TUGAS RESUME BUKU KEWIRAUSAHAAN UNTUK PERGURUAN TINGGI

TUGAS RESUME BUKU KEWIRAUSAHAAN UNTUK PERGURUAN TINGGI MATA KULIAH KEWIRAUSAHAAN

OLEH : ADINA FETI NURAINI K2D009067

JURUSAN ILMU KELAUTAN PROGRAM STUDI ILMU KELAUTAN FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS DIPONEGORO 2012

sikap. Membudidayakan semangat. Kewirausahaan adalah semangat.KONSEP DASAR KEWIRAUSAHAAN 1. karena menghancurkan struktur pasar yang ada. 1. Menambah daya tamping tenaga kerja sehingga dapat mengurangi pengangguran. Sifat inovasi: creative destruction. Kerja keras dan disiplin 3. 2. sikap. dicantumkan bahwa: 1. perilaku. Manfaat dan Sasaran Kewirausahaan 1. 1. anak-anak putus sekolah dan para calon wirausaha 2. Karakteristik Kewirausahaan. . Meningkatkan jumlah wirusaha yang berkualitas 2. Berwatak luhur 2. Mewujudkan kemampuan dan kemantapan para wirausaha untuk menghasilkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Tujuan Kewirausahaan 1. 3. Pengertian Kewirausahaan Dalam lampiran Keputusan Menteri Koperasi dan Pembinaan Pengusahan Kecil Nomor 961/KEP/M/XI/1995. Manfaat Berkewirausahaan 1. Kewirausahaan dari Perspektif Ukuran Ekonomi Joseph Schumpeter (Aliran Austria) adalah pelopor pemikiran peran kewirausahaan modern dalam pembangunan ekonomi (The Theory of Economic Dynamics. Menurut Schumpeter. 2. andal dan unggul. teknologi dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan atau memperoleh keuntungan yang lebih besar. dan kemampuan kewirausahaan dikalangan masyarakat yang mampu. sikap. Prestatif dan komitmen tinggi. 3. perilaku dan kemampuan kewirausahaan. Wirausaha adalah orang yang mempunyai semangat. Sasaran Kewirausahaan 1. menciptakan serta menerapkan cara kerja. 3. dan kelompok-kelompok masyarakat. inovasi merupakan kekuatan pendorong yang menciptakan pasar baru. 3. profesi. anak-anak sekolah. Sifat pasar adalah ketidakseimbangan/disekuilibrium disebut “chaos market”. 2. Para generasi muda pada umumnya. perilaku dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari. 4. Mandiri dan realistis 4. 1911). Tujuan. Instansi pemerintah yang melakukan kegiatan usaha (BUMN) organisasi. Berusaha memberikan bantuan kepada orang lain dan pembangunan social sesuai dengan kemapuannya. Para pelaku ekonomi yang terdiri atas para pengusaha kecil dan koperasi.

Upaya Menumbuhkan Jiwa dan Kompetensi Kewirausahaan 1. kemampuan/kompetensi (competency/ability. Pengorbanan personal. 6. Peluang dan orientasi pada tujuan. Keuntungan dalam Berwirausaha 1. 3. Kecilnya margin keuntungan. Kurangnya modal. Imbalan berupa kebebasan. Imbalan berupa laba. sedangkan factor eksternalnya meliputi lingkungan (environment – E). Factor penyebab kegagalan Wirausaha Kerugian dalam Berwirausaha MENUMBUHKAN JIWA DAN KOMPETENSI KEWIRAUSAHAAN 1. Identifikasi dan evaluasi peluang yang ada. Melalui pendidikan formal 2. Factor-faktor itu adalah hak kepemilikan (property righ – PR). Melalui seminar-seminar kewirausahaan 3. Faktor-faktor Pemicu Kewirausahaan Perilaku kewirausahaan dipengaruhi oleh factor internal dan eksternal. 1. 5. Otodidak . 2. Keuntungan dan Kerugian dalam Berwirausaha. 1. 3. Factor Penyebab Keberhasilan dan Kegagalan Wirausaha Factor penyebab keberhasilan Wirausaha 1. 1. 4. – C). 2. Manajer yang tidak kompeten atau tidak berpengalaman. Proses Kewirausahaan 1. 3. Imbalan berupa kebebasan menjalani hidup. Kembangkan rencana bisnis. 2. dan insentif (incentive). 2. Komitmen dan ketabahan hati secara total. 2. Melalui pengetahuan 4.PROSES KEWIRAUSAHAAN 1. 3. Beban tanggung jawab. Bergerak maju untuk mencapai tujuan dan tumbuh. Kurangnya perhatian penuh terhadap usahanya. Laksanakan manajemen usaha tersebut.

