Proposal Proyek Perangkat Lunak Sistem Informasi Akuntansi & Manajemen CV.

Fajar Mandiri

Aktifitas sehari-hari misalnya pembukuan dan administrasi dilakukan secara manual menggunakan perangkat office. Fajar Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang advertising. B. Serta kurang produktif karena semua aktifitas dilakukan secara manual dan tidak terintegrasi. Ruang Lingkup Masalah CV. Hal ini dirasa tidak efektif karena rentan terjadi kesalahan atau bahkan kehilangan data karena data tidak diakomodir secara efektif. efisiensi waktu dan biaya dalam melakukan suatu pekerjaan. Diantaranya : Manajemen Gudang Online Selama ini proses pencatatan dan pengelolaan inventaris dan gudang masih dilakukan secara manual. Fajar Mandiri sebelumnya belum memiliki sistem informasi yang dapat mengakomodir keseluruhan kinerja perusahaan. dan makin berkembangnya teknologi informasi yang dapat memberikan manfaat dan kemudahan yang tidak bisa didapatkan dengan cara konvensional. Hal ini tidak efektif karena rentan terjadi kehilangan barang atau kekeliruan pencatatan barang ketika barang keluar dari tempat . Dengan makin berkembangnya perusahaan baik dari segi bisnis yang dilakukan maupun pekerjaan yang dilakukan. maka perusahaan merasa perlu adanya suatu sistem yang dapat mengakomodir semua aktivitas pekerjaan perusahaan.BAB I PENDAHULUAN A. Ruang lingkup bisnis yang ada meliputi pengerjaan reklame. mempersiapkan kebutuhan event dan segala sesuatu yang berkaitan dengan branding PT. Djarum. Oleh karena itu kami mencoba menghadirkan sebuah solusi untuk membuat sebuah sistem informasi perusahaan yang dapat mengakomodir aktifitas-aktifitas tersebut. Latar Belakang CV. keamanan dan integritas data dan informasi perusahaan. Sistem tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan dalam pengerjaan tugas perusahaan. serta pada akhirnya semua itu akan berpangkal pada meningkatnya produktifitas perusahaan dan pengambilan keputusan berdasarkan informasi yang tersedia.

ini bisa dimudahkan dengan adanya pengarsipan SPK oleh administrasi agar datanya mudah dicari dan tidak hilang atau keselip. Mulai dari pembukuan.penyimpanan atau dikembalikan yang berapapun nilainya barang tersebut akan menyebabkan kerugian bagi perusahaan. . Administrasi Surat Perintah Kerja yang diterima oleh Fajar Mandiri semuanya dimasukkan ke dalam pembukuan. Dimana pengguna hanya perlu memasukkan kegiatan jenis apa yang akan dibuatkan rencana anggaran biayanya. tetapi akan lebih efektif apabila data kebutuhan kantor di catat secara pasti oleh administrasi agar dapat diketahui apabila ada kebutuhan kantor yang belum terpenuhi atau harus segera dipenuhi. selama ini hanya dengan melihat apa yang ada di kantor. Perawatan barang akan lebih mudah karena bagian gudang dapat mengetahui kondisi barang baik itu dari segi jumlah maupun kondisi fisik dengan cepat. Keluar masuknya barang akan lebih terkontrol. Perencanaan Anggaran Biaya Untuk Kegiatan dan Order Bisnis Dalam mengerjakan suatu pekerjaan branding atau pelaksanaan event. bulanan serta tahunan. diharapkan pencatatan akan menjadi lebih mudah. Keuangan Aktifitas perusahaan tentu tidak bisa lepas dari masalah keuangan. tentunya diperlukan persiapan-persiapan agar dalam pelaksanaannya dilapangan pekerjaan tersebut dapat berjalan dengan baik dan sesuai tujuan. biaya dan keperluan perlengkapan lainnya. Dengan menggunakan manajemen inventaris dan barang secara online. Persiapan yang ada meliputi persiapan sumber daya manusia. Menampilkan laporan keuangan yang baik dan kredibel. Pencatatan keluar masuknya uang (cash flow) menjadi hal yang penting untuk dikelola dan diatur dengan baik. mingguan. Untuk pengadaan inventaris kantor. jurnal keuangan dan laporan keuangan secara harian. Perencanaan Anggaran akan dibuat secara otomatis. akan memudahkan perusahaan tidak hanya memonitor keuangan namun juga menentukan kebijakan perusahaan di masa mendatang.

