Kelainan dan Penyakit pada Sistem Pernafasan Manusia

Sistem pernafasan tersusun atas saluran pernafasan dan paru-paru sebagai tempat perrtukaraan udara pernafasan. Pernafasan merupakan proses untuk memenuhi kebutuhan oksigen yang diperlukan untuk mengubah sumber energi menjadi energi dan membuang CO2 sebagai sisa metabolisme. Saluran udara pernafasan tersusun atas: lubang hidung, rongga hidung, faring, laring, trakea, bronkus, dan bronkeolus. Lubang hidung sampai bronchiolus disebut pars konduktoria karena fungsinya sebagai saluran udara respirasi. Struktur maupun fungsi sistem pernafasan manusia dapat mengalami gangguan atau serangan penyakit. Antara lain:   Asma, merupakan penyakit penyumbatan saluran Pernafasan yang disebabkan alergi terhadap rambut, bulu atau kotoran. TBC, penyakit paru-paru yang diakibatkan oleh serangan bakteri Mycobacterium tuberculosa. Difusi oksigen akan terganggu karena adanya bintil-bintil atau peradangan pada dinding alveolus. Tuberkolosis atau TBC adalah infeksi karena bakteri Mycobacterium tuberculosis, yang dapat merusak paru-paru tapi dapat juga mengenai sistem saraf sentral (meningitis, sistem lymphatic, sistem sirkulasi (miliary TB), sistem genitourinary, tulang dan sendi.

Indonesia berada dalam peringkat ketiga terburuk di dunia untuk jumlah penderita TBC. Setiap tahun muncul 500 ribu kasus baru dan lebih dari 140 ribu lainnya meninggal. Tanggal 24 Maret diperingati dunia sebagai "Hari TBC". Pada 24 Maret 1882 tersebut, Robert Koch di Berlin, Jerman, mempresentasikan hasil penyebab tuberkulosa yang ditemukannya. Macam-macam peradangan pada sistem Pernafasan, seperti: bronchitis, laringitis, faringitis, pleuritis, sinusitis. Asfiksi, gangguan Pernafasan pada waktu pengangkutan dan penggunaan oksigen oleh jaringan, akibat tenggelam, pneumonia dan keracunan. Asidosis, kenaikan kadar asam karbonat dan asam bikarbonat dalam darah. Difteri, penyumbatan oleh lendir pada rongga faring yang dihasilkan oleh infeksi kuman difteri. Pneumonia, infeksi yang disebabkan oleh virus atau bakteri pada alveolus yang menyebabkan terjadinya radang paru-paru.

1

Gangguan pada Sistem Pernapasan

Gangguan pada sistem pernapasan biasanya disebabkan oleh kelainan dan penyakit yang menyerang alat-alat pernapasan. Beberapa jenis kelainan dan penyakit pada sistem pernapasan sebagai berikut.

a. Asfiksi , yaitu kelainan atau gangguan dalam pengangkutan oksigen ke jaringan atau gangguan penggunaan oksigen oleh jaringan. Penyebabnya dapat terletak di paru-paru, di pembuluh darah, atau dalam jaringan tubuh. Misalnya: seseorang yang tenggelam, alveolusnya terisi air; orang yang menderita pneumonia, alveolusnya terisi cairan limfa; serta orang yang keracunan karbon monoksida dan asam sianida, Hb-nya tercemar oleh zat racun tersebut. Keracunan karbon monoksida dan asam sianida terjadi karena kedua zat ini memiliki afinitas terhadap hemoglobin lebih besar daripada oksigen.

b. Penyempitan atau penyumbatan saluran napas , dapat disebabkan oleh pembengkakan kelenjar limfa, misalnya polip (di hidung) dan amandel (di tekak), yang menyebabkan penyempitan saluran pernapasan sehingga menimbulkan kesan wajah bodoh dan sering disebut wajah adenoid. Penyempitan ini dapat pula terjadi karena saluran pernapasannya yang menyempit akibat alergi, misalnya pada asma bronkiale. c. Anthrakosis ,yaitu kelainan pada alat pernapasan yang disebabkan oleh masuknya debu tambang. Jika yang masuk debu silikat, disebut silicosis. d. Bronkitis ,terjadi karena peradangan bronkus.

2

Penyakit ini biasa menyerang saluran pernapasan anak bagian atas. n. Kanker paru-paru . suhu tubuh naik. yaitu suatu penyakit yang terjadi karena ketidaknormalan (abnormalitas) susunan dan fungsi alveolus. Asma . Pneumonia atau logensteking . Akibatnya. dan diphteri hidung. h. Hal ini akan mengakibatkan penderita sukar bernapas.yaitu infeksi pada faring oleh bakteri dan virus. Influenza . m. Pleuritis . terjadi inefisiensi pengikatan O2sehingga pernapasan menjadi sulit. dan otot-otot terasa sakit. Lihat Gambar 3 . Gejalanya adalah kerongkongan terasa nyeri saat menelan. l.biasa diderita oleh perokok. tenggorokan. demam. Tonsilitis . akibatnya timbul rasa nyeri saat bernapas. Tuberkulosis (TBC) . Emfisema . tandanya terbentuk bintik-bintik kecil pada dinding alveolus. k. Kuman penyebabnya Corynebacterium diphteriae. Kuman diphteri tersebut mengeluarkan racun dan bila racun ini beredar bersama darah. sulit menelan.e. f.yaitu penyakit radang paruparu yang disebabkan Diplococcus pneumoniae. yaitu gangguan pada rongga saluran pernapasan yang diakibatkan oleh berkontraksinya otot polos pada trakea. j. Faringitis . i.yaitu peradangan selaput (pleura) karena pleura mengalami penambahan cairan intrapleura. disebabkan oleh virus yang menimbulkan radang pada selaput mukosa di saluran pernapasan.yaitu radang karena infeksi oleh bakteri tertentu pada tonsil. g. Gejalanya yaitu tenggorokan sakit.misalnya diphteri tekak. akan merusak selaput jantung. Kanker ini disebabkan oleh adanya tumor ganas yang terbentuk di dalam epitel bronkiolus. Penyakit diphteri .yaitu penyakit paru-paru karena Mycobacterium tuberculosis.

Bila bagian paru-paru ada yang terluka. perlu diberikan pertolongan segera. Dalam keadaan darurat. perlu diberikan pernapasan buatan. Tujuannya adalah mematikan kuman penyebab infeksi. pernapasan buatan sering diberikan dengan bantuan mulut. Pertolongan tersebut harus disesuaikan dengan jenis penyebabnya seperti uraian berikut. Sri Widayati . Untuk mengatasinya. b. pusat pernapasannya sering terhenti sementara sehingga gerakan bernapas juga sering terhenti untuk sementara waktu. Demikian artikel "Gangguan pada Sistem Pernapasan" ini saya susun. Meirina Arif Biologi untuk SMA / MA Kelas 11 Program IPA karangan Faidah Rachmawati .Pertolongan Darurat Untuk Gangguan Pernapasan Bila terjadi gangguan pada saluran pernapasan.Ari Wijayati Praktis Belajar Biologi 2 Karangan Fictor F . a. Suwarni hadisusanto. Sudjino. maka paru-paru tersebut harus diistirahatkan dengan cara mengisi udara steril pada celah antarpleura. artikel ini saya ambil dari ( BSE ): Biologi Kelas 11 karangan Purnomo. Trijoko. Pada penderita gangguan pernapasan akibat tenggelam atau shock karena sengatan arus listrik. perlu diberikan antibiotika. Moekti A. Nurul Urifah . Pada penderita pernapasan yang disebabkan infeksi. c. Cara seperti ini disebut cara sylvester. 4 . Biologi SMA / MA Kelas 11 karangan Siti Nur Rochmah .

Pernapasan dada Pernapasan dada adalah pernapasan yang melibatkan otot antartulang rusuk. Padahewan berkaki empat. tekanan di dalam rongga dada menjadi lebih besar daripada tekanan luar. Fase inspirasi. Fase ini merupakan fase relaksasi atau kembalinya otot diaframa ke posisi semula yang dikuti oleh turunnya tulang rusuk sehingga rongga dada menjadi kecil. Bahkan pohon pun memiliki sistem pernapasan. akibatnya tekanan dalam rongga dada menjadi lebih kecil daripada tekanan di luar sehingga udara luar yang kaya oksigen masuk. Fase ekspirasi. ensiklopedia bebas Sistem pernapasan atau sistem respirasi adalah sistem organ yang digunakan untuk pertukaran gas. Berbagai variasi sistem pernapasan ditemukan pada berbagai jenis makhluk hidup. sehingga udara dalam rongga dada yang kaya karbon dioksida keluar. Fase ini merupakan fase relaksasi atau kembalinya otot antara tulang rusuk ke posisi semula yang dikuti oleh turunnya tulang rusuk sehingga rongga dada menjadi kecil. akibatnya tekanan dalam rongga dada menjadi lebih kecil daripada tekanan di luar sehingga udara luar yang kaya oksigen masuk. Diafragma menarik udara masuk dan juga mengeluarkannya. Mekanismenya dapat dibedakan sebagai berikut. Sebagai akibatnya. Fase ini berupa berkontraksinya otot diafragma sehingga rongga dada membesar. Fase ini berupa berkontraksinya otot antartulang rusuk sehingga rongga dada membesar.Sistem pernapasan Dari Wikipedia bahasa Indonesia. sistem pernapasan umumnya termasuk saluran yang digunakan untuk membawa udara ke dalam paru-paru di mana terjadi pertukaran gas. Fase inspirasi. Pernapasan perut Pernapasan perut adalah pernapasan yang melibatkan otot diafragma. Mekanismenya dapat dibedakan sebagai berikut. Sebagai 5 . Fase ekspirasi.

