P. 1
Makalah SPEI

Makalah SPEI

|Views: 19|Likes:
Published by twin fitersya S.Ei

More info:

Published by: twin fitersya S.Ei on May 11, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/18/2013

pdf

text

original

PEREKONOMIAN DI MASA KHULAFAURRASHIDIN

A. Latar Belakang Masalah
Muhammad Saw telah melakukan transaksi-transaksi perdagangan secara jujur,adil,dan tidak pernah membuat pelanggannya mengeluh atau kecewa. Ia selalu menepati janji dan mengantarkan barang dagangan dengan standar kualitas sesuai permintaan pelanggan.Reputasinya sebagai pedagang yang benar-benar jujur telah tertanam dengan baik sejak muda. Ia selalu memperlihatkan rasa tanggung jawabnya terhadap setiap transaksi yang di lakukan. Lebih dari itu,muhammad juga meletakkan prinsip-prinsip dasar dalam melakukan transaksi secara adil. Kejujuran dan keterbukaan Muhammad dalam melakukan transaksi perdagangan merupakan teladan abadi bagi para pengusaha generasi selanjutnya. Ucapan-ucapan Muhammad berikut ini menjadi kaidah yang sangat

berharga bagi para pekerja keras yang menjunjung tinggi kejujuran. “berusaha untu mendapatkan penghasilan halal merupakan kewajiban,di samping sejumlah tugas lain yang telah di wajibkan” (HR.Baihaqi) “tidak ada satu pun makanan yang lebih baik daripada yang di makan dari hasil keringat sendiri” (HR.Bukhari)

B .Pembahasan
I.
Abu Bakar Siddiq (51SH-13H/537-634 M)

Nama lengkapnya adalah Abdullah bin Amir bin Mar bin Ka’ab bin sa’ad bin Tamim bin murrah bin ka’ab Luay Al Taymi Al-Qurasyi,bergelar Al-siddiq (yang membenarkan) atau al-atiq (yang di bebaskan) Abu Bakar di lahirkan diMekah dua setengah tahun setelah tahun gajah atau lima puluh setengah tahun

1

sebelum dimulainya hijrah.Abu Bakar termasuk suku Quraisy dari Bani taim,dan silsilah keturunannya sama dengan rasulullah saw dari garis ke 7.1 Abu Bakar sewaktu memberikan sambutan selaku Khalifah terpilih,ia menunjukan rasa tanggung jawabnya terhadap rakyat. Di kisahkan bahwa ia mengatakan: “Hai rakyatku,awasilah agar aku menjalankan pemerintahan dengan hati .aku bukan yang terbaik di antara kalian;.Jika aku benar dukunglah aku,jika aku salah tegurlah aku. Mengatakan yang benar kepada orang yang di tunjuk untuk memerintah merupakan kesetian yang tulus,menyembunyikan adalah

pengkhianatan. Menurut pandanganku,yang kuat dan yang lemah adalah sama,kepada keduanya aku ingin berat adil. Bila aku taat kepada Allah dan Rasullnya,taatlah kepadaku,jika aku mengabaikan hukum Allah dan Rasull-NYA aku tidak lagi berhak untuk kalian taati.” 2 Menurut siti Aisyah,ketika Abu Bakar terpilih,beliau mengatakan; “Umatku telah mengetahui yang sebenarnya bahwa hasil perdagangan saya tidak mencukupi kebutuhan keluarga,tapi sekarang saya di pekerjakan untuk mengurus kaum muslimin Sebelum menjadi Khalifah,Abu Bakar tinggal di Sikh,yang terletak di pinggir kota Madinah tempat Baitul Mal dibangun. Abu Ubaid ditunjukkan sebagai penanggung jawab Baitul Mal.Setelah 6 bulan,Abu Bakar pindah ke Madinah dan bersamaan dengan itu sebuah rumah dibangun untuk Baitul

1

Jamil ahmad (2000),seratus Muslim terkemuka (terj),pustaka Firdaus,jakarta,h.12 2 Sayed Athar Hussain (1974),The Glorius caliphate of islamic research and publication,lucknow,p 19

2

Mal.Sistem pendistribusian yang lama tetap dilanjutkan,sehingga pada saat wafatnya hanya satu dirham yang tersisah dalam perbendaharaan keuangan.3 Sejak menjadi Khalifah ,kebutuhan keluarga Abu Bakar diurus oleh kekayaan dari Baitul mal ini. Menurut beberapa keterangan beliau di perbolehkan mengambil dua setengah atau dua tiga perempat dirham setiap hari hanya dari Baitul Mal dengan beberapa waktu. Ternyata tunjangan tersebut kurang mencukupi sehingga di tetapkan 2.000 atau keterangan lain 6.000 dirham per tahun .4 Abu Bakar sangat memperhatikan keakuratan perhitungan zakat seperti ia katakan pada Anas (seorang amil) bahwa : “Jika seorang yang harus membayar satu unta beliau berumur setahun sedangkan dia tidak memilikinya dan ia menawarkan untuk memberikan seekor unta betina yang berumur 2 tahun. Hal tersebut dapat di terima. Kolektor zakat akan mengembalikan 20 dirham atau 2 kambing padanya (sebagai kelebihan pembayarannya) Dalam kesempatan yang lain ia menginstruksikan pada amil yang sama bahwa kekayaan dari orang yang berbeda tidak dapat di gabung,atau di pisahkan. Hal ini di takutkan akan terjadi kelebihan pembayaran atau kekurangan penerimaan zakat.5 Abu bakar mengambil langkah-langkah tugas untuk mengumpulkan zakat dari semua umat islam termasuk Badui yang kembali memperlihatkan tanda-tanda pembangkangan sepeninggal Rasullullah SAW. Namun saat mendekati wafatnya,beliau menemui banyak kesulitan dalam mengumpulkan pendapat negara sehingga beliau menanyakan seberapa banyak
3

