P. 1
Hormone and Skin Aging Makalah Naswaam Dian Andriani

Hormone and Skin Aging Makalah Naswaam Dian Andriani

|Views: 219|Likes:

More info:

Published by: dian andriani ratna dewi on May 10, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/28/2015

pdf

text

original

PENUAAN KULIT DAN PERUBAHAN HORMONAL dr. Dian Andriani, SpKK, M.

Biomed (AAM)
Abstract

Hormones have activities in different skin cell types, it has become apparent that the skin itself possesses the capacity to generate several hormones and substances with hormonelike activity. These substances appear to act through paracrine, autocrine, intracrine and endocrine mechanisms to fulfill their effects. Also new is the knowledge that the skin can metabolize hormones and produce derivatives with potentially systemic activity. These findings point towards concepts in our understanding of the role of skin and of its hormones as important players in homeostasis and disorders of the entire human organism. Finally, the scientists active in the field of dermato-endocrinology expect that their activities will exploit the pharmacological and therapeutic function of hormone mediators, their receptors and antagonists. Intrinsic skin aging is determined primarily by genetic factors and hormonal status. The hormonal influences include reduced pituitary, adrenal and gonadal secretion. Hormones levels decrease with aging include estrogen, androgen, melatonin, growth hormone (GH), dehydroepiandrosterone und insulin-like growth factor-I (IGF-I). Since the skin not only fulfils a protective function for the organism but is also an active peripheral endocrine organ, which even releases effective hormones in the circulation, local hormone substitution could become interesting in the future in clinical dermatology.

Key words: aging skin, hormone, dermatology, endocrinology, hormone substitution

Abstrak Hormon memiliki aktivitas pada berbagai tipe sel kulit, hal ini menunjukkan bahwa kulit sendiri memiliki kapasitas untuk memproduksi berbagi hormon dan substansi yang memiliki aktivitas seperti hormon. Substansi yang diproduksi akan menjadi aktif melalui mekanisme parakrin, otokrin, intrakrin dan endokrin. Hal yang baru dalam perkembangan pengetahuan adalah bahwa kulit dapat memetabolisme hormon dan memproduksi derivatnya dengan aktivitas sistemik yang potensial. Penemuan ini membuka jalan menuju konsep pengetahuan tentang peranan kulit dan aktivitas hormon merupakan pelaku penting dalam homeostasis dan penyakit pada seluruh bagian tubuh. Para ilmuwan bidang dermatoendokrinologi berharap
1

aktivitas hormon pada kulit ini akan dapat mengeksploitasi fungsi farmakologi dan terapi dari mediator hormon, reseptornya maupun antagonisnya. Penuaan kulit intrinsik terutama ditentukan oleh faktor genetik dan status hormonal. Hormon yang berpengaruh di antaranya adalah penurunan sekresi pituitari, adrenal dan gonadal. Terjadi penurunan hormon estrogen, androgen, melatonin, growth hormone (GH), dehydroepiandrosterone dan insulin-like growth factor-I (IGF-I). Kulit bukan hanya memiliki fungsi protektif tetapi juga merupakan organ perifer endokrin yang aktif. Oleh sebab itu kulit dapat memproduksi hormon dalam sirkulasi. Substitusi hormon lokal dapat menjadi hal yang menarik perhatian dalam masa depan dermatologi klinis

Kata kunci: penuaan kulit, hormon, dermatologi, endocrinologi, hormon substitution

I.

Pendahuluan Sel tubuh manusia bersifat dinamis, memiliki usia tertentu yang dapat diganti lagi

dengan yang baru, namun pada akhirnya akan mengalami kematian secara total. Kulit yang sehat terlihat sebagai kulit yang optimal secara fisik maupun psikologik. Secara fisik, terlihat dari warna, konsistensi, kelenturan, struktur bentuk dan besarnya sel-sel lapisan kulit. Kondisi kulit dapat menjadi petanda dari perubahan sistem tubuh secara umum. Pada proses penuaan yang terjadi di setiap organ tubuh, kulit akan memberikan tanda paling awal. Proses penuaan adalah proses yang alamiah, namun adakalanya oleh karena suatu sebab penuaan terjadi lebih cepat dari yang seharusnya. Penuaan kulit dipengaruhi oleh :     Perubahan genetik Perubahan hormonal seperti estrogen dan tiroksin Kronis paparan sinar UV Angin dan polusi

Penuaan kulit intrinsik terutama ditentukan oleh faktor genetik dan status hormonal. Keadaan ini mencerminkan proses degeneratif yang berlangsung dalam organ lain. Fungsi kulit merupakan salah satu parameter yang sangat dipengaruhi oleh hormon. Hormon yang berpengaruh di antaranya adalah penurunan sekresi pituitari, adrenal dan gonadal. Perubahan hormonal akibat penuaan menyebabkan perkembangan fenotip tubuh dan kulit yang spesifik.

