Strategi Pengembangan dan Pemasaran Kelapa Sawit di PT.

Perkebunan Nusantara V

Indonesia merupakan negara penghasil minyak kelapa sawit terbesar kedua setelah Malaysia. Karena kelapa sawit merupakan salah satu komoditi andalan Indonesia. Walaupun produksi minyak nabati produksi minyak kelapa sawit mengalami kenaikan cukup pesat dari tahun ke tahun. Namun Indonesia tidak luput dari hal yang tidak mendukung seperti pengaruh cuaca buruk (badai El Nino), sehingga menyebabkan kadar asam minyak kelapa sawit tinggi. Hal ini mengakibatkan mutu minyak kelapa sawit bervariatif. Walaupun begitu prospek minyak sawit cukup menjanjikan didasawarsa millenium ini, indikatornya dilihat dari meningkatnya konsumsi kelapa sawit dunia. Harapan dan perkiraan naiknya produksi dan pemasaran minyak kelapa sawit dunia terutama oleh negara-negara penghasil utama minyak kelapa sawit ternyata tidak diikuti oleh perkembangan pemasaran minyak kelapa sawit di Indonesia kuartal pertama tahun 2011 ini. 1. Pemasaran Menurut WY. Stanton Pemasaran adalah sesuatu yang meliputi seluruh sistem yang berhubungan dengan tujuan untuk merencanakan dan menentukan harga sampai dengan mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang bisa memuaskan kebutuhan pembeli aktual maupun potensial. 2. Pemasaran Menurut H. Nystrom Pemasaran merupakan suatu kegiatan penyaluran barang atau jasa dari tangan produsen ke tangan konsumen. 3. Pemasaran Menurut Philip dan Duncan Pemasaran yaitu sesuatu yang meliputi semua langkah yang dipakai atau dibutuhkan untuk menempatkan barang yang bersifat tangible ke tangan konsumen. 4. Pemasaran menurut The American Marketing Assocciation (AMA) Pemasaran merupakan suatu proses perencanaan dan implementasi dari konsep, pricing, promosi, dan distribusi (ide, produk maupun jasa), sehingga dapat diciptakan pertukaran agar dapat memuaskan kebutuhan pelanggan dan perusahaan sekaligus. Berdasarkan definisi di atas, proses pemasaran dimulai dari menemukan apa yang diinginkan

Yang akhirnya pemasaran memiliki tujuan yaitu : a. desain produk. yaitu serangkaian tindakan terpadu menuju keunggulan kompetitif yang berkelanjutan.oleh konsumen. komunikasi kepada konsumen. ini artinya perusahaan memerlukan cara berpikir yang menyeluruh pada saat ia menerapkan strategi pemasaran. teknologi/fisik dan sosial/budaya. pemasok. Pada umumnya kegiatan pemasaran berkaitan dengan koordinasi beberapa kegiatan bisnis. Mengenal dan memahami konsumen sedemikian rupa sehingga produk cocok dengannya dan dapat terjual dengan sendirinya. sampai pengiriman produk agar sampai ke tangan konsumen secara cepat. Bagian keuangan memerlukan orang yang ahli dalam berbagai sistem pembayaran dan insentif. promosi produk. sehingga dapat menjelaskan hal-hal yang berhubungan dengan kompensasi dan reward kepada semua karyawan yang terlibat dalam perusahaan. . Faktor mikro. c. Dengan demikian. penjelasan secara detail oleh orang di bagian produksi dibutuhkan apabila ada konsumen yang komplain mengenai produk. kinerja serta kualitas adalah tahap pertama yang sangat penting dari kegiatan pemasaran. di mana pemilik tidak memiliki karyawan dalam jumlah besar. Strategi pemasaran ini dipengaruhi oleh faktor-faktor sebagai berikut : 1. yaitu demografi/ekonomi. Konsumen potensial mengetahui secara detail produk yang kita hasilkan dan perusahaan dapat menyediakan semua permintaan mereka atas produk yang dihasilkan. mulai dari penjelasan mengenai produk. Kegiatan pemasaran ini meliputi berbagai kegiatan. kegiatan pemasaran selalu berkaitan dengan berbagai departemen lainnya. Untuk kegiatan bisnis skala kecil. terutama kepada konsumen yang membutuhkan sehingga dapat mengakomodasi berbagai jenis kebutuhan konsumen. pesaing dan masyarakat 2. Contohnya. Demikian juga dibutuhkan orang yang dapat menangani kegiatan sumber daya manusia. b. politik/hukum. pengiklanan produk. Mengetahui apa saja yang diinginkan oleh konsumen yang berkenaan dengan produk. Faktor makro. yaitu perantara pemasaran. Perusahaan dapat menjelaskan secara detail semua kegiatan yang berhubungan dengan pemasaran.