parfum) dan olahraga. bau/aroma menyengat (misalnya. terutama yang tingkat polusi udaranya tinggi baik dari asap kendaraan maupun debu padang pasir. 6 . Penyebab Penyakit Asma Sampai saat ini penyebab penyakit asma belum diketahui secara pasti meski telah banyak penelitian oleh para ahli. Teori atau hypotesis mengenai penyebab seseorang mengidap asma belum disepakati oleh para ahli didunia kesehatan. hewan berbulu. hal ini sangat jarang sekali. sehingga udara dalam rongga dada yang kaya karbon dioksida keluar. udara dingin. Serangan asma yang hebat menyebabkan penderita tidak dapat berbicara karena kesulitannya dalam mengatur pernafasan. ASMA Penyakit Asma (Asthma) adalah suatu penyakit kronik (menahun) yang menyerang saluran pernafasan (bronchiale) pada paru dimana terdapat peradangan (inflamasi) dinding rongga bronchiale sehingga mengakibatkan penyempitan saluran nafas yang akhirnya seseorang mengalami sesak nafas. tekanan jiwa. misalnya faktor keturunan.Namun demikian yang dapat disimpulkan adalah bahwa pada penderita asma saluran pernapasannya memiliki sifat yang khas yaitu sangat peka terhadap berbagai rangsangan (bronchial hyperreactivity = hipereaktivitas saluran napas) seperti polusi udara (asap.akibatnya. Jika seorang ibu atau ayah menderita penyakit asma. Adanya sesak nafas sebagai akibat penyempitan saluran bronki (bronchiale). dan tidak semua orang yang nafasnya terdegar wheezing adalah penderita asma. Adanya keluhan penderita yang merasakan dada sempit. Tanda dan Gejala Penyakit Asma Adapun tanda dan gejala penyakit asma diantaranya : Pernafasan berbunyi (wheezing/mengi/bengek) terutama saat mengeluarkan nafas (exhalation). serbuk sari. Namun tidak semua penderita asma memiliki pernafasan yang berbunyi. Penyakit Asma paling banyak ditemukan di negara maju. tekanan di dalam rongga dada menjadi lebih besar daripada tekanan luar. debu. zat kimia). maka kemungkinan besar adanya penderita asma dalam anggota keluarga tersebut. Batuk berkepanjangan di waktu malam hari atau cuaca dingin. makanan. Selain itu terjadinya serangan asma sebagai akibat dampak penderita mengalami infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) baik flu ataupun sinisitis. Angka peningkatan penderita asma dikaitkan dengan adanya faktor resiko yang mendukung seseorang menderita penyakit asma. Serangan penyakit asma juga bisa dialami oleh beberapa wanita dimasa siklus menstruasi.

Penanganan dan pemberian obat-obatan kepada penderita asma adalah sebagai tindakan mengatasi serangan yang timbul yang mana disesuaikan dengan tingkat keparahan dari tanda dan gejala itu sendiri. penderita juga akan mengeluarkan banyak keringat. 2. Prinsip dasar penanganan serangan asma adalah dengan pemberian obat-obatan baik suntikan (Hydrocortisone). gejala awal dapat berupa rasa gatal dirongga dada atau leher. penyakit paru-paru yang diakibatkan serangan bakteri mycobacterium tuberculosis. merupakan suatu penyakit penyumbatan saluran pernapasan yang disebabkan alergi terhadap rambut. Gejala yang ditimbulkan antara lain pilek. bersin-bersin.blogspot. Setiap penderita umumnya memiliki ciri khas tersendiri terhadap hal-hal yang menjadi pemicu serangan asmanya. Asma bersifat menurun. Jika alat ini terganggu karena penyakit atau kelainan maka proses pernapasan akan terganggu. bulu. Penanganan dan Pengobatan Penyakit Asma Penyakit Asma (Asthma) sampai saat ini belum dapat diobati secara tuntas. debu. Cara Menghindari Serangan Asma Langkah tepat yang dapat dilakukan untuk menghindari serangan asma adalah menjauhi faktor-faktor penyebab yang memicu timbulnya serangan asma itu sendiri. syrup ventolin (Salbutamol) atau nebulizer (gas salbutamol) untuk membantu melonggarkan saluran pernafasan. Influenza (flu). bahkan dapat menyebabkan kematian. Difusi oksigen akan terganggu karena adanya bintil-bintil atau peradangan pada 7 .Pada usia anak-anak. Setelah terjadinya serangan asma. apabila penderita sudah merasa dapat bernafas lega akan tetapi disarankan untuk meneruskan pengobatannya sesuai obat dan dosis yang diberikan oleh dokter. Sumber: nurses-recruitment. Berikut akan diuraikan beberapa macam gangguan yang umum terjadi pada saluran pernapasan manusia. hidung tersumbat. ini artinya serangan asma dapat terjadi dikemudian hari. Selama serangan asma. 1. Tuberkulosis (TBC). 3. Asma atau sesak napas. dan tenggorokan terasa gatal.com Gangguan Pada Sistem Respirasi Manusia Alat-alat pernapasan merupakan organ tubuh yang sangat penting. penyakit yang disebabkan oleh virus influenza. Sebagai reaksi terhadap kecemasan. rasa kecemasan yang berlebihan dari penderita dapat memperburuk keadaanya. atau tekanan psikologis.

radang pada cabang tenggorokan akibat infeksi. c. radng pada laring. 12. dan terlalu banyak serak. dan kromium. radiasi ionasi. pada perokok akan timbul perubahan fungsi paru-paru. radang pada faring akibat infeksi oleh bakteri Streptococcus. 9. 7. Akibat perubahan anatomi saluran pernapasan tersebut. missal virus influenza. Faringitis. sel-selnya mati dan paru-paru mengecil.dinding alveolus. Rinitis juga dapat terjadi karena reaksi alergi terhadap perubahan cuaca. Sinusitis. Penderita mengalami demam dan banyak menghasilkan lendir yang menyumbat batang tenggorokan. produk petroleum. Biasanya di dalam sinus terkumpul nanah yang harus dibuang melalui operasi. Rinitis. b. Asfikasi. dan debu. Wajah adenoid (kesan wajah bodoh). adalah penyumbatanpada rongga faring atau laring oloeh lendir yang dihasilkan kuman difteri. Penderita hendaknya istirahat dan diberi antibiotik. Bronkitis. disebabkan adanya penyempitan saluran napas karena pembengkakan kelenjar limfa atau polip. Kanker paru-paru sangat berhubungan dengan aktivitas yang sering merokok. adalah penyakit pembengkakan karena pembuluh darahnya kemasukan udara. 4. Laringitis. Kanker paru-paru dapat menjalar ke seluruh tubuh. Sinus letaknya di daerah pipi kanan dan kiri batang hidung. pneumonia (akibatnya alveolus terisi cairan lendir dan cairan limfa). pembengkakan di tekak atau amandel. adalah gangguan pernapasan pada waktu pengangkutan dan penggunaan oksigen yang disebabkan oleh: tenggelam (akibat alveolus terisi air). Akibatnya napas penderit terengah-engah. Tenggorokan sakit dan tampak berwarna merah. Pneumonia. d. sehingga pernapasan terganggu. adalah kenaikan adalah kenaikan kadar asam karbonat dan asam bikarbonat dalam darah. Jika bagian paru-paru yang diserang meluas. Macam-macam peradangan pada sistem pernapasan manusia: a. terlalu banyak merokok. Perokok pasif juga dapat menderita kanker paru-paru.Pengaruh Rokok Terhadap Kesehatan Merokok dapat menyebabkan perubahan struktur dan fungsi saluran pernapasan dan jaringan paru-paru. 11. Asidosis. Merokok juga merupakan penyebab timbulnya penyakit 8 . Penyebab lainnya yang dapat menimbulkan kanker paru-paru adalah penderita menghirup debu asbes. adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus atau bakteri pada alveolus yang menyebabkan terjadinya radang paru-paru. Produksi lendir meningkat. Penyebabnya antara lain karena infeksi. Kanker paru-paru. serbuk sari. minum alkohol. keracunan CO dan HCN. radang pada sinus. mempengaruhi pertukaran gas di paru-paru. atau gangguan sitem sitokrom (enzim pernapasan). 6. radang pada rongga hidung akibat infeksi oleh virus. e. 8. Difteri. Emfisema. Penderita serak atau kehilangan suara. 10. 5.