2.500 dirham dan menurut

MA Sahzwari,”sistem Ekonomi Fiskal pada masa khulafatul Rasyidin’.dalam Adiwarman A karim (2001)op Cit,h 44 4 Syed Ameer Ali (1949),”A Short History of saracens”,Macmilan and co.london,p 27 dalam Adi warman A Karim (2001),ibid,h 44 5 MA Sahzwari dalam adiwarman a Karim (20010,ibid.h.44

3

yang telah di ambilnya. Ternyata sebesar 8.000 dirham,sehingga ia langsung memerintahkan untuk menjual sebagian besar tanah yang di milikinya dan seluruh hasil penjualannya di berikan untuk pendanaan negara. Beliau menanyakan lebih lanjut lagi seberapa banyak fasilitas yang telah d nikmati selama kepimpinannya. Diberitahukan bahwa fasilitas yang di berikan kepadanya adalah seorang budak yang tugasnya memelihara anak-anaknya dan membersihkan pedang-pedang kaum muslimin,seekor unta membawa air dan sehelai kain pakaian biasa. Beliau menginstruksikan untuk mengalihkan semua fasilitas tersebut kepada pemimpin berikutnya setelah beliau wafat. Ketika semua ini diberitahukan kepada umar. “oh abu bakar! Kamu membuat tugas dari penggantimu menjadi sangat sulit.”6 Abu bakar meninggal pada 13 hijrah atau 13 agustus 634 M dalam usia 63 tahun,dan kehalifahannya berlangsung selama 2 tahun 3 bulan 11 hari. Jenazah Abu bakar dikubur disamping makam Rasullullah SAW.7 II. Umar bin Khattab (40SH-23H/584-644M)

Umar bin Khattab atau Umar bin Al-Khattab bin Nufail bin Abd Al-Uzza bin Rabah bin Qart binRazzah bin Adi nin ka’ab bin Luay bin Al-Adawi AlQurasyi.Panggilan Abu Hafsah,bergelar Al-Faruq.Dilahirkan di Mekkah,tahun 40 sebelum hijriah.Silsislahnya berkaitan dengan garis keturunan Rasulullah saw pada generasi kedelapan.Ia salah satu dari ketujuh belas orang mekah yang terpelajar ketika kenabian di anugrahkan kepada Muhammad al-amin , Umar masuk islam pada umur 27 tahun.8 Dalam bidang ekonomi Umar bin Khatab menyadari pentingnya sektor pertanian untuk memajukan ekonomi negerinya.Karena itu, ia mengambil dan juga mengembalikan kondisi orang-

langkah-langkah pengembangannya

orang yang bekerja dibidang pertanian.Dia menghadiahkan kepada orang-orang yang sejak awal mengolahnya mungkin dalam kondisi yang masih tandus.Namun siapa saja yang gagal mengelolahnya selama 3 tahun , maka ia akan kehilangan
6 7

Adiwarman A karim (2001),op.cit,.h.44-45 Jamil Ahmad (2000),Op.cit,h 12-13 8 Jamil ahmad (2000),Ibid,h.21,24

4

hak kepemilikan

atas tanah tersebut .Orang-orang yang mengungsi, pada

terjadinya invasi dapat dipanggil kembali dan menyatakan boleh menepati kembali tanah mereka. Abu Yusuf menceritakan tentang keinginan Khalifah memajukan dan membantu pengembangan pertanian.Pada waktu invasi ke invasi ke Syria,seorang laki-laki dayang mengadu kepada kalifah bahwa salah seorang tentara muslim dalam perjalanan melalui telah merusak tanamannya.Mendengar pengaduan ini, khalifah segera memberi ganti rugi sebesar 10.000 dirham.9 Saluran irigasi terbentang di daerah-daerah taklukan dan sebuah departemen besar didirikan untuk membangun wadk-waduk, tangki-tangki kanalkanal dan pintu-pintu air serba guna Maqrizi kelancaran dan distribusi air.Menurut

dimesir saja ada seiktar 120.000 buruh yang bekerja setiap hari

sepanjang tahun.Mereka di gaji dari harta kekayaan umat.Juza bin Muawiyah dengan seizin umar,banyak membangun kanal-kanal didistrik Khuziztan dan Ahwaz,yang memungkinkan pembukuan dan pengelalahan banyak sekali ladang pertanian. Pada masa Umar hukum perdagangan mengalami penyempurnaan guna menciptakan perekonomian secara sehat.Umar mengurangi beban pajak terhadap beberapa barang,pajak perdagangan nabati dan kurma syria sebesar 50%.Hal ini untuk memperlancar arus pemasukan bahan makanan ke kota-kota.Pada saat yang sama,juga di bangun pasar-pasar tercipta suasana persaingan yang

bebasMembanting harga dan menumpuk barang serta mengambil keuntungan secara berlebihan di pantau.10 Sebagai dimasa Rasullullah saw ,Zakat merupakan sumber pendapatan utama negara islam.Zakat di jadikan ukuran fiskal utama dalam rangka

memecahkan masalah ekonomi secara umum.Pengenaan zakat atas harta berarti menjamin penanaman kembali dalam perdagangan dan perniagaan yang tidak
9