Marketing mix dapat didefinisikan sebagai perpaduan berbagai strategi yang berupa kegiatan atau faktor-faktor penting yang merupakan hal-hal yang menjadi inti dari strategi pemasaran itu sendiri. Dari sudut pandang konsumen : a. bahwa pembuatan produk atau jasa yang diinginkan oleh konsumen harus menjadi fokus kegiatan operasional maupun perencanaan suatu perusahaan. Promosi yang gencar (promotion). Kebutuhan dan keinginan konsumen (customer needs and wants). Harga yang kompetitif (price). dan d. b. Produk yang bermutu (product).Kemudian perusahaan harus dapat benarbenar menciptakan volume penjualan yang menghasilkan laba. Salah satu satu dari strategi pemasaran yang sering dilakukan oleh suatu perusahaan adalah dengan cara melakukan penyebaran pemasaran itu sendiri. c. untuk jenis strategi pemasaran dalam hal inilebih akrab dikenal dengan istilah „Marketing mix‟.Bauran pemasaran sendiri didefinsikan sebagai suatu strategi yang dilakukan oleh suatu perusahaan yang dapat meliputi menentukan master plan dan mengetahui serta menghasilkan pelayanan (penyajian) produk yang memuaskan pada suatu segmen pasar tertentu yang mana segmen pasar tersebut telah di jadikan sasaran pasar untuk produk yang telah diluncurkan untuk menarik konsumen sehingga terjadi pembelian. dan d. c. Dalam melakukan dan merencanakan pemasaran strategi. Komunikasi (comunication). Dari apa yang sudah dibahas di atas ada beberapa hal yang dapat disimpulkan . Biaya konsumen (cost to the customer).Pemasaran yang berkesinambungan harus adanya koordinasi yang baik dengan berbagai departemen (tidak hanya di bagian pemasaran saja). Kenyamanan (convenience).Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan untuk pemasaran : Dari sudut pandang penjual : a. sehingga dapat menciptakan sinergi di dalam upaya melakukan kegiatan pemasaran. beberapa perusahaan telah menggunakan berbagai cara yang kemudian dikombinasikan menjadi satu. b. atau lebih sering dikenal dengan istilah bauran pemasaran. . Tempat yang strategis (place). jadi tidak hanya berorientasi melakukan penjualan semata.

