P. 1
FITOKIMIA-Metabolit Sekunder Dan Primer

FITOKIMIA-Metabolit Sekunder Dan Primer

|Views: 1,722|Likes:
Published by Bayyinah Ardian

More info:

Published by: Bayyinah Ardian on May 10, 2012
Copyright:Traditional Copyright: All rights reserved

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/09/2013

pdf

text

original

Pengertian Metabolit Primer

Adalah suatu zat / senyawa essensial yang terdapat dalam organisme dan tumbuhan, yang
berperan dalam proses semua kehidupan organisme tersebut atau merupakan kebutuhan dasar
untuk kelangsungan hidup bagi organisme / tumbuhan tersebut.

Kehidupan organisme dibagi menjadi 2 bagian :

1. Prokariot

: organisme yang tidak mempunyai dinding sel (inti sel tidak punya

membran).

2. Eukariot

: organisme yang mempunyai dinding sel atau mempunyai membran inti

sel dan organ sitoplasma, yang setiap sel digambarkan dengan adanya

membran (mitochondria, kloroplast, dll).

Beberapa contoh senyawa metabolit primer antara lain:

1. Protein

Protein (akar kata protos dari bahasa Yunani yang berarti "yang paling utama") adalah

senyawa organik kompleks berbobot molekul tinggi yang merupakan polimer dari monomer-

monomer asam amino yang dihubungkan satu sama lain dengan ikatan peptida. Molekul protein

mengandung karbon, hidrogen, oksigen, nitrogen dan kadang kala sulfur serta fosfor. Protein

berperan penting dalam struktur dan fungsi semua sel makhluk hidup dan virus.

Kebanyakan protein merupakan enzim atau subunit enzim. Jenis protein lain berperan dalam

fungsi struktural atau mekanis, seperti misalnya protein yang membentuk batang dan sendi

17

sitoskeleton. Protein terlibat dalam sistem kekebalan (imun) sebagai antibodi, sistem kendali

dalam bentuk hormon, sebagai komponen penyimpanan (dalam biji) dan juga dalam transportasi

hara. Sebagai salah satu sumber gizi, protein berperan sebagai sumber asam amino bagi

organisme yang tidak mampu membentuk asam amino tersebut (heterotrof).

Protein merupakan salah satu dari biomolekul raksasa, selain polisakarida, lipid, dan

polinukleotida, yang merupakan penyusun utama makhluk hidup. Selain itu, protein merupakan

salah satu molekul yang paling banyak diteliti dalam biokimia. Protein ditemukan oleh Jöns

Jakob Berzelius pada tahun 1838. Biosintesis protein alami sama dengan ekspresi genetik. Kode

genetik yang dibawa DNA ditranskripsi menjadi RNA, yang berperan sebagai cetakan bagi

translasi yang dilakukan ribosom. Sampai tahap ini, protein masih "mentah", hanya tersusun dari

asam amino proteinogenik. Melalui mekanisme pascatranslasi, terbentuklah protein yang

memiliki fungsi penuh secara biologi.

2. Karbohidrat

Karbohidrat ('hidrat dari karbon', hidrat arang) atau sakarida (dari bahasa Yunani σάκχαρον,

sákcharon, berarti "gula") adalah segolongan besar senyawa organik yang paling melimpah di

bumi. Karbohidrat memiliki berbagai fungsi dalam tubuh makhluk hidup, terutama sebagai

bahan bakar (misalnya glukosa), cadangan makanan (misalnya pati pada tumbuhan dan glikogen

pada hewan), dan materi pembangun (misalnya selulosa pada tumbuhan, kitin pada hewan dan

jamur). Pada proses fotosintesis, tetumbuhan hijau mengubah karbondioksida menjadi

karbohidrat.

