rangka mencapai tujuan penyelenggaraan negara.BAB II PEMBAHASAN A. legislative dan yudikatif. Kata system merupakan terjemahan dari kata system (bahasa Inggris) yang berarti susunan. tatanan. cara. jaringan. Pengertian Sistem Pemerintahan Istilah sistem pemerintahan berasal dari gabungan dua kata system dan pemerintahan. Sedangkan Pemerintahan berasal dari kata pemerintah. Pemerintahan adalaha perbuatan. daerah. urusan dalam memerintah Maka dalam arti yang luas. Dan dalam Kamus Bahasa Indonesia. eksekutif. Pemerintah adalah kekuasaan yang memerintah suatu wilayah. Dan Kekuasaan Yudiskatif yang berate kekuasaan mengadili terhadap pelanggaran atas undang-undang. Perintah adalah perkataan yang bermakna menyuruh melakukan sesuatau b. Kekuasaan dalam suatu Negara menurut Montesquieu diklasifikasikan menjadi tiga. Negara. atau cara. pemerintahan adalah perbuatan memerintah yang dilakukan oleh badan-badan legislative. Jadi. dan yudikatif di suatu Negara dalam rangka mencapai tujuan penyelenggaraan negara. system pemerintaha negara menggambarkan .

hubungan antarlembaga negara. dan kabinet ministrial. dan bekerjanya lembaga negara dalam mencapai tujuan pemerintahan negara yang bersangkutan. baik seorang menteri secara sendiri-sendiri maupun bersamasama seluruh anggota kebinet bertanggung jawab kepada parlemen/DPR. perdamaian abadi dan keadilan social. Setiap departemen akan dipimpin oleh seorang menteri. Tujuan pemerintahan negara pada umumnya didasarkan pada cita-cita atau tujuan negara. Lembaga-lembaga yang berada dalam satu system pemerintahan Indonesia bekerja secara bersama dan saling menunjang untuk terwujudnya tujuan dari pemerintahan di negara Indonesia. mencerdaskan kehidupan bangsa. Dalam suatu negara yang bentuk pemerintahannya republik. Misalnya. Kabinet Ministrial Kabinet ministrial adalah suatu kabinet yang dalam menjalankan kebijaksaan pemerintan. tujuan pemerintahan negara Indonesia adalah melindungi segenap bangsa Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum. Apabila semua menteri yang ada tersebut dikoordinir oleh seorang perdana menteri maka dapat disebut dewan menteri/cabinet. Contoh negara yang menggunakan sistem kabinet ini adalah negara-negara di . Kabinet dapat berbentuk presidensial. presiden adalah kepala negaranya dan berkewajiban membentuk departemen-departemen yang akan melaksakan kekuasaan eksekutif dan melaksakan undang-undang. Kabinet Presidensial Kabinet presidensial adalah suatu kabinet dimana pertanggungjawaban atas kebijaksanaan pemerintah dipegang oleh presiden.adanya lembaga-lembaga negara. Presiden merangkap jabatan sebagai perdana menteri sehingga para menteri tidak bertanggung jawab kepada perlemen/DPR melainkan kepada presiden. serta ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. 1. Contoh negara yang menggunakan sistem kabinet presidensial adalah Amarika Serikat dan Indonesia 2.