Kanker paru-paru Kanker paru-paru adalah pertumbuhan sel kanker yang tidak terkendali dalam jaringan paru yang dapat disebabkan oleh sejumlah karsinogen lingkungan. radiasi. Karsinoma sel besar 4. Bekerja dengan asbes. lambung. Hamartoma kondromatous (jinak) 3. buah zakar.obstruksi paru menahun. bronkitis kronis. nikel. Tumor paru-paru yang lebih jarang terjadi adalah: 1. leher rahim. Merokok merupakan penyebab utama dari sekitar 90% kasus kanker paru-paru pada pria dan sekitar 70% pada wanita. semakin besar resiko untuk menderita kanker paru-paru. arsen. tetapi kanker paru-paru bisa juga berasal dari kanker di bagian tubuh lainnya yang menyebar ke paru-paru. yang bisa berasal dari paru-paru atau merupakan penyebaran dari organ lain. Menurut World Health Organization (WHO). klorometil eter. termasuk emfisema (pembengkakan paru-paru). Karsinoma sel skuamosa 2. tetapi seringkali menyerang lebih dari satu daerah di paru-paru. kemungkinan timbulnya kenker paru-paru pada perokok mencapai 10-30 kali lipat. usus besar. Hubungan tersebut telah diteliti dan akhirnya secara tegas memang bahwa rokok sebagai penyebab utama kanker paru-paru. Kanker ini bisa merupakan pertumbuhan tunggal. yang terdiri dari: 1. terutama asap rokok [1]. Dan asma. gas mustard dan pancaran oven arang bisa menyebabkan kanker paru-paru. Sebagian besar kanker paru-paru berasal dari sel-sel di dalam paru-paru. meskipun biasanya hanya terjadi pada pekerja yang juga merokok. rektum. kromat. tulang dan kulit. Beberapa kasus terjadi karena adanya pemaparan oleh gas radon di rumah tangga. Adenoma (bisa ganas atau jinak) 2. Sarkoma (ganas) Limfoma merupakan kanker dari sistem getah bening. kanker ini disebut karsinoma bronkogenik. Karsinoma sel kecil atau karsinoma sel gandum 3. Peranan polusi udara sebagai penyebab kanker paru-paru masih belum jelas. prostat. kanker paru merupakan penyebab kematian utama dalam kelompok kanker baik pada pria maupun wanita[2]. Biasanya kanker ini berasal dari payudara. Banyak kanker yang berasal dari tempat lain menyebar ke paru-paru. Dibandingkan dengan bukan seorang perokok. Jenis kanker paru-paru Lebih dari 90% kanker paru-paru berawal dari bronki (saluran udara besar yang masuk ke paru-paru).Merokok menjadi pemicu utama penyebab penyakit kanker paru-paru. Hanya sebagian kecil kanker paru-paru (sekitar 10%-15% pada pria dan 5% pada wanita) yang disebabkan oleh zat yang ditemui atau terhirup di tempat bekerja. tiroid. Semakin banyak rokok yang dihisap. 9 . Adenokarsinoma Karsinoma sel alveolar berasal dari alveoli di dalam paru-paru. ginjal.

Pada kelompok usia ini dikenal juga Pnemonia sangat berat. 3. Napas sesak dan pendek-pendek. sehingga kebanyakan penderita kanker paru yang mencari bantuan medis telah berada dalam stadium lanjut. Kehilangan selara makan atau turunnya berat badan tanpa sebab yang jelas. kesukaran bernapas disertai gejala sianosis sentral dan tidak dapat minum. 2. sehingga memudahkan kegiatan penyuluhan dan penyebaran informasi tentang penanggulangan Pnemonia. Batas napas cepat adalah frekuensi pernapasan sebanyak 50 kali per menit atau lebih pada anak usia 2 bulan sampai kurang dari 1 tahun. Gejala penyakit ini berupa napas cepat dan napas sesak. 10 . 5. berubah warna dan makin banyak. Pneumonia Berat ditandai dengan adanya batuk atau (juga disertai) kesukaran bernapas. Gejala kanker paru Gejala paling umum yang ditemui pada penderita kanker paru adalah: 1. nyeri atau retak tulang dengan sebab yang tidak jelas.Kadang kanker paru (terutama adenokarsinoma dan karsinoma sel alveolar) terjadi pada orang yang paru-parunya telah memiliki jaringan parut karena penyakit paru-paru lainnya. dengan gejala batuk. tidak dikenal diagnosis pnemonia. napas sesak atau penarikan dinding dada sebelah bawah ke dalam (severe chest indrawing) pada anak usia 2 bulan sampai kurang dari 5 tahun. Kelelahan kronis 6. Terjadinya pnemonia pada anak seringkali bersamaan dengan proses infeksi akut pada bronkus (biasa disebut bronchopneumonia). Bakteri Mycobacterium tuberculosis yang mematikan itu juga menghindar. seperti tuberkulosis dan fibrosis. karena paru meradang secara mendadak. Program ini mengupayakan agar istilah Pnemonia lebih dikenal masyarakat. Dahak berdarah. Aroma mengkudu memang tak sedap sehingga banyak orang menjauhinya. Pada anak dibawah usia 2 bulan. PNEUMONIA Pengertian Pnemonia Pnemonia adalah proses infeksi akut yang mengenai jaringan paru-paru (alveoli). Pembengkakan di wajah atau leher. 8. Batuk yang terus menerus atau menjadi hebat. Kasusk-kasus stadium dini/ awal sering ditemukan tanpa sengaja ketika seseorang melakukan pemeriksaan kesehatan rutin. Suara serak/parau. pnemonia berat ditandai dengan frekuensi pernapasan sebanyak 60 kali permenit atau lebih atau (juga disertai) penarikan kuat pada dinding dada sebelah bawah ke dalam. Sementara untuk anak dibawah 2 bulan. Teknologi / Cara Mengatasi Gangguan Pada Sistem Pernapasan 1. dan 40 kali permenit atau lebih pada anak usia 1 tahun sampai kurang dari 5 tahun. Gejala pada kanker paru umumnya tidak terlalu kentara. 4. Sakit kepala. Penanggulangan penyakit Pnemonia menjadi fokus kegiatan program P2ISPA (Pemberantasan Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut). 7.Tuberkulosis (TBC).

4. Kebanyakan pasien juga bisa diobati dirumah. meski beberapa obat antivirus telah digunakan.9). tetapi lantaran si noni menyimpan senjata andalan bernama antrakuinon dan akubin. dan USG Abdomen. Pembedahan dengan membuang satu bagain dari paru – kadang melebihi dari tempat ditemukannya tumor dan membuang semua kelenjar getah bening yang terkena kanker. Soalnya. Dalam pengobatan. mikoplasma dan beberapa kasus rickettsia. Pasien sebaiknya dijaga tidak banyak bergerak. • Kemoterapi • Meminum obat oral dengan efek samping tertentu yang bertujuan untuk memperpanjang harapan hidup penderita. Pasien maupun para petugas kesehatan yang menangani dianjurkan untuk selalu mencuci tangan dengan sabun untuk menghindari penyebaran. dokter akan menginstruksikan pengobatan lanjutan untuk mencegah kekambuhan. mengkudu Morinda citrifolia dipadukan dengan rimpang jahe Zingiber officinalis. Influenza (flu). 11 . kurangnya sosialisasi dari pemerintah dan edukasi dari petugas medis menyebabkan vaksin itu kurang dikenal secara luas oleh masyarakat. • Radioterapi atau radiasi dengan sinar-X berintensitas tinggi untuk membunuh sel kanker. Karena antibiotika berspekturm luas tidak menunjukkan efektifitas menangani SARS. Biasanya dokter yang menangani peneumonia akan memilihkan obat sesuai pertimbangan masing-masing. antivirus dan antijamur. Pneumonia. CT Scan Toraks. Beberapa prosedur yang dapat memudahkan diagnosa kanker paru antara lain adalah foto X-Ray. cara yang cukup efektif untuk mencegah serangan flu. Pengobatan kanker paru dapat dilakukan dengan cara-cara seperti 1. setelah suhu pasien kembali normal. pasien juga akan mendapat pengobatan tambahan berupa pengaturan pola makan dan oksigen untuk meningkatkan jumlah oksigen dalam darah. 3. Duet buah dan rimpang itu tokcer mengatasi serangan bakteri yang pertama kali ditemukan pada 24 Maret 1882 itu. Asetil sistein selain bersifat mukolitik juga mempunyai efek anti oksidans yang melindungi saluran aspas dari kerusakan yang disebabkan oleh oksidans (2. Biopsi Jarum Halus. Kedua senyawa itu bersifat antibakteri sehingga makhluk liliput penyebab penyakit tuberkulosis pun bertekuk lutut. seranganberikutnya bisa lebih berat dibanding yang pertama. Ekspectoran dan mucolitik yang biasa dipakai adalah bromheksin dan karboksi metil sistein diberikan pada keadaan eksaserbasi. Ekspectoran dan Mucolitik merupakan usaha untuk mengeluarkan dan mengurangi mukus merupakan yang utama dan penting pada pengelolaan emfisema paru. Pengobatan awal biasanya adalah antibiotik. Emfisema. Yakni dengan vaksin influenza.Mungkin bukan karena aroma itu. 5. Untuk pneumonia oleh virus sampai saat ini belum ada panduan khusus. Bronkoskopi. yang cukup manjur mengatasi penumonia oleh bakteri. Kanker paru-paru. Sayangnya. Ampuhnya obat itu dibuktikan secara klinis 2. Semua peralatan yang digunakan sebaiknya sekali pakai dan ruangan dibersihkan dengan menggunakan desinfektans yang mengandung antibakteri. Selain antibiotika. WHO lebih menganjurkan untuk memanfaatkan suntikan intravena ribavirin dan steroid untuk menstabilkan kondisi pasien yang sudah kritis.

