P. 1
Aplikasi Teori Belajar Edward Chace Tolman Dalam Pengajaran Bangun Ruang

Aplikasi Teori Belajar Edward Chace Tolman Dalam Pengajaran Bangun Ruang

|Views: 1,106|Likes:
Published by yusi riza

More info:

Published by: yusi riza on May 10, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/16/2013

pdf

text

original

APLIKASI TEORI BELAJAR EDWARD CHACE TOLMAN DALAM PENGAJARAN BANGUN RUANG

Latar Belakang Masalah belajar adalah masalah setiap orang maka jelaslah kiranya bahwa dalam lapangan ini terdapat bermacam – macam sekali cara pendekatan. Ahli fisiologi, ahli biofisika, ahli pendidikan, pelatih olah ragawan, pelatih hewan, ahli psikologi, dan lain – lainnya lagi mampunyai cara pendekatan sendiri – sendiri. Sehingga lahir lah teori belajar dimana dalam teori belajar banyak terjadi perbedaan – perbedaan pendapat.Sehingga dapat disimpulkan bahwa teori belajar lahir karena adanya rasa keingintahuan dari Ahli fisiologi, ahli biofisika, ahli pendidikan, pelatih olah ragawan, pelatih hewan, ahli psikologi, dan lain – lainnya. Untuk mengetahui bagaimana terjadinya belajar dan proses belajar itu sendiri.

Perumusan Masalah

Berdasarkan pemaparan latar belakang diatas maka perumusan masalah yang akan dibahas dalam makalah ini adalah sebagai berikut: a. Pengertian belajar dan teori belajar b. Teori belajar menurut salah satu ahli psikologi , Edward Chace Tolman c. Penjelasan tentang pengajaran matematika d. Terakhir , aplikasi teori belajar dalam pengajaran matematika

Tujuan Penulisan

Tujan dari penulisan makalah ini adalah a. Mengetahui pengertian belajar dan teori belajar b. Mengetahui asal ( sejarah ) lahirnya teori belajar menurut salah satu ahli psikologi , Edward Chace Tolman c. Dapat mengetahui tentang pengajaran matematika dan aplikasi teori belajar tersebut dalam pengajaran matematika.

Manfaat Penulisan

Manfaat dari penulisan makalah ini adalah 1. Bagi penulis, mengetahui sejarah adanya teori belajar , kehidupan ahli psikologi Edward Chace Tolman dan aplikasi teori belajar tersebut dalam pengajaran matematika 2. Bagi guru, dengan diterapkan dalam pengajaran matematika dengan benar, sehingga tujuan pengajaran matematika akan benar-benar dapat dicapai dan niscaya akan menghasilkan keluaran yang berkualitas, 3. Bagi siswa, dengan adanya teori belajar Tolman ini pengajaran di kelas akan lebih hidup tanpa harus dengan menggunakan metode ceramah. Sehingga tidak membuat siswa bosan.

Apakah Belajar Itu?

Hilgard dan Bower , dalam buku Theories of Learning ( 1975 ) mengemukakan. “ Belajar berhubungan dengan perubahan tingkah laku seseorang terhadap sesuatu situasi tertentu yang disebabkan oleh pengalamannya yang berulang – ulang dalam situasi itu, dimana peruba han tingkah laku itu tidak dapat dijelaskan atau dasar kecenderungan respon pembawaan , kematangan , atau kedaan – keadaan sesaat seseorang ”

Pengertian Teori Belajar

Teori belajar adalah seperangkat asas yang tersusun tentang kejadian – kejadian tertentu dalam dunia nyata ( proses belajar ).

Sekilas Tentang Edward Chace Tolman

Sekilas Tentang Edward Chace Tolman Edward Chace Tolman ( 1886 – 1959 ) adalah seorang psikologi dari Amerika. Ia paling terkenal atas studi ten tang perilaku psikologi , Lahir di West Newton, Massac husetts, dan meraih gelar B.S. dari Massachusetts Institute of Technology di bidang elektrokimia pada 1911. Gelar M.A. (1912) dan Ph.D. (1915) diperoleh dari Harvard University untuk bidang psikologi. Dia mengajar Di Northwestern Uni versity dari 1915 sampai 1918 Tolman dibesarkan dalam keluarga Quaker, dan sikap pasifismenya menjadi tema yang konstan dalam karirnya. Teori belajar Tolman dapat dianggap sebagai perpaduan teori Gestalt dengan behaviorisme. Saat masih mahasiswa di Harvard, Tolman pergi ke Jerman dan bekerja sebentar bersama Koffa. Pengaruh teori Gestalt terhadap teorinya sendiri cukup kuat dan berefek lama.