Kabinet parlementer adalah suatu kabinet yang dibentuk dengan memperhatikan dan memperhitungkan suara-suara yang ada didalam parlemen. cabinet parlementer dibagi menjadi tiga. Sistem pemerintahan disebut presidensial apabila badan eksekutif berada di luar pengawasan langsung badan legislatif. Badan legislatif atau parlemen adalah satu-satunya badan yang anggotanya dipilih langsung oleh rakyat melalui pemilihan umum. Sistem Pemerintahan Parlementer Dan Presidensial Sistem pemerintahan negara dibagi menjadi dua klasifikasi besar. Jika dilihat dari komposisi (susunan keanggotaannya). Kabinet Ekstraparlementer adalah kebinet yang pembentukannya tidak memperhatikan dan memperhitungkan suara-suara serta keadaan dalam parlemen/DPR. Parlemen memiliki kekuasaan besar sebagai badan perwakilan dan lembaga legislatif. cabinet ministrial dapat dibagi menjadi dua. yaitu: 1. yaitu kabinet koalisi. Untuk lebih jelasnya. yaitu cabinet parlementer dan cabinet ekstraparlementer.Eropa Barat. Klasifikasi sistem pemerintahan presidensial dan parlementer didasarkan pada hubungan antara kekuasaan eksekutif dan legislatif. B. dan kabinet partai. 2. berikut ini ciri-ciri. kelebihan serta kekurangan dari sistem pemerintahan parlementer. Anggota parlemen terdiri atas orang-orang dari partai politik yang . kabinet nasional. Sistem pemerintahan presidensial. Sistem pemerintahan disebut parlementer apabila badan eksekutif sebagai pelaksana kekuasaan eksekutif mendapat pengawasan langsung dari badan legislatif. Sistem pemerintahan parlementer. 2. Apabila dilihat dari cara pembentukannya. Ciri-ciri dari sistem pemerintahan parlementer adalah sebagai berikut : 1.

Hal ini berarti bahwa sewaktu-waktu parlemen dapat menjatuhkan kabinet jika mayoritas anggota parlemen menyampaikan mosi tidak percaya kepada kabinet. Hal ini karena kekuasaan eksekutif dan legislatif berada pada satu partai atau koalisi partai. 3. Ia hanya berperan sebgai symbol kedaulatan dan keutuhan negara. Pemerintah atau kabinet terdiri dari atas para menteri dan perdana menteri sebagai pemimpin kabinet. Perdana menteri dipilih oleh parlemen untuk melaksakan kekuasaan eksekutif. Selanjutnya. Dalam sistem ini. Kekurangan Sistem Pemerintahan Parlementer : . diadakan pemilihan umum lagi untuk membentukan parlemen baru. Sebagai imbangan parlemen dapat menjatuhkan kabinet maka presiden atau raja atas saran dari perdana menteri dapat membubarkan parlemen. Partai politik yang menang dalam pemilihan umum memiliki peluang besar menjadi mayoritas dan memiliki kekuasaan besar di parlemen. sedangkan kepala negara adalah presiden dalam negara republik atau raja/sultan dalam negara monarki. 6.memenangkan pemiihan umum. 5. • Garis tanggung jawab dalam pembuatan dan pelaksanaan kebijakan public jelas. • Adanya pengawasan yang kuat dari parlemen terhadap kabinet sehingga kabinet menjadi barhati-hati dalam menjalankan pemerintahan. Kepala pemerintahan adalah perdana menteri. Kepala negara tidak sekaligus sebagai kepala pemerintahan. Anggota kabinet umumnya berasal dari parlemen. Kabinet bertanggung jawab kepada parlemen dan dapat bertahan sepanjang mendapat dukungan mayoritas anggota parlemen. kekuasaan eksekutif berada pada perdana menteri sebagai kepala pemerintahan. 4. Kepala negara tidak memiliki kekuasaan pemerintahan. Kelebihan Sistem Pemerintahan Parlementer: • Pembuat kebijakan dapat ditangani secara cepat karena mudah terjadi penyesuaian pendapat antara eksekutif dan legislatif.