SEMANGAT KERJA DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI Semangat kerja dapat dipengaruhi oleh beberapa factor. peluang untuk maju dan prestise dalam organisasi. yaitu minat kerja. Mengembangkan Kreativitas Pentingnya kreativitas maka seorang wirausahawan perlu melakukan kreativitas karena: 1. Keberhasilan dalam persaingan bisa diperoleh dengan mengembangkan daya kreatif. Menerapkan kemampuan inovatif dalam pola asuh di perguruan tinggi mahasiswa diharapkan bias mencari hal-hal yang bisa memberikan ide-ide segar atau menambah pengetahuan. Laba. menyangkut kepuasan di luar pekerjaan seperti pendapatan. akan membawa perkembangan dan perubahan dalam otonomi (Joseph Schumpeter). Mengembangkan Kemampuan Berkomunikasi Tujuan dan keberhasilan berkomunikasi adalah mengubah tingkah laku.MENGEMBANGKAN SEMANGAT WIRAUSAHA 1. Mengembangkan Kemampuan Berpikir Efektif dan Efisien Pentingnya menanamkan pekerjaan efektif dan efisien melalui latihan adalah untuk meningkatkan kemampuan bekerja sama secara efektif dan efisien. Gellerman (1994) menyatakan bahwa moral kerja meliputi tiga bidang. Ketiga. anatara lain sebagai berikut: 1. Dapat menentukan berapa laba yang dikehendaki. Kedua. Kreativitas merupakan sumber yang berharga yang harus dipelihara serta jangan disia-siakan. keuntungan yang diterima dan berapa yang akan dibayarkna kepada pihak lain atau pegawainya. 2. Dengan adanya bisnis. baik untuk wirausaha maupun masyarakat konsumen untuk menemukan persamaan persepsi. menyangkut kepuasan pribadi dan rasa bangga atas profesinya. pertama. menyangkut kepuasaan terhadap pekerjaan. 1. Tujuan adanya berkomunikasi adalah melaksanakan pertukaran informasi yang paling menguntungkan kedua belah pihak. Tantangan baru selalu muncul dan harus dihadapi dengan kreativitas baru. rasa aman. . dan kedudukan yang lebih tinggi. MOTIVASI BERWIRAUSAHA Motivasi seseorang untuk menjadi wirausahawan. Mengembangkan Kemampuan Inovatif Pentingnya inovatif apabila wirausahawan terlambat berinovasi dalam produk dan pelayanan akan mengakibatkan kegagalan bagi seorang wirausaha. 3. 1. untuk mengurangi pengawasan dalam bekerja serta untuk mengembangkan ilmu pengetahuan. 4. baik secara individu maupun secara kelompok.

mandiri dalam pengelolaan/manajemen. PENGEMBANGAN IDE USAHA Penelitian dan pengembangan memungkinkan timbulnya gagasan produk baru atau perbaikan dari produk yang sudah ada. mandiri dalam pengawasan. Kecenderungan dan kebiasaan dalam mode merupakan sumber gagasan untuk melakukan usaha. seperti permodalan. 4. Proses ini dipercepat dengan penggunaan saran-saran berikut: 1. 2009:26). Kebutuhan akan sumber penemuan. 3. Mengapa tidak terdapat?. Penemuan yang berasal dari persepsi kebutuhan yang jelas ingin dipenuhi dan banyak produk atau jasa yang telah dikembangkan dari persepsi tersebut. Oleh karena itu. 3. serta menjadi menajer terhadap drinya sendiri (Leonardus. 2. Namun dia juga tidak menganggap remeh arti pengalaman bagi seorang wirausaha. impian orang lain. Kebebasan. Memiliki rasa bangga. . Pilihan dan strategi berbasis besar.2. 5. Chruchill (1987) masalah pendidikan sangatlah penting bagi keberhasilan wirausaha. perpaduan antara pendidikan dan pengalaman adalah factor utama yang menentukan keberhasilan wirausaha. Peluang atau timbulnya usaha baru adakalanya daang dari pertanyaan. Bahkan dia mengatakan bahwa kegagalan pertama dari seorang wirausaha adalah karena dia lebih mengandalkan pengalaman daripada pendidikan. 6. 7. tapi miskin pengalaman lapangan. Kemandirian. Kegunaan lain dari barang-barang biasa. Bebas mengatur waktu. bebas dari supervise. karena harus mengikuti visi. Mengamati kekurangan-kekurangan produk dan jasa yang ada. Banyak produk komersil berasal dari penerapan barang-banrang biasa untuk kegunaan lain yang bukan kegunaan yang dimaksudkan dari barang itu. 2. Bebas mencapai standar hidup yang diharapkan. “Mengapa tidak terdapat…?”. Hobi atau minat pribadi adakalanya bisa mendorong bisnis baru. MEMBANGUN PENDIDIKAN BERBASIS KEWIRAUSAHAAN Peran pendidikan dalam pembentukan wirausaha. 4. SRATEGI MENANGKAP PELUANG USAHA 1. Mengamati kecenderungan-kecenderungan. bebas aturan main yang menekan/intervensi dan bebas dari aturan budaya organisasi/perusahaan. Pemanfaatan produk dari perusahaan lain. misi. Mencari keunggulan dalam biaya atau unggul dalam persaingan. Produk atau perusahaan baru dapat terbentuk sebagai perusahaan yang memanfaatkan produk dari perusahaan yang ada. lepas dari rutinitas kerja yang membosankan. Pilihan dan srategi berbasis biaya. karena dapat mandiri dalam segala hal. Hobi atau kesenangan pribadi. baginya sumber kegagalan kedua adalah jika seorang wirausaha hanya bermodalkan pendidikan. Impian personal.