2

growth hormone (GH). Hormon menjadi aktif secara biologik pada sel kulit setelah berinteraksi dengan reseptor yang memiliki afinitas tinggi. dan mengkordinasikan sinyal molekuler dari sumber yang jauh (organ endokrin). Oleh sebab itu kulit dapat memproduksi hormon dalam sirkulasi. Efek biologik pleiotropik hormon pada kulit tampak melalui mekanisme parakrin. Peranan Kulit dan Hormon Konsep bahwa sistem endokrin merupakan suatu tatanan dari organ tertentu yang memproduksi hormon. intrakrin serta mekanisme endokrin. atau dari dirinya sendiri. II. Contohnya folikel rambut dan kelenjar sebasea merupakan target dari hormon androgen yang disekresi oleh gonad dan korteks adrenal. sintesis hormon. Kulit manusia secara klasik merupakan target bagi berbagai hormon tertentu. Mekanisme endokrin yang kompleks seperti halnya mengekspresikan dan memfungsikan reseptor hormon spesifik. Hormon mengatur dan mengkordinasi fungsi-fungsi sel/jaringan tubuh. menerima. mengeliminasi hormon dan memicu aktivitas biologik juga dapat diidentifikasi pada kulit. tetangganya. dehydroepiandrosterone dan insulin-like growth factor-I (IGF-I). Kulit bukan saja resipien dari sinyal yang jauh. Kulit bukan hanya memiliki fungsi protektif tetapi juga merupakan organ perifer endokrin yang aktif. Hormon adalah pembawa pesan kimia khusus yang beredar dalam cairan tubuh setelah dibuat oleh sel/kelompok sel yang spesifik (diproduksi organ ovarium. sirkulasi hormon androgen dehydroepiandrosterone (DHEA) dan androstenedione dikonversi dalam kulit melalui jalur yang berbeda dengan yang memproduksi testosteron dan 5dihydrotestosterone (5-DHT). tetapi juga merupakan organ endokrin. Hal ini tampak pada aktivitas growth hormone 3 . kelenjar adrenal. Hormon juga diproduksi dalam kulit seperti halnya.Individu akan memasuki sepertiga dari hidupnya (pada wanita post menopause) atau sekitar 20 tahun yang tersisa pada pria partial androgen deficiency of the aging man (PADAM) dengan defisiensi estrogen atau androgen. Hormon lain yang juga menurun pada penuaan adalah melatonin. otokrin . telah berganti menjadi konsep bahwa sistem endokrin adalah komunitas organ yang terorganisasi dalam mengeluarkan. Kulit mengekspresikan reseptor untuk hormon peptida dan neurotransmitter pada permukaan sel dan untuk hormon steroid serta hormon tiroid yang terdapat dalam inti maupun sitoplasma. kelenjar tiroid).

glukokortikoid. Berbagai kelainan sistemik akan tergambar pada kulit sehingga dapat menjadikan petanda awal diagnosis. Setelah menopause hampir semua seks steroid diproduksi dalam jaringan target melalui mekanisme intrakrin. retinoid. Gambar 1. Kulit memproduksi vitamin D dari kolesterol. Terapi penyakit kulit dengan berbagai mediator hormon. Fungsi Intrakrin: Hormon diaktivasi dalam sel yang memproduksinya setelah berinteraksi membentuk ikatan dengan reseptor nuklear. reseptor maupun antagonisnya sudah menjadi prosedur dalam dermatologi. Kadar IGF-binding protein-3 lebih besar didapatkan pada kulit dibandingkan dengan pada hati. Kadar IGF-binding protein-3 akan meningkat dengan meningkatnya growth hormone atau IGF-1. Keratinosit pada epidermis mengandung mesin yang dibutuhkan untuk memproduksi calcitriol dan reseptor vitamin D. Fungsi Otokrin: Hormon aktif pada sel yang memproduksinya. 4 . GH mempunyai fungsi langsung dalam mengatur sintesis IGF-binding protein-3. Hal ini menunjukkan bahwa fibroblas pada dermis lebih penting dibandingkan hati dalam mengatur sirkulasi reservoir IGF-binding protein-3. Mekanisme aksi hormon Fungsi endokrin klasik dan modern : Hormon diproduksi oleh organ endokrin atau sumber yang jauh dan mencapai jaringan target melalui sirkulasi Fungsi Parakrin: hormon aktif secara lokal pada sel lain Fungsi Juxtakrin: Hormon yang diproduksi oleh satu sel akan berinteraksi langsung dengan reseptor sel tetangganya. seks steroid. vitamin D.(insulin-like growth factor-1). neuropeptida. Misalnya terapi kortikosteroid. reseptor ligan yang mengaktifkan peroksisom proliferator dan eikosanoid pada kulit.

adalah hormon yang diiproduksi oleh kelenjar tiroid dan mempengaruhi penampilan kulit. Gatal 5. Kulit menjadi kasar dan terlihat kusam 6. Hormon 5 . Sebagian besar hormon penting mulai berkurang produksinya pada usia 25-30 tahunan. III. usus. hati dan lemak untuk mempertahankan fungsi-fungsi : Energi tubuh Reproduksi Pertumbuhan dan perkembangan Keseimbangan internal tubuh Respons tubuh terhadap stres dan trauma Kekurangan hormon membuat energi berkurang. vitamin D topikal dan retinoid semakin berkembang dalam dermatologi farmakologi. antara lain : 1. sistem reproduksi. Tanda-tanda adanya penuaan kulit akibat perubahan hormonal. estrogen. Terjadi penipisan kulit dan menjadi keriput 2. penurunan fungsi otak dan menyebabkan timbulnya penyakit-penyakit pada orangtua. Fotosensitif Hormon tiroksin. Timbul jerawat 8. kekuatan tulang berkurang. Hormon akan mempengaruhi setiap sel dalam tubuh termasuk juga kulit. ginjal.androgen. Penuaan kulit dan Hormonal Salah satu teori penuaan yang telah dibuktikan adalah menurunnya kadar beberapa hormon. Kekeringan kulit (dehidrasi) 4. Pigmentasi 7. Hormon-hormon yang dibentuk akan bekerja dengan sistem saraf. umumnya tubuh hanya memproduksi sepersekian saja dari jumlah hormon. otot melemah. diantaranya kulit menjadi memerah dan mengurangi kemampuan untuk berkeringat. Kekencangan kulit akan berkurang atau sagginess 3. Pada usia 70 tahun. Perubahan jelas terlihat apabila hormon ini berkurang.