. Untuk lebih jelasnya. Dalam sistem pemerintahan presidensial. anggota kabinet dapat mengusai parlemen. badan eksekutif dan legislatif memiliki kedudukan yang independen. Hal itu terjadi apabila para anggota kabinet adalah anggota parlemen dan berasal dari partai meyoritas. Karena pengaruh mereka yang besar diparlemen dan partai. Pengalaman mereka menjadi anggota parlemen dimanfaatkan dan manjadi bekal penting untuk menjadi menteri atau jabatan eksekutif lainnya. Penyelenggara negara berada ditangan presiden. 4. tetapi dipilih langsung oleh rakyat atau suatu dewan majelis. Hal itu dikarenakan presiden tidak dipilih oleh parlemen. kelebihan serta kekurangan dari sistem pemerintahanpresidensial. Kedua badan tersebut tidak berhubungan secara langsung seperti dalam sistem pemerintahan parlementer. berikut ini ciri-ciri. Ciri-ciri dari sistem pemerintaha presidensial adalah sebagai berikut. Mereka dipilih oleh rakyat secara terpisah. Presiden tidak dapat membubarkan parlemen seperti dalam sistem parlementer. Presiden tidak dipilih oleh parlemen. Kabinet bertangungjawab kepada presiden dan tidak bertanggung jawab kepada parlemen atau legislatif. • Parlemen menjadi tempat kaderisasi bagi jabatan-jabatan eksekutif. • Kelangsungan kedudukan badan eksekutif atau kabinet tidak bias ditentukan berakhir sesuai dengan masa jabatannya karena sewaktu-waktu kabinet dapat bubar. 2. Kabinet (dewan menteri) dibentuk oleh presiden. Presiden tidak bertanggungjawab kepada parlemen. 1. 3. Presiden adalah kepala negara sekaligus kepala pemerintahan. • Kabinet dapat mengendalikan parlemen.• Kedudukan badan eksekutif/kabinet sangat tergantung pada mayoritas dukungan parlemen sehingga sewaktu-waktu kabinet dapat dijatuhkan oleh parlemen.

• Pembuatan keputusan atau kebijakan publik umumnya hasil tawar-menawar antara eksekutif dan legislatif sehingga dapat terjadi keputusan tidak tegas dan memakan waktu yang lama. • Penyusun program kerja kabinet mudah disesuaikan dengan jangka waktu masa jabatannya. masa jabatan Presiden Amerika Serikat adalah empat tahun.5. Misalnya. Presiden tidak berada dibawah pengawasan langsung parlemen. Kekurangan Sistem Pemerintahan Presidensial : • Kekuasaan eksekutif diluar pengawasan langsung legislatif sehingga dapat menciptakan kekuasaan mutlak. Parlemen memiliki kekuasaan legislatif dan sebagai lembaga perwakilan. • Sistem pertanggungjawaban kurang jelas. Kelebihan Sistem Pemerintahan Presidensial : • Badan eksekutif lebih stabil kedudukannya karena tidak tergantung pada parlemen. C. Pokok-pokok sistem pemerintahan negara Indonesia berdasarkan UUD 1945 sebelum diamandemen tertuang dalam Penjelasan UUD 1945 tentang tujuh kunci pokok sistem pemerintahan negara tersebut sebagai . Anggota parlemen dipilih oleh rakyat. • Legislatif bukan tempat kaderisasi untuk jabatan-jabatan eksekutif karena dapat diisi oleh orang luar termasuk anggota parlemen sendiri. Presiden Indonesia adalah lima tahun. Sistem Pemerintahan Indonesia  Sistem Pemerintahan Negara Indonesia Berdasarkan UUD 1945 Sebelum Diamandemen. • Masa jabatan badan eksekutif lebih jelas dengan jangka waktu tertentu. 6.

Mekipun adanya kelemahan. Menteri negara ialah pembantu presiden. Berdasarkan pemerintahan tujuh kunci pokok sistem pemerintahan. kekuasaan yang besar pada presiden juga ada dampak positifnya yaitu presiden dapat mengendalikan seluruh penyelenggaraan pemerintahan sehingga mampu menciptakan pemerintahan yang kompak dan solid. Kekuasaan negara yang tertinggi di tangan Majelis Permusyawaratan Rakyat. maka kekuasaan presiden sangat besar dan cenderung dapat disalahgunakan. 4. Kekuasaan kepala negara tidak tak terbatas. Sistem Konstitusional. Ciri dari sistem pemerintahan masa itu adalah adanya kekuasaan yang amat besar pada lembaga kepresidenan. Presiden adalah penyelenggara pemerintah negara yang tertinggi dibawah Majelis Permusyawaratan Rakyat. tidak mudah jatuh atau berganti. 5. 6. Hamper semua kewenangan presiden yang di atur menurut UUD 1945 tersebut dilakukan tanpa melibatkan pertimbangan atau persetujuan DPR sebagai wakil rakyat. Sistem pemerintahan lebih stabil. 1.berikut. dalam praktik perjalanan sistem pemerintahan di Indonesia ternyata kekuasaan yang besar dalam diri presiden lebih banyak merugikan bangsa dan negara daripada keuntungan yang didapatkanya. Indonesia adalah negara yang berdasarkan atas hukum (rechtsstaat). Karena itui tidak adanya pengawasan dan tanpa persetujuan DPR. . Sistem pemerintahan ini dijalankan semasa pemerintahan Orde Baru di bawah kepemimpinan Presiden Suharto. 7. menteri negara tidak bertanggungjawab kepada Dewan Perwakilan Rakyat. 2. Namun. Presiden tidak bertanggung jawab kepada Dewan Perwakilan Rakyat. Konflik dan pertentangan antarpejabat negara dapat dihindari. 3. sistem sistem Indonesia menurut UUD 1945 menganut pemerintahan presidensial.