5. suatu usaha tidak/kurang berhasil karena factor tempat yang kurang strategis. Pindah tempat. Rencana keuangan. untuk merealisasi suatu bisnis yang baik diperlukan juga ide produk yang baik dan tepat. mengganti personil. Rencana produksi dan operasi. Untuk menyusun rencana kegiatan. 4. Pilihan dan strategi berbasis diferensiasi. PENYUSUNAN RENCANA USAHA Suatu bisnis/usaha dimulai dengan adanya ide. Melakukan alih usaha berpindah dari usaha yang satu ke usaha yang lain yang memungkinkan. Rencana pemasaran. 3. langkahlangkahnya adalah. Oleh karena itu. Apa produk kita 2. Segala sesuatunya perlu dikerjakan sesuai dengan urutan yang benar dan waktu yang tepat. Pilihan dan strategi focus. memperbaiki ampilan.3. atau karena di dekatnya ada usaha sejenis yang lain yang lebih kuat.pemusatan keunikan produk dan jasa perusahaan. 5. 1. Memperbaiki usaha. Target golongan pasar yang khusus (relung/ceruk pasar) atau berfokus pada pasar yang belum digarap. mengganti nama. Meminta pihak lain untuk mengakuisi: meminta pihak lain untuk membeli sebagian besar saham. Umum 1. memperbaiki cara produksi/cara kerja dan lain-lain. lihatlah setiap langkah yang telah ditentukan dan sebelumnya. Namun demikian. Mencari investor untuk berinvestasi. MEMULAI USAHA Menyusun rencana kegiatan untuk memulai usaha. Di mana dan mengapa memilih lokasi usaha 2. mengganti strategi pemasaran. Siapkan rencana kegiatan yang akan menunjukkan apa yang perlu dikerjakan serta siapa yang akan mengerjakan dan kapan. 3. . 2. 1. 4. Buatlah daftar hal-hal yang harus dikerjakan sebelum memulai usaha anda. 4. Bisa jadi. rencana usaha anda tersebut tertuang di atas kertas. antara lain dengan cara berikut ini. melengkapi alat-alat. anda telah memutuskan bahwa anda siap untuk memulai suatu usaha. Rencana organisasi dan manajemen. PENGAMBILAN RISIKO USAHA Kemungkinan-kemungkinan bertahannya seorang wirausahawan “tetap hidup” dalam menghadapi risiko terburuk. Anda harus menyusun struktur organisasi usaha anda. Sebelum melakukan kegiatan usaha dengan pelanggaran banyak hal yang harus dikerjakan.