protein yang terdapat pada kulit. dan Melatonin A. Adanya hormon estrogen sangat mendukung pencegahan penuaan kulit dalam berbagai cara. Menopause juga menurunkan kadar testosteron tetapi tidak sebermakna penurunan estrogen. Pengaruh Hormon Estrogen Tiga komponen dasar yang menjaga kulit tetap tampak muda: 1. Wanita berusia antara 30 tahunan sampai dengan pertengahan usia 40 tahunan menjelang menopause terus memproduksi estrogen tetapi jumlahnya berkurang. tiroksin. Estrogen menjaga kulit tetap lembut dan lentur dan mencegah penurunan kolagen kulit pada wanita postmenopause. Pada wanita akan didapatkan tanda-tanda: Kulit menjadi lebih kering dan bertambahnya kerutan Kulit menjadi rentan. kehilangan elastisitasnya akibat menurunnya kolagen Kulit yang menua tampak pucat karena menurunnya estrogen akan menurunkan jumlah pembuluh darah pada kulit. Penelitian menunjukkan bahwa kulit akan kehilangan hingga 30% dari kolagen yang selama 5 tahun pertama setelah menopause. Penurunan produksi estrogen akan menurunkan kolagen dan elastin sehingga meningkatkan kerutan dan menurunnya kekenyalan serta elastisitas. Kulit menjadi lebih pucat karena berkurangnya estrogen akan menurunkan jumlah pembuluh darah kulit. menjaga kulit tetap lembab dan kencang Hormon dalam tubuh kita berperan memproduksi dan memelihara ketiga komponen ini. berkeriput dan berkerut.lain yang berpengaruh pada penuaan kulit antara lain adalah estrogen. Estrogen yang menurun juga mengakibatkan pigmentasi kulit. tulang. DHEA. Elastin seperti tali karet yang membuat kulit jadi elastik 3. estrogen menurun yang diikuti efek menipisnya tulang dan perubahan pada kulit. Kolagen. Estrogen dibutuhkan dalam produksi kolagen. Growth hormone. Hyaluronic acid (HA). Testosteron. Sedangkan penurunan HA akibat menurunnya estrogen akan menurunkan kelembaban kulit. Progesteron. kartilago dan tendon. Kulit wajah memiliki konsentrasi reseptor estrogen yang tinggi. 2. 6 . Seiring dengan perubahan waktu kulit menjadi semakin rapuh dan mulai menipis. Pada saat terjadinya menopause. elastin dan HA. Berperan seperti tali yang memberi kekuatan dan mencegah kulit mengantung.

Oksidasi estradiol menjadi estron dan hidrasi estron menjadi estriol terutama terjadi di hepar. Selain itu estrogen juga diproduksi oleh korteks kelenjar adrenal. dan estriol. testis dan plasenta. Terdapat 6 jenis estrogen yang dapat diisolasi dari plasma wanita.Hormon estrogen termasuk hormon steroid yang mulai diproduksi oleh ovarium wanita pubertas pada masa menarche yaitu antara 9-16 tahun (rata-rata 14 tahun). Estrogen disintesis dari kolesterol dan dipengaruhi oleh hormon pemacu folikel (FSH/Follicle Stimulating Hormone) dan asetil koenzim A. 7 . Ketiga jenis estrogen tersebut diekskresikan melalui urin dalam bentuk konjugasi dengan asam sulfat atau glukuronat. estron. Potensi β estradiol 12 kali lipat dibanding estron dan 80 kali lipat dibanding estriol. tetapi hanya 3 jenis dalam jumlah yang bermakna yaitu β estradiol. Estriol secara biologik merupakan estrogen yang lemah.

8 .Gambar 2. ester estrogen. etinil estradiol dan estrone piperazine. Secara umum estrogen dapat digolongkan menjadi 2 golongan yaitu golongan estrogen alamiah dan jenis sintetik. estrogen yang terkonjugasi. Langkah yang menjadi kunci proses ini adalah masuknya kolesterol ke dalam mitokondria yang difasilitasi oleh StAR protein untuk memproduksi progesteron dan konversi androstenedion menjadi estron yang dikatalisa oleh aromatase (P450arom) untuk produksi estrogen. Jenis-jenis estrogen yang beredar adalah: estradiol. Progesteron dan estradiol diproduksi dari kolesterol dengan berbagai enzim dalam ovarium. Steroidogenic pathway.