Irfan Mahmud ra’an(1990), Sistem ekonomi pemerintahan umar bin Al-khatab(terj), pustaka firdaus,jakarta,h.39 10 Irfan mahmud ra’an(1990),Ibid,h.40.58

5

perlu dilakukan dalam pajak pendapatan.Hal ini juga akan memberikan keseimbangan antara perdagangan dan pengeluaran.Dengan demikian dapat di hindari terjadinya suatu siklus perdagangan yang membahayakan. Semua surplus pendapatan dalam jumlah yang tertentu harus diserahkan kepada negara,kemudian dana itu di kelolah sedemikian rupa sehingga tak seorang pun yang memerlukan bantuan ,perlu merasa malu mendapatkan

sumbangan.Hal ini juga berkaitan dengan hukuman berat bagi orang yang tidak mau membayar zakat sehingga orang tersebut dapat didenda sebesar 50% dari jumlah kekayaannyan sebagaimana dinyatakan Rasulullah SAW sendiri:”Orang yang tidak mau membayar zakat akan saya ambil zakatnya dan setengah dari seluruh kekayaan “.Umar bin khatab amat tegas terhadap masalah zakat: “Demi Allah akan saya perangi mereka membedakan anatara kewajiaban ibadah dan kewajiban membayar zakat,karena zakat berurusan dengan harta benda.Ya Allah,jika mereka menghindari kewajiban mereka membayar zakat kepada saya,walau hanya seekor anak kambing yang seharusnya itu telah mereka bayar kepada Rasulullah,saya akan pernagi mereka karena penolakannya.”11 Didaerah pedalaman terdapat pusat-pusat perdagangan dan pekan-pekan yang sangat membantu pelaksanaan kebijakasanaan dagang.Diantaranya di Ubullah, Yaman, Damakus, Mekkah dan Bahrain. Pekan dagang berkedudukan penting.Beberapa pekan dagang menonjol adalah pekan dagang “Ukaz yang berada di Hijaz yang berdekatan dengan sukiar dan yang lainnya.’Ukaz adalah sebuah Oasis di antara Ta’if dan Nkhlah.Pekan dagang itu berlangsung pada abad 1-20 Dulkaidah. Umar mendirikan institusi adiminitrasi yang hampir tidak mungkin di lakukan pada abad ke tujuh sesudah masehi.Pada tahun ke 16 Hijriah,Abu Hurairah,Amil Bahrain,Abu Hurairah mengunjungi Madinah dan membawa

11

Irfan mahmud ra’an(1990),ibidh.87-88

6

500.000 dirham kharaj. 12 Itu adalah jumlah yang besar sehingga khalifah mengadakan pertemuan dengan majelis syura untuk menanyai pendapat mereka dan kemudian diputuskan bersama bahwa jumlah tersebut tidak untuk di

distribusikan melainkan untuk di simpan sebagai cadangan darurat membiayai angkatan perang dan kebutuhan lain untuk umat. Untuk menyiapkan data tersebut Baitul Mal yang reguler dan permanen didirikan utnuk pertama kalinya diibu kota kemudian di bangun cabang-cabang dan diibu kota provinsi.Abdul bin Arqam ditunjuk sebagai pengurus Baitul mal bersama dengan Abdurahman bin Ubaid al Qari serat Muayqab sebagai asistennya.Setelah menaklukan syriah, Sawad dan Mesir, penghasilan Baitul mal meningkat ,kharaj dari sawad mencapai seratus juta dinar ,dari Mesir dua juta dinar. Baitul mal secara tidak langsung bertugas sebagai pelaksanaan kebijakan fiskal negara islam dan khalifah adalah yang berkuasa penuh atas dana tersebut.tetapi,ia tidak di perbolehkan menggunakannya untuk pengeluaran pribadi.Tunjangan umar tetap,yaitu 5.000 dirham setahun dan dua setel pakaian untuk setahun,satu untuk musim dingin dan satu utuk musim panas;serta satu bintang tunggangan untuk menunaikan ibadah haji. Bersamaan dengan reorganisasi Baitul mal,Umar mendirikan Diwan islam yang pertama yang di sebut al-Divan. Sebenaranya al-divan adalah sebuah kantor yang di tunjukan untuk membayar tunjangan-tunjangan angakatan perang dan pensiunan serta tunjangan lainnya dalam basis yang reguler dan tepat .Khalifah
12