Manajemen Kewirausahaan Manajemen kewirausahaan menyangkut semua kekuatan perusahaan yang menjamin bahwa usahanya betul-betul eksis. Teknik dan Strategi Pemasaran Sesuai dengan definisi pemasaran yaitu kegiatan meneliti kebutuhan dan keinginan konsumen (probe). menentukan tingkat harga (price). 1. (3) aspek pengawasan atau pengendalian keuangan. 1. Fokuskan terhadap pasar. Memberikan pelayanan all out sebagai salah satu cara untuk memberikan kepuasan pelanggan. bukan pada teknologi 2. (Leonardus. seorang pengusaha harus: 1. atau ekspansi usaha . maka tujuan pemasaran adalah bagaiman agar barang dan jasa yang dihasilkan disukai. 5. yaitu: (1) aspek sumber dana. maka wirausaha harus memiliki epat kompetensi. 5. (2) aspek rencana dan penggunaan dana. Bangun tim manajemen. divesifikasi produk dan jasa. Perubahan produk barang dan jasa 2. PENGELOLAAN USAHA DAN STRATEGI KEWIRAUSAHAAN 1. Menawarkan produk melalui public figure dan lain-lain. Supranto. Bila usaha baru ingin berhasil. Memasarkan produk melalui komunitas/kumpulan organisasi. 2. mempromosikan agar produk dikenal konsumen (promotion) dan mendistribusikan produk ke tempat konsumen (place). sehingga dapat unggul. sehingga dapat bersaing baik secara produk maupun harga. sehingga mudah dikenali oleh anggota/komunitas tersebut. Pengelolaan Keuangan Ada tiga aspek yang harus diperhatikan dalam pengelolaan keuangan. Manajemen dan Strategi Kewirausahaan 1. 1993). Mampu meningktakan daya inovasi. Strategi Kewirausahaan 1. bukan menonjolkan perorangan (not a”oneperson”show) 4. 4. Strategi yang menyangkut penetrasi pasar. Mematenkan produk agar memperoleh nilai ekonomi yang lebih besar. 3. khusus bagi wirausaha penemu. Beri peran tertentu.STRATEGI MENCAPAI KEUNGGULAN BERSAING Untuk mencapai keunggulan bersaing. 2009: 124). dibutuhkan dan dibeli oleh konsumen (J. diantaranya: 1. ekspansi pasar. kreatif dan produktivitas dengan teknikteknik yang dimiliki. Buat ramalan pendanaan untuk menghindari tidak terbiayainya perusahaan 3. menghasilkan barang dan jasa sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen (product). integrasi regional.

tentang proses distribusi dan perbaikan teknik produksinya untuk dapat bersaing. Menumbuhkan Semangat Mengembangkan Peluang Usaha Menurut Thomas Zimmere ada 8 faktor pendorong pertumbuhan kewirausahaan. teknologi. 2. serta dengan teknologi berbeda. sistem distribusi dan tempat usaha. Berani mengambil risiko . Wirausahawan sebagai pahlawan Pendidikan kewirausahaan Factor ekonomi dan kependudukan Pergeseran ke ekonomi jasa Kemajuan teknologi E-commerce dan The World-Wide-Wibe Peluang internasional Kiat-Kiat Sukses Berwirausaha 1. bila peningkatan output mengakibatkan peningkatan biaya jangka panjang (disecominics of scale). Kemampuan untuk memperoleh modal investasi dalam rangka penelitian dan pengembangan. 2. tentang masalah yang dihadapi pelanggan dan tentang apa kebutuhan serta keinginan yang spesifik dari pelanggan. Perluasan Skala Ekonomi Perluasan skala ekonomi dapat dilakukan dengan menambah skala produksi. 6. dan dalam rangka penambahan sumber daya manusia. 7. produk dan jasa baru yang berbeda dari sekarang diproduksi (diversifikasi). tenaga kerja. Ini dilakukan bila perluasan usaha atau peningkatan out-put akan menurunkan biaya jangka panjang. 4. proses produksi dan penggantian peralatan. 1. Menciptakan iklim kerja yang positif yang mendorong terciptanya ideide baru.3. Ketekunan 2. yang berarti skala usaha yang ada ekonomis (economic of scale). 2. 8. 3. 3. lingkup usaha ekonomis (economics of scope) dapat didefinisikan sebagai suatu diversifikasi usaha ekonomis yang ditandai oleh biaya produksi total bersama (joint total production cost) dalam memproduksi dua atau lebih jenis produk secara bersama-sama adalah lebih kecil daripada penjumlahan biaya produksi dari masing-masing produk itu apabila diproduksi secara terpisah. Sebaliknya. Mendidik wirausaha tentang pelayanan perusahaan khusus tentang alas an mereka membeli produk dan jasa. antara lain sebagai berikut: 1. Dengan demikian. Perluasan Cakupan Usaha Cara ini bisa dilakukan dengan cara menambah jenis usaha baru. Memelihara Spirit Usaha 1. Mendidik wirausaha tentang nilai-nilai perbaikan produk dan pemasarannya. 5. maka tidak baik untuk dilakukan. 1. TEKNIK PENGEMBANGAN USAHA 1.

3. Terampil dan tidak putus asa Berdoa Berani berubah Pandai mengelola Segar dan pintar Kemauan terus belajar . 4. 8. 7. 6. 5.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful