P. 1
Pembelajaran Matematika SD MODUL 4 DST

Pembelajaran Matematika SD MODUL 4 DST

|Views: 1,439|Likes:
Published by Masrukhi Hery

More info:

Published by: Masrukhi Hery on May 12, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/04/2013

pdf

text

original

.

PEMBELAJARAN

MATEMATIKA SD
BUKU MATERI POKOK PDGK 4406/3 SKS/MODUL 4 – 5

UNIVERSITAS TERBUKA

. dimana p dan q q adalah bilangan bulat dan q≠ 0 Bilangan pecahan adalah lambang yang memuat bilangan pasangan bilangan bulat p p dan q dan ditulis .p q modul 4 Bilangan Rasional dan desimal  A. Bilangan rasonal adalah bilangan yang dapat p dinyatakan dalambentuk. dan q terpenuhi nilai hubungan “ p:q = x . dengan q≠ 0.

p > r q s q s .  Jika p r q = s . q s p < r . berlaku jika ps = qr p lambang q disebut bilangan pecahan sederhana jika FPB dari p dan q sama dengan 1  Sebarang bilangan rasional berlaku sifat trikotomi: p =r .

solusi manipulasi bilangan dengan benda kongkrit. Siswa kurang memahami perkalian bilangan asli dengan bilangan pecahan.24) . kertas. dimulai dari bilangan . (hal 4.¼ .½ . ¾ dst.KB.2 Kesulitan belajar dan pembelajaran bilangan Rasional   Siswa kurang tahu makna bilangan pecahan. karton dsb.

   Memahami bilangan pecahan yang senilai Membandingkan niali dua atau lebih bilangan pecahan Siswa kesulitan mencari hasil bagi bilangan pecahan.31) . (hal 4.

3. Bilangan desimal yang berulang dan tidak ber akhir disebut bilangan rasional Bilangan desimal yang tidak ber ulang dan tidak ber akhir disebut bilangan irrasional. Perluasan nilai tempat Desimal      Bilanga Desimal ada yang desimalnya ber ulang.Kb. Mengubah pecahan desimal kedalam pecahan biasa lihat (hal 4.57) Pembulatan bilangan pecahan dilakukan berdasarka pendekatan yang diinginkan. hal 4. dan ada yang tidak ber ulang.59 .

( pecahan biasa ubah dalam desimal. kemudian bagi dengan seratus) = … % Rasio/perbandingan . Mengubah bentuk pecahan dalam bentuk persen. atau juga  b d . u  n 1 Proporsi : pernyataan tentang persamaan dua rasio perbandingan yang berbeda : misalnya a bc a c : b = c : d. Dalam barisan geometri ada rasio. yang dicari dengan un  . hanya jika ad = .

Bidang . Garis 3. Titik 2.Modul.5 Bangun Ruang  Bidang Banyak dan Bangun Ruang. Unsur-unsur Ruang : 1.

hal.16 . 4. Bidang banyak beraturan. 2.10 Bangun ruang Prisma : bidang banyak yang dibatasi oleh dua bidang yang // dan beberapa bidang lain yang berpotongan menurut garis-garis //. 3. Bidang banyak (Polihedron) daerah segi banyak . 5.Bidang Banyak 1. apersepsi bangun datar. halman 5.

Prisma yang alasnya berbentuk jajaran genjang disebut paralel epipedum Prisma segi empat Prisma Umum Paralel epipedia Miring Tegak Miring Tegak Balok Kubus .

Bidang Empat : limas segitiga . Limas atau Piramid (Pyramid)  Limas adalah bangun ruang yang dibatasi oleh ssebuah segi banyak dan segitiga-segitiga yang mempunyai titik puncak pesekutuan diluar segi banyak tersebut.dan segibanyak itu merupakan alas segitiga-segitiga. .Tabung/ silinder . .Kerucut : Tempat kedudukan garis-garis yang melalui sebuah titik tetap dan memotong sebuah lingkaran.

Jaring.jaring Bangun Ruang Pelajari sendiri Tugas Merangkum Modul 6 dan 7 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->