Pernyataan ini dibuktikan dengan banyak penelitian skala besar yang memberikan hormon pengganti pada penderita yang menyebabkan kanker baru ataupun kambuhnya kanker lama yang telah dinyatakan sembuh. membuat mood (suasana hati) yang nyaman. 9 . dan mencegah terjadinya penyakit neurodegeneratif. Folikel akan mengalami atresia dan menurun pada usia 30 tahunan. Rata-rata transisi menopause berlangsung selama 4 tahun dan dibagi menjadi fase awal dan fase lanjut. Seiring bertambahnya usia produksi hormon estrogen sangat minim. Peranan estrogen pada anti-aging yaitu mencegah osteoporosis. Pada pria estrogen didapatkan dari konversi testosteron. fungsinya membentuk tubuh wanita (dada. Walaupun hormon tidak menyebabkan kanker. secara klasik ditunjukkan dengan hilangnya menstruasi atau dengan bertambahnya waktu menstruasi menjadi lebih dari 7 hari. melembutkan kulit. dan wajah). mengatur jadwal haid mengatur kekuatan fisik. Siklus menstruasi yang terjadi lebih dominan tanpa ovulasi sehingga produksi luteal progesterone juga menurun.Estrogen adalah hormon seks wanita. Pada fase transisi ini akan terjadi gejala menopause seperti hot flashes dan kekeringan pada vagina akibat menurunnya E2 yang bersirkulasi. The Stages of Reproductive Aging Workshop (STRAW) yang terdapat pada tabel 1. Fase transisi dimulai saat terjadi permulaan ketidakteraturan menstruasi. pinggul. Penggantian hormon estrogen dikatakan menambah risiko terjadinya kanker payudara dan kanker endometrium. memperkuat tulang. paha. menunjukkan sistem yang menggambarkan berbagai fase transisi menopause. Ketidakteraturan menstruasi terjadi akibat menurunnya jumlah folikel pada ovarium yang dapat mengalami ovulasi. Dosis estrogen hanya boleh diberikan atas petunjuk dokter. Fase folikular menjadi lebih singkat dan produksi estradiol (E2) menurun. membangkitkan gairah seksual. Hormon estrogen juga dibutuhkan pada pria. namun (beberapa) hormon bisa menyuburkan sel kanker yang sudah ada. Umumnya diambil kesepakatan penderita kanker yang telah dinyatakan sembuh dari kanker sebelum memulai terapi hormonal. menebalkan kembali kulit dan selaput lendir. mencegah osteoporosis. Jumlah folikel pada saat 20 minggu gestasi merupakan jumlah yang paling tinggi. Hal ini mengakibatkan meningkatnya produksi inhibin B. disesuaikan dengan masing-masing pasien. memperbaiki memori (daya ingat). Masih banyak informasi yang bertentangan tentang efek samping estrogen. tetapi kedua risiko tersebut tidak meningkat apabila pemberian estrogen dikombinasikan dengan hormon progesteron. jarang terkena serangan jantung/stroke. sehingga wanita akan mengalami menopause. misalnya untuk membantu kerja pikir otak.

Sel granulosa memproduksi estrogen dan sel theca memproduksi androgen yang akhirnya terhenti. 10 . Fertility and Sterility 76:874-878. umumnya terjadi pada usia 51 tahun. The Stages of Reproductive Aging Workshop (STRAW) menunjukkan sistem yang menggambarkan berbagai fase transisi menopause (Table 1: The Stages of Reproductive Aging Workshop (STRAW) staging system. ER- dan ER- adalah member dari nuclear hormone famili dari reseptor nuklear yang diaktivasi oleh hormon 17‐β‐estradiol. Terdapat kontroversi berdasarkan ekspresi ER- dan ER-.Tabel 1. Reseptor tersebut terdapat pada organ-organ target seperti di alat reproduksi (serviks dan vagina). Mekanisme aksi estrogen pada kulit belum diketahui secara pasti. hipothalamus dan kulit. hipofisis. 1. Hal ini menunjukan kegagalan permanen fungsi sekunder ovarium. Mekanisme kerja estrogen di kulit Estrogen mengatur fungsi sel dengan berikatan pada dua reseptor nuklear ER- dan ER- yang berupa suatu protein. 2001) Menopause adalah berhentinya menstruasi selama 12 bulan pada wanita di atas 45 tahun. kelenjar payudara.

keratinosit-keratinosit basal dan melanosit. 2. Hal tersebut akan menimbulkan atrofi epidermis. Penurunan estrogen juga mengurangi polimerisasi kolagen sehingga degradasi kolagen akan dipercepat. terutama asam hialuronik yang dapat mengikat air. sementara sintesis kolagen mungkin berkurang. dimana pada awal menopause sudah terjadi degenerasi serabut-serabut elastin. dan substansi dasar akan berkurang. Peneliti menemukan bahwa ER‐β paling dominan pada kulit. Brincat dkk menyimpulkan penipisan kulit terjadi sebesar 1-2% per tahun. Reseptor estrogen yang telah teraktivasi oleh hormon akan membentuk dimmer ER‐α (αα) dan ER‐β (ββ) atau homodimer ER‐αβ (αβ).Fungsi reseptor estrogen seperti halnya faktor transkripsi ikatan DNA yang mengatur ekspresi gen. masing-masing dikode oleh gen yang terpisah (ESR1 and ESR2). kasar. serabut elastin.  Berkurangnya elastisitas kulit.  Akhirnya sintesis fibroblas berupa substansi dasar makroprotein terhenti. peneliti lain menemukan keduanya sama banyak pada kulit. dimana sel-sel tersebut bersifat estrogendependent. Terdapat dua reseptor α dan β. keriput. sehingga defisiensi estrogen dapat mempercepat degenerasi kulit berupa atrofi epidermis. Estrogen secara langsung dan tidak langsung terlibat dalam aktivitas sel-sel epidermis (epidermopoetik) dan fibroblas. karena itu defisiensi estrogen akan menurunkan ketebalan kulit dan mukosa. atrofi sel-sel sebasea. Akibatnya terjadi degradasi serat-serat kolagen dan juga serat-serat elastin. Di kulit estrogen dapat dimetabolisme secara aktif oleh sel-sel target seperti fibroblas. Defisiensi estrogen Defisiensi estrogen menyebabkan fungsi fibroblas pada dermis berkurang. sehingga menimbulkan dehidrasi dermis. dengan akibat sebagai berikut:  Terjadi penipisan kulit secara primer akibat berkurangnya jumlah kolagen. sehingga kulit terlihat kering. Kelainan yang terjadi pada epidermis akibat estrogen akan menurunkan aktivitas mitosis sel-sel keratinosit basal. sehingga semua komponen dari matriks ekstraselular yang disintesis oleh fibroblas seperti kolagen. Kulit yang rapuh dan atrofi ini juga tidak terlindung oleh lapisan hidrofilik permukaan akibat sekresi 11 . penurunan vaskularisasi dermal yang penting untuk nutrisi lapisan dasar epidermis. bersisik dan kendur dengan lipatan-lipatan kulit yang jelas.