Reformasi yang harus dilakukan adalah melakukan perubahan atau amandemen atas UUD 1945. Bentuk negara kesatuan dengan prinsip otonomi daerah yang luas. Wilayah negara terbagi dalam beberapa provinsi. Sistem pemerintahan Negara Indonesia Berdasarkan UUD 1945 Setelah Diamandemen Sekarang ini sistem pemerintahan di Indonesia masih dalam masa transisi. Pokok-pokok sistem pemerintahan Indonesia adalah sebagai berikut. yaitu pada tahun 1999. Adanya pembatasan kekuasaan pemerintahan atau eksekutif. Berdasarkan hal itu. Presiden adalah kepala negara dan sekaligus kepala pemerintahan.Memasuki masa Reformasi ini. sistem pemerintahan Indonesia masih mendasarkan pada UUD 1945 dengan beberapa perubahan seiring dengan adanya transisi menuju sistem pemerintahan yang baru. Bentuk pemerintahan adalah republik. bangsa Indonesia bertekad untuk menciptakan sistem pemerintahan yang demokratis. Amandemen atas UUD 1945 telah dilakukan oleh MPR sebanyak empat kali. 2. Presiden dan wakil presiden dipilih dan diangkat oleh MPR untuk masa . 2. 3. sedangkan sistem pemerintahan presidensial. 2000. dan 2002. dengan mengamandemen UUD 1945 menjadi konstitusi yang bersifat konstitusional. 2001. diharapkan dapat terbentuk sistem pemerintahan yang lebih baik dari yang sebelumnya. Jaminan atas hak asasi manusia dan hak-hak warga negara. 1. Sebelum diberlakukannya sistem pemerintahan baru berdasarkan UUD 1945 hasil amandemen keempat tahun 2002. Pemerintah konstitusional bercirikan bahwa konstitusi negara itu berisi: 1. berdasarkan UUD 1945 yang telah diamandemen itulah menjadi pedoman  bagi sistem pemerintaha Indonesia sekarang ini. perlu disusun pemerintahan yang konstitusional atau pemerintahan yang berdasarkan pada konstitusi. Untuk itu. Sistem pemerintahan baru diharapkan berjalan mulai tahun 2004 setelah dilakukannya Pemilu 2004.

ada perubahan-perubahan baru dalam sistem pemerintahan Indonesia. 6. Perubahan baru tersebut. DPR tetap memiliki kekuasaan megawasi presiden meskipun secara tidak langsung. presiden dan wakil presiden akan dipilih secara langsung oleh rakyat dalam satu paket. Jadi. sistem bikameral. Kabinet atau menteri diangkat oleh presiden dan bertanggung jawab kepada presiden. DPR memiliki kekuasaan legislatif dan kekuasaan mengawasi jalannya pemerintahan. Presiden dalam mengangkat penjabat negara perlu pertimbangan atau persetujuan dari DPR. 1. 4. antara lain adanya pemilihan secara langsung. Presiden dalam mengeluarkan kebijakan tertentu perlu pertimbangan atau persetujuan dari DPR. dan pemberian kekuasaan yang lebih besar kepada parlemen  untuk melakukan pengawasan dan fungsi anggaran. 2.jabatan lima tahun. 5. 3. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Parlemen terdiri atas dua bagian (bikameral). Sistem Pemerintahan Amerika Serikat . 4. Sistem pemerintahan ini juga mengambil unsur-unsur dari sistem pemerintahan menghilangkan parlementer dan melakukan yang pembaharuan ada dalam untuk sistem kelemahan-kelemahan presidensial. Beberapa variasi dari sistem pemerintahan presidensial di Indonesia adalah sebagai berikut. Kekuasaan yudikatif dijalankan oleh Makamah Agung dan badan peradilan dibawahnya. Parlemen diberi kekuasaan yang lebih besar dalam hal membentuk undang-undang dan hak budget (anggaran) Dengan demikian. mekanisme cheks and balance. Hal itu diperuntukan dalam memperbaiki sistem presidensial yang lama. Untuk masa jabatan 2004-2009. Presiden sewaktu-waktu dapat diberhentikan oleh MPR atas usul dari DPR. Para anggota dewan merupakan anggota MPR.