Udara disedot ke dalam paruparu melalui hidung dan trakea .Kedua-dua bronkus bercabang lagi kepada bronkiol dan alveolus pada hujung bronkiol . tekanan udara di luar yang lebih tinggi menolak udara kedalam peparu . isipadu rongga toraks berkurang dan tekanan udara peparu menjadi tinggi .Semasa tarik nafas .Semasa hembus nafas .A.3.Alveolus mempunyai penyesuaian berikut untuk memudahkan pertukaran gas :( a ) diliputi kapilari darah yang banyak ( b ) dinding sel yang setebal satu sel ( dinding sel yang nipis ) . B. trakea .Mekanisma ini terbagi kepada tarikan nafas dan hembusan nafas . LATAR BELAKANG Pengertian pernafasan atau respirasi adalah suatu proses mulai dari pengambilan oksigen.B.( c ) permukaan yang luas dan lembap .Dinding trakea disokong oleh gelang rawan supaya menjadi kuat dan sentiasa terbuka4. D.Ia melibatkan perubahan kepada : C. bronkus .6. tekanan udara dalam peparu yang lebih tinggi menolak udarakeluar . tulang rusuk . otot interkosta . Mekanisma pernafasan A. Otot interkosta luar mengecut( =Tulang rusuk dinaikkan ke atas ) . bronkiol . pengeluaran karbohidrat hingga penggunaan energi di dalam tubuh.5.Sistem pernafasan terdiri daripada hidung . alveolus dan diafragma .1. isipadu rongga toraks bertambah dan tekananudara peparu menjadi rendah .2. Menusia dalam bernapasmenghirup oksigen dalam udara bebas dan membuang karbondioksida ke lingkungan. otot diafragmamengendur ( =diafragma melengkung ke atas ). otot diafragmamengecut ( =diafragma menjadikannya leper ). peparu . TUJUAN -Untuk memahami struktur organ pernafasan-Untuk memahami fungsi organ pernafasan dan dapat menjelaskan fungsi organ pernafasan 12 . Otot interkosta luar mengendur ( =Tulang rusuk dmenurun ke bawah ) .Trakea bercabang kepada bronkus kanan dan bronkus kiri yang disambungkan kepada peparu .

Terdapat juga suatu system pertahanan yang memungkinkan kotoran atau benda asing yang masuk dapat dikeluarkan baik melalui batuk ataupun bersin. trakea .Kesimpulan Sistem pernafasan terdiri daripada hidung . bronkus . Rongga dada dipisahkan dengan rongga perut oleh Diafragma Saluran nafas yang dilalui udara adalahhidung. Dengan nafas kita bisa Hidup.disebut sebagai pleura visceral . Rongga dada diperkuat oleh tulang-tulang yang membentuk rangka dada. Paru-paru dibungkus oleh pleura.Dalam mekanismenya. paru-paru . Di dalamrongga dada terdapat juga jantung di dalamnya. karena jika salah satu organ pernafasan rusak akan menggangguorgan system pernafasan yang lain. Saran Jagalah kesehatan organ pernafasan terutama pada paru-paru dan organ sistem pernafasan lainnya 13 . Di dalamnya terdapat suatu sistem yang sedemikian rupa dapatmenghangatkan udara sebelum sampai ke alveoli. laring. ototinterkosta . alveolus dan diafragma . danvertebra torakal (tulang belakang) tempat menempelnya iga-igadi bagian belakang. PENUTUP .dinding trakea disokong oleh gelang rawan supaya menjadi kuat dan sentiasa terbukatrakea bercabang kepada bronkus kanan dan bronkus kiri yang disambungkan kepada paru-paru . bronkus. trakea.Anatomi Dasar Sistem Pernafasan Sistem pernafasan pada dasarnya dibentuk oleh jalan atau saluran nafas dan paru.Penulis menyimpulkan system pernafasan adalah system dalam tubuh yang harusdijaga dan dipelihara.kedua-dua bronkus bercabang lagi kepada bronkiol dan alveolus pada hujung bronkiol . Pleura ada yang menempel langsung ke paru. Diantara pleura visceral dan pleura parietal terdapatcairan pleura yang berfungsi sebagai pelumas sehingga memungkinkan pergerakan dan pengembangan paru secara bebas tanpa ada gesekan dengan dinding dada.Terdapat otototot yang menempel pada rangka dada yang berfungsi pentingsebagai otot pernafasan. Rangkadada ini terdiri dari costae(iga-iga). tulang rusuk . faring. bronkiol .bronkiolus dan alveoli.Alveolus mempunyai penyesuaian berikut untuk memudahkan pertukaran gas. Sedangkan pleura parietal menempel pada dindingrongga dada dalam.paru beserta pembungkusnya (pleura) dan rongga dada yang melindunginya. sternum(tulang dada) tempat sebagian iga-igamenempel di depan. Udara disedot ke dalam paru-paru melalui hidung dan trakea.

Penyakit ini timbul sebagai penyakit primer dan dapat juga akibat penyakit komplikasi. dan hal ini berdampak kepada obat yang akan di 14 . Aziz Alimul Hidayat :2006) 3. Pneumonia dengan penyebab tak jelas (Dasar-dasar ilmu penyakit paru. Pneumonia Lobaris Merupakan pneumonia yang terjadi pada seluruh atau satu bagian besar dari lobus paru dan bila kedua lobus terkena bisa dikatakan sebagai pneumonia lobaris b. Pneumonia karena obat e. PENGERTIAN Pneumonia merupakan peradangan pada parenkim paru yang terjadi pada masa anak-anak dan sering terjadi pada masa bayi. Berdasarkan Anatomik : a. polusi lingkungan. adalah pneumonia yang didapat dari masyarakat. Pneumonia Interstisial Merupakan pneumonia yang dapat terjadi di dalam dinding alveolar. JENIS-JENIS PNEUMONIA Pneumonia terbagi dalam berbagai jenis berdasarkan dengan penyebab. Seperti dijelaskan berikut ini : 1. Sedangkan menurut Elizabeth J.com pneumonia adalah sebuah penyakit pada paru-paru di mana pulmonary alveolus (alveoli) yang bertanggung jawab menyerap oksigen dari atmosfer menjadi "inflame" dan terisi oleh cairan. Aziz Alimul : 2006). 2006) 2. dan berdasarkan asal penyakit ini didapat. Berdasarkan penyebab : a. C.Patofisiologi Pneumonia A. Pneumonia karena radiasi f. dan penggunaan antibiotik yang tidak tepat hingga menimbulkan perubahan karakteristik pada kuman. Pneumonia karena extrinsik allergic alveolitis d. natomik. Corwin. b. (A. Pneumonia Lipid b. ETIOLOGI Pada masa sekarang terjadi perubahan pola mikroorganisme penyebab ISNBA (Infeksi Saluran Napas Bawah Akut) akibat adanya perubahan keadaan pasien seperti gangguan kekebalan dan penyakit kronik. Bronchopneumonia Merupakan pneumonia yang terjadi pada ujung akhir bronkhiolus yang dapat tersumbat oleh eksudat mukopuren untuk membentuk bercak konsolidasi dalam lobus (A. c. menurut wikipedia. Selain itu. Pneumonia komunitas atau community acquired pneumonia. Penyakit ini adalah infeksi akut jaringan paru oleh mikroorganisme. Etiologi pneumonia berbedabeda pada berbagai tipe dari pneumonia. B. Pneumonia nosokomial atau hospitality acquired pneumonia yang berarti penyakit itu didapat saat pasien berada di rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan. Pneumonia Kimiawi c. Pneumonia adalah infeksi saluran nafas bagian bawah. Berdasarkan asal penyakit : a.

Parainfluenzae virus. Umur dibawah 2 bulan. Berat badan lahir rendah. Pneumonia karena radiasi 6. maupun bakteri yang berasal dari lingkungan rumah sakit ataupun dari lingkungan luar. hantavirus. Rhinovirus. metotreksat 5. Fungsi Aspergilus. Blastomises dermatitidis. Gizi kurang. yang jenisnya berbeda antar Negara. dari infeksi di organ tubuh yang lain 3. Mikroorganisme penyebab yang tersering adalah bakteri. Pneumonia yang disebabkan oleh infeksi antara lain : 1. chicken-pox (cacar air). usia lanjut. Pneumonia Lipid : Disebabkan karena aspirasi minyak mineral 2. Respiratory.berikan. D. efisiensi vitamin A dan penyakit kronik menahun. Tidak mendapat ASI memadai. Virus herves simpleks. (hhtp:/medicastore. Klebsiela pneumoniae. 3. Streptococcus piogenes. Individu yang mengidap HIV 2. busulfan. Membedong bayi.2007). rokok. hemophilus influenzae. virus influenza Adapun cara mikroorganisme itu sampai ke paru-paru bisa melalui : 1. Staphylococcus aureus. Bakteri Agen penyebab pneumonia di bagi menjadi organisme gram-positif atau gram-negatif seperti : Steptococcus pneumoniae (pneumokokus).com/med/subkategori_pyk.Php. Virus Influenzae virus. Inhalasi (penghirupan) mikroorganisme dari udara yang tercemar 2. Syncytial adenovirus. Migrasi (perpindahan) organisme langsung dari infeksi di dekat paru-paru. faktor-faktor di bawah ini juga mempengaruhi resiko dari pneumonia : 1. Fikomisetes. Individu yang terpajan ke aerosol dari air yang lama tergenang 15 . Selain faktor-faktor resiko diatas. Pneumonia dengan penyebab tak jelas. antara suatu daerah dengan daerah yang lain pada suatu Negara. Pneumonia karena obat : Nitofurantoin. Karena itu perlu diketahui dengan baik pola kuman di suatu tempat. virus parainfluenza 4. (Dasar-dasar Ilmu Penyakit Paru. antara lain: Infeksi Saluran Nafas Atas (ISPA). Jenis kelamin lakilaki . virus sinsisial pernafasan 2. Extrinsik allergic alveolitis : Inhalasi bahan debu yang mengandung alergen seperti spora aktinomisetes termofilik yang terdapat pada ampas debu di pabrik gula 4. pneumonia juga bisa di sebabkan oleh bahan-bahan lain/non infeksi : 1. alkoholisme. Polusi udara. Imunisasi yang tidak memadai. histoplasma kapsulatum. Kepadatan tempat tinggal. Virus sinial pernapasan. adenovirus 3. Pneumonia Kimiawi : Inhalasi bahan-bahan organik dan anorganik atau uap kimia seperti berillium 3. FAKTOR RESIKO Faktor-faktor resiko terkena pneumonia. Aliran darah. Legionella. Sitomegalovirus. Selain disebabkan oleh infeksi. kekurangan nutrisi. 2. 2006) Pada bayi dan anak-anak penyebab yang paling sering adalah: 1.

