Oleh : Ika Ningrum (015) Noor Sukmo (016) Ahmad Faqih (017) Ririn Kurnia (018) Rani Inggar

(019)

Introduction

Ciri – ciri fungi secara umum : Eukariotik (memiliki membran inti)  Tidak memiliki klorofil (heterotrof)  Uniseluler dan multiseluler  Mendapatkan nutrisi dengan absorpsi  Dinding sel tersusun dari zat kitin  Tubuhnya terdiri dari benang-benang yang disebut hifa.  . ada yang dengan cara vegetatif ada pula dengan cara generatif.  Reproduksi jamur. hifa dapat membentuk anyaman bercabang-cabang yang disebut miselium.

Cara fungi memperoleh makanan : SAPROFIT PARASIT MUTUAL .

misalnya Gymnophilus BACK . Saprofit.Heterotrof  Saprofit = memperoleh zat organik dr sisa2 organisme mati. misal daun2. kertas.

misalnya Ustilago BACK .Parasit = memperoleh zat organik dr orgnisme hidup yg lain (inang) Parasit.

Simbiosis = memperoleh zat organik dr orgnisme hidup yg lain (inang) namun bersifat menguntungkan bagi inangnya  misal membantu di dalam proses pengambilan mineral dr tanah Mutual. misalnya mikoriza .

Struktur dan Fungsi Tubuh Fungi        Hifa/hifae  benang-benang halus Septum/septa  sekat / dinding Hifa senositik  hifa yg tdk berseptum Miselium/miselia  hifa yg bercabang membentuk anyaman Miselium vegetatif  menyerap makanan Miselium generatif  menghasilkan spora Houstorium/houstoria  ujung hifa .

.

4 KINGDOM FUNGI Khitri diomikota “berflagel (kingdom tertua). hifa bercabang”. exp : pilobolus sebagai pengurai kotoran hewan .

 Zigomikota “hidup di dalam tanah / pada bagian tumbuhan dan hewan yang membusuk” exp : mikoriza .

patogen tumbuhan yang paling merusak. Askomikota “hidup di dalam laut. menghasilkan spora berbentuk tabung dan bersimbiosis dengan Lichen membentuk alga” .

 Basiodimikota “pengurai penting bagi kayu. cendawan. memproduksi spora dalam bentuk kubus yang disebut basidium” .

Klasifikasi Jamur : Acrasiomyotes ( jamur lendir seluler )  Myxomycetes ( jamur lendir sejati )  Pycomycetes ( Jamur tingkat rendah)  Eumycetes ( jamur tingkat tinggi )  Ascomycetes  Basiodiomycetes  Deuteromycetes  .

 Jamur ini umumnya dapat menghasilkan pigmen hitam. A. dan Penicillium sp.  Contoh jamur yang penting adalah genus Aspergillus sp. niger untuk fermentasi asam sitrat. merah. buah dan sisa-sisa tanaman.  Jamur A.  Jamur ini umumnya dapat merombak bahan organik seperti kayu. dan hijau yang digunakan untuk mengidentifikasi jenis-jenis tersebut. wentii untuk fermentasi kecap. Jamur ini hidup bebas di dalam tanah. oryzae dan A. Acrasiomyotes ( jamur lendir seluler ) Aspergilus Penicillium .

dan guguran daun.Myxomycetes ( jamur lendir sejati )    Lycogala epidendron   Jamur ini hidup pada kayu. Plasmodium merupakan masa sitoplasma berinti banyak dan tidak dibatasi oleh dinding sel yang kuat. Bentuk vegetatifnya disebut dengan Plasmodium. kulit kayu. Contohnya : Lycogala epidendron dan Fuligo septica Fuligo septica . Sifatnya yang mirip fungi adalah adanya stadium badan buah dan terbentuknya spora.

 Berdasarkan tipe sporanya maka jamur ini juga dapat dikelompokan dalam Oomycetes (Saprolegnia sp. dan Plasmopora viticola) dan Zygomycetes (Mucor sp pada makanan beracun dan kotoran hewan dan Rhizopus sp. Pada tempe dan roti )  Rhizopus stolonifer pembusuk roti Mucor mucedo = saprofit pada kotoran hewan dan makanan yang beracun . dan menghasilkan spora aseksual dalam sporangium.Pycomycetes ( Jamur tingkat rendah) Secara vegetatif dapat memperbanyak diri dengan potongan-potongan hifa.

saprofit. Peniciliium nojajum dan Penicillium chrysogenum.  Contohnya : Sacharomyces cerevisae (ragi). ada yang bersimbiosis dengan ganggang membentuk Lichenes (Lumut kerak).  Hidupnya ada yang parasit.  Sacharomyces cerevisae Penicillium chrysogenum .Eumycetes ( jamur tingkat tinggi ) Ascomycetes Hifanya bersekat dan berinti banyak.

dengan askus tidak tertutup atau hilang karena evolusi. dan Monilia. Penicillium. Auricularia polytricha (jamur kuping). •Jamur ini juga tidak lengkap secara seksual. atau disebut para seksual. •Contoh jamur ini adalah beberapa spesies Aspergillus. •Jamur ini merupakan bentuk konidial dari klas Ascomycetes. mempunyai dikaryon Volvariella volvacea. Habitat mereka ada di terrestrial dan akuatik dan bisa dikarakteristikan dengan melihat basidia.Basiodiomycetes   Aspergilus  Kebanyakan anggota spesies berukuran makroskopik. Volvariella volvaceae (jamur merang) . Exobasidium vexans Deuteromycetes •Semua jamur yang tidak mempunyai bentuk (fase) seksual dimasukkan kedalam kelas Deuteromycetes.

Sekian Terima Kasih Wassalamu’alaikum Wr Wb .