Disebutakab bahwa Abu hurairah sekembalinya dari bahrain di tanya oleh Umar mengenai orang di sana tanyanya’apa yang anda bawa?’jawab Abu Hurairah:’Saya membawa 500.00 dirham’.Umat terkejut,lalu tanyanya lagi”sadarkah anda apa yang anda katakan?’.Abu Hurairah mengulangi lagi bahwa ia membawa 500.000 dirham.Umar mengirah bahwa bicara Abu Huarairah sudah berlebihan sehingga mengulangi lagi pertanyaan itu. Setelah mendengar jawban yang pertama.ia berkata”Rupanya anda masih mengantuk,pulanglah duly dan tidurlah.besok anda datang lagi ‘.keesoakn harinya sesudah abu hurairah datng lagi dan menegaskan lagi bahwa ia membawa uang 500.000 dirham.Umar memngumumkna kepada ornag banyak bahwa abu huarairah datng membawa uang dalam jumlah besar.lihat Muhammad husein haekal (2001) umar bin khatabb(teri),Literas antar nusa,jakarta.h ,672-673

7

juga menunjukan sebuah komitmen yang terdiri dari nasabah ternama untuk membuat laporan sensus penduduk madinah sesuai dengan tingkat kepentingan dan kelasnya. Umat tidak hanya membagikan harta dalam bentuk uang tetapi juga membagikan nya dalam bentuk benda.Seperti yang diriwayatakan bahwa beliau memerintah untuk mengambil satu ember makanan lalu di aduk dan dibuat roti,kemudian didinginkan dengan minyak,selanjutnya beliau memanggil 30 orang dan mereka mengambil jatah makkan siang sampai mereka kenyang.Lalu beliau memasak untuk makan malam dan berkata,”cukup untuk seorang,dua ember setiap bulan.”Maka,beliau memberikan rakyat baik laki-laki dan perempuan dan budak,dua ember selama satu bulan.Begitu juga untuk anak-anak.Maka apabila sesesorang ingin mengundang sahabatnya,”Umar RA berkata,”Allah telah memotong jatah di embermu”Umar juga menetapkan 2 karung gandum dan cuka untuk satu orang muslimin. Selain itu Umar menerapkan beberapa peraturan sebagai berikut:13 1. Wilayah iraq yang di taklukan denagn kekuatan menjadi milik muslim dan pemilik ini tidak dapat di ganggu gugat,sedangakan bagian yang berada di bawah perjanjian dalai tetap dimiliki oleh pemilik sebelumnya dan

kepemilikan tersebut adalah di aliahkan. 2. Kharaj dibebankan pada semua tanah yang berada dibawah pada kategori pertama,meskipun pemilik tersebut kemudian memeluk islam dengan demikian tanah seperti itu tidak dapat dikonversikan menjadi tanah ushr. 3. Bekas pemilik tanah di beri hak kepemilikan,sepanjang mereka memberi yang kharaj dan jizyah. 4. Sisah tanah yang tidak di tempati atau di tanami( tanah mati) atau tanah yang di klame kembali(seperti basrah) bila di tanami oleh muslim di perlakukan ushr.

13

Adiwarman A .Karim (2001),Op Cit,h.49

8

5. Disawat,Kjarah di bebankan sebesar 1 dirham dan satu rafiz(satu ukuran lokal)gandum dan barlay(jenis gandum) dengan anggapan tanah tersebut dapat dilalui air.Harga yang lebih tinggi dikenakan kepada rabha(rempah atau cengkeh)dan perkebunan 6. DiMesir ,menurut sebuah perjanjian amar,dibebankan 2 dinnar bahkan 3 irdabb gandum,2 qist untuk setiap minyak,cuka dan madu dan rancangan ini telah disetujui khalifah. 7. Perjanjian Damaskus(Syriah)menetapkan pembayaran tunai,pembagian tanah dengan muslim.Beban perkepala 1 dinnar dan beban jarib(unit berat)yang di produksi perjarib (ukuran) tanah.

KEISTIMEWAAN PEREKONOMIAN DI MASA UMAR
Perekonomian dimasa Umar bin Khathtab berhubungan dengan sumbersumber syariah islam.Kedudukan perekonomian islam sama dengan hukum lainnya dalam syriah islam,yaitu bersumber dari Allah SAW.Syariah islam undang-undang agama yang bersumber dari wahyu illahi.Ini telah ditegaskan didalam al-quran,”Bukankah hukuman itu hanya milik Allah (Qs.Al An’aam(6):57) Dalam ayat yang lain,’dan barang siapa tidak mengguanakan hukum yang telad diturunkan Allah,maka mereka itu adlah orang-orang fasik.”(Qs.Al Maaidah(5):47). Umar mengelolah perekonomian dimasanya dengan hukuman Allah,beliau menerapkan kitabullah dan sunnah.Jika tidak di temukan dalam Al-Quran dan Sunnah,maka berpindalah pada pencarian dalil dari pendapat para sahabat dari kaum Muhajjirin dan Anshar.Jika mereka bersepakat dalam satu

masalah,maka di terapkan dalam Al-Quran.Umar hanya mengikuti dalam penerapannya,sesuai dengan sabda Nabi SAW,perbuatan dan ketentuannya. Rasulullah SAW apabila menyetujui atas apa yang muncul dari

sahabatnya berupa perkataan dan perbuatan,beliau tunjukkan dengan sikap diam beliau dan tidak menegur dan kadang kala beliau menyampaikan persetujuan dengan meresponinya.Maka perkataan dan perbuatan dengan