agen (bibit penyakit) yang masuk akan dilawan oleh berbagai sistem pertahanan tubuh manusia. Jika melalui saluran napas. Cyanosis 9. 16 . menggigil. misalnya di kulit. F. Penggunaan otot bantu nafas 6. kurang nafsu makan. kulit yang lembab 2. dan sakit kepala. terkadang dapat berwarna merah karat (untuk streptococcus pneumoniae). atau kehijauan dengan bau khas (untuk pseudomonas aeruginosa). sesak nafas. Batuk nonproduktif 2. Retraksi intercosta 5. Pada sebagian penderita juga ditemui gejala lain seperti nyeri perut. Selain didapatkan demam. suhu tubuh meningkat dapat mencapai 40 derajat celsius. Ingus (nasal discharge) 3. dengan batuk-batuk. Menggigil 16. Gejala lainnya yang mungkin ditemukan : 1. mual dan muntah 3. Berkeringat 17. Misalnya. Penyebaran bisa juga melalui darah dari luka di tempat lain. nyeri dada. MANIFESTASI KLINIK/ TANDA DAN GEJALA Gejala penyakit pneumonia biasanya didahului infeksi saluran nafas atas akut selama beberapa hari. Bahan yang teraspirasi E. Sakit kepala 13. Demam 7. Sesak nafas 15. kekakuan sendi. Lelah. Kekakuan dan nyeri otot 14. hingga gerakan rambut-rambut halus (silia) untuk mengeluarkan mukus (lendir) tersebut keluar. Thorax photo menunjukkan infiltrasi melebar 11. Suara napas lemah 4.3. Tanda dan Gejala berupa : 1. dan batuk dengan dahak kental. Krekels 8. Batuk 12. atau perlawanan oleh sel-sel pada lapisan lendir tenggorokan. Leukositosis 10. PATOFISIOLOGI Pneumonia dapat terjadi akibat menghirup bibit penyakit di udara. atau kuman di tenggorokan terisap masuk ke paru-paru. merah muda (untuk staphylococcus aureus). Individu yang mengalami aspirasi isi lambung 4. Karena muntah air akibat tenggelam 5.

KOMPLIKASI Komplikasi dari pneumonia adalah sebagai berikut : 1. anti oksidan. Asidosis metabolik 8. dan pemenuhan kebutuhan nutrisi anak. karena ASI mengandung nutrien. maka perlu pemberian antibiotik berdasarkan usia. Menurut Profesor Sri Rejeki. Penatalaksanaan medis dengan cara pemberian pengobatan I. Pertahankan suhu tubuh dalam batas normal melalui pemberian kompres. 2. Pemberian ini pada bayi usia 4 bulan dari 6 bulan serrta diulang lagi pada usia 12-15 bulan agar melindungi anak dari infeksi pneumokokus. imunisasi. Pemberian nutrisi. Pemberian oksigenasi (oksigen 1-2 liter/menit). Selain 2 cara diatas. Perikarditis 4. 5. apabila ringan tidak perlu diberikan antibiotik tetapi apabila penyakit berat dapat dirawat inap. Menurut laporan unicef lebih dari 1 juta jiwa anak akan bisa diselamatkan bila intervensi pencegahan dan penanganan pneumonia diterapkan secara universal. 6.G. berkembang dan membangun sistem kekebalan tubuh. Delirium 7. beliau juga mengatakan cara yang paling efektif untuk mencegah infeksi pneumokokus melalui pemberian vaksin pneumokokus konjugasi (PCV-7) kepada bayi. Empisema 2. seperti pemberian Ampisilin dan Kloramfenikol. hormon dan antibody yang dibutuhkan anak untuk tubuh.9%). lebih lanjut ia menjelaskan kematian akibat pneumonia bisa dikurangi dengan menerapkan upaya pencegahan sekaligus pengobatan. mencegah kematian anak akibat pneumonia melalui 2 cara yakni mencegah perkembangan infeksi dan komplikasi pneumonia dengan penyakit lain seperti campak dan pertusis. Gagal nafas 3. PENCEGAHAN Menurut profesor Cissy. kunci pencegahan pneumonia yang penting menurut dia adalah pemberian air susu ibu (ASI) secara ekslusif. keadaan umum. kemungkinan penyebab. 4. Latihan bentuk efektif dan fisiotheraphy paru. Hipotensi 6. PENATALAKSANAAN MEDIS Penatalaksanaan keperawatan pada klien dengan pneumonia adalah sebagai berikut : 1. 17 . Sekitar 600 ribu nyawa anak setiap tahunnya juga bisa diselamatkan melalui penanganan antibiotik yang biayanya sekitar 600 juta dolar AS. Mempertahankan kebutuhan cairan (IVFD dektrose 10% : NaCl 0. 3. Dehidrasi H. Meningitis 5.

Energi yang dihasilkan dari respirasi sangat menunjang sekali untuk melakukan beberapa aktifitas. Bagian depan septum ditunjang oleh tulang rawan. respirasi (respiration) berarti suatu proses pembakaran (oksidasi) senyawa organik (bahan makanan) di dalam sel sehingga diperoleh energi. sedangkan bagian belakang ditunjang oleh tulang vomer dan tonjolan tulang ethmoid. dan ethomoid sedangkan bagian tengah dibatasi oleh septum nasalis. dan maksila. konka media dan konka inferior. Rongga hidung dibagi menjadi dua bagian oleh septum nasalis. 1. Melalui celah-celah pada ketiga tonjolan ini udara inspirasi akan dipanaskan oleh darah di dalam kapiler dan dilembapkan oleh lendir yang disekresikan oleh sel goblet. walaupun secara harfiah sebenarnya kedua istilah tersebut berbeda. Hidung Hidung merupakan alat pernapasan yang terletak di luar dan tersusun atas tulang rawan. Bagian atas dari rongga hidung terdapat daerah olfaktorius. Pada dinding lateral terdapat tiga tonjolan yang disebut konka nasalis superior. seringkali diartikan dengan respirasi.000 liter udara setiap hari akan melewati hidung. yang mengandung sel-sel pembau. Sel-sel ini berhubungan dengan saraf otak pertama (nervus olfaktorius). Menggunakan penanganan antibiotik Sistem Pernafasan Manusia Istilah bernapas. Pernapasan (breathing) artinya menghirup dan menghembuskan napas. bagian samping oleh tulang maksila. Bagian atas dibatasi oleh ethmoid. Lendir juga dapat membersihkan udara pernapasan dari debu. Pada bagian ujung dan pangkal hidung ditunjang oleh tulang nasalis. Misalnya saja.Dari berbagai pendapat di atas maka dapat disimpulkan bahwa pneumonia dapat dicegah dengan cara-cara sebagai berikut : 1. konka nasalis inferior. Sekitar 15. Oleh karena itu. mengatur suhu tubuh. yaitu bagian kiri dan kanan. Udara yang akan masuk ke dalam paru-paru pertama kali akan masuk melalui hidung terlebih dahulu. Oleh karena itu. Memberikan ASI ekslusif 2. Sementara. pertumbuhan dan reproduksi. pergerakan. Bagian bawah rongga hidung dibatasi oleh tulang palatum. kegiatan pernapasan dan respirasi sebenarnya saling berhubungan. bernapas diartikan sebagai proses memasukkan udara dari lingkungan luar ke dalam tubuh dan mengeluarkan udara sisa dari dalam tubuh ke lingkungan. Mencegah komplikasi pneumonia dengan penyakit lain 4. Mencegah perkembangan infeksi 3. Panjangnya sekitar 10 cm. 18 . Struktur Pernafasan Manusia a.