Secara biokimia, karbohidrat adalah polihidroksil-aldehida atau polihidroksil-keton, atau

senyawa yang menghasilkan senyawa-senyawa ini bila dihidrolisis.[2] Karbohidrat mengandung

gugus fungsi karbonil (sebagai aldehida atau keton) dan banyak gugus hidroksil. Pada awalnya,

istilah karbohidrat digunakan untuk golongan senyawa yang mempunyai rumus (CH2O)n, yaitu

senyawa-senyawa yang n atom karbonnya tampak terhidrasi oleh n molekul air.[3] Namun

demikian, terdapat pula karbohidrat yang tidak memiliki rumus demikian dan ada pula yang

mengandung nitrogen, fosforus, atau sulfur. Bentuk molekul karbohidrat paling sederhana terdiri

dari satu molekul gula sederhana yang disebut monosakarida, misalnya glukosa, galaktosa, dan

fruktosa. Banyak karbohidrat merupakan polimer yang tersusun dari molekul gula yang terangkai

menjadi rantai yang panjang serta dapat pula bercabang-cabang, disebut polisakarida, misalnya

18

pati, kitin, dan selulosa. Selain monosakarida dan polisakarida, terdapat pula disakarida

(rangkaian dua monosakarida) dan oligosakarida (rangkaian beberapa monosakarida).

GARIS BESAR KARBOHIDRAT DAPAT DIBEDAKAN :

a. Gula :

- Monosakarida (aldosa dan ketosa)

* triosa

* pentosa

* tetrosa

* heksosa, dsb

- Oligosakarida

* disakarida * trisakarida, dsb

b. Turunan gula :

- Alkohol

- Ester

- Asam

- Glikosida

c. Polisakarida (glikan)

- Heksosan

* glukan

* galaktan * maman

* fruktan

* glukomannan * galaktomannan

- Pentosan

* xylan

* araban

- Glukoronan

* gukoronan * galakturonan

KARBOHIDRAT CADANGAN

a) Sukrosa / sakarosa : (disakarida)

Tanaman penghasil : - Saccharum officinarum, F. Graminae

- Beta vulgaris, F.Chenopodiaceae

19

b) Pati : dihasilkan oleh tanaman :

- Zea mays, Sorghum biscolor

- Ipomoea batatas

c) Fitoglikon :

dihasilkan : Zea mays

d) Fruktan : dihasilkan oleh :

contoh : inulin - Dahlia tuber

- Inula sp

e) Mannan : dihasilkan oleh :

- Cyanopsis tetragonolobus

- Ceratonia siligaea

f) Gom eksudat : dihasilkan oleh :

- Acasia senegal

Fam : Leguminoceae

- Prunus urasus

- Prunus viriginiana, P.armeniaca

- Sterculia ursus

- Astragalgus sp.→ menghasilkan tragacanth

3. Lemak

Lemak atau Lipid tidak sama dengan minyak. Orang menyebut lemak secara khusus bagi

minyak nabati atau hewani yang berwujud padat pada suhu ruang. Lemak juga biasanya

disebutkan kepada berbagai minyak yang dihasilkan oleh hewan, lepas dari wujudnya yang padat

maupun cair.1 gram lemak menghasilkan 39.06 kjoule atau 9,3 kcal. Lemak terdiri atas unsur-

unsur karbon, hidrogen, dan oksigen.

Karena struktur molekulnya yang kaya akan rantai unsur karbon(-CH2-CH2-CH2-)maka

lemak mempunyai sifat hydrophob. Ini menjadi alasan yang menjelaskan sulitnya lemak untuk

larut di dalam air. Lemak dapat larut hanya di larutan yang apolar atau organik seperti: eter,

20

Chloroform, atau benzol. Secara umum dapat dikatakan bahwa lemak biologis memenuhi 3

fungsi dasar bagi manusia, yaitu:

1. Penyimpan energi

2. Transportasi metabolik sumber energi

3. Sumber zat untuk sintese bagi hormon, kelenjar empedu serta menunjang proses pemberian

signal Signal transducing.

Fungsi metabolit primer bagi tumbuhan :

1. Diperlukan untuk memenuhi kebutuhan dasar hidup bagi tumbuhan.

2. Untuk pertumbuhan atau perkembangan bagi tumbuhan tersebut.

3. Sebagai cadangan makanan.

Jalur biosintesis metabolit primer dalam tumbuhan :

Proses Fotosintesis

6CO2 + 6H2O

C6H12O6

Asam Lemak

21

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->