9

dasar penetapan (taqrir)ini di anggap seakan-akan semua itu berasal dari Rasulullah SAW.Misalnya Umar tidak menyepakati penerapan jizyah bagi kaum Majusi,kecuali jika telah meyakini bahwa Rasulullah SAW tidak mewajibkan kepada mereka.Begitu pula di masa Rasulullah,telah dikenakan kewajiban kepada bani Najran.Termasuk Ijtihad yang dilakukan Umar bin Khatab dalam persoalan-persoalan ekonomi,adalah penerapan kewajiban pajak Kharaj dan bea cukai perdagangan,langkah penggabungan harta rampasan atas harta salb Bara dan penghapusan bagian mu’allaf. Perekonomian di Masa Umar bin Khatab Mengikuti sistem musyawarah. Undang-undang islam,yaitu Al-Quran, mengandung ayat-ayat yang memerintahkan untuk bermusyawarah,seperti firman Allah SWT,”Dan

bermusyawaralah dengan mereka dalam urusan itu.Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad,maka bertakwalah kepada Allah.Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang dalam yang bertawakal dalam kepadaNya,”(Qs.’Aali”Imran(3):159)juga firmannya,’Dan

urusan mereka,mereka memusyawarahkannya di antara mereka.”(Qs.AsySyuuraa(42):39) Perkembangan Perekonomian di masa Umar Perekonomian di masa Umar berkembang pesat,yang mempunyai banyak bentuk dan melingkupi berbagai segi.Umar telah merekonstruksi pengaturan jizyah dengan cara membatasi bagiannya,dan membuatnya sesuai dengan tingkat kekayaan yang ada.Dalam zakat,beliau menghentikan pendistribusian bagian bagi orang yang baru masuk islam,karena negara islam telah kuat. Perkembangn ini karena adanya pergantian beberapa hal di masa lampau.Diantaranya adalah menyamakan pembagian untuk kaum muslimin.Ini bisa menciptakan keadilan.Demikian juga perubahann yang dilakukan dalam pembagian tanah dan ghanimah kepada pasukan tempur,dimana mereka menanaminya dengan sepengetahuan pemiliknya kemudian di kenakan Jizyah bagi pemilik asal tanah tersebut.Semuan itu adalah motivasi dari Umar.
10

Selain itu juga restrukrisasi sumber-sumber dan sistem baru yang belum pernah terajdi dalam perekonomian islam sebelumnya.Beliau menetapkan pajak baru bagi para pedagang dari negara perang dan kaum kafir dzimmi ketika mereka melewati negara islam .Beliau juga membentuk dewan-dewan Baitul Mal dan meletakkan sistem yang mampu merancang pergerakan

perekonomian,baik produksi maupun distribusi.Semua itu menjadikan berkembanganya perekonomian negara. Diantara faktor perkembangan ekonomi umar adalah ijtihad Umar dimana belaiu bersandar pada kitabullah.Kalau beliau menemukan hukum

didalamnya,maka beliau memutuskan hukuman.Kalau tidak ada,maka beliau besandar pada sunnah.Kalau tidak menemukan hukuman didalamnya,beliau meminta pendapat para ahli-seperti yang telah kami jelaskan sebelumsebelumnya-lalu melakukan ijtihad.Dalam menjalankan

pemerintahannya,Umar sangat tanggap terhadap keadaan,terutama bila ada problematika baru yang tidak di jelaskan dalam nash.14 Masa Umar adalah masa kemenangan,kemenangan itu telah memgibarkan bendera kebesaran.Kemudian di ikuti oleh kemenangan-kemanangan yang baru. Perekonomian Umar adalah Perekonomian sosial.15 Beberapa pakar mencoba memaknai kata kanan,tengah,kiri untuk mengolongkan sahabat Rasulullah SAW termasuk umar ,Mereka menggangap bahwa salah satu dari mereka sebagai gambaran dari kiri islam yang dimaksudkan dengan ungkapan kiri adalah aliran yang menghapus kezhaliman (tirani) dan memberikan persamaan antara kelompok masyarakat.Mereka mengatakan bahwa perjuangan yang dilalui umar tidak ringan,namun beliau sebagai pribadi perlu memilih dengan tegas apakah beliau menjadi sosok kanan atau kiri.Menurut mereka Umar telah memilih dengan total untuk
14 15

Dr.Muhammad Albaltaji,Manhaj Umar bin khatab fi At-Tasyri’,hal 433. Muhammad husein haikal,Al faruq umar,hal 182.

