Pengertian Hambatan, Arus, Tegangan dan Bunyi Hukum Ohm

20 08 2008

1. Arus Arus listrik adalah banyaknya muatan listrik yang mengalir tiap satuan waktu. Muatan listrik bisa mengalir melalui kabel atau penghantar listrik lainnya. I = Q/T Pada zaman dulu, Arus konvensional didefinisikan sebagai aliran muatan positif, sekalipun kita sekarang tahu bahwa arus listrik itu dihasilkan dari aliran elektron yang bermuatan negatif ke arah yang sebaliknya. Satuan SI untuk arus listrik adalah ampere (A). 2. Hambatan Hambatan listrik adalah perbandingan antara tegangan listrik dari suatu komponen elektronik (misalnya resistor) dengan arus listrik yang melewatinya. Hambatan listrik dapat dirumuskan sebagai berikut:a R = V/I atau di mana V adalah tegangan dan I adalah arus. Satuan SI untuk Hambatan adalah Ohm (R). 3. Tegangan Tegangan listrik (kadang disebut sebagai Voltase) adalah perbedaan potensi listrik antara dua titik dalam rangkaian listrik, dinyatakan dalam satuan volt. Besaran ini mengukur energi potensial sebuah medan listrik untuk menyebabkan aliran listrik dalam sebuah konduktor listrik. Tergantung pada perbedaan potensi listrik satu tegangan listrik dapat dikatakan sebagai ekstra rendah, rendah, tinggi atau ekstra tinggi. V= I .R Satuan SI untuk Tegangan adalah volt (V). 4. Hukum OHm Pada dasarnya sebuah rangkaian listrik terjadi ketika sebuah penghantar mampu dialiri electron bebas secara terus menerus. Aliran yang terus-menerus ini yang disebut dengan arus, dan sering juga disebut dengan aliran, sama halnya dengan air yang mengalir pada sebuah pipa.

kita harus mengetahui bagaimana mengukur sebuah satuan yang kita ketahui sebagai energi potensial.250. Gerak berlawanan ini yang biasanya disebut dengan hambatan. Besarnya arus didalam rangkaian adalah jumlah dari energi yang ada untuk mendorong electron. Ampere. besarnya energi listrik yang bergerak melewati conductor (penghantar). atau bergerak berlawanan. atau menjatuhkan sesuatu dengan jarak 1 kaki menggunakan parallel pulling dengan ¾ pound. Simbol matematika dari setiap satuan sebagai berikut “R” untuk resistance (Hambatan). dimana ini adalah besarnya energi yang setara dengan electron pada keadaan tidak stabil. Standard yang digunakan pada persamaan tersebut adalah arus listrik. Symbolnya ditandai dengan Q dengan satuan couloumb. Masukkan ini dalam suatu persamaan. Tegangan adalah sebenarnya nilai dari potensial energi antara dua titik. Maka kesimplannya. Untuk menemukan arti dari ketetapan dari persamaan dalam rangkaian ini.000. Symbol yang digunakan adalah standar alphabet yang digunakan pada persamaan aljabar. Simbol V dan E dapat dipertukarkan untuk beberapa hal. isi. dan ohm dari orang german Georg Simon ohm. Dalam hal ini. Tanpa kedua titik tersebut istilah dari tegangan tersebut tidak ada artinya. Elektron bebas cenderung bergerak melewati konduktor dengan beberapa derajat pergesekan. volt dari seorang Italia Alessandro Volta. 1 volt sama dengan 1 joule energi .dan hambatan. standard symbol yang lain dari tegangan adalah E atau Electromotive force. Setiap unit ukuran ini dinamakan berdasarkan nama penemu listrik. yang sering dibahas mengenai satuan couloumb. Sama halnya dengan tegangan hambatan ada jumlah relative antara dua titik. V untuk voltage (tegangan). dan juga jumlah dari hambatan dalam sebuah rangkaian untuk menghambat lajunya arus. Satu couloumb setara dengan 6. Standar ini digunakan pada disiplin ilmu fisika dan teknik. maka kita akan ditujukan pada berapa besar energi potensial yang ada untuk menggerakkan electron pada titik satu dengan titik yang lainnya. sama halnya dengan I joule energi yang digunakan untuk mengangkat berat ¾ pound setinggi 1 kaki dari tanah.000.Tenaga (the force) yang mendorong electron agar bisa mengalir dalam sebauh rangkaian dinamakan tegangan. Ini yang menyebabkan electron mengalir. Sebelum kita mendefinisikan apa itu volt. dan dikenali secara internasional. banyaknya tegangan dan hambatan sering digunakan untuk menyatakan antara atau melewati titik pada suatu titik. Amp dari orang perancis Andre M. walaupun beberapa tulisan menggunakan E untuk menandakan sebuah tegangan yang mengalir pada sebuah sumber ( seperti baterai dan generator) dan V bersifat lebih umum.000. Pada kasus ini.000. dan I untuk intensity (arus). Salah satu dasar dalam perhitungan elektro. panjang dan bentuk lain dari persamaan fisika. electron. tegangan .000. Ketika kita berbicara mengenai jumlah tegangan pada sebuah rangkaian. ini sama halnya dengan kurang dari ¾ pound dari gaya yang dikeluarkan sejauh 1 foot. satu ampere sama dengan 1 couloumb dari electron melewati satu titik pada satu detik. Satuan energi secara umum adalah joule dimana sama dengan besarnya work (usaha) yang ditimbulkan dari gaya sebesar 1 newton yang digunakan untuk bergerak sejauh 1 meter (dalam satu arah). Dalam british unit. kita perlu menentukan sebuah nilai layaknya kita menentukan nilai masa.