Karena dari produk akan dapat diketahui. merupakan BUMN Perkebunan yang didirikan tanggal 11 Maret 1996 sebagai hasil konsolidasi kebun pengembangan PTP II. dan suatu produk yang potensial adalah suatu produk yang sering diburu konsumen. produsen dapat memanjakan konsumen.selanjutnya “Perusahaan”-. terutama kelapa sawit. PT. Perkebunan Nusantara V Kota Pekanbaru ” Adapun hal yang sangat diperhatikan oleh perusahaan dalam menjalankan strategi pemasaran tersebut adalah : A. Landasan hukum Perusahaan ditetapkan berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. Sedangkan produk itu sendiri memilki sifat dan karakteristik yang amat beragam. Selain itu. PTP IV. maka penulis tertarik untuk mengadakan penelitian yang berhubungan dengan masalah strategi pengembangan dan pemasaran yang dilakukan oleh perusahaan.. Perkebunan Nusantara V Kota Pekanbaru bergerak dalam bidang perkebunan. Secara efektif Perusahaan mulai beroperasi sejak tanggal 9 April 1996 dengan Kantor Pusat di Pekanbaru. . Dengan melalui produk. bahkan tidak perlu melakukan promosi dalam manjemen pemasaran. Produk sebagai Objek Pemasaran Produk adalah objek yang sangat vital yang sangat mempengaruhi keberhasilan dalam mendatangkan keuntungan atau laba yang akan tetap menjaga operasional dan kesehatan suatu perusahaan. dan PTP V di Provinsi Riau. dicium namun bisa sangat dirasakan manfaatnya dalam menunjang aktivitas konsumen. produk jasa juga tidak bisa diraba.PT Perkebunan Nusantara V (Persero). Berdaasarkan hal diatas. PT. Berikut beberapa hal karakterisitik dari produk yang berupa jasa yang mungkin harus Anda ketahui dalam menetapkan strategi pemasaran: 1. seberapa besar kepuasan dan kebutuhan akan produk itu sendiri dalam kehidupan konsumen. Perkebunan Nusantara V kota Pekanbaru memiliki strategi dalam pengembangan dan pemasaran kelapa sawit tersebut. Produk jasa adalah produk yang dipasarkan di pasaran yang memiliki sifat yang tidak berwujud. 10 Tahun 1996 tentang Penyetoran Modal Negara Republik Indonesia untuk Pendirian Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perkebunan Nusantara V. namun dapat dirasakan. Karena biasanya produk jasa adalah tidak bisa dilihat. Dalam menjalankan aktivitasnya. Maka dengan ini penulis merumuskannya dalam bentuk proposal penelitian yang berjudul : ” Strategi Pengembangan dan Pemasaran Kelapa Sawit di PT.

Produk jasa yang ditawarkan ke konsumen sifatnya tidak bisa dipisahkan dari perihal faktor yang mendukung dari terciptanya produk berupa jasa itu sendiri. tempat produk jasa itu dipasarkan. maka kelak akan sangat mempengaruhi dari pelayanan harus dilakukan oleh perusahaan terhadap konsumen. Penentapan dari suatu produk. sehingga memiliki daya tahan tertentu. Produk jasa juga memiliki sifat yang dinamis yang mengikuti perkembangan pola hidup konsumen yang menjadi target pemasaran. Penentuan harga dari suatu produk akan sangat mempengaruhi dari keberhasilan suatu perusahaan dalam memperoleh keuntungan yang akan didapatkan oleh suatu perusahaan. Sebagai contoh harga penginapan dari suatu wisma akan berbeda tarifnya dengan jasa produk yang ditawarkan oleh hotel dengan kelas berbintang. Karena mengikuti tuntutan update dari strategi pemasaran itu sendiri. B. akan sangant dipengaruhi dari seberapa besar pengorbanan yang telah dilakukan dalam memproduksi produk itu sendiri. Dalam hal ini dapat juga dibilang produk jasa tidak dapat disimpan. Produk jasa biasanya memilki dan bersaing dengan berpacunya waktu. oleh karena itu manfaatnya biasanya hanya dapat dirasakan pada saat melakukan transaksi pembelian dari produk jasa itu sendiri. Semakin besar pengorbanan yang dilakukan maka akan semakin besar dan tinggi harga yang dibandrol dari produk itu sendiri! Kebijakan dalam menentukan harga dari suatu produk. Perubahan dari produk jasa ini akan menciptakan persaingan usaha baik dari segi kualitas maupun dari segi harga. Dan ini tentunya juga membutuhkan biaya budget yang juga harus diperhitungkan dengan menentukan nilai harga dari produk itu sendiri yang sangat diharapkan dan telah dirancang agar dari harga produk itu sendiri dapat menutupi semua biaya produksi sehingga akan menghasilkan profit bagi perusahaan.2. maka produk jasa itu sendiri tidak akan bisa dipisahkan dari bangunan wisma itu sendiri. Harga sangat mempengaruhi penjual dari suatu produk yang ditawarkan oleh suatu perusahaan. Menetapkan harga yang murah adalah bukan . 4. Penentuan harga sangat dibutuhkan strategi pemasaran yang amatlah matang agar perusahaan tidak mengalami kerugian. maka produk jasa yang ditawarkan juga akan mengalami perubahan untuk menunjang pemasaran dengan hasil yang maksimal yang akan didapatkan oleh perusahaan. Sebagai contoh produk dari jasa penginapan yang ditawarkan dari suatu wisma. Analisis terhadap Harga untuk Sebuah Produk Penentuan dari harga dari suatu produk adalah suatu hal yang juga sangat krusial. 3.