11

berorientasi ke arah kiri.Selanjutnya,menjadi pemimpin dan tokoh di kelompok kiri ini.16 Allah SWT berfirman,’sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu adalah orang yang paling bertakwa,”(Qs.Al Hujuraat (49):13)Rasul Bersabda,”Manusia itu derajatnya sama,seperti halnya serambut sisir yang lurus,tidak membedakan yang berwarna merah atau hitam dan tidak pula dilihat orang arab atau non arab,’ Dari segi perekonomian, Umar telah mendpatakan kebijakan ini.Maka perekonomian yang ada tidaklah kanan kiri,akan tetapi cukup sebagai perekonomian islam yang di arahkan dan di setir oleh prinsip dasar keislaman.Adapun devisa negara di masa umar,beliau telah menerapkan beberapa ketetapan perekonomian,terutama dalam kewajiban pembayaran

pajak tanah.Beliau tidak membagikan kepada para pasukan tempur seperti yang mereka inginkan,beliau juga mengatur Jizyah serta pendapatan kewajiban bea cukai.Saat itu,beliau menolak permintaan para pasukan untuk membagikan tanah di antara mereka dan menerapkan kewajiban pajak atas tanah-tanah tersebut.Tujuan adalah keselamatan umum negara islam. Hal ini juga berdasarkan dalil bahwa harta fai’itu hanya untuk kaum muslimin dan tidak hanya untuk kaum fakir atau kaum kaya.Demikian juga halnya ketika umar mengeluarkan keputusan yang berkenaan dengan anggaran dana misalnya keputusan mengenai penghentian bagian harta zakat kepada orang mu’allaf yang terpikat hatinya dengan islam.Selain itu juga ketetapan dalam pembedaan bagian yang diberikan,pengalokasian dana bagi fasilitas umum seperti pembangunan teluk Amirul Mukminin dan perluasan Masjid Nabawi.

16

Umar Nazhariyah Asriyah jadidah,ditulis oleh beberapa penulis,hal 599.

12

Penilaian Rasulllah SAW tentang masa Umar Rasulullah telah menggambarkan kejeniusan umar dalam mengatur

negara dan juga memberikan berita tentang kecermerlangan situsi dimasanya.Dari Az-Zuhri beliau berkata,17 ilmu Musaib memberikan kabar kepadaku bahwa ia telah mendengar Abu hurairah RA mengatakan telah mendengar Rasulullah SAW bersabda,”Pada saat aku tidur,akau bermimpi melihat diriku ada di atas sumur galian dan d atas sana ada ember.lalu akau menciduk air dalam jumlah

banyak.Masa Allah ....kemudian Ibnu Abi Kuhafah(Abu Bakar) mengambil ember itu dan menimba satua atau dua ember dari air sumur itu.ia menimba dengan pelan.Allah memberinya ampunan atas kelemahan yand ada pada dirinya,lalu berubahlah ember itu menjadi besar.Kemudian Umar memakainya,maka aku tidak melihat kelihaian seperti onta,’Umar lihainya umar menimba air,sehingga orang-orang yang telah disiapkan untuk minum ternak

tinggal mengambil air persediaan

meninggal dunia pada waktu subuh.Umar salat subuh bersama-

sama kaum muslimin,abu Lulu Fairus Al-farisi,seorang yang beragama Majusi pembantu Al-mughirah bin syubah menikamnya dari belakang dengan sebilah pisau beracun.Tiga hari sesudah itu,bulan hijriah 23 hijriah,Umar meninggal dunia dalam usia 63 tahun. Jabatannya sebagai khalifah di pegangnya selama 10 tahun 6 bulan,5 hari. Jasatnya di kubur di samping Rasullullah saw.

I.

Usman bin Affan (47 SH-35 H/577-656 M) Usman bin Affan atau usman bin Affan bin Abi Al-As bin Umayyah bin

Umawi Al-Qurasyi,di panggil Abu Abdullah,dan bergelar Zu Al-nurain (pemilik dua cahaya),karena mengawini dua putri Rasulullah saw; Ruqayah dan saudaranya,Ummu Kulsum usman bin affan lahir di mekkah. Usman termasuk dalam keluarga besar Ummayyah dari suku Quraisy,dan silsilah pertaliannya dengan Rasulullahialah pada generasi kelima.Dalam peranan politiknya,bani
17

Shahih Bukhari,juz.6,hal.66 terbitan majlis A’la lisy-syu’un Al Islamiyah

13

Ummayyah berada di bawah bani hasim,dan mereka pernah di percaya menjaga bendera nasional Quraisy sebelum datangnya Islam.18 Pada ke 6 tahun kepemimpinannya,Balkh,kabul,ghazni kerman dan sistem ditaklukannya.Untuk menata pendapatan baru,kebijakan Umar di ikuti .Tidak lama islam mengakui empat kontak dagang setelah negara-negara tersebut di taklukan,kemudian tindakan efektif diterpkan dalam rangka pengembangan

sumber daya alam.Aliran air dibagi,jalan dibangun,pohon-pohon,buah-buah, ditanam dan keamanan perdagangan diberikan dengan cara pembentukan organisasi kepolisian tetap.Dimesir ketika angkatan laut Byzantium memasuki mesir,kaum muslim diawal perintah Usman mampu mengerahkan dua ratus kapal dan memenangkan peperangan laut yang hebat.Demikian,kaum muslimin membangun supremasi kelautan diwilayah Mediterania.Laodecia dan wilayah semenanjung Syria,Tripoli dan barka di afrika utara menjadi pelabuahn pertama di negara islam.Sementara itu biaya pemeliharaan angaktak laut sangat tinggi dan semuanyamenjadi bagian beban pertnahan di periode ini.19 Khalifah usman tidak mengambil upah dari kantornya.Hal,ini

menimbulkan kesalahpahaman antara Khalifah dan Abdul bin Arqam,salah seorang sahabat nabi yang terkemuka yang berwenang melaksanakan kegiatan Baitul mal pusat.Hal ini tidak hanya membuatnya menolak untuk menerima upah dan pekerjaannya sebagai pelayan atau muslim untuk kepentingan Allah,tetapi juga menolak hadir dalam pertemuan publik yang dihadiri khalifah.Pada perkembangn berikutnya keadaan ini bertambah rumit bersamaan dengan munculnya pernyataan –pernyataan yang menimbulkan kontriversi mengenali pengeluran uang baitul mal dengan tidak hati-hati,sedangkan itu pendapatan pribadi.