dan kortison/kortisol. Sebaiknya konsumsi DHEA diikuti dengan pemberian pregnenolon dan hormon tiroid. Jumlah ini akan menurun 2 mg per hari setiap 10 tahun setelah berusia 30 tahun. memperbaiki fungsi jantung. Pada percobaan kelinci yang dibuat diabetes kemudian diterapi dengan DHEA. mengkonsumsi makanan berlebihan tidak mengakibatkan kegemukan dan dapat toleransi dengan cuaca dingin. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi regenerasi sel yang memproduksi insulin. misalnya pada usia 65 tahun. DHEA mencegah produksi MMP-1 yang 12 . Hal ini yang menunjukkan bahwa pada usia muda. Pengaruh Hormon Dehydroepiandrosterone (DHEA) Dehydroepiandrosterone merupakan hormon steroid yang paling banyak dalam tubuh. DHEA merangsang sel untuk mengabsorbsi gula dan membakarnya sehingga meningkatkan energi dan mencegah obesitas. menambah tenaga. DHEA juga berguna pada penyakit autoimun. tubuh kita hanya membuat 10-20% dibandingkan pada usia 20 tahun. diabetes dan penyakit jantung. meningkatkan produksi panas yang dapat membakar kalori. Fungsinya memperkuat otot. mengurangi reaksi radang sendi dan melawan kanker. DHEA meningkatkan sintesis prokolagen dan menghambat degradasi kolagen dengan menurunkan sintesis matrix metalloproteinases (MMP)-1 dan meningkatkan produksi inhibitor matrix metalloprotease (TIMP-1). estrogen. Diabetes dapat disebabkan oleh racun tertentu yang dapat merusak sel penghasil insulin pada pancreas. B. paralel dengan penurunan GH (Growth Hormon). mengurangi tekanan darah pada hipertensi. memperkuat daya ingat (memori). DHEA dibuat di kelenjar adrenal (anak ginjal). DHEA mirip dengan hormon tiroid. membangkitkan libido (pada wanita). progesteron. Peranan DHEA dalam anti-aging yaitu sebagai pembangun sistem imun yang kuat karena memiliki aktivitas antioksidan.sebum yang menurun. Pada usia muda produksi DHEA 12 . membuat selaput lendir lembut dan basah. menambah pertumbuhan rambut ketiak dan pubis. Konsumsi DHEA yang berlebihan dapat menyebabkan kelebihan estrogen dan testosteron yang dapat mengganggu fungsi hati dan timus. Penurunan kadar DHEA karena usia. DHEA adalah bahan penting dalam pembentukan hormon-hormon: testosteron. memperbaiki diabetesnya.15 milligram per hari. mengurangi striae. dengan demikian barier stratum korneum tidak efektif sehingga kulit mudah terkena iritasi dan mudah terjadi eksema.

meningkatnya kadar lemak abdomen dan perut kendur. DHEA juga terbukti mengurangi resiko terjadinya kanker dan juga melindungi kerusakan pada DNA. 10.diinduksi oleh ultraviolet (UV) dan mencegah penurunan sintesis prokolagen. rambut kering. DHEA juga terbukti mencegah akumulasi timbunan lemak pada hewan. Bagan sintesis DHEA 13 . Dosis besar juga menyebabkan kerusakan pada liver. Pemberian terapi DHEA dosis yang pasti belum ditentukan. pubis). Wanita yang menggunakan DHEA 100 mg sehari bisa mendapatkan rambut wajah tumbuh lebih lebat seperti pria. Hal ini Percobaan pada hewan menunjukkaan bahwa DHEA mengurangi proses peradangan dalam otak. Gambar 3. Efek sampingnya yaitu: hormon ini mempengaruhi kadar DHT (dihidrotestoterone) dan kadar estrogen. dikarenakan adanya inhibisi aktivitas UV-induced AP-1. suplemen kapsul/tablet biasa mengandung 5. rambut ketiak. rambut rontok (rambut kepala. mata kering. jadi diduga hormon ini berperan dalam pencegahan penyakit saraf otak seperti Alzheimer dan Parkinson. sehingga dianggap akan berperan pada pencegahan penambahan berat badan. depresi. Gejala kekurangan DHEA antara lain: lelah terus-terusan. yang patologinya disebabkan karena proses peradangan kronis. libido berkurang. sensitif terhadap bising. 25 atau 50 mg DHEA. Dosis harian yang biasa digunakan antara 5-25 mg. gelisah.