Pangkal tenggorokan dapat ditutup oleh katup pangkal tenggorokan (epiglotis). Itulah sebabnya paru-paru kanan seseorang lebih mudah terserang penyakit bronkhitis. dikelilingi oleh cincin tulang rawan. Jakun tersebut tersusun oleh tulang lidah. dan pada bagian dalam rongga bersilia. Dinding tenggorokan tipis dan kaku. Faring berfungsi sebagai jalannya udara dan makanan. Pada seseorang yang menderita asma bagian otot-otot bronkus ini berkontraksi sehingga akan menyempit. katup tersebut menutupi pangkal tenggorokan dan saat bernapas katup tersebut akan membuka. Silia-silia ini berfungsi menyaring benda-benda asing yang masuk ke saluran pernapasan. Laring tersusun atas kepingan tulang rawan yang membentuk jakun. Hal ini dilakukan untuk mencegah masuknya lebih banyak benda asing yang menimbulkan reaksi alergi. yaitu saluran pernapasan (nasofaring) pada bagian depan dan saluran pencernaan (orofaring) pada bagian belakang. dan ketemu dengan katup pangkal tenggorokan sehingga membuka jalan udara ke tenggorokan. 19 . e. katup tulang rawan. Akibatnya penderita akan mengalami sesak napas. dan gelang tulang rawan. yaitu bronkus kanan dan kiri. Faring merupakan percabangan 2 saluran. piala tulang rawan. terletak sebagian di leher dan sebagian di rongga dada. d. yaitu saluran pernapasan (nasofaring) pada bagian depan dan saluran pencernaan (orofaring) pada bagian belakang. Bronkus kemudian bercabang lagi sebanyak 20–25 kali percabangan membentuk bronkiolus. Pada ujung bronkiolus inilah tersusun alveolus yang berbentuk seperti buah anggur. Jika udara menuju tenggorokan. bagian bronkus ini akan tersumbat oleh lendir. anak tekak melipat ke bawah. udara pernapasan akan menuju pangkal tenggorokan atau disebut juga laring. Pada pangkal tenggorokan terdapat pita suara yang bergetar bila ada udara melaluinya. Bronkus Bronkus tersusun atas percabangan. dan tersusun dari otot rangka. Udara dari rongga hidung masuk ke faring. sehingga bronkus kanan akan mudah kemasukan benda asing. perisai tulang rawan. Laring Dari faring. Saat menelan makanan. c. Karena strukturnya ini. Trakea Tenggorokan berupa pipa yang panjangnya ± 10 cm.b. Faring merupakan percabangan 2 saluran. Letak bronkus kanan dan kiri agak berbeda. Faring udara dan makanan. Sedangkan pada penderita bronkitis. Misalnya saja saat kita berbicara. Bronkus kanan lebih vertikal daripada kiri. Faring berbentuk seperti tabung corong. terletak di belakang rongga hidung dan mulut.

paru-paru memiliki luas permukaan sekitar 100 kali lebih luas daripada luas permukaan tubuh.f. Paruparu terdiri atas dua bagian. Diperkirakan. Menurut tempat terjadinya pertukaran gas maka pernapasan dapat dibedakan atas 2 jenis. Paru-paru dibungkus oleh dua lapis selaput paru-paru yang disebut pleura. Jadi proses pertukaran gas sebenarnya berlangsung di alveolus. 20 . paru-paru kanan dan paru-paru kiri. yaitu pernapasan luar dan pernapasan dalam. CO2 menembus dinding pembuluh darah dan din ding alveolus. lalu menem bus dinding kapiler darah yang mengelilingi alveolus. Setelah sampai ke dalam sel-sel tubuh. Oksigen yang terdapat pada alveolus berdifusi menembus dinding alveolus. Jumlah alveolus pada paru-paru kurang lebih 300 juta buah. apabila tekanan dalam rongga dada lebih besar maka udara akan keluar. maka udara akan masuk. Mekanisme Pernafasan Manusia Pernapasan adalah suatu proses yang terjadi secara otomatis walau dalam keadaan tertidur sekalipun. Paru-paru Organ yang berperan penting dalam proses pernapasan adalah paru-paru. masuk ke dalam pembuluh darah dan diikat oleh hemoglobin yang terdapat di dalam sel darah merah sehingga terbentuk oksihemoglobin (HbO2). Oksigen ini digunakan untuk oksidasi. oksigen dilepaskan sehingga oksihemoglobin kembali menjadi hemoglobin. Akhirnya. di dalam paru-paru akan ditemui gelembung halus kecil yang disebut alveolus. yaitu pernapasan dada dan pernapasan perut. Sebaliknya. oksigen diedarkan oleh darah ke seluruh tubuh. karbondioksida akan disalurkan menuju hidung untuk dikeluarkan. Sesampai di alveolus. Adanya alveolus ini menjadikan permukaan paru-paru lebih luas. Dinding alveolus mengandung kapiler darah. Pernapasan dalam adalah pernapasan yang terjadi antara darah dalam kapiler dengan sel-sel tubuh. luas permukaan paruparu sekitar 160 m2. tepatnya di atas sekat diafragma. Sehubungan dengan organ yang terlibat dalam pemasukkan udara ( inspirasi) dan pengeluaran udara ( ekspirasi) maka mekanisme pernapasan dibedakan atas dua macam. 2. Dari alveolus. Pernapasan dada dan perut terjadi secara bersamaan. Diafragma adalah sekat rongga badan yang membatasi rongga dada dan rongga perut. karena sistem pernapasan dipengaruhi oleh susunan saraf otonom. Masuk keluarnya udara dalam paru-paru dipengaruhi oleh perbedaan tekanan udara dalam rongga dada dengan tekanan udara di luar tubuh. Semakin ke dalam. Paru-paru kanan memiliki tiga gelambir yang berukuran lebih besar daripada paru-paru sebelah kiri yang memiliki dua gelambir. Karbon dioksida yang dihasilkan dari respirasi sel diangkut oleh plasma darah melalui pembuluh darah menuju ke paru-paru. Setelah itu. Dengan kata lain. Paru-paru merupakan organ tubuh yang terletak pada rongga dada. Pernapasan luar adalah pertukaran udara yang terjadi antara udara dalam alveolus dengan darah dalam kapiler. Jika tekanan di luar rongga dada lebih besar.

Oleh karena rongga dada mengecil. 3. Walaupun begitu. akibatnya udara masuk. Pernafasan Perut Pada proses pernapasan ini. Akibatnya. 2. berdasarkan proses terjadinya pernapasan. padahal tekanan udara bebas tetap. yakni otot antartulang rusuk luar dan otot antartulang rusuk dalam. udara bebas akan mengalir menuju paru-paru melewati saluran pernapasan. sehingga tulang rusuk dan tulang dada ke posisi semula. Sementara saat terjadi ekspirasi. Bagian paru-paru yang meng alami proses difusi dengan udara yaitu gelembung halus kecil atau alveolus. otot yang digunakan yaitu otot antartulang rusuk. Sementara udara yang dimasukan ke dalam tubuh melalui saluran pernapasan dinamakan pernapasan tidak langsung. Dengan lain kata. Akibatnya udara dari dalam terdorong ke luar. Pertukaran gas oksigen dan karbon dioksida yang dimaksud yakni mekanisme pernapasan eksternal dan internal. otot antartulang rusuk dalam berkontraksi (mengkerut/mengendur). Akibatnya. sehingga tekanan udara di dalam rongga dada lebih besar daripada udara di luar. proses difusi pada pernapasan langsung tetap terjadi pada paru-paru. kita melakukan pernapasan secara tidak langsung lewat paru-paru. otot antartulang rusuk luar berkontraksi. sehingga tekanan udara di dalam rongga dada lebih kecil daripada udara di luar. Otot ini terbagi dalam dua bentuk. Membesarnya volume rongga dada menjadikan tekanan udara dalam rongga dada menjadi kecil/berkurang. Saat terjadi inspirasi. sehingga tulang rusuk menjadi terangkat. Dengan demikian. tekanan dalam rongga dada menjadi meningkat. sedangkan tekanan udara di luar tetap. udara diambil dan dikeluarkan melalui paruparu. Mekanisme Pertukaran Gas Oksigen (02)dan Karbondioksida (CO2) Udara lingkungan dapat dihirup masuk ke dalam tubuh makhluk hidup melalui dua cara. udara yang berada dalam rongga paru-paru menjadi terdorong keluar. Oleh karena itu. volume rongga dada membesar. fase inspirasi terjadi apabila otot diafragma (sekat rongga dada) mendatar dan volume rongga dada membesar.1. Pengambilan udara secara langsung dapat dilakukan oleh permukaan tubuh lewat proses difusi. yakni pernapasan secara langsung dan pernapasan tak langsung. Saat kita bernapas. rongga dada mengecil. Pernafasan Dada Apabila kita menghirup dan menghempaskan udara menggunakan pernapasan dada. manusia mempunyai dua tahap mekanisme pertukaran gas. Dengan demikian. Adapun fase ekspirasi terjadi apabila otot-otot diafragma mengkerut (berkontraksi) dan volume rongga dada mengecil. 21 .

Oleh karena itu. Reaksi yang terjadi adalah sebagai berikut. Sementara itu. karena adaperbedaan tekanan parsial antara udara dan darah dalam alveolus. karbondioksida pada darah berdifusi menuju udara dan akan dibawa keluar tubuh lewat hidung. Tekanan parsial membuat konsentrasi oksigen dan karbondioksida pada darah dan udara berbeda. b. Proses difusi ini terjadi karena adanya perbedaan tekanan parsial oksigen dan karbondioksida antara darah dan cairan jaringan.3) . Pada saat yang sama. Pernafasan Eksternal Ketika kita menghirup udara dari lingkungan luar. Proses masuknya oksigen ke dalam cairan jaringan tubuh juga melalui proses difusi. dan selanjutnya menuju cairan jaringan tubuh. hemoglobin akan berikatan dengan oksigen (O2) menjadi oksihemoglobin (disingkat HbO2). Oleh karena itu. Artinya konsentrasi oksigen dalam cairan jaringan lebih rendah. Tekanan parsial oksigen yang kita hirup akan lebih besar dibandingkan tekanan parsial oksigen pada alveolus paru-paru. Pernafasan Internal Berbeda dengan pernapasan eksternal. tekanan parsial karbondioksida dalam darah lebih besar dibandingkan tekanan parsial karbondioksida pada udara. Saat sel darah merah (eritrosit) masuk ke dalam kapiler paru-paru. oksigen akan lepas. karbondioksida (CO2) air (H2O) yang tinggal sedikit dalam darah akan segera berdifusi keluar. Proses difusi dapat terjadi pada paru-paru (alveolus). darah yang mengandung karbondioksida akan dilepaskan. lebih rendah dibandingkan oksigen yang berada dalam darah. Persamaan reaksinya adalah sebagai berikut. Sementara itu. Setelah oksihemoglobin (HbO2) dalam paru-paru terbentuk. Udara masuk yang mengandung oksigen tersebut akan diikat darah lewat difusi. proses terjadinya pertukaran gas pada pernapasan internal berlangsung di dalam jaringan tubuh. 22 . Kemudian. Proses pertukaran oksigen dalam darah dan karbondioksida tersebut berlangsung dalam respirasi seluler. Sehingga. Dengan kata lain. Akibatnya. tekanan karbondioksida pada darah lebih rendah daripada cairan jaringan. oksigen dalam darah mengalir menuju cairan jaringan. konsentrasi karbondioksida pada darah akan lebih kecil di bandingkan konsentrasi karbondioksida pada udara. sebagian besar CO2 yang diangkut berbentuk ion bikarbonat (HCO. Akibatnya. Proses pertukaran oksigen (O2) dan karbondioksida (CO2) antara udara dan darah dalam paru-paru dinamakan pernapasan eksternal. Tekanan parsial oksigen dalam cairan jaringan. konsentrasi oksigen pada udara lebih tinggi daripada konsentrasi oksigen pada darah. udara tersebut akan masuk ke dalam paruparu. karbondioksida yang terkandung dalam sel-sel tubuh berdifusi ke dalam darah. Oksigen tersebut akan digunakan dalam proses metabolisme sel. hemoglobin tereduksi (yang disimbolkan HHb) melepaskan ion-ion hidrogen (H+) sehingga hemoglobin (Hb)-nya juga ikut terlepas. Dengan bantuan enzim karbonat anhidrase.a. Seketika itu juga. oksigen dari udara akan berdifusi menuju darah pada alveolus paru-paru.