18 19

Adiwarman A karim (2001),op.cit.h.40,45 Adiwarrman Mustofa al Marghi (200),op.cit.h.42

14

Dilaporkan bahwa untuk

mengamankan dari gangguan dan masalah

dalam pemeriksaan kekayaan yang tidak jelas oleh bebrapa pengumpul yang nakal,Usman mendelegasikan kepada para pemilik utnuk menafasirkan

kepemilikannya sendiri.Dalam hubungannya dengan zakat dalam sambutan Ramadhan biasanya is mengingatkan: “Lihatlah bulan pembayaran zakat telah tiba.barang siapa memiliki properti dan utang biarkan ia untuk mengurangi dari apa yang dia utang dan bayar zakat untuk properti tersisa”. Dia juga mengurangi zakat dari pensiun.Tabri juga menyebutkan ketika khalifah Usman menaiki pensiun sebesar seratus dirham tetapi tidak ada rinciannya.Dia menambahkan santunan dengan pakaian.Selain itu ia

memperkenalkan kebiasaaan membagikan makanan di masjid untuk orang-orang menderita,pengembara dan orang miskin. Untuk meningkatkan pengeluran pertahanan kelautan dan pembangunan diwilayah taklukan baru di butuhkan beberpa perubaha administrasi tingkat atas dan mengganti gubernur Mesir,Basra,dan lain-lain digantikan dengan orang-

orang baru.Ada dialog yang sangat terkenal dalam sejarah Usman dan Amr berkaitan dengan strukturisasi ini. Lahan luas yang dimiliki keluarga kerajaan persia di ambil alih oleh umar tetapi ia menyimpannya sebagai lahan negra yang tidak di bagi-bagi.Sementara itu Usman membaginya kepada individu-individu untuk reklamasi dan untuk kontribusi sebagai yang yang di proses kepada Baitul Mal.Dilaporkan bahwa ini meningkat menjadi lima puluh

lahan ini pada masa umar penerimaan

juta.Pada periode selanjutnya dia juga mengizinkan menukar lahan tersebut dengan lahan yanga ada di hijaz dan yaman,sementara kebijakan umar tidak demikian.20

20

Adiwarman A Karim (2001),op,cip.h.58

15

Dalam pemerintahan Usman Kompisisi kelas sosial didalam masyarakat berubah demaikian cepat sehingga semakin sulit menengahi berbagai kepentingan yang ada.Bukan tugas yang yang mudah untuk menangani orang badui yang pada dasarnya mencintai kebebasan pribadi dan tidak mengenal otoritas pemerintahan yang dominan.Dan tidak mudah pula mengakomodasi orang yang cepat kaya karena adanya peluang yang baru menyusul di taklukan propinsi-propinsi baru. Akhir hayatnya akhiri pada saat berbagai utusan datang menemui usman agar memecat para gubernur yang notabene adalah kerabatnya sendiri,dan usman menolak.Kemudian mereka mengepung rumah usman dan menuntut

pengunduran diri,Usman juga menolak.Pengepungan terus berjalan sampai berapa hari dan sebagian dari mereka memaksa masuk dan kemudian

membunuhnya.Jenazahnya di makamkan di Baqi pada waktu malam hari.

II.

Ali bin Abi Thalib (23 SH-40H/600-661M) Ali bin Abi Thalib dilahirkan pada tahun gajah ke 13,Ali adalah

keponakan rasulullah yang di percayai menjaga temapt suci Ka’bah.ali menikah dengan putri Rasulullah Fatimah Azzhara dan di karunia dua putra,Ali di takdirkan menjalankan kemudi pemerintahan melalui masa paling kritis berupa pertempuran antar kelompok. Ali sangat sederhana ia secara sukarela menarik dirinya dari daftar

penerima bantuan baitul mal,ia sangata ketat dalam menjalankan keuangan negara,suatu hari saudaranya meminta bantuan uang,tetapi ia menolaknya karena itu sama halnya dengan mencuri uang milik masyarakat.Pada saat pemerintahan dipegang Khalifat umar,ali tidak hadir,tetapi ia menyepakati peraturan yang yang telah disepakati dengan daerah yang di taklukan,dan menyepakati untuk tidak mendistribusikan seluruh pendapatan Baitul mal,tetapi menyimpan semua pendapatan sebagai cadangan ,dan semua itu berlawanan dengan pendpat Ali.dan waktu ia menjabat sebagai khalifah ia mendistribusikan seluruh pendapatan