Menghasilkan sistem yang memberikan solusi otomatis dan terkomputerisasi terhadap permasalahan dan domain bisnis yang ada. serta hal-hal yang berkaitan dengan human resource development. Menghasilkan sebuah sistem baik software maupun hardware yang mampu mendukung kegiatan operasional CV. pengawasan perusahaan dengan mudah oleh direktur . 3. perencanaan kerja dan pengelolaan bisnis. dibutuhkan sebuah mekanisme untuk mengatasi hal tersebut.lalu pengguna dapat merubah secara custom rencana anggaran biaya tersebut sesuai kebutuhan di lapangan Personalia. pencatatan dan perawatan barangbarang dan aset. pekerjaan dan pegawai. administrasi harian. Tujuan Proyek Sistem ini dikembangkan dengan tujuan untuk : 1. baik aktifitas keuangan.penggajian pegawai. Memudahkan pekerjaan operasional perusahaan misalnya dalam manajemen keuangan perusahaan. Fajar Mandiri dengan fitur-fitur sesuai kebutuhan yang telah didefinisikan 2. Hal ini diperlukan untuk memberikan gambaran mengenai keadaan perusahaan secara umum agar dapat diambil keputusan dan kebijakan perusahaan yang tepat dan cepat C. Tidak ada pencatatan yang baku mengenai struktur organisasi yang jelas dan data sumber daya manusia yang ada. pembuatan laporan-laporan. Absensi dan Penggajian Proses manajemen pengelolaan pegawai baik staff maupun honorer masih dilakukan secara manual. Dan diharapkan dari sistem ini nantinya dapat menangani pengelolaan pegawai baik itu keluar masuk pegawai. Fajar Mandiri. absensi. Dengan makin berkembangnya lingkup bisnis yang dimiliki CV. Pengawasan Oleh Manajer dan Direktur Direktur dan manajer perusahaan perlu memantau keseluruhan perusahaan. pengelolaan data pribadi pegawai.

4. . Memudahkan pengelolaan informasi dan data yang dapat digunakan untuk mendapatkan informasi yang bermanfaat dan menjadi pertimbangan pengambilan keputusan perusahaan.

desain proses aplikasi. analisis dan mitigasi resiko serta penyusunan proposal dan kontrak. Dengan mempertimbangkan waktu yang tersedia. Konstruksi / Pemrograman Pada fase ini hasil desain yang telah dibuat direalisasikan/diterjemahkan dalam bentuk bahasa pemrograman yang nantinya akan menghasilkan perangkat lunak . Metodologi Metodologi merupakan sebuah panduan atau aturan dalam proses pengembangan Sistem. serta dokumen Software Requirement Spesification (Spesifikasi Kebutuhan Perangkat Lunak) 3. Analisis Mempelajari proses bisnis yang berlangsung di CV. pengembangan Sistem ini rencananya akan menggunakan metodologi Waterfall dalam kerangka Software Project Life Cycle. Berikut ini adalah langkah-langkahnya : 1. 2. Melakukan Perencanaan Kerja. mulai dari desain data. serencanaan sumber daya dan biaya. Output yang dihasilkan berupa daftar kebutuhan dan hasil analisisnya. Fajar Mandiri. Output yang dihasilkan dari fase ini berupa dokumen Software Architectural Design (Deskripsi Perancangan Perangkat Lunak) 4. mengidentifikasi fungsi-fungsi bisnis yang diperlukan sehingga dapat dihasilkan sebuah kesimpulan mengenai kebutuhan sistem baik software maupun hardware secara pasti.BAB II METODOLOGI DAN KEBUTUHAN A. Pemilihan metodologi yang tepat dapat menjaga sebuah proyek perangkat lunak tetap pada jalurnya dan dapat mencapai tujuan yang diinginkan. Studi Kelayakan Melakukan studi kelayakan apakah domain permasalahan yang ada dapat dan layak diselesaikan. Desain Melakukan desain sistem secara detail berdasarkan hasil analisis. sumber daya dan resiko yang ada. serta desain input-output sehingga dapat memberikan gambaran lebih detail mengenai fungsi-fungsi bisnis yang ada pada aplikasi.

