P. 1
Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam

Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam

|Views: 373|Likes:
Published by twin fitersya S.Ei

More info:

Published by: twin fitersya S.Ei on May 13, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/17/2013

pdf

text

original

Makalah Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam Pada Masa Umer Chapra

Di Susun Oleh : Fitri Wayu Septi Jesasta Jurusan/prodi : Syari’ah/Ekonomi Islam

DEPARTEMEN PENDIDIKAN AGAMA SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGEI JURUSAN SYARIAH/PRODI EKONOMI ISLAM TAHUN AJARAN 2011/2012

Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam Masa Umer Chapra A. Sosok Umer Capra

1M. Umer chapra lahir pada tangal 1 februari 1993 di Bombay India. Ayahnya bernama Abdul karim chapra. Chapra dilahirkan dalam keluarga yang taat beragama, sehingga ia tumbuh menjadi sosok yang mempunyai karakter yang baik. Keluarganya termasuk orang yang berkcukupan yang memungkinkan ia mendapatkan pendidikan yang baik pula. Masa kecilnya ia habiskan ditanah kelahirannya hingga berumur 15 tahun. Kemudian ia pindah ke Karachi untuk meneruskan pendidikannya disana sampai meraih gelar Ph.D dari universitas Minnesota. Dalam umunrnya yang ke 29 ia mengakhiri masa lajangnya dengan mnikahi khoirunnisa jamal mundia tahun 1962. Dalam karir intelektualnya DR. M.Umer Chapra mengawalinya ketika mendapatkan medali emas dari universitas Sind pada tahun 1950 dengan prestasi yang diraihnya sebagi urutan pertama, dalam ujian masuk dari 25.000 mahasiswa. Setelah meraih gelar S2 dari Universitas karachio pada tahun 1954 dan 1956 karir akademisnya berada pada tingkat tertinggi ketika meraih gelar doktoralnya di Minnesota minepolis. Pembimbingnya Prof. Harlan smith, memuji bahwa chapra adalah seorang yang baik hati dan mempunyai karakter yang baik dan kecemerlangan akademis. Menurut Profesor ini chapra adalah orang yang terbaik yang pernah dikenalnya bukan hanya dikalangan mahsiswa namun juga seluruh fakultas.

1Amalia,Euis.2004.Sejarah

Pemikiran Ekonomi Islam.Jakarta:Gramata

Publishing.hal.297

DR. Umer Chapra terlibat dalam berbagai organisasi dan pusat penelitian yang berkonsentrasi ekonomi islam. Saat ini dia menjadi penasehat pada Islamic research and training institute (IRTI) dari IDB Jeddah. Sebelumnya ia menduduki posisi di Saudi Arabian monetry agency (SAMA) Riyadh selama hamper 35 tahun sebagai pnasiehat peneliti senior. Lbih kurang selama 45 tahun beliau menduduki profsi diberbagai lembaga yang berkaitan dengan persoalan ekonomi diantaranya 2 tahun dipakistan, 6 tahun di USA, dan 37 tahun di arab Saudi. Selain profesinya itu banyak kgiatan yang dikutinya antaralain yang diselenggarkan IMF, B.Pemikiran Muhammad Umer Chapra dalam Ekonomi Islam 2Salah satu cara untuk mengetahui pemikiran-pemikiran seseorang adalah dengan membaca karya-karyanya. Umer chapra adalah seorang ekonom Islam yang juga muslim yang produktif menulis. Ia menuangkan segala ide-idenya tentang ekonomi Islam berupa tulisan-tulisan atau paper. Tulisan-tulisan itu sudah banyak yang diterbitkan, bahkan diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Berikut ini dipaparkan beberapa pemikiran ekonominya melalui karya-karya ilmiahnya yang sudah diterbitkan. a.Kapitalisme3

2 Chapra,umar.2000.Sistem Moneter Islam.Jakarta:Gema Insani Press

33333 Amalia,Euis.2004.Sejarah

Pemikiran Ekonomi Islam.Jakarta:Gramata

Publishing,hal 298 Amalia,Euis.2004.Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam.Jakarta:Gramata Publishing

Kapitalisme adalah suatu system ekonomi yang secara jelas di tandai oleh berkuasany “kapital”. Ciri utama dari system kapitalisme ini adalah perencanaan ekonomi sentral. Menurut Prof.Halim , ada beberapa serangan penting terhadap kapitalisme, yaitu : 1. Kapitalisme sering dianggap kurang produktif dibandingkan dengan sistem kolektif yang dapat merencanakan pembangunan dengan cermat. Terutama dikemukakan bahwa keuntungan tidak identik dengan produktifitas dan persaingan sering kali. 2. Kapitalisme tidak cukup kompetitif. Motif laba dan pertjuangan yang kompetitif sering menyebabkan kecendrungan monopoli. 3. Kapitalisme tidak selalu mempertahankan tingkat kesempatan kerja yang lebih tinggi. Dalam keadaan depresi, sumber daya produksi diboroskan dan pendapatan nasional di tahan di bawah kemungkinan maksimum. b.Sosialisme Konsep prinsip dalam analisis Marx tenteng sosialisme adalah “aliensi” atau keterangan yang timbul dalam suatu masyarakat kapitalis sebagai akibat dari eksploitasi kaum proletar oleh kaum borjuis. Aliensi akan hilang jika masyarakat bebas kelas talah ditegakkan dan Negara telah semakin lemah setelah melalui berbagai tahapan proses sejarah. Satu-satunya cara mengakhiri aliensi adalah menghapuskan kepemilikan pribadi sebagai penyebab utamanya. Akan tetapi , strategi Marxis tentang kepemilikan negra atas seluruh sarana produksi dan