dan hambatan yang saling berhubungan. dan arus yang mengalir pada lampu tersebut adalah 10 ampere. I = E/R .potensial per 1 couloumb. arus. I atau P = I2 . Satuan dan symbol dari satuan elektro ini menjadi sangat penting diketahui ketika kita mengeksplorasi hubungan antara mereka dalam sebuah rangkaian. Yang pertama dan mungkin yang sangat penting hubungan antara tegangan. hitunglah? JAWAB : dik : V = 220 Volt I = 10 Amper Dit : hambatan……………. ohm menemukan sebuah persamaan yang simple. menjelaskan bagaimana hubungan antara tegangan. Maka 9 volt baterai akan melepaskan energi sebesar 9 joule dalam setiap couloum dari electron yang bergerak pada sebuah rangkian. R = E/I Besarnya daya pada suatu rangkaian dapat di hitung dengan : P = V . arus dan hambatan ini disebut hokum ohm. dan diberi symbol I • Hambatan dinyatakan dengan ohms diberi symbol R • Hukum Ohm: E = IR .? JAWAB R = V/R . Ditemukan oleh Georg Simon Ohm dan dipublikasikannya pada sebuah paper pada tahun 1827. • Arus dinyatakan dengan amps. Prinsip ohm ini adalah besarnya arus listrik yang mengalir melalui sebuah penghantar metal pada rangkaian. The Galvanic Circuit Investigated Mathematically. R atau P = V2/ R Dimana : P : daya. dalam satuan watt V : tegangan dalam satuan volt I : arus dalam satuan ampere Contoh Soal Latihan: Sebuah bangunan rumah tangga memakai lampu dengan tegangan pada instalansi lampu rumah tangga tersebut adalah 220 Volt. HUKUM OHM E=IR I=E/R R=I/E Kesimpulan : • Tegangan dinyatakan dengan nilai volts disimbolkan dengan E atau V. berapakah hambatan pada lampu tersebut.

hitunglah daya yang di serap lampu tersebut ? JAWAB : dik : V = 220 Volt I = 2 Amper Dit : Daya……………. setelah di ukur dengan amper meter arusnya adalah 2 ampere.R = 220/10 = 22 ohm Jadi hambatan yang mengalir adalah 22 ohm Contoh Soal Latihan: Didalam suatu rumah tinggal.I P = 220. 2 = 440 Watt Dioalah dari berbagai sumber .? JAWAB P = V. terpasang sebuah lampu dengan tegangan 220 Volt.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful