P. 1
Seleksi Klonal

Seleksi Klonal

|Views: 365|Likes:
Published by -

More info:

Published by: - on May 12, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/01/2014

pdf

text

original

SELEKSI KLONAL

Mata kuliah Rekayasa Tanaman III

Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

NANGKA

RAMBUTAN MANGGA

PISANG

MANGGIS

DURIAN

SALAK

SUKUN

SAWO

DUKU

KESEMEK

Center of Origin buah2an tersebut dari Indonesia

Pelepasan Kultivar Tanaman Buah (Sampai Dengan 1993-2005)

Pemerolehan kultivar unggul baru tanaman membiak vegetatif relatif rendah Percepatan pemerolehannya juga rendah

0,25 2,33

0,58 0,25 0,16 0,83 0,50 0,08 0,33

Manggis & Kesemek

?

PENDAHULUAN (1)
Tipe perbanyakan tanaman :

Generatif : Regenerasi tanaman dilakukan melalui bagian generatif tanaman – melalui biji Vegetatif : Regenerasi tanaman dilakukan melalui bagian vegetatif tanaman – seperti stek, cangkok, okulasi

Apa konsekuensi dari perbanyakan vegetatif..?

Konstitusi genetik turunan identik dengan tetuanya

PENDAHULUAN (2)
Penyebab perbanyakan vegetatif tanaman :
1. 2.

3.
4. 5.

6.
7. 8.

Sterilitas tinggi - Kegagalan pembentukan fruit set Tingkat ploidi tinggi - Gangguan pada proses meiosis Heterosigositas tinggi - Segregasi sangat kompleks Apomiksis - Konstitusi genetik turunan identik Viabilitas benih rendah - Ketersediaan benih rendah Kultur teknis tidak sesuai - Kegagalan pertumbuhan Klimat tidak sesuai - Kegagalan pertumbuhan Umur tanaman panjang - Efisiensi rendah

KLON (1)
Pengertian klon :
• Keturunan dari satu tanaman tunggal atau sekelompok tanaman hasil perbanyakan vegetatif • Perbanyakan klonal ditempuh bila terdapat masalah dalam pembentukan biji • Suatu klon biasanya diperbanyak kembali secara vegetatif

Bagaimana konstitusi genetik hasil perbanyakan klonal..? Konstitusi genetik turunan identik dengan tetuanya

KLON (2)
Karakteristik klon :
• • • •
Apa yang terjadi jika tanaman Susunan genetik identik membiak Konstitusi genetik heterosigos vegetatif Diperbanyak secara vegetatif diperbanyak Bersifat stabil terus-menerus secara vegetatif..?

1. Tidak terjadi proses segregasi 2. Tidak ada perubahan konstitusi genetik 3. Tidak ada peningkatan variabilitas genetik

KLON (3)

SELEKSI (1) Bagaimana prosedur pemuliaan tanaman.. ?

Prosedur : 1. Pemilihan tetua 2. Peningkatan variabilitas genetik Adakah masalah 3. Seleksi pada generasi bersegregasi apabila 4. Pengujian daya hasil diterapkan 5. Pengujian multilokasi pada tanaman 6. Pelepasan kultivar unggul membiak vegetatif..?

SELEKSI (2) Permasalahannya :
1. Ketersediaan tetua terbatas Perbanyakan vegetatif menyebabkan konstitusi genetik tanaman menjadi seragam 2. Tidak dijumpai proses segregasi Tidak ada peningkatan variabilitas genetik dari setiap generasi perbanyakan vegetatif

!

3. Umur/ siklus pertumbuhan panjang Pemerolehan kultivar unggul tanaman membiak vegetatif relatif rendah

SELEKSI (3)

Apakah prosedur seleksi untuk tanaman yang diperbanyak secara vegetatif sama dengan prosedur seleksi tanaman yang diperbanyak secara generatif..? Dimana letak perbedaannya..?