Chapra,umar.2000.Sistem Moneter Islam.Jakarta:Gema Insani Press

perencanaan pada praktiknya telah terbukti salah tempat karena beberapa kelemahan dalam penalarannya. c.Negara Sejahtera Filsafat Negara sejahtera mengakui full employment dan distribusi pendapatan dan kekayaan yang adil sebagai bagian dari tujuh pokok Negara. Hali ini dapat dilaksanakan melalui enam perangkat Negara sejahtera sebagai berikut : 1. Regulasi 2. Nasionalisasi 3. Gerakan Buruh 4. Kebijakan Fiskal 5. Pertumbuhan yang tinggi 6. Full employment d.Ilmu Ekonomi Islam 1.Prinsip-Prinsip Paradigma Islam a. Rational Economic Man Pemikiran islam sangat jelas dalam mencirikan tingkah laku rational yang bertujuan agar mampu mempergunakan sumber daya karunia Allah dengan cara menjamin kesejahteraan duniawi individu. b. Positivisme Popsitivisme dalam ekonomi Konvensional memiliki arti kenetralan

mutlak antara seluruh tujuan atau “{beban dari posisi etikja atau pertimbanganpertimbangan normative. Hal ini, bersebrangan dengan islam. c. Keadilan

Harun Ar-Rasyid bahwa memperbaiki kesalahan dengan menegakkan keadilan dan mengikis ketidakadilan akan meningkatkan pendapatan pajak, mengekskalasi pembangunan Negara, serta akan membawa berkah yang menambah kebajikan di “akhirat”. d. Pareto Optimum Dalam Islam Penggunaan sumber daya yang paling efisien diartikan dngan maqashid. Setiap perekonomian dianggap telah mencapai efisiensi yang ptimum bila telah menggunakan seluruh potensi sumber daya manusia dan materi yang terbatas sehingga kualitas barang dan jasa maksimum dapat memuaskan kebutuhan. e. Intervensi Negara Nizam al-Mulk menyebutksn bahwa tugas dan tanggung jawab Negara atau penguasa adalah menjamin keadilan dan menjalankan segala sesuatu yang penting untuk meraih kemakmuran masyarakat luas. 2.Keuangan Publik a. Zakat Zakat merupakan kewajiban religius bagi seorang muslim sebagaimana shalat, puasa dan naik haji, yang harus dikeluarkan sebagai proporsi tertentu terhadap kekayaan atau output bersihnya. Hasil zakat ini tidak bisa dibelanjakan oleh pemerintah sekehendak hatinya sendiri. Namun de3mikian pemerintah islam, harus tetap menjaga dan memainkan peranan penting dalam memberikan kepastian dijalankannya nilai-nilai islam. b. Pajak lainnya

Dengan dijadikannya hasil penerimaan zakat terutama untuk menyediakan jarring pengaman ekstra, pemerintah islam membutuhkan sumber daya lain agar dapat menjalankan fungsi alokasi, distribusi, dan stabilisasi secara efektif. Sumber daya atau pendapatan yang diperoleh pada masa Nabi dan para sahabatnya bias bersumber dari pajak seperti kharaj, ushr, jizyah, fa’I, ghainimah dan tariff cukai dan lainnya. Perekonomian pada masa itu bertumpu pada pertanian, oleh karenanya, pajak seperti kharaj dan ushr merupakan pajak, utam atas outputoutput pertanian. 3.Prinsip Pembelanjaan 1. Kriteria utama untuk semua alokasi pengeluaran adalah keseejahteraan masyarakat. 2. Penghapusan kesulitan hidup dan penderitaan harus diutamakan di atas penyediaan rasa tentram.

3. Kepentingan mayoritas harus didahulukan di atas kepentingan otoritas yang lebih dikit. 4. Pengorbanan individu dapat dilakukan untuk menyelamatkan pengorbanan atau kerugian publik. 5. Siapapun yang menerima manfaat untunk menanggung biayanya. 6. Sesuatu yang tanpanya suatu kewajiban tidak dapat terpenuhi juga merupakan suatu kewajiban untuk pengadaannya.