Penelitian Terhadap Tikus
C

D

B

A

Gambar 1

Penelitian Terhadap Tikus

Dua kelompok tikus dipakai. Anggotanya dari satu kelompok kadang memulai dari A dan ka dang dari C, tetapi dari mana pun mereka me mulai, mereka harus selalu berbelok ke arah yang sama untuk mendapat penguatan. Misal nya , jika kelompok belajar belok ke kanan ia diberi makan di B dan jika ia memulai dari A, dan diberi makan di D jika memulai dari C. Ini adalah kelompok response learning ( belajar respon ). Anggota kelompoklain ini memulai dari A dia harus belok ke kiri untuk mendapat penguatan. Jika memulai dari C, dia harus belok kanan. Ini adalah kelompok learning group ( belajar ruang ).

C

D

B

A

Teori Belajar Edward Chace Tolman

1. Perilaku Molar 2. Behaviorisme puposif

3. Reward & Confirmation
4. Vicarous Trial and Error 5. Reward Expectancy

1. Perilaku Molar Karakteristik utama molar behavior ( perilaku molar ) adalah perilaku itu purposif ( memiliki tujuan ) yakni, ia selalu diarahkan untuk suatu tujuan.

2. Behaviorisme puposif Teori Tolman disebut sebagai purposive behaviorism ( behaviorisme purposif ) sebab ia berusaha menjelas kan perilaku yang diarahkan untuk mendapatkan tujuan, atau purposive behavior ( perilaku purposif atau bertujuan ).

3. Reward & Confirmation Tolman berpendapat individu mempunyai harapan-harapan untuk memperoleh sesu atu. Dan harapan-harapan inilah yang ke mudian menjadi daya tarik. Apabila harap an terpenuhi (terkonfirmasi), maka individu akan yakin kalau tindakan yang dia lakukan sebelumnya menyebabkan terwujudnya pengharapan. 4. Vicarous Trial and Error Sekirnya teori inilah yang bisa disebut sebagai pembeda teori Tolman dengan teori behaviour pada umumnya. Di dalam teori ini Tolman meng atakan bahwa individu mempunyai arah berpikir untuk menentukan tindakannya walaupun tindak an itu tidak nyata secara kognitif.

5. Reward Expectancy

Reward Expectancy ini adalah suatu upaya dari individu untuk mendapatkan tujuan dengan jalur terpendek.

Pengajaran Matematika

Definisi pengajaran merupakan aktivitas atau proses yang berkaitan dengan penyebaran ilmu pengetahuan atau kemahiran yang tertentu. Ia meliputi kegiatan – kegiatan seperti kegiatan perancangan, pengelolaan , penyampaian , bim bingan dan penilaian dengan tujuan menyebarkan ilmu pengetahuan atau kemahiran kepada pelajar – pelajar dengan cara yang berkesan.

Menurut Santoso, soal pengajaran matematika sangat berkait dengan kemauan para guru dalam mengajar. Bukan tidak mungkin para guru sebenarnya tahu konsep matematika, tetapi tampak ogah-ogahan mengajarkannya.

Aplikasi Dalam Pengajaran Matematika

Teori Expectancy Teori bahwa hewan dan manusia mengembangkam antisipasi harapan atau penghargaan bagi perilaku men yelesaikan yang telah mereka pelajari, dan harapan ini berfungsi sebagai intensif atau motivasi

Contoh aplikasi : Kita belajar bangun ruang, maka setelah pengajaran tentang bangun ruang berakhir pasti akan diadakan ujian. Siswa pasti berharap agar nilai ujian tentang bangun ruang akan bagus , sehingga akan memotivasi siswa untuk belajar lebih giat lagi.

Kesimpulan

Teori belajar Tolman dapat diaplikasikan dalam semua pembelajaran matematika tidak hanya dalam pembelajaran bangun ruang. Dengan penerapan teori belajar ini suasana kelas akan lebih hidup, karena adanya cara belajar berkelo mpok selain metode ceramah.

Saran

Dengan memahami teori belajar Tolman, oleh pendidik dan diterapkan dalam pengajaran matematika dengan benar, sehingga tujuan pengajaran matematika akan benar-benar dapat dicapai dan niscaya akan menghasilkan keluaran yang berkualitas, dengan adanya teori belajar Tolman ini pengajaran di kelas akan lebih hidup tanpa harus dengan menggunakan metode ceramah.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->