yakni Senat dan Hose of Representatif. 8. Meskipun Indonesia dan Amerika Serikat sama-sama menggunakan sistem presidensial. Adaya pemisahan kekuasaan yang tegas antara eksekutif. Sistem pemerintahan negara bagian menganut prinsip yang hampir sama dengan pemerintah federal. jadi ada 100 senator. Kekuasaan eksekutif dipegang oleh Presiden. Anggota Senat terdiri perwakilan tiap tiap negara bagian (masing-masing 2). dengan pemerintahan bentuk bentuk Amerika Serikat adalah : negara Amerika Serikat republik. 6. pemerintahan pemerintahan yang dianut adalah Presidensial. Sedangkan House of Representatif ditentukan berdasarkan jumlah penduduk. Hal . sehingga tidak bertanggung jawab pada Kongres. 5. Negara bagian dipimpin oleh Gubernur dengan mempunyai parlemen yang sebagian besar berupa bikameral. 4. 2. Sistem Pemilu menggunakan sistem distrik. Amerika dengan tradisi demokrasinya seringkali dianggap sebagai benteng demokrasi dan kebebasan. Presiden berkedudukan sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan. Presiden dan wapres dipilih melalui Pemilu.Sistem pemerintahan Amerika Serikat adalah presidensial yang didasarkan atas Konstitusi 1787. Sistem kepartaian menganut sistem dwipartai. Seperti sistem namanya. Diantara ketiga badan tersebut terjadi check and balance sehingga tidak ada yang terlalu dominan. adalah Sistem federasi/serikat. terdapat variasi-variasi yang disesuaikan dengan perkembangan ketatanegaraan negara Indonesia. 7. Kekuasaan legislatif berada pada parlemen yang disebut Kongres. Pokok-pokok 1. yang telah mengalami beberapa kali amandemen. legislatif dan yudikatif. Kekuasaan yudikatif berada pada Mahkamah Agung (Supreme of Court) yang bebas dab merdeka. Indonesia yang menganut sistem pemerintahan presidensial tidak sama persis dengan sistem pemerintahan presidensial yang berjalan di Amerika Serikat. 3. Kongres terdiri dari 2 kamar. Ada dua partai yang dominan di Amerika Serikat. yakni Partai Demokrat dan Republik.

ini karena system pemerintahan di Indonesia mengalami perubahanperubahan yang bertujuan untuk menutupi kekurangan yang terdapat pada sistem presidensial yang dianut oleh Amerika Serikat. .

sedangkan bentuk pemerintahannya adalah republik.1 Kesimpulan Bentuk negara Indonesia adalah kesatuan. 3. Sistem pemerintahan negara bagian menganut prinsip yang hampir sama dengan pemerintah federal. diharapkan kepada pemimpin negeri ini agar melaksanakan tugasnya dengan sebaik-baiknya demi kesejahteraan rakyat Indonesia.2 Saran Dengan adanya sistem pemerintahan yang jelas. Sistem pemerintahan Indonesia adalah sistem pemerintahan presidensial dengan mengambil unsur-unsur dari sistem pemerintahan parlementer dan melakukan pembaharuan untuk menghilangkan kelemahan-kelemahan yang ada dalam sistem presidensial.BAB III PENUTUP 3. Sedangkan sistem pemerintahan Amerika Serikat menganut sistem pemerintahan Presidensial murni dan bentuk Negara tersebut adalah serikat. . Negara bagian dipimpin oleh Gubernur dengan mempunyai parlemen yang sebagian besar berupa bikameral.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.