C.Muhammad Umer Chapra dan Sistem Moneter Islam 4Buku Umer Chapra yang membahas tentang moneter adalah Towards a Just Monetary System 'Sistem Moneter Islam' merupakan buku keduanya yang terbit pada tahun 1985. Sebelumnya, buku pertamanya adalah The Economic System of Islam: A Discussion of Its Goals and Nature (London, 1970). 5Intrumen Kebijakan Moneter yang terdiri atas enam elemen yaitu : 1. Target pertumbuhan dalan M dan Mo. 2. Saham Publik Terhadap Deposito Unjuk (Uang Giral) 3. Cadangan Wajib Resmi. 4. Pembatas Kredit. 5. Alokasi Kredit yang Beralokasi pada Nilai. 6. Teknik Yang Lain (kontak personal, konsultasi dan rapat-rapat dengan bank komersial). Instrumen lain yang juga terdapat dalam literature perbankkan islam diantaranya ; 1. Membeli dan menjual saham dan sertifikasi bagi hasil untuk menggantikan obligasi pemerintah dalam operasi pasar. 2. Rasio pemberian kembali pembiayaan.
4 Deliamov.1995.Perkembangan Ekonomi Islam.Jakarta:Rajawali Press

5 Chapra,umar.2000.Sistem Moneter Islam.Jakarta:Gema Insani Press

Amalia,Euis.2004.Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam.Jakarta:Gramata Publishing,hal304

3. Rasio pemberian pinjaman.

D.Muhammad Umer Chapra mengenai Islam dan Pembangunan Ekonomi 6Muhammad Umer Chapra berbicara mengenai Islam dan Pembangunan Ekonomi. Ia menuangkan gagasan-gagasannya ini dalam bentuk buku. Di awal bukunya ini, Umer Chapra mengemukakan pandangan hidup Islam yang didasarkan pada tiga konsep yang fundamental yaitu tauhid (keesaan Allah swt.), khilafah, keadilan ('adalah). Tauhid adalah konsep yang paling penting dari ketiganya. Dua konsep lainnya merupakan turunan logika. Tauhid mengandung implikasi bahwa alam semesta ini secara sadar atau sengaja dibentuk dan diciptakan oleh Allah Yang Maha Kuasa, Yang Maha Esa, dan Unik. Oleh karena Dialah yang menciptakan manusia, maka Dialah yang memiliki pengetahuan yang sempurna tentang makhluk-Nya, kekuatannya, dan kelemahannya. Umat manusia diberi kebebasan untuk memilih atau menolak petunjuk itu, meskipun demikian, mereka hanya dapat mencapai kebahagian (falah) dengan mengimplementasikan petunjuk tersebut dalam kehidupan mereka sendiri dan dalam kehidupan bermasyarakat. Sebagai khalifah Allah, manusia bertanggung jawab kepada-Nya. Mereka akan diberi pahala dan disiksa di hari akhirat kelak berdasarkan kehidupan mereka di dunia ini.

6 Prayitno,Hadi&Budi Santoso.1996.Ekonomi Pembangunan.Jakarta:Ghalia

Indonesia

Pada bab II bukunya, Umar Chapra menganggap bahwa sistem Kapitalisme laissez-faire dan Sosialisme telah gagal merealisasikan pemenuhan kebutuhan dasar, kesempatan kerja penuh, distribusi pendapatan, dan kekayaan yang merata. Oleh karena itu, kedua sistem itu tidak mungkin dapat berfungsi sebagai contoh bagi negara yang sedang berkembang, khususnya negara-negara muslim karena komitmen Islam yang tegas terhadap keadilan sosioekonomi. Umar Chapra bukan hanya mengkritik kedua sistem di atas tanpa solusi. Ia menawarkan lima tindakan kebijakan sebagai solusi bagi pembangunan yang disertai keadilan dan stabilitas. Kelima kebijakan tersebut adalah,1) memberikan kenyamanan kepada faktor manusia; 2) mereduksi konsentrasi kekayaan; 3) melakukan restrukturisasi ekonomi; 4) melakukan restrukturisasi keuangan; dan 5) melakukan rencana kebijakan strategis. Sebenarnya, melalui buku ini, Muhammd Umer Chapra membuktikan bahwa Islamlah satu-satunya alternatif untuk menggantikan Kapitalisme dan Sosialisme. Ia membuktikan bahwa Islam mempunyai potensi untuk mewujudkan perekonomian yang berkeadilan yang selama ini didamba-dambakan oleh setiap manusia.

DAFTAR PUSTAKA Amalia,Euis.2004.Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam.Jakarta:Gramata Publishing Deliamov.1995.Perkembangan Ekonomi Islam.Jakarta:Rajawali Press Chapra,umar.2000.Sistem Moneter Islam.Jakarta:Gema Insani Press Boediono.1992.Ekonomi Moneter.Jakarta:BPFE Prayitno,Hadi&Budi Santoso.1996.Ekonomi Pembangunan.Jakarta:Ghalia Indonesia

Latar Belakang

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->