Sistem Pernafasan pada Manusia Filed under: Sistem Pernafasan — gurungeblog @ 3:29 am Alat-alat pernapasan berfungsi memasukkan udara yang mengandung oksigen dan mengeluarkan udara yang mengandung karbon dioksida dan uap air. Sisanya yang berupa ion-ion bikarbonat yang tetap berada dalam darah. Oleh enzim anhidrase. yakni ion hidrogen (H+) dan ion bikarbonat (HCOPersamaan reaksinya sebagai berikut. er atau larutan penyangga.Karbondioksida yang diangkut oleh darah. ion tersebut berperan penting dalam menjaga stabilitas pH (derajat keasaman) darah. 23 . CO2 yang diangkut darah ini tidak semuanya dibebaskan ke luar tubuh oleh paru-paru. akan tetapi hanya 10%-nya saja. Reaksinya sebagai berikut.\ Lebih tepatnya. Namun. Pada peristiwa bernapas terjadi pelepasan energi Sistem Pernapasan pada Manusia terdiri atas o hidung o faring o trakea o bronkus o bronkiouls o paru-paru Rongga Hidung Pada permukaan rongga hidung terdapat rambut-rambut halus dan selaput lendir yang berfungsi untuk menyaring udara yang masuk ke dalam rongga hidung. Tujuan proses pernapasan yaitu untuk memperoleh energi. Ion-ion bikarbonat di dalam darah berfungsi sebagai bu. sebagian kecilnya akan berikatan bersama hemoglobin membentuk karboksi hemoglobin (HbCO2). sebagian besar karbondioksida tersebut masuk ke dalam plasma darah dan bergabung dengan air menjadi asam karbonat (H2CO3). asam karbonat akan segera terurai menjadi dua ion.

Pangkal Tenggorok Pangkal tenggorok disusun oleh beberapa tulang rawan yang membentuk jakun. Oksigennya dilepaskan ke dalam sel-sel tubuh sehingga oksihemoglobin kembali menjadi hemoglobin. Luas permukaan seluruh alveolus diperkirakan 100 kali lebih besar daripada permukaan tubuh. Pada pangkal tenggorok terdapat selaput suara yang akan bergetar bila ada udara dari paru-paru. Pada waktu menelan makanan. batang tenggorok bercabang menjadi dua cabang tenggorok (bronkus). Selanjutnya diedarkan oleh darah ke seluruh tubuh. Proses Pernapasan Bernapas meliputi dua proses yaitu menarik napas atau memasukkan udara pernapasan dan mengeluarkan napas atau mengeluarkan udara pernapasan. Akibat mengembangnya rongga dada. Alveolus dikekelingi pembuluh-pembuluh kapiler darah. Pangkal tenggorok dapat ditutup oleh katup pangkal tenggorok (epiglotis). Hal ini disebut pernapasan dada. maka tekanan dalam rongga dada menjadi berkurang. otot-otot tulang rusuk juga berkontraksi sehingga rongga dada mengembang. Sedangkan paru-paru kiri terdiri atas dua gelambir yaitu gelambir atas dan gelambir bawah. 24 . Bersamaan dengan kontraksi otot diafragma. sehingga paru-paru mengembang. Dengan demikian dalam alveolus terjadi pertukaran gas yaitu oksigen masuk dan karnbondioksida keluar. Pada waktu menarik napas. Pada waktu bernapas udara masuk melalu saluran pernapasan dan akhirnyan masuk ke dalam alveolus. Pertukaran Gas dalam Alveolus Oksigen yang diperlukan untuk oksidasi diambil dari udara yang kita hirup pada waktu kita bernapas. sehingga udara dari luar masuk melalui hidung selanjutnya melalui saluran pernapasan akhirnya udara masuk ke dalam paru-paru. Menarik napas disebut inspirasi dan mengeluarkan napas disebut ekspirasi. Pengeluaran napas disebabkan karena melemasnya otot diafragma dan otot-otot rusuk dan juga dibantu dengan berkontraksinya otot perut. gelambir tengah dan gelambir bawah. cabang tenggorok bercabang-cabang lagi menjadi saluran yang sangat kecil disebut bronkiolus. misalnya pada waktu kita bicara. Di dalam paru-paru. Paruparu kanan terdiri atas tiga gelambir (lobus) yaitu gelambir atas. Akhirnya masuk ke dalam pembuluh darah dan diikat oleh hemoglobin yang terdapat dalam darah menjadi oksihemoglobin. Alveolus dalam paru-paru jumlahnya sangat banyak. Paru-paru Paru-paru terletak di dalam rongga dada. Rongga dada dan perut dibatasi oleh siuatu sekat disebut diafragma. Oksigen yang terdapat dalam alveolus berdifusi menembus dinding sel alveolus. Semula kedudukan diafragma melengkung keatas sekarang menjadi lurus sehingga rongga dada menjadi mengembang. Paru-paru ada dua buah yaitu paru-paru kanan dan paru-paru kiri. otot diafragma berkontraksi. lebih kurang 300 juta alveolus. Hal ini disebut pernapasan perut. Karbondioksida yang dihasilkan dari pernapasan diangkut oleh darah melalui pembuluh darah yang akhirnya sampai pada alveolus Dari alveolus karbon dioksida dikeluarkan melalui saluran pernapasan pada waktu kita mengeluarkan napas. katup tersebut menutup pangkal tenggorok dan pada waktu bernapas katu membuka. Ujung bronkiolus berupa gelembung kecil yang disebut gelembung paru-paru (alveolus). Paru-paru diselimuti oleh suatu selaput paru-paru (pleura). Di dalam rongga dada. Diafragma menjadi melengkung ke atas. Batang tenggorok Batang tenggorok (trakea) terletak di sebelah depan kerongkongan.

Volume udara pernapasan pada orang dewasa lebih kurang 500 nl. volumenya lebih kurang 1500 ml. Udara yang dapat dikeluarkan setelah ekspirasi biasa disebut udara suplementer. maka udara dari dalam paru-paru keluar melewati saluran pernapasan. Bern) menunjukkan cor karet paru-paru manusia. kita masih bisa menarik napas sedalam-dalamnya. kita masih bisa menghembuskan napas sekuatkuatnya. Volume udara residu lebih kurang 1500 ml. udara komplementer. Udara yang dapat masuk setelah mengadakan inspirasi biasa disebut udara komplementer. Setelah kita melakukan inspirasi biasa. Ada sekitar 300 juta alveoli di paru-paru dua dewasa. Kapasitas Paru-paru Udara yang keluar masuk paru-paru pada waktu melakukan pernapasan biasa disebut udara pernapasan (udara tidal). Jumlah volume udara pernapasan.tulang-tulang rusuk turun ke bawah dan bergerak ke arah dalam. yang cabang dan rebranches ke bronkiolus. Ini memberikan luas permukaan sekitar 160 m 2 (hampir sama dengan daerah single dari lapangan tenis dan 80 kali luas kulit kita!). Setelah kita melakukan ekspirasi biasa. masing-masing berakhir di sekelompok alveoli Hanya dalam alveoli tidak pertukaran gas yang sebenarnya terjadi. volumenya lebih kurang 1500 ml. Dengan naiknya tekanan dalam rongga dada. 25 . faring lisan melalui glottis ke dalam trakea ke dalam bronkus kanan dan kiri. akibatnya rongga dada mengecil sehingga tekanan dalam rongga dada naik. Ini foto (courtesy of Institute Anatomi. Sistem Pernapasan Manusia         Udara masuk ke lubang hidung melewati nasofaring. Walaupun kita mengeluarkan napas dari paru-paru dengan sekuat-kuatnya ternyata dalam paru-paru masih ada udara disebut udara residu. dan udara suplementer disebut kapasitas vital paru-paru.

