P. 1
3 Mineral Dan Batuan

3 Mineral Dan Batuan

|Views: 1,033|Likes:
Published by Djauhari Noor

More info:

Published by: Djauhari Noor on May 13, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/07/2013

pdf

text

original

Lahar adalah istilah Indonesia yang digunakan terhadap produk gunungapi yang diangkut oleh
media air meteorik (hujan) atau berasal dari danau kepundan. Istilah ini sudah menjadi
internasional yang sebelumnya dikenal sebagai “mudflow” atau “fragmental flow”. Lahar bergerak
mengalir sepertinya lava, dikendalikan oleh gayaberat dan topografi. Di Indonesia, terutama bagi
orang awam, istilah lahar dan lava acapkali dikaburkan. Apa yang mereka sebut lahar, sebenarnya
adalah lava yang keluar dari kepundan.

Tidak semua gunung-berapi di Indonesia menghasilkan aliran lahar. Lahar umumnya kita jumpai
diwilayah sekitar gunung-berapi yang secara periodik memperlihatkan kegiatannya dan
mengeluarkan bahan piroklastika. Gunung Merapi di Jawa Tengah atau G. Semeru di Jawa Timur,
adalah gunung-berapi yang sering diberitakan terjadinya aliran lahar. Namun demikian endapan-
endapan lahar yang mempunyai ciri-ciri khas, masih dapat dikenali di gunung-gunung-berapi
yang sudah tidak memperlihatkan kegiatannya. Bahkan endapan lahar juga terlihat pada produk
gunungapi Tersier. Berdasarkan cara terjadinya kita kenal adanya dua jenis lahar, yaitu : (1). lahar
dingin dan (2) lahar panas.

1. Lahar dingin

Rempah-rempah gunung-berapi yang masih belum terkonsolidasi, yang terkumpul dibagian
puncak dan lereng, pada saat atau beberapa saat setelah erupsi kemudian terjadi hujan, maka
bahan-bahan piroklastika tersebut akan diangkut dan bergerak kebawah sebagai aliran pekat
dengan densitas tinggi. Bahan-bahan piroklastika mulai dari bongkah, bom vulkanik, lapili dan
debu akan bergerak kebawah melalui lembah-lembah pada lereng gunung-berapi. Karena
densitasnya yang besar serta geraknya dikendalikan oleh tarikan gayaberat dan topografi,
maka aliran lahar mampu mengangkut bongkah-bongkah ukuran besar (sebesar rumah
sekalipun) hingga jarak yang sangat jauh. Endapan lahar dingin dicirikan oleh pemilahannya
yang sangat buruk, meskipun masih nampak adanya kecenderungan bahwa fragmen yang
besar-besar dan berat akan terkumpul dibagian bawah dari endapan. Kadang-kadang endapan
lahar dingin sulit dibedakan dari endapan awan panas, terutama endapan yang sudah lama.
Setelah perjalannya agak jauh dari sumbernya, lahar ini akan berangsur menjadi sungai dan
mengendapkan bebannya sebagaimana sungai biasa.

2. Lahar panas

Beberapa gunung-berapi, dasar kepundannya bersifat kedap air sehingga sejumlah air hujan
akan terkumpul sehingga akan terbentuk sebuah danau. Di Indonesia gunung-gunung berapi
yang mempunyai danua diatasnya adalah G. Kelud di Jawa Timur, G. Galunggung di Jawa
Barat dan G. Agung di Bali. Bahan lempung yang menyebabkan dasar kepundan kedap air itu
berasal dari ubahan batuan yang membentuk dinding kepundan oleh gas-gas yang keluar dari
pipa. Bahan yang halus ini akan diangkut oleh hujan yang turun dan diendapkan pada dasar
kepundan.

Berdasarkan catatan pakar gunung-berapi di Indonesia, G. Galunggung di Jawa-Barat, pada
tahun 1822 meletus dan memuntahkan seluruh danau beserta isinya yang sudah tercampur
bahan-bahan dari magma. Akibat dari letusan tersebut, terjadi aliran lahar panas dan mampu
menumpuh jarak 60 Km. G.Kelud di Jawa-Timur yang mempunyai danau pada kepundannya,
pada letusan yang terjadi pada tahun 1919 telah menimbulkan terjadinya aliran lahar panas
yang merusak 130 Km lahan pertanian dan menghilangkan hampir 5000 jiwa. Karena
gunung-berapi ini memperlihatkan kegiatannya secara teratur, maka untuk menghindari
terjadinya malapetaka seperti yang berlangsung pada tahun 1919, pemerintah Hindia Belanda
waktu itu membangun terowonga-terowongan. Tujuan dari pembangunan terowongan tersebut

Pengantar Geologi 2012

81 Copyright@2012 by Djauhari Noor

adalah untuk mengurangi volume air yang terkumpul dalam kepundan sehingga apabila terjadi
letusan, tidak akan terlalu banyak mengeluarkan lahar.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->