terutama seabagai contoh adalah pihak-pihak terkait seperti pedagang perantara antara pihak perusahaan dengan konsumen di daerah tertentu. Memperhitungkan seberapa besar persediaan produk yang dipasok yang disesuaikan . harga yang terjadi ketika transaksi jual beli adalah lebih mahal dari harga yang telah ditetapkan oleh perusahaan yang sebelumnya. adalah dengan memperhatikan perihal channel of ditribusi atau jika diterjemahkan mengandung arti saluran distribusi. Karena tak jarang suatu produk yang telah dibandrol dengan harga sekian. namun karena kesalahan ditribusi ketika sampai ke tangan konsumen. dan secara geografis bagaimana lokasi pembali. Saluran ditribusi dapat membantu perusahaan dalam proses pemasaran terutama untuk menganalisis berbagai kendala yang terjadi di lapangan. Distributor sangat dibutuhkan oleh perusahaan dalam membantu pemasaran objek produksi. Kegiatan Distribusi yang Dijalankan Distribusi adalah juga merupakan bagian yang vital dari bagian strategi pemasaran itu sendiri. Salah satu strategi pemasaran yang sebaiknya harus diperhatikan agar aktivitas jalannya distribusi dapat berjalan dengan lancer. 2.solusi diatas segalanya. Mempertimbangkan karakteristisk dari segmen pasar yang telah dibidik. 3. Penentuan harga barang juga dapat dianalisis dengan melihat persaingan dan seberapa besar kebutuhan produk yang akan dicari oleh konsumen. sehingga dapat diambil kebijakan strategi yang tepat untuk memecahkan masalah yang dihadapi dan distibusi kembali akan dapat berjalan dengan normal dan baik demi tercapainya kepuasan konsumen. Pemilihan strategi dengan tepat akan dapat membantu produk sampai ke konsumen dengan harga yang sesuai dengan yang telah ditentukan oleh perusahaan. apakah mudah dijangkau atau keadaan yang terjadi adalah sebaliknya. Strategi dalam menetapkan harga produk dapat dilakukan dengan menganalsis kelebihan. Melakukan riset dan analisis yang lebih mendalam terhadap pihak-pihak lembaga yang terkait dalam menunjang proses pemasaran. Dalam menunjuk distributor yang tepat dan juga menetapkan kebijkan yang benar tentang saluran distribusi dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut: 1. Namun penetapan harga dengan cerdas akan sangat membatu untuk mendobrak penjualan. Dengan jalan ini maka kelak dikemudian hari tidak akan ditemukan istilah harga yang seharusnya lebih mahal atau lebih murah dari kualitas barang yang dimiliki. keunggulan dan kekurangan dari produk yang dimiliki. Salah satu unit yang sangat membantu dalam jalannya proses distribusi adalah unit distributor.