Pemeliharaan Proyek sistem ini tidak begitu saja selesai setelah diserahterimakan. 8. 5. Serta melakukan instalasi hardware dan jaringan yang dibutuhkan oleh sistem yang akan berjalan nantinya . dsb. Dokumen dibuat untuk melihat kemajuan proyek yang dikembangkan sebagai referensi untuk troubleshooting bila terdapat kendala. dan perencanaan biaya dan sumber daya. Pelatihan Setelah sistem telah jadi dan selesai dikembangkan . pihak developer proyek bertanggung jawab melatih user atau operator CV. Dokumen Software Project Plan yakni dokumen yang berisi kerangka dan perencanaan kerja. Pengujian juga dimaksudkan untuk mengetahui keterbatasan dan kelemahan sistem yang dibuat untuk sebisa mungkin dilakukan penyempurnaan. Dokumen Software Requirement Spesification (Spesifikasi . 6. Pihak developer juga berkewajiban memberikan informasi yang benar dan terbuka sesuai ketentuan sehingga tidak menyulitkan pengguna di kemudian hari. Dokumen yang dihasilkan antara lain.sesuai fungsi-fungsi bisnis yang ada. Dokumentasi Dalam proyek ini dihasilkan beberapa dokumen yang menjadi wujud pencapaian suatu target atau selesainya suatu aktivitas. Fajar Mandiri yang memiliki hak akses untuk mengakses program atau aplikasi yang ada sesuai jadwal yang ada. 7. Pengujian Dilakukan untuk mengetahui apakah program yang dihasilkan dari fase sebelumnya telah benar sehingga dapat mencakup fungsi-fungsi bisnis yang dikehendaki. tetapi masih berlanjut hingga tenggat waktu yang telah disepakati sesuai kontrak untuk melakukan pemeliharaan dan perawatan baik dari segi hardware maupun software untuk memastikan bahwa produk perangkat lunak yang telah diserahkan tersbut dapat beroperasi dengan baik dan tidak ada kendala yang berarti. sebagai pedoman operasional.

Kebutuhan Perangkat Lunak) yang menjadi hasil dokumentasi tahap analisis. Dokumen User Manual yakni panduan penggunaan program. Dokumen Software Architecture Design (Deskripsi Perancangan Perangkat Lunak) yang menjadi hasil dokumentasi dari tahap design. Dan dokumen Software Testing yakni dokumen yang menjadi dokumentasi pengujian perangkat lunak pada fase pengujian. .

900.000 Rp.400.000 Windows Presentation Foundation Framework – C# My-SQL Database Clear-OS Diagram Usecase B.000 480.000 = Rp. Software      2. 420.000 900. 6. kedua dan ketiga.250.000.000 = Rp. 600.800. Kebutuhan Sistem A.000 = Rp. Biaya Tahap Inisiasi (Studi Kelayakan) Tahap Planning Tahap Analisis Tahap Perancangan Hardware Tahap Desain Tahap Construction Software Tahap Testing Tahap Deployment Tahap Pelatihan Tahap Maintenance Dokumentasi dan Akomodasi Total = Rp. 1. = Rp. Hardware = Rp.000 = Rp.000 Keterangan Tambahan : Biaya Maintenance yang termasuk dalam proposal adalah biaya maintenance pada Maintenance Awal yakni pada bulan pertama. .B. 450.000 = Rp.000 = Rp. Kebutuhan 1. 2. = Rp. 1000. 1. Untuk Maintenance lanjutan dikenakan biaya tambahan sesuai kesepakatan.17.000 = Rp.800.

