Penjelajahan Alam Bebas I.

Pengertian Penjelajahan alam merupakan suatu kegiatan menjelajahi alam terbuka, untuk meningkatkan kesegaran jasmani, menyeharkan otak, dan sekaligus agar kita lebih mengenal lingkungan alam bebas di sekitar kita, serta mensyukuri alam yang telah diciptakan Allah SWT dengan cara menjaga kelestarian dan tidak merusaknya. Adapun maksud dan tujuan melakukan kegiatan di alam terbuka adalah sebagai berikut : 1. mendekatkan diri pada Tuhan, pencipta alam semesta. 2. mengagumi dan mencintai keindahan tanah air sendiri. 3. membina kesehatan dan kebugaran fisik, mental, emosional,dan sosial. 4. mendapatkan kegembiraan dan kepuasan. 5. mengendorkan ketegangan jiwa dan jasmani. 6. meningkatkan kemampuan, keamanan dan keterampilan. 7. meningkatkan disiplin dan rasa tanggung jawab. II. Macam-macam penjelajahan di alam bebas sebagai berikut: 1. Penjelajahan Masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan perjalanan sambil mengenal masyarakat disepenjang rute-rute perjalanan. 2. Pengembaraan. Remaja usia 14-16 tahun dapat melakukan perjalanan pengembaraan menurut arah yang ditentukan sepanjang 10 km dari tempat memulai perjalanan. 3. Perjalanan Mempertahankan Hidup. Suatu latihan yang disengaja dibuat berat untuk tujuan memiliki daya tahan, kemampuan mental dan fisik, disiplin,percaya diri, sanggup menderita, kerja keras serta sehat jasmani dan rohani.

III. Perencanan perjalanan Hal pertama yang harus dilakukan adalah mencari informasi. Untuk mendapatkan datadata kita dapat memperoleh dari literatur- literatur yang berupa buku-buku atau artikel-artikel yang kita butuhkan atau dari orang-orang yang pernah melakukan pendakian pada objek yang akan kita tuju. Tidak salah juga bila meminta informasi dari penduduk setempat atau siapa saja yang mengerti tentang gambaran medan lokasi yang akan kita daki. Selanjutnya buatlah ROP (Rencana Operasi Perjalanan). Buatlah perencanaan secara detail dan rinci, yang berisi tentang daerah mana yang dituju, berapa lama kegiatan berlangsung, perlengkapan apa saja yang dibutuhkan, makanan yang perlu dibawa, perkiraan biaya perjalanan, bagaimana mencapai daerah tersebut, serta prosedur pengurusan ijin mendaki di daerah tersebut. Lalu buatlah ROP secara teliti dan sedetail mungkin, mulai dari rincian waktu sebelum kegiatan sampai dengan setelah kegiatan. Aturlah pembagian job dengan anggota pendaki yang lain (satu kelompok), tentukan kapan waktu makan, kapan harus istirahat, dan sebagainya.

Berikut ini aplikasi dari rumusan tersebut: 1. 2. Where (Dimana). Alat komunikasi (Handy talky). Letakkan barang barang yang ringan dan jarang penggunananya (mis : Perlengkapan tidur) pada yang paling dalam. apakah anda akan melakukan kegiatan alam tersebut sendiri atau dengan berkelompok. Buat Checklist barang barang tersebut Pedoman Perjalanan Alam Terbuka Untuk merencanakan suatu perjalanan ke alam bebas harus ada persiapan dan penyusunan secara matang. tenda. untuk melakukan suatu kegiatan alam kita harus mengetahui. pisau pinggang. douglass protector. Perlengkapan tidur : sleeping bag. Tempatkan barang barang yang lebih berat setinggi dan sedekat mungkin dengan badan / punggung. sikat. Why (Mengapa). Obat-obatan. senter. Perlengkapan Perlengkapan dasar perjalanan 1. Perlengkapan pembantu 1. ikat pinggang. Perlengkapan masak dan makan: kompor. GPS [kalo ada 4. golok tebas. jas hujan. 4. toilet paper / tissu. Who (Siapa). Jam tangan. 4. Kelompokkan barang barang sesuai dengan jenis jenisnya. Ada rumusan yang umum digunakan yaitu 4W & 1 H. 2. 2. 5. Bagaimana kondisi lokasi b. benang. When dan How. makanan. Bagaimana mendapatkan air . Perlengkapan jalan : sepatu. Bagaimana perizinannya d. Packing atau menyusun perlengkapan kedalam ransel. 2. celana. korek dll. matras dll. Kompas. survival kit. kaos kaki. Barang barang yang sering digunakan dan vital letakkan sedekat mungkin dengan tubuh dan mudah diambil. Ransel / carrier. dll. baju. Perlengkapan pribadi : jarum . Who. 6. 3. Why. obat pribadi. 3. Masukkan dalam kantong plastik 3. ini adalah pertanyaan yang cukup panjang jawabannya dan bisa bermacam-macam 4. yang kepanjangannya adalah Where. topi. busur derajat. sendok. 5. How [Bagaimana] merupakan suatu pembahasan yang lebih komprehensif dari jawaban pertanyaan diatas ulasannya adalah sebagai berikut : a. 3. 5.IV. Peta. dll. pengaris. Bagaimana cuaca disana c. pensil dll. 1. When (Kapan) waktu pelaksanaan kegiatan tersebut.

tebing. pantai dan rawa 4. Keberhasilan suatu kegiatan di alam terbuka juga ditentukan oleh perencanaan dan perbekalan yang tepat. dengan memperhitungkan lokasi basecamp. Bagaimana materi yang disampaikan h. ada beberapa jenis perjalanan yang disesuaikan dengan medannya. Mengetahui keterbatasan kemampuan fisik untuk membawa beban 5. Perjalanan menempuh rimba 3. Persiapan kebutuhan acara 5. Bagaimana pengaturan tugas panitia f. Mengetahui lamanya perjalanan (misalnya 3 hari. Menentukan tujuan perjalanan (penjelajahan. dll) 2. Dari kegiatan penjelajahan. dll) 3. dsb) 4. Perjalanan penelusuran gua 5. Perjalanan pelayaran Read more: http://aminoto69. Memperhatikan hal-hal khusus (misalnya : obat-obatan tertentu) Setelah mengetahui hal-hal tersebut. SAR. dan lain sebagainya. latihan. Pengurusan perizinan 3. seminggu. pembagian waktu dan sebagainya. Kebutuhan peralatan dan perlengkapan 6. Mengenal jenis medan yang akan dihadapi (hutan. walaupun ada yang mempunyai kemampuan mengangkat beban sampai 30 kg. dan masih banyak “bagaimana ?” lagi (silahkan anda mengembangkannya lagi) Dari jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang timbul itulah kita dapat menyusun rencana gegiatan yang didalamnya mencakup rincian : 1. rawa. diantaranya adalah : 1. Dalam merencanakan perlengkapan perjalanan terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan. Bagaimana acara akan berlangsung g. Perjalanan penyusuran sungai. sebulan. maka kita dapat menyiapkan perlengkapan dan perbekalan yang sesuai dan selengkap mungkin.com/?p=149#ixzz1uYT5IZFk . yaitu : 1. 2. Pemilihan medan.e. tetapi beratnya tidak melebihi sepertiga berat badan (sekitar 15-20 kg). Pembagian tugas panitia 4. penelitian.blogdetik. Perjalanan pendakian gunung 2.