Hormon pertumbuhan menghambat terbentuknya lemak dengan cara membakar lemak di jaringan tubuh dan sebaliknya kegemukan dan asam lemak bebas dapat menghambat keluarnya hormon pertumbuhan. Peranan Human Growth Hormone (HGH = somatotropin) Human Growth Hormone (HGH) dikeluarkan oleh kelenjar pituitari. kekuatan. Pada dewasa. menghambat produksi hormon pertumbuhan. sindrom carpal tunnel. tulang. melebatkan rambut. Hormon pertumbuhan disebut juga somatotrophin (dalam bahasa Greek. kulit ginjal dan sebagainya. Efek samping HGH. Manfaat HGH antara lain: meningkatkan vitalitas dan energi. Kelenjar adrenal membuat cortison yang menghambat hormon pertumbuhan. memperdalam tidur. jantung. tulang rawan. growth hormone releasing hormone (GHRH) yang menginduksi hormon pertumbuhan dan somatostatin yang menghambat sekresi hormon pertumbuhan.C. Hormon pertumbuhan pada hati membentuk IGF-1 (Insulinlike Growth Factor-1). melindungi organ ginjal. HGH memberikan energi. mencegah dan mengurangi kerutan pada kulit. hipertensi dan gynecomastia. menambah masa otot. Sebagian besar hormon pertumbuhan dikeluarkan serentak pada awal kita tidur lelap dan berada di darah dalam waktu beberapa menit. sedang testis dan ovarium membuat steroid seks yang merangsang hormon pertumbuhan. masuk kedalam hati dan berubah menjadi 14 . Berfungsi pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh termasuk otot. Akhirnya IGF-1. bekerja melalui negative feedback control mechanism. Sedang hormon-hormon lainnya sebagai modulator. Pelepasan hormon pertumbuhan diatur melalui 2 sistem regulasi. menambah pertumbuhan tulang dan menambah panjang usia. Pada masa kanak-kanak HGH diperlukan untuk pertumbuhan tubuh/tinggi badan. daya tahan. HGH adalah hormon yang paling utama untuk memerangi penuaan yang berfungsi seperti mengencangkan kulit. membuat tulang dan persendian menjadi kuat. yang merangsang pertumbuhan berbagai jaringan tubuh. antara lain otot. memperbaiki kadar/komposisi lemak. berarti pembentuk tubuh) di produksi oleh sel pituitari lobus anterior kelenjar pituitari. paru-paru. bila pemberiannya terlalu banyak akan menimbulkan sakit kepala (karena tekanan intra kranial meningkat. meningkatkan massa otot. mengurangi anxietas (kegelisahan). hati. memperbaiki tidur. mengurangi cegukan. menebalkan kulit. ginjal dan kulit. HGH hanya diberikan secara injeksi di bawah kulit (subkutan) dan atas supervisi dokter. Dosis tergantung indikasi dan dihitung sesuai dengan berat badan. memberi rasa aman dan nyaman. dan sebagainya. Biasanya semua gejala akan menghilang setelah pemberian HGH dihentikan sementara atau dosis dikurangi.

Tetapi penurunan hormon pertumbuhan setelah usia 30 tahun akan menyebabkan fungsi tubuh menurun secara pelan-pelan. bahkan dapat memperpanjang usia harapan hidup manusia (longetivity). Pada penelitian dengan pengukuran kadar IGF-1 diketahui kadar IGF-1 dibawah 350 IU per liter diindikasikan kekurangan hormon pertumbuhan. 15 . IGF-2). Efek dari hormon pertumbuhan tidak sedramatis beberapa hormon yang lain. 30 % dari orang yang tampak sehat memiliki kadar dibawah normal. Menurunnya insulin secara drastis akan menimbulkan syok yang dapat berakibat fatal. Hormon pertumbuhan mempunyai pengaruh baik langsung atau tidak langsung melalui IGF-1 ke seluruh sistem organ tubuhm melalui cara yang sama dalam menumbuhkan tulang pada anak-anak. 200 microgram pada usia 50 tahun dan 25 microgram pada usia 80 tahun. memperkuat sistim imunitas. dan menunjukan kemampuan pengobatan yang menakjubkan untuk: menghilangkan lemak.Insulinlike Growth Factor (IGF-1. Tetapi sesudah usia 60 tahun. yang bila tidak di terapi akan menyebabkan apa yang kita sebut aging atau penuaan. IGF-1 atau somatomedin C inilah yang paling berperan dalam melakukan tugas yang berhubungan dengan hormon pertumbuhan pada target organ dan dipakai untuk mengukur jumlah hormon pertumbuhan karena berada di darah sepanjang hari. 50 % lebih dari populasi berada di bawah normal. menurunkan tekanan darah dan kolesterol. Pada usia 20 tahun produksi hormon pertumbuhan dalam waktu 24 jam sekitar 500 microgram. Pada penelitian. meningkatkan besarnya organ dan jaringan tubuh termasuk otak. HGH adalah terapi anti-aging terpenting saat ini dan di masa datang. meningkatkan kemampuan seksual. Pada usia antara 20 – 40 tahun 5 % dari orang sehat mempunyai kadar di bawah 350 IU per liter. Dan sesudah usia 65 tahun. membalikkan efek penuaan. jumlah kadar GH menurun dengan bertambahnya usia. membentuk otot.

Gambar 4. Sintesis dan pengaruh aktivitas Growth Hormone D. kelambatan mental. Banyak orang yang memiliki nilai laboratorium tiroid yang normal tetap menderita gejala tiroid klasik seperti halnya : pusing. mengatur metabolisme karbohidrat. di antaranya kulit menjadi memerah dan mengurangi kemampuan untuk berkeringat. pembengkakan ankle dan palpitasi. rambut rontok. konstipasi. peningkatan berat badan. depresi. Kadar tiroksin serum umumnya digunakan untuk mengukur konsentrasi hormon tiroid dan fungsi kelenjar tiroid. kedinginan. mengatur penggunaan oksigen dan karbondioksida serta mempengaruhi perkembangan tubuh dan mental. Hormon tiroksin sangat mempengaruhi penampilan kulit. Kadang nilai 16 . Kepekatannya minimal 25 kali daripada triiodotironin (T3). kulit kering. Pengaruh Hormon Tiroksin Hormon tiroksin (T4 = levothyroxine) adalah hormon utama yang dihasilkan oleh kelenjar gondok (kelenjar tiroid) yang mempengaruhi metabolisme sel tubuh dan pengaturan suhu tubuh. Perubahan jelas terlihat apabila hormon ini berkurang. Hormon tiroid dan fungsinya kadang menurun pada seseorang disebabkan karena produksi yang menurun atau fungsi yang menurun terhadap reseptornya.