16

provinsi yang ada di Baitul Mal,ali ingin mendistribusikan sawad namun ia harus menahan diri karena takut akan menjadikan perselisihan. Kurang lebih alokasi pengeluaran juga masih sama pada saat

kepemimpinan Umar,Pengeluran untuk angkatan laut juga di tambah jumlahnya pada masa kepemimpinan Usman hampir dihilangkan,Dalam suratnya yang ditujukan kepada Malik Ashter menunjukan ali memiliki konsep yang jelas tentang pemerintahan,administrasi,dan masalahnya yang berkaitan

dengannya,surat ini mendeskripsikan tugas,kewajiban dan tanggung jawab penguasa,menyusun prioritas dalam menaklukan dispensasi dalm keadilan,kontrol atas pejabat tinggi dan stafnya,Ali bin Abi Tahlib meninggal dunia akibat tebasan pedang Ibnu Mljam,jenazahnya di mandikan kedua putanya dan kemudian di makamkan di Kufah,Ali meniggal di usia yang ke 63 tahun setelah memerintah 5 tahun 3 bulan,

PERKEMBANGAN EKONOMI DIPASCA KHULAFAURRASYIDDIN
Pendapatan pemerintahan. Pada masa Khulafaurrasyidin masin menggunakan system pajak yang di kenal di kharaj,pajak ini di kenakan pada tanah dan barang-barang tersebut hak milik mereka sesuai dengan ketentuan kaidah islam yang menghormati hak milik pribadi,Dimasa dinasti Umayah,Khalifah umar memberlakukan peraturan yang mengatakan bahwa lahan pertanian adalah hak milik negara secara simbolis,lahan pertanian pada masa ini berubah menjadi milik negara,buakn milik islam

lagi,negara pun berhak sepenuhnya atas tanah.Pajak lahan pertanian di bayar dalam bentuk uang sementara pajak dalam bentuk barang dibayar dalam bentuk barang-barang yang di hasilkan.penarikan pajak ini di berlakukan oleh para

pegawai negeri yang bertugas pada bidang ini,besar pajaknya di tentukan pada kesuburan tanah dan luas bumi,Pada masa Dinasti Abbasiyah diperbolehkan

dengan cara yang mudah dan memperlancar pembayaran pajak,yakni pajak ini boleh di bayar oleh seorang penjamin dan pembayar panjar dan sistem ini disebut
17

dengan sistem Dhaman,dan sebelum islam pajak model ini di berlakukan oelh orang Byzantium terhadap pemeluk agama lain. Jizyah hanya di kenakan oleh kaum laki-laki dewasa dari kalangan pemeluk agama lain.Lagi pula jizyah ini bisa berubah-ubah sesuai dengan keadaan yang di kenakan pajak,misalnya pemeluk agama non islam yang kemudian

memeluk islam secra langsung di bebaskan oleh pajak tersebut,jika semakin banyak orayng yang beragama islam maka jizyah tidak kan dapat di berlakukan lagi dan ini di kenal dengan istilah al-jawali. Disini perlu dikemukan pula dalam kaitannya dengan pengelolahan pendapatan pemerintahan islam,namun prinsip yang berkembang pada waktu itu pendapatan negara tidak dikumpulkan dikas negara tetapi setiap pendapatan

dikhususkan untuk biayai kegiatan tertentu dan bila ada sisa ini yang dikumpulkan dikas negara sebagai dana cadangan.Meskipun perhatian dinasti islam pada zaman pertengahan lebih terarah pada pembiayan angkatan bersenjata dan tempat ibadah sesuai dengan zaman itu,dan banyak mengeluarkan proyek umum. Mata Uang Pada mulanya mata uang yang di pakai bukan berasal dari kawasan islam,sebab ketika kaum muslim baru melebarkan sayapnya mereka belum lagi mengenal industri mata uang. banyak anggaran untuk

18

DAFTAR PUSTAKA

Muhammad Jafri,Sayid Husain.2001.Moral politik Islam dalam prospektif Ali bin abi Thalib.Jakarta:pustaka Intermasa

Muhammad,Quth Ibrahim.2002.kebijakan Ekonomi Umar bin khatab pustaka Azzam

Muhammad.2002.Etika bisnis Islam.Yogyakarta:Perusahaan YKPN

Sudarsono,Heri.2007.Konsep Ekonomi Islam.Yogyakarta:Ekonisia

19

C.PENUTUP

KESIMPULAN

Jadi perekomonian pada massa khulafaurrasidin yang di laksanakan dan di lakukan oleh Abu Bakar Siddiq,Umar bin Khattab,Ali bin Abi thalib,Usman bin Affan,(sahabat nabi Muhammad SAW) perekonomiannya sangat pesat dan sangat maju karena pada saat itu sahabat nabi berperilaku jujur dan sopan dan menggunakan sistem syariah (bagi hasil) yang sangat menguntungkan bagi rakyat pada saat itu.

20

MAKALAH SEJARAH PERKEMBANGAN EKONOMI ISLAM PEREKONOMIAN DI MASA KHULAFAURRASHIDIN

Disusun oleh: 1. Twin Fitersyah 2. Yossi Meri Garlendsia Jurusan Syariah/Prodi Ekonomi Islam

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI
(STAIN) BENGKULU JALAN RADEN PATAH PAGAR DEWA BENGKULU TELP.0736-51276,Fax. 0736-51172

21

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->