Use Case Diagram Aplikasi System melihat tarif sewa barang mencatat tarif sewa barang memasukkan pesanan melihat data barang mengelompokan pesanan berdasarkan kategori <<include>> mencatat barang yang ada mencatat<<include>> pesanan kebutuhan mencatat barang yang keluar <<include>> mencatat pengeluaran untuk tiap pesanan mencatat barang yang masuk memasukkan jumlah gaji karyawan Administrasi mencatat kebutuhan kantor membeli kebutuhan gudang skala kecil membuat surat jalan barang Gudang manajemen gaji karyawan mencetak surat jalan melihat kebutuhan pesanan mengarsipkan SPK mengubah data barang melihat data pesanan menghapus data barang mengurus absensi tiap hari melihat pengeluaran untuk tiap orderan Personalia mendaftarkan karyawan mengarsipkan faktur mengubah data karyawan membuat tagihan customer Invoice mencetak tagihan customer membeli kebutuhan gudang skala besar membeli kebutuhan kantor mencatat pengeluaran harian mencatat pengeluaran bulanan mencatat pengeluaran melihat laporan keuangan harian mencatat pengeluaran mingguan melihat laporan keuangan bulanan Direktur melihat laporan keuangan mencetak slip gaji Kasir melihat gaji karyawan melihat pembelian barang skala kecil melihat laporan keuangan mingguan melihat pembelian barang skala besar melihat pembelian alat kantor manager .

Biaya yang dikenakan pada maintenance lanjutan dihitung pada tiap kali pertemuan. dan pihak developer wajib memenuhi panggilan dan menangani masalah yang ada berkaitan dengan sistem yang dikembangkan. Jadwal dan Rencana Kerja Berikut ini adalah jadwal dan rencana kerja dari pengembangan perangkat lunak ini : Keterangan Tambahan: Tahap Maintenance dibagi menjadi empat bagian yakni 1. 2. 3. Maintenance Lanjutan Maintenance lanjutan dilakukan setelah tiga bulan maintenance sebelumnya yakni hanya pada saat CV. Fajar Mandiri membutuhkan. Maintenance Bulan Kedua Dilakukan Pada bulan kedua pada tahap maintenance dengan jumlah empat kali pertemuan dalam satu bulan. 4. .C. Maintenance Bulan Ketiga Dilakukan Pada bulan ketiga pada tahap maintenance dengan jumlah dua kali pertemuan dalam satu bulan. Maintenance Bulan Pertama Dilakukan Pada bulan pertama setelah Software dan Hardware selesai di pasang dengan jumlah delapan kali pertemuan dalam satu bulan.

Gigih Prio Nugroho Gelorawan Adi N. Sumber Daya Manusia Untuk merealisasikan proyek ini dibutuhkan personil-personil yang tergabung dalam satu tim pengembang perangkat lunak dengan job description masing-masing sebagai berikut : Project Manager Analyst software : Wahyu Tri Prasetyo : Ekanda Susaptyo Hidayat Teguh Jiwandana Panaling Gotra Desainer : Rizky Ichsan P.P Krizal Erdiyan P Wahyu Tri P Hardware & Jaringan : Gigih Prio Nugroho Gelorawan Adi N Programmer : Arwin Luthfir R Arief Nanda Syafrudin Wahyu Tri Prasetyo Ekanda Susaptyo Hidayat Teguh Jiwandana Panaling Gotra P.P .D. Tester : Wahyu Tri P Rizky Ichsan P. Rizky Ichsan P.P Krizal Erdiyan P.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.