Meningkatkan oksidasi asam lemak pada berbagai jaringan. Gambar 5. Kadang pula sebaliknya nilainya optimal tetapi tidak fungsional karena terdapat defisiensi ferritin. masalah pencernaan dan infertilitas. keringat berlebihan.laboratorium dapat normal tetapi tidak optimal. Sering terjadi pada wanita usia 17 . penurunan berat badan yang ekstrim. Pengaturan metabolisme dilakukan terhadap:  Lemak: Hormon tiroid yang meningkat akan memobilisasi lemak sehingga kadar asam lemak akan terdeteksi tinggi dalam darah. iodine atau berbagai kofaktor yang dibutuhkan untuk mengaktivasi tiroid. Bagan skema produksi dan pengaruh hormon tiroid Hipertiroidisme. Pada hipotiroidisme kadar kolesterol meningkat. Konsentrasi kolesterol plasma dan trigliserid akan berbanding terbalik dengan kadar hormon tiroid. menyebabkan detak jantung yang cepat. zinc.  Metabolisme karbohidrat: Hormon tiroid menstimulasi seluruh aspek metabolisme karbohidrat termasuk meningkatkan fungsi insulin-dependent memasukkan glukosa ke dalam sel dan meningkatkan gluconeogenesis dan glycogenolysis untuk membuat glukosa darah. Untuk mengaktifkan tiroid diperlukan Vitamin D 25-OH dengan kadar lebih dari 55 dan kadar ferritin lebih dari 90 ng/mL Sekalipun tiroid merupakan kelenjar kecil yang terletak pada leher dekat jakun tetapi memiliki fungsi yang besar. masalah penglihatan. selenium. terjadi bila tiroid memproduksi terlalu banyak hormon. Tiroid mengatur sistem dalam tubuh dari jantung dan paru sampai pada metabolisme seberapa cepat tubuh mampu menggunakan dan membakar energi.

Pada waktu siang kadarnya rendah dan meningkat pada malam hari. kasar. peningkatan berat badan. tetapi dapat juga diderita oleh pria. akibat metabolisme yang rendah badan tidak cukup memproduksi panas. penuaan. hormon tiroid utama. Beberapa dermatoses yang dapat diperbaiki oleh melatonin di antaranya adalah : atopic eczema. Masalah kulit yang paling berhubungan dengan hipertiroidisme ini adalah keringat yang berlebihan tanpa terpengaruh oleh suhu. peningkatan kolesterol darah. mata. gangguan menstruasi dan infertilitas. mencapai maksimum antara pukul 2-4 pagi. cairan serebrospinal. Melatonin atau N-acetyl-5-methoxytryptamine. Melatonin berperanan mengatur beberapa proses fisiologis seperti halnya ritme biologis musim. ovarium. kelelahan. Melatonin mencegah apoptosis dan kematian sel yang dimediasi oleh mitokondria. induksi tidur seharihari. sumsum tulang. Tingginya TSH dan rendahnya T4 menunjukkan turunnya produksi hormon oleh kelenjar tiroid. pembengkakan kulit sekitar mata. Pemeriksaan yang harus dilakukan adalah mengukur TSH ( thyroid stimulating hormone) dan T4. Melatonin bersifat sangat lipofilik sehingga dapat melakukan penetrasi membran sel sebagai ekstra dan intra seluler antioksidan. Peran Hormon Melatonin Melatonin (N-acetyl-5-methoxytryptamine) adalah hormon dengan banyak fungsi. dan modulasi reaksi pertahanan imunobiologi. limfosit atau kulit. kulit menjadi sangat kering sekalipun telah menggunakan pelembab yang sesuai.20-40 tahun. Bila wanita hamil tidak mendeteksi adanya hipotiroid akan melahirkan anak yang cacat mental atau masalah pertumbuhan yang lain. terjadi bila tiroid tidak memproduksi cukup hormon tiroid. Penguapan juga menurun serta rambut rontok. tipis. gejala lainnya sering disamarkan dengan kondisi kehamilan awal. Aplikasi topikal dapat mencegah eritema akibat pajanan UV. Pertumbuhan rambut juga dipengaruhi oleh melatonin. psoriasis dan malignant melanoma. 18 . disusun oleh derivat tryptophan. Tubuh akan menunjukkan gejala mulai dari keadaan ringan sampai berat berupa stres. Sebaliknya pada hipotiroidisme. Kadar serum melatonin menunjukkan ritme sirkadian. E. Kekeringan kulit merupakan kondisi yang paling cepat terdeteksi. diproduksi oleh kelenjal pineal dan distimulasi oleh reseptor beta-adrenergik. Kulit intoleransi terhadap dingin. Penelitian sepuluh tahun terakhir menemukan bahwa melatonin diproduksi juga oleh berbagai bagian tubuh karena ditemukan terdapat konsentrasi melatonin yang tinggi pada cairan empedu.

arylamine Nacetyltransferase (NAT) dan hydroxyindole-O-methyltransferase (HIOMT). Sintesis Melatonin pada kulit Jalur biosintetik dan biodegradatif melatonin membutuhkan komponen terpenting yaitu asam amino esensial tryptophan hydroxylase (TPH). arylalkylamine N-acetyltransferase (AANAT) dan atau arylamine N- acetyltransferase (NAT). Akhirnya. arylalkylamine N-acetyltransferase (AANAT). amino acid decarboxylase (AAD). Biosynthesis pathway melatonin pada kulit disintesis dari tryptophan dalam proses reaksi enzimatik yang dikatalisasi oleh tryptophan hydroxylase (TPH). Gambar 6. Dengan aktivitas aromatic amino acid decarboxylase (AAD) yang terdapat pada hampir semua jaringan. NAS yang diproduksi di kulit akan membebaskan melatonin setelah mengaktifkan hydroxyindole-O-methyltransferase (HIOMT). -OH-Trp dan serotonin. 19 .1.