Hal ini bertujuan untuk menganailisis efektifitas proses distribusi yang akan dilakukan dalam jangka panjang. maka proses distibusi dapat berjalan dengan baik dan akan mensuport untuk menghasilkan nilai penjualan yang memuaskan. Kegiatan promosi banyak yang mengatakan identik dengan dana yang dimiliki oleh perusahaan. maka promosi dapat dilakukan lebih pintar dan efisien serta tepat sasaran. Saat ini periklanan yang sering digalakan adalah melalui kegiatan media cetak dan elektronik. dan segmen pasar yang dibidik. Salah satunya adalah dengan mulai maraknya iklan dengan melalui media internet. Dalam penyampaian strategi informasi ini ada beberapa hal penting yang hendaknya diperhatikan. Dunia iklan sendiri telah mengalami perkembangan yang amat pesat. Semakin besar dana yang dimiliki oleh suatu perusahaan maka umumnya akan menghasilkan tingkatan promosi yang juga sangat gencar untuk dapat dilakukan. Memikirkan dengan segala jaringan pemasaran yang dimiliki agar dapat didaya upayakan secara maksimal sehingga hasil pemasaran yang disokong dari proses distribusi dapat memberikan hasil yang optimal. Kegiatan promosi yang satu ini bisa dikatakan sebagai . Program periklanan yang dijalankan. Pola distribusi yang harus dipertimbangkan dan selalu diamati adalah dengan melakukan penyesuaian dengan perkembangan pola dinamika gaya hidup masyarakat.dengan seberapa besar dengan kebutuhan konsumen. Dengan adanya promosi maka konsumen akan mengetahui bahwa perusahaan meluncurkan produk baru yang akan menggoda konsumen untuk melakukan kegiatan pembelian. Dana yang terbatas dapat diatasi dengan inovasi yang lebih pintar dan tepat. 4. Promosi dengan mengutamakan penjualan yang dilakukan secara pribadi atau lebih dikenal dengan istilah „Personal Selling‟. kegiatan periklanan merupakan sebagai media utama bagi perusahaan untuk menunjangan kegiatan promosi dimana promosi memiliki tujuan utama untuk menarik konsumen agar mau melakukan pembelian terhadap produk yang ditawarkan. yaitu sebagai berikut: 1. Melakukan Kegiatan Promosi Kegiatan promosi biasanya merupaka komponen prioritas dari kegiatan pemasaran. Jika hal ini dapat dilakukan dengan baik. modal lain yang dimiliki oleh perusahaan. Dengan mempertimbangkan faktor strategi pemsaran diatas. Namun dana bukan diatas segala-galanya. Salah satu solusi yang dapat dilakukan dengan menganalisis keungulan produk. 2. Kegiatasn promosi sangat erat kaitannya dengan penyebaran informasi untuk disampaikan ke konsumen.

dan mempunyai manfaat lebih yang dapat menjadi pemikiran positif dihadapan konsumen. . Melalui kegiatan promosi personal selling secara professional akan sangat membantu untuk tercaipanya penjualan yang secara fantastis. Karena kegiatan personal selling adalah kegiatan promosi yang mengharuskan berhadapan dengan konsumen dengan secara langsung. Keempat komponen pemasaran yang telah dipaparkan diatas harus dapat dilakukan secara singkron agar menghasilkan strategi pemasaran yang baik dalam jangka panjang. cara ini lebih condong untuk membentuk sebuah image yang lebih positif terhadap produk yang ditawarkan. Jika hal ini dapat dilakukan maka image atau gambaran positif yang berkembang di masyarakat akan terbentuk dan mendatangkan beberapa faktor positif untuk mendongkrak penjualan. kualitas pelayanan distribusi. sehingga keuangan perusahaan dapat berjalan dengan sehat dan kesejahteraan dapat ditingkatkan baik bagi perusahaan itu sendiri atau bagi karyawan yang bekerja di perusahaan tersebut. menambah kualitas pelayanan agar menjadi lebih baik dan masih banyak aspek lainnya yang dapat ditingkatkan demi tercapainya kepuasan pelanggan atas produk yang telah dipasarkan. karakteristik unik. Promosi penjualan mengedepankan aspek penambahan intensitas terhadap strategi dalam pemasaran produk. Pembentukan image positif ini dapat dilakukan dengan iklan atau promosi yang memiliki karakteristik tertentu yang tidak dapat dimiliki oleh strategi pemasaran produk lainnya. 3. meliputi peningkatan kualitas produk. Promosi dengan cara meningkatkan publisitas.ujung tombak dari kegiatan promosi. 4. Personal selling yang dilakukan secara besar meruapakan salah satu alternative solusi yang dapat dilakukan oleh suatu perusahaan jika memilki modal yang cukup besar. Promosi yang dilakukan dengan mengedepankan kualitas promosi penjualan. Penambahan intensitas disini dalam meliputi berbagai aspek manajemen pemasaran. Bisa saja dapat dilakukan dengan cara menciptakan suatu produk yang memiliki poin lebih.