P. 1
Tata Cara Sholat Taubat

Tata Cara Sholat Taubat

|Views: 26|Likes:
Published by irmarosita

More info:

Published by: irmarosita on May 11, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/11/2012

pdf

text

original

TATA CARA SHOLAT TAUBAT

Adapun lafazh niat shalat sunnat Taubat itu adalah sebagai berikut :
Shalat Sunnat Taubat dan Bimbingannya, oleh haryo bayu, www.haryobayu.web.id . 021-93670574,

“Ushalli sunnatat taubati rak’ataini lillahi ta’aalaa. Allahu Akbar Artinya : Saya berniat shalat sunnat Taubat dua rakaat karena Allah Ta’ala. Allahu Akbar Setelah selesai mengerjakan shalat sunnat Taubat hendaknya memperbanyak membaca dzikir dan istighfar kepada Allah disertai perasaan/penyesalan yang mendalam sehingga tidak akan mengulangi perbuatan dosa seperti itu lagi. Dan inilah istighfar yang harus dibaca : “Astaghfirullahal’ azhiim. Al ladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyumu wa atubuu ilaih. Taubata ‘abdin zhaalimin laa yamliku linafsihi dharraw walaa naf’an walaa mautan walaa hayaatan wala nusyuuran.” Artinya : Saya memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, Tiada Tuhan yang patut disembah melainkan hanya Dia Yang Maha Hidup lagi Berdiri Sendiri. Saya bertaubat kepada-Nya, sebagaimana taubatnya seorang hamba yang banyak berdosa, yang tidak mempunyai daya upaya untuk berbuat sengsara atau berbuat yang bermanfaat, untuk hidup atau mati maupun bangkit nanti. Dan juga membaca istighfar sebagai berikut : Astaghfirullahal’ azhiim” Artinya : Saya memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung. Baru kemudian shalat tersebut diakhiri dengan do’a sebagai berikut : “ Bismillaahir rahmaanir rahiim. Allahumma anta rabbi laa ilaaha illa anta khalaqtani wa ana ‘abduka waana ‘alaa ‘ahdika wa wa’dika mastath’tu a’uudzubika min syarri maa shana’tu abuu-u laka bini’matika ‘alay yaw a abuu-u bidzanbii faghfirlii fa innahuu laa yagh firudz dzunuuba illa anta. Rabbanaa aatinaa fid dun yaa hasanatan wa fil aakhirati hasanatan wa qinaa’adzaaban naar. Wal hamdu lillaahi rabbil ‘alamiin”. Artiya : “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Wahai Tuhanku, Engkau adalah Tuhanku, Tidak ada Tuhan yang patut disembah melainkan hanya Engkau, yang telah menciptakan aku, dan aku adalah hambaMu. Dan akupun dalam ketentuan serta janji-Mu sedapat mungkin dapat aku lakukan. Aku mohon perlindungan kepada-Mu dari segala kejahatan yang telah Engkau ciptakan, aku mengikuti nikmat-Mu yang telah Engkau berikan kepadaku, dan aku mengakui dosaku, oleh karena itu berilah pengampunan kepadaku karena tidak ada yang dapat memberi pengampunan, kecuali hanya Engkau. Aku mohon perlindungan dari kejahatan apa yang kulakukan”.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->