dan secara tidak langsung dengan mengekspresikan gen dan memicu aktivitas enzim antioksidan. Setelah diinkubasi dengan 1 nmol melatonin. Melatonin sebagai pelindung terhadap UV-Induced Oxidative Stress Terdapat dua cara aksi antioksidan oleh melatonin. Dari Penelitian Ryoo et al (1997) pada fibroblas yang dipajankan terhadap sinar UV hanya 56% sel yang tetap hidup. sel yang tetap hidup sebanyak 92. Gambar 7. MT2) dan sitosolik (NQO2/MT3) (aktivitas tidak langsung). CAT.2. SOD) melalui reseptor nuklear (RORα). Potensial efeknya (0.23 V). Secara langsung berperan sebagai free radical scavenger.73 V) sedangkan vitamin C (0. 20 .5%. 3. membran (MT1. Efek Proteksi Melatonin Melindungi Kerusakan Photodamage Efek melatonin mencegah gangguan fotobiologi dimediasi oleh antioksidatif yang sangat kuat. Adanya stress oksidatif akan menginduksi respons melatonin yang akan memproduksi AFMK dan atau AMK sehingga dapat melindungi kerusakan oksidatif dari Reactive Oxygen Species (ROS) (aktivitas langsung) atau dengan meningkatkan ekspresi gen dan aktivitas enzim antioksidan (GPx.

Berbagai penelitian menunjukkan bioidentical hormone dapat mencegah berbagai penyakit seperti kanker. Terapi Substitusi Hormon Mengobati penuaan sebagai proses penyakit pertama dilakukan pada tahun 1991 oleh ahli endokrinologi pada Medical College of Wisconsin.Melatonin juga melindung keratinosit dari apoptosis akibat gangguan sinar UV. kelainan kardiovaskuler dan lain-lain. Bio identical hormones dibuat dari bahan yang didapatkan dalam tanaman seperti yams atau kacang kedelai. IV. dan nasal spray. estradiol dan micronized progesterone. interstitial collagenase (MMP-1). Bio identical hormone adalah substansi yang sama dengan yang diproduksi oleh tubuh kita. Daniel Rudman. Efek samping yang ditimbulkan dapat lebih buruk daripada efek terapinya. Hormon tumbuhan tersebut diubah secara kimia sehingga strukturnya menjadi identik dengan hormon yang diproduksi secara alami oleh tubuh kita. melatonin memiliki efek anti apoptotik yang secara intrinsik menghambat mithochondria-dependent apoptotic.3 Melalui inhibisi pada caspase 9 dan caspase 3. 21 . Dari penelitian terapi substitusi hormon pada pria usia lanjut hasilnya menunjukkan proses penuaan berkurang sekitar 10-20 tahun. Dapat bersifat sebagai toksin bila terbuat dari bahan kimia yang sangat berbeda dengan tubuh. stromelysin 1 (MMP-3) atau stromelysin 2 (MMP-10). gel. krim. pellet di bawah kulit. lebih efektif dibandingkan hormon sintetik dan lebih aman. Bentuk sediaan hormon ini dapat tablets. Dr. BHRT dibuat dalam laboratorium sehingga memiliki struktur molekul seperti hormon yang diproduksi oleh tubuh. Hormon sintetik tidak identik dengan hormon yang diproduksi oleh tubuh dan tidak dapat diproses oleh tubuh seperti halnya hormon alami. Selain itu melatonin juga menurunkan ekspresi enzim perusak kulit: aldehyde dehydrogenase 3 type A1. Human replacement therapy yang berkembang lebih banyak menggunakan hormon sintetik. Tujuan dari BHRT adalah mengganti hormon yang paling penting dalam tubuh sehingga dapat tetap menjaga kondisi sel dalam keadaan sehat dan awet muda sehingga dapat mencegah terjadinya penyakit kronis. Berdasarkan penelitian selama lebih kurang 25 tahun di Amerika dan Eropa didapatkan bahwa bio identical hormones. Fungsi fisik dan psikologis akan meningkat. Mengkombinasikan hormone replacement therapy dapat mengembalikan kadar growth hormone dan sex hormone mencapai kadar tipikal orang dewasa muda.

massa otot bertambah. Kesimpulan Proses penuaan adalah proses yang alamiah. antara lain : Terjadi penipisan kulit dan menjadi keriput Kekencangan kulit akan berkurang atau sagginess Kekeringan kulit (dehidrasi) Gatal Kulit menjadi kasar dan terlihat kusam Pigmentasi Timbul jerawat Fotosensitif Usaha pencegahan timbulnya penuaan akibat hormonal di antaranya dengan menjalankan pola hidup yang sehat. Tanda-tanda adanya penuaan hormonal. tiroksin dan melatonin. namun adakalanya oleh karena suatu sebab penuaan terjadi lebih cepat dari yang seharusnya. Kadar lemak tubuh juga menurun. maka dapat memproduksi hormon dalam sirkulasi. fungsi kognitif membaik. melakukan perawatan kulit yang tepat dan terapi substitusi hormon ---dard--- 22 . Karena kulit adalah organ perifer endokrin yang aktif. estrogen. Penuaan kulit dipengaruhi oleh: Perubahan genetik Perubahan hormonal Pajanan sinar UV kronis Angin dan polusi Hormon-hormon yang berpengaruh terhadap penuaan kulit di antaranya : DHEA (Dehydroepiandrosterone). Growth Hormone (HGH = somatotropin). V. Tentunya substitusi hormon lokal dapat menjadi hal yang menarik perhatian dalam masa depan dermatologi klinis. kolesterol menurun dan memperbaiki mood.Pasien mengakui bahwa penggunaan BHRT akan meningkatkan kadar energi secara keseluruhan dan energi seksual.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->