kami nafas 15-18 kali per menit bertukar sekitar 500 ml udara. Permukaan dalam rongga dada dan permukaan luar paru-paru dilapisi dengan membran pleura yang menempel satu sama lain.62 20. Dari sini berdifusi ke dalam darah dalam kapiler di dekatnya.    Selama inspirasi (menghirup). yang berisi jantung dan paru-paru. menariknya ke bawah. Komposisi udara atmosfer dan udara kadaluarsa dalam sebuah topik yang khas.9 15. yang berisi jeroan (misalnya. Komponen N 2 (ditambah gas inert) O2 CO 2 H2O Atmosfer Air (%) 78. Perhatikan bahwa hanya sebagian kecil dari oksigen dihirup diambil oleh paru-paru. beberapa karbon dioksida dalam darah berdifusi ke dalam alveoli dari yang dapat dihembuskan. o Kontrak diafragma.5 100. Jika udara diperkenalkan antara mereka. Pada saat istirahat. reinflation terjadi sebagai udara secara bertahap diserap oleh jaringan. Beberapa oksigen larut dalam film kelembaban meliputi epitel alveoli. Dalam kedaluwarsa lebih kuat.0% 26 . Bahkan dengan berakhirnya maksimum. Dalam kedua kasus.6 6. Selama kedaluwarsa (menghembuskan napas).3 3. Dan kadang-kadang disebabkan sengaja untuk memungkinkan paru-paru untuk beristirahat.85 0. laki-laki dewasa rata-rata dapat flush paru-parunya dengan sekitar 4 liter udara pada setiap napas. proses ini dibalik dan elastisitas alami dari paru-paru mengembalikan mereka ke volume normal mereka. Karena adhesi ini. Ini disebut kapasitas vital. mengangkat tulang rusuk dan keluar. Memasuki sebuah sel darah merah dan menggabungkan dengan hemoglobin di dalamnya. diafragma membagi rongga tubuh ke dalam   perut rongga. perut dan usus) dan dada rongga. setiap tindakan yang meningkatkan volume rongga dada menyebabkan paru-paru berkembang. Dengan kondisi tersebut.03 0. Hal ini dapat terjadi dari trauma. sekitar 1200 ml udara residu tetap. o Otot-otot interkostal internal yang menarik iga ke bawah dan ke dalam o Dinding kontrak perut mendorong lambung dan hati ke atas.2 100.0% Expired Air (%) 74. o Para interkostal eksternal otot kontrak. menarik udara ke dalamnya. Tabel tersebut menunjukkan apa yang terjadi pada komposisi udara saat mencapai alveoli.Pernafasan Pada mamalia. adhesi rusak dan elastisitas alami dari paru-paru menyebabkan itu runtuh. Pada saat yang sama.

Perhatikan ketipisan sel-sel epitel (EP) yang melapisi alveoli dan kapiler (kecuali inti terletak). Bonneville. Ini menghasilkan peningkatan laju ventilasi paru. 1973.. dan kemudian darah. Aktivasi mereka sangat penting dalam situasi (misalnya.) Pusat Kontrol Pernapasan Tingkat respirasi sel (dan karenanya konsumsi oksigen dan produksi karbon dioksida) bervariasi dengan tingkat aktivitas. Sebuah Pengantar Struktur Halus Sel dan Tisu. (Direproduksi dengan izin dari Keith R. yang dengan cepat membawa konsentrasi CO 2 dari udara alveolar. Ini adalah konsentrasi meningkatnya karbon dioksida . badan karotis dalam arteri karotis memang memiliki reseptor yang merespon penurunan oksigen. Hal ini akan menurunkan resistensi pada saluran udara dan dengan demikian meningkatkan aliran udara masuk dan keluar.+ H +].Kemudahan yang oksigen dan karbon dioksida dapat melewati antara udara dan darah jelas dari mikrograf elektron dari dua alveoli (udara) dan kapiler yang berdekatan dari paru-paru dari tikus laboratorium. Ini dipenuhi dengan meningkatkan laju dan kedalaman pernapasan. Ed. Sel-sel tertentu di medulla oblongata sangat sensitif terhadap penurunan pH . pH turun [CO 2 + H 2 O → HCO 3 .yang memainkan peran utama dalam mengatur ventilasi paru-paru. Namun. 27 . dan medula oblongata merespon dengan meningkatkan jumlah dan laju impuls saraf yang mengontrol tindakan dari otot-otot interkostal dan diafragma. 4. permukaan sel darah merah hanya 0.bukan konsentrasi menurun oksigen . Olahraga berat dapat meningkat 20-25 kali permintaan dari jaringan untuk oksigen. Lokal Pengendalian Pernapasan Para otot polos di dinding bronkiolus sangat sensitif terhadap konsentrasi karbon dioksida. Sebuah meningkatnya tingkat CO 2 menyebabkan bronkiolus membesar. Porter dan Maria A.7 pM dari udara di alveolus. pada ketinggian tinggi di kabin unpressurized pesawat terbang) dimana suplai oksigen yang tidak memadai tetapi belum ada peningkatan produksi CO 2. Pada titik terdekat. Lea & Febiger. Sebagai CO 2 isi darah naik di atas tingkat normal. kembali ke tingkat normal.

Bronkitis kronis biasanya berhubungan dengan merokok .Penyakit pada Paru Pneumonia Pneumonia adalah infeksi alveoli. Dan. keluar. pada kenyataannya. dan bronkitis kronis. emfisema. penyempitan periodik dari bronkus dan bronkiolus membuatnya lebih sulit untuk bernapas dalam dan. Jika cukup alveoli yang terkena. Namun. Di antara penyebab PPOK adalah    asap rokok (sering) cystic fibrosis (jarang) 28 . Penyebab langsung dari emfisema tampaknya pelepasan enzim proteolitik sebagai bagian dari proses inflamasi yang mengikuti iritasi paru-paru. Orang-orang langka yang mewarisi dua gen cacat untuk alfa-1 antitrypsin sangat rentan untuk mengembangkan emfisema. Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) Iritasi pada paru-paru bisa menyebabkan asma. Kebanyakan orang menghindari jenis kerusakan selama infeksi. khususnya. Tissue cairan menumpuk di alveoli mengurangi luas permukaan terkena udara. banyak orang mengembangkan dua atau tiga ini bersama-sama. Serangan asma dapat   dipicu oleh iritasi udara seperti asap kimia dan asap rokok partikel udara yang pasien alergi. dinding halus alveoli rusak. hilangnya bertahap gas pertukaran daerah memaksa jantung untuk memompa volume yang selalu lebih besar dari darah ke paru-paru dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Bronkitis kronis Setiap iritasi mencapai bronkus dan bronkiolus akan merangsang peningkatan sekresi lendir. Asma Pada asma. Strain tambah dapat menyebabkan gagal jantung. mengurangi area gas pertukaran paru-paru. dan ini menyebabkan batuk persisten. Rasi ini dikenal sebagai penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). pasien mungkin membutuhkan oksigen tambahan. Empisema Pada gangguan ini. dll dengan memproduksi inhibitor enzim (a serpin ) yang disebut alpha-1 antitrypsin. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai jenis bakteri baik (misalnya Streptococcus pneumoniae ) dan virus. Pada bronkitis kronis saluran udara menjadi tersumbat dengan lendir. Kondisi ini berkembang secara perlahan dan jarang menjadi penyebab langsung kematian.

sel-sel ganas dapat melepaskan diri dan dibawa dalam getah bening dan darah ke bagian lain dari tubuh di mana mereka dapat mengajukan dan terus berkembang biak. tetapi jenis yang paling umum (dan paling cepat meningkat) adalah mereka yang melibatkan sel-sel epitel yang melapisi bronkus dan bronkiolus. sebuah protein transmembran yang diperlukan untuk pengangkutan Cl . Ini adalah metastasis dari tumor primer yang akhirnya membunuh pasien. Biasanya. Semua ini merusak saluran udara . Pada titik ini. Sel-sel bersilia dan lendir yang mensekresi menghilang dan digantikan oleh massa terorganisir sel dengan inti yang abnormal. Meskipun lebih banyak wanita mengalami kanker payudara daripada kanker paru-paru. lapisan ini saluran udara terdiri dari dua lapisan sel.Cystic fibrosis merupakan gangguan genetik disebabkan oleh mewarisi dua gen cacat untuk ystic c f ibrosis t ransmembrane konduktansi r egulator ( CFTR ). Cystic fibrosis adalah penyakit bawaan yang paling umum pada populasi kulit putih AS. Kanker Paru Kanker paru-paru merupakan kanker yang paling umum dan penyebab paling umum kematian akibat kanker pada pria AS. seperti semua kanker. Ada beberapa bentuk kanker paru-paru.ion melalui membran plasma sel epitel.dan HCO 3 . 29 . Hal ini terutama cenderung terjadi di mana garpu cabang bronkiolus.mengganggu pernapasan dan menyebabkan batuk persisten. Bagaimanapun. Tepatnya bagaimana cacat fungsi CFTR menghasilkan efek ini masih dalam penyelidikan. Jika proses berlanjut. adalah proliferasi tidak terkendali dari sel. akumulasi lendir plugs saluran udara dan menyediakan lahan subur bagi jamur patogen dan bakteri. sejak tahun 1987 perempuan AS telah mati dalam jumlah yang lebih besar dari kanker paru-paru dibandingkan dari kanker payudara. Cacat transpor ion di paru-paru mengurangi kadar air dari cairan di paruparu sehingga lebih kental dan sulit bagi sel-sel bersilia untuk memindahkannya keluar dari paru-paru. Kanker paru-paru. Kronis paparan iritasi      menyebabkan jumlah lapisan meningkat. massa tumbuh menembus membran basal yang mendasarinya.