SELEKSI (4)

Pada tanaman membiak vegetatif, tahapan tersebut tidak menyebabkan terjadinya peningkatan variabilitas genetik PERLU MODIFIKASI

SELEKSI (5)

Pada tanaman membiak vegetatif, tahapan tersebut tidak menyebabkan terjadinya peningkatan variabilitas genetik PERLU MODIFIKASI

SELEKSI KLONAL (1)
Karakteristik Seleksi Klonal :

• Seleksi meniadakan pengaruh segregasi gen • Seleksi tidak meningkatkan variabilitas genetik • Seleksi klonal bekerja pada variabilitas genetik yang telah terbentuk • Kemajuan seleksi sangat dipengaruhi oleh kondisi variabilitas genetik populasi yang ada • Seleksi klonal dapat langsung menghasilkan klon; dapat langsung diperbanyak/ dilepas

SELEKSI KLONAL (2)
Penekanan Seleksi Klonal :

• Konstitusi genetik tetua harus mampu memberikan variabilitas genetik yang luas pada keturunannya • Pemanfaatan sifat klonal dalam seleksi • Kemudahan menduga ekspresi genetik yang ditampilkan • Penyingkatan siklus seleksi Bagaimana prosedur seleksi klonal untuk tanaman membiak vegetatif..?

SELEKSI KLONAL (3)

Seleksi klonal untuk populasi alam

Seleksi klonal untuk populasi hasil hibridisasi

SELEKSI KLONAL (4)
Mengapa prosedur seleksi tersebut menyertakan tahapan proses segregasi..? Prosedur seleksi untuk tanaman yang tidak terkendala pada umur tanaman
Seleksi klonal untuk populasi hasil hibridisasi disertai tahapan segregasi

SELEKSI KLONAL (5)
Penerapan Seleksi Klonal Tergantung Pada : • • • • • • Genotipe tanaman Latar belakang genetik tanaman Umur tanaman (Semusim/ Tahunan) Permasalahan spesifik tanaman Ekstensivikasi lingkungan adaptasi klon Kemampuan regenerasi seksual

SELEKSI KLONAL (6)
Prinsip-prinsip penerapan Seleksi Klonal :
1.

Tanaman membiak vegetatif umumnya berada pada kondisi heterosigos. Oleh karena itu, persilangan sendiri yang meningkatkan homosigositas harus dihindari; Segregasi gen tidak dijumpai pada tanaman membiak vegetatif. Oleh karena itu, seleksi pada F1 berpeluang diperolehnya klon-klon unggul baru;

2.

SELEKSI KLONAL (7)
3. Klonal diperbanyak secara vegetatif. Oleh

karena itu, pada seleksi klonal tidak ada segregasi gen;
4. Keturunan klonal memiliki konstitusi genetik

yang identik. Oleh karena itu, seleksi terhadap genotipe-genotipe pada klon yang sama tidak efektif, kecuali klon-klon tersebut dikembangkan melalui induksi mutasi;

SELEKSI KLONAL (8)
5. Keturunan klonal memiliki konstitusi genetik

yang identik. Oleh karena itu, pengujian klon-klon didasarkan pada pertanaman tunggal; 6. Tanaman membiak vegetatif memiliki metode perbanyakan vegetatif yang bervariasi. Oleh karena itu, waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan satu siklus seleksi klonal tergantung juga kepada metode perbanyakannya;

SELEKSI KLONAL (9)
7. Setiap tanaman membiak vegetatif memiliki

kemampuan beregenerasi vegetatif yang bervariasi. Oleh karena itu, jumlah tanaman dalam tahap kegiatan seleksi klonal tergantung kepada genotipe tanamannya; 8. Umur tanaman, jumlah karakter, dan ekstensivitas penggunaan klon-klon sangat beragam. Oleh karena itu, jumlah generasi seleksi klonal juga sangat bervariasi.

SELEKSI KLONAL (1)
Contoh kasus pada tanaman tebu :
     

Sifat regenerasi : menyerbuk silang Konstitusi genetik : heterosigos Siklus hidup/ umur tanaman : singkat/ 9 bulan Variabilitas genetik : luas Lingkungan adaptasi : relatif sempit/ terbatas Sifat perbanyakan vegetatif : batang/ terbatas

SELEKSI KLONAL (2)
Contoh kasus pada tanaman tebu :

SELEKSI KLONAL (3)
Contoh kasus pada tanaman tebu :

Bagaimana prosedur seleksi klonal untuk tanaman membiak vegetatif yang lain..?

Semoga materi SELEKSI KLONAL dapat bermanfaat

Semoga dapat “menelorkan” para pemulia baru yang menghasilkan kultivar unggul tanaman membiak vegetatif

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->